Program Asatidz BBN @bbn.indonesia Bersama Selebgram: Against Covid-19
Alhamdulillah, hingga saat ini, banyak sekali harapan dan request dari semua netizen terhadap #BarisanBangunNegeri (BBN), dan para asatidz sangat memahami dan menyambut baik kesemuanya itu
Hanya saja, keterbatasan sumberdaya dan kemampuan yang akhirnya membatasi dimana BBN akan mengambil perannya, memilih kebaikan diantara banyak kebaikan
Dalam hal ini, BBN sebagai program gerakan para asatidz, berbagi peran dengan banyak komunitas lain khususnya dalam penanganan bersama Covid-19
Karena itu, BBN coba untuk berkonsentrasi pada mereka yang berada di lapisan paling bawah, yang mungkin selama ini jarang atau terlewat diperhatikan
Mereka kebanyakan tinggal di daerah kumuh lagi padat, dengan sanitasi air dan udara yang sangat buruk, dengan daya tahan tubuh yang rendah, hingga sangat berpotensi menjadi area penularan covid-19
Memikirkan pula anak-anak kecil yang rentan terinfeksi di kawasan padat penduduk sehingga BBN berupaya memberikan vitamin penambah daya tahan tubuh bagi anak-anak
BBN bekerjasama dengan beberapa selebgram, akan berusaha memberikan bantuan sederhana berupa masker, hand sanitizer/ sabun antiseptik, dan vitamin penambah imunitas, kepada warga yang tinggal di area padat penduduk dan kumuh.
BBN juga berharap bisa membantu instansi-instansi medis yang menjadi garda terdepan penanganan covid-19, walau kendala terbesar saat ini adalah ketersediaan alat-alat medis yang dibutuhkan.
Doakan kami dalam keterbatasan ini, dan doakan semoga gerakan #BarisanBangunNegeri ini akan semakin besar, hingga bisa semakin banyak mengangkat sebagian beban negeri yang kita cintai ini
_
Selain untuk program melawan covid-19 dana #BBNHealthcare juga akan dipakai untuk keperluan penanganan kasus-kasus kesehatan lain seperti pasien kanker yang sedang dalam penanganan di RS
Yuk bersama kita ringankan beban bangsa semaksimalnya. Support program para asatidz dengan donasi ke:
CIMB Niaga Syariah 77-999-999-7500
a/n Yayasan Barisan Bangun Negeri
#barisanbangunnegeri #covid19 #asatidz #donasi
Alhamdulillah, hingga saat ini, banyak sekali harapan dan request dari semua netizen terhadap #BarisanBangunNegeri (BBN), dan para asatidz sangat memahami dan menyambut baik kesemuanya itu
Hanya saja, keterbatasan sumberdaya dan kemampuan yang akhirnya membatasi dimana BBN akan mengambil perannya, memilih kebaikan diantara banyak kebaikan
Dalam hal ini, BBN sebagai program gerakan para asatidz, berbagi peran dengan banyak komunitas lain khususnya dalam penanganan bersama Covid-19
Karena itu, BBN coba untuk berkonsentrasi pada mereka yang berada di lapisan paling bawah, yang mungkin selama ini jarang atau terlewat diperhatikan
Mereka kebanyakan tinggal di daerah kumuh lagi padat, dengan sanitasi air dan udara yang sangat buruk, dengan daya tahan tubuh yang rendah, hingga sangat berpotensi menjadi area penularan covid-19
Memikirkan pula anak-anak kecil yang rentan terinfeksi di kawasan padat penduduk sehingga BBN berupaya memberikan vitamin penambah daya tahan tubuh bagi anak-anak
BBN bekerjasama dengan beberapa selebgram, akan berusaha memberikan bantuan sederhana berupa masker, hand sanitizer/ sabun antiseptik, dan vitamin penambah imunitas, kepada warga yang tinggal di area padat penduduk dan kumuh.
BBN juga berharap bisa membantu instansi-instansi medis yang menjadi garda terdepan penanganan covid-19, walau kendala terbesar saat ini adalah ketersediaan alat-alat medis yang dibutuhkan.
