Special Video 'Karyawan Juga Bisa Kaya' saya hadirkan di Telegram ini. Durasi 20 menit. Anda bisa simak, Anda bisa upload (Sedikit ralat: inflasi sekitar 10% per tahun, bukan per bulan)... Saya berjanji akan membagi-bagikan video seperti ini lagi kalau member di channel ini sudah mencapai 35.000 orang... Maka dari itu, ajaklah teman-teman kita dan saudara-saudara kita bergabung di channel ini...
Sekiranya masih memungkinkan, belanjalah di warung-warung tetangga. Bukan pada gurita-gurita ritel yang sudah menjalar ke mana-mana (baca: mematikan warung-warung kecil).
Belanja di warung-warung tetangga? Buat apa?
- Mempererat silaturahim. Toh, kalau kita sakit atau meninggal, yang peduli dan mengurusi kita adalah tetangga. Bukan gurita itu.
- Saling memakmurkan. Kalaupun Rp200 lebih mahal, tetaplah membeli di warung-warung tetangga. Anggap saja membantu biaya sekolah dan les anaknya.
- Mengurangi dominasi kapitalis. Kita tidak anti dengan mereka. Tapi apa salahnya kalau kita lebih berpihak pada pemain kecil, apalagi kalau ternyata kita kenal baik dengan pemain kecil itu.
- Kadang lebih fleksibel. Anda bisa memesan barang tertentu. Anda juga bisa minta delivery ke rumah. Hebatnya lagi, Anda masih dibolehkan ngutang, hehehe.
Ini sangat penting. Bukan rahasia lagi, begitu ritel modern beroperasi, maka itu akan mematikan 3-5 warung kelontong di sekitarnya. Yang sebenarnya, kitalah yang mematikan karena absennya keberpihakan kita.
Jujur, saya salut sama kota-kota tertentu yang menolak hadirnya gurita-gurita ritel. Coba bayangkan, membludaknya uang di tangan kapitalis itu, buat apa? Bisa ditebak. Membeli mobil sport, berlibur ke Eropa, dan sejenisnya.
Sementara, uang tak seberapa di tangan pemain kecil itu, buat apa? Bayar uang sekolah dan les anaknya. Syukur-syukur bisa mengantarkan anaknya kuliah di universitas negeri. Melihat ini, tak bisakah kita sedikit berempati?
Tentu saja, spirit 'belanja di warung tetangga' ini harus diimbangi dengan semangat berbenah dan berubah. Agar mereka membaik (baca: kompetitif) dari waktu ke waktu.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Belanja di warung-warung tetangga? Buat apa?
- Mempererat silaturahim. Toh, kalau kita sakit atau meninggal, yang peduli dan mengurusi kita adalah tetangga. Bukan gurita itu.
- Saling memakmurkan. Kalaupun Rp200 lebih mahal, tetaplah membeli di warung-warung tetangga. Anggap saja membantu biaya sekolah dan les anaknya.
- Mengurangi dominasi kapitalis. Kita tidak anti dengan mereka. Tapi apa salahnya kalau kita lebih berpihak pada pemain kecil, apalagi kalau ternyata kita kenal baik dengan pemain kecil itu.
- Kadang lebih fleksibel. Anda bisa memesan barang tertentu. Anda juga bisa minta delivery ke rumah. Hebatnya lagi, Anda masih dibolehkan ngutang, hehehe.
Ini sangat penting. Bukan rahasia lagi, begitu ritel modern beroperasi, maka itu akan mematikan 3-5 warung kelontong di sekitarnya. Yang sebenarnya, kitalah yang mematikan karena absennya keberpihakan kita.
Jujur, saya salut sama kota-kota tertentu yang menolak hadirnya gurita-gurita ritel. Coba bayangkan, membludaknya uang di tangan kapitalis itu, buat apa? Bisa ditebak. Membeli mobil sport, berlibur ke Eropa, dan sejenisnya.
Sementara, uang tak seberapa di tangan pemain kecil itu, buat apa? Bayar uang sekolah dan les anaknya. Syukur-syukur bisa mengantarkan anaknya kuliah di universitas negeri. Melihat ini, tak bisakah kita sedikit berempati?
Tentu saja, spirit 'belanja di warung tetangga' ini harus diimbangi dengan semangat berbenah dan berubah. Agar mereka membaik (baca: kompetitif) dari waktu ke waktu.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Ingatkan anak-anak kita untuk lebih menghormati dan menyayangi ibu. Serukan, "Ibumu, ibumu, ibumu. Kemudian barulah ayahmu." Setuju?
Ratusan rakaat sholatmu, jutaan rupiah sedekahmu, belasan kali umrahmu, itu semua bisa terkikis habis nilainya jika dirimu durhaka kepada ibu atau mengabaikan ibu.
Dipilihnya hari ibu, hari guru, hari pahlawan, hari relawan, hari santri dll, itu semata-mata sebagai momentum belaka. Walaupun esensi dan penerapannya setiap hari.
Maka, pagi ini di Twitter ramailah tagar:
#HariIbu
#HariMamaTiapHari
#HappyMothersDay
Peringatan hari bela negara juga dipilih harinya, lagi-lagi sebagai momentum belaka. Walaupun intinya (semangat bela NKRI) yah setiap hari sepanjang tahun. Tidak terpaku pada satu atau dua hari saja.
Bukankah penetapan kalender Islam juga dipilih harinya? Para sahabat yang memilihnya. Jadi, boleh-boleh saja. Tak perlu lagi kita salahkan dan permasalahkan soal peringatan hari ini itu.
Kembali soal anak dan ibu. Ternyata anak yang dekat dengan ibunya akan menjadi anak yang sehat, kuat, taat, hangat dan bersahabat. Sebuah penelitan di Harvard bahkan menyimpulkan, anak yang dekat dengan ibunya cenderung sukses finansial.
Mari kita copas dan share artikel ini kepada saudara-saudara kita. Sekadar reminder, agar kita semua lebih selaras dan lebih berbakti kepada ibu.
Ratusan rakaat sholatmu, jutaan rupiah sedekahmu, belasan kali umrahmu, itu semua bisa terkikis habis nilainya jika dirimu durhaka kepada ibu atau mengabaikan ibu.
Dipilihnya hari ibu, hari guru, hari pahlawan, hari relawan, hari santri dll, itu semata-mata sebagai momentum belaka. Walaupun esensi dan penerapannya setiap hari.
Maka, pagi ini di Twitter ramailah tagar:
#HariIbu
#HariMamaTiapHari
#HappyMothersDay
Peringatan hari bela negara juga dipilih harinya, lagi-lagi sebagai momentum belaka. Walaupun intinya (semangat bela NKRI) yah setiap hari sepanjang tahun. Tidak terpaku pada satu atau dua hari saja.
