Salafy Palembang 🇮🇩
5.89K subscribers
5.39K photos
445 videos
309 files
14.5K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
📢✋🏻💦 RENUNGAN TENTANG REZEKI DAN KEMATIAN

✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

فرِّغ خاطرك للهم بِمَا أُمرت بِهِ، وَلَا تشغله بِمَا ضمن لَك، فَإِن الرزق وَالْأَجَل قرينان مضمونان، فَمَا دَامَ الْأَجَل بَاقِيا كَانَ الرزق آتِيَا

Fokuslah untuk memikirkan apa yang diperintahkan kepadamu. Jangan sibuk memikirkan apa yang sudah dijamin bagimu. Sesungguhnya rezeki dan ajal adalah dua kepastian yang beriringan. Selama ajal belum tiba, rezeki akan terus ada.

وَإِذا سد عَلَيْك بِحِكْمَتِهِ طَرِيقا من طرقه، فتح لَك برحمته طَرِيقا أَنْفَع لَك مِنْه

Apabila Allah dengan hikmah-Nya menutup satu jalan rezeki untukmu, Allah akan buka jalan lain yang lebih bermanfaat dengan rahmat-Nya.

ُ، فتأمّل حَال الْجَنِين يَأْتِيهِ غذاؤه وَهُوَ الدَّم من طَرِيق وَاحِدَة، وَهُوَ السُّرَّة، فَلَمَّا خرج من بطن الْأُم، وانقطعت تِلْكَ الطَّرِيق، فتح لَهُ طَرِيقين اثْنَيْنِ، وأجرى لَهُ فيهمَا رزقا أطيب وألذ من الأول: لَبَنًا خَالِصا سائغا

Renungkanlah keadaan janin. Makanannya datang dari satu jalan, yaitu tali pusar. Ketika dia sudah lahir, hilanglah jalan rezekinya. Akan tetapi, Allah buka dua jalan rezeki lain yang lebih baik dan lezat untuknya, yaitu ASI yang mengenyangkan.

فَإِذا تمت مُدَّة الرَّضَاع، وانقطعت الطريقان بالفطام، فتح طرقاً أَرْبَعَة أكمل مِنْهَا، طعامان وشرابان، فالطعامان من الْحَيَوَان والنبات، والشرابان من الْمِيَاه والألبان وَمَا يُضَاف إِلَيْهِمَا من الْمَنَافِع والملاذ.

Apabila selesai masa persusuannya, hilanglah dua jalan rezekinya. Akan tetapi, Allah buka empat jalan rezeki yang lebih sempurna, yaitu dua makanan dan dua minuman.

Dua makanan itu adalah hewan dan tumbuhan. Adapun dua minuman itu adalah air dan susu, serta minuman lezat dan bermanfaat lain yang tergolong di dalamnya.

فَإِذا مَاتَ انْقَطَعت عَنهُ هَذِه الطّرق الْأَرْبَعَة، لكنه سُبْحَانَهُ فتح لَهُ إِن كَانَ سعيدا طرقا ثَمَانِيَة، وَهِي أَبْوَاب الْجنَّة الثَّمَانِية يدْخل من أَيهَا شَاءَ،

Apabila dia meninggal, selesailah empat jalan rezekinya. Akan tetapi, jika dia termasuk orang yang berbahagia di akhirat, Allah subhanahu wa ta'ala akan buka delapan jalan rezeki untuknya, yaitu delapan pintu surga yang bisa dia masuki dari mana pun.

فَهَكَذَا الرب سُبْحَانَهُ لَا يمْنَع عَبده الْمُؤمن شَيْئا من الدُّنْيَا إِلَّا ويؤتيه أفضل مِنْهُ وأنفع لَهُ، وَلَيْسَ ذَلِك لغير الْمُؤمن، فَإِنَّهُ يمنعهُ الْحَظ الْأَدْنَى الخسيس، وَلَا يرضى لَهُ بِه،ِ ليعطيَه الْحَظ الْأَعْلَى النفيس.

Demikianlah, tidaklah Allah subhanahu wa ta'ala halangi seorang mukmin untuk mendapatkan suatu kenikmatan dunia, melainkan untuk memberi sesuatu yang lebih mulia dan bermanfaat untuknya.

Hal ini tidak Allah berikan kepada selain orang mukmin.

Allah menghalangi dan tidak ridha hamba-Nya mendapat sesuatu yang rendah dan hina, dalam rangka untuk memberinya sesuatu yang lebih tinggi dan berharga.

