Alhamdulillah, waktunya ganti tema!
Udah hari yang keberapa nih kalian #dirumahaja? Tugas sekolah/kuliah lancar kan dikerjainnya? Kerjaan kantor gimana? Salam juga buat kalian yang belum bisa #dirumahaja, semoga Allah selalu menjaga!🤍
#StaySafe, kayak tema kita kali ini, tetep jaga kebersihan badan dan kebersihan hati
Walaupun lagi gak bisa datengin kajian secara langsung, lagi gak bisa majelisan bareng sahabat taat, ibadah jangan jadi mundur ke belakang yaaa. Inget, sebentar lagi Ramadhan, yuk mulai dipersiapkan!
Anyway, ikutin terus di postingan kita di tema kali ini yaaa
•——
wardrobe: @kataloghijabalila
Udah hari yang keberapa nih kalian #dirumahaja? Tugas sekolah/kuliah lancar kan dikerjainnya? Kerjaan kantor gimana? Salam juga buat kalian yang belum bisa #dirumahaja, semoga Allah selalu menjaga!🤍
#StaySafe, kayak tema kita kali ini, tetep jaga kebersihan badan dan kebersihan hati
Walaupun lagi gak bisa datengin kajian secara langsung, lagi gak bisa majelisan bareng sahabat taat, ibadah jangan jadi mundur ke belakang yaaa. Inget, sebentar lagi Ramadhan, yuk mulai dipersiapkan!
Anyway, ikutin terus di postingan kita di tema kali ini yaaa
•——
wardrobe: @kataloghijabalila
Assalamu’alaykum ukhti!
Walaupun lagi #dirumahaja tetap istiqomah ya!
Istiqomah amalan hariannya
Istiqomah ibadah sunnahnya
Istiqomah jaga kesehatannya
Istiqomah jaga kebersihannya
Istiqomah menjaga mata, telinga, mulut dan hatinya
Istiqomah ngerjain yang baik-baik sebelumnya dikerjakan
Ingat, sebentar lagi Ramadhan
Dan yang terpenting, istiqomah tetap mandi tiap hari ya🙊
Ganbatte kudasai!
#StaySafe
Walaupun lagi #dirumahaja tetap istiqomah ya!
Istiqomah amalan hariannya
Istiqomah ibadah sunnahnya
Istiqomah jaga kesehatannya
Istiqomah jaga kebersihannya
Istiqomah menjaga mata, telinga, mulut dan hatinya
Istiqomah ngerjain yang baik-baik sebelumnya dikerjakan
Ingat, sebentar lagi Ramadhan
Dan yang terpenting, istiqomah tetap mandi tiap hari ya🙊
Ganbatte kudasai!
#StaySafe
“Dahsyat”nya virus ini sampai disebut sebagai pandemi global, dikatakan pandemi sebab ia menyebar luas dari “tempat asalnya”
Pada pertengahan Maret, pandemi ini menginfeksi lebih dari 130.000 dan menewaskan lebih dari 4.000 manusia di seluruh dunia. Kini? Lebih dari 1 juta orang terinfeksi dan lebih dari 64.000 orang meninggal, subhanallah...😢
“Si kecil” ini memang dahsyat, tapi kita punya Rabb yang Maha Dahsyat, Dia-lah Pemilik Segala Sesuatu, Dia-lah yang Menghendaki Segala Sesuatu
Tapi, juga jangan meremehkan masalah yang satu ini. #StaySafe! Meskipun “dia” tak kasat mata tapi nyatanya dia bisa menyerang siapa saja
Pada pertengahan Maret, pandemi ini menginfeksi lebih dari 130.000 dan menewaskan lebih dari 4.000 manusia di seluruh dunia. Kini? Lebih dari 1 juta orang terinfeksi dan lebih dari 64.000 orang meninggal, subhanallah...😢
“Si kecil” ini memang dahsyat, tapi kita punya Rabb yang Maha Dahsyat, Dia-lah Pemilik Segala Sesuatu, Dia-lah yang Menghendaki Segala Sesuatu
Tapi, juga jangan meremehkan masalah yang satu ini. #StaySafe! Meskipun “dia” tak kasat mata tapi nyatanya dia bisa menyerang siapa saja
[KHUSUS MUSLIMAH]
Waspada terhadap virus corona ini sebuah keharusan, tapi kita juga harus lebih waspada dengan pedihnya siksaan
Iyakan? Ya, harus seimbang lah, eh engga engga, urusan akhirat harus lebih dianggap darurat, harus selalu jadi nomor 1 karna kita akan lebih lama “disana”
Ketika keluar rumah jangan lupa untuk selalu pakai masker untuk melindungi diri dari virus corona