Bukankah penetapan kalender Islam juga dipilih harinya? Para sahabat yang memilihnya. Jadi, boleh-boleh saja. Tak perlu lagi kita salahkan dan permasalahkan soal peringatan hari ini itu.
Kembali soal anak dan ibu. Ternyata anak yang dekat dengan ibunya akan menjadi anak yang sehat, kuat, taat, hangat dan bersahabat. Sebuah penelitan di Harvard bahkan menyimpulkan, anak yang dekat dengan ibunya cenderung sukses finansial.
Mari kita copas dan share artikel ini kepada saudara-saudara kita. Sekadar reminder, agar kita semua lebih selaras dan lebih berbakti kepada ibu.
Bulan Desember adalah bulan kesukaan saya.
30 Desember adalah hari kelahiran saya dan anak saya. Nah, bertepatan 30 Desember 2016, saya akan menawarkan sebuah peluang usaha yang istimewa buat teman-teman:
- modalnya cuma Rp3juta.
- marginnya lebih dari 100%.
- produknya salah satu yang terbaik di dunia.
Insya Allah para mitra akan saya bimbing agar mulai dan berkembang bisnisnya. Sampai di sini, sepertinya Anda mulai berminat dan itu respons yang sangat wajar.
Btw, ada bonus khusus bagi mereka yang take action pada 30 Desember. Terus, bagaimana detailnya? 30 Desember pagi akan saya jelaskan. Sekian dulu ya, Ippho Santosa.
30 Desember adalah hari kelahiran saya dan anak saya. Nah, bertepatan 30 Desember 2016, saya akan menawarkan sebuah peluang usaha yang istimewa buat teman-teman:
- modalnya cuma Rp3juta.
- marginnya lebih dari 100%.
- produknya salah satu yang terbaik di dunia.
Insya Allah para mitra akan saya bimbing agar mulai dan berkembang bisnisnya. Sampai di sini, sepertinya Anda mulai berminat dan itu respons yang sangat wajar.
Btw, ada bonus khusus bagi mereka yang take action pada 30 Desember. Terus, bagaimana detailnya? 30 Desember pagi akan saya jelaskan. Sekian dulu ya, Ippho Santosa.
Peserta magang Internet Marketing batch-4 mulai belajar di kantor saya. Seperti biasa, full alhamdulillah. Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia. Hari ini, saya dan tim pun mulai mengajar.
5-12 Feb 2017, insya Allah akan ada magang Internet Marketing batch-5 di kantor saya. Kalau boleh saya berpesan, "Saatnya bisnis kita beralih pelan-pelan ke internet." Kenapa? Karena sangat murah, sangat mudah, dan terukur.
Bayangkan, orang perkotaan di Indonesia memegang ponselnya 5 jam dalam sehari. Sepertiga, mereka gunakan untuk online. Anehnya, sebagian entrepreneur masih bersikeras untuk jualan secara offline. Bener-bener aneh kan?
Kita sama-sama tahu, kekuatan media massa dan spanduk makin melorot. Sebaliknya, media sosial makin kinclong dan disorot. Tentunya bukan sembarang medsos, tapi medsos yang teroptimasi. Yang mencuat di Google dan FB.
Kalau sudah pakai ilmu Internet Marketing dan tepat, maka ini akan berdampak signifikan pada omset. Minimal bisa naik 40%. Bagaimana dengan cost? Insya Allah bisa hemat 70%. Yang sering terjadi, malah lebih daripada itu semua.
Bagi teman-teman yang minat ikut magang Internet Marketing di kantor saya, silakan SMS 0811-212-9955 dan SMS 0815-4333-3600. Bukan sekadar ilmu-ilmu online yang saya ajarkan, termasuk juga ilmu-ilmu offline. Minat?
5-12 Feb 2017, insya Allah akan ada magang Internet Marketing batch-5 di kantor saya. Kalau boleh saya berpesan, "Saatnya bisnis kita beralih pelan-pelan ke internet." Kenapa? Karena sangat murah, sangat mudah, dan terukur.
Bayangkan, orang perkotaan di Indonesia memegang ponselnya 5 jam dalam sehari. Sepertiga, mereka gunakan untuk online. Anehnya, sebagian entrepreneur masih bersikeras untuk jualan secara offline. Bener-bener aneh kan?
Kita sama-sama tahu, kekuatan media massa dan spanduk makin melorot. Sebaliknya, media sosial makin kinclong dan disorot. Tentunya bukan sembarang medsos, tapi medsos yang teroptimasi. Yang mencuat di Google dan FB.
Kalau sudah pakai ilmu Internet Marketing dan tepat, maka ini akan berdampak signifikan pada omset. Minimal bisa naik 40%. Bagaimana dengan cost? Insya Allah bisa hemat 70%. Yang sering terjadi, malah lebih daripada itu semua.
Bagi teman-teman yang minat ikut magang Internet Marketing di kantor saya, silakan SMS 0811-212-9955 dan SMS 0815-4333-3600. Bukan sekadar ilmu-ilmu online yang saya ajarkan, termasuk juga ilmu-ilmu offline. Minat?
Terkait natal, tulisan Jay Parini di CNN mengingatkan bahwa dulu Isa sempat mengungsi ke berbagai daerah demi menyelamatkan diri. Dengan memahami sejarah Isa sebagai pengungsi ini, Jay Parini berharap umat Nasrani saat ini mau dan mampu berempati kepada para pengungsi dari wilayah manapun.
Saya pribadi sempat mengunjungi tempat pengungsian Isa dan ibunya di beberapa titik di Afrika. Sebagian menjadi situs Islam, sebagian lagi menjadi situs Kristen. Kedua-duanya saya kunjungi demi memetik hikmah dan ibrah (pelajaran).
Di Tanah Air, hari ini dan kemarin Masjid Istiqlal membuka tempat parkirnya agar bisa digunakan oleh jemaat Nasrani yang ingin melaksanakan ibadat di Gereja Katedral, tepat di seberang Masjid Istiqlal. Demikian pula sebaliknya ketika Idul Fitri. Dan tradisi toleransi ini sudah berjalan selama puluhan tahun.
Di Tanah Air, kita sudah mengenal praktek toleransi sejak ratusan tahun yang lalu, bahkan sebelum istilah toleransi ditemukan. Tentunya, dengan tidak mencampuradukkan satu agama dengan agama lainnya.
Lantas, bagaimana dengan ucapan natal? Sebagian besar Muslim sepertinya tidak bisa melakukannya karena alasan akidah. Tapi saya yakin, meski tidak diberi ucapan natal, seorang Nasrani sejati tak akan berkurang kadar bahagianya. Ya, ia bisa memahami kenapa saudaranya bersikap demikian.
Belum lama ini, ketika Aksi Damai 411, ratusan ribu massa bergerak dari jalan di depan Istiqlal dan Katedral. Total massa mencapai 2 juta orang. Tapi lihatlah, Katedral tak diusik. Yang mau menikah di Katedral pun, dimudahkan dan diberi jalan (diberitakan di Net TV). Tak ada selembar spanduk pun yang menunjukkan kebencian terhadap umat Nasrani.
