Tau kisah Maryam binti Imran? Kisahnya ditulis di dalam Al-Qur’an, bahkan Allah berfirman penuh dalam 1 surat khusus tentangnya, menggunakan namanya. Kalau mau berpikir lebih dalam, di zaman sekarang gak pernah ada (lagi) kisah serupa Maryam binti Imran, bisa mengandung dan melahirkan anak tanpa seorang suami dan yang terpenting gak pernah disentuh laki-laki ajnabi manapun
((Kalau yang banyak terjadi sekarang mah beda cerita ya *IYKWIM))
Beda cerita sama Fir’aun. Iya, Fir’aun yang dzalim itu, yang hobinya ngebunuh orang (QS. 2: 49), mengaku sebagai Tuhan (QS. 79: 24), dan waktu diajak untuk beriman baik-baik tapi malah nantangin Nabi Musa (QS. 20: 43-44)
Eh bentar, udah tau kan kalau “Fir’aun” yang disebutkan di Al-Qur’an itu bukan nama asli penguasa saat itu? Singkatnya, “Fir’aun” itu sebutan untuk raja-raja Mesir zaman dulu
Terus kenapa nih kok disebutin cuma “gelar”nya aja? Yah, seperti yang ada di pict atas, itu isyarat dari Allah: kalau yang tertulis dalam Al-Qur’an itu gak secara jelas disebutkan siapa, kapan, dimana PASTI akan terjadi di masa depan
Coba main-main sama ingatan kita. Hari ini ada gak sih yang salah gunain jabatannya? Pemangku jabatan yang korupsi, nyusahin rakyatnya, daaan lainnya, gimana? Bisa lah ya main-main sama ingatan sendiri🙂
#UnmuteAmanah
((Kalau yang banyak terjadi sekarang mah beda cerita ya *IYKWIM))
Beda cerita sama Fir’aun. Iya, Fir’aun yang dzalim itu, yang hobinya ngebunuh orang (QS. 2: 49), mengaku sebagai Tuhan (QS. 79: 24), dan waktu diajak untuk beriman baik-baik tapi malah nantangin Nabi Musa (QS. 20: 43-44)
Eh bentar, udah tau kan kalau “Fir’aun” yang disebutkan di Al-Qur’an itu bukan nama asli penguasa saat itu? Singkatnya, “Fir’aun” itu sebutan untuk raja-raja Mesir zaman dulu
Terus kenapa nih kok disebutin cuma “gelar”nya aja? Yah, seperti yang ada di pict atas, itu isyarat dari Allah: kalau yang tertulis dalam Al-Qur’an itu gak secara jelas disebutkan siapa, kapan, dimana PASTI akan terjadi di masa depan
Coba main-main sama ingatan kita. Hari ini ada gak sih yang salah gunain jabatannya? Pemangku jabatan yang korupsi, nyusahin rakyatnya, daaan lainnya, gimana? Bisa lah ya main-main sama ingatan sendiri🙂
#UnmuteAmanah
Gara-gara gamau diganggu keasyikannya, sampe gak suka kalau diingetin sama firman Allah dan sabda Rasulullah
Cuma mau bilang, hati-hati
Nikmat punya gadget dan bisa main social media malah bisa jadi bumerang buat kita, karenanya kita bisa menjadi munafik tanpa sadar sebab membenci aturan Allah kalau gak sesuai sama selera hidupnya
Jangan deh, bisa-bisa kelar hidup lo...
#UnmuteAmanah
Cuma mau bilang, hati-hati
Nikmat punya gadget dan bisa main social media malah bisa jadi bumerang buat kita, karenanya kita bisa menjadi munafik tanpa sadar sebab membenci aturan Allah kalau gak sesuai sama selera hidupnya
Jangan deh, bisa-bisa kelar hidup lo...
#UnmuteAmanah
Impostor
Jago banget actingnyaaa!
Iya, impostor dunia ini emang jago banget actingnya
Apalagi yang ada di negeri ini, woooah!👏🏻
Eh jangan-jangan salah satunya adalah.......?!
Yang (sok) menjadi pembawa perubahan di depan orang banyak
Yang (sok) menjadi penolong di depan orang banyak
Yang kemudian menjadi inspirasi aktivitas bagi publik
Dan menjadi penghancur di belakang orang, sekurang-kurangnya bagi diri sendiri
Kamukah sang impostor yang dimaksud?
#UnmuteAmanah
—
• wardrobe: @kataloghijabalila
Jago banget actingnyaaa!
Iya, impostor dunia ini emang jago banget actingnya
Apalagi yang ada di negeri ini, woooah!👏🏻
Eh jangan-jangan salah satunya adalah.......?!
