💽 Audio Ringkas
"NASEHAT BERHARGA DARI ASY SYAIKH RABI' BIN HADY AL MADKHALI HAFIZHAHULLAH"
Disampaikan Oleh:
Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhahullah
Durasi: 02:07 Menit (499 KB)
Sumber:
@GaleriAl_Ishlah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
"NASEHAT BERHARGA DARI ASY SYAIKH RABI' BIN HADY AL MADKHALI HAFIZHAHULLAH"
Disampaikan Oleh:
Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhahullah
Durasi: 02:07 Menit (499 KB)
Sumber:
@GaleriAl_Ishlah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🤲 SELALU BERDOA AGAR DIBERIKAN KEIKHLASAN PADA SETIAP KEADAAN
✍ Fadhilatusy Syaikh Rabi' bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah berkata :
Kita memohon kepada Allah tabaaraka wa ta'ala agar memberikan rizki kepada kita berupa keikhlasan di dalam :
🔅Ucapan maupun perbuatan,
🔅keyakinan maupun ibadah, serta
🔅Dalam setiap urusan hidup ini ...
📚 Pertemuan bersama Asy-Syaikh Rabi' pada musim haji tahun 1434 H (2)
Allahumma Aamiin ...
✍ قال فضيلة الشيخ ربيع بن هادي عمير حفظه الله :
... نسأل الله -تبارك وتعالى- أن يرزقنا وإيَّاكم الإخلاص في الأقوال والأعمال، في العقائد والعبادات، وفي كل شأن من شؤون الحياة ...
📚 اللقاءات مع الشيخ ربيع في موسم الحج عام ١٤٣٤هـ (٢)
#اللهم_آمين
Sumber: @SniperBenefits2/1126
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ Fadhilatusy Syaikh Rabi' bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah berkata :
Kita memohon kepada Allah tabaaraka wa ta'ala agar memberikan rizki kepada kita berupa keikhlasan di dalam :
🔅Ucapan maupun perbuatan,
🔅keyakinan maupun ibadah, serta
🔅Dalam setiap urusan hidup ini ...
📚 Pertemuan bersama Asy-Syaikh Rabi' pada musim haji tahun 1434 H (2)
Allahumma Aamiin ...
✍ قال فضيلة الشيخ ربيع بن هادي عمير حفظه الله :
... نسأل الله -تبارك وتعالى- أن يرزقنا وإيَّاكم الإخلاص في الأقوال والأعمال، في العقائد والعبادات، وفي كل شأن من شؤون الحياة ...
📚 اللقاءات مع الشيخ ربيع في موسم الحج عام ١٤٣٤هـ (٢)
#اللهم_آمين
Sumber: @SniperBenefits2/1126
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✏📑🌸💐 TATA CARA SUJUD TILAWAH
📬 Tanya:
Saya mau tanya tentang ayat yang ada kata “sajada”, apakah disunnahkan untuk sujud? Kalau ya, lalu bacaannya apakah tiap-tiap ayat berbeda? Cara melakukannya bagaimana? Terima kasih sebelumnya.
✍🏻 Dijawab oleh:
Ustadz Qomar Suaidi hafizhahullah
Menanggapi pertanyaan tersebut, kami sampaikan bahwa sujud tersebut dinamakan sujud tilawah. Tilawah artinya bacaan. Sujud tilawah disebut juga sujudul Qur’an. Jadi, sujud tersebut adalah sujud yang disebabkan karena bacaan.
Bacaan yang dimaksud adalah bacaan pada ayat-ayat yang disebut ayat sajdah. Ayat sajdah bukanlah setiap ayat yang disebutkan padanya kata sajada (سجد), melainkan ayat-ayat tertentu yang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam atau para sahabatnya pernah melakukan sujud tilawah padanya. Ayat-ayat tersebut kemudian dikumpulkan oleh para ulama.
Ibnu Hazm rahimahullah menyimpulkan, jumlah ayat sajdah ada empat belas, yaitu:
1. Al-A’raf: 206
2. Ar-Ra’du: 15
3. An-Nahl: 49
4. Al-Isra: 107
5. Maryam: 58
6. Al-Hajj: 18
7. Al-Furqan: 60
8. An-Naml: 25—26
9. As-Sajdah: 15
10. Shad: 24
11. Fushshilat: 37
12. An-Najm: 62
13. Al-Insyiqaq: 21
14. Al-‘Alaq: 19
Terdapat beberapa perbedaan pendapat pada penentuan beberapa ayat, tetapi mayoritas yang tersebut di atas telah disepakati. Biasanya, dalam cetakan mushaf ada tanda pada tiap-tiap ayat sajdah tersebut.
