🌸 AMORA - Raya Series 2025 by Hijab Alila 🌸
Series ke dua ini hadir untuk melengkapi kebersamaan Anda dan keluarga di hari raya. Dengan desain penuh motif bunga cantik memiliki arti Cinta.
Seperti cinta, ia menyatukan perbedaan menjadi satu keselarasan yang indah.
💫 START PRE-ORDER
📅 20-26 Januari 2025
💌 Jangan lewatkan momen istimewa ini untuk mempersiapkan hari raya bersama yang tersayang!
#SetFamilyAmora #SetFamilyAmoraAlila #GamisAmora #KokoAmora #KhimarLilyNew #RayaSeriesAlila #SetLebaranAlila
#LebaranBarengAlila #HijabAlila
Series ke dua ini hadir untuk melengkapi kebersamaan Anda dan keluarga di hari raya. Dengan desain penuh motif bunga cantik memiliki arti Cinta.
Seperti cinta, ia menyatukan perbedaan menjadi satu keselarasan yang indah.
💫 START PRE-ORDER
📅 20-26 Januari 2025
💌 Jangan lewatkan momen istimewa ini untuk mempersiapkan hari raya bersama yang tersayang!
#SetFamilyAmora #SetFamilyAmoraAlila #GamisAmora #KokoAmora #KhimarLilyNew #RayaSeriesAlila #SetLebaranAlila
#LebaranBarengAlila #HijabAlila
IMG_3059.MP4
101.6 MB
https://www.instagram.com/reel/DFH_bNkJpw4/?igsh=a3ZiOWZ3dm1wYm02
Emang siapa sih yang nentuin klasifikasi takdir baik?
Terlalu sibuk menilai sesuatu dari sudut pandang diri yang terbatas, membuat hal itu menjadi kisah yang ‘buruk’. Padahal, bisa jadi itu adalah jalan terbaik yang Allah siapkan untuk kita. Bukankah seringkali hal yang awalnya kita anggap mengecewakan, ternyata di kemudian hari justru menjadi alasan kita bersyukur?
Kita lupa, takdir itu bukan soal baik atau buruk versi kita, tapi tentang bagaimana kita menerimanya dengan husnuzan kepada-Nya. Karena setiap ketetapan-Nya selalu punya hikmah yang mungkin belum kita sadari sekarang, tapi pasti akan terasa di waktu nanti.
Jadi, masih mau nge-label takdir pakai standar kita sendiri? Atau mulai belajar percaya kalau rencana Allah selalu lebih baik dari keinginan kita?
Emang siapa sih yang nentuin klasifikasi takdir baik?
Terlalu sibuk menilai sesuatu dari sudut pandang diri yang terbatas, membuat hal itu menjadi kisah yang ‘buruk’. Padahal, bisa jadi itu adalah jalan terbaik yang Allah siapkan untuk kita. Bukankah seringkali hal yang awalnya kita anggap mengecewakan, ternyata di kemudian hari justru menjadi alasan kita bersyukur?
Kita lupa, takdir itu bukan soal baik atau buruk versi kita, tapi tentang bagaimana kita menerimanya dengan husnuzan kepada-Nya. Karena setiap ketetapan-Nya selalu punya hikmah yang mungkin belum kita sadari sekarang, tapi pasti akan terasa di waktu nanti.
Jadi, masih mau nge-label takdir pakai standar kita sendiri? Atau mulai belajar percaya kalau rencana Allah selalu lebih baik dari keinginan kita?
👍1
Di setiap sujudku, ada doa yang terpanjat untuk tanah para nabi. Syam, saksi keteguhan hati dan kelembutan akhlak. Seperti buah tin dan zaitun, biarkan setiap helai Maqdisi Prayer Set ini mengingatkan kita akan keistimewaan yang Allah titipkan.
✨Introducing ✨
📿 Maqdisi Prayer Set
In collaboration with @bellafawzi_ x @chikifawzi
– dengan bahan Granada yang flowy, shiny, dan soft.
START PRE - Order
24 — 30 Januari 2024
#Mukena #MaqdisiPrayerSet #MukenaPremium #MukenaAdem #HijabAlila
✨Introducing ✨
📿 Maqdisi Prayer Set
In collaboration with @bellafawzi_ x @chikifawzi
– dengan bahan Granada yang flowy, shiny, dan soft.
START PRE - Order
24 — 30 Januari 2024
#Mukena #MaqdisiPrayerSet #MukenaPremium #MukenaAdem #HijabAlila
❤2
IMG_3179.PNG
85.3 KB
https://www.instagram.com/p/DFUXTZihyhY/?igsh=ZnZzc2l1amxqZzBp
Rasa sedih itu wajar banget loh, bahkan sekelas Rasulullah melewati masa-masa penuh kesedihan. Namun, Maha Baik Allah, di tengah kesedihan itu Rasulullah diberikan hadiah luar biasa—perjalanan Isra’ Mi’raj.
Perjalanan ini bukan hanya sekadar mukjizat, tapi juga bukti bahwa setelah kesedihan, selalu ada kemudahan. Sebuah pengingat bahwa Allah tak pernah meninggalkan hamba-Nya, bahkan di saat yang paling sulit.
Jadi, kalau kamu lagi ngerasa sedih, ingatlah bahwa Allah selalu punya cara indah untuk menguatkanmu.
Rasa sedih itu wajar banget loh, bahkan sekelas Rasulullah melewati masa-masa penuh kesedihan. Namun, Maha Baik Allah, di tengah kesedihan itu Rasulullah diberikan hadiah luar biasa—perjalanan Isra’ Mi’raj.
Perjalanan ini bukan hanya sekadar mukjizat, tapi juga bukti bahwa setelah kesedihan, selalu ada kemudahan. Sebuah pengingat bahwa Allah tak pernah meninggalkan hamba-Nya, bahkan di saat yang paling sulit.
Jadi, kalau kamu lagi ngerasa sedih, ingatlah bahwa Allah selalu punya cara indah untuk menguatkanmu.
👍1