Salafy Palembang 🇮🇩
5.89K subscribers
5.37K photos
445 videos
309 files
14.4K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
🌷🌸💐🌹 TIDAKKAH KITA INGIN MENJADI HAMBA YANG BERSYUKUR?

Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى قَامَ حَتَّى تَفَطَّرَ رِجْلَاهُ

“Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat (malam), beliau berdiri (begitu lama) hingga kedua kakinya terpecah-pecah.”

قَالَتْ عَائِشَةُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَتَصْنَعُ هَذَا وَقَدْ غُفِرَ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ ؟

^^Aisyah radhiyallahu ‘anha^^ bertanya, “Wahai Rasulullah, mengapa Engkau melakukan yang demikian ini? Bukankah dosa-dosamu yang telah lalu maupun yang akan datang telah diampuni?”

فَقَالَ : ” يَا عَائِشَةُ، أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا ؟ “

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
“Wahai Aisyah, tidakkah diriku ini ingin menjadi hamba yang bersyukur?”

📚 HR. Muslim no. 2820

Sumber: https://forumsalafy.net/tidakkah-kita-ingin-menjadi-hamba-yang-bersyukur/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
KEPADA TENAGA MEDIS DAN SELURUH KAUM MUSLIMIN: MOHON TIDAK LUPA MEMBACA DOA DAN ZIKIR (1)

📝 Membaca ayat kursi sebanyak satu kali ketika pagi dan sore hari.

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada ilah (sembahan) yang haq (benar) kecuali Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak pula tidur. Milik-Nya segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin dari-Nya. Dia mengetahui segala sesuatu yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu-Nya melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi lagi Mahabesar.” (al-Baqarah: 255)

🗓 Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjelaskan dalam sunnah taqririyah beliau (dalam konteks kisah ini berupa pembenaran) ketika jin berkata kepada Ubay bin Ka’ab tentang Ayat Kursi,

*مَنْ قَالَهَا حِينَ يُمسِي أُجِيرَ مِنَّا حَتَّى يُصْبِحَ وَمَنْ قَالَهَا حِينَ يُصْبِحُ أُجِيرَ مِنَّا حَتَّى يُمْسِيَ. فلَمَّا أَصْبَحَ أتَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ: صَدَقَ الْخَبِيثُ.*

“Barang siapa membacanya (ayat kursi) pada pagi hari, dia akan dilindungi dari (gangguan) kami (para jin) sampai sore. Barang siapa membacanya pada sore hari, akan dilindungi dari (gangguan) kami (para jin) hingga pagi.”

📊 Esoknya, Ubay mendatangi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam seraya menyebutkan kisahnya semalam, maka beliau besabda, "Makhluk khabis itu telah benar."

📚 (Hadits ini dinilai sahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih at-Targhib wa at-Tarhib no. 662)

• Selain itu, ayat kursi juga disyariatkan dibaca setiap selesai shalat fardhu.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ مَكْتُوْبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُوْلِ الْجَنَّةِ إِلاَّ أَنْ يَمُوْتَ

“Barang siapa membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat wajib, tidak ada yang menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian.”

(HR. an-Nasai dalam ‘Amal al-Yaum wa al-Lailah no. 182, dari sahabat Abu Umamah al-Bahili radhiyallahu anhu. Hadits ini dinilai hasan oleh Syaikh Muqbil dalam ash-Shahih al-Musnad Mimma Laisa fi ash-Shahihain jilid 1 hlm. 408 no. 478)

✍🏻 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah menceritakan, “Sampai berita kepadaku bahwa guru kami, Abul Abbas Ibnu Taimiyah (Syaikhul Islam) mengatakan, "Aku tidak pernah meninggalkan membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat (fardhu).”
(Zad al-Ma’ad 1/304)

• Ayat Kursi juga disyariatkan dibaca setiap akan tidur.

Hal ini dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sunnah taqririyah beliau (dalam konteks kisah ini berupa pembenaran) ketika setan berkata kepada Abu Hurairah radhiyallahu anhu,

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللهِ حَافِظٌ وَلَا يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ. فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ، ذَاكَ شَيْطَانٌ

“Apabila kamu menuju pembaringanmu, bacalah Ayat Kursi; niscaya kamu akan senantiasa bersama penjaga dari Allah dan setan tidak akan mendekatimu sampai datang waktu pagi.”

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Dia benar meski dia adalah seorang pendusta. Dia adalah setan.” (HR. al-Bukhari no. 3275)
Kesimpulan:
Ayat kursi disyariatkan dibaca setiap pagi dan sore, setiap selesai shalat waijb, dan sebelum tidur; dengan keutamaan masing-masing sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits di atas.

