Forwarded from Salafy Indonesia
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
📢❌⚠💥 JANGAN MENCELA MAKANAN
Makanan termasuk nikmat yang amat berharga dari Allah. Namun, masih ada saja orang yang tidak menghargai karunia ini dengan mencela hidangan yang disuguhkan kepadanya dengan berbagai celaan. Perbuatan ini berbeda jauh dengan ajaran Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sebagaimana yang dikatakan oleh sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ، إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِلَّا تَرَكَهُ
“Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika beliau menyukai suatu makanan, beliau memakannya. Jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya.”
(HR. Al-Bukhari no. 3563)
Ibnu Baththal menjelaskan bahwa yang seperti ini termasuk akhlak mulia. Sebab, ketika seseorang mencela makanan berarti dia telah menolak rezeki yang telah Allah karuniakan kepadanya. Sementara itu, segala nikmat yang kita dapatkan dari-Nya wajib kita syukuri, bukan malah kita cela. (Lihat Syarah Shahih al-Bukhari Libni Baththal 9/478)
Oleh karena itu, jika kita disuguhi hidangan/makanan, hendaknya kita menyantapnya. Jika memang enggan dan tidak menyukainya, hendaknya kita diam dan membiarkan hidangan itu tanpa mencelanya sedikit pun. Jangan sampai kita membuat murka Sang Maha Pencipta ataupun membuat sedih orang yang telah memasaknya.
(Lihat Umdatul Qari 21/49)
Namun, jika kita merasakan ada yang kurang dalam masakan, lalu memberi saran kepada orang yang memasaknya supaya di masa yang akan datang bisa membuat masakan lebih lezat, yang demikian diperbolehkan. Sebab, pada kondisi ini dia tidak mencela makanan, tetapi memberikan masukan atau pengajaran.
(Lihat asy-Syarh al-Mumti’ 12/34)
Berbeda halnya jika itu adalah makanan yang haram. Kita boleh mencelanya dan melarang orang lain menyantapnya. Hal ini pernah dilakukan oleh Baginda Nabi shallallahu alaihi wasallam. (Lihat Umdatul Qari 21/49)
Sumber:** https://forumsalafy.net/jangan-mencela-makanan/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Makanan termasuk nikmat yang amat berharga dari Allah. Namun, masih ada saja orang yang tidak menghargai karunia ini dengan mencela hidangan yang disuguhkan kepadanya dengan berbagai celaan. Perbuatan ini berbeda jauh dengan ajaran Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sebagaimana yang dikatakan oleh sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ، إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِلَّا تَرَكَهُ
“Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika beliau menyukai suatu makanan, beliau memakannya. Jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya.”
(HR. Al-Bukhari no. 3563)
Ibnu Baththal menjelaskan bahwa yang seperti ini termasuk akhlak mulia. Sebab, ketika seseorang mencela makanan berarti dia telah menolak rezeki yang telah Allah karuniakan kepadanya. Sementara itu, segala nikmat yang kita dapatkan dari-Nya wajib kita syukuri, bukan malah kita cela. (Lihat Syarah Shahih al-Bukhari Libni Baththal 9/478)
Oleh karena itu, jika kita disuguhi hidangan/makanan, hendaknya kita menyantapnya. Jika memang enggan dan tidak menyukainya, hendaknya kita diam dan membiarkan hidangan itu tanpa mencelanya sedikit pun. Jangan sampai kita membuat murka Sang Maha Pencipta ataupun membuat sedih orang yang telah memasaknya.
(Lihat Umdatul Qari 21/49)
Namun, jika kita merasakan ada yang kurang dalam masakan, lalu memberi saran kepada orang yang memasaknya supaya di masa yang akan datang bisa membuat masakan lebih lezat, yang demikian diperbolehkan. Sebab, pada kondisi ini dia tidak mencela makanan, tetapi memberikan masukan atau pengajaran.
(Lihat asy-Syarh al-Mumti’ 12/34)
Berbeda halnya jika itu adalah makanan yang haram. Kita boleh mencelanya dan melarang orang lain menyantapnya. Hal ini pernah dilakukan oleh Baginda Nabi shallallahu alaihi wasallam. (Lihat Umdatul Qari 21/49)
Sumber:** https://forumsalafy.net/jangan-mencela-makanan/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
☔💦💯 ANGGOTA TUBUH ADALAH CERMINAN KALBU
💬 As Syaikh Al Utsaimin rahimahullah berkata,
وما في القلوب وإن كان لا يعلمه إلا الله، لكن له شاهد في الجوارح، ولذا يروى عن الحسن رحمه الله أنه قال: «ما أسر أحد سريرة إلا أظهرها الله تعالى على صفحات وجهه وفلتات لسانه»، فالجوارح مرآة القلب.