Adapun bacaannya, terdapat sebuah riwayat yang menerangkannya. Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ يَقُولُ فِى سُجُودِ الْقُرْآنِ بِاللَّيْلِ يَقُولُ فِى السَّجْدَةِ مِرَارًا: سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ
“Dalam sujud al-Qur’an pada malam hari, Rasulullah biasa membaca dalam sujud berulang-ulang,
سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ
‘Telah sujud wajahku untuk yang menciptakannya dan membuka penglihatan serta pendengarannya dengan kemampuan dan kekuatan-Nya’.” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan yang lain; dinyatakan sahih oleh Syaikh al-Albani)
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,
كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ: إِنِّي رَأَيْتُ الْبَارِحَةَ فِيمَا يَرَى النَّائِمُ كَأَنِّي أُصَلِّي إِلَى أَصْلِ شَجَرَةٍ فَقَرَأْتُ السَّجْدَةَ فَسَجَدْتُ فَسَجَدَتِ الشَّجَرَةُ لِسُجُودِي فَسَمِعْتُهَا تَقُولُ: اللَّهُمَّ احْطُطْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا وَاكْتُبْ لِي بِهَا أَجْرًا وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا.
قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ قَرَأَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ مِثْلَ الَّذِى أَخْبَرَهُ الرَّجُلُ عَنْ قَوْلِ الشَّجَرَةِ
“Aku pernah berada di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Seseorang datang lalu berkata, ‘Sesungguhnya semalam aku melihat seperti halnya orang yang bermimpi. Aku seakan-akan melakukan shalat menghadap pangkal sebuah pohon. Aku membaca ayat sajdah, lalu aku sujud dan pohon itu ikut sujud. Aku mendengar pohon itu mengucap,
اللَّهُمَّ احْطُطْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا وَاكْتُبْ لِي بِهَا أَجْرًا وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا
‘Ya Allah, gugurkanlah dariku dosaku dengan sujud ini, dan tulislah pahala bagiku dengan sujud ini, serta jadikanlah sujud ini tabungan untukku di sisi-Mu’.” Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Lalu aku melihat Nabi membaca ayat sajdah kemudian beliau sujud. Aku mendengar beliau membaca dalam sujudnya seperti yang diberitakan oleh orang tersebut tentang apa yang dibaca oleh pohon itu.”
Sumber: https://asysyariah.com/sujud-tilawah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📬 Tanya:
Saya mau tanya tentang ayat yang ada kata “sajada”, apakah disunnahkan untuk sujud? Kalau ya, lalu bacaannya apakah tiap-tiap ayat berbeda? Cara melakukannya bagaimana? Terima kasih sebelumnya.
✍🏻 Dijawab oleh:
Ustadz Qomar Suaidi hafizhahullah
Menanggapi pertanyaan tersebut, kami sampaikan bahwa sujud tersebut dinamakan sujud tilawah. Tilawah artinya bacaan. Sujud tilawah disebut juga sujudul Qur’an. Jadi, sujud tersebut adalah sujud yang disebabkan karena bacaan.
Bacaan yang dimaksud adalah bacaan pada ayat-ayat yang disebut ayat sajdah. Ayat sajdah bukanlah setiap ayat yang disebutkan padanya kata sajada (سجد), melainkan ayat-ayat tertentu yang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam atau para sahabatnya pernah melakukan sujud tilawah padanya. Ayat-ayat tersebut kemudian dikumpulkan oleh para ulama.
Ibnu Hazm rahimahullah menyimpulkan, jumlah ayat sajdah ada empat belas, yaitu:
1. Al-A’raf: 206
2. Ar-Ra’du: 15
3. An-Nahl: 49
4. Al-Isra: 107
5. Maryam: 58
6. Al-Hajj: 18
7. Al-Furqan: 60
8. An-Naml: 25—26
9. As-Sajdah: 15
10. Shad: 24
11. Fushshilat: 37
12. An-Najm: 62
13. Al-Insyiqaq: 21
14. Al-‘Alaq: 19
Terdapat beberapa perbedaan pendapat pada penentuan beberapa ayat, tetapi mayoritas yang tersebut di atas telah disepakati. Biasanya, dalam cetakan mushaf ada tanda pada tiap-tiap ayat sajdah tersebut.
Adapun bacaannya, terdapat sebuah riwayat yang menerangkannya. Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ يَقُولُ فِى سُجُودِ الْقُرْآنِ بِاللَّيْلِ يَقُولُ فِى السَّجْدَةِ مِرَارًا: سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ
“Dalam sujud al-Qur’an pada malam hari, Rasulullah biasa membaca dalam sujud berulang-ulang,
سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ
‘Telah sujud wajahku untuk yang menciptakannya dan membuka penglihatan serta pendengarannya dengan kemampuan dan kekuatan-Nya’.” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan yang lain; dinyatakan sahih oleh Syaikh al-Albani)
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,
كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ: إِنِّي رَأَيْتُ الْبَارِحَةَ فِيمَا يَرَى النَّائِمُ كَأَنِّي أُصَلِّي إِلَى أَصْلِ شَجَرَةٍ فَقَرَأْتُ السَّجْدَةَ فَسَجَدْتُ فَسَجَدَتِ الشَّجَرَةُ لِسُجُودِي فَسَمِعْتُهَا تَقُولُ: اللَّهُمَّ احْطُطْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا وَاكْتُبْ لِي بِهَا أَجْرًا وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا.
قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ قَرَأَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ مِثْلَ الَّذِى أَخْبَرَهُ الرَّجُلُ عَنْ قَوْلِ الشَّجَرَةِ
“Aku pernah berada di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Seseorang datang lalu berkata, ‘Sesungguhnya semalam aku melihat seperti halnya orang yang bermimpi. Aku seakan-akan melakukan shalat menghadap pangkal sebuah pohon. Aku membaca ayat sajdah, lalu aku sujud dan pohon itu ikut sujud. Aku mendengar pohon itu mengucap,
اللَّهُمَّ احْطُطْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا وَاكْتُبْ لِي بِهَا أَجْرًا وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا
‘Ya Allah, gugurkanlah dariku dosaku dengan sujud ini, dan tulislah pahala bagiku dengan sujud ini, serta jadikanlah sujud ini tabungan untukku di sisi-Mu’.” Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Lalu aku melihat Nabi membaca ayat sajdah kemudian beliau sujud. Aku mendengar beliau membaca dalam sujudnya seperti yang diberitakan oleh orang tersebut tentang apa yang dibaca oleh pohon itu.”
Sumber: https://asysyariah.com/sujud-tilawah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📹 VIDEO FAEDAH
"BAKHIL DENGAN WAKTU JANGAN TERBUANG SIA-SIA"
Bersama:
🎙️ Al-Ustadz Muhammad bin Umar as-Sewed Hafizhahullah
📊 Durasi: [ 01:53 ]
🌐 Link Download: http://bit.ly/3bdLLSd
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
"BAKHIL DENGAN WAKTU JANGAN TERBUANG SIA-SIA"
Bersama:
🎙️ Al-Ustadz Muhammad bin Umar as-Sewed Hafizhahullah
📊 Durasi: [ 01:53 ]
🌐 Link Download: http://bit.ly/3bdLLSd
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
✋🏻⁉☝🏻💐 APAKAH DIPERSYARATKAN TAKBIR DALAM SUJUD TILAWAH?
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Tidak disyariatkan padanya takbiratul ihram, tidak pula salam. Inilah sunnah yang dikenal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan diamalkan oleh kebanyakan ulama salaf.” (al-Fatawa al-Kubra, 5/340)
Akan tetapi, tampaknya ucapan beliau ini berlaku apabila sujud tilawah dilakukan di luar shalat.
Sebagian ulama seperti Abu Qilabah dan Ibnu Sirin rahimahumallah berpendapat bahwa sujud ini dimulai dengan takbir.
Adapun di dalam shalat, para ulama juga berbeda pendapat.
Syaikh al-Albani menyebutkan dalam kitabnya, Tamamul Minnah, sebuah riwayat dari Abu Hanifah yang berpendapat bahwa sujud ini tanpa takbir. Inilah yang beliau pegang.
Beliau mengatakan, "Sekelompok sahabat telah meriwayatkan sujud tilawah Nabi shallahu ‘alaihi wasallam dalam banyak ayat, dalam banyak kesempatan, tetapi tidak seorang pun dari mereka menyebutkan takbir untuk sujud. Oleh karena itu, kami condong pada pendapat tidak adanya takbir.”
Pendapat kedua menyebutkan adanya takbir pada saat sujud dan bangkit darinya.
Ini adalah pendapat mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Hal ini berdasarkan keumuman hadits Nabi shalahu ‘alaihi wasallam dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berikut.
أَنَّهُ كَانَ يُصَلِّي بِهِمْ، فَيُكَبِّرُ كُلَّمَا خَفَضَ وَرَفَعَ، فَإِذَا انْصَرَفَ قَالَ: إِنِّي لَأَشْبَهُكُمْ صَلاَةً بِرَسُولِ اللهِ
“Beliau (Abu Hurairah radhiayallahu ‘anhu) shalat bersama mereka, lalu beliau mengucapkan takbir setiap kali turun dan setiap kali naik. Ketika selesai, beliau mengatakan, ‘Sesungguhnya aku adalah orang paling serupa shalatnya dengan Rasulullah di antara kalian’.” (Sahih, HR. al-Bukhari, “Kitabul Adzan”, Bab “Itmamut Takbir fir Ruku”)
Sumber : https://asysyariah.com/sujud-tilawah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Tidak disyariatkan padanya takbiratul ihram, tidak pula salam. Inilah sunnah yang dikenal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan diamalkan oleh kebanyakan ulama salaf.” (al-Fatawa al-Kubra, 5/340)
Akan tetapi, tampaknya ucapan beliau ini berlaku apabila sujud tilawah dilakukan di luar shalat.