Doakan kami dalam keterbatasan ini, dan doakan semoga gerakan #BarisanBangunNegeri ini akan semakin besar, hingga bisa semakin banyak mengangkat sebagian beban negeri yang kita cintai ini
_
Selain untuk program melawan covid-19 dana #BBNHealthcare juga akan dipakai untuk keperluan penanganan kasus-kasus kesehatan lain seperti pasien kanker yang sedang dalam penanganan di RS
Yuk bersama kita ringankan beban bangsa semaksimalnya. Support program para asatidz dengan donasi ke:
CIMB Niaga Syariah 77-999-999-7500
a/n Yayasan Barisan Bangun Negeri
#barisanbangunnegeri #covid19 #asatidz #donasi
Seperti yang udah Alila bilang kemarin, setiap kita pasti punya role model
Tapi role model terbaik adalah mereka yang ketaatannya kepada Allah luar biasa✨
Gak cuma terkenal dikalangan manusia di dunia tapi juga malaikat di langit dan bidadari di surga
Khadijah, ‘Aisyah, Maryam, Fatimah, Asiyah adalah role model muslimah sepanjang masa. Ketaatannya kepada Allah dan suami, rasa malu yang dijunjung tinggi, semua kepribadiannya menjadi teladan bagi kita semua
Kisahnya yang mulia selalu dikenang, tak hanya oleh para orang tua tapi juga anak-anak
Tentu kita semua ingin seperti mereka, yang bukan dikagumi karena hanya parasnya yang cantik tapi juga akhlak yang baik✨
#TeladanWanita
Tapi role model terbaik adalah mereka yang ketaatannya kepada Allah luar biasa✨
Gak cuma terkenal dikalangan manusia di dunia tapi juga malaikat di langit dan bidadari di surga
Khadijah, ‘Aisyah, Maryam, Fatimah, Asiyah adalah role model muslimah sepanjang masa. Ketaatannya kepada Allah dan suami, rasa malu yang dijunjung tinggi, semua kepribadiannya menjadi teladan bagi kita semua
Kisahnya yang mulia selalu dikenang, tak hanya oleh para orang tua tapi juga anak-anak
Tentu kita semua ingin seperti mereka, yang bukan dikagumi karena hanya parasnya yang cantik tapi juga akhlak yang baik✨
#TeladanWanita
Sayyidah Fatimah az-Zahra, memang tak disebutkan namanya dalam Al-Quran tapi keutamaannya lebih besar dari Maryam
Maryam adalah penghulu wanita pada masanya, sedang Fatimah adalah penghulu seluruh wanita di alam semesta—dari awal hingga akhir, dialah pemimpin seluruh wanita surga, dialah ibu dari ayahnya, dialah sang bunga indah ayahnya
Allah memutus dan melindunginya dari api neraka, bukan hanya karena menjaga rasa malunya tapi dia juga albatul: yang tak pernah berhenti ibadahnya
Allah... lembutkan hati kami, dan tuntunlah kami untuk bisa mencontohnya
Tak lupa, sampaikan rindu kami kepadanya dan ayahnya...
#TeladanWanita
• wardrobe by:
@kataloghijabalila
@alilagoods
Maryam adalah penghulu wanita pada masanya, sedang Fatimah adalah penghulu seluruh wanita di alam semesta—dari awal hingga akhir, dialah pemimpin seluruh wanita surga, dialah ibu dari ayahnya, dialah sang bunga indah ayahnya
Allah memutus dan melindunginya dari api neraka, bukan hanya karena menjaga rasa malunya tapi dia juga albatul: yang tak pernah berhenti ibadahnya
Allah... lembutkan hati kami, dan tuntunlah kami untuk bisa mencontohnya
Tak lupa, sampaikan rindu kami kepadanya dan ayahnya...
