Forwarded from Salafy Palembang 🇮🇩
BISMILLAH..
Insyaallah,
MALAM INI KAJIAN
RUTIN KITA..
Penyelenggara:
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
@salafypalembang
Insyaallah,
MALAM INI KAJIAN
RUTIN KITA..
Penyelenggara:
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
@salafypalembang
📣 SIMAK SEKARANG
📡 🇱 🇮 🇻 🇪
📖 Kajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin Palembang
📆 SETIAP SENIN MALAM SELASA
🕒 Ba'da Shalat Maghrib
🕌 Dari Masjid Baitul
Mi'roj PT.Telkom Jl.Anwar Sastro Palembang
https://maps.app.goo.gl/WkgZQj2js4typLLJ8
Bersama :
🎙 Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy Hafizhahullah
Tema :
📚 AYO SOBAT KITA BELAJAR BERSAHABAT
➡ Dari kitab :
Mukhtashor Minhajil Qosidin Karya Ibnu Qudamah al-Maqdisi Rahimahullah
Yang berhalangan hadir bisa mendengarkan via 📡 LIVE Streaming Radio Syariah
✅ Channel :
📻 Radio Al Ibanah
"Radionyo Wong Kito"
〰〰〰〰〰〰〰
📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
Penyelenggara :
🖥 Yayasan Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
📡 🇱 🇮 🇻 🇪
📖 Kajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin Palembang
📆 SETIAP SENIN MALAM SELASA
🕒 Ba'da Shalat Maghrib
🕌 Dari Masjid Baitul
Mi'roj PT.Telkom Jl.Anwar Sastro Palembang
https://maps.app.goo.gl/WkgZQj2js4typLLJ8
Bersama :
🎙 Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy Hafizhahullah
Tema :
📚 AYO SOBAT KITA BELAJAR BERSAHABAT
➡ Dari kitab :
Mukhtashor Minhajil Qosidin Karya Ibnu Qudamah al-Maqdisi Rahimahullah
Yang berhalangan hadir bisa mendengarkan via 📡 LIVE Streaming Radio Syariah
✅ Channel :
📻 Radio Al Ibanah
"Radionyo Wong Kito"
〰〰〰〰〰〰〰
📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
Penyelenggara :
🖥 Yayasan Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
📒 HUKUM MEROKOK ADALAH HARAM, TERMASUK PADANYA SEGALA MACAM MODELNYA SEPERTI PAKAI PIPA, ATAU VAPE (ROKOK ELEKTRIK), ATAU SHISHA/HOOKAH (*)
(*) Gaya merokok tembakau ala timur tengah dengan menggunakan tabung yang berisi air, dengan tembakau yang dipanaskan, dengan tambahan rasa buah-buahan.
Asy-Syekh bin Baaz rahimahullah mengatakan
Hukum yang seperti itu adalah bahwa hal itu termasuk perkara-perkara yang haram, karena padanya terdapat banyak perkara yang jelek dan membahayakan.
Dan Allah subhanahu, hanyalah membolehkan bagi para hambanya dengan perkara-perkara yang baik, dan mengharamkan bagi mereka perkara-perkara yang jelek.
Sebagaimana firman Allah jalla wa alaa kepada nabinya shollahu alaihi wa sallam bersabda
[mereka menanyakan kepadamu: "apakah yang di halalkan bagi mereka?". katakanlah: "di halalkan bagi kalian yang baik-baik] Al-Maidah 4
Juga firman Allah tentang sifat nabi shollahu alaihi wa sallam
[menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk]
Al-A'raf 157
Maka seluruh macam model merokok tidaklah termasuk perkara yang baik, bahkan semuanya adalah perkara yang jelek, karena padanya terdapat banyak perkara yang berbahaya, maka hal itu tidaklah termasuk dari perkara-perkara yang baik, yang Allah subhana wa ta'ala memperbolehkan perkara tsb.
Maka wajib untuk meninggalkannya, menjahuinya, bersungguh-sungguh dalam meninggalkan dan menjahuinya, karena sungguh nafsu akan terus mendorong kepada kejelekan kecuali yang Allah ta'ala rahmati, maka seharusnya bagi seorang mukmin, untuk bersungguh-sungguh dalam meninggalkan perkara yang berbahaya baginya dari perkara-perkara jelek tsb, dan juga dari selainnya.