Sebagian ulama seperti Abu Qilabah dan Ibnu Sirin rahimahumallah berpendapat bahwa sujud ini dimulai dengan takbir.
Adapun di dalam shalat, para ulama juga berbeda pendapat.
Syaikh al-Albani menyebutkan dalam kitabnya, Tamamul Minnah, sebuah riwayat dari Abu Hanifah yang berpendapat bahwa sujud ini tanpa takbir. Inilah yang beliau pegang.
Beliau mengatakan, "Sekelompok sahabat telah meriwayatkan sujud tilawah Nabi shallahu ‘alaihi wasallam dalam banyak ayat, dalam banyak kesempatan, tetapi tidak seorang pun dari mereka menyebutkan takbir untuk sujud. Oleh karena itu, kami condong pada pendapat tidak adanya takbir.”
Pendapat kedua menyebutkan adanya takbir pada saat sujud dan bangkit darinya.
Ini adalah pendapat mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Hal ini berdasarkan keumuman hadits Nabi shalahu ‘alaihi wasallam dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berikut.
أَنَّهُ كَانَ يُصَلِّي بِهِمْ، فَيُكَبِّرُ كُلَّمَا خَفَضَ وَرَفَعَ، فَإِذَا انْصَرَفَ قَالَ: إِنِّي لَأَشْبَهُكُمْ صَلاَةً بِرَسُولِ اللهِ
“Beliau (Abu Hurairah radhiayallahu ‘anhu) shalat bersama mereka, lalu beliau mengucapkan takbir setiap kali turun dan setiap kali naik. Ketika selesai, beliau mengatakan, ‘Sesungguhnya aku adalah orang paling serupa shalatnya dengan Rasulullah di antara kalian’.” (Sahih, HR. al-Bukhari, “Kitabul Adzan”, Bab “Itmamut Takbir fir Ruku”)
Sumber : https://asysyariah.com/sujud-tilawah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✅ PERINGATAN PENTING ASY-SYAIKH RABI' HAFIZHAHULLAH DARI SIKAP GHULUW DAN FANATIK
Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
Orang yang hakim maksudnya adalah ulama yang diberi hikmah.
يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ.
"Allah mengaruniakan hikmah kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan barangsiapa yang dikaruniai hikmah maka dia telah dikaruniai kebaikan yang banyak, dan tidak ada yang mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal." (Al-Baqarah: 269)
Jadi dia dikaruniai kebaikan yang banyak, tetapi dia tidak ma'shum dari ketergelinciran. Maka hendaknya benar-benar mewaspadai ketergelinciran ulama. Dan terkadang ketergelinciran ulama sangat berbahaya, karena melihatnya dengan pandangan memuliakan dan menghormati. Jadi wajib untuk mewaspadai dari ketergelinciran semacam ini.
Bagaimana kita mengetahui seorang ulama tergelincir? Jika dia menyelisihi al-Qur'an dan Sunnah. Jadi kita memiliki timbangan. Dia tergelincir dan salah dalam sebuah hukum, menyelisihi Kitab Allah dan Sunnah Rasul shallallahu alaihi wa sallam dalam akidah, dia berijtihad dan mengerahkan segenap kemampuannya, tetapi terjatuh dalam kesalahan akidah atau yang semisalnya. Kita tidak boleh mengatakan, "Beliau seorang ulama dan imam masa ini." Tidak boleh, kita wajib menjauhi kesalahannya.
Sekarang ini fakta manusia kecuali yang dirahmati oleh Allah menyelisihi timbangan ini. Jika mereka memposisikan seseorang maka dialah yang dianggap sebagai timbangan (untuk menilai salah atau benar –pent), ucapan-ucapannya adalah timbangan, tidak boleh menyanggahnya, dan mengatakan celaka orang yang berani menyanggahnya, dan celaka orang yang mengatakan bahwa dia salah. Demi Allah ini adalah fitnah yang menyesatkan umat, dan ini adalah sikap ghuluw (berlebihan) yang membinasakan.
📖 Adz-Dzari'ah, 1/235-236
Sumber:
https://t.me/chohab_mohrika/5296
@jujurlahselamanya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
Orang yang hakim maksudnya adalah ulama yang diberi hikmah.
يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ.
"Allah mengaruniakan hikmah kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan barangsiapa yang dikaruniai hikmah maka dia telah dikaruniai kebaikan yang banyak, dan tidak ada yang mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal." (Al-Baqarah: 269)
Jadi dia dikaruniai kebaikan yang banyak, tetapi dia tidak ma'shum dari ketergelinciran. Maka hendaknya benar-benar mewaspadai ketergelinciran ulama. Dan terkadang ketergelinciran ulama sangat berbahaya, karena melihatnya dengan pandangan memuliakan dan menghormati. Jadi wajib untuk mewaspadai dari ketergelinciran semacam ini.