📲 Selengkapnya:
https://asysyariah.com/wirid-rutin-harian-sebagai-perlindungan-dari-penyakit/
@asysyariah
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📝BARAKAH MENGAMALKAN SUNNAH

Fadhilatus Syaikh Al-'allamah Shalih Al Fauzan:

"Biasakanlah dirimu untuk mempraktekkan Sunnah, didalam Sunnah itulah terdapat kebarakahan."

‏قال العلامة صالح الفوزان -حفظه الله- :

"عوّد نفسك على تطبيق السنة ففيها البركة"

📚شرح كتاب إغاثة اللهفان (١/١١/١٤٣٦)

Sumber:
📚 @fawzaan https://www.fawaidsolo.com/barakah-mengamalkan-sunnah/
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎧 AUDIO KUTIPAN KAJIAN

al-Ustadz Usamah Faishal Mahri, Lc. hafizhahullah

🎙 "PATUH DAN TAAT PADA PEMERINTAH SAAT WABAH MELANDA"
(durasi 3:07)

⬇️ 🔊Selengkapnya simak pada tautan berikut:

https://asysyariah.com/patuh-dan-taat-pada-pemerintah-di-saat-wabah-melanda/

Sumber:
@asyasyariah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🕌📖🕋 APABILA WAFAT DI ATAS ISLAM DAN SUNNAH

Berkata Imam Ahmad rahimahullah :

"Siapa yang mati diatas islam dan sunnah ,berarti dia mati diatas kebaikan semua."

(Siyar : 11/296)

● قال الإمام أحمد:
مَنْ مَاتَ عَلَى الإِسْلاَمِ وَالسُّنَّةِ مَاتَ عَلَى الخَيْرِ كُلِّهِ
📚سير أعلام النبلاء (11/296)

Sumber:
Media Salafy Lampung
@salafylampungcom
www.salafylampung.com
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
KEPADA TENAGA MEDIS DAN SELURUH KAUM MUSLIMIN: MOHON TIDAK LUPA MEMBACA DOA DAN ZIKIR (2)

📝 Membaca surah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore hari.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (١) اللَّهُ الصَّمَدُ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (٣) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (٤)

Katakanlah, “Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah Rabb yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (١) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (٢) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (٣) وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (٤) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (٥)

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Rabb Yang Menguasai waktu subuh, dari kejahatan makhluk-makhluk-Nya, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang meniup buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki ketika dia mendengki.”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (١) مَلِكِ النَّاسِ (٢) إِلَٰهِ النَّاسِ (٣) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (٤) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (٦) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (٧)

Katakanlah, “Aku berlidung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia, dari kalangan jin dan manusia.”

☝🏻Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

قُل: {قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ} وَالمُعَوِّذَتَيْنِ حَينِ تُمْسِي وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ

“Bacalah surah al-Ikhlas dan al-mu’awwidzatain (surah al-Falaq dan surah an-Nas) tiga kali ketika sore dan tiga kali ketika pagi; niscaya akan mencukupimu dari segala sesuatu.” (HR. Abu Dawud no. 5082. Hadits ini dinilai sahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih Abi Dawud no. 5082)

Makna “ketiga surat tersebut akan mencukupimu dari segala sesuatu” adalah melindungimu dari segala macam keburukan (termasuk penyakit, -pent.) (Lihat ‘Aunul Ma’bud ‘ala Syarhi Sunan Abi Dawud hlm. 2317)

📲 Selengkapnya: https://asysyariah.com/wirid-rutin-harian-sebagai-perlindungan-dari-penyakit/
@asysyariah
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏻📢🌹🌷 ADA HIKMAH DI BALIK MUSIBAH, ADA UJIAN DI BALIK NIKMAT

✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

لولا محن الدُّنيا ومصائبها لأصاب العبدَ من أدواء الكِبْر والعُجْب والفَرعنة وقسوة القلب، ما هو سبب هلاكه عاجلاً وآجلاً.
فمن رحمة أرحم الرَّاحمين أن يتفقَّده في الأحيان بأنواعٍ من أدوية المصائب تكون حِمْيةً له من هذه الأدواء، وحفظاً لصحَّة عبوديَّته، واستفراغاً للموادِّ الفاسدة الرَّديَّة المهلكة منه.
فسبحان من يرحم ببلائه، ويبتلي بنعمائه كما قيل:
قد يُنعِم الله بالبلوىٰ وإن عظمت
ويبتلي الله بعضَ القوم بالنِّعم

Kalau bukan karena ujian dan musibah dunia yang menimpa seorang hamba, bisa jadi dia akan tertimpa musibah penyakit sombong, ujub (bangga diri), angkuh, dan kerasnya hati, yang dapat menyebabkan kebinasaannya, cepat atau lambat.