#TeladanWanita
• wardrobe by:
@kataloghijabalila
@alilagoods
Ketika Allah menutup 1 pintu nikmat, maka Allah akan buka pintu-pintu nikmat lainnya. Kayak keadaan sekarang ini, Allah tutup pintu nikmat untuk kita pergi ke kajian, ke masjid, sekolah, kuliah, kerja, tapi Allah ngasih kita kesempatan buat mengimplementasikan ilmu yang udah kita dapat, dari kajian misalnya: berbakti sama orang tua
Untuk saat ini, salah satu caranya adalah dengan membantu mereka untuk menyaring informasi tentang #Covid19, bagaimana cara menghadapinya, informasi mana yang boleh diterima supaya ga menimbulkan kepanikan yang berlebih. Terutama pada orang tua kita yang gaptek alias gagap teknologi, #YangMudaYangJadiTeladan
Beri tau mama papa, kakak/adik, juga saudara-saudara TERUTAMA DIRI KITA supaya gak berbuat kelangkaan dengan membeli medical mask dan latex glove apalagi berlebih-lebihan, yang kita menggunakannya untuk keluar rumah, belanja atau malah cuma sekedar main. Gak perlu! Kita gak butuh
Para staff medis yang saat ini bertugas di front line, orang yang sakit dan lansia-lah yang lebih membutuhkannya. Kalau kita yang sehat (atau karena gak kedapetan stock medical mask) bisa menggunakan masker kain, walaupun tidak se-efektif medical mask tapi tetap lebih melindungi jika dibandingkan dengan tanpa masker, ketika baru sampai rumah setelah beraktifitas diluar segera bersih-bersih/mandi dan ganti semua pakaian
Perlu diingat juga, penggunaan masker perlu dibarengi dengan menjaga kebersihan tangan karena kita akan tetap menyentuh wajah: saat proses pemasangan masker, saat membetulkan posisi masker, ataupun saat melepas masker. Inilah perbedaannya, sedikit dari kita yang mencuci tangan dengan benar (dengan sabun >20 detik) sedangkan staff medis tau cara mengenakan masker dengan benar (mencuci tangan, lalu tali masker langsung dipasang ke kuping tanpa perlu menyentuh wajah dengan tangan)
Dan satu lagi nih, kalau dirumah aja kita gak perlu menggunakan hand sanitizer karena biar bagaimanapun juga mencuci tangan dengan sabun lebih efektif
Nah, kalau gini walaupun kita #DirumahAja, tetap dapat pahala kan;)
Yuk lakukan sesuai kemampuan kita untuk mencegah penyebaran virus ini. Jangan lupa untuk terus berdoa kepada Allah ya!
#TeladanWanita
Untuk saat ini, salah satu caranya adalah dengan membantu mereka untuk menyaring informasi tentang #Covid19, bagaimana cara menghadapinya, informasi mana yang boleh diterima supaya ga menimbulkan kepanikan yang berlebih. Terutama pada orang tua kita yang gaptek alias gagap teknologi, #YangMudaYangJadiTeladan
Beri tau mama papa, kakak/adik, juga saudara-saudara TERUTAMA DIRI KITA supaya gak berbuat kelangkaan dengan membeli medical mask dan latex glove apalagi berlebih-lebihan, yang kita menggunakannya untuk keluar rumah, belanja atau malah cuma sekedar main. Gak perlu! Kita gak butuh
Para staff medis yang saat ini bertugas di front line, orang yang sakit dan lansia-lah yang lebih membutuhkannya. Kalau kita yang sehat (atau karena gak kedapetan stock medical mask) bisa menggunakan masker kain, walaupun tidak se-efektif medical mask tapi tetap lebih melindungi jika dibandingkan dengan tanpa masker, ketika baru sampai rumah setelah beraktifitas diluar segera bersih-bersih/mandi dan ganti semua pakaian
Perlu diingat juga, penggunaan masker perlu dibarengi dengan menjaga kebersihan tangan karena kita akan tetap menyentuh wajah: saat proses pemasangan masker, saat membetulkan posisi masker, ataupun saat melepas masker. Inilah perbedaannya, sedikit dari kita yang mencuci tangan dengan benar (dengan sabun >20 detik) sedangkan staff medis tau cara mengenakan masker dengan benar (mencuci tangan, lalu tali masker langsung dipasang ke kuping tanpa perlu menyentuh wajah dengan tangan)
Dan satu lagi nih, kalau dirumah aja kita gak perlu menggunakan hand sanitizer karena biar bagaimanapun juga mencuci tangan dengan sabun lebih efektif
Nah, kalau gini walaupun kita #DirumahAja, tetap dapat pahala kan;)
Yuk lakukan sesuai kemampuan kita untuk mencegah penyebaran virus ini. Jangan lupa untuk terus berdoa kepada Allah ya!