"Apa yang ada di dalam kalbu, meskipun itu tidak ada yang mengetahuinya kecuali ALLAH, namun kondisi kalbu tergambar pada anggota badan. Oleh karena itu diriwayatkan dari Al-Hasan rahimahullah bahwasanya beliau berkata ( tidaklah seseorang menyembunyikan rahasia kecuali ALLAH ta'ala akan tampakkan pada raut wajahnya dan ketergelinciran lisannya). Dengan demikian anggota badan adalah cerminan kalbu."
✍ Al Qoulul Mufiid Syarh Kitab Tauhid jilid 2 hal.6
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💬 As Syaikh Al Utsaimin rahimahullah berkata,
وما في القلوب وإن كان لا يعلمه إلا الله، لكن له شاهد في الجوارح، ولذا يروى عن الحسن رحمه الله أنه قال: «ما أسر أحد سريرة إلا أظهرها الله تعالى على صفحات وجهه وفلتات لسانه»، فالجوارح مرآة القلب.
"Apa yang ada di dalam kalbu, meskipun itu tidak ada yang mengetahuinya kecuali ALLAH, namun kondisi kalbu tergambar pada anggota badan. Oleh karena itu diriwayatkan dari Al-Hasan rahimahullah bahwasanya beliau berkata ( tidaklah seseorang menyembunyikan rahasia kecuali ALLAH ta'ala akan tampakkan pada raut wajahnya dan ketergelinciran lisannya). Dengan demikian anggota badan adalah cerminan kalbu."
✍ Al Qoulul Mufiid Syarh Kitab Tauhid jilid 2 hal.6
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏻🥘✅ ADAB TERHADAP MAKANAN JIKA TIDAK MENYUKAI SUATU MAKANAN
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: «مَا عَابَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ، إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ، وَإِلَّا تَرَكَهُ. رواه البخاري و مسلم
Dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: "Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau selera terhadapnya, beliau memakannya. Namun jika tidak, beliau meninggalkannya"
📚 (Muttafaqun ‘alaihi)
Sumber:
https://bit.ly/2RlSEct
@ukhuwah_anak_kuliah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: «مَا عَابَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ، إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ، وَإِلَّا تَرَكَهُ. رواه البخاري و مسلم
Dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: "Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau selera terhadapnya, beliau memakannya. Namun jika tidak, beliau meninggalkannya"
📚 (Muttafaqun ‘alaihi)
Sumber:
https://bit.ly/2RlSEct
@ukhuwah_anak_kuliah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💽🔊 Audio Rekaman
Kajian Islam Ilmiah Kalibagor
[Taushiyah Ba'da Subuh]
📆 Ahad, 18 Rabi'ul Akhir 1441 H / 15 Desember 2019 M
📕 HAKEKAT
KEHIDUPAN DUNIA
💺 Pemateri :
Al-Ustadz Abu Nasim
Mukhtar Hafizhahullah
🕌 Tempat : Masjid An Nuur [Komplek Ma'had Al Faruq As-Salafy Kalibagor - Banyumas]
📥 Download http://bit.ly/2M4iUER || 40.53
🌐 https://wp.me/p9O4Tp-1ng
Sumber:
©Tasjilat Al Faruq
As-Salafy Purwokerto
www.alfaruq.net @Tasjilat_Al_Faruq
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Kajian Islam Ilmiah Kalibagor
[Taushiyah Ba'da Subuh]
📆 Ahad, 18 Rabi'ul Akhir 1441 H / 15 Desember 2019 M
📕 HAKEKAT
KEHIDUPAN DUNIA
💺 Pemateri :
Al-Ustadz Abu Nasim
Mukhtar Hafizhahullah
🕌 Tempat : Masjid An Nuur [Komplek Ma'had Al Faruq As-Salafy Kalibagor - Banyumas]
📥 Download http://bit.ly/2M4iUER || 40.53
🌐 https://wp.me/p9O4Tp-1ng
Sumber:
©Tasjilat Al Faruq
As-Salafy Purwokerto
www.alfaruq.net @Tasjilat_Al_Faruq
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
📜 ASAL MUASAL FITNAH DAN CARA MENGHADAPINYA
✍🏻 Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyyah rahimahullah mengatakan,
وأصل كل فتنة إنما هو من تقديم الرأي على الشرع والهوى على العقل
فالأول : أصل فتنة الشبهة والثاني : أصل فتنة الشهوة
ففتنة الشبهات تدفع باليقين وفتنة الشهوات تدفع بالصبر ولذلك جعل سبحانه إمامة الدين منوطة بهذين الأمرين فقال : وجعلنا منهم أئمة يهدون بأمرنا لما صبروا وكانوا بآياتنا يوقنون
فدل على أنه بالصبر واليقين تنال الإمامة في الدين
وجمع بينهما أيضا في قوله : وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر فتواصوا بالحق الذي يدفع الشبهات وبالصبر الذي يكف عن الشهوات
"Asal semua fitnah (ujian) adalah mengedepankan pikiran daripada syariat, serta mengedepankan hawa nafsu daripada akal sehat.