📔 Majmu' 23/41
🇸🇦 Arabic
📛شرب الدخان والشيشة«حرام»📛
للشيخ ابـــن بـــــاز رحـمہ الله تعالـــﮯ
⚠️⛔️حكم ذلك أنها من المحرمات⛔️⚠️
📍لما فيها من الخبث والأضرار الكثيرة،
✔️فالله سبحانه إنما أباح لعباده الطيبات،
❌وحرَّم عليهم الخبائث،
🍂كما قال جل وعلا لنبيه صلى الله عليه وسلم: {يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُمْ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ} (سورة المائدة:4)
🍂وقال سبحانه في وصف نبيه صلى الله عليه وسلم: {وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَآئِثَ} (سورة الأعراف:157)
❌فجميع أنواع التدخين ليست من الطيبات،
❌بل كلها من الخبائث؛ لما فيها من الأضرار الكثيرة، فليست من الطيبات التي أباحها الله،
✋🏼فالواجب تركها، والحذر منها، وجهاد النفس في ذلك؛ لأن النفس أمارة بالسوء إلا من رحم الله، فينبغي للمؤمن أن يجاهد نفسه في ترك ما يضره من هذه الخبائث وغيرها.
📕المصدر: (مجموع 23/41)
📲 للإشتراك
Sumber:
https://goo.gl/IoFp59
https://goo.gl/R6br7a
https://goo.gl/u89Fhj
https://chat.whatsapp.com/8zfoRzXK5O3H0kdQZQxwaZ
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
(*) Gaya merokok tembakau ala timur tengah dengan menggunakan tabung yang berisi air, dengan tembakau yang dipanaskan, dengan tambahan rasa buah-buahan.
Asy-Syekh bin Baaz rahimahullah mengatakan
Hukum yang seperti itu adalah bahwa hal itu termasuk perkara-perkara yang haram, karena padanya terdapat banyak perkara yang jelek dan membahayakan.
Dan Allah subhanahu, hanyalah membolehkan bagi para hambanya dengan perkara-perkara yang baik, dan mengharamkan bagi mereka perkara-perkara yang jelek.
Sebagaimana firman Allah jalla wa alaa kepada nabinya shollahu alaihi wa sallam bersabda
[mereka menanyakan kepadamu: "apakah yang di halalkan bagi mereka?". katakanlah: "di halalkan bagi kalian yang baik-baik] Al-Maidah 4
Juga firman Allah tentang sifat nabi shollahu alaihi wa sallam
[menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk]
Al-A'raf 157
Maka seluruh macam model merokok tidaklah termasuk perkara yang baik, bahkan semuanya adalah perkara yang jelek, karena padanya terdapat banyak perkara yang berbahaya, maka hal itu tidaklah termasuk dari perkara-perkara yang baik, yang Allah subhana wa ta'ala memperbolehkan perkara tsb.
Maka wajib untuk meninggalkannya, menjahuinya, bersungguh-sungguh dalam meninggalkan dan menjahuinya, karena sungguh nafsu akan terus mendorong kepada kejelekan kecuali yang Allah ta'ala rahmati, maka seharusnya bagi seorang mukmin, untuk bersungguh-sungguh dalam meninggalkan perkara yang berbahaya baginya dari perkara-perkara jelek tsb, dan juga dari selainnya.
📔 Majmu' 23/41
🇸🇦 Arabic
📛شرب الدخان والشيشة«حرام»📛
للشيخ ابـــن بـــــاز رحـمہ الله تعالـــﮯ
⚠️⛔️حكم ذلك أنها من المحرمات⛔️⚠️
📍لما فيها من الخبث والأضرار الكثيرة،
✔️فالله سبحانه إنما أباح لعباده الطيبات،
❌وحرَّم عليهم الخبائث،
🍂كما قال جل وعلا لنبيه صلى الله عليه وسلم: {يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُمْ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ} (سورة المائدة:4)
🍂وقال سبحانه في وصف نبيه صلى الله عليه وسلم: {وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَآئِثَ} (سورة الأعراف:157)
❌فجميع أنواع التدخين ليست من الطيبات،
❌بل كلها من الخبائث؛ لما فيها من الأضرار الكثيرة، فليست من الطيبات التي أباحها الله،
✋🏼فالواجب تركها، والحذر منها، وجهاد النفس في ذلك؛ لأن النفس أمارة بالسوء إلا من رحم الله، فينبغي للمؤمن أن يجاهد نفسه في ترك ما يضره من هذه الخبائث وغيرها.