Yang (sok) menjadi pembawa perubahan di depan orang banyak
Yang (sok) menjadi penolong di depan orang banyak
Yang kemudian menjadi inspirasi aktivitas bagi publik
Dan menjadi penghancur di belakang orang, sekurang-kurangnya bagi diri sendiri
Kamukah sang impostor yang dimaksud?
#UnmuteAmanah
—
• wardrobe: @kataloghijabalila
*nunjuk........
diri sendiri*
“Orang munafik itu shalat dalam keadaan riya’ dan sum’ah (ingin dilihat dan didengar orang lain). Di masa silam shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’ tersebut dilakukan dalam keadaan gelap sehingga mereka -orang munafik- tidak menghadirinya. Mereka enggan menghadiri kedua shalat tersebut. Namun untuk shalat lainnya, yaitu shalat Zhuhur, ‘Ashar dan Maghrib, mereka tetap hadir karena jama’ah yang lain melihat mereka. Dan mereka kala itu cari muka dengan amalan shalat mereka tersebut. Mereka hanyalah sedikit berdzikir kepada Allah. Di masa silam belum ada lampu listrik seperti saat ini. Sehingga menghadiri dua shalat itu terasa berat karena mereka tidak bisa memamerkan amalan mereka. Alasan lainnya karena shalat ‘Isya itu waktu istirahat, sedangkan shalat Shubuh waktu lelapnya tidur.” (Syarh Riyadhis Sholihin, 5: 82)
#UnmuteAmanah
diri sendiri*
“Orang munafik itu shalat dalam keadaan riya’ dan sum’ah (ingin dilihat dan didengar orang lain). Di masa silam shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’ tersebut dilakukan dalam keadaan gelap sehingga mereka -orang munafik- tidak menghadirinya. Mereka enggan menghadiri kedua shalat tersebut. Namun untuk shalat lainnya, yaitu shalat Zhuhur, ‘Ashar dan Maghrib, mereka tetap hadir karena jama’ah yang lain melihat mereka. Dan mereka kala itu cari muka dengan amalan shalat mereka tersebut. Mereka hanyalah sedikit berdzikir kepada Allah. Di masa silam belum ada lampu listrik seperti saat ini. Sehingga menghadiri dua shalat itu terasa berat karena mereka tidak bisa memamerkan amalan mereka. Alasan lainnya karena shalat ‘Isya itu waktu istirahat, sedangkan shalat Shubuh waktu lelapnya tidur.” (Syarh Riyadhis Sholihin, 5: 82)
#UnmuteAmanah
Di zaman Rasulullah dulu, sifat mereka dikenal kalau berkumpul dengan orang beriman, mereka ikut bermajelis bersama, sholat bersama, puasa bersama
Tapi kalau mereka berkumpul dengan orang-orang kafir, mereka berkata “kalau kalian diperangi kami akan bersama kalian”, “kalau kalian dikeluarkan dari sini kami akan bersama kalian”, “kalau kalian ditawan kami akan bersama kalian kami akan bersama kalian”
Performennya aja seperti kaum muslimin, tapi apapun yang di lakukannya seperti orang-orang kafir (bahkan lebih parah)
Udah nipu diri sendiri, nipu orang lain, nipu Allah pula!
Mana bisa?!
Kalau zaman sekarang caranya aja beda, tapi idenya tetep sama
#UnmuteAmanah
Tapi kalau mereka berkumpul dengan orang-orang kafir, mereka berkata “kalau kalian diperangi kami akan bersama kalian”, “kalau kalian dikeluarkan dari sini kami akan bersama kalian”, “kalau kalian ditawan kami akan bersama kalian kami akan bersama kalian”
Performennya aja seperti kaum muslimin, tapi apapun yang di lakukannya seperti orang-orang kafir (bahkan lebih parah)
Udah nipu diri sendiri, nipu orang lain, nipu Allah pula!
Mana bisa?!
Kalau zaman sekarang caranya aja beda, tapi idenya tetep sama
#UnmuteAmanah
Assalamu’alaykum #lovalila!
Alhamdulillah, waktunya ganti tema lagi~
Sesuai hashtagnya, pekan ini kita akan bahas masalah yang dialami #MuslimahZamanSaiki
Udah siap? Udah siap belum?😜
Yang belum tengok-tengok pembahasan tema sebelumnya yuk coba scroll-scroll dulu~
Stay tune yaaa!
Alhamdulillah, waktunya ganti tema lagi~
Sesuai hashtagnya, pekan ini kita akan bahas masalah yang dialami #MuslimahZamanSaiki
Udah siap? Udah siap belum?😜
Yang belum tengok-tengok pembahasan tema sebelumnya yuk coba scroll-scroll dulu~
Stay tune yaaa!