#TeladanWanita
Akhirnyaaaa, peluang untuk rebahan terbuka lebar. Eh, beneran seneng? Mungkin sebagian kita iya tapi tau gak masih ada orang yang lalu-lalang, kesana-kemari gak bisa ngerasain nikmatnya rebahan seharian
Iya, ibu-ibu tukang nasi uduk sepedaan yang sering lewat depan kantor, mamang-mamang ojek yang nganterin pesenan makanan sampai tenaga medis yang masih terus bertugas
Enggak, bukan karena mereka gak mau ikut perintah untuk #DirumahAja, mereka juga pasti mau rebahan, ngumpul sama keluarga. Bukan juga karena mereka sakti, gak takut sama pandemi, enggak... tapi semua dilakuin karena masih ada tugas yang harus dilaksanain
Kita ini yang Allah kasih nikmat bisa rebahan, jangan disia-siakan, jangan juga jadi terlenakan sampai-sampai jadi kejebak di zona nyaman, iya... terlalu nyaman rebahan. Walaupun rebahan cobalah tetap produktif, paliiing minimal: jangan tinggalkan amalan harian
Disaat-saat seperti ini sebenernya Allah lagi ngasih kita pelajaran, bahwa mencari teladan bisa dimana aja sekalipun itu dari jalanan
#TeladanWanita
Iya, ibu-ibu tukang nasi uduk sepedaan yang sering lewat depan kantor, mamang-mamang ojek yang nganterin pesenan makanan sampai tenaga medis yang masih terus bertugas
Enggak, bukan karena mereka gak mau ikut perintah untuk #DirumahAja, mereka juga pasti mau rebahan, ngumpul sama keluarga. Bukan juga karena mereka sakti, gak takut sama pandemi, enggak... tapi semua dilakuin karena masih ada tugas yang harus dilaksanain
Kita ini yang Allah kasih nikmat bisa rebahan, jangan disia-siakan, jangan juga jadi terlenakan sampai-sampai jadi kejebak di zona nyaman, iya... terlalu nyaman rebahan. Walaupun rebahan cobalah tetap produktif, paliiing minimal: jangan tinggalkan amalan harian
Disaat-saat seperti ini sebenernya Allah lagi ngasih kita pelajaran, bahwa mencari teladan bisa dimana aja sekalipun itu dari jalanan
#TeladanWanita
👍1
Betul kata Salamah, walaupun udah gak sekolah, udah gak coolyeah, kudu tetep baca buku! Kudu tetep belajar. Karena nanti kita yang bakal jadi guru pertama buat anak-anak kita, jugaaaaa inget gak soal nikmat waktu senggang? Nah, kita juga bakal diminta pertanggung jawabannya sama Allah
Kalo nih ya, kalo kita gunain waktu senggang cuma buat main paling cuma sedikit manfaatnya, iya, paling cuma ngeluarin keringet aja yakhan gara-gara jalan kesana-kemari doang. Tapi kalo mainnya lagi disituasi kayak gini juga lebih banyak mudhorotnya
Jangan sedih kalo kamu belum coolyeah padahal temen-temen bentar lagi udah mau lulus —mungkin karena belum terkumpul uangnya atau mungkin ada tuntutan lain yang lebih mendesak— karena belajar bisa dimana aja, semua orang bisa nuntut ilmu dimana aja, yang penting orangnya mau. Iya, sekalipun kita belum coolyeah tapi mau baca buku, ikut belajar sana-sini insyaAllah kita tetep bisa nuntut ilmu. Sebaliknya, kalau kita coolyeah tapi kita gak mau belajar ya... sama aja oong kaaan