Tuntutan massa cuma fokus pada satu orang saja. Bukan karena agamanya, bukan pula karena etnisnya. Ini juga yang disampaikan berulang kali oleh Jaya Suprana. Karena itu kita amat menyayangkan, berita-berita di luar negeri yang memelintir bahwa masyarakat Indonesia mendemo gubernur Jakarta karena agamanya.
Damai, inilah keinginan kita bersama. Bukankah begitu? Semoga di hari-hari yang damai ini, Yang Maha Kudus mencurahkan kasih dan sayang-Nya kepada kita semua. Bukan saja di Indonesia, melainkan juga di dunia. Aamiin.
Bagi saya, "Apapun agamamu, engkau adalah saudaraku, yang mesti kujaga dan kuhormati, sebagaimana engkau menjaga dan menghormati aku. Terakhir, inilah pendapat saya tentang Isa, "Tidak sempurna imanku jika aku tidak mengakui dan tidak mencintai Isa. Ya, ini bagian dari Rukun Iman."
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Silakan di-share.
Saya pribadi sempat mengunjungi tempat pengungsian Isa dan ibunya di beberapa titik di Afrika. Sebagian menjadi situs Islam, sebagian lagi menjadi situs Kristen. Kedua-duanya saya kunjungi demi memetik hikmah dan ibrah (pelajaran).
Di Tanah Air, hari ini dan kemarin Masjid Istiqlal membuka tempat parkirnya agar bisa digunakan oleh jemaat Nasrani yang ingin melaksanakan ibadat di Gereja Katedral, tepat di seberang Masjid Istiqlal. Demikian pula sebaliknya ketika Idul Fitri. Dan tradisi toleransi ini sudah berjalan selama puluhan tahun.
Di Tanah Air, kita sudah mengenal praktek toleransi sejak ratusan tahun yang lalu, bahkan sebelum istilah toleransi ditemukan. Tentunya, dengan tidak mencampuradukkan satu agama dengan agama lainnya.
Lantas, bagaimana dengan ucapan natal? Sebagian besar Muslim sepertinya tidak bisa melakukannya karena alasan akidah. Tapi saya yakin, meski tidak diberi ucapan natal, seorang Nasrani sejati tak akan berkurang kadar bahagianya. Ya, ia bisa memahami kenapa saudaranya bersikap demikian.
Belum lama ini, ketika Aksi Damai 411, ratusan ribu massa bergerak dari jalan di depan Istiqlal dan Katedral. Total massa mencapai 2 juta orang. Tapi lihatlah, Katedral tak diusik. Yang mau menikah di Katedral pun, dimudahkan dan diberi jalan (diberitakan di Net TV). Tak ada selembar spanduk pun yang menunjukkan kebencian terhadap umat Nasrani.
Tuntutan massa cuma fokus pada satu orang saja. Bukan karena agamanya, bukan pula karena etnisnya. Ini juga yang disampaikan berulang kali oleh Jaya Suprana. Karena itu kita amat menyayangkan, berita-berita di luar negeri yang memelintir bahwa masyarakat Indonesia mendemo gubernur Jakarta karena agamanya.
Damai, inilah keinginan kita bersama. Bukankah begitu? Semoga di hari-hari yang damai ini, Yang Maha Kudus mencurahkan kasih dan sayang-Nya kepada kita semua. Bukan saja di Indonesia, melainkan juga di dunia. Aamiin.
Bagi saya, "Apapun agamamu, engkau adalah saudaraku, yang mesti kujaga dan kuhormati, sebagaimana engkau menjaga dan menghormati aku. Terakhir, inilah pendapat saya tentang Isa, "Tidak sempurna imanku jika aku tidak mengakui dan tidak mencintai Isa. Ya, ini bagian dari Rukun Iman."
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Silakan di-share.
Seorang Nasrani sejati, meski tak diberi ucapan natal, tak akan berkurang kadar bahagianya dan ia memaklumi pendapat saudaranya yang berbeda iman.
Seorang Muslim sejati, meski tak mengucapkan natal, tak akan berkurang rasa sayangnya terhadap saudaranya yang berbeda iman.
Seorang Muslim sejati, meski tak mengucapkan natal, tak akan berkurang rasa sayangnya terhadap saudaranya yang berbeda iman.
Dua manusia terkaya yang sering saya bahas di mana-mana adalah Warren Buffet dan Bill Gates. Saya yakin Anda pernah mendengarnya.
Btw, secepat apa mereka menjadi kaya?
Warren Buffet membutuhkan waktu 23 tahun untuk meraup US$ 1 juta pertama. Bill Gates meraihnya dalam 8 tahun. Jeff Bezos (Amazon) hanya perlu 3 tahun.
Syukurnya, belakangan ini sudah banyak orang muda yang meraih US$ 1 juta dalam waktu kurang dari 1 tahun. Media sosial salah satu akselerator-nya.
Sekali lagi, media sosial. Tentunya bukan sembarang medsos, melainkan medsos yang sudah teroptimasi. Maksudnya, mencuat, mencolok, dan mendominasi.
Kalau kita sudah menghelat optimasi FB, optimasi blog, dan ilmu SEO, insya Allah ini akan berdampak sangat signifikan pada omset kita. Minimal bisa naik 40% sampai 50%.
Bagaimana dengan cost? Insya Allah bisa hemat 60% sampai 70%. Yang sering terjadi, malah lebih daripada itu semua. Dengan kata lain, sangat efektif dan sangat efisien.
Itu artinya, layak kita pelajari dan layak kita perjuangkan.
Dari berbagai data yang saya rangkum, sekitar 70% UKM kita belum melek internet. Di satu sisi, ini menyedihkan. Tapi di sisi lain, ini kesempatan emas bagi kita karena kita (berusaha untuk) melek internet.
Ingatlah, zaman sudah berubah. Cara mencari uang juga berubah. Adalah aneh kalau kita tidak mau berubah, berbenah, dan mempersiapkan diri.
Ayo berbenah! Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Btw, secepat apa mereka menjadi kaya?
Warren Buffet membutuhkan waktu 23 tahun untuk meraup US$ 1 juta pertama. Bill Gates meraihnya dalam 8 tahun. Jeff Bezos (Amazon) hanya perlu 3 tahun.
Syukurnya, belakangan ini sudah banyak orang muda yang meraih US$ 1 juta dalam waktu kurang dari 1 tahun. Media sosial salah satu akselerator-nya.
Sekali lagi, media sosial. Tentunya bukan sembarang medsos, melainkan medsos yang sudah teroptimasi. Maksudnya, mencuat, mencolok, dan mendominasi.
Kalau kita sudah menghelat optimasi FB, optimasi blog, dan ilmu SEO, insya Allah ini akan berdampak sangat signifikan pada omset kita. Minimal bisa naik 40% sampai 50%.
