💎 SECERCAH NASIHAT
⚠🚫🚬 ROKOK HARAM !!!
📚 Bersama :
▪️Ustadz Muhammad bin Umar as-Sewed Hafizhahullah
▪️Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhahullah
▪️Ustadz Muhammad Rijal Lc Hafizhahullah
📊 Durasi: [ 12:42 ]
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
⚠🚫🚬 ROKOK HARAM !!!
📚 Bersama :
▪️Ustadz Muhammad bin Umar as-Sewed Hafizhahullah
▪️Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhahullah
▪️Ustadz Muhammad Rijal Lc Hafizhahullah
📊 Durasi: [ 12:42 ]
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🔊MANHAJ (PRINSIP) SALAF TERHADAP PEMERINTAH ADALAH SYUKUR DAN SABAR
قال عبد الله بن مسعود رضي الله عنه:
"إذا كان الإمام عادلاً فله الأجر وعليك الشكر
وإذا كان جائرا فعليه الوزر وعليك الصبر."
[عيون الأخبار (49/1)].
🎙Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata,
"Apabila pemimpin (pemerintah) seorang yang adil, ia akan mendapat pahala dan wajib bagimu untuk bersyukur.
Bila ia seorang yang zalim, tidak adil dan sewenang-wenang, ia akan mendapat dosa dan wajib bagimu untuk bersabar (tidak mencela dan tidak memberontak)."
📚 ['Uyunul Akhbar: 1/49]
Sumber:
https://twitter.com/fzmhm12121/status/919792335877222401?s=09
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
قال عبد الله بن مسعود رضي الله عنه:
"إذا كان الإمام عادلاً فله الأجر وعليك الشكر
وإذا كان جائرا فعليه الوزر وعليك الصبر."
[عيون الأخبار (49/1)].
🎙Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata,
"Apabila pemimpin (pemerintah) seorang yang adil, ia akan mendapat pahala dan wajib bagimu untuk bersyukur.
Bila ia seorang yang zalim, tidak adil dan sewenang-wenang, ia akan mendapat dosa dan wajib bagimu untuk bersabar (tidak mencela dan tidak memberontak)."
📚 ['Uyunul Akhbar: 1/49]
Sumber:
https://twitter.com/fzmhm12121/status/919792335877222401?s=09
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Twitter
فواز بن علي المدخلي
قال عبد الله بن مسعود رضي الله عنه: إذا كان الإمام عادلاً فله الأجر وعليك الشكر وإذا كان جائرا فعليه الوزر وعليك الصبر. عيون الأخبار(49/1)
✋🏻📢🌷💐 KEKAYAAN DAN KEFAKIRAN
✍🏻 Al-Imam al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan,
لو شاء الله عز وجل لجعلكم أغنياء لا فقير فيكم، ولو شاء لجعلكم فقراء لا غني فيكم، ولكن ابتلى بعضكم ببعض لينظر كيف تعملون، ثم دل عباده على مكارم الأخلاق
“Seandainya Allah 'azza wa jalla menghendaki, Dia menjadikan kalian semua sebagai orang kaya, tiada seorang fakir pun di antara kalian. Seandainya Allah ‘azza wa jalla menghendaki pula, Dia menjadikan kalian semua sebagai orang fakir, tiada seorang kaya pun di antara kalian. Akan tetapi, Allah ‘azza wa jalla hendak menguji sebagian kalian dengan sebagian yang lain, agar Dia melihat apa yang kalian perbuat. Kemudian Allah ‘azza wa jalla menunjuki para hamba-Nya kepada akhlak yang mulia.
¶ Dia ‘azza wa jalla berfirman,
وَيُؤْثِرُوْنَ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۗوَمَنْ يُّوْقَ شُحَّ نَفْسِهٖ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَۚ
‘Dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung’.” (al-Hasyr: 9)
¶ Beliau rahimahullah juga mengatakan,
كنا نعد البخيل منا الذي يقرض أخاه الدرهم، إذ كنا نعامل بالمشاركة والأيثار،والله لقد كان أحد من رأيت، وصحبت، يشق إزاره فيؤثر أخاه...
“Dahulu kami menganggap bahwa orang yang bakhil di antara kami ialah orang yang meminjamkan dirham kepada saudaranya. Sebab, dahulu kami bermuamalah dengan kebersamaan dan mendahulukan kepentingan orang lain. Demi Allah, sungguh, salah seorang yang pernah aku lihat dan aku bersahabat dengannya, membelah izar (pakaian bagian bawah, semacam sarung, -pent.)nya lantas memberikannya kepada saudaranya….”