Maka yang pertama (pikiran) adalah asal dari fitnah syubhat. Sedang yang kedua (hawa nafsu) adalah asal dari fitnah syahwat.
Fitnah syubhat bisa dihilangkan dengan keyakinan, sedangkan fitnah syahwat dihilangkan dengan kesabaran.
Karena itu, Allah subhanahu wata'ala menjadikan kepemimpinan agama dilandasi dua hal ini. Allah berfirman yang artinya, "Kami jadikan di antara mereka (Bani Israil) pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami. Saat mereka bersabar dan mereka yakin dengan ayat-ayat Kami." [QS. As Sajdah:24] Ini menunjukkan bahwa dengan kesabaran dan keyakinan akan didapatkan kepemimpinan dalam agama.
Allah ta'ala juga telah menyebutkan keduanya dalam firman-Nya, "Dan mereka saling berwasiat dengan kebenaran dan saling berwasiat dengan kesabaran"
[QS. Al 'Ashr:3]
Saling berwasiat dengan kebenaran menghilangkan syubhat dan saling berwasiat dengan kesebaran mencegah dari syahwat."
📚 Ighatsatul Lahafan
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyyah rahimahullah mengatakan,
وأصل كل فتنة إنما هو من تقديم الرأي على الشرع والهوى على العقل
فالأول : أصل فتنة الشبهة والثاني : أصل فتنة الشهوة
ففتنة الشبهات تدفع باليقين وفتنة الشهوات تدفع بالصبر ولذلك جعل سبحانه إمامة الدين منوطة بهذين الأمرين فقال : وجعلنا منهم أئمة يهدون بأمرنا لما صبروا وكانوا بآياتنا يوقنون
فدل على أنه بالصبر واليقين تنال الإمامة في الدين
وجمع بينهما أيضا في قوله : وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر فتواصوا بالحق الذي يدفع الشبهات وبالصبر الذي يكف عن الشهوات
"Asal semua fitnah (ujian) adalah mengedepankan pikiran daripada syariat, serta mengedepankan hawa nafsu daripada akal sehat.
Maka yang pertama (pikiran) adalah asal dari fitnah syubhat. Sedang yang kedua (hawa nafsu) adalah asal dari fitnah syahwat.
Fitnah syubhat bisa dihilangkan dengan keyakinan, sedangkan fitnah syahwat dihilangkan dengan kesabaran.
Karena itu, Allah subhanahu wata'ala menjadikan kepemimpinan agama dilandasi dua hal ini. Allah berfirman yang artinya, "Kami jadikan di antara mereka (Bani Israil) pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami. Saat mereka bersabar dan mereka yakin dengan ayat-ayat Kami." [QS. As Sajdah:24] Ini menunjukkan bahwa dengan kesabaran dan keyakinan akan didapatkan kepemimpinan dalam agama.
Allah ta'ala juga telah menyebutkan keduanya dalam firman-Nya, "Dan mereka saling berwasiat dengan kebenaran dan saling berwasiat dengan kesabaran"
[QS. Al 'Ashr:3]
Saling berwasiat dengan kebenaran menghilangkan syubhat dan saling berwasiat dengan kesebaran mencegah dari syahwat."
