๐ฅ DOA MENTERI URUSAN ISLAM KERAJAAN ARAB SAUDI DARI KEJAHATAN KELOMPOK DAN NEGARA YANG MENDUKUNG TERORISME
Asy-Syaikh Dr. Abdul Latif Alus Syaikh hafizhahullah, Menteri Urusan Islam Kerajaan Arab Saudi, berkata:
"Jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka sesungguhnya Aku dekat, Aku akan mengabulkan doa orang yang berdoa jika dia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi panggilan-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka terbimbing ke jalan yang lurus." (Al-Baqarah: 186)
Ya Allah, lindungilah kerajaan yang penuh kebaikan ini (Arab Saudi) dan seluruh negeri-negeri kaum muslimin dari kejahatan orang-orang yang jahat dan melampaui batas, dan dari semua kelompok teroris Ikhwanul Muslimin, Turki, Shafawi (Iran), dan kaki tangan mereka.
Sumber:
@jujurlahselamanya/1840
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Asy-Syaikh Dr. Abdul Latif Alus Syaikh hafizhahullah, Menteri Urusan Islam Kerajaan Arab Saudi, berkata:
"Jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka sesungguhnya Aku dekat, Aku akan mengabulkan doa orang yang berdoa jika dia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi panggilan-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka terbimbing ke jalan yang lurus." (Al-Baqarah: 186)
Ya Allah, lindungilah kerajaan yang penuh kebaikan ini (Arab Saudi) dan seluruh negeri-negeri kaum muslimin dari kejahatan orang-orang yang jahat dan melampaui batas, dan dari semua kelompok teroris Ikhwanul Muslimin, Turki, Shafawi (Iran), dan kaki tangan mereka.
Sumber:
@jujurlahselamanya/1840
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang ๐ฎ๐ฉ
๐ฅโ โ๐ฅ JANGAN BERDEKATAN DENGAN ORANG YANG JAUH DARI ALLAH!!
โ๐ผ Al-Imam Abu Sulaiman bin Muhammad al-Khaththabi rahimahullah berkata:
ูุงููุงุฌุจ ุนูู ุงูุนุงูู: ุฃูููุง ูุบุชุฑูู ุจููุงู ุงูุนูุงู ูุซูุงุฆูู ุ ูุฃู ูุง ูุซู ุจุนููุฏูู ูุฅุฎุงุฆูู ุ ูุฅููู ููููุจููููู ู ุน ุงูุทู ุนุ ูููุฏูุจูุฑููู ู ุน ุงูุบููุ ููุทูุฑูู ู ุน ูู ูุงุนู.
"Wajib atas orang yang berakal untuk tidak tertipu dengan ucapan orang-orang awam dan sanjungan mereka, dan tidak percaya terhadap janji dan persaudaraan mereka, karena sesungguhnya mereka datang karena kepentingan, dan pergi ketika sudah tidak membutuhkan butuh lagi, serta terbang dengan semua orang yang suka teriak ke sana kemari."
๐ Al-Uzlah, hlm. 486
Sumber:
โช WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
โ๐ผ Al-Imam Abu Sulaiman bin Muhammad al-Khaththabi rahimahullah berkata:
ูุงููุงุฌุจ ุนูู ุงูุนุงูู: ุฃูููุง ูุบุชุฑูู ุจููุงู ุงูุนูุงู ูุซูุงุฆูู ุ ูุฃู ูุง ูุซู ุจุนููุฏูู ูุฅุฎุงุฆูู ุ ูุฅููู ููููุจููููู ู ุน ุงูุทู ุนุ ูููุฏูุจูุฑููู ู ุน ุงูุบููุ ููุทูุฑูู ู ุน ูู ูุงุนู.
"Wajib atas orang yang berakal untuk tidak tertipu dengan ucapan orang-orang awam dan sanjungan mereka, dan tidak percaya terhadap janji dan persaudaraan mereka, karena sesungguhnya mereka datang karena kepentingan, dan pergi ketika sudah tidak membutuhkan butuh lagi, serta terbang dengan semua orang yang suka teriak ke sana kemari."
๐ Al-Uzlah, hlm. 486
Sumber:
โช WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang ๐ฎ๐ฉ
๐ฅโโ๐ฅ JANGAN TERTIPU HANYA DENGAN MELIHAT PENAMPILAN SESEORANG
โ๐ป Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
ูู ู ู ุฅูุณุงู ุทููู ุงููุณุงูุ ูุตูุญ ุงูุจูุงูุ ุฅุฐุง ุฑุฃูุชู ูุนุฌุจู ุฌุณู ูุ ูุฅู ููู ุชุณู ุน ูููููุ ููููู ูุง ุฎูุฑ ููู.
"Betapa banyak orang yang pandai bicara dan fasih dalam menjelaskan. Jika engkau melihatnya, penampilannya mengagumkanmu. Demikian pula apabila dia berbicara, engkau sangat antusias mendengarkannya. Akan tetapi, (hakikatnya) tidak ada kebaikan pada dirinya (karena dia menyimpang dalam beragama, -pent.)."