Bagaimana dengan cost? Insya Allah bisa hemat 60% sampai 70%. Yang sering terjadi, malah lebih daripada itu semua. Dengan kata lain, sangat efektif dan sangat efisien.
Itu artinya, layak kita pelajari dan layak kita perjuangkan.
Dari berbagai data yang saya rangkum, sekitar 70% UKM kita belum melek internet. Di satu sisi, ini menyedihkan. Tapi di sisi lain, ini kesempatan emas bagi kita karena kita (berusaha untuk) melek internet.
Ingatlah, zaman sudah berubah. Cara mencari uang juga berubah. Adalah aneh kalau kita tidak mau berubah, berbenah, dan mempersiapkan diri.
Ayo berbenah! Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Anda tahu Burberry, Ted Baker, Mark & Spencer?
Anda tahu Jaguar, Rolls Royce, Range Rover, dan Mini Cooper?
Anda tahu Virgin, Shell, dan British Petroleum?
Anda tahu Dove, Magnum, dan Unilever?
Anda tahu BBC dan Daily Mail?
Apa persamaan semuanya?
Ya, inilah berbagai global brand terkemuka yang berasal dari Inggris. Boleh dibilang, hampir semua merek dari Inggris identik dengan mutu dan tentunya dengan harga yang tidak murah.
Kita sama-sama tahu bahwa Inggris adalah negara yang disegani dan dikagumi sejak lama. Bahasa Inggris, Hukum Inggris, dan Revolusi Industri adalah kontribusi besar Inggris terhadap dunia. Dan satu hal lagi, Inggris tak pernah dijajah.
Kecil tapi besar, itulah Inggris. Bayangkan saja, Inggris luasnya hanya 130.395 km². Sebagai perbandingan, Sumatera luasnya 473.481 km². Namun, terdapat 50-an negara yang bernaung di bawah Commonwealth Inggris, di antaranya Kanada, Australia, Singapura, Selandia Baru, Afrika Selatan, dan India.
Berorientasi pada mutu, relatif tepat waktu, peduli dengan pendidikan dan budaya adalah sejumlah faktor yang membuat orang-orang Inggris (British) lebih kompetitif daripada bangsa-bangsa lainnya di dunia.
Semoga kita semua bisa mempelajari dan mengikuti yang baik-baik dari Inggris. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Anda tahu Jaguar, Rolls Royce, Range Rover, dan Mini Cooper?
Anda tahu Virgin, Shell, dan British Petroleum?
Anda tahu Dove, Magnum, dan Unilever?
Anda tahu BBC dan Daily Mail?
Apa persamaan semuanya?
Ya, inilah berbagai global brand terkemuka yang berasal dari Inggris. Boleh dibilang, hampir semua merek dari Inggris identik dengan mutu dan tentunya dengan harga yang tidak murah.
Kita sama-sama tahu bahwa Inggris adalah negara yang disegani dan dikagumi sejak lama. Bahasa Inggris, Hukum Inggris, dan Revolusi Industri adalah kontribusi besar Inggris terhadap dunia. Dan satu hal lagi, Inggris tak pernah dijajah.
Kecil tapi besar, itulah Inggris. Bayangkan saja, Inggris luasnya hanya 130.395 km². Sebagai perbandingan, Sumatera luasnya 473.481 km². Namun, terdapat 50-an negara yang bernaung di bawah Commonwealth Inggris, di antaranya Kanada, Australia, Singapura, Selandia Baru, Afrika Selatan, dan India.
Berorientasi pada mutu, relatif tepat waktu, peduli dengan pendidikan dan budaya adalah sejumlah faktor yang membuat orang-orang Inggris (British) lebih kompetitif daripada bangsa-bangsa lainnya di dunia.
Semoga kita semua bisa mempelajari dan mengikuti yang baik-baik dari Inggris. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Setahun yang lalu, dengan izin Allah, saya bertemu dengan No.1 Marketing Guru, Prof. Philip Kotler. Ketika kuliah, saya dan dosen saya memakai buku-buku beliau. Mahasiswa marketing sedunia, yah begitu. Memakai buku-buku beliau.
Ilmu marketing dan ilmu ekonomi, mana yang lebih penting?
Tentu saja, masing-masing memiliki porsi dan teritori tersendiri. Tak bisa diabaikan salah satunya. Namun, dari ilmu marketing-lah, kita tahu bagaimana orang membuat keputusan, BUKAN dari ilmu ekonomi. Ini salah satu pesan beliau.
Marketing creates demand. Ini juga pesan penting dari beliau. Ilmu ekonomi hanya mengukur demand dan supply, tapi belum bisa menunjukkan cara bagaimana menciptakan demand secara riil.
Selanjutnya, untuk bertahan dalam jangka panjang, marketer dan entrepreneur harus memberi exciting meaning kepada konsumen. Di mana, sebuah produk harus mengusung makna yang menggairahkan. Benar-benar menggairahkan.
Perlu contoh?
Ria Miranda bukan sekadar busana muslimah. Melainkan suatu gaya, suatu keunikan, dan warna pastel.
Lombok bukan sekadar destinasi berlibur. Melainkan wisata yang memuaskan mata, bertaraf internasional, dan halal.
Gudeg Yu Djum bukan sekadar kuliner Jogja. Melainkan sebuah cita rasa, sebuah kebanggaan, dan sebuah tradisi.
Capitalism will collapse. Kapitalisme akan kolaps, menurut beliau. Kenapa? Lagi-lagi menurut beliau, karena kapitalisme menciptakan jurang pendapatan yang berlebihan (excessive inequality income).
Agar bisa bertahan, gimana?
Capitalism must have shared values. Sebaiknya kapitalisme harus memperhatikan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, agar bisa bertahan lama.
Produk-produk yang membawa solusi pada konsumen dan masyarakat, inilah yang lebih diterima pasar saat ini. Jadi, tidak cukup memperhatikan konsumen saja, tapi mesti lebih dari itu. Masyarakat juga diberi commitment dan treatment.
Misalnya, jam kayu Matoa di Indonesia. Demikian pula madu dan propolis dari Bridlington, Inggris, yang turut memperhatikan masyarakat di sekitarnya, bukan konsumen belaka.
Lantas, apa yang bisa kita lakukan sebagai pemain UKM? Berdayakan keluarga kita dan tetangga kita. Jangan sampai merusak alam apalagi kalau berdampak permanen. Jangan sampai menutup jalan dan trotoar saat berjualan. Jangan sampai menekan supplier walaupun kita berkesempatan untuk itu.
Inilah yang namanya shared values. Insya Allah, dengan begini bisnis kita bisa bertahan lama. Survive and sustain. Satu hal lagi, mudah-mudahan juga lebih berkah. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Ilmu marketing dan ilmu ekonomi, mana yang lebih penting?