Bagaimana kita mengetahui seorang ulama tergelincir? Jika dia menyelisihi al-Qur'an dan Sunnah. Jadi kita memiliki timbangan. Dia tergelincir dan salah dalam sebuah hukum, menyelisihi Kitab Allah dan Sunnah Rasul shallallahu alaihi wa sallam dalam akidah, dia berijtihad dan mengerahkan segenap kemampuannya, tetapi terjatuh dalam kesalahan akidah atau yang semisalnya. Kita tidak boleh mengatakan, "Beliau seorang ulama dan imam masa ini." Tidak boleh, kita wajib menjauhi kesalahannya.
Sekarang ini fakta manusia kecuali yang dirahmati oleh Allah menyelisihi timbangan ini. Jika mereka memposisikan seseorang maka dialah yang dianggap sebagai timbangan (untuk menilai salah atau benar –pent), ucapan-ucapannya adalah timbangan, tidak boleh menyanggahnya, dan mengatakan celaka orang yang berani menyanggahnya, dan celaka orang yang mengatakan bahwa dia salah. Demi Allah ini adalah fitnah yang menyesatkan umat, dan ini adalah sikap ghuluw (berlebihan) yang membinasakan.
📖 Adz-Dzari'ah, 1/235-236
Sumber:
https://t.me/chohab_mohrika/5296
@jujurlahselamanya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Indonesia
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
📲📢 [VIDEO] : Istigfar dan Tobat Adalah Solusi
🌎 Sumber: https://forumsalafy.net/video-istigfar-dan-tobat-adalah-solusi/
🌎 Sumber: https://forumsalafy.net/video-istigfar-dan-tobat-adalah-solusi/
🔊SEBAGAI PENGINGAT DI HARI JUMAT
▶️ JUMAT ADALAH HARI RAYA
https://t.me/majalahtashfiyah/236
▶️ JANGAN LUPA BACA SURAT AL KAHFI DI HARI JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/237
▶️ PERBANYAK SHALAWAT DI HARI JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/284
▶️ YANG HENDAK SALAT JUMAT WAJIB MANDI
https://t.me/majalahtashfiyah/285
▶️ SALAT PALING AFDAL DI SISI ALLAH, SALAT SUBUH DI HARI JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/310
▶️ SALAT JUMAT PENGGUGUR DOSA KECIL
https://t.me/majalahtashfiyah/311
▶️ YANG MENGAMALKAN 5 HAL INI DALAM SEHARI, DITULIS SEBAGAI PENDUDUK SURGA_
https://t.me/majalahtashfiyah/308
▶️ MASUK MASJID KETIKA AZAN SALAT JUMAT, LANGSUNG SAJA TAHIYATUL MASJID
https://t.me/majalahtashfiyah/337
▶️ DATANG KE MASJID IMAM SUDAH KHUTBAH JUMAT, TETAPLAH SALAT DUA RAKAAT TAHIYATUL MASJID
https://t.me/majalahtashfiyah/309
▶️ JIKA MENGATAKAN 'DIAM' GUGUR PAHALA JUMATNYA
https://t.me/majalahtashfiyah/286
▶️ TIDAK DISYARIATKAN MENGANGKAT TANGAN DAN MENGAMINI DENGAN SUARA KERAS SAAT DOA KHUTBAH JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/348
▶️ SAAT KHATIB JUMAT MENYEBUT NAMA RASULULLAH ﷺ DAN BERDOA, APA YANG DILAKUKAN MAKMUM?