Kita ngajipun artinya kita lagi nuntut ilmu, ilmu akhirat pula! Tapi jangan lupa untuk cari ilmu dunia juga ya, karena untuk dapetin ilmu akhirat harus punya ilmu dunia
Intinya, masing-masing kita punya kemampuan nah disinilah seharusnya kita maksimalkan untuk bisa berkontribusi membangun peradaban karena nanti itu semua bakal dipertanggung jawabkan. Semangat belajar!✨
#TeladanWanita
• wardrobe:
@kataloghijabalila
@alilagoods
Kalo nih ya, kalo kita gunain waktu senggang cuma buat main paling cuma sedikit manfaatnya, iya, paling cuma ngeluarin keringet aja yakhan gara-gara jalan kesana-kemari doang. Tapi kalo mainnya lagi disituasi kayak gini juga lebih banyak mudhorotnya
Jangan sedih kalo kamu belum coolyeah padahal temen-temen bentar lagi udah mau lulus —mungkin karena belum terkumpul uangnya atau mungkin ada tuntutan lain yang lebih mendesak— karena belajar bisa dimana aja, semua orang bisa nuntut ilmu dimana aja, yang penting orangnya mau. Iya, sekalipun kita belum coolyeah tapi mau baca buku, ikut belajar sana-sini insyaAllah kita tetep bisa nuntut ilmu. Sebaliknya, kalau kita coolyeah tapi kita gak mau belajar ya... sama aja oong kaaan
Kita ngajipun artinya kita lagi nuntut ilmu, ilmu akhirat pula! Tapi jangan lupa untuk cari ilmu dunia juga ya, karena untuk dapetin ilmu akhirat harus punya ilmu dunia
Intinya, masing-masing kita punya kemampuan nah disinilah seharusnya kita maksimalkan untuk bisa berkontribusi membangun peradaban karena nanti itu semua bakal dipertanggung jawabkan. Semangat belajar!✨
#TeladanWanita
• wardrobe:
@kataloghijabalila
@alilagoods
As-Syifa binti Abdullah bin Abdi Syams bin Khalaf bin Sadad bin Abdullah bin Qirath bin Razah bin Adi bin Ka’ab al-Qurasyiyyah al-Adawiyah atau yang lebih dikenal dengan nama As-Syifa binti Al-Harits adalah guru wanita pertama dalam Islam
As-Syifa radhiyallahu ‘anha masuk Islam sebelum hijrahnya Rasulullahﷺ, beliau termasuk Muhajirin angkatan pertama dan termasuk wanita yang berba’iat kepada Rasulullahﷺ. Beliaulah yang disebutkan dalam firman Allah, “Hai Nabi apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia bahwa mereka tidak akan mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Beliau termasuk wanita yang cerdas dan utama, beliau seorang ulama diantara ulama dalam Islam dan tanah yang subur bagi ilmu dan iman. As-Syifa radhiyallahu ‘anha menikah dengan Abu Hatsmah bin Hudzaifah bin Adi, Allah mengaruniakan seorang anak kepadanya yang bernama Sulaiman bin Abi Hatsmah
As-Syifa dikenal sebagai guru dalam membaca dan menulis sebelum datangnya Islam sehingga tatkala beliau masuk Islam beliau tetap memberikan pengajaran kepada wanita-wanita muslimah dengan mengharapkan ganjaran dan pahala. MasyaAllah
Oleh karena itulah beliau disebut sebagai ‘guru wanita pertama dalam Islam’. Di antara wanita yang dididik oleh As-Syifa adalah Hafshah binti Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anha, istri Rasulullahﷺ
Sudah kenal kan dengan guru wanita pertama, As-Syifa?
