Pernah curhat?
Saat kita curhat, biasanya kita curhat pada orang yang dekat dengan kita dan kita anggap mampu melindungi kita. Right?
Ya, biasanya kita minta solusi kepada orang yang sayang sama kita dan kita anggap mampu melindungi kita.
Nggak mungkin kita curhat sama orang yang baru saja kita temui di pinggir jalan. Iya tho?
Lalu, saya pun ingin bertanya kepada teman-teman semua. Bukankah Allah itu sangat dekat dengan kita? Bukankah Allah itu sangat kuat dan mampu melindungi kita? Terus, kenapa kita masih bingung berlebihan saat ada masalah dan memikirkan solusinya. Think.
Boleh-boleh saja kita curhat dengan orang yang kita percaya. Boleh. Tapi jangan sampai kita menomorduakan bahkan mengabaikan Allah. Sebaliknya, jadikan Allah sebagai sandaran pertama dan utama. Bukan yang lain. Dengan melibatkan Allah, niscaya hati akan terasa lebih tentram.
Ya, artikel ini merupakan teguran buat saya dan kita semua. Semoga bermanfaat.
Saat kita curhat, biasanya kita curhat pada orang yang dekat dengan kita dan kita anggap mampu melindungi kita. Right?
Ya, biasanya kita minta solusi kepada orang yang sayang sama kita dan kita anggap mampu melindungi kita.
Nggak mungkin kita curhat sama orang yang baru saja kita temui di pinggir jalan. Iya tho?
Lalu, saya pun ingin bertanya kepada teman-teman semua. Bukankah Allah itu sangat dekat dengan kita? Bukankah Allah itu sangat kuat dan mampu melindungi kita? Terus, kenapa kita masih bingung berlebihan saat ada masalah dan memikirkan solusinya. Think.
Boleh-boleh saja kita curhat dengan orang yang kita percaya. Boleh. Tapi jangan sampai kita menomorduakan bahkan mengabaikan Allah. Sebaliknya, jadikan Allah sebagai sandaran pertama dan utama. Bukan yang lain. Dengan melibatkan Allah, niscaya hati akan terasa lebih tentram.
Ya, artikel ini merupakan teguran buat saya dan kita semua. Semoga bermanfaat.
Niat itu semacam impian.
Niat adalah sesuatu yang diletakkan paling awal, sekaligus akan menentukan hasil akhir. Niat baik (tulus), perkataan baik, dan perbuatan pasti baik, maka hasilnya mudah-mudahan akan lebih baik. Sebaliknya, kalau niat buruk, maka ujung-ujungnya pasti buruk.
Tidak terkecuali dalam bisnis. Perlu niat baik. Jadi, kalau niat kita sudah baik dan selaras dengan orang-orang terdekat, maka yakinlah Yang Maha Kuasa akan menjawab keseriusan kita dengan memberikan bisnis yang baik-baik bahkan ideal buat kita.
Memang, berbisnis itu tidak mudah. Tapi bisa. Asalkan kita benar-benar niat.
Tapi anehnya, orang Indonesia lebih suka melamar kerja berulang-ulang daripada bangkit dari bisnis saat gagal. Mindset seperti ini terkadang membuat saya bingung dan geleng-geleng kepala. Dengan kata lain, sebenarnya niat mereka masih lemah.
Saran saya, “Lakukan saja apa-apa yang Anda tahu. Jika belum mampu sepenuhnya, lakukan saja semampunya. Sembari itu, belajarlah. Pantaskan diri dan kumpulkan uangnya.” Kalau ada niat, tentu ada jalan.
Misal, produksi belum bisa. Jualan, masih bisa tho? Jadi developer, belum bisa. Jadi broker, masih bisa tho? Lakukan saja semampunya. Saya yakin, Anda akan dimampukan. Ya, niat adalah sesuatu yang diletakkan paling awal, tapi akan menentukan hasil akhir.
Pada akhirnya, pastikan niat kita tulus dan kuat! Semoga berkah berlimpah!
Niat adalah sesuatu yang diletakkan paling awal, sekaligus akan menentukan hasil akhir. Niat baik (tulus), perkataan baik, dan perbuatan pasti baik, maka hasilnya mudah-mudahan akan lebih baik. Sebaliknya, kalau niat buruk, maka ujung-ujungnya pasti buruk.
