Ippho Santosa - ipphoright
26.1K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
SETIAP PENGUSAHA WAJIB BACA

Katanya pengusaha itu mulia. Kenapa? Karena membuka lapangan kerja. Ngasih kesempatan kerja buat karyawan. Dengan kata lain, 'nyetak' karyawan.

Baiklah.

Pernah nggak kebayang bisa 'nyetak' 20 karyawan? 30 karyawan? 50 karyawan? Hm, kayaknya belum kebayang. Bagi pengusaha pemula, nanggung 5 karyawan aja rasanya sudah berat.

Tapi gimana dengan 'nyetak' pengusaha? Nah, ternyata ini sangat mungkin. Di bisnis kami, seorang distibutor atau seorang leader bisa nyetak 30 pengusaha, bahkan 50 pengusaha. Alhamdulillah.

Dan pastinya, nyetak pengusaha lebih keren ketimbang nyetak karyawan. Hehe. Sering sekali terjadi, masing-masing mereka akhirnya rekrut karyawan juga. Alhamdulillah, ini beneran terjadi di bisnis kami.

Menghadirkan dan melahirkan pengusaha, ada kemuliaan tersendiri insya Allah. Atas fenomena ini, tak henti-henti saya bersyukur. Semoga berkah dan kebermanfaatan ini terus meluas. Aamiin.
Detik! Ya, saya hadir lagi LIVE di Detik insya Allah!

Hari ini, Selasa 22 September, pukul 16.30 sore, insya Allah saya akan berbagi ilmu soal bisnis rumahan dan tips-tips menghadapi persaingan.

Ada bagi-bagi hadiah juga. Buku-buku bermutu insya Allah.

Sampai jumpa sore nanti ya.
IKHLAS & TANTANGANNYA

Membina mitra perlu perjuangan. Ya, per-ju-ang-an. Dan perjuangan ini terasa semakin menantang, karena kita ingin menang di dunia sekaligus di akhirat. Bukan sekedar dapat rupiah, tapi juga dapat pahala dan berkah. Insya Allah.

Di bisnis suplemen rata-rata, yang menjadi kata kunci adalah โ€˜jaga kesehatanโ€™. Di bisnis saya? Selain itu, ada tambahan lain, yaitu jaga keikhlasan dan jaga ketulusan. Maksudnya? Saya coba jelaskan ya.

Begini.

Beramal ikhlas, tahu-tahu pahalanya terkikis bahkan habis. Kok bisa? Karena kemudian ia MERASA BERJASA, merasa sombong, atau meremehkan orang lain. Dan, mungkin juga pahalanya berkurang karena salah dalam memilih respons.

Ini soal respons. Contohnya?

Membina. Tulus. Kemudian ia dituduh modus oleh seseorang dan ia tidak terima dengan tuduhan itu. Kesal. Kalau sudah begitu, bukan mustahil pahalanya akan berkurang. Bahkan hilang.

Berbagi. Ikhlas. Kemudian ia dituduh pelit oleh seseorang dan ia tidak terima dengan tuduhan itu. Marah. Bukan mustahil pahalanya akan berkurang. Bahkan terbuang.

Berbakti. Sepenuh hati. Kemudian ia dituding durhaka oleh keluarganya dan ia tidak terima dengan tudingan itu. Sakit hati. Bukan mustahil pahalanya akan berkurang. Ini kan sayang.

Kalau memang akhirat yang dicari, mestinya kita nggak perlu terlalu pusing sama pendapat manusia, sesinis apapun itu. Jangan terlalu dianggap. Akhirat-oriented, seharusnya inilah pola pikir saat kita berinteraksi dengan mitra atau siapapun.

Saran saya, jangan terlalu sering mendengar pendapat mereka yang sinis, karena bisa melemahkan semangat kita sebagai pemula. Ikhlas dan menuju ikhlas memang tidak mudah. Bagi saya, ini adalah perjuangan tanpa akhir.

Jadi, teruslah berbuat. Teruslah beramal. Teruslah membina. Sambil kita jaga baik-baik keikhlasan kita. Yang kita pahami, pembinaan dan kaderisasi terhadap mitra adalah salah satu AMAL JARIYAH terbaik kita.
BOLEHKAH WANITA BERBISNIS?

Seperti apa aturan dan adab-adabnya?

Begini. Khadijah RA berbisnis.
Istri Nabi Musa juga mencari nafkah.
60% UKM di Indonesia dikelola oleh wanita.
Online shop rata-rata dijalankan oleh wanita.

Ustaz Abdul Somad merasa terpanggil untuk menyampaikan materi 'Ketika Wanita Berbisnis' ini. Penting banget. Saran saya, teman-teman ikutan deh. Gratis dan open for all.

Untuk mendaftar dan mendapatkan link, silakan WA 0811-1360-177. Di awal sesi, insya Allah ada sharing khusus dari Teh Terry, Mbak Ratu, dan Kak Oki. Tentang rezeki dan keajaiban-keajaibannya.

Saya di sini berperan sebagai EO dan host. Doakan lancar dan berkah ya.
Biden & Kita

Ketika seorang lurah terpilih adalah wajar kalau warga di desa itu berharap ke depan terwujud suasana yang lebih damai, apalagi kalau damai itu memang pernah dijanjikan sebelumnya. Ini harapan yang manusiawi.

Terus, wajar juga kalau warga di desa sebelah berharap adanya hubungan antar desa yang lebih rukun dan lebih guyub. Hei, mengharapkan hal-hal seperti itu, bukan berarti kita jadi syirik. Sama sekali bukan!

Anak kecil di SDIT pun paham bahwa pengharapan sejati hanya kepada Allah. Apalagi kita yang sudah dewasa, pastinya lebih paham. Misal, AC kita rusak, terus kita panggil tukang AC. Wajar dong kalau kita berharap AC itu nggak rusak lagi. Se-simpel itu. Sangat manusiawi tho?

Sekarang kita lihat Amerika.

Donald Trump selama jadi presiden, berkali-kali menunjukkan narasi juga tindakan yang anti-Muslim. Maka, ketika hadir penantang Trump seperti Biden, adalah wajar kalau negara-negara Islam berharap pada Biden. Ini harapan yang manusiawi.

Apalagi memang Biden menjanjikan itu ketika kampanye.

Begitulah. Indonesia, dunia Islam, dan juga Tiongkok menaruh harapan pada presiden terpilih, Biden. Demikian pula dengan saya. Ada harapan. Semoga AS lebih bersahabat. Lebih merangkul. Dan sesuai dengan janji kampanye Biden. Aamiin.

Apakah Biden ideal bagi Indonesia dan dunia Islam? Hm, ini masih tanda tanya besar. However, Amerika tetaplah Amerika. Mereka punya berbagai macam kepentingan. Sebagai orang beriman, sudah semestinya kita berdoa agar Allah memudahkan segalanya. Aamiin.

Jelas, hanya kepada Allah kita bersandar dan benar-benar berharap. Pengharapan yang sejati.

Satu lagi. Berkali-kali saya mengingatkan, sebagai pribadi dan sebagai bangsa, kita harus kuat. Ya, harus kuat. Kalau lemah, maaf, kita hanya akan jadi pion yang selalu diatur-atur dan digerakkan oleh pihak yang lebih kuat. Mari sama-sama kita berbenah. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Sore ini ya. Bagus banget buat anak-anak kita. Seru, lucu, dan sarat ilmu ๐Ÿ˜Š
Saya kembali bagi-bagi buku. Gratis!

5 buku karya Syekh Ali Jaber untuk 5 komen yang beruntung.

Minat? Silakan komen tentang bisnis di IG Mbak Oki ya.

https://www.instagram.com/p/CLLZ_BGA9rK/?igshid=163d8zfrjlgau
Mau lunas utang?

Simak tips-tips dari Oki Setiana Dewi

https://www.instagram.com/p/CL6QmdOAILY/?igshid=41wjeegx0ya1
Nasib bisa diubah.
Gimana dengan takdir?
Bisakah diubah?

Saya tunggu ya
pendapat teman-teman

https://www.instagram.com/p/CMk1DYPAyt6/?igshid=3837bp5pfp53