📚 (Mawa’izh al-Hasan al-Bashri, hlm. 65—66)
Sumber: https://asysyariah.com/kekayaan-dan-kefakiran/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Al-Imam al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan,
لو شاء الله عز وجل لجعلكم أغنياء لا فقير فيكم، ولو شاء لجعلكم فقراء لا غني فيكم، ولكن ابتلى بعضكم ببعض لينظر كيف تعملون، ثم دل عباده على مكارم الأخلاق
“Seandainya Allah 'azza wa jalla menghendaki, Dia menjadikan kalian semua sebagai orang kaya, tiada seorang fakir pun di antara kalian. Seandainya Allah ‘azza wa jalla menghendaki pula, Dia menjadikan kalian semua sebagai orang fakir, tiada seorang kaya pun di antara kalian. Akan tetapi, Allah ‘azza wa jalla hendak menguji sebagian kalian dengan sebagian yang lain, agar Dia melihat apa yang kalian perbuat. Kemudian Allah ‘azza wa jalla menunjuki para hamba-Nya kepada akhlak yang mulia.
¶ Dia ‘azza wa jalla berfirman,
وَيُؤْثِرُوْنَ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۗوَمَنْ يُّوْقَ شُحَّ نَفْسِهٖ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَۚ
‘Dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung’.” (al-Hasyr: 9)
¶ Beliau rahimahullah juga mengatakan,
كنا نعد البخيل منا الذي يقرض أخاه الدرهم، إذ كنا نعامل بالمشاركة والأيثار،والله لقد كان أحد من رأيت، وصحبت، يشق إزاره فيؤثر أخاه...
“Dahulu kami menganggap bahwa orang yang bakhil di antara kami ialah orang yang meminjamkan dirham kepada saudaranya. Sebab, dahulu kami bermuamalah dengan kebersamaan dan mendahulukan kepentingan orang lain. Demi Allah, sungguh, salah seorang yang pernah aku lihat dan aku bersahabat dengannya, membelah izar (pakaian bagian bawah, semacam sarung, -pent.)nya lantas memberikannya kepada saudaranya….”
📚 (Mawa’izh al-Hasan al-Bashri, hlm. 65—66)
Sumber: https://asysyariah.com/kekayaan-dan-kefakiran/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📝SIAPA YANG BENAR-BENAR MENOLONG AGAMA ALLAH DAN SIAPA YANG DUSTA
الَّذِينَ إِن مَّكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنكَرِ ۗ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ (41) (الحج) تفسير السعدي
Kemudian Allah menjelaskan sifat seseorang yang menolong agama-Nya.
Dengannya diketahui, seseorang yang mengaku menolong agama Allah tapi tidak bersifat dengannya, berarti dia adalah pendusta.
Orang-orang yang kami jadikan sebagai penguasa tunggal di muka bumi, tidak ada yang mampu melawan dan menandingi mereka.
▪︎Sifat dan perangai mereka:
1. Menegakkan shalat pada waktunya, batasan-batasannya, rukun, syarat, baik shalat jumat atau jamaah.
2. Menunaikan zakat atas mereka sendiri atau masyarakatnya dan diberikan kepada yang berhak menerima.
3. Memerintahkan kepada kebaikan (syari atau akal), hak-hak Allah atau sesama manusia.
4. Melarang dan memperingatkan dari kemunkaran yang jelas jeleknya (baik secara syar'i atau akal).
ثم ذكر علامة من ينصره, وبها يعرف, أن من ادعى أنه ينصر الله, وينصر دينه, ولم يتصف بهذا الوصف, فهو كاذب فقال: " الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ " أي ملكناهم إياها, وجعلناهم المتسلطين عليها, من غير منازع ينازعهم, ولا معارض.
" أَقَامُوا الصَّلَاةَ " في أوقاتها, وحددوها, وأركانها, وشروطها, في الجمعة والجماعات.
" وَآتُوا الزَّكَاةَ " التي عليهم, خصوصا, وعلى رعيتهم عموما, آتوها أهلها, الذين هم أهلها.
" وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ " وهذا يشمل معروف حسنه شرعا وعقلا, من حقوق الله, وحقوق الآدميين.
" وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ " كل منكر شرعا وعقلا, معروف قبحه.