Tidak terkecuali dalam bisnis. Perlu niat baik. Jadi, kalau niat kita sudah baik dan selaras dengan orang-orang terdekat, maka yakinlah Yang Maha Kuasa akan menjawab keseriusan kita dengan memberikan bisnis yang baik-baik bahkan ideal buat kita.
Memang, berbisnis itu tidak mudah. Tapi bisa. Asalkan kita benar-benar niat.
Tapi anehnya, orang Indonesia lebih suka melamar kerja berulang-ulang daripada bangkit dari bisnis saat gagal. Mindset seperti ini terkadang membuat saya bingung dan geleng-geleng kepala. Dengan kata lain, sebenarnya niat mereka masih lemah.
Saran saya, “Lakukan saja apa-apa yang Anda tahu. Jika belum mampu sepenuhnya, lakukan saja semampunya. Sembari itu, belajarlah. Pantaskan diri dan kumpulkan uangnya.” Kalau ada niat, tentu ada jalan.
Misal, produksi belum bisa. Jualan, masih bisa tho? Jadi developer, belum bisa. Jadi broker, masih bisa tho? Lakukan saja semampunya. Saya yakin, Anda akan dimampukan. Ya, niat adalah sesuatu yang diletakkan paling awal, tapi akan menentukan hasil akhir.
Pada akhirnya, pastikan niat kita tulus dan kuat! Semoga berkah berlimpah!
Kita sama-sama tahu bahwa bisnis itu penting tapi parenting (pengasuhan anak) jauh lebih penting. Bahkan bisnis boleh gagal, tapi parenting tidak boleh gagal... Selama ini saya kerepotan mencari video parenting yang bagus terutama untuk ortu-ortu muda. Nah, video sekian menit ini cukup nge-pop dan mudah dipahami oleh ortu-ortu muda.
Simak deh >> https://m.youtube.com/watch?v=CMwVLEXymJc&feature=youtu.be
Simak deh >> https://m.youtube.com/watch?v=CMwVLEXymJc&feature=youtu.be
YouTube
Focus Group Sharing Parenting #4 - Islamic Parenting Untuk Kids Zaman Now
Islamic Parenting Untuk Kids Zaman Now! . Yeay finally, topik ini dikemukakan juga, karena sudah banyak banget mommy yang nanya karena resah akan kehidupan g...
Apa bisnis Anda? Majukah? Berkembangkah?
Tips bisnis dari saya pagi ini adalah ATM.
ATM itu ampuh. Bener-bener ampuh. Maksudnya, Amati-Tiru-Modifikasi. Misal, bisnis orang lain yang terbukti dan teruji sukses, yah kita tiru saja. Namun di sini bukan sekedar meniru. Perlu kreativitas juga. Iya tho?
Di mana kita harus melakukan sedikit modifikasi agar sesuai dengan perusahaan kita (C1, Company), sesuai dengan selera pelanggan kita (C2, Customer), dan berbeda dengan pesaing kita (C3, Competitor). Kisah sukses merek-merek besar menginspirasi entrepreneur-entrepreneur lokal untuk menjadi jagoan di kotanya masing-masing.
Entrepreneur-entrepreneur lokal ini memodifikasi, sehingga hadirlah bisnis-bisnis yang kreatif. Ibaratnya fitur copy paste di pengetikan, kita harus menambahkan editing-editing agar hasilnya lebih apik dan lebih menarik. Sekali lagi, ini beda dengan plagiat dan imitasi. Bener-bener beda.
Misalnya:
- Merek A harganya mahal. Kita? Tawarkan harga murah.
- Merek B ukurannya besar. Kita? Berikan ukuran kecil.
- Merek C distribusinya di supermarket. Kita? Jual melalui reseller.
- Merek D promosinya di stasiun TV. Kita? Sosialisasi di socmed.
- Merek E target pasarnya keluarga. Kita? Segmennya anak muda.