Siapa yang cita-citanya jadi guru? Atau mana nih para ibu guru? Ketika mengajar jangan pernah mengharap gaji yang besar, tapi niatkan bahwa ingin mendidik anak-anak menjadi anak yang shalih/ah yang kelak bisa membawa Islam sampai pada puncak kejayaannya kembali
Semoga kita semua bisa meneladani As-Syifa binti Al-Harits yaaa dear, aamiin...
#TeladanWanita
As-Syifa radhiyallahu ‘anha masuk Islam sebelum hijrahnya Rasulullahﷺ, beliau termasuk Muhajirin angkatan pertama dan termasuk wanita yang berba’iat kepada Rasulullahﷺ. Beliaulah yang disebutkan dalam firman Allah, “Hai Nabi apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia bahwa mereka tidak akan mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Beliau termasuk wanita yang cerdas dan utama, beliau seorang ulama diantara ulama dalam Islam dan tanah yang subur bagi ilmu dan iman. As-Syifa radhiyallahu ‘anha menikah dengan Abu Hatsmah bin Hudzaifah bin Adi, Allah mengaruniakan seorang anak kepadanya yang bernama Sulaiman bin Abi Hatsmah
As-Syifa dikenal sebagai guru dalam membaca dan menulis sebelum datangnya Islam sehingga tatkala beliau masuk Islam beliau tetap memberikan pengajaran kepada wanita-wanita muslimah dengan mengharapkan ganjaran dan pahala. MasyaAllah
Oleh karena itulah beliau disebut sebagai ‘guru wanita pertama dalam Islam’. Di antara wanita yang dididik oleh As-Syifa adalah Hafshah binti Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anha, istri Rasulullahﷺ
Sudah kenal kan dengan guru wanita pertama, As-Syifa?
Siapa yang cita-citanya jadi guru? Atau mana nih para ibu guru? Ketika mengajar jangan pernah mengharap gaji yang besar, tapi niatkan bahwa ingin mendidik anak-anak menjadi anak yang shalih/ah yang kelak bisa membawa Islam sampai pada puncak kejayaannya kembali
Semoga kita semua bisa meneladani As-Syifa binti Al-Harits yaaa dear, aamiin...
#TeladanWanita
Satu lagi teladan bagi kita semua, para muslimah. Pernahkah berpikir karena kita seorang wanita, rasanya gerak dakwah kita, kontribusi kita untuk Islam sempit? Mungkin sebab masih sekolah, atau kerjaan saat ini tak mendukung?
Telah disebutkan di dalam Ash-Shahih tanpa disebutkan nama aslinya, bahwa beliau tinggal di Madinah. Beliau seorang wanita miskin, berkulit hitam, dan memiliki tubuh yg lemah. Untuk itu beliau tidak luput dari perhatian Rasulullahﷺ sang pemimpin, sebab beliauﷺ senantiasa mengunjungi orang-orang miskin dan menanyai keadaan mereka dan memberi makanan kepada mereka, begitulah seharusnya seorang pemimpin rakyat
Beliau dikenal dengan nama Ummu Mahjan, meskipun sudah tua tapi semangatnya untuk berkhidmat kepada Islam selalu muda! Beliau radhiyallahu ‘anha menyadari bahwa dirinya memiliki kewajiban terhadap akidahnya dan masyarakat Islam. Tapi beliau menyadari keadaannya yg serba terbatas, lantas apa yg bisa dia laksanakan?
