Hijab Alila
5.53K subscribers
1.98K photos
435 videos
4.26K files
4.26K links
feel free to re-share~

YouTube: https://youtube.com/c/HijabAlilaOfficial
Download Telegram
instagram.com/p/CozXQf9J1tc/

Perjalanan malam super dahsyat, terjadi hanya 1x dalam kehidupan ini, dialami hanya oleh 1 orang super spesial; Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat”. (QS. Al-Isra’: 1)

Dari firman Allah tersebut kita diperintahkan untuk mengindra sebagian dari tanda-tanda kebesaran Allah. Sudahkah kita benar-benar mengindra dan memaknainya dengan iman kita?

Mulai dari “dihiburnya” Rasulullah—sebab isra’ mi’raj ini terjadi pada saat Amul Huzni (tahun kesedihannya Rasulullah)

Rasulullah yang dadanya dibelah oleh malaikat Jibril, diisinya penuh dengan hikmah dan iman

Diajaknya Rasulullah dari Mekkah ke Baitul Maqdis menggunakan kendaraan “paling canggih” yang manusia manapun gak bisa menandinginya

Sesampainya di Baitul Maqdis, Rasulullah ditampakkan 1 tempat yang Allah wasiatkan untuk dibebaskan, yang saat itu masih dijadikan sebagai tempat sampah dan kandang kuda oleh orang-orang kafir Romawi; Masjidil Aqsha
Di malam dan tempat yang sama Rasulullah menjadi imam sholat bagi puluhan bahkan ratusan ribu para nabi, rasul juga malaikat. Yang artinya Masjidil Aqsha saat itu—gak sedikitpun dari tanahnya gak ditapaki oleh nabi, rasul juga malaikat

Bertemunya beliau dengan para nabi dan rasul juga menjadi momentum bahwa seluruh ummat di akhir zaman ada di bawah kepemimpinan seorang Rasul Allah yang terakhir dan paling mulia; Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam

(lanjut di kolom komentar ya!👇🏻)
👍1
(lanjutan)

Kemudian diajaknya Rasulullah naik ke langit sampai ke sidratul muntaha, bertemu para nabi di setiap pintu-pintu langit, mulai dari langit pertama sampai langit ke-7
Ketika Rasulullah menghadap Allah, turunlah syariat sholat yang tadinya 50 waktu sehari semalam kemudian berkat “saran” dari nabi Musa terjadilah “negosiasi” sampai akhirnya hanya menjadi 5 waktu

Berkali-kali nabi Musa menyarankan nabi Muhammad untuk Allah beri keringanan dalam sholat ini hingga Rasulullah bersabda, “Allah berfirman, ‘Wahai Muhammad, sesungguhnya ini adalah 5 sholat sehari semalam, setiap sholat (pahalanya) 10, maka semuanya 50 sholat. Barangsiapa yang meniatkan kejelekan lalu dia tidak mengerjakannya, maka tidak ditulis (dosa baginya) sedikitpun. Jika dia mengerjakannya, maka ditulis (baginya) satu kejelekan’. Kemudian saya turun sampai saya bertemu dengan Musa ’alayhis salaam seraya aku ceritakan hal ini kepadanya. Dia berkata: ‘Kembalilah kepada Tuhanmu dan mintalah keringanan’, maka sayapun berkata: ‘Sungguh saya telah kembali kepada Tuhanku sampai sayapun malu kepada-Nya’”. (HR. Muslim)

Mana yang baru kami ketahui dan selalu membuatmu merasa sangat takjub?
👍8
1 (179).jpg
171.2 KB
https://www.instagram.com/p/Co3y-gjPI2P/

Mumpung masih hidup, datanglah ke pengajian

Pengajian yang isinya baca Quran, ataupun pengajian yang isinya pemikiran Islam

Ngaji, selama masih hidup
Sempetin ngaji, bukan ngaji waktu sempet doang

Ngaji, ngaji, ngaji
Bukan seberapa banyak harta yang kita kumpulin di dunia yang akan ditanya, tapi ilmu agama

Ngaji, sebelum dingajiin
👍11
1 (180).jpg
290.7 KB
https://www.instagram.com/p/Co6YwydPRTM/

1 bulan menuju Ramadhan...
Ya Allah sampaikan kami hingga bulan Ramadhan🤲🏻
2 (142).jpg
331.2 KB
https://www.instagram.com/p/Co68fbmPLWE/

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ
Allahummaghfir li dzanbi kullahu diqqahu wa jillahu wa awwalahu wa akhirahu wa alaniyatahu wa sirrahu

“ya Allah ampunilah dosaku semuanya, baik yang kecil maupun yang besar, dari yang pertama sampai yang terakhir, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi.“
—HR. Muslim
3 (116).jpg
280.6 KB
https://www.instagram.com/p/CpAJq5OpOwB/

Kalau olahraga aja butuh pemanasan biar ototnya gak kaget

Nah, buat Ramadhan nanti yang kita butuh mengumpulkan banyak amalan-amalan, pemanasan apa aja nih yang udah kita lakukan?
1
4 (100).jpg
488.4 KB
https://www.instagram.com/p/CpCw37Xpdun/

Gak lupa kann???

Yuk mumpung masih ada waktu

dan umur

Yuk segera lunasi yuk!
👍3
4 (101).jpg
317.7 KB
https://www.instagram.com/p/CpHPyFTpVK3/

Gimana? Udah berasa belum kalau Ramadhan udah makin deket?

Gimana situasi di sekitar kalian menyambut Ramadhan kali ini?😁
IMG_4243.MP4
61.2 MB
https://www.instagram.com/p/CpHxM6JpE2K/

Bagus, hutang sama manusia udah gak disepelein lagi!
Hutang, inget, langsung bayar, gak nunggu ditagih & malah marah-marah👍🏻

Tapiii jangan lupain yang satu ini yaaa, karena ngutangnya sama Allah tuh😌
yuk segera lunasi yuuk💪🏻
https://www.instagram.com/p/CpM-14JvZik/

Manusia tempatnya dosa, gitu kata orang-orang...

Gak mungkin gak ada tempat buat orang-orang yang berlumur dosa
Allah, adalah satu-satunya yang selalu menerima siapa saja yang “jalan jauh“ dan “berusaha pulang“

It‘s never too late

Terlebih, Ramadhan sebentar lagi... gak ada waktu terlambat untuk kembali bersimpuh dihadapan-Nya

Allah, satu-satunya yang membuka jalan paling lebar dan menyambut dengan penuh bahagia hamba-hamba-Nya yang bertaubat kepada-Nya

“Sesungguhnya Allah sangat gembira dengan taubat hamba-Nya ketika ia bertaubat pada-Nya melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang berada di atas kendaraannya dan berada di suatu tanah yang luas (padang pasir), kemudian hewan yang ditungganginya lari meninggalkannya. Padahal di hewan tunggangannya itu ada perbekalan makan dan minumnya. Sehingga ia pun menjadi putus asa. Kemudian ia mendatangi sebuah pohon dan tidur berbaring di bawah naungannya dalam keadaan hati yang telah berputus asa. Tiba-tiba ketika ia dalam keadaan seperti itu, kendaraannya tampak berdiri di sisinya, lalu ia mengambil ikatnya. Karena sangat gembiranya, maka ia berkata, ‘Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah Rabb-Mu.’ Ia telah salah mengucapkan karena sangat gembiranya.” (HR. Muslim)
1