๐ Syarh Riyadhush Shalihin, jilid 6 hlm. 138
๐ Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/820370716952580097
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ http://telegram.me/ForumSalafy
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
โ๐ป Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
ูู ู ู ุฅูุณุงู ุทููู ุงููุณุงูุ ูุตูุญ ุงูุจูุงูุ ุฅุฐุง ุฑุฃูุชู ูุนุฌุจู ุฌุณู ูุ ูุฅู ููู ุชุณู ุน ูููููุ ููููู ูุง ุฎูุฑ ููู.
"Betapa banyak orang yang pandai bicara dan fasih dalam menjelaskan. Jika engkau melihatnya, penampilannya mengagumkanmu. Demikian pula apabila dia berbicara, engkau sangat antusias mendengarkannya. Akan tetapi, (hakikatnya) tidak ada kebaikan pada dirinya (karena dia menyimpang dalam beragama, -pent.)."
๐ Syarh Riyadhush Shalihin, jilid 6 hlm. 138
๐ Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/820370716952580097
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ http://telegram.me/ForumSalafy
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
"AGAMA SESEORANG TERGANTUNG SIAPA
TEMAN DIA"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad
bin Umar as-Sewed Hafizhahullah
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
t.me/salafypalembang
TEMAN DIA"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad
bin Umar as-Sewed Hafizhahullah
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
t.me/salafypalembang
๐๐MARI
INSTROSPEKSI
DIRI KITA...
๐Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullahu:
โข - ูุฌุจ ุนูู ุงูุฅูุณุงู ุฃู ูุณุชุนุฏ ูู ูุงูุงุฉ ุงููู ุนุฒ ูุฌู ุ ูุฃู ูุนุฑู ููู ููุงูู ุงููู ุ ูู ููุงููู ุนูู ุญุงู ุชุฑุถู ุงููู ุนุฒ ูุฌู ุ ุฃู ุนูู ุงูุนูุณ ุ ููุชุด ููุณู ูุงุนุฑู ู ุง ุฃูุช ุนููู .
"Wajib atas setiap insan untuk ia mempersiapkan diri berjumpa dengan Allah 'azza wa jalla.
Dan ia hendaknya mengetahui bagaimana keadaannya tatkala berjumpa dengan Allah.
Apakah ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan yang diridhoi oleh-Nya atau sebaliknya.
Maka koreksilah dirimu, dan ketahuilah keadaan yang engkau ada padanya."
๐Syarah Al Arbain An Nawawiyyah (1/478).
Sumber:
Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
INSTROSPEKSI
DIRI KITA...
๐Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullahu:
โข - ูุฌุจ ุนูู ุงูุฅูุณุงู ุฃู ูุณุชุนุฏ ูู ูุงูุงุฉ ุงููู ุนุฒ ูุฌู ุ ูุฃู ูุนุฑู ููู ููุงูู ุงููู ุ ูู ููุงููู ุนูู ุญุงู ุชุฑุถู ุงููู ุนุฒ ูุฌู ุ ุฃู ุนูู ุงูุนูุณ ุ ููุชุด ููุณู ูุงุนุฑู ู ุง ุฃูุช ุนููู .
"Wajib atas setiap insan untuk ia mempersiapkan diri berjumpa dengan Allah 'azza wa jalla.
Dan ia hendaknya mengetahui bagaimana keadaannya tatkala berjumpa dengan Allah.
Apakah ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan yang diridhoi oleh-Nya atau sebaliknya.
Maka koreksilah dirimu, dan ketahuilah keadaan yang engkau ada padanya."
๐Syarah Al Arbain An Nawawiyyah (1/478).
Sumber:
Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang ๐ฎ๐ฉ
๐๐โ BERSUNGGUH - SUNGGUH MENUNTUT ILMU DAN MEMPELAJARI AGAMA ADALAH BAGIAN DARI TAKWA
Allah taโala berfirman :
{ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุฅููู ุชูุชูููููุง ุงูููููู ููุฌูุนููู ููููู ู ููุฑูููุงููุง}
"Wahai orang-orang yang beriman apabila kalian bertakwa kepada Allah maka niscaya Allah akan memberikan kepada kalian Al-Furqanโ (Al-Anfal : 29)
Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah โAbdul โAziz bin Baz hafizhahullah :
โAl-Furqan sebagaimana dikatakan Ahlul Ilmi adalah cahaya yang dengannya seseorang dapat membedakan antara yang haq dengan yang batil dan petunjuk dengan kesesatan.