📚 Tafsir As Si'dy
Surat Al Hajj 41
Sumber: https://www.fawaidsolo.com/siapa-yang-benar-benar-menolong-agama-allah-dan-siapa-yang-dusta/
WhatsApp Fawaid Solo
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
الَّذِينَ إِن مَّكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنكَرِ ۗ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ (41) (الحج) تفسير السعدي
Kemudian Allah menjelaskan sifat seseorang yang menolong agama-Nya.
Dengannya diketahui, seseorang yang mengaku menolong agama Allah tapi tidak bersifat dengannya, berarti dia adalah pendusta.
Orang-orang yang kami jadikan sebagai penguasa tunggal di muka bumi, tidak ada yang mampu melawan dan menandingi mereka.
▪︎Sifat dan perangai mereka:
1. Menegakkan shalat pada waktunya, batasan-batasannya, rukun, syarat, baik shalat jumat atau jamaah.
2. Menunaikan zakat atas mereka sendiri atau masyarakatnya dan diberikan kepada yang berhak menerima.
3. Memerintahkan kepada kebaikan (syari atau akal), hak-hak Allah atau sesama manusia.
4. Melarang dan memperingatkan dari kemunkaran yang jelas jeleknya (baik secara syar'i atau akal).
ثم ذكر علامة من ينصره, وبها يعرف, أن من ادعى أنه ينصر الله, وينصر دينه, ولم يتصف بهذا الوصف, فهو كاذب فقال: " الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ " أي ملكناهم إياها, وجعلناهم المتسلطين عليها, من غير منازع ينازعهم, ولا معارض.
" أَقَامُوا الصَّلَاةَ " في أوقاتها, وحددوها, وأركانها, وشروطها, في الجمعة والجماعات.
" وَآتُوا الزَّكَاةَ " التي عليهم, خصوصا, وعلى رعيتهم عموما, آتوها أهلها, الذين هم أهلها.
" وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ " وهذا يشمل معروف حسنه شرعا وعقلا, من حقوق الله, وحقوق الآدميين.
" وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ " كل منكر شرعا وعقلا, معروف قبحه.
📚 Tafsir As Si'dy
Surat Al Hajj 41
Sumber: https://www.fawaidsolo.com/siapa-yang-benar-benar-menolong-agama-allah-dan-siapa-yang-dusta/
WhatsApp Fawaid Solo
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌨🥀 JANGAN MEMBANTU SETAN UNTUK MENYESATKAN DIRI KITA
▫ Asy-Syaikh Abdul Aziz As-Salman rahimahullah menyatakan,
قال بعض العلماء إذا ظفر إبليس من ابن آدم بثلاث لم يطلبه بغيرهن : إذا أعجب بنفسه ، واستكثر عمله ، ونسي ذنوبه
"Sebagian ulama berkata, 'Jika Iblis berhasil mendapatkan tiga hal pada diri manusia; maka ia tidak akan mencari jalan lain [ untuk menyesatkannya ]; yaitu
[1] bila dia sudah menganggap dirinya hebat,
[2] merasa amalnya sudah banyak, dan
[3] lupa dosa-dosanya."
📕Iyqazhu Ulil Himam, hlm. 19
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫ Asy-Syaikh Abdul Aziz As-Salman rahimahullah menyatakan,
قال بعض العلماء إذا ظفر إبليس من ابن آدم بثلاث لم يطلبه بغيرهن : إذا أعجب بنفسه ، واستكثر عمله ، ونسي ذنوبه
"Sebagian ulama berkata, 'Jika Iblis berhasil mendapatkan tiga hal pada diri manusia; maka ia tidak akan mencari jalan lain [ untuk menyesatkannya ]; yaitu
[1] bila dia sudah menganggap dirinya hebat,
[2] merasa amalnya sudah banyak, dan
[3] lupa dosa-dosanya."
📕Iyqazhu Ulil Himam, hlm. 19
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔊AGAR USAHAMU BAROKAH
▫️Allah ta'ala berfirman:
{فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ}
"Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kalian di muka bumi; carilah karunia Allah." Al-Jumu'ah, Ayat 10.
🎙Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin rahimahullahu:
(وابتغوا من فضل الله ): أي: اطلبوا من فضل الله و فيه إشارة والله أعلم أن الإنسان إذا قدّم الوظائف الدينية على الوظائف الدنيوية فإن ذلك من أسباب بركة العمل الدنيويّ .
Yakni carilah oleh kalian karunia dari Allah (berupa rezeki).
Padanya ada isyarat -Wallahu a'lam- apabila seorang hamba mendahulukan amaliah agama dari pada amaliah (pekerjaan) duniawi,
Maka yang demikian diantara sebab barokahnya pekerjaan duniawi.