📚 Ighatsatul Lahafan
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
☀↔️🔥 JANGAN KHAWATIR WAHAI MUKMIN, KEBAIKAN DAN KEJELEKAN PASTI AKAN TERPISAH DAN BERPISAH
📖 Allah Ta'ala berfirman:
مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتَّى يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ
"Allah tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman sebagaimana dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia membedakan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Q.S Ali Imran: 179
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'diy rahimahullah berkata:
أي: ما كان في حكمة الله أن يترك المؤمنين على ما أنتم عليه من الاختلاط وعدم التمييز، حتى يميز الخبيث من الطيب، والمؤمن من المنافق، والصادق من الكاذب.
"Yaitu: tidaklah patut dalam hikmah Allah untuk Dia membiarkan orang-orang mukmin sebagaimana keadaan kalian saat ini, berupa tercampur-baur (antara yang baik dan jelek) dan tidak ada tamyiiz (pemilahan), sehingga Dia (pasti) akan memisahkan antara:
▪Orang jelek dari yang baik.
▪Orang mukmin dari munafik.
▪Orang yang jujur dari pendusta."
📚 Taisiirul Kariimir Rahman, as-Sa'diy, hal. 156.
✍🏻 Diantara petikan faidah dari Kalamullah dan tafsirnya di atas:
Terus berupaya untuk bergabung dengan kebaikan dan orang-orangnya dengan istiqamah di atas takwa dan hidayah. Tidak akan bersatu dengan orang-orang yang baik KECUALI seorang yang benar imannya dan jujur dalam amalan dan ucapannya.
Orang yang jelek cepat atau lambat akan terpisah dari orang-orang yang baik bagaimanapun ia berusaha menyembunyikan kejelekannya.
🤲🏻 اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك.
Sumber:
@minhaajussalaf
📑 WA Ashhaabus Sunnah
📝💻 Majmu'ah Hikmah @hikmahsalafiyyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📖 Allah Ta'ala berfirman:
مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتَّى يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ
"Allah tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman sebagaimana dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia membedakan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Q.S Ali Imran: 179
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'diy rahimahullah berkata:
أي: ما كان في حكمة الله أن يترك المؤمنين على ما أنتم عليه من الاختلاط وعدم التمييز، حتى يميز الخبيث من الطيب، والمؤمن من المنافق، والصادق من الكاذب.
"Yaitu: tidaklah patut dalam hikmah Allah untuk Dia membiarkan orang-orang mukmin sebagaimana keadaan kalian saat ini, berupa tercampur-baur (antara yang baik dan jelek) dan tidak ada tamyiiz (pemilahan), sehingga Dia (pasti) akan memisahkan antara:
▪Orang jelek dari yang baik.
▪Orang mukmin dari munafik.
▪Orang yang jujur dari pendusta."
📚 Taisiirul Kariimir Rahman, as-Sa'diy, hal. 156.
✍🏻 Diantara petikan faidah dari Kalamullah dan tafsirnya di atas:
Terus berupaya untuk bergabung dengan kebaikan dan orang-orangnya dengan istiqamah di atas takwa dan hidayah. Tidak akan bersatu dengan orang-orang yang baik KECUALI seorang yang benar imannya dan jujur dalam amalan dan ucapannya.
Orang yang jelek cepat atau lambat akan terpisah dari orang-orang yang baik bagaimanapun ia berusaha menyembunyikan kejelekannya.
🤲🏻 اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك.
Sumber:
@minhaajussalaf
📑 WA Ashhaabus Sunnah
📝💻 Majmu'ah Hikmah @hikmahsalafiyyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
HIMBAUAN TA'AWUN
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، و الصلاة و السلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه و من تبعهم بإحسان إلى يوم القيامة، أما بعد:
Rasulullah ﷺ bersabda (artinya),
❝Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.❞
(HR. Muslim)
Qadarullahi wa maa syaa'a fa'ala, saudara kita _Abu Ibrohim Firdaus_ sedang mendapatkan musibah.
Putra beliau yang lahir tanggal 9 Januari 2020 mengalami berat nafas sejak lahir dan saat ini dirawat di rumah sakit Hermina Tambun yang membutuhkan biaya perhari kurang lebih 5-8 juta.
Mengingat akan kebutuhan saudara kita maka kami menghimbau kaum muslimin agar dapat berta'awun (tolong-menolong) meringankan beban musibah yang menimpa beliau dengan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Allah ﷻ anugerahkan pada kita.