📕المصدر: (مجموع 23/41)
📲 للإشتراك
Sumber:
https://goo.gl/IoFp59
https://goo.gl/R6br7a
https://goo.gl/u89Fhj
https://chat.whatsapp.com/8zfoRzXK5O3H0kdQZQxwaZ
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥 TIDAK CUKUP HANYA MENAMAKAN DIRI DENGAN ISLAM
🎙 Al-Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah
Dari sanalah para ulama memiliki perhatian terhadap bab ini, yaitu bab akidah, bab iman, atau bab sunnah. Mereka memiliki perhatian yang sangat besar dan menulis sekitar banyak karya tulis untuk menjelaskan prinsip-prinsip pokoknya, menjelaskan dalil-dalilnya, karena itu merupakan pondasi yang agama dibangun di atasnya. Mereka menulis tentangnya dalam bentuk natsr dan nadhm serta mengumpulkan dalil-dalil dari al-Qur'an dan as-Sunnah, dan darinya terbentuk perpustakaan besar yang membahas tentang akidah, iman, atau sunnah dari masa ke masa. Dan semuanya berjalan pada satu manhaj, tetapi sebagiannya menjelaskan sebagian yang lain. Sebagiannya ada yang ringkas, sebagiannya panjang lebar, sebagiannya berupa natsr, dan yang lain berupa nazhm. Ini termasuk yang menunjukkan perhatian para ulama terhadap akidah dan menunjukkan pentingnya akidah serta wajibnya mengerti tentang akidah.
Ini berbeda dengan orang-orang yang meremehkan ilmu ini dan mengesankan kepada manusia sebagai sesuatu yang tidak berharga. Mereka mengatakan, "Cukup nama Islam, tidak butuh kepada karya-karya tulis ini." Ucapan ini bisa jadi muncul dari kebodohan mereka atau karena buruknya keyakinan dan kebencian terhadap akidah.
Tujuan mereka darinya adalah agar di sana tidak ada perbedaan antara seorang ahli bid'ah dengan sunni, antara sunni dengan pengikut Jahmiyyah, Mu'tazilah, Rafidhah, dan Bathiniyyah.
Jadi tujuan mereka adalah agar tidak ada perbedaan di sana, karena kitab-kitab akidah yang benar menjelaskan keyakinan-keyakinan yang batil. Dan tentu saja mereka tidak menginginkan hal ini. Mereka ingin agar manusia sama semuanya, yaitu cukup dengan nama Islam. Padahal Islam tidak akan terealisasi dan tidak sah kecuali jika akidahnya benar.
Jadi jika akidah tidak benar maka tidak sah Islam pada seseorang. Dan menamakan diri dengan Islam saja tidak cukup, tetapi harus merealisasikan akidah dan merealisasikan iman agar Islam pada seseorang sah dan penamaan tersebut secara hakekat. Adapun sebatas menamakan diri dengan Islam namun mengabaikan prinsip-prinsip dasar Islam dan mengabaikan akidah yang benar, maka tidak tersisa Islam.
Sumber:
@jujurlahselamanya/1812
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙 Al-Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah
Dari sanalah para ulama memiliki perhatian terhadap bab ini, yaitu bab akidah, bab iman, atau bab sunnah. Mereka memiliki perhatian yang sangat besar dan menulis sekitar banyak karya tulis untuk menjelaskan prinsip-prinsip pokoknya, menjelaskan dalil-dalilnya, karena itu merupakan pondasi yang agama dibangun di atasnya. Mereka menulis tentangnya dalam bentuk natsr dan nadhm serta mengumpulkan dalil-dalil dari al-Qur'an dan as-Sunnah, dan darinya terbentuk perpustakaan besar yang membahas tentang akidah, iman, atau sunnah dari masa ke masa. Dan semuanya berjalan pada satu manhaj, tetapi sebagiannya menjelaskan sebagian yang lain. Sebagiannya ada yang ringkas, sebagiannya panjang lebar, sebagiannya berupa natsr, dan yang lain berupa nazhm. Ini termasuk yang menunjukkan perhatian para ulama terhadap akidah dan menunjukkan pentingnya akidah serta wajibnya mengerti tentang akidah.
Ini berbeda dengan orang-orang yang meremehkan ilmu ini dan mengesankan kepada manusia sebagai sesuatu yang tidak berharga. Mereka mengatakan, "Cukup nama Islam, tidak butuh kepada karya-karya tulis ini." Ucapan ini bisa jadi muncul dari kebodohan mereka atau karena buruknya keyakinan dan kebencian terhadap akidah.
Tujuan mereka darinya adalah agar di sana tidak ada perbedaan antara seorang ahli bid'ah dengan sunni, antara sunni dengan pengikut Jahmiyyah, Mu'tazilah, Rafidhah, dan Bathiniyyah.
Jadi tujuan mereka adalah agar tidak ada perbedaan di sana, karena kitab-kitab akidah yang benar menjelaskan keyakinan-keyakinan yang batil. Dan tentu saja mereka tidak menginginkan hal ini. Mereka ingin agar manusia sama semuanya, yaitu cukup dengan nama Islam. Padahal Islam tidak akan terealisasi dan tidak sah kecuali jika akidahnya benar.