https://t.me/majalahtashfiyah/274
▶️ BIDAH MEMBERI UCAPAN SELAMAT جُمُعَةٌ مُبَارَكَةٌ SELAMAT HARI JUMAT YANG DIBERKAHI
https://t.me/majalahtashfiyah/349
▶️ KHATIB JUMAT DATANG LANGSUNG NAIK MIMBAR
https://t.me/majalahtashfiyah/356
▶️ YANG MENINGGALKAN SALAT JUMAT, ALLAH AKAN MENUTUP KALBUNYA
https://t.me/majalahtashfiyah/416
▶️ SHALAT JUMAT TIDAK DIPERSYARATKAN 40 ORANG ATAU LEBIH
https://t.me/majalahtashfiyah/443
▶️ SAAT KHUTBAH JUMAT, TIDAK BOLEH MENGUCAPKAN 'YARHAMUKALLAH' DAN MENJAWAB SALAM
https://t.me/majalahtashfiyah/445
▶️ PENGURUS MASJID JUGA TIDAK BOLEH BERBICARA SAAT KHUTBAH
https://t.me/majalahtashfiyah/447
▶️ LARANGAN MENGADAKAN HALAQAH SEBELUM SALAT JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/509
▶️ MAJELIS TAKLIM SEBELUM JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/273
▶️ SETELAH ASHAR, WAKTU MUSTAJAB DI HARI JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/336
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▶️ JUMAT ADALAH HARI RAYA
https://t.me/majalahtashfiyah/236
▶️ JANGAN LUPA BACA SURAT AL KAHFI DI HARI JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/237
▶️ PERBANYAK SHALAWAT DI HARI JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/284
▶️ YANG HENDAK SALAT JUMAT WAJIB MANDI
https://t.me/majalahtashfiyah/285
▶️ SALAT PALING AFDAL DI SISI ALLAH, SALAT SUBUH DI HARI JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/310
▶️ SALAT JUMAT PENGGUGUR DOSA KECIL
https://t.me/majalahtashfiyah/311
▶️ YANG MENGAMALKAN 5 HAL INI DALAM SEHARI, DITULIS SEBAGAI PENDUDUK SURGA_
https://t.me/majalahtashfiyah/308
▶️ MASUK MASJID KETIKA AZAN SALAT JUMAT, LANGSUNG SAJA TAHIYATUL MASJID
https://t.me/majalahtashfiyah/337
▶️ DATANG KE MASJID IMAM SUDAH KHUTBAH JUMAT, TETAPLAH SALAT DUA RAKAAT TAHIYATUL MASJID
https://t.me/majalahtashfiyah/309
▶️ JIKA MENGATAKAN 'DIAM' GUGUR PAHALA JUMATNYA
https://t.me/majalahtashfiyah/286
▶️ TIDAK DISYARIATKAN MENGANGKAT TANGAN DAN MENGAMINI DENGAN SUARA KERAS SAAT DOA KHUTBAH JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/348
▶️ SAAT KHATIB JUMAT MENYEBUT NAMA RASULULLAH ﷺ DAN BERDOA, APA YANG DILAKUKAN MAKMUM?
https://t.me/majalahtashfiyah/274
▶️ BIDAH MEMBERI UCAPAN SELAMAT جُمُعَةٌ مُبَارَكَةٌ SELAMAT HARI JUMAT YANG DIBERKAHI
https://t.me/majalahtashfiyah/349
▶️ KHATIB JUMAT DATANG LANGSUNG NAIK MIMBAR
https://t.me/majalahtashfiyah/356
▶️ YANG MENINGGALKAN SALAT JUMAT, ALLAH AKAN MENUTUP KALBUNYA
https://t.me/majalahtashfiyah/416
▶️ SHALAT JUMAT TIDAK DIPERSYARATKAN 40 ORANG ATAU LEBIH
https://t.me/majalahtashfiyah/443
▶️ SAAT KHUTBAH JUMAT, TIDAK BOLEH MENGUCAPKAN 'YARHAMUKALLAH' DAN MENJAWAB SALAM
https://t.me/majalahtashfiyah/445
▶️ PENGURUS MASJID JUGA TIDAK BOLEH BERBICARA SAAT KHUTBAH
https://t.me/majalahtashfiyah/447
▶️ LARANGAN MENGADAKAN HALAQAH SEBELUM SALAT JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/509
▶️ MAJELIS TAKLIM SEBELUM JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/273
▶️ SETELAH ASHAR, WAKTU MUSTAJAB DI HARI JUMAT
https://t.me/majalahtashfiyah/336
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥 BAGAIMANA ENGKAU MENGETAHUI SEORANG PENGEKOR HAWA NAFSU?
Al-Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah
Jika engkau mengatakan kepada orang yang mencari kebenaran jika dia salah, "Engkau menyelisihi dalil, engkau menyelisihi Sunnah," dia akan menerima, karena tujuannya memang kebenaran, tujuannya bukan untuk membela pendapatnya."
Adapun jika engkau mengatakan kepada pengekor hawa nafsu, "Engkau salah," maka dia akan marah dan semakin parah. Dan seperti ini adalah tanda pengekor hawa nafsu, yaitu masing-masing ingin membela hawa nafsunya.
📖 Syarh as-Sunnah karya al-Barbahari, hlm. 56
Sumber:
@jujurlahselamanya/2039
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Al-Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah
Jika engkau mengatakan kepada orang yang mencari kebenaran jika dia salah, "Engkau menyelisihi dalil, engkau menyelisihi Sunnah," dia akan menerima, karena tujuannya memang kebenaran, tujuannya bukan untuk membela pendapatnya."
Adapun jika engkau mengatakan kepada pengekor hawa nafsu, "Engkau salah," maka dia akan marah dan semakin parah. Dan seperti ini adalah tanda pengekor hawa nafsu, yaitu masing-masing ingin membela hawa nafsunya.