📚Syarah Shahih Bukhari - Syaikh Ibnu Utsaimin (3/564).
Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫️Allah ta'ala berfirman:
{فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ}
"Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kalian di muka bumi; carilah karunia Allah." Al-Jumu'ah, Ayat 10.
🎙Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin rahimahullahu:
(وابتغوا من فضل الله ): أي: اطلبوا من فضل الله و فيه إشارة والله أعلم أن الإنسان إذا قدّم الوظائف الدينية على الوظائف الدنيوية فإن ذلك من أسباب بركة العمل الدنيويّ .
Yakni carilah oleh kalian karunia dari Allah (berupa rezeki).
Padanya ada isyarat -Wallahu a'lam- apabila seorang hamba mendahulukan amaliah agama dari pada amaliah (pekerjaan) duniawi,
Maka yang demikian diantara sebab barokahnya pekerjaan duniawi.
📚Syarah Shahih Bukhari - Syaikh Ibnu Utsaimin (3/564).
Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Indonesia
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
📲📢 [VIDEO] : Menjadi Hamba yang Bersyukur
🌎 Sumber: https://forumsalafy.net/video-menjadi-hamba-yang-bersyukur/
🌎 Sumber: https://forumsalafy.net/video-menjadi-hamba-yang-bersyukur/
☝🏻✋🏻🌸💐 JADIKANLAH SABAR DAN SHALAT SEBAGAI PENOLONGMU
Allah ta’ala berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Surah Al-Baqarah: 153)
✍🏻 Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah mengatakan:
أمر الله تعالى أن نستعين على الأمور بالصبر عليها لأن الإنسان إذا صبر و انتظر الفرج من الله سهلت عليه الأمور
“Allah ta’ala telah memerintahkan kita supaya meminta pertolongan kepada Allah dalam menghadapi segala macam urusan dengan kesabaran. Karena, jika manusia bersabar sambil menunggu jalan keluar dari Allah, maka urusan-urusannya menjadi mudah.”
📕(Syarh Riyadhush Shalihin 1/91)
Sumber: https://forumsalafy.net/jadikanlah-sabar-dan-shalat-sebagai-penolongmu/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Allah ta’ala berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Surah Al-Baqarah: 153)
✍🏻 Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah mengatakan:
أمر الله تعالى أن نستعين على الأمور بالصبر عليها لأن الإنسان إذا صبر و انتظر الفرج من الله سهلت عليه الأمور
“Allah ta’ala telah memerintahkan kita supaya meminta pertolongan kepada Allah dalam menghadapi segala macam urusan dengan kesabaran. Karena, jika manusia bersabar sambil menunggu jalan keluar dari Allah, maka urusan-urusannya menjadi mudah.”
📕(Syarh Riyadhush Shalihin 1/91)
Sumber: https://forumsalafy.net/jadikanlah-sabar-dan-shalat-sebagai-penolongmu/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💽 REKAMAN AUDIO
➖➖➖➖➖➖➖➖
RANGKAIAN DAURAH SUMBAWA
📆 Jumat, 20 Jumadil Akhir 1441 / 14 Februari 2020
Tema:
"HIKMAH DI BALIK FITNAH"
Bersama:
🎙 Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifudin Hafizhahullah
Ringkasan Pembahasan
1. Fitnah adalah ujian.
2. Pembagian fitnah ditinjau dari berbagai sisi.
3. Sikap yang benar tatkala datangnya fitnah.
▪️Fitnah harus dijauhi
▪️Semangat belajar dan beramal di masa fitnah
▪️Mengembalikan permasalahan kepada pihak yang berkompeten.
4. Fitnah akan menyingkap jati diri seseorang.
🕌 Masjid Ar Risalah Ponpes Imam Syafi'i Sumbawa - NTB.
Sumber:
@radioislamNTB
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
➖➖➖➖➖➖➖➖
RANGKAIAN DAURAH SUMBAWA
📆 Jumat, 20 Jumadil Akhir 1441 / 14 Februari 2020
Tema:
"HIKMAH DI BALIK FITNAH"
Bersama:
🎙 Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifudin Hafizhahullah
Ringkasan Pembahasan
1. Fitnah adalah ujian.
2. Pembagian fitnah ditinjau dari berbagai sisi.
3. Sikap yang benar tatkala datangnya fitnah.
▪️Fitnah harus dijauhi
▪️Semangat belajar dan beramal di masa fitnah
▪️Mengembalikan permasalahan kepada pihak yang berkompeten.