Ketika keluar rumah juga jangan lupa pakai gamis, khimar dan kaos kakinya untuk melindungi kita dari panasnya neraka
Lakukan ikhtiar keduanya supaya kita #StaySafe dari corona dan api neraka
Waspada terhadap virus corona ini sebuah keharusan, tapi kita juga harus lebih waspada dengan pedihnya siksaan
Iyakan? Ya, harus seimbang lah, eh engga engga, urusan akhirat harus lebih dianggap darurat, harus selalu jadi nomor 1 karna kita akan lebih lama “disana”
Ketika keluar rumah jangan lupa untuk selalu pakai masker untuk melindungi diri dari virus corona
Ketika keluar rumah juga jangan lupa pakai gamis, khimar dan kaos kakinya untuk melindungi kita dari panasnya neraka
Lakukan ikhtiar keduanya supaya kita #StaySafe dari corona dan api neraka
Masih ada orang-orang yang nanya, “emang corona seserius itu?”, dan pertanyaan atau penyataan lain yang semacamnya, yang-kalau boleh dibilang, terkesan meremehkan
Mungkin karena kurangnya informasi yang didapat, atau memang tak mau terlalu stress memikirkannya supaya gak stress yang buat kekebalan imun jadi menurun
Tapi, sekali lagi diingatkan. Statusnya sebagai ‘pandemi’ seharusnya sudah membuat kita waspada, menjalankan ikhtiar semaksimal mungkin dan tak lupa tawakkal ditiap usaha yang dilaksanakan
Atau jangan-jangan sebab belum tersadarkan ‘pandemi’, kalau gitu, baca slide sampai habis ya! Setelah ini, beritahu yang lain bahwa corona as serious as that
#StaySafe
Mungkin karena kurangnya informasi yang didapat, atau memang tak mau terlalu stress memikirkannya supaya gak stress yang buat kekebalan imun jadi menurun
Tapi, sekali lagi diingatkan. Statusnya sebagai ‘pandemi’ seharusnya sudah membuat kita waspada, menjalankan ikhtiar semaksimal mungkin dan tak lupa tawakkal ditiap usaha yang dilaksanakan
Atau jangan-jangan sebab belum tersadarkan ‘pandemi’, kalau gitu, baca slide sampai habis ya! Setelah ini, beritahu yang lain bahwa corona as serious as that
#StaySafe
Emang banyak jenis reaksi orang dalam menghadapi corona ini. Ada yang santuy, ada yang langsung gercep cari informasi, ada yang panik, ada juga yang panik banget
Apalagi yang lagi ada di perantauan, jauh dari orang tua, pengen beli tiket pulkam tapi pemerintah ngeluarin kebijakan buat jangan pulang ke kampung:(
Belum lagi yang kerjaannya diliburin selama covid masih merebak dimana-mana, gak digaji pula...
Ya Allah...
Tapi, memang langkah awal yang paling tepat untuk kita saat ini adalah diam #dirumahaja, kalau-kalau harus keluar pakailah masker kain. Jangan panik, hiduplah lebih bersih dari biasanya, berusaha untuk jaga makan dengan makanan yang sehat, jangan lupa perbanyak minum air putih dan dijaga pola pikirnya, jangan stress-stress yaaa. #StaySafe!
Kamu tipe yang mana ketika awal menghadapi berita menyebarnya corona di kotamu?
• wardrobe:
@kataloghijabalila
@alilagoods
Apalagi yang lagi ada di perantauan, jauh dari orang tua, pengen beli tiket pulkam tapi pemerintah ngeluarin kebijakan buat jangan pulang ke kampung:(
Belum lagi yang kerjaannya diliburin selama covid masih merebak dimana-mana, gak digaji pula...
Ya Allah...
Tapi, memang langkah awal yang paling tepat untuk kita saat ini adalah diam #dirumahaja, kalau-kalau harus keluar pakailah masker kain. Jangan panik, hiduplah lebih bersih dari biasanya, berusaha untuk jaga makan dengan makanan yang sehat, jangan lupa perbanyak minum air putih dan dijaga pola pikirnya, jangan stress-stress yaaa. #StaySafe!
Kamu tipe yang mana ketika awal menghadapi berita menyebarnya corona di kotamu?