Menjadi pecutan bagi kita: beliau sedikitpun tidak bimbang dan ragu, dan tidak menyisakan sedikitpun rasa putus asa dalam hatinya. Keimanan beliau telah menunjukkan kepadanya untuk menunaikan tanggung jawabnya. Maka yg dilakukannya adalah senantiasa membersihkan kotoran dan dedaunan dari masjid dengan menyapu dan membuangnya ke tempat sampah. Beliau senantiasa menjaga kebersihan rumah Allah, sebab masjid memiliki peran yg sangat urgen dalam Islam. Di sanalah berkumpulnya para pahlawan dan para ulama’. Masjid, ibarat parlemen yg sebanyak 5x sehari digunakan sebagai wahana untuk bermusyawarah, saling memahami dan saling mencintai, sebagaimana pula masjid adalah universitas tarbiyah amaliyah yang mendasar dalam membina umat
Untuk itulah Ummu Mahjan radhiyallahu ‘anha tidak kendor semangatnya, sebab pekerjaan itu merupakan target yg dapat beliau kerjakan. Beliau tidak pernah meremehkan pentingnya membersihkan kotoran untuk membuat suasana yg nyaman bagi Rasulullahﷺ dan para sahabat dalam bermusyawarah
Ummu Mahjan radhiyallahu ‘anha terus menerus menekuni pekerjaan tersebut hingga beliau wafat
(lanjut di komentar)
#TeladanWanita
Telah disebutkan di dalam Ash-Shahih tanpa disebutkan nama aslinya, bahwa beliau tinggal di Madinah. Beliau seorang wanita miskin, berkulit hitam, dan memiliki tubuh yg lemah. Untuk itu beliau tidak luput dari perhatian Rasulullahﷺ sang pemimpin, sebab beliauﷺ senantiasa mengunjungi orang-orang miskin dan menanyai keadaan mereka dan memberi makanan kepada mereka, begitulah seharusnya seorang pemimpin rakyat
Beliau dikenal dengan nama Ummu Mahjan, meskipun sudah tua tapi semangatnya untuk berkhidmat kepada Islam selalu muda! Beliau radhiyallahu ‘anha menyadari bahwa dirinya memiliki kewajiban terhadap akidahnya dan masyarakat Islam. Tapi beliau menyadari keadaannya yg serba terbatas, lantas apa yg bisa dia laksanakan?
Menjadi pecutan bagi kita: beliau sedikitpun tidak bimbang dan ragu, dan tidak menyisakan sedikitpun rasa putus asa dalam hatinya. Keimanan beliau telah menunjukkan kepadanya untuk menunaikan tanggung jawabnya. Maka yg dilakukannya adalah senantiasa membersihkan kotoran dan dedaunan dari masjid dengan menyapu dan membuangnya ke tempat sampah. Beliau senantiasa menjaga kebersihan rumah Allah, sebab masjid memiliki peran yg sangat urgen dalam Islam. Di sanalah berkumpulnya para pahlawan dan para ulama’. Masjid, ibarat parlemen yg sebanyak 5x sehari digunakan sebagai wahana untuk bermusyawarah, saling memahami dan saling mencintai, sebagaimana pula masjid adalah universitas tarbiyah amaliyah yang mendasar dalam membina umat
Untuk itulah Ummu Mahjan radhiyallahu ‘anha tidak kendor semangatnya, sebab pekerjaan itu merupakan target yg dapat beliau kerjakan. Beliau tidak pernah meremehkan pentingnya membersihkan kotoran untuk membuat suasana yg nyaman bagi Rasulullahﷺ dan para sahabat dalam bermusyawarah
Ummu Mahjan radhiyallahu ‘anha terus menerus menekuni pekerjaan tersebut hingga beliau wafat
(lanjut di komentar)
#TeladanWanita
(lanjutan)
Pelajaran yg bisa kita ambil adalah, jangan pernah meremehkan amal kebaikan sekecil apapun dan ketahuilah bahwa kita diseru untuk menunaikan tanggung jawab dengan mencurahkan segenap kemampuan dan banyak berkorban dalam rangka menegakkan bangunan Islam yg agung. Mungkin yg bisa lakukan saat ini hanya re-share poster kajian atau postingan dakwah, tak apa, lakukan saja. Yang terpenting kita andil dalam menyebarkan Islam, supaya nanti saat berdiri di hadapan Allah kita memiliki jawaban ketika ditanya, “apa andilmu untuk Islam?”