Jadi jika akidah tidak benar maka tidak sah Islam pada seseorang. Dan menamakan diri dengan Islam saja tidak cukup, tetapi harus merealisasikan akidah dan merealisasikan iman agar Islam pada seseorang sah dan penamaan tersebut secara hakekat. Adapun sebatas menamakan diri dengan Islam namun mengabaikan prinsip-prinsip dasar Islam dan mengabaikan akidah yang benar, maka tidak tersisa Islam.
Sumber:
@jujurlahselamanya/1812
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥 DOA MENTERI URUSAN ISLAM KERAJAAN ARAB SAUDI DARI KEJAHATAN KELOMPOK DAN NEGARA YANG MENDUKUNG TERORISME
Asy-Syaikh Dr. Abdul Latif Alus Syaikh hafizhahullah, Menteri Urusan Islam Kerajaan Arab Saudi, berkata:
"Jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka sesungguhnya Aku dekat, Aku akan mengabulkan doa orang yang berdoa jika dia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi panggilan-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka terbimbing ke jalan yang lurus." (Al-Baqarah: 186)
Ya Allah, lindungilah kerajaan yang penuh kebaikan ini (Arab Saudi) dan seluruh negeri-negeri kaum muslimin dari kejahatan orang-orang yang jahat dan melampaui batas, dan dari semua kelompok teroris Ikhwanul Muslimin, Turki, Shafawi (Iran), dan kaki tangan mereka.
Sumber:
@jujurlahselamanya/1840
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Asy-Syaikh Dr. Abdul Latif Alus Syaikh hafizhahullah, Menteri Urusan Islam Kerajaan Arab Saudi, berkata:
"Jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka sesungguhnya Aku dekat, Aku akan mengabulkan doa orang yang berdoa jika dia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi panggilan-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka terbimbing ke jalan yang lurus." (Al-Baqarah: 186)
Ya Allah, lindungilah kerajaan yang penuh kebaikan ini (Arab Saudi) dan seluruh negeri-negeri kaum muslimin dari kejahatan orang-orang yang jahat dan melampaui batas, dan dari semua kelompok teroris Ikhwanul Muslimin, Turki, Shafawi (Iran), dan kaki tangan mereka.
Sumber:
@jujurlahselamanya/1840
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang 🇮🇩
💥⚠⛔🔥 JANGAN BERDEKATAN DENGAN ORANG YANG JAUH DARI ALLAH!!
✍🏼 Al-Imam Abu Sulaiman bin Muhammad al-Khaththabi rahimahullah berkata:
فالواجب على العاقل: ألَّا يغترَّ بكلام العوام وثنائهم، وأن لا يثق بعهودهم وإخائهم، فإنهم يُقْبِلُون مع الطمع، ويُدْبِرُون مع الغنى، ويطيرون مع كل ناعق.
"Wajib atas orang yang berakal untuk tidak tertipu dengan ucapan orang-orang awam dan sanjungan mereka, dan tidak percaya terhadap janji dan persaudaraan mereka, karena sesungguhnya mereka datang karena kepentingan, dan pergi ketika sudah tidak membutuhkan butuh lagi, serta terbang dengan semua orang yang suka teriak ke sana kemari."
📚 Al-Uzlah, hlm. 486
Sumber:
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏼 Al-Imam Abu Sulaiman bin Muhammad al-Khaththabi rahimahullah berkata:
فالواجب على العاقل: ألَّا يغترَّ بكلام العوام وثنائهم، وأن لا يثق بعهودهم وإخائهم، فإنهم يُقْبِلُون مع الطمع، ويُدْبِرُون مع الغنى، ويطيرون مع كل ناعق.
"Wajib atas orang yang berakal untuk tidak tertipu dengan ucapan orang-orang awam dan sanjungan mereka, dan tidak percaya terhadap janji dan persaudaraan mereka, karena sesungguhnya mereka datang karena kepentingan, dan pergi ketika sudah tidak membutuhkan butuh lagi, serta terbang dengan semua orang yang suka teriak ke sana kemari."
📚 Al-Uzlah, hlm. 486
Sumber:
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang 🇮🇩
💥❌⛔🔥 JANGAN TERTIPU HANYA DENGAN MELIHAT PENAMPILAN SESEORANG
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
كم من إنسان طليق اللسان، فصيح البيان، إذا رأيته يعجبك جسمه، وإن يقل تسمع لقوله، ولكنه لا خير فيه.