Tentu saja, masing-masing memiliki porsi dan teritori tersendiri. Tak bisa diabaikan salah satunya. Namun, dari ilmu marketing-lah, kita tahu bagaimana orang membuat keputusan, BUKAN dari ilmu ekonomi. Ini salah satu pesan beliau.
Marketing creates demand. Ini juga pesan penting dari beliau. Ilmu ekonomi hanya mengukur demand dan supply, tapi belum bisa menunjukkan cara bagaimana menciptakan demand secara riil.
Selanjutnya, untuk bertahan dalam jangka panjang, marketer dan entrepreneur harus memberi exciting meaning kepada konsumen. Di mana, sebuah produk harus mengusung makna yang menggairahkan. Benar-benar menggairahkan.
Perlu contoh?
Ria Miranda bukan sekadar busana muslimah. Melainkan suatu gaya, suatu keunikan, dan warna pastel.
Lombok bukan sekadar destinasi berlibur. Melainkan wisata yang memuaskan mata, bertaraf internasional, dan halal.
Gudeg Yu Djum bukan sekadar kuliner Jogja. Melainkan sebuah cita rasa, sebuah kebanggaan, dan sebuah tradisi.
Capitalism will collapse. Kapitalisme akan kolaps, menurut beliau. Kenapa? Lagi-lagi menurut beliau, karena kapitalisme menciptakan jurang pendapatan yang berlebihan (excessive inequality income).
Agar bisa bertahan, gimana?
Capitalism must have shared values. Sebaiknya kapitalisme harus memperhatikan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, agar bisa bertahan lama.
Produk-produk yang membawa solusi pada konsumen dan masyarakat, inilah yang lebih diterima pasar saat ini. Jadi, tidak cukup memperhatikan konsumen saja, tapi mesti lebih dari itu. Masyarakat juga diberi commitment dan treatment.
Misalnya, jam kayu Matoa di Indonesia. Demikian pula madu dan propolis dari Bridlington, Inggris, yang turut memperhatikan masyarakat di sekitarnya, bukan konsumen belaka.
Lantas, apa yang bisa kita lakukan sebagai pemain UKM? Berdayakan keluarga kita dan tetangga kita. Jangan sampai merusak alam apalagi kalau berdampak permanen. Jangan sampai menutup jalan dan trotoar saat berjualan. Jangan sampai menekan supplier walaupun kita berkesempatan untuk itu.
Inilah yang namanya shared values. Insya Allah, dengan begini bisnis kita bisa bertahan lama. Survive and sustain. Satu hal lagi, mudah-mudahan juga lebih berkah. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Sewaktu kuliah di Malaysia, mau tidak mau saya terjun langsung di lapangan sebagai penjual amatir demi membiayai kuliah. Pagi sampai siang, kuliah. Sore sampai malam, jualan. Capek sih, tapi mau gimana lagi? Di sini saya tidak belajar tentang satu 'D'.
Setelah lulus, saya sempat bekerja di perusahaan consulting, lalu di perusahaan properti. Ini dua moment yang berharga bagi saya karena di sinilah saya belajar tentang satu 'D' lainnya.
Pernah jatuh-bangun ketika merintis bisnis kuliner (soto, bakso, dan donat), sekarang alhamdulillah bisnis-bisnis pendidikan saya tersebar sekian cabang, menaungi ratusan karyawan se-Indonesia. Di sini saya dipahamkan bagaimana sebuah 'D' bekerja. Dan ini adalah 'D' yang berbeda dengan dua 'D' sebelumnya.
Buku-buku saya dianggap sarat inspirasi sampai-sampai dicetak ulang ratusan kali, melampaui predikat mega-bestseller, alhamdulillah. Training saya juga mewarnai strategi perusahaan-perusahaan bergengsi di tanah air. Semua dari Allah. Saya hanya menjadi orang yang ditakdirkan untuk menjalani ini semua.
Dan dengan izin-Nya, ratusan ribu peserta seminar di belasan negara telah merasakan manfaat juga perubahan. Itulah testimoni seminar yang saya terima setiap harinya. Lagi-lagi, saya hanya menjadi orang yang ditakdirkan untuk menjalani ini semua.
Anda-anda yang berkecimpung sebagai profesional atau entrepreneur yang sibuk, bolehkah saya menyarankan sesuatu yang teramat penting yang akan meringankan aktivitas anda hari ini dan hari-hari berikutnya? Boleh?
Saran yang inspiring ini berdasarkan pengalaman saya selama belasan tahun di bidang bisnis, baik sebagai pekerja maupun sebagai pengusaha. Dan saran yang inspiring ini sering saya berikan kepada mereka yang terlihat sangat sibuk namun kurang kelihatan hasilnya.
Semua dirangkum dalam empat kata yang sangat sederhana, sangat menukik, dan bisa anda terapkan hari ini juga. Apa itu? 4D.
- Dump it (buanglah).
- Defer it (tundalah).
- Delegate it (delegasikan).
- Do it (lakukan)
Dulu saya sering kecapekan dalam berbisnis karena tidak mau membuang sebagian aktivitas dan kurang berani mendelegasikan sebagian aktivitas. Saya tidak sadar bahwa waktu dan kemampuan saya terbatas. Saya pun sibuk sendiri. Akhirnya, hasil kerja saya kurang berdampak dan ujung-ujungnya rentan kegagalan.
Kemudian saya tercerahkan, saya hanya bisa BEING BIG kalau berhasil memformulakan 4D ini dengan pas dan pantas. Inilah yang saya terapkan dalam TK dan seminar. Sebaliknya, tanpa 4D, maaf, kita cuma terlihat sangat sibuk namun kurang kelihatan hasilnya. Kurang berdampak. Rentan kegagalan. Nah, saya berharap, anda mulai menerapkan 4D hari ini juga.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Setelah lulus, saya sempat bekerja di perusahaan consulting, lalu di perusahaan properti. Ini dua moment yang berharga bagi saya karena di sinilah saya belajar tentang satu 'D' lainnya.
Pernah jatuh-bangun ketika merintis bisnis kuliner (soto, bakso, dan donat), sekarang alhamdulillah bisnis-bisnis pendidikan saya tersebar sekian cabang, menaungi ratusan karyawan se-Indonesia. Di sini saya dipahamkan bagaimana sebuah 'D' bekerja. Dan ini adalah 'D' yang berbeda dengan dua 'D' sebelumnya.
Buku-buku saya dianggap sarat inspirasi sampai-sampai dicetak ulang ratusan kali, melampaui predikat mega-bestseller, alhamdulillah. Training saya juga mewarnai strategi perusahaan-perusahaan bergengsi di tanah air. Semua dari Allah. Saya hanya menjadi orang yang ditakdirkan untuk menjalani ini semua.
Dan dengan izin-Nya, ratusan ribu peserta seminar di belasan negara telah merasakan manfaat juga perubahan. Itulah testimoni seminar yang saya terima setiap harinya. Lagi-lagi, saya hanya menjadi orang yang ditakdirkan untuk menjalani ini semua.
