Jangan buru-buru berpikir ngutang dalam membesarkan usaha. Apalagi sampai #RIBA.
RIBA itu singkatan:
Runtuh Iman, Bisnis Amblas
Kita sama-sama tahu, semua agama samawi (Islam, Kristen, dan Yahudi) menentang riba.
Sekali lagi, jangan buru-buru berpikir ngutang dalam membesarkan usaha. Masih ada cara lain untuk mendapatkan cash, asalkan bisnis Anda memang bagus alias menjanjikan.
Misal:
Hemat-hemat
Jual indent
Bayar tempo
Tunda pengeluaran
Beli skala kecil (sesuai kemampuan)
Gimana dengan ngepet? Hehehe, jangan. Nggak legal, nggak halal. Lagi pula, kasihan babinya, hehehe.
Satu hal yang perlu dikuasai benar-benar oleh seorang pengusaha adalah menjual indent. Barang belum ada tapi sudah dijual. Bolehlah? Boleh-boleh saja. Agama pun mengizinkan itu. Asalkan barang nantinya sesuai dengan yang dijanjikan. Jangan sampai, gambarnya A, barangnya B. Ngawur tuh!
Mulailah menjual indent. Dan percayalah, semua akan indent pada waktunya, hehehe.
Cash is king. Pengelolaan atas cash, itu melebihi king. Mungkin kingkong, hehehe. Lihatlah, betapa banyak bisnis yang runtuh dan rubuh, hanya gegara gagal mengelola cash. Padahal sebagian mereka memetik untung. Tetap saja ambruk.
Juallah indent, dapatkan cash.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Kapan-kapan kita sambung lagi. Selanjutnya, ajak saudara-saudara dan teman-temannya bergabung di channel Telegram ini ya. Agar mereka juga merasakan manfaatnya.
RIBA itu singkatan:
Runtuh Iman, Bisnis Amblas
Kita sama-sama tahu, semua agama samawi (Islam, Kristen, dan Yahudi) menentang riba.
Sekali lagi, jangan buru-buru berpikir ngutang dalam membesarkan usaha. Masih ada cara lain untuk mendapatkan cash, asalkan bisnis Anda memang bagus alias menjanjikan.
Misal:
Hemat-hemat
Jual indent
Bayar tempo
Tunda pengeluaran
Beli skala kecil (sesuai kemampuan)
Gimana dengan ngepet? Hehehe, jangan. Nggak legal, nggak halal. Lagi pula, kasihan babinya, hehehe.
Satu hal yang perlu dikuasai benar-benar oleh seorang pengusaha adalah menjual indent. Barang belum ada tapi sudah dijual. Bolehlah? Boleh-boleh saja. Agama pun mengizinkan itu. Asalkan barang nantinya sesuai dengan yang dijanjikan. Jangan sampai, gambarnya A, barangnya B. Ngawur tuh!
Mulailah menjual indent. Dan percayalah, semua akan indent pada waktunya, hehehe.
Cash is king. Pengelolaan atas cash, itu melebihi king. Mungkin kingkong, hehehe. Lihatlah, betapa banyak bisnis yang runtuh dan rubuh, hanya gegara gagal mengelola cash. Padahal sebagian mereka memetik untung. Tetap saja ambruk.
Juallah indent, dapatkan cash.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Kapan-kapan kita sambung lagi. Selanjutnya, ajak saudara-saudara dan teman-temannya bergabung di channel Telegram ini ya. Agar mereka juga merasakan manfaatnya.