4. Fitnah akan menyingkap jati diri seseorang.
🕌 Masjid Ar Risalah Ponpes Imam Syafi'i Sumbawa - NTB.
Sumber:
@radioislamNTB
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
💬APA YANG DILAKUKAN UNTUK MENGINGAT SESUATU YANG TERLUPA❓
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لَا يَدْرِي كَمْ صَلّ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
Jika iqamat telah selesai dikumandangkan setan kembali lagi, lalu menyelinap masuk kepada hati seseorang seraya berkata, 'Ingatlah ini dan itu'. Dan terus saja dia melakukan godaan ini hingga seseorang tidak menyadari berapa rakaat yang sudah dia laksanakan dalam shalatnya." (Hadis riwayat Imam al Bukhari no.573)
🎙Syekh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah berkata:
"Di antara faedah hadis ini adalah memasuki salat terkadang menjadi sebab untuk mengingat kembali sesuatu yang dilupakan seseorang.
Disebutkan dari Imam Abu Hanifah rahimahullah dan Abu Hanifah terkenal dengan kecerdasannya--bahwa seseorang datang kepada beliau dan berkata kepadanya, sesungguhnya aku dititipi titipan yang besar namun aku lupa dengannya. Aku lupa dimana tempatnya. Beliau pun berkata kepadanya pergilah lalu salatlah, pergilah lalu salatlah. Maka, pergilah orang ini untuk berwudhu lalu salat dan saat memasuki salat, ia mulai apa? Pikirannya berputar dimana titipan itu, dimana titipan itu sampai ia mengingatnya.'
Lantas, apakah sekarang kita katakan kepada seseorang yang datang kepada kita, mengatakan aku telah lupa suatu urusan. Apa kita katakan pegilah lalu salatlah? Jika kita mengatakan demikian, maka kita telah meneladani seorang imam, salah satu imam kaum muslimin."
📕Syarh Shahih al Bukhari, Kitab al Adzan
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لَا يَدْرِي كَمْ صَلَّى
قال الشيخ ابن العثيمين رحمه الله:
ومن فوائد هذا الحديث أن الدخول في الصلاة قد يكون سببا لتذكر ما نسيه الإنسان ، ويذكر عن أبي حنيفة رحمه الله وأبو حنيفة معروف بالذكاء أن رجلا أتى إليه وقال له إني قد أودعت وديعة عظيمة وإني نسيتها ، نسيت أين محلها قال له إذهب فصل ، إذهب فصل ، فلما ذهب الرجل توضى وصلى ودخل في الصلاة بدأ إيش ؟ يتجول وين الوديعة وين الوديعة حتى ذكرها ، حتى ذكرها ، فهل نقول الآن لو أن أحدا جاءنا يقول نسيت أمرا هاما نقول إذهب فصلي ؟ إن قلنا ذلك فقد اقتدينا بإمام ، إمام من أئمة المسلمين
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لَا يَدْرِي كَمْ صَلّ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
Jika iqamat telah selesai dikumandangkan setan kembali lagi, lalu menyelinap masuk kepada hati seseorang seraya berkata, 'Ingatlah ini dan itu'. Dan terus saja dia melakukan godaan ini hingga seseorang tidak menyadari berapa rakaat yang sudah dia laksanakan dalam shalatnya." (Hadis riwayat Imam al Bukhari no.573)
🎙Syekh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah berkata:
"Di antara faedah hadis ini adalah memasuki salat terkadang menjadi sebab untuk mengingat kembali sesuatu yang dilupakan seseorang.
Disebutkan dari Imam Abu Hanifah rahimahullah dan Abu Hanifah terkenal dengan kecerdasannya--bahwa seseorang datang kepada beliau dan berkata kepadanya, sesungguhnya aku dititipi titipan yang besar namun aku lupa dengannya. Aku lupa dimana tempatnya. Beliau pun berkata kepadanya pergilah lalu salatlah, pergilah lalu salatlah. Maka, pergilah orang ini untuk berwudhu lalu salat dan saat memasuki salat, ia mulai apa? Pikirannya berputar dimana titipan itu, dimana titipan itu sampai ia mengingatnya.'
Lantas, apakah sekarang kita katakan kepada seseorang yang datang kepada kita, mengatakan aku telah lupa suatu urusan. Apa kita katakan pegilah lalu salatlah? Jika kita mengatakan demikian, maka kita telah meneladani seorang imam, salah satu imam kaum muslimin."