Ini yang namanya modifikasi. Sekarang tugas kita, carilah merek-merek nasional yang relevan. Lalu, kita amati dan cermati. Dengan teliti dan hati-hati. Terus, kita ikuti. Kemudikan lakukan sedikit modifikasi. Agar produk kita lebih disukai customer, menyentuh hati.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Silakan praktek. Dan ajak teman-teman kita join channel ini. Semoga berkah berlimpah.
Tips bisnis dari saya pagi ini adalah ATM.
ATM itu ampuh. Bener-bener ampuh. Maksudnya, Amati-Tiru-Modifikasi. Misal, bisnis orang lain yang terbukti dan teruji sukses, yah kita tiru saja. Namun di sini bukan sekedar meniru. Perlu kreativitas juga. Iya tho?
Di mana kita harus melakukan sedikit modifikasi agar sesuai dengan perusahaan kita (C1, Company), sesuai dengan selera pelanggan kita (C2, Customer), dan berbeda dengan pesaing kita (C3, Competitor). Kisah sukses merek-merek besar menginspirasi entrepreneur-entrepreneur lokal untuk menjadi jagoan di kotanya masing-masing.
Entrepreneur-entrepreneur lokal ini memodifikasi, sehingga hadirlah bisnis-bisnis yang kreatif. Ibaratnya fitur copy paste di pengetikan, kita harus menambahkan editing-editing agar hasilnya lebih apik dan lebih menarik. Sekali lagi, ini beda dengan plagiat dan imitasi. Bener-bener beda.
Misalnya:
- Merek A harganya mahal. Kita? Tawarkan harga murah.
- Merek B ukurannya besar. Kita? Berikan ukuran kecil.
- Merek C distribusinya di supermarket. Kita? Jual melalui reseller.
- Merek D promosinya di stasiun TV. Kita? Sosialisasi di socmed.
- Merek E target pasarnya keluarga. Kita? Segmennya anak muda.
Ini yang namanya modifikasi. Sekarang tugas kita, carilah merek-merek nasional yang relevan. Lalu, kita amati dan cermati. Dengan teliti dan hati-hati. Terus, kita ikuti. Kemudikan lakukan sedikit modifikasi. Agar produk kita lebih disukai customer, menyentuh hati.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Silakan praktek. Dan ajak teman-teman kita join channel ini. Semoga berkah berlimpah.
Manfaat dan kebaikan jangan dimonopoli. Hendaknya disebarkan kepada yang lain. Termasuk channel ini. Kabarkan kepada yang lain
Kemarin ceritanya saya nganterin istri saya ke pengajian khusus muslimah. Eh, tahu-tahu di sana saya diminta sama Aa Gym untuk ikutan sharing. Jadilah saya berada di tengah guru-guru. Alhamdulillah, rezeki... Saya pribadi kenal Aa Gym sejak belasan tahun yll. Teramat banyak ilmu dan hikmah yang saya petik dari beliau... Nggak nyangka, cucu beliau sekarang ada 7 orang. Semoga beliau, keluarga beliau, dan keturunan beliau selalu sehat, dinaungi rahmatnya Allah. Demikian pula guru-guru kita yang lain. Aamiin...
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Sempat viral nih
Silaturahim itu membuat badan sehat dan umur panjang. Tentunya, dengan izin Allah. Dan ini telah terbukti di Roseto, Pennsylvania.
Robert Waldinger, direktur yang ke-4 dalam sebuah studi yang berlangsung selama 75 tahun, menyatakan, "Good relationships keep us happier and healthier.” Ya, hubungan baik membuat orang lebih bahagia dan lebih sehat.
Orang sakit bahkan lebih cepat sembuhnya dengan silaturahim. Setidaknya ia merasa senang dan meningkat harapan sembuhnya, ketika dijenguk terus didoakan. Betul apa betul?
Dalam ibadah-ibadah, kita juga dipertemukan dengan orang banyak alias silaturahim. Misalnya, subuh berjamaah, zakat (bertemunya dua kelompok yang berbeda kekuatan ekonominya), buka puasa bersama, serta umrah dan haji.
Begitulah. Silaturahim itu membuat badan sehat dan umur panjang. Bahkan rezeki pun jadi lebih lancar. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.