Anda-anda yang berkecimpung sebagai profesional atau entrepreneur yang sibuk, bolehkah saya menyarankan sesuatu yang teramat penting yang akan meringankan aktivitas anda hari ini dan hari-hari berikutnya? Boleh?
Saran yang inspiring ini berdasarkan pengalaman saya selama belasan tahun di bidang bisnis, baik sebagai pekerja maupun sebagai pengusaha. Dan saran yang inspiring ini sering saya berikan kepada mereka yang terlihat sangat sibuk namun kurang kelihatan hasilnya.
Semua dirangkum dalam empat kata yang sangat sederhana, sangat menukik, dan bisa anda terapkan hari ini juga. Apa itu? 4D.
- Dump it (buanglah).
- Defer it (tundalah).
- Delegate it (delegasikan).
- Do it (lakukan)
Dulu saya sering kecapekan dalam berbisnis karena tidak mau membuang sebagian aktivitas dan kurang berani mendelegasikan sebagian aktivitas. Saya tidak sadar bahwa waktu dan kemampuan saya terbatas. Saya pun sibuk sendiri. Akhirnya, hasil kerja saya kurang berdampak dan ujung-ujungnya rentan kegagalan.
Kemudian saya tercerahkan, saya hanya bisa BEING BIG kalau berhasil memformulakan 4D ini dengan pas dan pantas. Inilah yang saya terapkan dalam TK dan seminar. Sebaliknya, tanpa 4D, maaf, kita cuma terlihat sangat sibuk namun kurang kelihatan hasilnya. Kurang berdampak. Rentan kegagalan. Nah, saya berharap, anda mulai menerapkan 4D hari ini juga.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
"Training dan magang bersama Pak Ippho memang luar biasa. Alhamdulillah saya bisa closing produk sorban saya 13 buah (dan respons terus berdatangan), dalam waktu kurang dari 3 jam setelah saya mempraktekkan ilmu-ilmu yang diajarkan oleh mentor. Dan itu semua hanya melalui internet."
"Saya yang awalnya berpromosi serampangan, akhirnya jadi tahu celah-celahnya agar laris-manis jualan di internet. Selain itu, di sela-sela magang, juga ada kesempatan di mana kita bebas berkonsultasi langsung dengan Pak Ippho."
"Pak Ippho dan tim memang luar biasa. Mentor-mentor yang didatangkan juga orang-orang pilihan. Bagi teman-teman semua, jangan sia-siakan kesempatan ini. Di sini kita tinggal mengikuti saja langkah-langkah yang dijelaskan oleh para mentor. Nah, setelah itu, pembeli yang akan mencari kita."
Ini pengalaman Cahyo dari Purwokerto ketika mengikuti training dan magang Internet Marketing di kantor saya. Sebelumnya kita juga sudah mendengar testimoni closing dari seorang ibu rumah tangga dan seorang guru yang awal-awalnya tidak paham sama sekali soal internet. Begitu ikut training, akhirnya mereka bisa juga. Closing.
Training #InternetMarketing Batch-5 akan diadakan lagi di kantor saya di BSD (dekat Jakarta) pada 5-12 Feb 2017 jam 08.00-17.00. Harga promo Rp3juta (dapat naik sewaktu-waktu). Yang berminat, transfer saja BCA 4977-234-777 an Ippho Dewata Santosa. Setelah transfer, SMS konfirmasi 0815-4333-3600.
Selain itu, peserta juga mendapat kenalan-kenalan baru yang berdatangan dari berbagai penjuru Indonesia.
"Saya yang awalnya berpromosi serampangan, akhirnya jadi tahu celah-celahnya agar laris-manis jualan di internet. Selain itu, di sela-sela magang, juga ada kesempatan di mana kita bebas berkonsultasi langsung dengan Pak Ippho."
"Pak Ippho dan tim memang luar biasa. Mentor-mentor yang didatangkan juga orang-orang pilihan. Bagi teman-teman semua, jangan sia-siakan kesempatan ini. Di sini kita tinggal mengikuti saja langkah-langkah yang dijelaskan oleh para mentor. Nah, setelah itu, pembeli yang akan mencari kita."
Ini pengalaman Cahyo dari Purwokerto ketika mengikuti training dan magang Internet Marketing di kantor saya. Sebelumnya kita juga sudah mendengar testimoni closing dari seorang ibu rumah tangga dan seorang guru yang awal-awalnya tidak paham sama sekali soal internet. Begitu ikut training, akhirnya mereka bisa juga. Closing.
Training #InternetMarketing Batch-5 akan diadakan lagi di kantor saya di BSD (dekat Jakarta) pada 5-12 Feb 2017 jam 08.00-17.00. Harga promo Rp3juta (dapat naik sewaktu-waktu). Yang berminat, transfer saja BCA 4977-234-777 an Ippho Dewata Santosa. Setelah transfer, SMS konfirmasi 0815-4333-3600.
Selain itu, peserta juga mendapat kenalan-kenalan baru yang berdatangan dari berbagai penjuru Indonesia.
Lebih baik rumah tipe 500 tapi punya sendiri, daripada rumah kecil tapi masih ngontrak. Yeee, anak TK juga tahu! Hehehe. Nggak usah tersinggung, mending berdoa saja agar dimampukan. Saya turut mengaminkan. Aamiin.
Benarkah rumah, mobil, dan harta itu nggak bisa dibawa mati? Nggak juga. Sebenarnya bisa-bisa saja. Yang ngomong nggak bisa, mungkin memang dia nggak punya rumah, hehehe. Jangan buru-buru melotot. Saya akan jelaskan pelan-pelan.
Contoh, Anda punya rumah tipe 500. Anda gunakan rumah itu untuk menaungi anak dan istri. Bukankah itu bagian dari ibadah, bahkan salah satu ibadah yang utama? Lalu Anda siapkan satu kamar, kalau-kalau ada tamu. Lalu, sesekali Anda adakan majelis zikir dan majelis ilmu di rumah.
Lalu, sekian lama Anda tampung sanak-keluarga yang merantau di kota Anda. Lalu, Anda punya beberapa rumah, nah dua di antaranya Anda gunakan untuk mess karyawan dan rumah tahfidz. Insya Allah itu semua jadi amal kebaikan. Kalaupun diwariskan, itu juga amal kebaikan. Betul apa betul?
Ketika berada di kompleks mewah Bel-Air, Los Angeles, saya sempat melihat rumah Tom Cruise (Mission Impossible) dan Michael Jackson (Heal The World). Luas rumahnya. Sangat! Saya pun berkhayal, alangkah nikmatnya kalau rumah seluas ini dijadikan tempat ngumpul bersama, doa bersama, dan belajar bersama. Ah, ngayal!