"Betapa banyak orang yang pandai bicara dan fasih dalam menjelaskan. Jika engkau melihatnya, penampilannya mengagumkanmu. Demikian pula apabila dia berbicara, engkau sangat antusias mendengarkannya. Akan tetapi, (hakikatnya) tidak ada kebaikan pada dirinya (karena dia menyimpang dalam beragama, -pent.)."
📚 Syarh Riyadhush Shalihin, jilid 6 hlm. 138
🌍 Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/820370716952580097
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
كم من إنسان طليق اللسان، فصيح البيان، إذا رأيته يعجبك جسمه، وإن يقل تسمع لقوله، ولكنه لا خير فيه.
"Betapa banyak orang yang pandai bicara dan fasih dalam menjelaskan. Jika engkau melihatnya, penampilannya mengagumkanmu. Demikian pula apabila dia berbicara, engkau sangat antusias mendengarkannya. Akan tetapi, (hakikatnya) tidak ada kebaikan pada dirinya (karena dia menyimpang dalam beragama, -pent.)."
📚 Syarh Riyadhush Shalihin, jilid 6 hlm. 138
🌍 Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/820370716952580097
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
"AGAMA SESEORANG TERGANTUNG SIAPA
TEMAN DIA"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad
bin Umar as-Sewed Hafizhahullah
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
t.me/salafypalembang
TEMAN DIA"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad
bin Umar as-Sewed Hafizhahullah
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
t.me/salafypalembang
🔎📁MARI
INSTROSPEKSI
DIRI KITA...
🎙Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullahu:
• - يجب على الإنسان أن يستعد لملاقاة الله عز وجل ، وأن يعرف كيف يلاقي الله ، هل يلاقيه على حال ترضي الله عز وجل ، أو على العكس ، ففتش نفسك واعرف ما أنت عليه .
"Wajib atas setiap insan untuk ia mempersiapkan diri berjumpa dengan Allah 'azza wa jalla.
Dan ia hendaknya mengetahui bagaimana keadaannya tatkala berjumpa dengan Allah.
Apakah ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan yang diridhoi oleh-Nya atau sebaliknya.
Maka koreksilah dirimu, dan ketahuilah keadaan yang engkau ada padanya."
📚Syarah Al Arbain An Nawawiyyah (1/478).
Sumber:
Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
INSTROSPEKSI
DIRI KITA...
🎙Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullahu:
• - يجب على الإنسان أن يستعد لملاقاة الله عز وجل ، وأن يعرف كيف يلاقي الله ، هل يلاقيه على حال ترضي الله عز وجل ، أو على العكس ، ففتش نفسك واعرف ما أنت عليه .
"Wajib atas setiap insan untuk ia mempersiapkan diri berjumpa dengan Allah 'azza wa jalla.
Dan ia hendaknya mengetahui bagaimana keadaannya tatkala berjumpa dengan Allah.
Apakah ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan yang diridhoi oleh-Nya atau sebaliknya.
Maka koreksilah dirimu, dan ketahuilah keadaan yang engkau ada padanya."
📚Syarah Al Arbain An Nawawiyyah (1/478).
Sumber:
Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang 🇮🇩
📚📖✒ BERSUNGGUH - SUNGGUH MENUNTUT ILMU DAN MEMPELAJARI AGAMA ADALAH BAGIAN DARI TAKWA
Allah ta’ala berfirman :
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا}
"Wahai orang-orang yang beriman apabila kalian bertakwa kepada Allah maka niscaya Allah akan memberikan kepada kalian Al-Furqan” (Al-Anfal : 29)
Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz hafizhahullah :
“Al-Furqan sebagaimana dikatakan Ahlul Ilmi adalah cahaya yang dengannya seseorang dapat membedakan antara yang haq dengan yang batil dan petunjuk dengan kesesatan.
Dan tidak tersamarkan bagi orang yang memperhatikan serta meneliti bahwasanya bersungguh-sungguh di dalam menuntut ilmu dan mempelajari agama adalah bagian dari takwa, dan dengan hal tersebut akan diraih cahaya dan petunjuk. Dan keduanya adalah Al-Furqan” (Majmu’ul Fatawa wal Maqalat 2/285)
قال الله عز وجل : {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا} [الأنفال : ٢٩]
قال الشيخ العلامة عبد العزبز بن باز - رحمه الله - :
والفرقان كما قال أهل العلم : هو: النور الذي يفصل به بين الحق والباطل، وبين الهدى والضلال. و لا يخفى على من تأمل أن الاجتهاد في طلب العلم والتفقه في الدين من جملة التقوى، وبذلك يحصل النور والهدى، وهما الفرقان.
