Ippho Santosa - ipphoright
26.1K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Pernah mendorong gerobak? Insya Allah semua orang bisa, asalkan punya niat dan tenaga. Langsung action!

Kalau membawa helikopter? Nggak semua orang bisa. Niat dan tenaga saja tidaklah memadai.

Begitulah. Sekiranya ingin menangani sesuatu yang besar atau berpotensi besar, harus ada ilmunya. Action saja, nggak cukup.

Dalam bisnis, ringkasnya begini:
- Memulai, perlu keberanian.
- Membesarkan, perlu ilmu.

Perlu penjelasan?
- Ilmu membawa helikopter, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu mendorong gerobak. Betul?
- Ilmu mengoperasi manusia, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu memotong sayur. Betul?
- Ilmu mengelola Hypermart, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu mengelola warung. Betul?

Demikianlah dalam bisnis. Perlu ilmu supaya benar-benar besar dan kuat.

Guru saya pernah wanti-wanti, "Memulai usaha? Pake nekad saja, yah bisa. Membesarkan usaha? Nggak bisa. Perlu ilmu."

Lalu ada alumni seminar yang bertanya ke saya, "Banyak orang yang bermodalkan nekad dalam memulai usaha. Bolehkah?

Saya jawab, "Yah, sah-sah saja. Yang penting, legal dan halal. Tapi mohon maaf, kalau bermodalkan nekad saja, usahanya tidak bakal besar. Untuk besar, lagi-lagi kita perlu ilmu."

Maka, sempatkan belajar. Cari ilmu. Baca buku. Ikut guru. Jangan pernah jemu.

Dalam #bisnis, bagaimana cara paling tepat dalam belajar dan berguru? Temukan mentornya. Terus, ada tiga pilihan. Pertama, jadilah muridnya. Kedua, jadilah stafnya. Atau ketiga, jadilah partnernya.

Kurang-lebih itu yang saya sarankan. Pak Tung Desem Waringin juga menyarankan hal serupa.

Yang setuju, bantu share dan copas tulisan ini.
Orang baik-baik ketika mencari rezeki, ternyata ada level-levelnya.

Level satu.
Dia memastikan kehalalan pada sumber rezeki, cara mendapatkan, dan cara membelanjakan. Bagi dia, halal dan legal itu teramat penting. Mutlak.

Level dua.
Dia berusaha mendapatkan rezeki yang halal sebanyak-banyaknya. Supaya apa? Agar dia bisa bersedekah sebanyak-banyaknya. Mulia? Sangat mulia, insya Allah.

Level tiga.
Dia bukan sekedar bekerja keras. Bukan sekedar rezeki yang halal. Bukan sekedar sedekah yang banyak. Baginya, tak cukup hanya segitu. Dia berusaha 'bersikap lebih'.

Dia memilih #karier dan #bisnis yang sarat manfaatnya, sarat berkahnya. Bukan sekedar halal. Ketika ditanya, buat apa? Dia menjawab, "Biar 8 jam bernilai ibadah semuanya."

Halal, harus. Kerja keras, harus. Sedekah banyak, harus. Tapi alangkah baiknya kalau kita memilih karier dan bisnis yang sarat manfaat juga sarat berkahnya.

Boleh saya jelaskan sekali lagi? Begini. Biasanya kita mencari nafkah 8 jam sehari. Hendaknya itu semua bernilai ibadah. Bukan ketika sholat atau berdoa saja.

Silakan direnungkan.
Bisnis dan karier tak selamanya di atas. Jangan sombong, jangan pula melampaui batas. Kalau sombong, itu namanya bablas.

Coba ingat-ingat lagi masa-masa susah kita. Coba ingat-ingat lagi asal-usul diri kita. Masih berani sombong?

Seperti kehidupan, #bisnis juga kadang naik-turun. Kalau memahami ini, ketika naik, kita tidak akan sombong. Ketika turun, kita tidak akan putus asa. Dijalani saja semuanya, sewajarnya.

Lantas, apa bedanya sombong dengan keyakinan yang meluap-luap? Tentu saja beda.

Begini. Boleh-boleh saja yakin, setinggi apapun, sebesar apapun, asalkan disandarkan sama Allah. Keyakinan seperti ini namanya iman, bukan sombong, bukan takabur. Upayakan seyakin ini, meski uang di kantong nggak seberapa.

Sebenarnya, ini nggak ada urusan sama uang. Cuma sayangnya, kebanyakan orang, ada uang, baru yakin. Nggak ada uang, yah nggak yakin. Ini kan kebalik. Justru dengan yakin, suatu hari nanti, uang akan teradakan. Betul apa betul?

Sekali lagi, yakin hendaknya disandarkan sama Allah. Ya, sama Allah. Dan ini yang terbaik. Kalau disandarkan pada diri sendiri? Maaf, itu sombong namanya. S-o-m-b-o-n-g. Apalagi sampai meremehkan orang lain. Paham bedanya?

Saya doakan, semoga semua aktivitas teman-teman lancar dan berkah semua. Aamiin. Tetap semangat, tetap tawadhu. Jauh dari kesombongan. Aamiin.

Doakan saya juga ya 😄😄😄

Kadang, saya pribadi penasaran. Apa saja aktivitas utama teman-teman. Boleh bantu jawab? Di sini ya >> https://www.instagram.com/p/BoIDfrKgXQ_/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=6u3omnqulut2