Alila mau kepo dong mentemeeen
Untuk sekarang-sekarang ini outfit kalian saat keluar rumah yang mana sih? A, B atau C? Atau ada yang lainnya? Asik banget ya mix and match baju kayak di pict atas😌
Coba komen dibawah yaaa~
#MuslimahZamanSaiki
Untuk sekarang-sekarang ini outfit kalian saat keluar rumah yang mana sih? A, B atau C? Atau ada yang lainnya? Asik banget ya mix and match baju kayak di pict atas😌
Coba komen dibawah yaaa~
#MuslimahZamanSaiki
Netijen:
“Teh Evhie sama kak Dila kok udah jarang muncul ya?”
“Kangen liat kak Dila sama teh Evhie di video deh”
Ayooo siapa yang suka komen kayak gitu di postingannya Hijab Alila?😆
Tau gak kemana perginya 2 “maskot” Hijab Alila ini?
Penasaran alasan kenapa mereka udah jarang bahkan cenderung gak pernah muncul lagi di timeline @hijabalila?
BESOK YA!
Temuin jawaban atas pertanyaan-pertanyaan diatas di YouTube LIVE team Hijab Alila di basecamp (Salamah dan Deah) bersama @ummualila, @annisam3 dan @evhierisma “ESTAFET DAKWAH - The Next Generation of Hijab Alila”
Dakwah butuh orang-orang yang terus melanjutkannya, inilah yang sedang berlaku di Hijab Alila. Sampai ketemu di LIVE BESOK yaaa! Set alarm kamu jam 09:30 WIB, subscribe dan aktifin notificationnya aja biar gak ketinggalan~
See ya👋🏻
“Teh Evhie sama kak Dila kok udah jarang muncul ya?”
“Kangen liat kak Dila sama teh Evhie di video deh”
Ayooo siapa yang suka komen kayak gitu di postingannya Hijab Alila?😆
Tau gak kemana perginya 2 “maskot” Hijab Alila ini?
Penasaran alasan kenapa mereka udah jarang bahkan cenderung gak pernah muncul lagi di timeline @hijabalila?
BESOK YA!
Temuin jawaban atas pertanyaan-pertanyaan diatas di YouTube LIVE team Hijab Alila di basecamp (Salamah dan Deah) bersama @ummualila, @annisam3 dan @evhierisma “ESTAFET DAKWAH - The Next Generation of Hijab Alila”
Dakwah butuh orang-orang yang terus melanjutkannya, inilah yang sedang berlaku di Hijab Alila. Sampai ketemu di LIVE BESOK yaaa! Set alarm kamu jam 09:30 WIB, subscribe dan aktifin notificationnya aja biar gak ketinggalan~
See ya👋🏻
Sini-sini, singgah dulu sebentar👋🏻
((buat baca caption! hehe))
Bingung gak sih kenapa ada banyak penjelasan tentang how to berhijab syar'i? Ada yang bilang syar'i itu pake gamis, tapi ada yang bilang pakai potongan —atasan dan rok— itu boleh juga, ada juga yang bilang boleh kok pakai kulot pokoknya asal itu gak membentuk tubuh...
Ya gak? Bingung gak?
Berdasarkan ayat-ayat dalam Al-Qur'an, Alila akan sedikit kasih tau temen-temen how to berhijab syar'i tanpa menyikut temen-temen yang gak sependapat, bismillah...
Udah baca ayat-ayat yang ada di pict atas?
