‘Santai’ itu sering dikaitkan dengan waktu
Yang satu ini mungkin sering gak kita sadari
Yang kita alami adalah kita ngejar-ngejar waktu, berharap cepet-cepet ngerjain tugas, kerjaan, dlsb, dlsb
Tapi yang sebenernya adalah kita yang dikejar-kejar waktu, kalau kita gak bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin ya siap-siap aja jadi orang yang merugi
#SobatSantuy
Yang satu ini mungkin sering gak kita sadari
Yang kita alami adalah kita ngejar-ngejar waktu, berharap cepet-cepet ngerjain tugas, kerjaan, dlsb, dlsb
Tapi yang sebenernya adalah kita yang dikejar-kejar waktu, kalau kita gak bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin ya siap-siap aja jadi orang yang merugi
#SobatSantuy
Assalamu’alaykum sobat santuy!
Alila mau tanya nih, apasih hal yang sempat bikin kamu menyesal sebab ke-santai-anmu, ini terlepas dari cara Allah “ngajarin” kamu buat semakin taat kepada-Nya yaaa
Coba komen dibawah👇🏻
⠀
#SobatSantuy
Alila mau tanya nih, apasih hal yang sempat bikin kamu menyesal sebab ke-santai-anmu, ini terlepas dari cara Allah “ngajarin” kamu buat semakin taat kepada-Nya yaaa
Coba komen dibawah👇🏻
⠀
#SobatSantuy
Sering dan tak sedikit yang mengingatkan tapi tak juga taat, malah terus bermaksiat
Sesekali memang menerima tapi setelahnya kembali ke semula
Tanpa sadar terus bersantai, padahal pada saat yang sama diri sadar kalau tak 'kan kuat menahan siksa-Nya
Jadi, sampai kapan mau terus bersantai dalam lalai?
#SobatSantuy
Sesekali memang menerima tapi setelahnya kembali ke semula
Tanpa sadar terus bersantai, padahal pada saat yang sama diri sadar kalau tak 'kan kuat menahan siksa-Nya
Jadi, sampai kapan mau terus bersantai dalam lalai?
#SobatSantuy
Kadang manusia itu suka salah kaprah, liat orang bisa beli ini itu mandangnya kayak “enak banget ya itu orang” seakan-akan kalau seseorang bisa dapet sesuatu yang dia pinginin menggambarkan surga dunia~
Padahal belum tentu, kalau misalnya sesuatu itu didapetinnya dengan cara yang salah dan dimanfaatkan dengan cara yang salah juga bukan surga yang didapat tapi malah bisa jadi hal-hal itu yang menyeret kita ke neraka
Sebaliknya, kadang manusia beranggapan, sedekah itu bikin dirinya sendiri susah “lah wong saya juga masih kekurangan, ngapain malah ngasih orang lain”
Sengsara aja gitu ngiranya, padahal yang dimata kita itu sebuah kesengsaraan malah bisa membawa kita ke surga
Santuy aja sobs! Tapi ke-santai-an kita jangan sampai membuat kita “nyemplung” di kesenangan yang menjebak
#SobatSantuy
Padahal belum tentu, kalau misalnya sesuatu itu didapetinnya dengan cara yang salah dan dimanfaatkan dengan cara yang salah juga bukan surga yang didapat tapi malah bisa jadi hal-hal itu yang menyeret kita ke neraka
Sebaliknya, kadang manusia beranggapan, sedekah itu bikin dirinya sendiri susah “lah wong saya juga masih kekurangan, ngapain malah ngasih orang lain”
Sengsara aja gitu ngiranya, padahal yang dimata kita itu sebuah kesengsaraan malah bisa membawa kita ke surga
Santuy aja sobs! Tapi ke-santai-an kita jangan sampai membuat kita “nyemplung” di kesenangan yang menjebak
#SobatSantuy
Banyak banget dari kita yang pingin banget pinter, berilmu, nguasain satu bidang ilmu gitulah tapi kita juga gak tahan sama lelahnya nuntun ilmu. Padahal, sadar gak sih? Ilmu itu gak mungkin kita dapatkan, kecuali kita harus melawan nafsu ke-santuy-an kita ini
Yahya bin Abi Katsir rahimahullah berkata,
“Ilmu tidak akan diperoleh dengan tubuh yang santai (tidak bersungguh-sungguh).”