(مجموع الفتاوى و المقالات ٢٨٥/٢)
Sumber:
Media Salafy Lampung
@salafylampungcom
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Allah ta’ala berfirman :
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا}
"Wahai orang-orang yang beriman apabila kalian bertakwa kepada Allah maka niscaya Allah akan memberikan kepada kalian Al-Furqan” (Al-Anfal : 29)
Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz hafizhahullah :
“Al-Furqan sebagaimana dikatakan Ahlul Ilmi adalah cahaya yang dengannya seseorang dapat membedakan antara yang haq dengan yang batil dan petunjuk dengan kesesatan.
Dan tidak tersamarkan bagi orang yang memperhatikan serta meneliti bahwasanya bersungguh-sungguh di dalam menuntut ilmu dan mempelajari agama adalah bagian dari takwa, dan dengan hal tersebut akan diraih cahaya dan petunjuk. Dan keduanya adalah Al-Furqan” (Majmu’ul Fatawa wal Maqalat 2/285)
قال الله عز وجل : {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا} [الأنفال : ٢٩]
قال الشيخ العلامة عبد العزبز بن باز - رحمه الله - :
والفرقان كما قال أهل العلم : هو: النور الذي يفصل به بين الحق والباطل، وبين الهدى والضلال. و لا يخفى على من تأمل أن الاجتهاد في طلب العلم والتفقه في الدين من جملة التقوى، وبذلك يحصل النور والهدى، وهما الفرقان.
(مجموع الفتاوى و المقالات ٢٨٥/٢)
Sumber:
Media Salafy Lampung
@salafylampungcom
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang 🇮🇩
Salafy Palembang 🇮🇩
MALAM INI... JANGAN LUPA
📣 SESAAT LAGI... 📡 LIVE!!
📣 SIMAK SEKARANG...
📡 🇱 🇮 🇻 🇪
📖 Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP RABU MALAM KAMIS
🕒 Ba'da Shalat Maghrib
🕌 Dari Masjid Baitul Mi'roj PT.Telkom
Jl.Anwar Sastro Palembang
https://maps.app.goo.gl/WkgZQj2js4typLLJ8
Bersama :
🎙Al-Ustadz Abu Usamah Imam Bukhori Hafizhahullah
Tema :
📚 TEGAR DI ATAS SUNNAH
Dari Kitab Ats-Tsabat 'Alas Sunnah Karya Asy-Syaikh Rabi' bin Hady Al-Madkhaly Hafizhahullah
Yang berhalangan hadir bisa mendengarkan via LIVE Streaming Radio Syariah
✅ Channel :
📻 Radio Al Ibanah
Radionyo wong kito
〰〰〰〰〰〰〰
📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
Penyelenggara :
🖼 Yayasan Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
🖊 Hadir Langsung di Majelis Ilmu Lebih Utama
📡 🇱 🇮 🇻 🇪
📖 Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP RABU MALAM KAMIS
🕒 Ba'da Shalat Maghrib
🕌 Dari Masjid Baitul Mi'roj PT.Telkom
Jl.Anwar Sastro Palembang
https://maps.app.goo.gl/WkgZQj2js4typLLJ8
Bersama :
🎙Al-Ustadz Abu Usamah Imam Bukhori Hafizhahullah
Tema :
📚 TEGAR DI ATAS SUNNAH
Dari Kitab Ats-Tsabat 'Alas Sunnah Karya Asy-Syaikh Rabi' bin Hady Al-Madkhaly Hafizhahullah
Yang berhalangan hadir bisa mendengarkan via LIVE Streaming Radio Syariah
✅ Channel :
📻 Radio Al Ibanah
Radionyo wong kito
〰〰〰〰〰〰〰
📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
Penyelenggara :
🖼 Yayasan Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
🖊 Hadir Langsung di Majelis Ilmu Lebih Utama
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
بسم الله الرحمن الرحيم
NASIHAT SEPUTAR STATUS WA
Berangkat dari rasa prihatin, saya menulis sebuah nasihat kepada semua pihak, tanpa bermaksud kepada pihak tertentu, terkait dengan penggunaan status WA (WhatsApp).
Keluhan, pengaduan, atau sekadar berita telah tersampaikan dari berbagai daerah, tentang berbagai kasus atau masalah yang sering terjadi disebabkan status-status WA. Perangkat pasif yang mestinya diaktifkan untuk menambah kebaikan dan ketaatan, saat itu menjadi alat untuk meluapkan keinginan jiwa terhadap pihak lain. Akibatnya, terjadilah berbagai masalah yang semestinya tidak terjadi.
