Rico Huang
27.8K subscribers
1.27K photos
7 videos
1 file
941 links
Building Cuerpo with gratitude & grit
Download Telegram
Saya hanya ingin mengingatkan Anda untuk tidak terjebak dalam minusnya adab dan etika ini, ada beberapa hal yang harus Anda hindari dalam era digital ini:
1. Bertanya tanpa sopan santun
Sering kali saya menerima chat di FB berupa pertanyaan tanpa salam dan kehangatan,
kenal juga belom, salam juga belom, tau-tau nodong pertanyaan, dan sering kali pertanyaan yang sangat privasi seperti "emang omset udah berapa?"
Bukannya tidak mau menjawab, tapi untuk apa saya kasih tau kalo adab dan etikanya saja tidak ada.
2. Sedikit action
Saya telah membuat banyak chanel untuk sharing GRATISAN, ada group FB, Whatsap, dan chanel telegram, dan didalam semua itu selalu ada saja kids jaman now yang banyak bertanya padahal belom dipraktekkan.
Karena saya tau model pertanyaan orang yang sudah praktek dan belom itu seperti apa. Jadi saya sarankan untuk Anda yang telah join ke chanel gratis atau berbayar saya, untuk perbanyak praktek dulu sebelum bertanya,
kualitas pertanyaan Anda menentukan action yang sudah Anda lakukan
3. Menyebar HOAX
Pada banyak platform sosial media, banyak terjadi debat kosong, atau bahkan suasana panas yang dikarenakan para alay yang suka menyebar berita HOAX,
mereka belum tau sumber berita darimana, valid atau tidak, hanya bermodal headline "wow" dan dengan mudahnya klik tombol share, apalagi sering kita jumpai di group whatsapp, orang share berita ga jelas dengan sumber "group sebelah"
sangat menyebalkan memang. Itu sebabnya diperlukan pengendalian diri, Saya pribadi tidak akan share berita yang tidak ada manfaatnya untuk banyak orang, apalagi dengan judul provokatif dan belum jelas sumber asli beritanya darimana.
Kawan,
Saya share ini bukan untuk menyinggung Anda yang merasa, tapi untuk mengingatkan kita bahwa 3 perilaku tersebut membuat diri kita terlihat bodoh.
Gunakan cara yang sopan dalam mendekati guru atau bertanya dengannya, saya pribadi akan bertanya pada guru saat sudah mengikuti sosial medianya, course onlinenya, seminarnya, atau workshopnya, karena itu adalah bagian dari adab berguru.
Dekati dengan cara yang baik dan berkelas, karena tanpa ridho dari guru, ilmu yang sudah kita pelajari bisa jadi tidak akan membawa dampak positif pada diri kita.
Dan pintarlah bermain sosial medianya, berhati-hati dengan sesuatu yang kita share, cukuplah share sesuatu yang bermanfaat untuk kita,
karena apa yang kita bagikan adalah cerminan dari diri kita, teman yang berkualitaspun akan malas mendekati Anda jika yang Anda share adalah berita-berita tidak jelas.
Bagikan sharing saya ini jika bermanfaat,
Terimakasih :)
Langsung action dalam terjun memulai bisnis itu bagus untuk diawal mulai, tapi seiring berjalannya waktu perlu banyak ilmu untuk mengembangkan bisnis yang dibangun.
Salah satu yang Anda pahami adalah mengetahui niche market Anda atau ceruk pasar yang Anda tuju saat berjualan.
Karena setiap produk pasti memiliki kebiasaan market yang berbeda-beda, Anda sebagai penjual, perlu mengetahui apa saja kebiasaan mereka, untuk itu perlu Anda pahami beberapa hal tentang niche market, diantaranya yaitu:
1. Minat
Anda perlu pahami, apa yang mereka sukai?, mereka suka membaca apa saat membuka sosial media?, artikel seperti apa yang mereka minati?.
karena telah terbangun suatu kesamaan yang menimbulkan kenyamanan di awal pertemuan *uhuk (^^, )>
2. Demografi
Berapa usianya?, Apa pekerjannya?, Sudah menikah, jomblo, atau sudah punya anak?. Hal ini perlu Anda ketahui untuk mengetahui perkiraan daya beli, tanggal berapa saat gajian untuk mengadakan promo.
Dan juga Anda akan lebih mudah dalam menggunakan bahasa yang sesuai dengan perkiraan usia mereka, akan lebih nyaman juga untuk diterima oleh mereka.
3. Kesamaan
Merek, produk, atau bisnis apa yang mirip dan dikonsumsi oleh mereka. Untuk kemudian bisa Anda sesuaikan angel iklan sesuai dengan brand yang mereka ikuti.