KuyShare
955 subscribers
939 photos
140 videos
274 files
824 links
Bukan apa-apa, cuma channel curhat doang!
Hati-hati, kena spam pos yang full typo.

Donat & Kopi: qris @beridukungan
Download Telegram
❀2
Forwarded from WeWantYou
This media is not supported in the widget
VIEW IN TELEGRAM
❀2
Indonesia negara Agraris itu fakta, dan mau tidak mau paling tidak kita bisa swasembada pangan meskipun gak 100%.

dan bagaimana bisa negara agraris untuk beli pupuk bersubsidi aja dipersulit? sementara beli bensin bersubsidi dipermudah dan sudah berpuluh-puluh tahun disubsidi yang mana lebih dari 90% salah sasaran.


Tapi maklum ketika ada anak-anak yang stunting, bahkan mungkin sudah seharusnya stunting. Toh sudah terbiasa minum bensin formula dan bubur beras plastik impor.

===
"Hanya berharap swasembada pangan tanpa bergantung impor, tapi kesejahteraan para petani aja rela digadaikan demi bisa naik mobil murah."
*Pemilu, uang saku, NIK dan Pinjol*

Di era pemilu ini, suap atau lebih dikenal sebagai uang saku pemilu menjadi komiditas utama untuk mencari calon pemilih agar para caleg berduit bisa melenggang ke kursi parlemen.

Sayangnya pemberian uang saku ini, disertai pencatatan baik fotokopi maupun foto atau scan kartu identitas yang dikawatirkan akan digunakan untuk GESTUN ataupun skandal PINJOL dengan memakai data pribadi hasil beli suara ini.

Kalian pasti masih ingat beberapa bulan lalu di sebuah kampung di Jawa Barat, sebagian masyarakatnya terlilit hutang pinjol tanpa mengajukan pinjol sebelumnya. Kok bisa padahal tidak ada pencatatan data atau perekaman data pinjol tapi kok bisa masuk pinjol?

Nah tanpa data yang benar pun, para mafia penipuan pinjol saja bisa memakai data orang untuk pengajuan pinjol. Bagaimana kalau ada data yang lengkap seperti jual beli suara di era PEMILU ini?

Dan bagaimana mungkin seorang ingin mengabdi ke negara dengan cara beli suara sementara kondisi ekonomi Indonesia saat ini belum stabil? Meskipun sudah beli suara sekian puluh juta rupiah masih ada kemungkinan gagal dan membuat mereka MERUGI.

Bayangkan saja (faktanya bisa kurang atau lebih dari itu)!
untuk menjadi seorang anggota dewan, minimal harus dipilih oleh 10.000 orang di dapilnya. Dari 10.000 ini kita asumsikan 8.000 beli suara dan 2.000 suara organik. Tiap satu suara harus dihargai dengan nominal tertentu tapi anggap saja per suara dihargai Rp.50.000 sudah termasuk biaya agen atau mucikari pemilih. Dana pendaftaran ke KPU melalui partai anggap saja 50.000.000 termasuk APK.

50.000.000 + (8.000 x 50.000)

ekuivalen dengan = Rp.450.000.000

Jika jadi mungkin bakal balik modal (dari gaji + tunjangan + KKN), jika tidak jadi ya bakal menyisakan hutang 450 juta. Nah bagaimana mereka yang gagal melenggang ke parlemen membayar hutang?

Salah satu caranya yakni: PINJOL dengan data dari proses transaksi jual beli suara.

dari 8.000 data 1.000 data dari orang terdekat sementara sisanya tidak dikenal, tiap data ditarik minimal 2jt.

Total pinjol yang bakal ditarik:
7.000 Γ— 2.000.000

ekuivalen dengan: Rp. 14.000.000.000

kita asumsikan modal caleg: 500.000.000

14.000.000.000 β€” 500.000.000

ekuivalen dengan: 13.500.000.000

untung 13.500 juta tanpa harus kepikiran bayar pinjol sementara yang suaranya dibeli

Pemasukan: 200.000 - 2jt

ekuivalen dengan: -1.800.000.



Itu resiko di dunia, resiko di akhirat bagi yang beragama yang taat beda cerita.


Semoga bisa dipaham dan bisa direnungkan kalau-kalau nanti tiba-tiba ada DC datang kerumah.
❀4
Baru mulai....
❀4
Subsidi pupuk si tujuannya buat siapa?
Apakah orang yang bukan petani bakal beli pupuk buat dicemilin?

Merasa negara agraris, presentase jumlah petani sangat kecil, beli pupuk pun sudah dibatasi (bukan langka). Bahan pangan bergantung produk impor.

Kita butuh solusi yang tepat, bukan solusi yang idealis. Jangan seperti solusi pada masa minyak goreng langka, makanan diolah dengan cara direbus pakai air. dan juga buat bayar hutang jatuh tempo bayarnya pakai jual BUMN.