📕Syarh Shahih al Bukhari, Kitab al Adzan
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لَا يَدْرِي كَمْ صَلَّى
قال الشيخ ابن العثيمين رحمه الله:
ومن فوائد هذا الحديث أن الدخول في الصلاة قد يكون سببا لتذكر ما نسيه الإنسان ، ويذكر عن أبي حنيفة رحمه الله وأبو حنيفة معروف بالذكاء أن رجلا أتى إليه وقال له إني قد أودعت وديعة عظيمة وإني نسيتها ، نسيت أين محلها قال له إذهب فصل ، إذهب فصل ، فلما ذهب الرجل توضى وصلى ودخل في الصلاة بدأ إيش ؟ يتجول وين الوديعة وين الوديعة حتى ذكرها ، حتى ذكرها ، فهل نقول الآن لو أن أحدا جاءنا يقول نسيت أمرا هاما نقول إذهب فصلي ؟ إن قلنا ذلك فقد اقتدينا بإمام ، إمام من أئمة المسلمين
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Indonesia
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
📲📢 [VIDEO] : Mengimani Adanya Azab Kubur
🌎 Sumber: https://forumsalafy.net/video-mengimani-adanya-azab-kubur/
🌎 Sumber: https://forumsalafy.net/video-mengimani-adanya-azab-kubur/
📝ROKOK HARAM, ORA ONO DALILE...!
Pertanyaan:
Ustadz, ada dalam pengajian seorang kiyai yang bilang : rokok itu halal. Rokok Haram Ora Ono Dalile (Rokok itu haram tidak ada dalilnya). Apa benar ustadz yang dikatakan pak kiyai itu?
Jawab:
Ucapan kiyai, habib, Syarif, tuan guru atau siapa saja bisa benar bisa salah. Bisa diterima bisa ditolak. Hanya ucapan Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam saja yang Maksum
Jangan sampai kita terjatuh pada pengkultusan dan sikap ghuluw (melampaui batas) dalam memuliakan atau menghormati seseorang. Sampai menganggap ucapannya pasti benar dan tidak mungkin salah. Betapa banyak saat ini orang orang berbicara di depan manusia tanpa dalil… modalnya hanya, dongeng, kelakar bahkan tidak jarang syariat diolok olok.
Berkata Imam Malik : “Semua orang, ucapannya bisa diambil bisa juga ditolak kecuali ucapan orang yang dimakamkan di sini (sambil menunjukkan makam Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam.)”
Patokan kebenaran adalah Al Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman salafus Sholih, bukan ucapan Romo kiyai, habib, Mulla, atau Fulan dan allan. Kembali kepada pertanyaan anda, ucapan pak kiyai dalam pertanyaan anda tidak benar, bahkan menyelisihi Al Kitab dan As Sunnah. Benar, kita tidak akan dapatkan dalam Al Qur’an lafadz yang mengatakan: “rokok itu haram.” sebagaimana TIDAK ada lafadz khusus yang mengharamkan pil koplo, extasi atau sejenisnya. Tetapi dalil dalil Al Qur’an, AsSunnah dan Qawaid Islam menunjukkan bahwa rokok itu Haram. Tidak ada sedikitpun keraguan tentang keharamannya.
DIANTARA DALIL HARAMNYA ROKOK Diantara dalil haramnya rokok adalah sabda Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam:
لاَ ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ
“Tidak boleh berbuat mudarat bagi dirimu dan memudaratkan orang lain.”
Hadits ini Shahih dan merupakan salah satu kaedah syariat yg disepakati para ulama. Berbicara tentang mudarat, tidak diragukan bahwa rokok memudaratkan bagi sang perokok dengan berbagai resiko penyakit yang akan menimpanya hingga ancaman kematian. Dalam bungkus rokok pun ditulis : Rokok Membunuhmu !
Juga memudaratkan orang lain, yang biasa disebut dengan para perokok pasif.
Pernah saya masuk ke sebuah RSUD, saya melihat seorang bapak tampak bersedih menggendong putranya yg masih balita dalam keadaan diinfus dan mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit. Terjadilah sedikit perbincangan dengan sang bapak. Ternyata anaknya diopname karena terkena gangguan pernafasan yg cukup serius. Sebabnya, asap rokok dari sang ayah, sang perokok.
Sebagai bahan renungan bagi yang masih meremehkan masalah rokok, apalagi dengan enteng mengatakan: rokok haram ora ono Dalile, berikut sebagian data dan fakta tentang mudarat rokok dinukil dari Detik.news dengan pengurangan dan perubahan.