وَالْعَبْد لجهله بمصالح نَفسه، وجهله بكرم ربه وحكمته ولطفه، لَا يعرف التَّفَاوُت بَين مَا منع مِنْهُ، وَبَين مَا ذخر لَهُ، بل هُوَ مولع بحب العاجل وَإِن كَانَ دنيئا، وبقلة الرَّغْبَة فِي الآجل وَإِن كَانَ علياً

Seorang hamba, karena kebodohannya akan maslahat dirinya; kemuliaan, hikmah dan kelembutan-Nya; dia tidak tahu perbandingan sesuatu yang tidak diberikan kepadanya dengan sesuatu yang disimpan untuknya.

Bahkan, dia lebih senang dengan kenikmatan yang bersifat segera meskipun rendah. Dia tidak berhasrat terhadap kenikmatan yang bersifat ditunda meskipun lebih tinggi nilainya.

، وَلَو أنصف العَبْد ربه وأنى لَهُ بذلك، لعلم أَن فَضله عَلَيْهِ فِيمَا مَنعه من الدُّنْيَا ولذاتها وَنَعِيمهَا أعظم من فَضله عَلَيْهِ فِيمَا آتَاهُ من ذَلِك

Kalau seorang hamba mau jujur kepada Rabb-Nya--betapa jauh akan hal itu--, niscaya dia akan mengetahui bahwa karunia Allah kepadanya dengan menghalanginya mendapat kelezatan dunia, lebih besar dari karunia-Nya dengan dunia yang diberikan kepadanya.

فَمَا مَنعه إِلَّا ليعطيه وَلَا ابتلاه إِلَّا ليعافيه، وَلَا امتحنه إِلَّا ليصافيه، وَلَا أَمَاتَهُ إِلَّا ليحييه، وَلَا أخرجه إِلَى هَذِه الدَّار إِلَّا ليتأهب مِنْهَا للقدوم عَلَيْهِ، وليسلك الطَّرِيق الموصلة إِلَيْهِ، فَ"جعل اللَّي
ْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِمَنْ أَرَادَ أَن
ْ يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شكُورًا”، “وأبى الظَّالِمُونَ إِلَّا كُفُوراً” وَالله الْمُسْتَعَان

Tidaklah Allah menghalangi suatu pemberian kepada hamba melainkan untuk memberikan yang lebih baik baginya.

Tidaklah Allah memberi ujian untuknya melainkan untuk menyelamatkan dan membersihkan dirinya.

Tidaklah Allah mematikannya melainkan untuk memberi kehidupan yang lebih baik untuknya.

Tidaklah Allah mengantarkan dia ke negeri akhirat melainkan agar dia bersiap-siap untuk mendatanginya dan menempuh jalan ke sana.

"Allah jadikan malam dan siang silih berganti bagi siapa pun yang hendak mengingat dan bersyukur kepada-Nya." (Al-Furqan: 62)

"Tidaklah orang-orang zalim mau memilih selain kekafiran." (Al-Isra': 99)

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

📚 Al-Fawaid, hlm. 79--80

Sumber: https://forumsalafy.net/renungan-tentang-rezeki-kematian/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔊JUAL BELI, MEMBANTU DALAM PERAYAAN VALENTINE

Soal: Beberapa orang berpesta pada tanggal 14 bulan Februari setiap tahun Masehi. Mereka menyebutnya sebagai hari cinta (Valentine's Day). Mereka saling bertukar hadiah berupa mawar merah. Mereka memakan baju berwarna merah. Mereka saling mengucapkan selamat. Beberapa toko yang menyediakan permen memproduksi permen warna merah dan membuat bentuk hati. Sebagian toko juga membuat promosi tentang barang dagangan khas hari tersebut. Apakah pendapat Anda tentang:
1. Perayaan hari tersebut?
2. Membeli dari toko tersebut pada hari itu?
3. Hukum pemilik toko menjual hadiah (si penjual tidak merayakannya) bagi orang yang merayakannya pada hari ini?
Jazakumullahu khairan (Semoga Allah membalasi Anda dengan kebaikan).


Jawab: Dalil-dalil tegas dari Al Quran dan sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -- dan para salaful ummah sepakat terhadapnya bahwa hari raya dalam Islam hanya ada dua: Idul Fitri dan Idul Adha.

