Ippho Santosa - ipphoright
25.9K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Kemarin, sore saya bertemu Gus Sholah (adiknya Gus Dur) di rumahnya dan malam saya bertemu Prof Din (tokoh Muhammadiyah) di rumahnya. Salah satu yang kami bahas adalah soal minat membaca dan pendidikan di kalangan muslim.

Kendati perintah untuk membaca sudah tercantum dengan jelas dan tegas dalam Kitab Suci, rupa-rupanya minat membaca masyarakat kita masih sangat rendah. Nggak percaya? Kita simak data-data berikut.

Pada Maret 2016, dikabarkan Indonesia menempati posisi 60 dari 61 negara terkait tingkat literasi (minat baca). Penelitian ini digelar oleh Central Connecticut State University.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayan pernah mengungkapkan, Indonesia hanya satu tingkat lebih baik dari Republik Botswana, sebuah negara di Afrika bagian selatan dalam hal literasi. Duh!

Data UNESCO tahun 2012 menerangkan, indeks minat baca masyarakat Indonesia cuma 0,001 persen. Itu artinya, hanya satu dari seribu penduduk Indonesia yang gemar membaca. Di negara-negara maju, angka ini bisa mencapai 0,45 persen.  

Sementara itu, data IKAPI tahun 2010 menunjukkan, ada sekitar 12.000 judul buku baru yang diterbitkan per tahun. Berdasarkan jenisnya, ada lima kelompok, antara lain, buku agama (17,95 persen), buku perguruan tinggi (13,96 persen), buku anak dan remaja (10,36 persen), buku umum (8,67 persen), dan buku pelajaran (4,45 persen).

Tak termasuk buku nikah dan buku tabungan, hehehe.

Itulah kebiasaan orang rata-rata. Malas membaca. Kita, kalau mau nasibnya berbeda, yah mesti memiliki kebiasaan yang berbeda. Salah satunya, miliki kebiasaan membaca, terutama membaca buku. Bukan membaca socmed.

Tidak harus beli, yang penting baca. Menariknya, menurut penelitian, #membaca membuat kita lebih panjang umur. Penelitian oleh Yale University ini melibatkan 3.600 orang yang kemudian dikutip oleh World Economic Forum. Nggak main-main.

Terakhir, ingatlah, ilmu itu cahaya dan fakir itu gelap. Mereka yang sungguh-sungguh sama ilmu dijamin tidak fakir. Sedekah itu sunnah, menuntut ilmu itu wajib. Sekian dari saya, Ippho Santosa.