Saya protes bukan karena saya tidak dapat, tapi ribuan petani tidak bisa beli pupuk bukan karena kelangkaan pupuk melainkan dibatasi.

===================================


Datanglah ke TPS pilih wakil rakyat dan pemimpin negeri yang ada dalam benak kalian dan kamu yakini bahwa mereka bisa membawa Indonesia maju. Jangan pilih karena mereka bayar. Jika kamu kosong tidak ada pilihan, tetap datang dan coblos bagian yang tidak ada nama partai dan nama calon.


Jangan sampai kartu suaramu dimanfaatkan oleh mereka yang haus kekuasaan.
❀2πŸ’©1
Makanya saya lebih bersuara pupuk untuk petani daripada saat BBM naik.

Ya kali kita makan beras plastik & minum BBM.



================
Jangan kira mahalnya beras petani untung, anda salah. Mahalnya beras itu diimbangi dengan kelangkaan (lebih ke pembatasan) pupuk, gagal panen karena bencana, gagal panen karena hama.
πŸ’©2
Udah datang ke TPS dong, meskipun cuma ngisi absen doang.
❀1
KuyShare
Udah datang ke TPS dong, meskipun cuma ngisi absen doang.
......

yang salah input KPPS, yang disalahkan paslon yang menang


kemana nih saksi masing-masing paslon yang ada di TPS? kemana nih agen pencari kecurangan?

FYI: tiap TPS ada sekitar 250 pemilih, dan di form C1 ada tiga kolom angka hasil perolehan suara tiap paslon.

Untuk membedakan hasil masing-masing paslon terlebih jika ada yang unggul dengan jumlah angka ratusan, maka diberikan 3 kolom angka. 000. Kolom paling kanan bernilai satuan, tengah bernilai puluhan dan kiri bernilai ratusan. Jika paslon dapat suara 9 maka diharuskan ditulis 009 pun di kolom bawahnya dengan bulatan di angka 0 (kiri), 0 (tengah) dan 9 (kanan); jika 49 maka diharuskan ditulis 049 dan di kolom bawahnya 0 (kiri), 4 (tengah), dan 9 (kiri); sementara jika 145, ditulis 145 dan kolom bawahnya bulatan di 1 (kiri), 4 (tengah) dan 5 (kanan).

Kesalahan fatal jika perolehan 9 suara tapi hanya ditulis 9 dan bulatan di angka 9 (kiri) maka sistem akan mendeteksi input tersebut menjadi 900. Jadi kesalahan ini bukan karena salah satu paslon curang, tapi karena kesalahan input dari TPS dan dideteksi otomatis oleh sistem sehingga tercatat seperti kasus diatas. Tapi tenang, kesalahan ini akan direkap secara berjenjang mulai dr TPS, PPS, KPUD kecamatan, KPUD Kabupaten, KPUD Provinsi, dan KPU.

Sebagai pemilih, kita secara independen mempunyai hak untuk melaporkan ke KPPS jika menemukan surat suara telah tercoblos (saat baru buka surat suara) dan meminta untuk diganti yang baru. Tentunya dengan etika yang baik dan tidak langsung meng-klaim semua surat suara telah tercoblos dan diklaim sebagai kecurangan paslon tertentu.



Katanya pemilih cerdas, kok goblok?


Kuy mari sama-sama kita awasi hasil pemilihan umum meskipun kita memilih untuk tidak memilih.
Menang bukan berarti curang, kalah bukan berarti jujur. Tapi orang bijak selalu berargumen "mari kita buktikan".


============
Jujur paling males itu lihat berita pemilu, karena pasti yang kalah itu akan beranggapan kalau yang menang curang.
❀7πŸ‘1πŸ₯°1πŸ’©1
Mendukung dianggap "Penyepong!", mengkritisi dianggap "Pembenci!".


Ngakunya si berpendidikan, beretika, bermoral, beragama.
❀1
πŸ”₯1
NSFW Random 1⃣8βƒ£βž•βž•

Cek: https://t.me/+QFUOdV-f_OM2YTM8
Kalau gambar profilnya sama berarti region Indo (DC5) belum ke blokir p*rn*grafi, kalau udah jadi text berarti sudah keblokir.

Ijin via komentar biar di acc masuk.
❀1
"Jadilah seperti mutiara, meski jatuh di tempat paling kotor sekalipun dia akan tetap menjadi mutiara yang sangat berharga." - Tanpa Nama
Blokir wilayah itu maksudnya apa?

Blokir wilayah yang dimaksud adalah suatu channel atau grup tidak bisa diakses oleh sebagian pengguna karena salah satu pelanggaran isi grup/channel yang secara inklusif dilarang oleh negara tertentu. Dalam kasus di Telegram, salah satu bentuk pembatasan atau pelanggaran yang dimaksud adalah pembatasan karena konten bermuatan pornografi terlebih untuk wilayah pusat data Asia lebih lagi Asia Tenggara (DC5).
❀1πŸ‘1