Malu rasanya, masih muda tapi andil kita sedikiiiit sekali. Jangan sampai semangat kita yang masih muda ini kalah dalam berhidmat kepada Islam dan membina umat
Putuskan setelah ini apa yg bisa kita lakukan untuk menyumbangkan “sesuatu” kepada Islam dan umat💪🏻
#TeladanWanita
Pelajaran yg bisa kita ambil adalah, jangan pernah meremehkan amal kebaikan sekecil apapun dan ketahuilah bahwa kita diseru untuk menunaikan tanggung jawab dengan mencurahkan segenap kemampuan dan banyak berkorban dalam rangka menegakkan bangunan Islam yg agung. Mungkin yg bisa lakukan saat ini hanya re-share poster kajian atau postingan dakwah, tak apa, lakukan saja. Yang terpenting kita andil dalam menyebarkan Islam, supaya nanti saat berdiri di hadapan Allah kita memiliki jawaban ketika ditanya, “apa andilmu untuk Islam?”
Malu rasanya, masih muda tapi andil kita sedikiiiit sekali. Jangan sampai semangat kita yang masih muda ini kalah dalam berhidmat kepada Islam dan membina umat
Putuskan setelah ini apa yg bisa kita lakukan untuk menyumbangkan “sesuatu” kepada Islam dan umat💪🏻
#TeladanWanita
Instagram
#teladanwanita hashtag on Instagram • Photos and Videos
427 Posts - See Instagram photos and videos from ‘teladanwanita’ hashtag
Gimana kabar mu hari ini? Semoga selalu baik ya...
Udah denger berita hari ini?
Di luar sana, ada yang berjuang penuh ancaman
Ada pula yang tak pulang demi nyawa yang harus diselamatkan
Mau berapa lagi korban yang berjatuhan?
Katanya stay safe, tapi kok masih keluyuran?
Jika diri tak bisa kontribusi di luar, ada situasi dimana kita lebih aman sembunyi
Bukan apa, tapi itu semua agar serangan tak menghujam dari depan dan belakang, agar “perang” segera berhenti
Clean up your home, clean up your heart
Percayalah, Allah kasih ujian: untuk kita lebih dekat dengan-Nya
Jadikan musibah ini sebagai bahan muhasabah
Semoga Allah limpahkan rahmat dan perlindungan bagi ia yang berjuang di garda terdepan dan juga kamu: yang selalu mendoakan
•
Ya Allah, segerakanlah wabah ini untuk berlalu, sesungguhnya ini kecil sekali bagi-Mu
Engkau tiada pernah memberi hal yang berat kepada kami, hamba-hamba-Mu, sebab Engkaulah yang selalu mencintai kami
Ya Allah, izinkanlah kami untuk sampai di bulan Ramadhan
#StaySafe #DirumahAja #Covid19 #Corona #IndonesiaLawanCorona
Udah denger berita hari ini?
Di luar sana, ada yang berjuang penuh ancaman
Ada pula yang tak pulang demi nyawa yang harus diselamatkan
Mau berapa lagi korban yang berjatuhan?
Katanya stay safe, tapi kok masih keluyuran?
Jika diri tak bisa kontribusi di luar, ada situasi dimana kita lebih aman sembunyi
Bukan apa, tapi itu semua agar serangan tak menghujam dari depan dan belakang, agar “perang” segera berhenti
Clean up your home, clean up your heart
Percayalah, Allah kasih ujian: untuk kita lebih dekat dengan-Nya
Jadikan musibah ini sebagai bahan muhasabah
Semoga Allah limpahkan rahmat dan perlindungan bagi ia yang berjuang di garda terdepan dan juga kamu: yang selalu mendoakan
•
Ya Allah, segerakanlah wabah ini untuk berlalu, sesungguhnya ini kecil sekali bagi-Mu
Engkau tiada pernah memberi hal yang berat kepada kami, hamba-hamba-Mu, sebab Engkaulah yang selalu mencintai kami
Ya Allah, izinkanlah kami untuk sampai di bulan Ramadhan
#StaySafe #DirumahAja #Covid19 #Corona #IndonesiaLawanCorona