Adapun hari raya yang selainnya sama saja berkaitan dengan orang tertentu, kelompok, peristiwa, atau perkara lain maka itu adalah hari raya yang diadakan, tidak boleh bagi muslim untuk melakukan, setuju, menampakkan kegembiraan dalam hari tersebut, atau membantu sedikit pun dalam hal itu. Karena, hal itu termasuk dari melampaui batasan Allah. Barang siapa melampaui batasan Allah, maka dia telah menzalimi dirinya.

Apalagi, jika hari raya yang diadakan tersebut adalah hari raya orang kafir, maka dosanya bertumpuk. Sebab, itu adalah bentuk tasyabuh (penyerupaan) terhadap mereka dan semacam loyalitas kepada mereka. Allah subhanahu wata'ala telah melarang kaum mukminin dari bertasyabuh dan berloyalitas kepada mereka di dalam Kitab-Nya yang mulia. Telah sahih pula dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda
yang artinya, “Barang siapa bertasyabuh dengan suatu kaum, maka dia termasuk dari mereka.”
[H.R. Abu Dawud dan Ahmad, dikatakan oleh Syaikh Al Albani rahimahullah, “hasan shahih”]. Hari Valentine termasuk hal ini, karena merupakan hari raya paganisme dan Nasrani.

Jadi, tidak halal bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk melakukan, menyetujui, atau memberi selamat. Wajib untuk meninggalkan dan menjauhinya, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi murka Allah dan hukuman dari-Nya.

Haram bagi setiap muslim untuk membantu terlaksananya hari raya ini dan yang semisalnya dengan segala hal. Baik dengan makan, minum, menjual, membeli, membuat, memberi hadiah, mengirim surat, mengumumkan, maupun hal lainnya. Karena, itu semua termasuk tolong-menolong dalam dosa, permusuhan, serta maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah jalla wa ‘ala berfirman yang artinya, “Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan dan jangan bertolong-menolong dalam dosa dan permusuhan. Dan bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat pedih azab-Nya.”
[Q.S. Al Maidah:2]

Wajib bagi tiap muslim untuk berpegang teguh dengan Al Quran dan sunnah dalam seluruh kondisinya. Terlebih lagi dalam masa bergelimangnya ujian dan banyaknya kerusakan. Muslim harus cerdas, berhati-hati dari terjatuh dalam penyesatan kaum yang dimurkai (Yahudi), sesat (Nasrani), dan fasik (pelaku maksiat). Mereka itu tidak memiliki rasa takut kepada Allah dan tidak menerima Islam. Semestinya setiap muslim bersandar kepada Allah l dalam mencari petunjuk dan kokoh di atas petunjuk itu. Karena tiada yang memberi petunjuk dan mengokohkan kecuali Allah subhanahu wata'ala.

Wabillahit taufiq washallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.

✍️ [Fatwa Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Ilmiyah wal Ifta` (Komite Tetap Urusan Riset Ilmiah dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia) diketuai Syaikh Abdul Aziz Alus Syaikh no. 21203]

Sumber:
📝 (Fatwa ini dimuat dalam Majalah Tashfiyah edisi 65)
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥 SUMBER SEMUA FITNAH KARENA DALAM HATI ADA SESUATU UNTUK SELAIN ALLAH

Banyak orang yang terjatuh ke dalam fitnah engkau akan menjumpai di dalam hatinya (seandainya ditampakkan oleh Allah) ada sesuatu untuk selain Allah. Bisa jadi hawa nafsu, fanatisme, kedengkian, dan yang lainnya.

Jika engkau ingin selamat, berikut ini perkataan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah:

"Fitnah tidak akan meninggalkan hati kecuali jika agama seorang hamba semuanya untuk Allah."

📖 Majmu' al-Fatawa, 10/601

Sumber:
@jujurlahselamanya/2122
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥 TANDA HATI BERPENYAKIT

Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:

"Jika engkau melihat dirimu menolak kebenaran jika datang dari pihak tertentu dan menerima kebatilan jika datang dari pihak tertentu dan engkau menganggapnya sebagai kebenaran, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya hatimu berpenyakit."

📖 Ashnaful Qulub, hlm. 12--

Sumber:

https://t.me/chohab_mohrika/6051
@jujurlahselamanya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏻💥🚫 VALENTINE DAY = HARI CINTA, CINTA UNTUK SIAPA??

