Berkata al-Imam al-Khothib al-Baghdadiy rahimahullah:
❶ Memanfaatkan waktu untuk belajar,
❷ Bersungguh-sungguh dalam belajar,
❸ Ikhlaskan niat dalam belajar,
❹ Berdo’a dengan penuh harap agar mendapatkan taufiq ilmu yang bermanfaat dan berlindung kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat (berilmu tetapi tidak beramal dengan ilmu yang telah didapatkannya)
❺ Hendaklah berhati-hati agar tujuan belajarnya bukan untuk berdebat atau berbantah-bantahan serta ingin dilihat manusia bahwa dia selalu menang berdebat dan mendapatkan bayaran besar karena menang dalam berdebat.
Diringkas dari kitab al-Faqih wal Mutafaqqih, 2/87
❶ Memanfaatkan waktu untuk belajar,
❷ Bersungguh-sungguh dalam belajar,
❸ Ikhlaskan niat dalam belajar,
❹ Berdo’a dengan penuh harap agar mendapatkan taufiq ilmu yang bermanfaat dan berlindung kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat (berilmu tetapi tidak beramal dengan ilmu yang telah didapatkannya)
❺ Hendaklah berhati-hati agar tujuan belajarnya bukan untuk berdebat atau berbantah-bantahan serta ingin dilihat manusia bahwa dia selalu menang berdebat dan mendapatkan bayaran besar karena menang dalam berdebat.
Diringkas dari kitab al-Faqih wal Mutafaqqih, 2/87
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, jiwa yang tidak merasa kenyang (puas), dan dari doa yang tidak dikabulkan.” (HR . Muslim no. 2722 dari Zaid bin Arqam radhiyallahu ‘anhu)
Doa itu dimulai dari permohonan untuk berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat
Berlindung dari ilmu yg tidak bermanfaat juga berarti: membuat ilmu yg kita pelajari jadi berdampak ke kita saat di amalkan
Karena banyak ilmu yg bagus, tapi ternyata setelah kita praktekkan, ga ada manfaatnya ke kehidupan dan bisnis kita.