Robert Waldinger, direktur yang ke-4 dalam sebuah studi yang berlangsung selama 75 tahun, menyatakan, "Good relationships keep us happier and healthier.” Ya, hubungan baik membuat orang lebih bahagia dan lebih sehat.
Orang sakit bahkan lebih cepat sembuhnya dengan silaturahim. Setidaknya ia merasa senang dan meningkat harapan sembuhnya, ketika dijenguk terus didoakan. Betul apa betul?
Dalam ibadah-ibadah, kita juga dipertemukan dengan orang banyak alias silaturahim. Misalnya, subuh berjamaah, zakat (bertemunya dua kelompok yang berbeda kekuatan ekonominya), buka puasa bersama, serta umrah dan haji.
Begitulah. Silaturahim itu membuat badan sehat dan umur panjang. Bahkan rezeki pun jadi lebih lancar. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.
Sejauh mana kita melek internet? Sejauh mana kita menghasilkan uang dari internet? Data Internet World Stats menyebutkan bahwa penetrasi pengguna internet dunia berada di angka 51,7 persen populasi dunia. Ini sebuah angka yang wow!
Menurut Cisco, penetrasi internet di Indonesia pada 2016 telah mencapai 33% dari total populasi. Penetrasi tersebut diprediksi terus meningkat hingga 66% dari total populasi pada 2021. Sedangkan rata-rata speed internet nasional akan meningkat jadi 16,0 Mbps.
CEO Strategic Development Tokopedia Doni Nathaniel menyatakan, perkembangan dunia digital di Indonesia sejalan dengan penetrasi internet di Indonesia yang terus meningkat. Disebutkan, penetrasi internet di Indonesia merupakan yang TERTINGGI di Asia Tenggara! Wow!
Caesar Sengupta, VP Product Management Google, menyebut bahwa Indonesia, India, Filipina, dan Brazil merupakan negara-negara utama yang berpotensi menyumbang tambahan pengguna terbesar bagi aplikasi-aplikasi bikinan Google.
Di Indonesia, 72 persen orang mengakses internet melalui ponsel pintarnya (smartphone). Ya, Indonesia berada di peringkat kedua sebagai negara yang mengakses internet menggunakan ponsel pintar.
Ingat, internet adalah pasar. Bahkan pasar yang sangat dekat. Sedekat smartphone kita, terutama saat kita mengambilnya dari kantong kita. Sejauh mana kita melek internet? Sejauh mana kita menghasilkan uang dari internet? Apakah kita hanya jadi penonton dan konsumen saja di internet?
Think.
Menurut Cisco, penetrasi internet di Indonesia pada 2016 telah mencapai 33% dari total populasi. Penetrasi tersebut diprediksi terus meningkat hingga 66% dari total populasi pada 2021. Sedangkan rata-rata speed internet nasional akan meningkat jadi 16,0 Mbps.
CEO Strategic Development Tokopedia Doni Nathaniel menyatakan, perkembangan dunia digital di Indonesia sejalan dengan penetrasi internet di Indonesia yang terus meningkat. Disebutkan, penetrasi internet di Indonesia merupakan yang TERTINGGI di Asia Tenggara! Wow!
Caesar Sengupta, VP Product Management Google, menyebut bahwa Indonesia, India, Filipina, dan Brazil merupakan negara-negara utama yang berpotensi menyumbang tambahan pengguna terbesar bagi aplikasi-aplikasi bikinan Google.
Di Indonesia, 72 persen orang mengakses internet melalui ponsel pintarnya (smartphone). Ya, Indonesia berada di peringkat kedua sebagai negara yang mengakses internet menggunakan ponsel pintar.
Ingat, internet adalah pasar. Bahkan pasar yang sangat dekat. Sedekat smartphone kita, terutama saat kita mengambilnya dari kantong kita. Sejauh mana kita melek internet? Sejauh mana kita menghasilkan uang dari internet? Apakah kita hanya jadi penonton dan konsumen saja di internet?
Think.
Saat kita kehilangan sesuatu, barulah kita sadar dan bangkit, terus meraih satu demi satu.
Berani mencoba dan bersegera, niscaya kita akan mendapatkan lebih ketimbang orang rata-rata. Hindari penundaan.