Dan tidak tersamarkan bagi orang yang memperhatikan serta meneliti bahwasanya bersungguh-sungguh di dalam menuntut ilmu dan mempelajari agama adalah bagian dari takwa, dan dengan hal tersebut akan diraih cahaya dan petunjuk. Dan keduanya adalah Al-Furqanโ (Majmuโul Fatawa wal Maqalat 2/285)
ูุงู ุงููู ุนุฒ ูุฌู : {ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุฅููู ุชูุชูููููุง ุงูููููู ููุฌูุนููู ููููู ู ููุฑูููุงููุง} [ุงูุฃููุงู : ูขูฉ]
ูุงู ุงูุดูุฎ ุงูุนูุงู ุฉ ุนุจุฏ ุงูุนุฒุจุฒ ุจู ุจุงุฒ - ุฑุญู ู ุงููู - :
ูุงููุฑูุงู ูู ุง ูุงู ุฃูู ุงูุนูู : ูู: ุงูููุฑ ุงูุฐู ููุตู ุจู ุจูู ุงูุญู ูุงูุจุงุทูุ ูุจูู ุงููุฏู ูุงูุถูุงู. ู ูุง ูุฎูู ุนูู ู ู ุชุฃู ู ุฃู ุงูุงุฌุชูุงุฏ ูู ุทูุจ ุงูุนูู ูุงูุชููู ูู ุงูุฏูู ู ู ุฌู ูุฉ ุงูุชูููุ ูุจุฐูู ูุญุตู ุงูููุฑ ูุงููุฏูุ ููู ุง ุงููุฑูุงู.
(ู ุฌู ูุน ุงููุชุงูู ู ุงูู ูุงูุงุช ูขูจูฅ/ูข)
Sumber:
Media Salafy Lampung
@salafylampungcom
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Allah taโala berfirman :
{ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุฅููู ุชูุชูููููุง ุงูููููู ููุฌูุนููู ููููู ู ููุฑูููุงููุง}
"Wahai orang-orang yang beriman apabila kalian bertakwa kepada Allah maka niscaya Allah akan memberikan kepada kalian Al-Furqanโ (Al-Anfal : 29)
Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah โAbdul โAziz bin Baz hafizhahullah :
โAl-Furqan sebagaimana dikatakan Ahlul Ilmi adalah cahaya yang dengannya seseorang dapat membedakan antara yang haq dengan yang batil dan petunjuk dengan kesesatan.
Dan tidak tersamarkan bagi orang yang memperhatikan serta meneliti bahwasanya bersungguh-sungguh di dalam menuntut ilmu dan mempelajari agama adalah bagian dari takwa, dan dengan hal tersebut akan diraih cahaya dan petunjuk. Dan keduanya adalah Al-Furqanโ (Majmuโul Fatawa wal Maqalat 2/285)
ูุงู ุงููู ุนุฒ ูุฌู : {ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุฅููู ุชูุชูููููุง ุงูููููู ููุฌูุนููู ููููู ู ููุฑูููุงููุง} [ุงูุฃููุงู : ูขูฉ]
ูุงู ุงูุดูุฎ ุงูุนูุงู ุฉ ุนุจุฏ ุงูุนุฒุจุฒ ุจู ุจุงุฒ - ุฑุญู ู ุงููู - :
ูุงููุฑูุงู ูู ุง ูุงู ุฃูู ุงูุนูู : ูู: ุงูููุฑ ุงูุฐู ููุตู ุจู ุจูู ุงูุญู ูุงูุจุงุทูุ ูุจูู ุงููุฏู ูุงูุถูุงู. ู ูุง ูุฎูู ุนูู ู ู ุชุฃู ู ุฃู ุงูุงุฌุชูุงุฏ ูู ุทูุจ ุงูุนูู ูุงูุชููู ูู ุงูุฏูู ู ู ุฌู ูุฉ ุงูุชูููุ ูุจุฐูู ูุญุตู ุงูููุฑ ูุงููุฏูุ ููู ุง ุงููุฑูุงู.
(ู ุฌู ูุน ุงููุชุงูู ู ุงูู ูุงูุงุช ูขูจูฅ/ูข)
Sumber:
Media Salafy Lampung
@salafylampungcom
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang ๐ฎ๐ฉ
Salafy Palembang ๐ฎ๐ฉ
MALAM INI... JANGAN LUPA
๐ฃ SESAAT LAGI... ๐ก LIVE!!
๐ฃ SIMAK SEKARANG...