- Mulai dari An-Nur ayat 31: disana Allah menjelaskan bahwa muslimah harus menutupkan kain kudung ke dadanya, alisan kerudung atau khimar yang kita pakai harus menutupi dada kita. Dan “janganlah mereka menampakkan perhiasannya,” “janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada...” termasuk dengan mihnah (QS. An-Nur: 60) alias baju rumah, biarkan baju rumah dipakai dan boleh dilihat oleh siapa yang boleh melihatnya yaitu mahram kita
- Al-Ahzab ayat 59: menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka (hingga kaki), jilbab yang dimaksud adalah pakaian luar yang menutupi, bentuknya lorong, tidak membentuk tubuh. Yang banyak kita kenal hari ini seperti gamis atau abaya dan semacamnya. Jilbab ini juga gak boleh menampakkan warna kulit kita ya. Jadi harus seimbang, gak ketat dan gak terawang, karna percuma juga kan kalau ketat walaupun gak terawang tetap aja gak bisa menghindarkan kita dari pandangan yang haram. Begitu juga dengan baju yang longgar tapi tipis, jadi perhatikan lagi jilbab kita ya mentemen!:)
- Al-Ahzab ayat 33: jangan tabarruj, alias borsolek sampai membuat orang-orang memperhatikan kita. Tabarruj bukan tentang make up yang berlebihan aja loh mentemen, tapi juga bisa tentang aksesoris apa yang ada pada baju yang kita pakai. Apakah terlalu mencolok? Karena khawatir ini merupakan syuhrah alias pakaian yang dikenakan dengan maksud mencari popularitas, “Barangsiapa mengenakan pakaian syuhrah (untuk mencari popularitas) di dunia, niscaya Allah mengenakan pakaian kehinaan kepadanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Dawud)
(lanjut di komentar)
((buat baca caption! hehe))
Bingung gak sih kenapa ada banyak penjelasan tentang how to berhijab syar'i? Ada yang bilang syar'i itu pake gamis, tapi ada yang bilang pakai potongan —atasan dan rok— itu boleh juga, ada juga yang bilang boleh kok pakai kulot pokoknya asal itu gak membentuk tubuh...
Ya gak? Bingung gak?
Berdasarkan ayat-ayat dalam Al-Qur'an, Alila akan sedikit kasih tau temen-temen how to berhijab syar'i tanpa menyikut temen-temen yang gak sependapat, bismillah...
Udah baca ayat-ayat yang ada di pict atas?
- Mulai dari An-Nur ayat 31: disana Allah menjelaskan bahwa muslimah harus menutupkan kain kudung ke dadanya, alisan kerudung atau khimar yang kita pakai harus menutupi dada kita. Dan “janganlah mereka menampakkan perhiasannya,” “janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada...” termasuk dengan mihnah (QS. An-Nur: 60) alias baju rumah, biarkan baju rumah dipakai dan boleh dilihat oleh siapa yang boleh melihatnya yaitu mahram kita
- Al-Ahzab ayat 59: menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka (hingga kaki), jilbab yang dimaksud adalah pakaian luar yang menutupi, bentuknya lorong, tidak membentuk tubuh. Yang banyak kita kenal hari ini seperti gamis atau abaya dan semacamnya. Jilbab ini juga gak boleh menampakkan warna kulit kita ya. Jadi harus seimbang, gak ketat dan gak terawang, karna percuma juga kan kalau ketat walaupun gak terawang tetap aja gak bisa menghindarkan kita dari pandangan yang haram. Begitu juga dengan baju yang longgar tapi tipis, jadi perhatikan lagi jilbab kita ya mentemen!:)
- Al-Ahzab ayat 33: jangan tabarruj, alias borsolek sampai membuat orang-orang memperhatikan kita. Tabarruj bukan tentang make up yang berlebihan aja loh mentemen, tapi juga bisa tentang aksesoris apa yang ada pada baju yang kita pakai. Apakah terlalu mencolok? Karena khawatir ini merupakan syuhrah alias pakaian yang dikenakan dengan maksud mencari popularitas, “Barangsiapa mengenakan pakaian syuhrah (untuk mencari popularitas) di dunia, niscaya Allah mengenakan pakaian kehinaan kepadanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Dawud)
(lanjut di komentar)
(lanjutan)
Iya kan? Sebenarnya kita berpakaian syar'i untuk menghindari pandangan-pandangan haram, tapi kalau adanya syuhrah ini malah jadi pusat perhatian dong???
Sekarang semoga ga bingung lagi ya setelah liat postingan ini☺️
Alila membagikan apa yang diyakini tanpa menyikut pemahaman temen-temen muslimah lain yang berbeda pendapat, karena pasti setiap kita punya dalil masing-masing kan? Oh iya, dalil! Penting! Karena kita hidup harus sesuai “manual book”, jangan sampai melenceng dari manual book-Nya ya mentemen~ pelajari aturannya, laksanakan, istiqomah!:)
#MuslimahZamanSaiki
Iya kan? Sebenarnya kita berpakaian syar'i untuk menghindari pandangan-pandangan haram, tapi kalau adanya syuhrah ini malah jadi pusat perhatian dong???
Sekarang semoga ga bingung lagi ya setelah liat postingan ini☺️
Alila membagikan apa yang diyakini tanpa menyikut pemahaman temen-temen muslimah lain yang berbeda pendapat, karena pasti setiap kita punya dalil masing-masing kan? Oh iya, dalil! Penting! Karena kita hidup harus sesuai “manual book”, jangan sampai melenceng dari manual book-Nya ya mentemen~ pelajari aturannya, laksanakan, istiqomah!:)
#MuslimahZamanSaiki