❝Dan tolong menolong-lah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan.❞
(QS. Al Maidah:2)
Bagi antum yang ingin mengulurkan bantuan dapat menyalurkan via rekening:
BNI
No. 0801518591
An. WIWIET WIRATMOKO
Setelah melakukan transfer harap konfirmasi via WhatsApp ke nomor berikut:
085235999456
Abu Nasywah Syahmi
Berapapun besarnya bantuan yang antum berikan إن شآء اللّٰه akan sangat berarti bagi beliau.
Semoga Allah ﷻ membalas amalan shalih antum dengan sebaik-baik balasan آمین.
Rabu, 19 Jumadil 'Ula 1441 H/15 Januari 2020 M
جزاكـم اللـہ خيرا وبارك اللـہ فيـكم جميـعا
Ⓘ Mengetahui:
✓Al Ustadz Abul Hasan حفظه اللـہ
✓Al Ustadz Abu 'Abdillah Saiful حفظه اللـہ
Note: Dana yang dibutuhkan sampai tgl 14 Januari 2020 jam 8 malam sejumlah Rp. 30.130.900,-
Biaya yang dibutuhkan sementara total 50 jt.
Mohon ta'awunnya untuk turut menyebarkan ke grup-grup salafiyyin.
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، و الصلاة و السلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه و من تبعهم بإحسان إلى يوم القيامة، أما بعد:
Rasulullah ﷺ bersabda (artinya),
❝Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.❞
(HR. Muslim)
Qadarullahi wa maa syaa'a fa'ala, saudara kita _Abu Ibrohim Firdaus_ sedang mendapatkan musibah.
Putra beliau yang lahir tanggal 9 Januari 2020 mengalami berat nafas sejak lahir dan saat ini dirawat di rumah sakit Hermina Tambun yang membutuhkan biaya perhari kurang lebih 5-8 juta.
Mengingat akan kebutuhan saudara kita maka kami menghimbau kaum muslimin agar dapat berta'awun (tolong-menolong) meringankan beban musibah yang menimpa beliau dengan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Allah ﷻ anugerahkan pada kita.
❝Dan tolong menolong-lah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan.❞
(QS. Al Maidah:2)
Bagi antum yang ingin mengulurkan bantuan dapat menyalurkan via rekening:
BNI
No. 0801518591
An. WIWIET WIRATMOKO
Setelah melakukan transfer harap konfirmasi via WhatsApp ke nomor berikut:
085235999456
Abu Nasywah Syahmi
Berapapun besarnya bantuan yang antum berikan إن شآء اللّٰه akan sangat berarti bagi beliau.
Semoga Allah ﷻ membalas amalan shalih antum dengan sebaik-baik balasan آمین.
Rabu, 19 Jumadil 'Ula 1441 H/15 Januari 2020 M
جزاكـم اللـہ خيرا وبارك اللـہ فيـكم جميـعا
Ⓘ Mengetahui:
✓Al Ustadz Abul Hasan حفظه اللـہ
✓Al Ustadz Abu 'Abdillah Saiful حفظه اللـہ
Note: Dana yang dibutuhkan sampai tgl 14 Januari 2020 jam 8 malam sejumlah Rp. 30.130.900,-
Biaya yang dibutuhkan sementara total 50 jt.
Mohon ta'awunnya untuk turut menyebarkan ke grup-grup salafiyyin.
🚫⚠🌄 JANGAN MEMBELA SUNNAH DENGAN HAL YANG TIDAK SYAR'I
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
"Sunnah itu dijaga dengan cara yang benar, jujur, dan adil, bukan dijaga dengan jalan berbuat dusta dan zalim.
Sehingga apabila seseorang membantah kebatilan dengan kebatilan dan menghadapi kebid'ahan dengan kebid'ahan juga, maka yang seperti ini diantara perkara yang dicela salaf dan para imam."
📚 Dar'u Ta'arudh al 'Aql Wannaql 7/182
قَالَ ابنُ تَيمِيَّة - رَحِمَهُ اللَّـهُ - :
« تُحرَس السُّنَّة = بِالحَقِّ والصِّدقِ والعَدلِ، ولا تُحرَس بِكَذِبٍ ولا ظُلمٍ،
فَإذَا رَدَّ الإنسَانُ بَاطِلًا بِبَاطِلٍ، وقَابَلَ بِدعَةٍ بِبِدعَةٍ، كَانَ هَذَا مِمَّا ذَمَّهُ السَّلَفُ والأئِمَّة ».