๐ก ๐ฑ ๐ฎ ๐ป ๐ช
๐ Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP RABU MALAM KAMIS
๐ Ba'da Shalat Maghrib
๐ Dari Masjid Baitul Mi'roj PT.Telkom
Jl.Anwar Sastro Palembang
https://maps.app.goo.gl/WkgZQj2js4typLLJ8
Bersama :
๐Al-Ustadz Abu Usamah Imam Bukhori Hafizhahullah
Tema :
๐ TEGAR DI ATAS SUNNAH
Dari Kitab Ats-Tsabat 'Alas Sunnah Karya Asy-Syaikh Rabi' bin Hady Al-Madkhaly Hafizhahullah
Yang berhalangan hadir bisa mendengarkan via LIVE Streaming Radio Syariah
โ Channel :
๐ป Radio Al Ibanah
Radionyo wong kito
ใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐ
๐ Info kajian :
0812-7162-7766
๐ฒ Join Telegram :
https://t.me/salafypalembang
๐ Website :
www.salafypalembang.com
Penyelenggara :
๐ผ Yayasan Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
๐ Hadir Langsung di Majelis Ilmu Lebih Utama
๐ก ๐ฑ ๐ฎ ๐ป ๐ช
๐ Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP RABU MALAM KAMIS
๐ Ba'da Shalat Maghrib
๐ Dari Masjid Baitul Mi'roj PT.Telkom
Jl.Anwar Sastro Palembang
https://maps.app.goo.gl/WkgZQj2js4typLLJ8
Bersama :
๐Al-Ustadz Abu Usamah Imam Bukhori Hafizhahullah
Tema :
๐ TEGAR DI ATAS SUNNAH
Dari Kitab Ats-Tsabat 'Alas Sunnah Karya Asy-Syaikh Rabi' bin Hady Al-Madkhaly Hafizhahullah
Yang berhalangan hadir bisa mendengarkan via LIVE Streaming Radio Syariah
โ Channel :
๐ป Radio Al Ibanah
Radionyo wong kito
ใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐ
๐ Info kajian :
0812-7162-7766
๐ฒ Join Telegram :
https://t.me/salafypalembang
๐ Website :
www.salafypalembang.com
Penyelenggara :
๐ผ Yayasan Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
๐ Hadir Langsung di Majelis Ilmu Lebih Utama
Telegram
Salafy Palembang ๐ฎ๐ฉ
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
ุจุณู
ุงููู ุงูุฑุญู
ู ุงูุฑุญูู
NASIHAT SEPUTAR STATUS WA
Berangkat dari rasa prihatin, saya menulis sebuah nasihat kepada semua pihak, tanpa bermaksud kepada pihak tertentu, terkait dengan penggunaan status WA (WhatsApp).
Keluhan, pengaduan, atau sekadar berita telah tersampaikan dari berbagai daerah, tentang berbagai kasus atau masalah yang sering terjadi disebabkan status-status WA. Perangkat pasif yang mestinya diaktifkan untuk menambah kebaikan dan ketaatan, saat itu menjadi alat untuk meluapkan keinginan jiwa terhadap pihak lain. Akibatnya, terjadilah berbagai masalah yang semestinya tidak terjadi.
Tidakkah sudah datang saatnya, kita menyadari akibat buruk status WA tersebut bagi diri pribadi kita, keluarga kita, lingkungan kita, masyarakat luas, bahkan bagi ketaatan kita kepada Allah serta dakwah agama kita?
Tidakkah kita bertakwa kepada Allah dalam hal tulisan kita?
Tidakkah kita memperkirakan sejauh mana jangkauan tulisan kita? Selanjutnya, di setiap tempat yang dijangkaunya, tulisan tersebut akan menanam benih. Bisa jadi, akan tumbuh darinya suatu problem, entah sedikit atau banyak. Bisa jadi juga, tidak tumbuh problem apa pun. Namun, terlepas dari apa pun akibatnya, benih itu telah kita semai dan kita akan mempertanggungjawabkan apa yang kita semai.
Kenyataannya, redaksi status WA sering dibuat ambigu (bermakna lebih dari satu). Sasarannya pun dibuat anonim (tanpa nama, tidak beridentitas). Akibatnya, status itu membuat banyak pihak bertanya-tanya,
โApa yang dimaksud?โ
โSiapa yang dimaksud?โ
Berikutnya, banyak pihak menjadi resah, muncul pula berbagai sangkaan terhadap sekian banyak pihak, dan suasana menjadi panas. Status WA tersebut ibarat sebuah bola api yang meletus, percikannya menyambar ke mana-mana, tak tentu arah.
Saudaraku, sadarilah, kata-kata ambigu adalah penyebab berbagai kerusakan yang terjadi di dunia ini. Ingatlah nasihat Ibnul Qayyim dalam kitab Nuniyah nya,
ูุนููู ุจุงูุชูุตูู ูุงูุชู ููุฒ ูุงูุฅ ... ุทูุงู ูุงูุฅุฌู ุงู ุฏูู ุจูุงู
ูุฏ ุฃูุณุฏุง ูุฐุง ุงููุฌูุฏ ูุฎุจุทุง ุงูู ... ูุฃุฐูุงู ูุงูุขุฑุงุก ูู ุฒู ุงู
โMestinya engkau memperinci dan memilah
Sebab, kata yang umum dan global tanpa penjelasan
Telah merusak alam, pikiran,
dan merusak ide-ide pada setiap masa.โ
Akibat Buruk Status WA
Di antara akibat buruk status WA yang tidak baik tersebut adalah:
1. Menimbulkan dugaan-dugaan. Padahal Allah dan Rasul-Nya telah memperingatkan kita dari dugaan-dugaan.
2. Menimbulkan rasa resah dan sedih. Padahal Nabi menganjurkan kita agar memasukkan rasa bahagia dalam kalbu seorang muslim.
3. Menyebarkan fahisyah, dalam arti ucapan yang tidak baik. Padahal orang yang merasa senang tersebarnya fahisyah mendapat ancaman azab yang pedih.
4. Menimbulkan permusuhan. Padahal kita diperintahkan mendamaikan yang berselisih atau bermusuhan.
5. Menebar teror.
Padahal kita tidak dihalalkan menakut-nakuti seorang muslim.