⠀
Abu ‘Amr bin Ash-Shalah menceritakan biografi Imam Muslim rahimahullah, “Tentang sebab wafatnya (Imam Muslim) adalah suatu yang aneh (bagiku), timbul karena kepedihan/kesusahan hidup dalam (menuntut) ilmu.”
⠀
Imam Syafi’i rahimahullah menjelaskan bahwa orang yang menanggung letihnya menuntut ilmu adalah orang yang beruntung dengan ilmunya kelak, “Tidak akan beruntung orang yang menuntut ilmu, kecuali orang yang menuntutnya dalam keadaan serba kekurangan. Aku dahulu mencari sehelai kertaspun sangat sulit. Tidak mungkin seseorang menuntut ilmu dengan keadaan serba ada dan harga diri yang tinggi kemudian ia beruntung.”
⠀
Kata-kata hebat dari orang-orang hebat diatas, sekarang kita sadar, sebenarnya kalau kita lagi ngejar targetpun, apapun itu, maka waktu kita buat santai-santai makin berkurang 'kan? Tenaga kita juga bisa dibilang terkuras, kita rela sedikit istirahat demi target itu bisa tercapai
Tapi itulah nikmatnya menuntut ilmu, semoga ini menjadi motivasi buat kita terutama sobat-sobat santuy yang gampang banget dapet ilmu dari internet, youtube dan sosial media
Jangan sampai semua kemudahan ini ngebuat kita mager buat nuntut ilmu dengan ngedatengin majelis-majelis, oke aja sebenarnya kalau belajar dari internet... tapi tentu sobat semua tau kalau pahala dalam kita menjemput ilmu itu sendiri pasti berbeda😉
#SobatSantuy
Yahya bin Abi Katsir rahimahullah berkata,
“Ilmu tidak akan diperoleh dengan tubuh yang santai (tidak bersungguh-sungguh).”
⠀
Abu ‘Amr bin Ash-Shalah menceritakan biografi Imam Muslim rahimahullah, “Tentang sebab wafatnya (Imam Muslim) adalah suatu yang aneh (bagiku), timbul karena kepedihan/kesusahan hidup dalam (menuntut) ilmu.”
⠀
Imam Syafi’i rahimahullah menjelaskan bahwa orang yang menanggung letihnya menuntut ilmu adalah orang yang beruntung dengan ilmunya kelak, “Tidak akan beruntung orang yang menuntut ilmu, kecuali orang yang menuntutnya dalam keadaan serba kekurangan. Aku dahulu mencari sehelai kertaspun sangat sulit. Tidak mungkin seseorang menuntut ilmu dengan keadaan serba ada dan harga diri yang tinggi kemudian ia beruntung.”