“Setiap menit, hampir 11 juta batang rokok diisap di dunia dan 10 orang meninggal karenanya...
🌏 Selengkapnya baca di:
https://problematikaumat.com/rokok-haram-ora-ono-dalile/
Sumber:
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Pertanyaan:
Ustadz, ada dalam pengajian seorang kiyai yang bilang : rokok itu halal. Rokok Haram Ora Ono Dalile (Rokok itu haram tidak ada dalilnya). Apa benar ustadz yang dikatakan pak kiyai itu?
Jawab:
Ucapan kiyai, habib, Syarif, tuan guru atau siapa saja bisa benar bisa salah. Bisa diterima bisa ditolak. Hanya ucapan Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam saja yang Maksum
Jangan sampai kita terjatuh pada pengkultusan dan sikap ghuluw (melampaui batas) dalam memuliakan atau menghormati seseorang. Sampai menganggap ucapannya pasti benar dan tidak mungkin salah. Betapa banyak saat ini orang orang berbicara di depan manusia tanpa dalil… modalnya hanya, dongeng, kelakar bahkan tidak jarang syariat diolok olok.
Berkata Imam Malik : “Semua orang, ucapannya bisa diambil bisa juga ditolak kecuali ucapan orang yang dimakamkan di sini (sambil menunjukkan makam Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam.)”
Patokan kebenaran adalah Al Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman salafus Sholih, bukan ucapan Romo kiyai, habib, Mulla, atau Fulan dan allan. Kembali kepada pertanyaan anda, ucapan pak kiyai dalam pertanyaan anda tidak benar, bahkan menyelisihi Al Kitab dan As Sunnah. Benar, kita tidak akan dapatkan dalam Al Qur’an lafadz yang mengatakan: “rokok itu haram.” sebagaimana TIDAK ada lafadz khusus yang mengharamkan pil koplo, extasi atau sejenisnya. Tetapi dalil dalil Al Qur’an, AsSunnah dan Qawaid Islam menunjukkan bahwa rokok itu Haram. Tidak ada sedikitpun keraguan tentang keharamannya.
DIANTARA DALIL HARAMNYA ROKOK Diantara dalil haramnya rokok adalah sabda Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam:
لاَ ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ
“Tidak boleh berbuat mudarat bagi dirimu dan memudaratkan orang lain.”
Hadits ini Shahih dan merupakan salah satu kaedah syariat yg disepakati para ulama. Berbicara tentang mudarat, tidak diragukan bahwa rokok memudaratkan bagi sang perokok dengan berbagai resiko penyakit yang akan menimpanya hingga ancaman kematian. Dalam bungkus rokok pun ditulis : Rokok Membunuhmu !
Juga memudaratkan orang lain, yang biasa disebut dengan para perokok pasif.
Pernah saya masuk ke sebuah RSUD, saya melihat seorang bapak tampak bersedih menggendong putranya yg masih balita dalam keadaan diinfus dan mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit. Terjadilah sedikit perbincangan dengan sang bapak. Ternyata anaknya diopname karena terkena gangguan pernafasan yg cukup serius. Sebabnya, asap rokok dari sang ayah, sang perokok.
Sebagai bahan renungan bagi yang masih meremehkan masalah rokok, apalagi dengan enteng mengatakan: rokok haram ora ono Dalile, berikut sebagian data dan fakta tentang mudarat rokok dinukil dari Detik.news dengan pengurangan dan perubahan.
“Setiap menit, hampir 11 juta batang rokok diisap di dunia dan 10 orang meninggal karenanya...
🌏 Selengkapnya baca di:
https://problematikaumat.com/rokok-haram-ora-ono-dalile/
Sumber:
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⛲️HUKUM MEREMEHKAN NASEHAT KEPADA ANAK KECIL SAMPAI DEWASA
🕌Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
Pertanyaan:
Beberapa orang mengatakan: anak ini masih kecil, insya Allah ia akan dewasa dan bertaubat kepada Allah atau akan mengerti dan akan demikian?
Jawaban:
Tidak boleh. Sikap seperti ini tidak pantas. Yang wajib adalah berusaha dengan keras terhadapnya dan menasehatinya. Siapa yang mengatakan kepadanya bahwa anak itu akan tumbuh dewasa?! Bisa jadi ia akan mati saat berumur enam belas atau tujuh belas tahun. Tidak boleh, ini kesalahan. Ini menunda-nunda, termasuk taat kepada setan.