6. Melemahkan dan merusak ukhuwah islamiah.
Padahal kita diperintahkan untuk bersaudara dan mempererat ukhuwah islamiah.
7. Membuka rahasia diri dan keluarga. Padahal kita dianjurkan untuk menutupi sesuatu yang bersifat rahasia.
8. Menjadikannya sebagai ajang berkeluh kesah di hadapan manusia. Padahal semestinya kita mengadukan kegalauan kita kepada Allah.
9. Mengungkap sesuatu yang tak pantas diungkap di muka umum. Padahal perbuatan tersebut adalah tabu dan bertentangan dengan akhlak yang mulia.
10. Memamerkan sesuatu yang tidak dibenarkan untuk dipamerkan. Padahal kita dilarang membanggakan diri dengan sesuatu yang kita miliki. Di sisi lain, pamer menimbulkan kedengkian pihak lain.
11. Terkadang menimbulkan kemungkaran yang lebih besar daripada kemungkaran yang hendak diingkari. Padahal mengingkari kemungkaran tidak boleh mengakibatkan kemungkaran yang lebih besar.
Saudaraku, saat kita tidak mampu menulis kalimat yang baik, diam tentu lebih baik, apabila kita benar-benar beriman kepada Allah Yang Maha Melihat segala yang kita tulis dan beriman kepada hari akhir, hari saat kita akan mempertanggungjawabkan segala yang kita tulis dan akan mendapatkan balasan atas tulisan kita.
NASIHAT SEPUTAR STATUS WA
Berangkat dari rasa prihatin, saya menulis sebuah nasihat kepada semua pihak, tanpa bermaksud kepada pihak tertentu, terkait dengan penggunaan status WA (WhatsApp).
Keluhan, pengaduan, atau sekadar berita telah tersampaikan dari berbagai daerah, tentang berbagai kasus atau masalah yang sering terjadi disebabkan status-status WA. Perangkat pasif yang mestinya diaktifkan untuk menambah kebaikan dan ketaatan, saat itu menjadi alat untuk meluapkan keinginan jiwa terhadap pihak lain. Akibatnya, terjadilah berbagai masalah yang semestinya tidak terjadi.
Tidakkah sudah datang saatnya, kita menyadari akibat buruk status WA tersebut bagi diri pribadi kita, keluarga kita, lingkungan kita, masyarakat luas, bahkan bagi ketaatan kita kepada Allah serta dakwah agama kita?
Tidakkah kita bertakwa kepada Allah dalam hal tulisan kita?
Tidakkah kita memperkirakan sejauh mana jangkauan tulisan kita? Selanjutnya, di setiap tempat yang dijangkaunya, tulisan tersebut akan menanam benih. Bisa jadi, akan tumbuh darinya suatu problem, entah sedikit atau banyak. Bisa jadi juga, tidak tumbuh problem apa pun. Namun, terlepas dari apa pun akibatnya, benih itu telah kita semai dan kita akan mempertanggungjawabkan apa yang kita semai.
Kenyataannya, redaksi status WA sering dibuat ambigu (bermakna lebih dari satu). Sasarannya pun dibuat anonim (tanpa nama, tidak beridentitas). Akibatnya, status itu membuat banyak pihak bertanya-tanya,
โApa yang dimaksud?โ
โSiapa yang dimaksud?โ
Berikutnya, banyak pihak menjadi resah, muncul pula berbagai sangkaan terhadap sekian banyak pihak, dan suasana menjadi panas. Status WA tersebut ibarat sebuah bola api yang meletus, percikannya menyambar ke mana-mana, tak tentu arah.
Saudaraku, sadarilah, kata-kata ambigu adalah penyebab berbagai kerusakan yang terjadi di dunia ini. Ingatlah nasihat Ibnul Qayyim dalam kitab Nuniyah nya,
ูุนููู ุจุงูุชูุตูู ูุงูุชู ููุฒ ูุงูุฅ ... ุทูุงู ูุงูุฅุฌู ุงู ุฏูู ุจูุงู
ูุฏ ุฃูุณุฏุง ูุฐุง ุงููุฌูุฏ ูุฎุจุทุง ุงูู ... ูุฃุฐูุงู ูุงูุขุฑุงุก ูู ุฒู ุงู
โMestinya engkau memperinci dan memilah
Sebab, kata yang umum dan global tanpa penjelasan
Telah merusak alam, pikiran,
dan merusak ide-ide pada setiap masa.โ
Akibat Buruk Status WA
Di antara akibat buruk status WA yang tidak baik tersebut adalah:
1. Menimbulkan dugaan-dugaan. Padahal Allah dan Rasul-Nya telah memperingatkan kita dari dugaan-dugaan.
2. Menimbulkan rasa resah dan sedih. Padahal Nabi menganjurkan kita agar memasukkan rasa bahagia dalam kalbu seorang muslim.
3. Menyebarkan fahisyah, dalam arti ucapan yang tidak baik. Padahal orang yang merasa senang tersebarnya fahisyah mendapat ancaman azab yang pedih.
