Moslemtoday.com Official
1.57K subscribers
171 photos
27 files
10.4K links
Internasional News l Moslem News Update l Middle East l Broadcast Network
Download Telegram
Beda Metode Hisab antara NU dan Muhammadiyah Soal Awal Ramadhan

Pengurus Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1443 Hijriah jatuh pada Sabtu, 2 April 2022, berdasarkan metode hisab wujudul hilal. Sementara Pengurus Besar NU masih menunggu hasil rukyatul hilal atau pemantauan anak bulan yang akan dilaksanakan pada Jumat, 1 April 2022. Namun demikian, NU juga menjadikan metode hisab imkanur rukyah sebagai pendukung pelaksanaan rukyat. Lantas, apa bedanya metode hisab wujudul hilal yang dipegang Muhammadiyah dengan hisab imkanur rukyah yang dijadikan sandaran NU?

http://www.moslemtoday.com/beda-metode-hisab-antara-nu-dan-muhammadiyah-soal-awal-ramadhan/
Herry Wirawan Akhirnya Divonis Hukuman Mati

Terdakwa kasus pemerkosaan terhadap belasan santriwati hingga hamil dan melahirkan, Herry Wirawan akhirnya divonis mati. Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Herry Wirawan.

http://www.moslemtoday.com/herry-wirawan-akhirnya-divonis-hukuman-mati/
Mahfud MD Sebut Paham Wahabi dan Salafi Tak Cocok di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai paham wahabi dan salafi tak cocok dengan tradisi Islam yang ada di Indonesia. "Dibangun dengan wahabi salafi, enggak cocok di kita [Indonesia]," kata Mahfud dalam acara Seminar Pra Muktamar Muhammadiyah 'Menjaga Kedaulatan NKRI' pada Kamis (21/4/2022).

http://www.moslemtoday.com/mahfud-md-sebut-paham-wahabi-dan-salafi-tak-cocok-di-indonesia/

Telegram : https://t.me/moslemtoday
https://chat.whatsapp.com/JgHWF35DZOc7ywG8Y8DWJC
Buya Hamka: Gerakan Wahabi di Indonesia

(Diambil dari buku karya Hamka “Dari Perbendaharaan Lama” terbitan Pustaka Panjimas tahun 1963).

“Seketika terjadi Pemilihan Umum , orang telah menyebut-nyebut kembali yang baru lalu, untuk alat kampanye, nama “Wahabi.” Ada yang mengatakan bahwa Masyumi itu adalah Wahabi, sebab itu jangan pilih orang Masyumi. Pihak komunis pernah turut-turut pula menyebut-nyebut Wahabi dan mengatakan bahwa Wahabi itu dahulu telah datang ke Sumatera. Dan orang-orang Sumatera yang memperjuangkan Islam di tanah Jawa ini adalah dari keturunan kaum Wahabi.

http://www.moslemtoday.com/buya-hamka-gerakan-wahabi-di-indonesia/