📚 [ دَرءُ تَعَارُضِ العَقلِ والنَّقلِ || ٧ / ١٨٢ ]
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
"Sunnah itu dijaga dengan cara yang benar, jujur, dan adil, bukan dijaga dengan jalan berbuat dusta dan zalim.
Sehingga apabila seseorang membantah kebatilan dengan kebatilan dan menghadapi kebid'ahan dengan kebid'ahan juga, maka yang seperti ini diantara perkara yang dicela salaf dan para imam."
📚 Dar'u Ta'arudh al 'Aql Wannaql 7/182
قَالَ ابنُ تَيمِيَّة - رَحِمَهُ اللَّـهُ - :
« تُحرَس السُّنَّة = بِالحَقِّ والصِّدقِ والعَدلِ، ولا تُحرَس بِكَذِبٍ ولا ظُلمٍ،
فَإذَا رَدَّ الإنسَانُ بَاطِلًا بِبَاطِلٍ، وقَابَلَ بِدعَةٍ بِبِدعَةٍ، كَانَ هَذَا مِمَّا ذَمَّهُ السَّلَفُ والأئِمَّة ».
📚 [ دَرءُ تَعَارُضِ العَقلِ والنَّقلِ || ٧ / ١٨٢ ]
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥↔🔥 BERLINDUNGLAH DARI DUA GODAAN BESAR
Sufyan Ats Tsauri rahimahullah mengatakan:
تعوذوا بالله من فتنة العابد الجاهل ومن فتنة العالم الفاجر، فإن فتنتهما فتنة لكل مفتون.
"Mohonlah perlindungan kepada Allah dari:
1️⃣ Godaan ahli ibadah yang bodoh; dan
2️⃣ Godaan ahli ilmu yang jahat.
Sungguh, godaan dari dua golongan ini merupakan godaan yang menjerumuskan."
📚 Al 'Ilal wa Ma'rifatur Rijal karya Imam Ahmad
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Sufyan Ats Tsauri rahimahullah mengatakan:
تعوذوا بالله من فتنة العابد الجاهل ومن فتنة العالم الفاجر، فإن فتنتهما فتنة لكل مفتون.
"Mohonlah perlindungan kepada Allah dari:
1️⃣ Godaan ahli ibadah yang bodoh; dan
2️⃣ Godaan ahli ilmu yang jahat.
Sungguh, godaan dari dua golongan ini merupakan godaan yang menjerumuskan."
📚 Al 'Ilal wa Ma'rifatur Rijal karya Imam Ahmad
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📀Rekaman Audio
Kajian Ilmiyah Masjid Ma'had Al-Manshuroh Banjarbaru Sabtu-Ahad, 17-18 Jumadil Akhir 1437H ~ 26-27.03.2015M
💺Bersama
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahullah
🚇Audio Lengkap:
http://www.alfawaaid.net/2016/03/audio-al-ustadz-abu-hamzah-yusuf_29.html
[ Taushiyah ]
Ⓜ️ i_01. Ba'da Shubuh (1:05:49)
[ Kajian Tematik ]
📊 MERENUNGI KEMATIAN DAN PEDIHNYA ADZAB
Ⓜ️ ii_01. (1:22:04)
Ⓜ️ ii_02. (1:27:19)
Ⓜ️ ii_03. (1:15:31)
Ⓜ️ ii_04. (2:23:29)
Sumber:
✍ WA Salafiy Kalsel
http://bit.ly/AlmanshurohBanjar
@ukhuwahsalaf
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Kajian Ilmiyah Masjid Ma'had Al-Manshuroh Banjarbaru Sabtu-Ahad, 17-18 Jumadil Akhir 1437H ~ 26-27.03.2015M
💺Bersama
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahullah
🚇Audio Lengkap:
http://www.alfawaaid.net/2016/03/audio-al-ustadz-abu-hamzah-yusuf_29.html
[ Taushiyah ]
Ⓜ️ i_01. Ba'da Shubuh (1:05:49)
[ Kajian Tematik ]
📊 MERENUNGI KEMATIAN DAN PEDIHNYA ADZAB
Ⓜ️ ii_01. (1:22:04)
Ⓜ️ ii_02. (1:27:19)
Ⓜ️ ii_03. (1:15:31)
Ⓜ️ ii_04. (2:23:29)
Sumber:
✍ WA Salafiy Kalsel
http://bit.ly/AlmanshurohBanjar
@ukhuwahsalaf
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️