4. Menimbulkan permusuhan. Padahal kita diperintahkan mendamaikan yang berselisih atau bermusuhan.
5. Menebar teror.
Padahal kita tidak dihalalkan menakut-nakuti seorang muslim.
6. Melemahkan dan merusak ukhuwah islamiah.
Padahal kita diperintahkan untuk bersaudara dan mempererat ukhuwah islamiah.
7. Membuka rahasia diri dan keluarga. Padahal kita dianjurkan untuk menutupi sesuatu yang bersifat rahasia.
8. Menjadikannya sebagai ajang berkeluh kesah di hadapan manusia. Padahal semestinya kita mengadukan kegalauan kita kepada Allah.
9. Mengungkap sesuatu yang tak pantas diungkap di muka umum. Padahal perbuatan tersebut adalah tabu dan bertentangan dengan akhlak yang mulia.
10. Memamerkan sesuatu yang tidak dibenarkan untuk dipamerkan. Padahal kita dilarang membanggakan diri dengan sesuatu yang kita miliki. Di sisi lain, pamer menimbulkan kedengkian pihak lain.
11. Terkadang menimbulkan kemungkaran yang lebih besar daripada kemungkaran yang hendak diingkari. Padahal mengingkari kemungkaran tidak boleh mengakibatkan kemungkaran yang lebih besar.
Saudaraku, saat kita tidak mampu menulis kalimat yang baik, diam tentu lebih baik, apabila kita benar-benar beriman kepada Allah Yang Maha Melihat segala yang kita tulis dan beriman kepada hari akhir, hari saat kita akan mempertanggungjawabkan segala yang kita tulis dan akan mendapatkan balasan atas tulisan kita.
Sibuk dengan memperbaiki diri dan ibadah akan lebih bermanfaat.
Semoga Allah senantiasa membimbing dan menyayangi kita semua.
โ๐ป Ditulis oleh Qomar ZA
Temanggung, 21/01/2020 M
Sumber: https://forumsalafy.net/nasihat-seputar-status-wa/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Semoga Allah senantiasa membimbing dan menyayangi kita semua.
โ๐ป Ditulis oleh Qomar ZA
Temanggung, 21/01/2020 M
Sumber: https://forumsalafy.net/nasihat-seputar-status-wa/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
๐ฅ BAHAYA BERLEBIHAN DALAM MEMULIAKAN SESEORANG
Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:
"Kenailah manusia dengan kebenaran, bukan mengenali kebenaran dengan manusia, dan jangan sekali-kali engkau terjatuh ke jurang berlebihan dalam memuliakan pribadi-pribadi tertentu, karena hal itu akan menyeretmu kepada sikap menolak kebenaran dan memusuhi orang-orang yang berpegang teguh dengannya."
๐ Majmu' ar-Rasail, 1/252
Sumber:
https://t.me/MenMaensheikhRabee/830
@jujurlahselamanya
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:
"Kenailah manusia dengan kebenaran, bukan mengenali kebenaran dengan manusia, dan jangan sekali-kali engkau terjatuh ke jurang berlebihan dalam memuliakan pribadi-pribadi tertentu, karena hal itu akan menyeretmu kepada sikap menolak kebenaran dan memusuhi orang-orang yang berpegang teguh dengannya."
๐ Majmu' ar-Rasail, 1/252
Sumber:
https://t.me/MenMaensheikhRabee/830
@jujurlahselamanya
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
๐TIDAK BOLEH MEMPERTENTANGKAN
DALIL QIYAS, AKAL DAN SELAINNYA.
๐Berkata Assyaikh Rabi Almadkhaly Hafizhahullahu:
๐Berkata Imam Ahmad rahimahullah: "Tidak ada qiyas dalam sunnah."
โช๏ธYaitu tidak ada qiyas di dalam agama ini, apabila telah datang nahrullah (dalil), maka batal nahrulma'qil( akal).
Maksudnya ketika ada nash, tidak perlu qiyas. Tidak boleh dipertentangkan nash tersebut baik dengan akal, qiyas atau yang lainnya.
Kewajiban kita adalah tunduk dan menerima nash (dalil) tersebut.
Allah berfirman :
ููููุง ููุฑูุจูููู ููุง ููุคูู ูููููู ุญูุชููููฐ ููุญููููู ูููู ูููู ูุง ุดูุฌูุฑู ุจูููููููู ู ุซูู ูู ููุง ููุฌูุฏููุง ููู ุฃูููููุณูููู ู ุญูุฑูุฌูุง ู ูู ููุง ููุถูููุชู ููููุณููููู ููุง ุชูุณููููู ูุง
"Demi Allah, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu pemutus (hakim) terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian tidak ada dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya."
Sebagian manusia ada yang ekstrim dalam permasalahan qiyas, sampai dalam tingkatan menolak nash /dalil dari Alquran dan sunnah.
Kata mereka: nash ini telah menyelisihi qoidah atau menyelisihi qiyas. Mereka ghuluw dalam menetapkan qiyas.
Imam Ahmad membantah mereka dalam ucapannya tersebut.