Di antara rahmat Allah Dzat yang paling penyayang adalah terkadang Dia tidak memperlihatkan obat berbagai macam musibah tersebut dalam rangka:

√ menjaganya dari penyakit-penyakit yang membinasakan itu

√ menjaga kemurnian penghambaannya kepada Allah dan

√ membersihkan dirinya dari penyakit-penyakit yang merusak, rendah, dan membinasakannya

Mahasuci Allah, Dzat yang menurunkan rahmat di balik musibah yang menimpa.

Mahasuci Allah, Dzat yang menurunkan ujian di balik nikmat yang diberikan.

Hal ini seperti perkataan penyair,

Terkadang Allah memberi nikmat di balik besarnya musibah

Terkadang pula nikmat yang Allah berikan kepada suatu kaum adalah ujian dan musibah

📚 Zadul Ma’ad, 4/280

Sumber: https://forumsalafy.net/ada-hikmah-di-balik-musibah-ada-ujian-di-balik-nikmat/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚇TAUSHIYAH UNTUK SEGENAP STAF RUMAH SAKIT DAN ORANG-ORANG YANG MENANGANI PASIEN/PESAKIT COVID-19

❱ Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

Url: https://bit.ly/VidF410701
📚Senin, 28 Rajab 1441 / 23 Maret 2020

Sumber:
@Mp3_kajian
www.alfawaaid.net
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
SECERCAH NASIHAT

🗒 DOA AGAR TERHINDAR DARI BALA'

Bersama:
🎙 Ustadz Muhammad Rijal, Lc. Hafizhahullah

📖 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"مَنْ رَأَى مُبْتَلًى، فَقَالَ:

"Barang siapa menjumpai orang yang sedang tertimpa bala', kemudian dia berdoa:

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ، وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا،


'Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari bala' yang telah menimpamu, dan (segala puji bagi-Nya) yang telah melebihkan aku atas kebanyakan hamba-hamba-Nya.'

إِلَّا عُوفِيَ مِنْ ذَلِكَ البَلَاءِ كَائِنًا مَا كَانَ مَا عَاشَ"

Niscaya dia akan diselamatkan dari bala' itu selama dia hidup."

( Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi no. 3431 dan selainnya dari Sahabat Ibnu 'Umar dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Kitab Sunan Shahih At-Tirmidzi. )

📊 Durasi: [ 07:29 ]

Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
@AKSI_AudioKajianSalafyIndonesia
www.riyadhussalafiyyin.com
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🛤️🍃 JALAN HIDUP TENANG

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi Muhammad ﷺ bersabda,

انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ

"Pandanglah orang yang berada di bawah kalian, jangan memandang yang ada di atas kalian. Hal itu lebih layak membuat kalian tidak mengingkari nikmat Allah yang ada pada kalian."
HR. Al-Bukhari (6490) dan Muslim (2963) dan ini lafazh beliau

Sering kali kita sudah merasa nyaman dengan kondisi kita tapi tahu-tahu rasa nyaman itu hilang dan berganti sesak disebabkan kita membandingkan yang kita punya dengan milik orang lain yang lebih di atas.

Dan jalan untuk hidup tenang bukan dengan memiliki materi seperti yang dimiliki oleh orang lain, karena jika cara ini ditempuh maka tidak ada habis-habisnya, sebab manusia tak mengenal kata puas. Tapi cara hidup tenang yang benar ialah dengan menjalankan isi kandungan hadits ini.

▪️ Asy-Syaikh Abdullah al-Bassam rahimahullah mengatakan,

الطمأنينة القلبية لا تحصل إلاَّ بحسن النظر، والقناعة بما قسم الله للعبد، فإذا قنع نفسه، وألهم شعوره بنعم الله تعالى عليه، حصلت له راحة نفسية، وطمأنينة قلبية

"Ketenangan hati tidak akan tercapai kecuali dengan memiliki cara pandang yang baik dan merasa cukup dengan rizki yang Allah bagikan untuk hamba. Jika seseorang membuat dirinya merasa cukup dan mengingatkan perasaannya dengan nikmat nikmat Allah yang ada padanya maka saat itu dia akan merasakan ketentraman jiwa dan ketenangan hati."
(Taudhih al-Ahkam, VII/288)

Sumber:
@nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com