Yang wajib adalah bersegera bertaubat meskipun anak berumur tujuh belas tahun atau delapan belas atau enam belas. Artinya, kapan saja ia mencapai umur dewasa wajib baginya. Meskipun ia belum berumur dewasa, ia dididik sehingga terbiasa dengan kebaikan. Ia tidak dibiarkan di atas kemaksiatan, meskipun delapan atau sembilan tahun. Ia tidak dibolehkan minum khamr, tidak dibolehkan mencela kedua orang tuanya, dan tidak dibolehkan bermain sesuatu yang membahayakan orang lain, ia dilarang meskipun masih kecil.
📑Fatawa ad Durus
حكم التهاون في نصح الصغار حتى يكبروا
السؤال
بعض الناس يقول : هذا الابن صغير؛ إن شاء الله يَكْبُر ويتوب إلى الله أو يَعْقِل أو كذا؟
الجواب
لا، ما يصلح هذا، الواجب جهاده ونصيحته، من يقول له أنه يكبر؟! قد يموت وهو ابن ستة عشر سنة أو سبعة عشر، لا، هذا غلط، هذا تسويف، من طاعة الشيطان.
الواجب البِدار بالتوبة ولو هو ابن سبعة عشر أو ثمانية عشر أو ستة عشر، المقصود أنه متى بلغ الحُلُم وَجَب عليه، حتى إنه قبل بلوغ الحُلُم يؤدَّب؛ حتى يعتاد الخير، ما يترك على المعاصي ولو أنه ثمان ولا تسع، ما يُسمح له يشرب الخمر، ولا يسمح له يسب والديه، ولا يُسمح له يعبث بشيء يضر الناس، يُمنع ولو أنه صغير.
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🕌Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
Pertanyaan:
Beberapa orang mengatakan: anak ini masih kecil, insya Allah ia akan dewasa dan bertaubat kepada Allah atau akan mengerti dan akan demikian?
Jawaban:
Tidak boleh. Sikap seperti ini tidak pantas. Yang wajib adalah berusaha dengan keras terhadapnya dan menasehatinya. Siapa yang mengatakan kepadanya bahwa anak itu akan tumbuh dewasa?! Bisa jadi ia akan mati saat berumur enam belas atau tujuh belas tahun. Tidak boleh, ini kesalahan. Ini menunda-nunda, termasuk taat kepada setan.
Yang wajib adalah bersegera bertaubat meskipun anak berumur tujuh belas tahun atau delapan belas atau enam belas. Artinya, kapan saja ia mencapai umur dewasa wajib baginya. Meskipun ia belum berumur dewasa, ia dididik sehingga terbiasa dengan kebaikan. Ia tidak dibiarkan di atas kemaksiatan, meskipun delapan atau sembilan tahun. Ia tidak dibolehkan minum khamr, tidak dibolehkan mencela kedua orang tuanya, dan tidak dibolehkan bermain sesuatu yang membahayakan orang lain, ia dilarang meskipun masih kecil.
📑Fatawa ad Durus
حكم التهاون في نصح الصغار حتى يكبروا
السؤال
بعض الناس يقول : هذا الابن صغير؛ إن شاء الله يَكْبُر ويتوب إلى الله أو يَعْقِل أو كذا؟
الجواب
لا، ما يصلح هذا، الواجب جهاده ونصيحته، من يقول له أنه يكبر؟! قد يموت وهو ابن ستة عشر سنة أو سبعة عشر، لا، هذا غلط، هذا تسويف، من طاعة الشيطان.
الواجب البِدار بالتوبة ولو هو ابن سبعة عشر أو ثمانية عشر أو ستة عشر، المقصود أنه متى بلغ الحُلُم وَجَب عليه، حتى إنه قبل بلوغ الحُلُم يؤدَّب؛ حتى يعتاد الخير، ما يترك على المعاصي ولو أنه ثمان ولا تسع، ما يُسمح له يشرب الخمر، ولا يسمح له يسب والديه، ولا يُسمح له يعبث بشيء يضر الناس، يُمنع ولو أنه صغير.
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💽 Audio Ringkas
"PENTINGNYA KESABARAN DAN KEISTIQOMAHAN DIATAS KEBENARAN"
Disampaikan Oleh:
Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hadizhahullah
Durasi: 02:50 Menit (500 KB)
Sumber:
@GaleriAl_Ishlah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
"PENTINGNYA KESABARAN DAN KEISTIQOMAHAN DIATAS KEBENARAN"
Disampaikan Oleh:
Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hadizhahullah
Durasi: 02:50 Menit (500 KB)
Sumber:
@GaleriAl_Ishlah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️