• wardrobe:
@kataloghijabalila
@alilagoods
Jauh sebelum corona virus menyerang imun, dia akan lebih dulu menyerang iman
Jelas gak ada satu orang yang mau terinfeksi virus ini, naudzubillah... maka sebisa mungkin siapapun menjaga pola hidup, pola makan, pola pikir supaya virus ini gak menyerang imun kita
Tapi jika telah dihadapkan dengan berita-berita adanya orang-orang sekitar yang terinfeksi, adanya berita-berita tentang dibatasinya aktifitas sehari-hari; mulai dari gak boleh bekerja keluar rumah, yang biasa jualan pendapatannya berkurang darstis, belum lagi yang malah kena PHK. Disinilah letak “dia akan lebih dulu menyerang iman kita”
Gak sedikit yang gak mau ikut perkataan ulama dan para ahli kesehatan, gak sedikit yang malah jadi ketakutan besok gak bisa makan karna ada larangan jualan, gak sedikit yang rasa takutnya berlebih ketimbang menerima semua ini sebagai salah satu ujian yang Allah berikan untuk mengangkat derajat hamba-hamba-Nya yang beriman
Sedikit dari kita yang menyadari itu😢
Inilah ujian iman sebenarnya, pembuktian iman seorang hamba yang tetap yakin terhadap Allah disaat sempit. “Kenalilah (ingatlah) Allah di waktu senang pasti Allah akan mengenalimu di waktu sempit.” (HR. Tirmidzi)
Cukuplah hadits ini menjadi pegangan juga pelajaran bagi kita
Saat-saat seperti inilah iman kita sedang diuji, sebab kita diminta selalu yakin dengan apapun yang terjadi; jika ada keluarga, kerabat atau bahkan kita sendiri yang terinfeksi, semuanya karena kehendak Allah. Jauh sebelum penciptaan langit dan bumi, telah Allah tetapkan ketetapan ini. Tak mudah memang, tapi bagi siapapun yang terkena dampaknya maka yakinlah, Allah yang memberi ujian maka Allah juga akan memberikan jalan keluar, cepat atau lambat
Dan dibalik itu semua seharusnya kita yakin, jika landasan iman kita kuat, baik sangka kita kepada-Nya sangatlah besar pasti ada ganjaran disana. Bukan main-main, Allah akan berikan surga-Nya untuk orang yang mau bersabar dan bertawakkal serta tak menyampingkan ikhtiar yang maksimal
Semoga Allah jaga imun dan iman kita, keluarga kita, saudara-saudara muslim kita, juga seluruh manusia dimuka bumi. Serta Allah selalu limpahkan hidayah-Nya kepada kita semua
#StaySafe
Jelas gak ada satu orang yang mau terinfeksi virus ini, naudzubillah... maka sebisa mungkin siapapun menjaga pola hidup, pola makan, pola pikir supaya virus ini gak menyerang imun kita
Tapi jika telah dihadapkan dengan berita-berita adanya orang-orang sekitar yang terinfeksi, adanya berita-berita tentang dibatasinya aktifitas sehari-hari; mulai dari gak boleh bekerja keluar rumah, yang biasa jualan pendapatannya berkurang darstis, belum lagi yang malah kena PHK. Disinilah letak “dia akan lebih dulu menyerang iman kita”
Gak sedikit yang gak mau ikut perkataan ulama dan para ahli kesehatan, gak sedikit yang malah jadi ketakutan besok gak bisa makan karna ada larangan jualan, gak sedikit yang rasa takutnya berlebih ketimbang menerima semua ini sebagai salah satu ujian yang Allah berikan untuk mengangkat derajat hamba-hamba-Nya yang beriman
Sedikit dari kita yang menyadari itu😢
Inilah ujian iman sebenarnya, pembuktian iman seorang hamba yang tetap yakin terhadap Allah disaat sempit. “Kenalilah (ingatlah) Allah di waktu senang pasti Allah akan mengenalimu di waktu sempit.” (HR. Tirmidzi)
Cukuplah hadits ini menjadi pegangan juga pelajaran bagi kita
Saat-saat seperti inilah iman kita sedang diuji, sebab kita diminta selalu yakin dengan apapun yang terjadi; jika ada keluarga, kerabat atau bahkan kita sendiri yang terinfeksi, semuanya karena kehendak Allah. Jauh sebelum penciptaan langit dan bumi, telah Allah tetapkan ketetapan ini. Tak mudah memang, tapi bagi siapapun yang terkena dampaknya maka yakinlah, Allah yang memberi ujian maka Allah juga akan memberikan jalan keluar, cepat atau lambat
Dan dibalik itu semua seharusnya kita yakin, jika landasan iman kita kuat, baik sangka kita kepada-Nya sangatlah besar pasti ada ganjaran disana. Bukan main-main, Allah akan berikan surga-Nya untuk orang yang mau bersabar dan bertawakkal serta tak menyampingkan ikhtiar yang maksimal
Semoga Allah jaga imun dan iman kita, keluarga kita, saudara-saudara muslim kita, juga seluruh manusia dimuka bumi. Serta Allah selalu limpahkan hidayah-Nya kepada kita semua
#StaySafe
Baca sampai slide terakhir tapi jangan sampai informasi ini berakhir di kamu yaaaa
Share ke siapa aja kenapa disaat-saat ini kita dianjurkan untuk menghindari kontak langsung dengan wajah kita, apalagi setelah tangan kita menyentuh banyak barang
#StaySafe!