Tidakkah sudah datang saatnya, kita menyadari akibat buruk status WA tersebut bagi diri pribadi kita, keluarga kita, lingkungan kita, masyarakat luas, bahkan bagi ketaatan kita kepada Allah serta dakwah agama kita?
Tidakkah kita bertakwa kepada Allah dalam hal tulisan kita?
Tidakkah kita memperkirakan sejauh mana jangkauan tulisan kita? Selanjutnya, di setiap tempat yang dijangkaunya, tulisan tersebut akan menanam benih. Bisa jadi, akan tumbuh darinya suatu problem, entah sedikit atau banyak. Bisa jadi juga, tidak tumbuh problem apa pun. Namun, terlepas dari apa pun akibatnya, benih itu telah kita semai dan kita akan mempertanggungjawabkan apa yang kita semai.
Kenyataannya, redaksi status WA sering dibuat ambigu (bermakna lebih dari satu). Sasarannya pun dibuat anonim (tanpa nama, tidak beridentitas). Akibatnya, status itu membuat banyak pihak bertanya-tanya,
“Apa yang dimaksud?”
“Siapa yang dimaksud?”
Berikutnya, banyak pihak menjadi resah, muncul pula berbagai sangkaan terhadap sekian banyak pihak, dan suasana menjadi panas. Status WA tersebut ibarat sebuah bola api yang meletus, percikannya menyambar ke mana-mana, tak tentu arah.
Saudaraku, sadarilah, kata-kata ambigu adalah penyebab berbagai kerusakan yang terjadi di dunia ini. Ingatlah nasihat Ibnul Qayyim dalam kitab Nuniyah nya,
فعليك بالتفصيل والتمييز فالإ ... طلاق والإجمال دون بيان
قد أفسدا هذا الوجود وخبطا الـ ... ـأذهان والآراء كل زمان
“Mestinya engkau memperinci dan memilah
Sebab, kata yang umum dan global tanpa penjelasan
Telah merusak alam, pikiran,
dan merusak ide-ide pada setiap masa.”
Akibat Buruk Status WA
Di antara akibat buruk status WA yang tidak baik tersebut adalah:
1. Menimbulkan dugaan-dugaan. Padahal Allah dan Rasul-Nya telah memperingatkan kita dari dugaan-dugaan.
2. Menimbulkan rasa resah dan sedih. Padahal Nabi menganjurkan kita agar memasukkan rasa bahagia dalam kalbu seorang muslim.
3. Menyebarkan fahisyah, dalam arti ucapan yang tidak baik. Padahal orang yang merasa senang tersebarnya fahisyah mendapat ancaman azab yang pedih.
4. Menimbulkan permusuhan. Padahal kita diperintahkan mendamaikan yang berselisih atau bermusuhan.
5. Menebar teror.
Padahal kita tidak dihalalkan menakut-nakuti seorang muslim.
6. Melemahkan dan merusak ukhuwah islamiah.
Padahal kita diperintahkan untuk bersaudara dan mempererat ukhuwah islamiah.
7. Membuka rahasia diri dan keluarga. Padahal kita dianjurkan untuk menutupi sesuatu yang bersifat rahasia.
8. Menjadikannya sebagai ajang berkeluh kesah di hadapan manusia. Padahal semestinya kita mengadukan kegalauan kita kepada Allah.
9. Mengungkap sesuatu yang tak pantas diungkap di muka umum. Padahal perbuatan tersebut adalah tabu dan bertentangan dengan akhlak yang mulia.
10. Memamerkan sesuatu yang tidak dibenarkan untuk dipamerkan. Padahal kita dilarang membanggakan diri dengan sesuatu yang kita miliki. Di sisi lain, pamer menimbulkan kedengkian pihak lain.
11. Terkadang menimbulkan kemungkaran yang lebih besar daripada kemungkaran yang hendak diingkari. Padahal mengingkari kemungkaran tidak boleh mengakibatkan kemungkaran yang lebih besar.
Saudaraku, saat kita tidak mampu menulis kalimat yang baik, diam tentu lebih baik, apabila kita benar-benar beriman kepada Allah Yang Maha Melihat segala yang kita tulis dan beriman kepada hari akhir, hari saat kita akan mempertanggungjawabkan segala yang kita tulis dan akan mendapatkan balasan atas tulisan kita.
NASIHAT SEPUTAR STATUS WA
Berangkat dari rasa prihatin, saya menulis sebuah nasihat kepada semua pihak, tanpa bermaksud kepada pihak tertentu, terkait dengan penggunaan status WA (WhatsApp).