⠀
Kata-kata hebat dari orang-orang hebat diatas, sekarang kita sadar, sebenarnya kalau kita lagi ngejar targetpun, apapun itu, maka waktu kita buat santai-santai makin berkurang 'kan? Tenaga kita juga bisa dibilang terkuras, kita rela sedikit istirahat demi target itu bisa tercapai
Tapi itulah nikmatnya menuntut ilmu, semoga ini menjadi motivasi buat kita terutama sobat-sobat santuy yang gampang banget dapet ilmu dari internet, youtube dan sosial media
Jangan sampai semua kemudahan ini ngebuat kita mager buat nuntut ilmu dengan ngedatengin majelis-majelis, oke aja sebenarnya kalau belajar dari internet... tapi tentu sobat semua tau kalau pahala dalam kita menjemput ilmu itu sendiri pasti berbeda😉
#SobatSantuy
“Ntaran dulu ah belajarnya” gitu katanya
Tapi sebenernya dia juga gak tau kapan mau belajarnya, apalagi ini soal ilmu agama
Berapa banyak diantara kita yang pernah belajar tata cara ngurusin jenazah? Mungkin banyak, tapi apa pernah diprektekkin? Jangan-jangan waktu praktek jaman sekolah aja, gak tau sekarang masih inget apa engga
Atau pernah gak sih minimal punya keinginan buat ngurusin jenazah keluarga kita sendiri tanpa manggil orang lain untuk ngurusinnya? PR banget emang, tapi mau gak mau, suka gak suka kita harus tetep belajar
Mikirnya orang-orang yang ngurus jenazah itu pasti orang-orang tua, jadi yaudahlah biar aja itu kan urusan orang tua, padahal kita juga bakal jadi orang tua, dan orang tua yang sekarang ngurusin jenazah mungkin bakal kita yang ngurusin
Eh tapi apa iya bisa kalau kita sendiri, sekarang ini gak mau belajar?
#SobatSantuy
Tapi sebenernya dia juga gak tau kapan mau belajarnya, apalagi ini soal ilmu agama
Berapa banyak diantara kita yang pernah belajar tata cara ngurusin jenazah? Mungkin banyak, tapi apa pernah diprektekkin? Jangan-jangan waktu praktek jaman sekolah aja, gak tau sekarang masih inget apa engga
Atau pernah gak sih minimal punya keinginan buat ngurusin jenazah keluarga kita sendiri tanpa manggil orang lain untuk ngurusinnya? PR banget emang, tapi mau gak mau, suka gak suka kita harus tetep belajar
Mikirnya orang-orang yang ngurus jenazah itu pasti orang-orang tua, jadi yaudahlah biar aja itu kan urusan orang tua, padahal kita juga bakal jadi orang tua, dan orang tua yang sekarang ngurusin jenazah mungkin bakal kita yang ngurusin
Eh tapi apa iya bisa kalau kita sendiri, sekarang ini gak mau belajar?
#SobatSantuy
Toleransi, kadang kita tu suka tiba-tiba menghakimi saudara kita sendiri yang gak sependapat sama kita
Contoh mudahnya kayak bubur diaduk atau gak diaduk, saling bilang aneh satu sama lain karna “selera”nya gak sama kayak selera dia
Contoh yang lebih berat, misalnya masalah sholat, cara ngangkat jari telunjuk waktu tasyahud. Temennya menggerakkan jari telunjuknya sedangkan dia engga, terus bilang “kok kamu gerak-gerakin telunjuk sih?! Aturan diem aja”, terus dua-duanya kekeuh kalau dia yang benar, dua-duanya nge-gas😅
Padahal bukan dia yang salah, bukan kita juga yang benar, bisa jadi karna kitanya yang kurang belajar, kita gak sadar kalau dua-duanya bersandar (punya dalil masing-masing)
Hmmm, harusnya makin belajar makin paham, makin ngaji makin memahami perbedaan, perbedaan dalam fiqih yang sifatnya bercabang loh ya bukan masalah aqidah
PR baru nih, kita harus lebih ngaji dan belajar santuy dalam memahami perbedaan😁
#SobatSantuy
Contoh mudahnya kayak bubur diaduk atau gak diaduk, saling bilang aneh satu sama lain karna “selera”nya gak sama kayak selera dia
Contoh yang lebih berat, misalnya masalah sholat, cara ngangkat jari telunjuk waktu tasyahud. Temennya menggerakkan jari telunjuknya sedangkan dia engga, terus bilang “kok kamu gerak-gerakin telunjuk sih?! Aturan diem aja”, terus dua-duanya kekeuh kalau dia yang benar, dua-duanya nge-gas😅
Padahal bukan dia yang salah, bukan kita juga yang benar, bisa jadi karna kitanya yang kurang belajar, kita gak sadar kalau dua-duanya bersandar (punya dalil masing-masing)
Hmmm, harusnya makin belajar makin paham, makin ngaji makin memahami perbedaan, perbedaan dalam fiqih yang sifatnya bercabang loh ya bukan masalah aqidah
PR baru nih, kita harus lebih ngaji dan belajar santuy dalam memahami perbedaan😁
#SobatSantuy
Niat bangun tahajjud, udah pasang alarm pas alarmnya bunyi malah di-snooze, siapa yang pernah begini???