Share ke siapa aja kenapa disaat-saat ini kita dianjurkan untuk menghindari kontak langsung dengan wajah kita, apalagi setelah tangan kita menyentuh banyak barang
#StaySafe!
Udah D-ke berapa nih kamu #dirumahaja?
Ngapain aja? Bantu mama di dapur juga kaaan? Jadi chef dadakan? Tugas sekolah/kuliah aman kan?
Ibadah gimana ibadah? Gak malah jadi kendor kan?😢
Semangat ya!
Coba komen #quarantinestarterpack kamu😆
#StaySafe
Ngapain aja? Bantu mama di dapur juga kaaan? Jadi chef dadakan? Tugas sekolah/kuliah aman kan?
Ibadah gimana ibadah? Gak malah jadi kendor kan?😢
Semangat ya!
Coba komen #quarantinestarterpack kamu😆
#StaySafe
Masa Gabole Mudik? • Halo anak rantau, gimana kabarnya? Gimana reaksimu, perasaanmu waktu ada imbauan “jangan mudik”? Apa kamu salah satu yang buru-buru mudik atau cari tau kenapa jangan, mematuhi dan tetap diam di kota tempat merantau?
Pasti yang ada dipikiran adalah “masa mau puasa gak mudik sih? Gak maaf-maafan dulu sama ibu, bapak dan keluarga di kampung? Terus ini virusnya kapan selesainya? Kalo sampai lebaran gak selesai-selesai gimana? Lebaran disini dong? Tanpa keluarga?”
Mungkin sebagian berpikir demikian, sebagian yang lain karena udah paham akhirnya memutuskan untuk gak mudik tapi tetep orang tua yang khawatir disana malah nyuruh mudik😅
Tapi ini tergantung kita, tergantung sejauh mana informasi yang kita dapat, tergantung sejauh mana kita taat. Apa rela kalau misal pulang kampung, lalu kita yang masih muda ini malah menularkan orang tua kita yang gak se-sehat kita lagi? Kenapa? Karena kita pasti naik transportasi umum, perjalanan yang jauh, berbagai macam orang, entah mana yang sehat mana yang sakit, entah mana yang telah terinfeksi mana yang engga
Kita bisa aja gak punya gejala apapun sebab kita masih muda, masih segar, imun dalam tubuh juga masih kuat. Tapi orang tua kita yang sudah renta?
Kalau gak mau ikut aturan dari pemerintah untuk jangan mudik, cukuplah ikut aturan dari Rasulullah: jangan keluar dari wilayah yang didalamnya tersebar wabah dan jangan masuk ke dalam wilayah yang didalamnya tersebar wabah
Kalau bukan Rasulullah yang kita taati, lalu siapa lagi?
#StaySafe!
• wardrobe: @kataloghijabalila
Pasti yang ada dipikiran adalah “masa mau puasa gak mudik sih? Gak maaf-maafan dulu sama ibu, bapak dan keluarga di kampung? Terus ini virusnya kapan selesainya? Kalo sampai lebaran gak selesai-selesai gimana? Lebaran disini dong? Tanpa keluarga?”
Mungkin sebagian berpikir demikian, sebagian yang lain karena udah paham akhirnya memutuskan untuk gak mudik tapi tetep orang tua yang khawatir disana malah nyuruh mudik😅
Tapi ini tergantung kita, tergantung sejauh mana informasi yang kita dapat, tergantung sejauh mana kita taat. Apa rela kalau misal pulang kampung, lalu kita yang masih muda ini malah menularkan orang tua kita yang gak se-sehat kita lagi? Kenapa? Karena kita pasti naik transportasi umum, perjalanan yang jauh, berbagai macam orang, entah mana yang sehat mana yang sakit, entah mana yang telah terinfeksi mana yang engga
Kita bisa aja gak punya gejala apapun sebab kita masih muda, masih segar, imun dalam tubuh juga masih kuat. Tapi orang tua kita yang sudah renta?
Kalau gak mau ikut aturan dari pemerintah untuk jangan mudik, cukuplah ikut aturan dari Rasulullah: jangan keluar dari wilayah yang didalamnya tersebar wabah dan jangan masuk ke dalam wilayah yang didalamnya tersebar wabah
Kalau bukan Rasulullah yang kita taati, lalu siapa lagi?
#StaySafe!
• wardrobe: @kataloghijabalila