✍🏻 Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah

📬 Pertanyaan:

أحسن الله إليكم صاحب الفضيلة، هذه عدة أسئلة حول ما يسمى بعيد الحب يأملون منكم البيان لخطر هذا الاحتفال وإخراج فتوى من اللجنة الدائمة في هذا الموضوع؟

Semoga Allah senantiasa mencurahkan kebaikannya kepada Anda wahai Shahibul Fadhilah. Berikut ini beberapa pertanyaan seputar apa yang dinamakan dengan (Valentin Day) hari cinta. Mereka mengharapkan penjelasan dari Anda karena bahaya peringatan ini dan juga mengharapkan dikeluarkannya fatwa dari al-Lajnah ad-Daimah tentang tema ini.

🔓Jawaban:

وشه عيد الحب؟ عيد النصارى ما يجوز للمسلمين يشاركوهم، ولا يشجعوهم عليه، ولا يشهدون الزور

Apa itu hari cinta?
Itu adalah hari raya Nasrani
tidak boleh bagi kaum muslimin untuk ikut-ikutan dengan mereka, tidak boleh mendukung mereka untuk melakukannya, dan tidak boleh pula untuk menyaksikan perbuatan dosa.

هذه أعياد الكفار لا يشجعونهم، حب لمن هذا الحب؟ حباً لإبليس؟ أو حب للمسيح -عليه الصلاة والسلام-؟ أو حب لما بينهم؟ ما بينهم حب وهم كفار

Ini adalah hari raya orang-orang kafir sehingga tidak boleh mendukung mereka.
Untuk siapa cinta ini?!
Cinta untuk Iblis atau cinta untuk al-Masih (Isa bin Maryam) alaihis shalatu wa salam?! Atau cinta diantara mereka?! Tidak ada cinta diantara mereka dan mereka adalah orang-orang kafir.


ﺗَﺤْﺴَﺒُﻬُﻢْ ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﻭَﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢْ ﺷَﺘَّﻰ.

“Engkau sangka mereka bersatu, padahal hati mereka tercerai berai.” (QS. Al-Hasyr: 14)

الحب مع المرأة؟ هذا فاحشة.

Mereka menjawab, “Cinta dengan wanita.” Ini adalah perbuatan keji.

Sumber: http://alfawzan.af.org.sa/node/3853 http://forumsalafy.net/valentine-day-hari-cinta-iblis/
Penjelasan ringkas seputar hari valentin, kunjungi link berikut ini http://asysyariah.com/mitos-valentine-day/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🌾🌾 KEBENARAN HANYA BISA DIKENAL DENGAN DALIL

Al-Imam Ibnu Baaz rahimahullah mengatakan:

Kebenaran tidaklah dikenal dengan banyaknya orang yang mengerjakannya, hanya saja kebenaran itu dikenal dengan dalil-dalil syar'i.

📚 Majmu'Al-Fatawa 1/222.

قَــــــــالَ الإمُـــــامُ
عبـدُ العــزِيز بــنُ بَــاز
- رحمـهُ الله تعالىٰ -

‏"الحــقُّ لا يعـرفُ بكَـثرة الفاعـلـين ،
وإنمَـا يعــرفُ بالأدلـةِ الشّـرعيّـة " .

📚 مجمــوع الفـتــاوى (1/ 222)


Sumber:
@salaf3
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌒🕰 SETIAP YANG BERNYAWA PASTI AKAN MERASAKAN MATI DAN KITA BERJALAN MENUJU AJAL SETIAP DETIKNYA


*كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ*

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan".
[ Surat Ali ‘Imran 185 ]

Sahabat.. janganlah engkau mencari dunia seakan-akan hidupmu kekal, padahal kematian selalu mengintai di belakang kita...

Allah Ta'ala berfirman:
"Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.”
[ An-Nahl: 61 ]

Abu Hurairah :

أَكْثِرُوْا ذِكْرَ هَاذمِ اللَّذَّاتِ

“Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan (kematian).”
[ HR. At-Tirmidzi no. 2307, An-Nasai no. 1824, Ibnu Majah no. 4258 ]
Asy-Syaikh Al-Albani berkata tentang hadits ini, “Hasan shahih"

Sumber: https://asysyariah.com/mengingat-mati/
@Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
"CARILAH NEGERI AKHIRAT DAN JANGAN LUPAKAN BAGIANMU DI DUNIA"

Bersama:
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed Hafizhahullah

Sumber:
@Ittiba_uRasulillah
t.me/salafypalembang
📢✋🏻🌸💐 TANDA CINTA SEORANG HAMBA KEPADA ALLAH