⠀
Emang bener kata Imam Ghazali, “Siapa saja yang di dalam pangkal fitrahnya belum didapati sifat baik, misalnya, maka hendaklah ia memaksakan diri berbuat baik; barang siapa yang tidak diciptakan memiliki sifat tawadhu, hendaklah ia berusaha keras bersifat tawadhu sampai terbiasa.”
Sesuatu hal yang baik kadang emang harus dipaksain pada awalnya, apalagi buat kita-kita yang masih sering lali dan lalai, karna kalau gak dipaksa dari sekarang mau mulai kapan lagi kan?
Lagian malu juga sih... masa untuk ngelakuin hal kebaikan kita harus maksain diri tapi kalau ngelakuin hal buruk tanpa paksaan:(
⠀
#SobatSantuy
⠀
Emang bener kata Imam Ghazali, “Siapa saja yang di dalam pangkal fitrahnya belum didapati sifat baik, misalnya, maka hendaklah ia memaksakan diri berbuat baik; barang siapa yang tidak diciptakan memiliki sifat tawadhu, hendaklah ia berusaha keras bersifat tawadhu sampai terbiasa.”
Sesuatu hal yang baik kadang emang harus dipaksain pada awalnya, apalagi buat kita-kita yang masih sering lali dan lalai, karna kalau gak dipaksa dari sekarang mau mulai kapan lagi kan?
Lagian malu juga sih... masa untuk ngelakuin hal kebaikan kita harus maksain diri tapi kalau ngelakuin hal buruk tanpa paksaan:(
⠀
#SobatSantuy
Bukan mereka yang salah tapi bisa jadi ilmu dan hati kita yang sempit, gak mau duduk bareng ngobrol bareng biar bisa sama-sama paham perbedaan
Adem kan kalau sesama saudara gak saling menyalahkan?
Kan udah dibilang, selama perbedaan itu bukan dalam hal aqidah gak sepantasnya kita saling menunjuk siapa yang salah
Apalagi ada dalil kuat yang menyertainya, terus kita mau nyalahin? Memangnya siapa kita?
Santuy aja sobs, berbeda bisa jadi tetap indah kok, selow ya jangan marah-marah😁
#SobatSantuy
Adem kan kalau sesama saudara gak saling menyalahkan?
Kan udah dibilang, selama perbedaan itu bukan dalam hal aqidah gak sepantasnya kita saling menunjuk siapa yang salah
Apalagi ada dalil kuat yang menyertainya, terus kita mau nyalahin? Memangnya siapa kita?
Santuy aja sobs, berbeda bisa jadi tetap indah kok, selow ya jangan marah-marah😁
#SobatSantuy
Satu sisi ada yang semangat ngejar kajian, harap ilmu terus bertambah supaya bisa terselamatkan dari kesesatan
Tapi ada juga yang masih bersantai-santai mengabaikan, mengabaikan kajian, mengabaikan kesempatan, masih santai di ”zona nyaman”
Pastiin kita harus ada usaha buat ”nyamperin” ilmu,
ingat ”Ilmu tidak akan diperoleh dengan tubuh yang santai”
#SobatSantuy
Tapi ada juga yang masih bersantai-santai mengabaikan, mengabaikan kajian, mengabaikan kesempatan, masih santai di ”zona nyaman”
Pastiin kita harus ada usaha buat ”nyamperin” ilmu,
ingat ”Ilmu tidak akan diperoleh dengan tubuh yang santai”
#SobatSantuy