Lha, gimana kalau belum punya rumah? Hehehe, nggak usah panik, mending pergi piknik. Diniatkan dan diikhtiarkan saja. Tipe 200? Boleh. Tipe 500? Boleh. Beberapa unit? Juga boleh. Saya turut mendoakan, semoga Anda segera memiliki rumah idaman dan itu menjadi simpul kebaikan, seumur hidup Anda bahkan setelah Anda tutup usia. Aamiin.
Besok pagi (30 Desember, bertepatan dengan milad saya) insya Allah saya akan memperkenalkan sebuah peluang usaha buat teman-teman. Modalnya cuma Rp3juta dan marginnya di atas 100%. Bagi teman-teman yang ingin bermitra dengan saya, tunggu saja kabarnya besok pagi di Telegram ini.
Apapun bisnis teman-teman, bermitra dengan saya atau tidak, saya turut mendoakan semoga bisnisnya berkah dan berlimpah. Mampu menaungi keluarga dan orang banyak. Menjadi wasilah untuk menuju surga-Nya. Aamiin.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Benarkah rumah, mobil, dan harta itu nggak bisa dibawa mati? Nggak juga. Sebenarnya bisa-bisa saja. Yang ngomong nggak bisa, mungkin memang dia nggak punya rumah, hehehe. Jangan buru-buru melotot. Saya akan jelaskan pelan-pelan.
Contoh, Anda punya rumah tipe 500. Anda gunakan rumah itu untuk menaungi anak dan istri. Bukankah itu bagian dari ibadah, bahkan salah satu ibadah yang utama? Lalu Anda siapkan satu kamar, kalau-kalau ada tamu. Lalu, sesekali Anda adakan majelis zikir dan majelis ilmu di rumah.
Lalu, sekian lama Anda tampung sanak-keluarga yang merantau di kota Anda. Lalu, Anda punya beberapa rumah, nah dua di antaranya Anda gunakan untuk mess karyawan dan rumah tahfidz. Insya Allah itu semua jadi amal kebaikan. Kalaupun diwariskan, itu juga amal kebaikan. Betul apa betul?
Ketika berada di kompleks mewah Bel-Air, Los Angeles, saya sempat melihat rumah Tom Cruise (Mission Impossible) dan Michael Jackson (Heal The World). Luas rumahnya. Sangat! Saya pun berkhayal, alangkah nikmatnya kalau rumah seluas ini dijadikan tempat ngumpul bersama, doa bersama, dan belajar bersama. Ah, ngayal!
Lha, gimana kalau belum punya rumah? Hehehe, nggak usah panik, mending pergi piknik. Diniatkan dan diikhtiarkan saja. Tipe 200? Boleh. Tipe 500? Boleh. Beberapa unit? Juga boleh. Saya turut mendoakan, semoga Anda segera memiliki rumah idaman dan itu menjadi simpul kebaikan, seumur hidup Anda bahkan setelah Anda tutup usia. Aamiin.
Besok pagi (30 Desember, bertepatan dengan milad saya) insya Allah saya akan memperkenalkan sebuah peluang usaha buat teman-teman. Modalnya cuma Rp3juta dan marginnya di atas 100%. Bagi teman-teman yang ingin bermitra dengan saya, tunggu saja kabarnya besok pagi di Telegram ini.
Apapun bisnis teman-teman, bermitra dengan saya atau tidak, saya turut mendoakan semoga bisnisnya berkah dan berlimpah. Mampu menaungi keluarga dan orang banyak. Menjadi wasilah untuk menuju surga-Nya. Aamiin.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Bulan Desember adalah bulan kesukaan saya.
Hari ini, 30 Desember, adalah hari kelahiran saya dan anak saya. Nah, bertepatan 30 Desember kali ini, izinkan saya menawarkan sebuah peluang usaha yang istimewa buat teman-teman. Boleh?
Keunggulan usaha ini:
- modalnya cuma Rp3juta.
- marginnya lebih dari 100%.
- produknya salah satu terbaik di dunia.
- ongkirnya sangat ringan.
- adanya pembinaan.
Keunggulan lain:
- Produk dikonsumsi rutin oleh konsumen.
- Mitra dapat menjualnya di social media.
- Pihak pusat akan membantu promosinya.
Siapa yang perlu bergabung?
- Mereka yang ingin memulai usaha.
- Mereka yang ingin menambah varian produk.
Perlu ditegaskan kembali, insya Allah mitra-mitra pilihan akan saya bimbing agar mulai dan berkembang bisnisnya. Sampai di sini, sepertinya Anda mulai berminat dan itu respons yang sangat wajar.
Btw, ada bonus khusus bagi mereka yang take action pada hari ini. Berupa DVD. Terus, bagaimana detailnya? Untuk jelasnya, klik » http://bit.ly/PeluangIppho lalu SMS. However, teman-teman bergabung atau tidak, saya tetap mendoakan yang terbaik buat semua.
Sekali lagi, klik » http://bit.ly/PeluangIppho
Hari ini, 30 Desember, adalah hari kelahiran saya dan anak saya. Nah, bertepatan 30 Desember kali ini, izinkan saya menawarkan sebuah peluang usaha yang istimewa buat teman-teman. Boleh?
Keunggulan usaha ini:
- modalnya cuma Rp3juta.
- marginnya lebih dari 100%.
- produknya salah satu terbaik di dunia.
- ongkirnya sangat ringan.
- adanya pembinaan.
Keunggulan lain:
- Produk dikonsumsi rutin oleh konsumen.
- Mitra dapat menjualnya di social media.
- Pihak pusat akan membantu promosinya.
Siapa yang perlu bergabung?
- Mereka yang ingin memulai usaha.
- Mereka yang ingin menambah varian produk.
Perlu ditegaskan kembali, insya Allah mitra-mitra pilihan akan saya bimbing agar mulai dan berkembang bisnisnya. Sampai di sini, sepertinya Anda mulai berminat dan itu respons yang sangat wajar.
Btw, ada bonus khusus bagi mereka yang take action pada hari ini. Berupa DVD. Terus, bagaimana detailnya? Untuk jelasnya, klik » http://bit.ly/PeluangIppho lalu SMS. However, teman-teman bergabung atau tidak, saya tetap mendoakan yang terbaik buat semua.
Sekali lagi, klik » http://bit.ly/PeluangIppho
Berhubung tingginya minat follower dan terbatasnya kapasitas kami, maka kesempatan menjadi reseller British Propolis ini akan kami batasi dan akan kami tutup pada hari Senin, 2 Januari 2017 (lusa).
Akankah dibuka kembali? Tidak bisa dipastikan. Sekali lagi, bagi teman-teman yang serius, saya tunggu action-nya sampai lusa. Setelah itu, kesempatan ini akan ditutup. Ingat, seringkali kesempatan emas hilang hanya gara-gara kita banyak pertimbangan.