📖 Syarh as-Sunnah karya al-Barbahari, hlm. 56
Sumber:
@jujurlahselamanya/2039
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚦💬➖ KIAT MENGHILANGKAN KEDENGKIAN
🎙 Al Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
" أن يبتعد عن كل تفكير في مساوئ إخوانه، وأن يكون دائما يتذكر محاسن إخوانه، حتى يألفهم ويزول ما في قلبه من الحقد."
"Hendaknya seseorang menjauhi upaya memikirkan kejelekan-kejelekan saudara-saudaranya dan selalu mengingat kebaikan-kebaikan mereka, sehingga akan tercapai persatuan diantara mereka dan hilangnya kedengkian di hatinya."
📝 [Syarh Al Arbain An Nawawi 415].
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙 Al Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
" أن يبتعد عن كل تفكير في مساوئ إخوانه، وأن يكون دائما يتذكر محاسن إخوانه، حتى يألفهم ويزول ما في قلبه من الحقد."
"Hendaknya seseorang menjauhi upaya memikirkan kejelekan-kejelekan saudara-saudaranya dan selalu mengingat kebaikan-kebaikan mereka, sehingga akan tercapai persatuan diantara mereka dan hilangnya kedengkian di hatinya."
📝 [Syarh Al Arbain An Nawawi 415].
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
☝🏻🌸🌷🌹 MENDEKAT KEPADA ALLAH
✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
إذا استغنى الناسُ بالدُّنيا فاستغنِ أنت بالله
Ketika orang-orang merasa cukup dengan dunia, hendaknya engkau merasa cukup dengan Allah.
وإذا فرحوا بالدُّنيا فافرح أنت بالله
Ketika mereka bergembira dengan dunia, hendaknya engkau bergembira dengan Allah.
وإذا أَنِسُوا بأحبابهم فاجعلْ أنسَك بالله
Ketika mereka merasa tenteram dengan orang-orang yang mereka cintai, hendaknya engkau jadikan ketenteramanmu bersama Allah.
وإذا تعرَّفوا إلى ملوكهم وكبرائهم وتقربوا إليهم لينالوا بهم العزَّ والرفعة؛ فتعرَّفْ أنت إلى الله وتودَّدْ إليه؛ تنالُ بذلك غاية العز والرفعة
Ketika mereka berusaha mendekat kepada para raja dan pembesar mereka agar mendapat kedudukan dan kemuliaan, hendaknya engkau berusaha mengenal dan mendekat kepada Allah, niscaya engkau akan mendapat puncak kedudukan dan kemuliaan.
📚 Al-Fawaid, hlm. 170
Sumber: https://forumsalafy.net/mendekat-kepada-allah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
إذا استغنى الناسُ بالدُّنيا فاستغنِ أنت بالله
Ketika orang-orang merasa cukup dengan dunia, hendaknya engkau merasa cukup dengan Allah.
وإذا فرحوا بالدُّنيا فافرح أنت بالله
Ketika mereka bergembira dengan dunia, hendaknya engkau bergembira dengan Allah.
وإذا أَنِسُوا بأحبابهم فاجعلْ أنسَك بالله
Ketika mereka merasa tenteram dengan orang-orang yang mereka cintai, hendaknya engkau jadikan ketenteramanmu bersama Allah.
وإذا تعرَّفوا إلى ملوكهم وكبرائهم وتقربوا إليهم لينالوا بهم العزَّ والرفعة؛ فتعرَّفْ أنت إلى الله وتودَّدْ إليه؛ تنالُ بذلك غاية العز والرفعة
Ketika mereka berusaha mendekat kepada para raja dan pembesar mereka agar mendapat kedudukan dan kemuliaan, hendaknya engkau berusaha mengenal dan mendekat kepada Allah, niscaya engkau akan mendapat puncak kedudukan dan kemuliaan.
📚 Al-Fawaid, hlm. 170
Sumber: https://forumsalafy.net/mendekat-kepada-allah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💐🌻 MEMPERERAT RASA CINTA PADA PASANGAN
▫ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin berkata,
استحبَابُ أن يُشَارِكَ الزوج زَوجته في الأعمَالِ.. فَلا شك أَنَّ هَذَا مما يجلبُ المودة، وَيُمكِنُ أَنْ يتشارك في الطبخ، وَغيره
"Dianjurkan bagi seorang suami untuk ikut menyertai istrinya dalam berbagai aktifitasnya.. Sebab tidak diragukan bahwa ini dapat menumbuhkan rasa cinta. Bisa dengan masak bersama ataupun yang lainnya."
📕(Syarah Umdatul Ahkam, I/260)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin berkata,
استحبَابُ أن يُشَارِكَ الزوج زَوجته في الأعمَالِ.. فَلا شك أَنَّ هَذَا مما يجلبُ المودة، وَيُمكِنُ أَنْ يتشارك في الطبخ، وَغيره
"Dianjurkan bagi seorang suami untuk ikut menyertai istrinya dalam berbagai aktifitasnya.. Sebab tidak diragukan bahwa ini dapat menumbuhkan rasa cinta. Bisa dengan masak bersama ataupun yang lainnya."