Keluhan, pengaduan, atau sekadar berita telah tersampaikan dari berbagai daerah, tentang berbagai kasus atau masalah yang sering terjadi disebabkan status-status WA. Perangkat pasif yang mestinya diaktifkan untuk menambah kebaikan dan ketaatan, saat itu menjadi alat untuk meluapkan keinginan jiwa terhadap pihak lain. Akibatnya, terjadilah berbagai masalah yang semestinya tidak terjadi.
Tidakkah sudah datang saatnya, kita menyadari akibat buruk status WA tersebut bagi diri pribadi kita, keluarga kita, lingkungan kita, masyarakat luas, bahkan bagi ketaatan kita kepada Allah serta dakwah agama kita?
Tidakkah kita bertakwa kepada Allah dalam hal tulisan kita?
Tidakkah kita memperkirakan sejauh mana jangkauan tulisan kita? Selanjutnya, di setiap tempat yang dijangkaunya, tulisan tersebut akan menanam benih. Bisa jadi, akan tumbuh darinya suatu problem, entah sedikit atau banyak. Bisa jadi juga, tidak tumbuh problem apa pun. Namun, terlepas dari apa pun akibatnya, benih itu telah kita semai dan kita akan mempertanggungjawabkan apa yang kita semai.
Kenyataannya, redaksi status WA sering dibuat ambigu (bermakna lebih dari satu). Sasarannya pun dibuat anonim (tanpa nama, tidak beridentitas). Akibatnya, status itu membuat banyak pihak bertanya-tanya,
“Apa yang dimaksud?”
“Siapa yang dimaksud?”
Berikutnya, banyak pihak menjadi resah, muncul pula berbagai sangkaan terhadap sekian banyak pihak, dan suasana menjadi panas. Status WA tersebut ibarat sebuah bola api yang meletus, percikannya menyambar ke mana-mana, tak tentu arah.
Saudaraku, sadarilah, kata-kata ambigu adalah penyebab berbagai kerusakan yang terjadi di dunia ini. Ingatlah nasihat Ibnul Qayyim dalam kitab Nuniyah nya,
فعليك بالتفصيل والتمييز فالإ ... طلاق والإجمال دون بيان
قد أفسدا هذا الوجود وخبطا الـ ... ـأذهان والآراء كل زمان
“Mestinya engkau memperinci dan memilah
Sebab, kata yang umum dan global tanpa penjelasan
Telah merusak alam, pikiran,
dan merusak ide-ide pada setiap masa.”
Akibat Buruk Status WA
Di antara akibat buruk status WA yang tidak baik tersebut adalah:
1. Menimbulkan dugaan-dugaan. Padahal Allah dan Rasul-Nya telah memperingatkan kita dari dugaan-dugaan.
2. Menimbulkan rasa resah dan sedih. Padahal Nabi menganjurkan kita agar memasukkan rasa bahagia dalam kalbu seorang muslim.
3. Menyebarkan fahisyah, dalam arti ucapan yang tidak baik. Padahal orang yang merasa senang tersebarnya fahisyah mendapat ancaman azab yang pedih.
4. Menimbulkan permusuhan. Padahal kita diperintahkan mendamaikan yang berselisih atau bermusuhan.
5. Menebar teror.
Padahal kita tidak dihalalkan menakut-nakuti seorang muslim.
6. Melemahkan dan merusak ukhuwah islamiah.
Padahal kita diperintahkan untuk bersaudara dan mempererat ukhuwah islamiah.
7. Membuka rahasia diri dan keluarga. Padahal kita dianjurkan untuk menutupi sesuatu yang bersifat rahasia.
8. Menjadikannya sebagai ajang berkeluh kesah di hadapan manusia. Padahal semestinya kita mengadukan kegalauan kita kepada Allah.
9. Mengungkap sesuatu yang tak pantas diungkap di muka umum. Padahal perbuatan tersebut adalah tabu dan bertentangan dengan akhlak yang mulia.
10. Memamerkan sesuatu yang tidak dibenarkan untuk dipamerkan. Padahal kita dilarang membanggakan diri dengan sesuatu yang kita miliki. Di sisi lain, pamer menimbulkan kedengkian pihak lain.
11. Terkadang menimbulkan kemungkaran yang lebih besar daripada kemungkaran yang hendak diingkari. Padahal mengingkari kemungkaran tidak boleh mengakibatkan kemungkaran yang lebih besar.
Saudaraku, saat kita tidak mampu menulis kalimat yang baik, diam tentu lebih baik, apabila kita benar-benar beriman kepada Allah Yang Maha Melihat segala yang kita tulis dan beriman kepada hari akhir, hari saat kita akan mempertanggungjawabkan segala yang kita tulis dan akan mendapatkan balasan atas tulisan kita.