Perlu dijelaskan, British Propolis bukan produk MLM dan bukan sistem MLM. Sekali lagi, bukan. Diimpor dari Bridlington, Inggris (Britain), karena itulah produk ini dinamai British Propolis.
Margin produk ini lebih dari 100% dan ini bukan berarti riba. Islam bahkan membolehkan lelang. Btw, teramat banyak produk di pasaran yang marginnya di atas 100%, termasuk sebuah kosmetik berlabel halal.
Mengetahui potensi margin sangat penting bagi pengusaha dan calon pengusaha. Sebagai gambaran, kalau Anda menjadi reseller pakaian atau makanan, lazimnya margin di sekitar 30% sampai 50%.
Untuk menjadi partner saya (reseller propolis) modalnya cuma Rp3juta. Dan partner berhak dapat harga grosir Rp80ribu per botol (per item). Harga jual ke end user itu Rp250ribu. Paling murah Rp199ribu dan ini lebih dianjurkan.
Ya, ini PELUANG EMAS bagi teman-teman yang ingin memulai usaha atau mengembangkan usaha (menambah varian produk). Wajar saja, semakin membacanya, Anda pun semakin tertarik.
Terus, apa harga propolis ini mahal? Tidak juga, relatif. Fyi, barang bermutu tinggi hampir-hampir tidak pernah dijual murah. Apalagi produk dari Inggris. Dalam bisnis, bukan harga yang mahal, mungkin target pasar dan argumen kita yang belum tepat.
Karena Anda sudah memutuskan untuk bermitra, transfer saja Rp3juta plus ongkir ke BCA Serpong 497-8666-777 an Ippho Dewata Santosa. Ini ongkirnya:
- Jadebotabek Rp10ribu
- Jawa Rp25ribu
- Sumatera-Kalimantan-Sulawesi Rp35ribu
- Papua Rp80ribu
Setelah transfer:
- SMS 0877-7779-2779 (untuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten).
- SMS 0838-2205-6856 (untuk daerah-daerah lainnya).
Perhatikan baik-baik, ongkir propolis ini sangat murah. Karena kecil dan ringan. Jauh berbeda kalau Anda berbisnis dan mengirim produk lainnya (pakaian, makanan dll).
Alhamdulillah, ada juga permintaan menjadi reseller dari Hongkong, Taiwan, Jepang, Qatar, dll. Yah silakan. Tinggal dikirim saja dari Indonesia dengan ongkir khusus. Lalu, Anda menjadi distributor di sana.
Apakah propolis ini halal? Ya, insya Allah. Hanya saja, sertifikasi halalnya dalam proses.
Terus, bagaimana cara menjualnya? Anda bisa menjualnya secara online dan offline. Ada pembinaan dari saya dan tim. Selain itu, kami juga akan membantu promosi sebisanya secara online dan kolektif (bukan satu per satu).
Sekali lagi, harga jual yang dianjurkan adalah Rp199ribu sampai Rp250ribu. Masih mungkin juga diskon 10% dari Rp199ribu, misalnya saat event khusus atau moment khusus. Yang menjual di bawah harga itu, ketika ketahuan, tidak diizinkan lagi order ke pusat.
Untuk mereka yang bergabung hari ini (Sabtu) akan kami hadiahi stiker spesial. Tepatnya 5 stiker spesial.
Take action! Semoga berkah berlimpah!
Akankah dibuka kembali? Tidak bisa dipastikan. Sekali lagi, bagi teman-teman yang serius, saya tunggu action-nya sampai lusa. Setelah itu, kesempatan ini akan ditutup. Ingat, seringkali kesempatan emas hilang hanya gara-gara kita banyak pertimbangan.
Perlu dijelaskan, British Propolis bukan produk MLM dan bukan sistem MLM. Sekali lagi, bukan. Diimpor dari Bridlington, Inggris (Britain), karena itulah produk ini dinamai British Propolis.
Margin produk ini lebih dari 100% dan ini bukan berarti riba. Islam bahkan membolehkan lelang. Btw, teramat banyak produk di pasaran yang marginnya di atas 100%, termasuk sebuah kosmetik berlabel halal.
Mengetahui potensi margin sangat penting bagi pengusaha dan calon pengusaha. Sebagai gambaran, kalau Anda menjadi reseller pakaian atau makanan, lazimnya margin di sekitar 30% sampai 50%.
Untuk menjadi partner saya (reseller propolis) modalnya cuma Rp3juta. Dan partner berhak dapat harga grosir Rp80ribu per botol (per item). Harga jual ke end user itu Rp250ribu. Paling murah Rp199ribu dan ini lebih dianjurkan.
Ya, ini PELUANG EMAS bagi teman-teman yang ingin memulai usaha atau mengembangkan usaha (menambah varian produk). Wajar saja, semakin membacanya, Anda pun semakin tertarik.
Terus, apa harga propolis ini mahal? Tidak juga, relatif. Fyi, barang bermutu tinggi hampir-hampir tidak pernah dijual murah. Apalagi produk dari Inggris. Dalam bisnis, bukan harga yang mahal, mungkin target pasar dan argumen kita yang belum tepat.
Karena Anda sudah memutuskan untuk bermitra, transfer saja Rp3juta plus ongkir ke BCA Serpong 497-8666-777 an Ippho Dewata Santosa. Ini ongkirnya:
- Jadebotabek Rp10ribu
- Jawa Rp25ribu
- Sumatera-Kalimantan-Sulawesi Rp35ribu
- Papua Rp80ribu
Setelah transfer:
- SMS 0877-7779-2779 (untuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten).
- SMS 0838-2205-6856 (untuk daerah-daerah lainnya).
Perhatikan baik-baik, ongkir propolis ini sangat murah. Karena kecil dan ringan. Jauh berbeda kalau Anda berbisnis dan mengirim produk lainnya (pakaian, makanan dll).
Alhamdulillah, ada juga permintaan menjadi reseller dari Hongkong, Taiwan, Jepang, Qatar, dll. Yah silakan. Tinggal dikirim saja dari Indonesia dengan ongkir khusus. Lalu, Anda menjadi distributor di sana.
Apakah propolis ini halal? Ya, insya Allah. Hanya saja, sertifikasi halalnya dalam proses.
Terus, bagaimana cara menjualnya? Anda bisa menjualnya secara online dan offline. Ada pembinaan dari saya dan tim. Selain itu, kami juga akan membantu promosi sebisanya secara online dan kolektif (bukan satu per satu).
Sekali lagi, harga jual yang dianjurkan adalah Rp199ribu sampai Rp250ribu. Masih mungkin juga diskon 10% dari Rp199ribu, misalnya saat event khusus atau moment khusus. Yang menjual di bawah harga itu, ketika ketahuan, tidak diizinkan lagi order ke pusat.
Untuk mereka yang bergabung hari ini (Sabtu) akan kami hadiahi stiker spesial. Tepatnya 5 stiker spesial.
Take action! Semoga berkah berlimpah!