๐ Syarah Ushulussunnah Imam Ahmad hal 10
Sumber:
@fawaidsolo https://www.fawaidsolo.com/tidak-boleh-mempertentangkan-dalil-dengan-qiyas-akal-dan-selainnya/
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
DALIL QIYAS, AKAL DAN SELAINNYA.
๐Berkata Assyaikh Rabi Almadkhaly Hafizhahullahu:
๐Berkata Imam Ahmad rahimahullah: "Tidak ada qiyas dalam sunnah."
โช๏ธYaitu tidak ada qiyas di dalam agama ini, apabila telah datang nahrullah (dalil), maka batal nahrulma'qil( akal).
Maksudnya ketika ada nash, tidak perlu qiyas. Tidak boleh dipertentangkan nash tersebut baik dengan akal, qiyas atau yang lainnya.
Kewajiban kita adalah tunduk dan menerima nash (dalil) tersebut.
Allah berfirman :
ููููุง ููุฑูุจูููู ููุง ููุคูู ูููููู ุญูุชููููฐ ููุญููููู ูููู ูููู ูุง ุดูุฌูุฑู ุจูููููููู ู ุซูู ูู ููุง ููุฌูุฏููุง ููู ุฃูููููุณูููู ู ุญูุฑูุฌูุง ู ูู ููุง ููุถูููุชู ููููุณููููู ููุง ุชูุณููููู ูุง
"Demi Allah, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu pemutus (hakim) terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian tidak ada dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya."
Sebagian manusia ada yang ekstrim dalam permasalahan qiyas, sampai dalam tingkatan menolak nash /dalil dari Alquran dan sunnah.
Kata mereka: nash ini telah menyelisihi qoidah atau menyelisihi qiyas. Mereka ghuluw dalam menetapkan qiyas.
Imam Ahmad membantah mereka dalam ucapannya tersebut.
๐ Syarah Ushulussunnah Imam Ahmad hal 10
Sumber:
@fawaidsolo https://www.fawaidsolo.com/tidak-boleh-mempertentangkan-dalil-dengan-qiyas-akal-dan-selainnya/
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
FAWAID SOLO
Tidak boleh mempertentangkan dalil dengan qiyas, akal dan selainnya
๐Tidak Boleh Mempertentangkan Dalil Dengan Qiyas, Akal Dan Selainnya โช๏ธ โช๏ธ โช๏ธ โช๏ธ ๐Berkata Assyaikh Rabi Almadkhaly Hafizhahullahu: โช๏ธBerkata Imam Ahmad rahimahullah: {Tidak ada qiyas dalam sunnah.} โช๏ธYaโฆ
๐ILLAT DAN HIKMAH
๐Syaikh Shalih alu Syaikh hafizhahullah berkata,
Di antara sebab terjadinya dan tersebarnya kebid'ahan adalah sikap istihsan (menganggap baik) akal di dalam menimbang nash syari.
Syariat ini adalah perkara yang sudah sempurna, maka tidak boleh untuk istihsan (menganggap baik) terhadap akal pada ranah ibadah, karena bentuk peribadahan pada asalnya adalah tidak diketahui illat-nya (sebabnya).
Mengapa dijadikan shalat zhuhur itu empat rakaat dan shalat maghrib tiga rakaat? Mengapa magrib tiga rakaat dan setengah setelahnya, isya empat rakaat? Mengapa ada penentuan di dalam bertasbih begini dan begitu? Ini adalah ibadah ibadah yang tidak diketahui illat-nya.
Oleh karenanya, wajib bagi seseorang di dalam peribadahan untuk berhenti pada nash syari, karena pada hal itu (pertanyaan-pertanyaan yang terkait di atas) sesungguhnya tiada illat yang jelas untuk diketahui. Maka para ulama pun berkata, "Ibadah-ibadah ialah sesuatu yang tidak diketahui illat-nya", yakni pada keumumannya, dan hikmah bukanlah illat.
Hikmah tersifati dengan keterbatasan, adapun illat adalah perkara yang menghasilkan dari sana suatu hukum-hukum untuk menilai suatu permasalahan dengan menggabungkan antara permasalahan satu dengan permasalahan lain yang terdapat nash-nya.
Maka, illat perkara lain, dan hukum-hukum perkara yang lain juga (tidak sama).
๐(Disadur dari Al Bida', wa Bayanu Haqiqatuha wa Atsarul Bida' fi Hayatil Muslim-Syaikh Shalih alu Syaikh, hal. 21, dinukil dari Majmu Rasail wa Durus fi Dzammil Bida' wa Khatharul Ibtida', cet Dar Ibnil Jauzi 2006)
Sumber:
@faidahringancatatankajianku
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
๐Syaikh Shalih alu Syaikh hafizhahullah berkata,
Di antara sebab terjadinya dan tersebarnya kebid'ahan adalah sikap istihsan (menganggap baik) akal di dalam menimbang nash syari.
Syariat ini adalah perkara yang sudah sempurna, maka tidak boleh untuk istihsan (menganggap baik) terhadap akal pada ranah ibadah, karena bentuk peribadahan pada asalnya adalah tidak diketahui illat-nya (sebabnya).
