Ippho Santosa - ipphoright
25.4K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Free! Zoom Seminar! Lock the Date!
Beliau adalah guru saya, Dr Syafii Antonio. Seorang pakar ekonomi syariah, yang telah diundang ke berbagai negara, termasuk ke Inggris. Dari segi bisnis, beliau pun sangat berhasil. Mengelola travel umrah, ensiklopedia, kampus dll. Sekian tahun yang lalu kami pertama kali berjumpa di pesawat menuju ke Dubai. Setelah itu, berbagai event kami adakan bersama. Dari beliau, bukan sekedar tingginya ilmu yang saya dapatkan, tapi juga mulianya akhlak. Selasa pagi, insya Allah kami akan IG live bersama. Simak ya...
IG saya alhamdulillah sudah pulih, namanya sama dengan nama channel ini, yakni @ipphoright
DEMI MASA

Sejak akun IG saya pulih (sebelumnya kena hacked selama 3 minggu lebih), saya berjanji untuk lebih bijak lagi dan lebih bermanfaat lagi dalam menggunakan IG, FB, dan Zoom.

Telegram? Sudah pasti.

Hari-hari, harus penuh manfaat. Jadwal saya padatin. Pagi, siang, sore. IG live dengan tokoh-tokoh atau Zoom.

Di socmed, saya sudah melakukan mute/hide terhadap 90% akun. Kok nggak unfollow aja sekalian? Hm, kadang enggak enak juga. Saling kenal soalnya. Ya udah, akhirnya saya mute/hide aja.

Di IG, sebisanya jangan sentuh menu 'search'. Abaikan aja. Karena itu bikin kita penasaran pada berbagai hal yang sebenarnya nggak terlalu penting. Bahasa lainnya, buang-buang waktu.

Sebentar lagi Ramadhan. Sudah semestinya hari-hari kita ditaburi dengan amal dan manfaat. Bukan sekedar killing time, bukan sekedar seru-seruan.

Hati-hati, socmed seperti IG dan FB, termasuk YouTube adalah perampok WAKTU paling nyata. Sangat nyata. Dan jangan salah, waktu lebih berharga daripada uang. Waktu itu kehidupan, bukan sekedar urusan uang.

Demi masa, itulah peringatan dari Yang Maha Kuasa. Manfaatkan waktu kita. Tulisan ini adalah reminder bagi saya yang selama ini sering lalai dan abai. Semoga ada manfaatnya.
Selasa pagi (setelah subuhan) dan malam, insya Allah saya akan IG live bersama dua guru kehidupan. Bismillah, kita akan bicara soal bisnis, survival, dan sustainability. Sangat bermanfaat. Simak deh...
Sharing Ilmu Ippho Santosa

Rabu, 22 April
10.00, Diera Bachir, IG Live
15.30, Aa Gym, Zoom

Kamis, 23 April
09.00, Andrie Wongso, IG Live
17.00, Imam Shamsi Ali, IG Live

Jumat, 24 April
08.00, Teddy Snada, IG Live
09.30, Ayah Irwan, Zoom
16.00, dr Tirta, IG Live

Sabtu, 25 April
09.30, Grand Gathering, Zoom

Ahad, 26 April
09.30, Syekh Ali Jaber, Zoom

Insya Allah teman-teman bisa menyimak semuanya di IG. Untuk acara Aa Gym, itu via zoom dan internal (Rabu sore, bersama mitra-mitra saya).

Untuk acara Syekh Ali, itu via zoom dan terbuka untuk umum. Free seminar persembahan dari saya dan Syekh Ali. Tentang 'Muhammad Sebagai Pedagang'.

Semoga bermanfaat ya 😊
Kenal beliau?
Corona & Dakwah di Amerika

Virus Corona saat ini sangat memukul perekonomian Amerika. Di antara semua negara, jumlah kasus Corona di Amerika adalah yang terbanyak. Kamis sore insya Allah kita akan bincang-bincang santai dengan Imam Shamsi Ali, seorang imam di New York.

Beliau sudah menetap dan berdakwah di Amerika lebih dari 20 tahun. Karena itulah nanti sore di IG live, selain membahas virus Corona di Amerika, kita juga akan membahas perkembangan dakwah di Amerika. Inilah yang utama.

Disebabkan karakternya yang ramah dan supel, beliau sering didatangi dan ditanya oleh orang-orang Amerika tentang Islam. Diskusi dan konsultasi. Tak heran, beliau berkali-kali mengantarkan orang-orang Amerika menjadi muallaf.

Imam Shamsi Ali juga termasuk dalam 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia menurut Jordan Strategic Study. Tahun 2013 saat saya seminar di Amerika, saya ditemani dan benar-benar dibantu oleh beliau. Masya Allah.

Saya senang sekali kemudian diajak beliau terlibat dalam inisiasi dan pembangunan pesantren di Amerika yang digagas oleh beliau. Boleh dibilang, ini adalah pesantren pertama di benua Amerika. Alhamdulillah.

Dan sampai hari ini, sudah dua buku yang saya tulis bersama beliau. Insya Allah sangat banyak hal seru dan bermanfaat yang akan kita bahas nanti sore di IG live @ipphoright. Sempatkan menyimak ya. Bantu share juga. Niatkan untuk belajar dan bertumbuh.

Note:

Kamis jam 9 pagi insya Allah saya IG live bareng @AndrieWongso. Jam 5 sore bareng @ImamShamsiAli.

Jumat bareng @dr.Tirta @Teddy_Snada. Doakan ya, semoga penuh manfaat dan penuh keberkahan. Aamiin.

IG address: @ipphoright
Nabi Muhammad itu santun, supel, dan sabar.

Nabi tidak menyebut yang lain sebagai murid. Alih-alih begitu, Nabi menyebutnya sebagai sahabat. Ya, sebagai sahabat. Nyaman dengarnya. Ada kesetaraan di sini. Ada pemuliaan di sini.

Cukupkah sampai di situ? Nggak juga. Nabi pun membaur dengan mereka. Supel. Tanpa gap. Duduk bersama, makan bersama, berjuang bersama. Walhasil sahabat merasa di-wong-kan dan diberdayakan.

Begitulah, Nabi itu santun dan supel.

Bukan itu saja. Pesan-pesan kebenaran, beliau sampaikan dengan sejuk. Dengan sabar. Nggak marah-marah. Semoga jadi pelajaran bagi kita saat menyampaikan pesan-pesan kebenaran.

Terkadang sebagian kita mudah kehilangan kesabaran saat menyerukan kebenaran (baca: dakwah). Kita berharap orang berubah seketika. Padahal di sisi lain kita tahu persis bahwa apa-apa itu perlu proses.

Ingat, Allah pun maha penyabar.

Kalau seorang manusia terus-menerus berbuat salah, mungkin orang lain akan bosan sama dia. Tapi, Allah beda. Allah maha pemurah, Allah maha pengampun. Jangan sampai kita berputus-asa dari rahmat-Nya.

Selagi kita dikasih umur, berarti kita dikasih kesempatan untuk memperbaiki diri, insya Allah. Menariknya, saat kita berusaha memperbaiki diri, Allah akan memperbaiki urusan-urusan kita. Yakin.

Kembali ke tugas kita sebagai hamba. Silakan menyampaikan pesan-pesan kebenaran. Itu kegiatan dan kesibukan yang sangat mulia. Tapi sampaikanlah dengan sabar, seperti muatan Surah Al-Asr.

Ada dua video menarik di IG saya tentang ini. Tepatnya tentang santun, supel, dan sabar. Terinspirasi dari Nouman Ali Khan. Silakan cek di IG saya @ipphoright. Sengaja saya posting dua video ini menjelang Ramadhan.

Semoga bermanfaat.
Hampir setiap hari saya menerima curhat dan keluhan orang-orang tentang keadaan saat ini.

Susah bergerak. Di rumah aja. Ekonomi lesu. Kena PHK. Usaha tutup.

Jujur, saya ikut kepikiran. Karena ini juga terjadi pada orang-orang di sekitar saya.

Bismillah. Saya pun berusaha menjawab keluhan-keluhan mereka.

Nah, bagi Anda yang pengusaha atau calon pengusaha, yang pengen usahanya berkah berlimpah, coba deh ikuti ZOOM seminar ini...

"Muhammad Sebagai Pedagang"

Poin-poin yang akan dibahas:
(1) Bukti kekayaan Nabi dan sahabat.
(2) Berniaga ala Nabi dan sahabat.
(3) Amal-amal mengundang rezeki.
(4) Ikhtiar dan peluang di tengah pandemi.
(5) Ikhtiar dan peluang ketika Ramadhan.

ZOOM seminar ini 100% FREE alias GRATIS, persembahan Syekh Ali Jaber dan Ippho Santosa. Bantu share, boleh ya?

Bagi Anda yang serius ingin mengikuti seminar online ini, WA segera 0813-8999-3113. Cepet-cepetan ya. 50% seat sudah ludes!

Satu lagi. Mohon doa untuk kedua narsum dan kita semua. Semoga selalu sehat, dalam lindungan Allah. Amin.
Senandung ini telah rampung sejak Februari 2020. Sengaja kami tunda rilisnya dan sengaja kami rilis hari ini. Judulnya 'Shalawat 2020'.

#Shalawat2020 ini adalah benih-benih kerinduan. Bukan sembarang rindu, tapi kerinduan kepada manusia yang paling mulia, Nabi Muhammad SAW...

Di tengah pandemi, rindu pun bersemi...

Simak: bit.ly/Shalawat2020

Bertepatan Jumat, bertepatan Ramadhan, shalawat ini kami perkenalkan. Walaupun sedikit, walaupun sebentar, insya Allah menjadi penyejuk hati. Semoga Allah meridhai.
Warunk Upnormal, kenal? Kang Rex adalah founder-nya. Ntar sore jam 4 kami akan IG live bersama. Insya Allah niatnya berbagi ilmu dan berbagi semangat...
TERKUAT

Pernah dengar soal Zeus? Di antara para dewa, Zeus kononnya yang TERKUAT. Selama ratusan tahun, bahkan ribuan tahun, itulah kisah yang kita dengar. Saya pernah melihat patung aslinya yang sudah berumur ribuan tahun. Hm, mitos ternyata.

Hercules adalah anaknya Zeus. Lantas, siapa yang lebih kuat, Hercules apa Zeus? Seiring berjalannya waktu, kemudian kita sadar bahwa yang TERKUAT itu bukan Hercules, bukan Zeus. Terus, siapa?

Yang terkuat adalah mereka yang:
- berhasil menundukkan hawa nafsu,
- tetap bersabar walaupun keadaan tidak sesuai dengan harapan,
- mau memaafkan walaupun punya kekuatan untuk membalas,
- mau berbagi walaupun punya kemampuan untuk mengumpulkan.

Rupanya puasa melatih kita untuk bisa seperti itu. Inilah kekuatan sejati. Masya Allah.

Saya pun coba melakukan itu sebisa saya. Terutama soal berbagi.

Belakangan ini, aktivitas saya lumayan padat, diisi dengan zoom event. Boleh dibilang, setiap hari. Kemarin untuk student-student di Turki. Sebelumnya untuk BUMN. Dan seperti biasa, narsum pasti dapat FEE, hehe. Rezeki, alhamdulillah.

Sebelum pandemi, saya sering minta fee saya langsung disalurkan ke lembaga sosial, seperti Dompet Dhuafa (DD). Ketika pandemi, apalagi Ramadhan, semakin mantap menyalurkan 100% ke lembaga sosial. Insya Allah untuk pengadaan APD, masker, dan sejenisnya. Berbagi.

Saya orang biasa. BUKAN pejabat. Belum punya power untuk menggerakkan jutaan orang dan menyalurkan triliuan rupiah. Tapi, saya berusaha berbuat sebisanya. Berbagi. Semoga langkah kecil ini jadi contoh dan inspirasi.

Bismillah.
Bagaimana cara Pak Tung Desem Waringin mengalahkan virus Corona? Sebelumnya beliau pernah dirawat di RS karena positif Corona.

Bagaimana cara Pak Tung mencetak untung Rp 800 juta saat dirawat dan diisolasi di RS?

Apa saja tips-tips bisnis dari Pak Tung menyikapi pandemi seperti sekarang?

Beliau adalah pengusaha, miliarder, dan penulis mega-bestseller seperti Financial Revolution dan Marketing Revolution. Dahsyat-dahsyat ilmunya.

Yang jelas, beliau juga senior, sahabat, dan guru saya.

Yuk kita simak solusi dari beliau. Klik:

https://bit.ly/TDWcorona
Benarkah data PDP di media saat ini? Adakah konspirasi besar di balik wabah ini?

Sudah tepatkah stategi PSBB dan stay at home? Bolehkah keluar rumah? Kalau terpaksa, gimana?

Kapankah Indonesia akan pulih? dr Tirta bersama Ippho Santosa membahas Virus Corona dari A sampai Z.

Simak deh:

https://www.youtube.com/watch?v=WtrVjdEDm_I
Di luar sana, karena bisnisnya terdampak pandemi, sebagian orang sudah:
- Mantab
- Manset
- Matang

Maksudnya:
- Makan tabungan
- Makan aset
- Makan utang

Duh!

Sungguh, saya prihatin. Pada kesempatan kali ini, izinkan saya memberikan nasehat. Boleh?

Begini. Langit tak selamanya gelap, tak semuanya gelap. Sebagian mungkin gelap, tapi sebagian lagi terang kok. Begitu juga dalam bisnis. Ada bisnis-bisnis yang redup ketika pandemi ini, tapi ada juga yang cerah dan berkilau...

Saran saya, jangan gengsi untuk berubah. Ya, berubah. Mungkin dari segi produk. Mungkin dari segi strategi. Mungkin dari segi konsumen. Harga? Kemitraan? Distribusi? Mungkin saja, turut berubah...

Ingat, uang itu tetap ada, sama sekali nggak berkurang jumlahnya. Kalau kita kreatif, go online, dan memperhatikan faktor kesehatan (health-concerned), insya Allah bisnis kita akan tetap bertahan bahkan bertumbuh...

Mohon maaf, hewan saja memiliki kemampuan untuk survive dan sustain. Padahal mereka nggak sekolah, nggak seminar, nggak kreatif, nggak online. Hehe. Manusia? Harusnya lebih. Bukan sekedar bertahan, tapi juga mampu mengeluarkan segenap potensinya.

Itulah yang saya yakini.

Bagaimana dengan Anda? Yakin?
Sebelumnya saya sering membahas soal sedekah. Berkali-kali saya menyampaikan bahwa sedekah itu mengundang solusi. Lantas, gimana dengan sholat? Yang sebenarnya, sholat itu lebih mengundang solusi.

Ya, sekarang coba kita amati dan cermati perintah sholat. Hampir semuanya menggunakan frase ‘mendirikan sholat’ bukan ‘mengerjakan sholat’. Ini tidak main-main. Maknanya sangat mendalam.

Mendirikan memang tidak mudah. Sebut saja, mendirikan bangunan, mendirikan organisasi, atau mendirikan negara. Nggak ada yang mudah, iya kan? Akan tetapi, kalau sudah berdiri, sulit untuk dihancurkan. Umumnya, yah begitu.

Apalagi kita semua tahu, kalau agama itu diumpamakan bangunan, maka fondasinya adalah syahadat dan tiang-tiangnya adalah sholat. Perlu juga dicatat, salah satu makna mendirikan sholat adalah menegakkan nilai-nilai sholat di luar sholat seperti disiplin, mempersembahkan yang terbaik (itqan), dan merasa diawasi oleh Allah (iman).

Inilah PR besar bagi kita semua, karena masih banyak muslim di luar sana yang mengerjakan sholat, belum mendirikan sholat.

Menariknya, mereka yang rutin sholat lebih mudah mengundang pertolongan Allah, daripada mereka yang tidak rutin. Dengan syarat, mereka menjaga diri dan menjauhkan diri dari dosa-dosa besar. Yah, mungkin saja masalah datang silih-berganti, namun mereka yang rutin sholat, didekatkan Allah dengan pertolongan.

Begitu ‘dipancing’ sedikit saja, dengan amal dan ikhtiar, maka pertolongan itu pun bergegas menghampiri. Inilah salah satu fadilah dan manfaat sholat yang jarang orang sadari. Kitab suci pun menegaskan hanya sabar dan sholat sebagai penolong.

3S
Sabar + Sholat = Solusi

Menariknya lagi, sholat juga menjadi salah satu syarat agar perniagaan tidak merugi. Saya ulang, tidak merugi. Hm, Anda-Anda yang pengusaha mungkin protes, “Saya sholat. Tapi kok nyatanya masih rugi?”

Betul, tapi Allah siapkan juga gantinya, entah pada perniagaan itu maupun pada perihal yang lain. Kalau dihitung-hitung, yah tetap untung. U-n-t-u-n-g. Terakhir, sholat juga menyehatkan. Sudah teramat banyak penelitian yang membuktikan hal ini.

Mumpung Ramadhan, mumpung di rumah saja, mari kita perbaiki sholat kita.
Adanya Corona membuat perjuangan dakwah di Amerika semakin menantang. Ya, semakin menantang.

Imam Shamsi Ali bersama Ippho Santosa juga membahas perkembangan pesantren di Amerika, mengapa sebagian orang Amerika tertarik dengan Islam, dan kisah-kisah para muallaf di Amerika. Simak semuanya di channel YouTube Ippho Santosa.

Selama ini, Imam Shamsi Ali dan Ippho Santosa telah menulis dua buku bersama, juga sering mengadakan event bersama. Untuk jelasnya, simak dialog Imam Shamsi Ali dan Ippho Santosa di link berikut ini.

Simak: https://www.youtube.com/watch?v=AltUV2CIbJg