📕(Syarah Umdatul Ahkam, I/260)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📝DIANTARA TANDA KECINTAAN DAN KEBENCIAN ALLAH
Asy-Syaikh Sholih AlFauzan Hafidzahullah.
Apabila engkau melihat ada seseorang yang dicintai oleh manusia (dari kalangan orang-orang baik dan beriman). Maka ini pertanda Allah dan malaikat mencintainya.
Dan apabila engkau melihat seseorang dibenci oleh manusia (yang baik agamanya dan beriman). Maka ini juga pertanda Allah dan malaikat membencinya.
Allah Taala berfirman : "Sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal sholih, Allah menjadikan untuk mereka kecintaan" Maryam: 96
قال الشيخ فوزان - حفظه الله تعالى- :
فإذا رأيت شخصاً يحبه الناس من أهل الخير والإيمان فهذا علامة على أن الله قد أحبَّه وأحبَّته الملائكة،
وإذا رأيت شخصاً يكرهه أهل الدين وأهل الإيمان فاعلم بأن هذه علامة على أن الله يكرهه ويكرهه كذلك أهل السماء؛
والله- جل وعلا- يقول ( إن الذين ءامنوا وعملوا الصالحات سيجعل لهم الرحمن وُدا ) أي: محبة.
سلسلة شرح الرسائل، شرح أصول الإيمان: ( ٢/ ٨٨ ).
انتقاه إخوانكم في قناة:
كن سلفيا خاضعا للحق
📚Silsilah Syarah Arrosail Syarah Ushulul Iman-2/88
@selefi_lilhaqq
Sumber: https://www.fawaidsolo.com/diantara-tanda-kecintaan-dan-kebencian-allah/
WhatsApp Fawaid Solo
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Asy-Syaikh Sholih AlFauzan Hafidzahullah.
Apabila engkau melihat ada seseorang yang dicintai oleh manusia (dari kalangan orang-orang baik dan beriman). Maka ini pertanda Allah dan malaikat mencintainya.
Dan apabila engkau melihat seseorang dibenci oleh manusia (yang baik agamanya dan beriman). Maka ini juga pertanda Allah dan malaikat membencinya.
Allah Taala berfirman : "Sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal sholih, Allah menjadikan untuk mereka kecintaan" Maryam: 96
قال الشيخ فوزان - حفظه الله تعالى- :
فإذا رأيت شخصاً يحبه الناس من أهل الخير والإيمان فهذا علامة على أن الله قد أحبَّه وأحبَّته الملائكة،
وإذا رأيت شخصاً يكرهه أهل الدين وأهل الإيمان فاعلم بأن هذه علامة على أن الله يكرهه ويكرهه كذلك أهل السماء؛
والله- جل وعلا- يقول ( إن الذين ءامنوا وعملوا الصالحات سيجعل لهم الرحمن وُدا ) أي: محبة.
سلسلة شرح الرسائل، شرح أصول الإيمان: ( ٢/ ٨٨ ).
انتقاه إخوانكم في قناة:
كن سلفيا خاضعا للحق
📚Silsilah Syarah Arrosail Syarah Ushulul Iman-2/88
@selefi_lilhaqq
Sumber: https://www.fawaidsolo.com/diantara-tanda-kecintaan-dan-kebencian-allah/
WhatsApp Fawaid Solo
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📜 SETELAH BERDOA MENGUSAP WAJAH, ADAKAH DALILNYA ?
Berkata Al-Imam al-Albani rahimahullah:
🔸لم يصح حديث واحد في مسح اليدين بالوجه بعد الدعاء.
"Tidak shahih satu hadits pun tentang mengusap wajah dengan kedua tangan setelah berdoa".
[Irwaul Ghalil: 2/179]
Sumber:
@alistifadah http://walis-net.blogspot.com/2019/11/setelah-berdoa-mengusap-wajah-adakah.html
http://bit.ly/tentangwalis
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Berkata Al-Imam al-Albani rahimahullah:
🔸لم يصح حديث واحد في مسح اليدين بالوجه بعد الدعاء.
"Tidak shahih satu hadits pun tentang mengusap wajah dengan kedua tangan setelah berdoa".
[Irwaul Ghalil: 2/179]
Sumber:
@alistifadah http://walis-net.blogspot.com/2019/11/setelah-berdoa-mengusap-wajah-adakah.html
http://bit.ly/tentangwalis
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Blogspot
SETELAH BERDOA MENGUSAP WAJAH, ADAKAH DALILNYA ?
SETELAH BERDOA MENGUSAP WAJAH, ADAKAH DALILNYA ? Berkata al-Imam al-Albani rahimahullah: 🔸لم يصح حديث واحد في مسح اليدين بالوجه بعد الدعاء....