✍🏻 Asy-Syaikh Al-‘Allamah Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah berkata,

وعلامة حب العبد ربه، تقديم محابه وإن خالفت هواه. وبغض ما يبغض ربه وإن مال عليه هواه، وموالاة من والى الله ورسوله، ومعاداة من عاداه

Tanda seorang hamba mencintai Allah adalah:

▪️Mendahulukan apa yang dicintai Allah meskipun menyelisihi hawa nafsunya
▪️Membenci apa yang membuat Allah murka, meskipun disenangi oleh hawa nafsunya
▪️Mencintai siapa pun yang cinta kepada Allah dan Rasul-Nya dan
▪️Memusuhi siapa pun yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya.

📚 Adz-Dzari’ah, 1/501

Sumber: https://forumsalafy.net/tanda-cinta-seorang-hamba-kepada-allah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📢📣 JANGAN PERNAH BOSAN TUK MENGUCAP SALAM PADA TIAP MUSLIM

Gemar mengucapkan salam pada tiap muslim yang kita jumpai termasuk amalan yang bisa menghapuskan dosa dosa. Nabi Muhammad ﷺ bersabda,

إن من موجبات المغفرة بذل السلام وحسن الكلام

"Sesungguhnya termasuk amalan yang pasti mendatangkan ampunan ialah menyebarkan salam dan berucap dengan ucapan santun." SHAHIH- (Ash-Shahihah, 1035) HR. Al-Khoro'ithi dalam Makarimul Akhlak, hlm. 23

Bersama dengan ringannya amalan ini, manfaat menyebarkan salam juga sangat besar dan banyak. Oleh sebab itu, ulama mengkategorikan perbuatan tidak mengucapkan salam sebagai hal yang sangat buruk. Al-Allamah al-Munawi menyatakan,

والإمساك عنه من أخبث الأفعال الرديئة والخصال المؤدية إلى الضرر والأذية

"Tidak mengucapkan salam termasuk sejelek-jelek perbuatan buruk dan perilaku yang bisa mengantarkan pada mudarat dan ketidaknyamanan."
(Faidhul Qadir, III/198)

Ketika menjelaskan kitab Riyadhus Shalihin, Asy-Syaikh Al-Utsaimin menyampaikan suatu nasihat,

"Tidak pantas seseorang merasa bosan karena banyak mengucapkan salam. Seandainya antara tempatmu dan masjid kamu bertemu 100 orang maka ucapkanlah salam. Jika kamu mengucapkan salam pada 100 orang maka kamu mendapatkan pahala 1000 kebaikan. Ini nikmat yang besar!" (Syarah Riyadhus Shalihin, IV/396)

Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📹VIDEO FAWAID

"MUSLIM TIDAK MERAYAKAN VALENTINE"

Bersama:
Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar bin Rifai Hafizhahullah

Sumber:
@salafy_cirebon
t.me/salafypalembang
💎 AJARI ANAK-ANAKMU ADAB YANG BAIK

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah berkata :

Hendaknya seseorang mengajarkan adab untuk menjadi salih kepada anak-anaknya hingga ia bisa mengambil manfaat dengan mereka di dunia dan akhirat. Karena jika mereka menjadi orang-orang saleh, niscaya mereka akan memberikan manfaat kepadanya di dunia dan akhirat.

Tanyakan kepada orang yang mendidik kesalehan anak-anaknya dan orang yang mengabaikan mereka. Bagaimana keadaan orang yang pertama? Bagaimana keadaan orang yang kedua? Yang kedua ini lelah dan tidak mendapatkan cita-citanya dari anak-anaknya, sedangkan orang yang pertama, niscaya ia akan mendapatkan ketenangan.

📚 At-Ta'liq 'ala Shahih Muslim (8/338)

قال فضيلة الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله :
ينبغي للإنسان أن يؤدب أولاده على الصلاح، حتى ينتفع بهم في الدنيا واﻵخرة؛ ﻷنهم إذا كانوا صلحاء نفعوه في الدنيا والآخرة؛ وسل من يربي أولاده على الصلاح ومن أهملهم: كيف يكون اﻷول؟ وكيف يكون الثاني؟ حيث يتعب الثاني، ولا ينال مقصوده من أولاده، وأما اﻷول فيستريح.
📚 التعليق على صحيح مسلم (٣٣٨/٨)


Sumber:
https://t.me/SniperBenefits2/1074
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM