Ippho Santosa - ipphoright
26.1K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Sport perlu latihan.
Bisnis juga perlu latihan.
Selama ini, saya cenderung memilih olahraga yang ringan-ringan saja, tanpa konfrontasi, seperti berenang, jogging, dan treadmill. Bagi saya, kurang nyaman rasanya kalau fisik sampai berbenturan.

Tapi saat usia saya menginjak 40 tahun, saya malah berpikir yang sebaliknya, "Hei! Kenapa nggak nyoba sesuatu yang baru?" Toh prinsip saya sejak dulu, "Selagi legal dan halal, yah hajar."

Akhirnya saya dan istri memilih satu olahraga yang baru. Sedikit keras, menurut kami. Apa itu? Ya, sudah sekian bulan saya dan istri latihan thai boxing. Memang ini sekadar untuk sport, bukan untuk fight.

Awal-awal sempat merasa kuatir bahkan takut. Seperti kuatir terkilir, lecet, atau sejenisnya. Tapi kami coba saja. Dulu, guru saya pernah berpesan, "Tak perlu memanjakan rasa takut. Hadapi itu. Buktikan sesuatu."

Tiba-tiba saja saya teringat Mark Zuckerberg, pendiri Facebook. Sejak dulu sampai sekarang, Mark Zuckerberg sudah terbiasa dengan masa-masa sulit dan kritikan. Berbekal keberanian dan semangat, karya nyatalah yang menjadi tumpuan perhatiannya. Baginya, mengeluh adalah pantang. Dan mundur adalah terlarang.

Ya, dia berani. Sangat berani.

Ingat. Dalam bisnis, keberanian adalah modal. Uang banyak, nggak jaminan. IQ tinggi, nggak jaminan. Badan kekar, nggak jaminan. Yang utama dan pertama adalah keberanian. Saya ulang, ke-be-ra-ni-an.

Lantas, gimana dengan kita? Saran saya, jangan manjakan rasa takut kita. Lebih baik hadapi itu dan buktikan sesuatu. Saya harap Anda setuju.
Video thai boxing saya yang beredar di socmed adalah versi slow motion. Kok dibikin gitu? Biar nggak ketahuan pemula-nya, hehehe. Sekalian, dibikin slow beneran. Kalau pemula, biasanya gerakannya tidak terlalu cepat. Nah, ini video aslinya. Bagian akhirnya bikin ketawa, hehehe.
Semoga ini memotivasi teman-teman untuk menjaga kesehatan juga menjaga stamina.
Takjub!

Saya sampai bertanya-tanya kenapa lebah diabadikan sebagai nama surah di Kitab Suci? Why? Bahkan madu, salah satu produk turunan lebah, tertulis di semua Kitab Suci. Ya, semua Kitab Suci.

Mari kita simak kelebihan-kelebihan lebah.

Lebah ternyata bisa berhitung, walaupun hanya sampai empat. Mereka tahu seberapa jauh mereka terbang dengan menandai maksimal empat titik. Ingat, tak semua hewan pandai berhitung.

Menurut Guinness World Record, lebah madu adalah hewan terkecil yang digunakan untuk mendeteksi ranjau darat. Hebatnya, lebah madu dapat mencium bau trinitrotoluene atau TNT dari jarak 4,5 kilometer. Wuih!

Dua fakta ini menunjukkan bahwa lebah sangat hati-hati dan sangat peka terhadap potensi bahaya.

Hal lain. Kita sama-sama tahu, sumber makanan lebah dipilih dari yang baik-baik yaitu nektar (sari bunga) dari bunga yang terbaik dan menghasilkan yang baik-baik pula, berupa madu dan propolis.

Lihat saja. Di mana saja lebah hinggap, tak satu pun daun atau ranting yang rusak. Alih-alih merusak, lebah malah membantu penyerbukan tumbuhan.

Sarang lebah juga terkenal sangat steril, sehingga tidak ada bakteri atau kuman yang masuk. Walhasil tidak ada pembusukan di sarang lebah. Boleh dibilang, sarangnya adalah antioksidan alami dan sistem imun alami.

Ya, lebah dan sarangnya sangat sehat. Bahkan salah satu tempat paling steril di muka bumi. Tak heran kalau lebah sangat kuat dan sanggup menjaga dirinya dan koloninya.

Semoga kelebihan-kelebihan lebah ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita. Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam bisnis. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Sore nanti, insya Allah kita akan membagikan ulang ebook ini. Karya teman saya, tapi banyak banget yang request. Akhirnya kita adakan kembali.
Ebook '5 Jurus Menambah Income' ini tersedia dari Rabu sore sampai Jumat sore.
Setelah Jumat sore, akan kami delete. Baiknya segera download.
Jual-beli di internet sering disebut dengan istilah e-commerce.

Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan e-commerce tertinggi di dunia. Demikian diungkapkan Ketua Umum Indonesian E-Commerce Association (idEA), Aulia Marinto melalui siaran pers tahun lalu.

Sementara itu, riset global dari Bloomberg menyatakan, pada 2020 lebih dari separuh penduduk Indonesia akan terlibat di aktivitas e-commerce. Bayangkan, lebih dari separuh!

McKinsey dalam laporannya menyebutkan, 73 persen pengguna internet di Indonesia mengakses internet melalui perangkat selular (smartphone). Angka ini diperkirakan akan terus bertambah dalam lima tahun ke depan.

Mengutip e-Marketer, Indonesia menempati urutan ke-6 pengguna internet terbanyak dunia. Ya, salah satu terbanyak dunia. Bahkan Indonesia diproyeksikan akan menyalip Jepang.

Di sisi lain, Bank Indonesia memperkirakan nilai transaksi e-commerce di Indonesia mencapai Rp 144 triliun pada 2018. Meningkat pesat karena e-commerce tak saja menawarkan kemudahan, tetapi juga efisiensi waktu, tenaga, dan biaya.

Angka-angka di atas mungkin membuat kita terkejut dan takjub. Saran saya, jangan sekadar terkejut dab takjub. Hendaknya jadilah pemain. Jadilah pelaku. Jadilah penjual. Karena ke depannya jual-beli di internet akan terus meningkat.

Semoga berkah berlimpah!
Photo from Ippho dan Tim
Kenal Syaikh Yusuf Estes?

Beliau adalah seorang ulama internasional yang sangat terkenal dan sangat berpengaruh. Menariknya, beliau akan hadir dan berceramah di Indonesia.

Yusuf Estes lahir dan dibesarkan di keluarga non muslim di Amerika. Pada tahun 1991 beliau berkunjung ke Mesir dan ternyata menemukan cahaya Islam di sana.

Semenjak itu, beliau berusaha membantu orang-orang untuk mengenal Islam.

Yusuf Estes kemudian dikenal dengan panggilan “Funny Syaikh” karena kegemarannya memasukkan unsur canda dalam ceramah-ceramahnya.

Saat ini Yusuf Estes menjalankan televisi dakwah “Guide Us TV”yang merupakan televisi dakwah Islam pertama di Amerika, yang disiarkan melalui satelit selama 24 jam.

Kami pun mengundang para muhsinin untuk menghadiri:

Jamuan Makan Malam
Bersama Syekh Yusuf Estes

TERBATAS UNTUK 200 PESERTA

18 Maret 2018, Pukul 19.00 WIB,
di Ayana Midplaza Hotel, Jakarta

Jamuan istimewa ini memang ada biayanya. Tapi ini untuk membiayai roadshow beliau di berbagai titik di Indonesia. Yang berminat, silakan WA ke 0813-9520-0092.

Semoga berkah!
Dua ebook telah saya bagikan, sesuai janji.

Ebook '5 Jurus Menambah Income'

Ebook '3 Kunci Enteng Rezeki'

Rencana awal, dua ebook ini tersedia hanya sampai Jumat sore.

Karena memikirkan mereka yang rada gaptek, akhirnya kami perpanjang sampai Senin sore (12 Maret).
Setelah Senin sore, dua ebook ini akan saya hapus (delete).
Baiknya segera download dan baca.
Saat terbang dengan pesawat, kadang saya berpikir soal teknologi pesawat yang kononnya terinspirasi dari cara terbangnya burung. Saya pun bertanya-tanya, bagaimana dengan kupu-kupu, lalat, atau lebah? Menginspirasi apa?

Seperti yang kita tahu, lebah bisa terbang. Namun, ternyata sayap lebah terlalu kecil untuk mengepak ke atas dan bawah, apalagi untuk mengangkat tubuhnya agar bisa melayang-layang layaknya burung.

Sebaliknya, lebah mengepakkan sayapnya maju-mundur dan membuat 'badai kecil' untuk bisa mengangkat tubuhnya.

Bentuk lebah memang tidak aerodinamis, tetapi ketangguhannya mengendalikan terjangan angin cukup baik, sehingga bisa melayang-layang bahkan terbang.

Professor Srinivasan, Brain Institute di University of Queensland, menemukan bahwa lebah madu tidak bertabrakan ketika terbang di udara saat dia melihat lebah lain memilih jalur kanan atau jalur kiri.

Professor Srinivasan sebelumnya sudah meneliti burung-burung dan menemukan bahwa burung-burung juga tidak bertabrakan di udara. Tapi itu karena mereka semuanya bergerak ke arah kanan. Anehnya lebah, berbelok ke kanan atau ke kiri, namun tetap saja aman dari tabrakan.

Selain itu, lebah pun dapat membedakan antara lubang kecil dan besar, yang mana mereka cenderung memilih lubang yang lebih besar (demi mengurangi potensi bahaya terbentur dan terperangkap), saat terbang sekalipun. Satu lagi. Lebah juga tahu jarak yang terdekat.

Bagi saya, ini menarik. Kalau cara terbangnya burung telah menginspirasi hadirnya teknologi bernama pesawat, saya yakin kelak cara terbangnya lebah akan menginspirasi hadirnya satu penemuan yang hebat. Apalagi kata lebah telah diabadikan sebagai nama surah di Kitab Suci. Tentu ini bukan kebetulan, bukan sembarangan.

Semoga menginspirasi!
Ini acara 'Owner Gathering' TK dan SD Khalifah. Kami menggelarnya selama 2 hari di Hotel Ayana, Jakarta.