Mengapa dijadikan shalat zhuhur itu empat rakaat dan shalat maghrib tiga rakaat? Mengapa magrib tiga rakaat dan setengah setelahnya, isya empat rakaat? Mengapa ada penentuan di dalam bertasbih begini dan begitu? Ini adalah ibadah ibadah yang tidak diketahui illat-nya.
Oleh karenanya, wajib bagi seseorang di dalam peribadahan untuk berhenti pada nash syari, karena pada hal itu (pertanyaan-pertanyaan yang terkait di atas) sesungguhnya tiada illat yang jelas untuk diketahui. Maka para ulama pun berkata, "Ibadah-ibadah ialah sesuatu yang tidak diketahui illat-nya", yakni pada keumumannya, dan hikmah bukanlah illat.
Hikmah tersifati dengan keterbatasan, adapun illat adalah perkara yang menghasilkan dari sana suatu hukum-hukum untuk menilai suatu permasalahan dengan menggabungkan antara permasalahan satu dengan permasalahan lain yang terdapat nash-nya.
Maka, illat perkara lain, dan hukum-hukum perkara yang lain juga (tidak sama).
๐(Disadur dari Al Bida', wa Bayanu Haqiqatuha wa Atsarul Bida' fi Hayatil Muslim-Syaikh Shalih alu Syaikh, hal. 21, dinukil dari Majmu Rasail wa Durus fi Dzammil Bida' wa Khatharul Ibtida', cet Dar Ibnil Jauzi 2006)
Sumber:
@faidahringancatatankajianku
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Indonesia
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
๐ฒ๐ข [VIDEO] : Kecintaan Allah Kepada Hamba-Nya Tidak Diukur Oleh Dunia
๐ Sumber: https://forumsalafy.net/video-kecintaan-allah-kepada-hamba-nya-tidak-di-ukur-oleh-dunia/
๐ Sumber: https://forumsalafy.net/video-kecintaan-allah-kepada-hamba-nya-tidak-di-ukur-oleh-dunia/
๐๐ฅ๐ค๐ผ AJARI ANAK KITA ADAB MAKAN, MINUM DAN BERJABAT TANGAN DENGAN TANGAN KANAN
Asy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :
"Wajib bagi kita untuk mengajari anak-anak kita sejak dini agar makan dan minum dengan tangan kanan.
Demikian pula berjabat tangan dengan tangan kanan, jangan berjabat tangan dengan tangan kiri.
Apabila ia menjulurkan tangan kirinya kepadamu untuk berjabat tangan, maka jangan engkau penuhi, abaikanlah ia karena hal itu menyelisihi Sunnah."
๐ Syarhu Riyadhus Sholihin jilid 4 halaman 173
ูุงู ุงูุดูุฎ ุงุจู ุนุซูู ูู ุฑุญู ู ุงููู :
ูุฌุจ ุนูููุง ุฃู ูุนูู ุฃููุงุฏูุง ุงูุตุบุงุฑ ุฃู ูุฃูููุง ุจุงููู ูู ููุดุฑุจูุง ุจุงููู ูู ุูุฐูู ุงูู ุตุงูุญุฉ ูุตุงูุญ ุจุงููู ูู ููุง ูุตุงูุญ ุจุงููุณุงุฑ ูุฅู ู ุฏ ุฅููู ูุฏู ุงููุณุฑู ููู ุตุงูุญุฉ ููุง ุชุตุงูุญู ุงูุฌุฑู ูุฃูู ุฎูุงู ุงูุณูุฉ.
๐ ุดุฑุญ ุฑูุงุถ ุงูุตุงูุญูู ุฌ4 ุต173
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Asy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :
"Wajib bagi kita untuk mengajari anak-anak kita sejak dini agar makan dan minum dengan tangan kanan.
Demikian pula berjabat tangan dengan tangan kanan, jangan berjabat tangan dengan tangan kiri.
Apabila ia menjulurkan tangan kirinya kepadamu untuk berjabat tangan, maka jangan engkau penuhi, abaikanlah ia karena hal itu menyelisihi Sunnah."
๐ Syarhu Riyadhus Sholihin jilid 4 halaman 173
ูุงู ุงูุดูุฎ ุงุจู ุนุซูู ูู ุฑุญู ู ุงููู :
ูุฌุจ ุนูููุง ุฃู ูุนูู ุฃููุงุฏูุง ุงูุตุบุงุฑ ุฃู ูุฃูููุง ุจุงููู ูู ููุดุฑุจูุง ุจุงููู ูู ุูุฐูู ุงูู ุตุงูุญุฉ ูุตุงูุญ ุจุงููู ูู ููุง ูุตุงูุญ ุจุงููุณุงุฑ ูุฅู ู ุฏ ุฅููู ูุฏู ุงููุณุฑู ููู ุตุงูุญุฉ ููุง ุชุตุงูุญู ุงูุฌุฑู ูุฃูู ุฎูุงู ุงูุณูุฉ.
๐ ุดุฑุญ ุฑูุงุถ ุงูุตุงูุญูู ุฌ4 ุต173
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com