Betul kata Salamah, walaupun udah gak sekolah, udah gak coolyeah, kudu tetep baca buku! Kudu tetep belajar. Karena nanti kita yang bakal jadi guru pertama buat anak-anak kita, jugaaaaa inget gak soal nikmat waktu senggang? Nah, kita juga bakal diminta pertanggung jawabannya sama Allah
Kalo nih ya, kalo kita gunain waktu senggang cuma buat main paling cuma sedikit manfaatnya, iya, paling cuma ngeluarin keringet aja yakhan gara-gara jalan kesana-kemari doang. Tapi kalo mainnya lagi disituasi kayak gini juga lebih banyak mudhorotnya
Jangan sedih kalo kamu belum coolyeah padahal temen-temen bentar lagi udah mau lulus —mungkin karena belum terkumpul uangnya atau mungkin ada tuntutan lain yang lebih mendesak— karena belajar bisa dimana aja, semua orang bisa nuntut ilmu dimana aja, yang penting orangnya mau. Iya, sekalipun kita belum coolyeah tapi mau baca buku, ikut belajar sana-sini insyaAllah kita tetep bisa nuntut ilmu. Sebaliknya, kalau kita coolyeah tapi kita gak mau belajar ya... sama aja oong kaaan
Kita ngajipun artinya kita lagi nuntut ilmu, ilmu akhirat pula! Tapi jangan lupa untuk cari ilmu dunia juga ya, karena untuk dapetin ilmu akhirat harus punya ilmu dunia
Intinya, masing-masing kita punya kemampuan nah disinilah seharusnya kita maksimalkan untuk bisa berkontribusi membangun peradaban karena nanti itu semua bakal dipertanggung jawabkan. Semangat belajar!✨
#TeladanWanita
• wardrobe:
@kataloghijabalila
@alilagoods
Kalo nih ya, kalo kita gunain waktu senggang cuma buat main paling cuma sedikit manfaatnya, iya, paling cuma ngeluarin keringet aja yakhan gara-gara jalan kesana-kemari doang. Tapi kalo mainnya lagi disituasi kayak gini juga lebih banyak mudhorotnya
Jangan sedih kalo kamu belum coolyeah padahal temen-temen bentar lagi udah mau lulus —mungkin karena belum terkumpul uangnya atau mungkin ada tuntutan lain yang lebih mendesak— karena belajar bisa dimana aja, semua orang bisa nuntut ilmu dimana aja, yang penting orangnya mau. Iya, sekalipun kita belum coolyeah tapi mau baca buku, ikut belajar sana-sini insyaAllah kita tetep bisa nuntut ilmu. Sebaliknya, kalau kita coolyeah tapi kita gak mau belajar ya... sama aja oong kaaan
Kita ngajipun artinya kita lagi nuntut ilmu, ilmu akhirat pula! Tapi jangan lupa untuk cari ilmu dunia juga ya, karena untuk dapetin ilmu akhirat harus punya ilmu dunia
Intinya, masing-masing kita punya kemampuan nah disinilah seharusnya kita maksimalkan untuk bisa berkontribusi membangun peradaban karena nanti itu semua bakal dipertanggung jawabkan. Semangat belajar!✨
#TeladanWanita
• wardrobe:
@kataloghijabalila
@alilagoods
As-Syifa binti Abdullah bin Abdi Syams bin Khalaf bin Sadad bin Abdullah bin Qirath bin Razah bin Adi bin Ka’ab al-Qurasyiyyah al-Adawiyah atau yang lebih dikenal dengan nama As-Syifa binti Al-Harits adalah guru wanita pertama dalam Islam
As-Syifa radhiyallahu ‘anha masuk Islam sebelum hijrahnya Rasulullahﷺ, beliau termasuk Muhajirin angkatan pertama dan termasuk wanita yang berba’iat kepada Rasulullahﷺ. Beliaulah yang disebutkan dalam firman Allah, “Hai Nabi apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia bahwa mereka tidak akan mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Beliau termasuk wanita yang cerdas dan utama, beliau seorang ulama diantara ulama dalam Islam dan tanah yang subur bagi ilmu dan iman. As-Syifa radhiyallahu ‘anha menikah dengan Abu Hatsmah bin Hudzaifah bin Adi, Allah mengaruniakan seorang anak kepadanya yang bernama Sulaiman bin Abi Hatsmah
As-Syifa dikenal sebagai guru dalam membaca dan menulis sebelum datangnya Islam sehingga tatkala beliau masuk Islam beliau tetap memberikan pengajaran kepada wanita-wanita muslimah dengan mengharapkan ganjaran dan pahala. MasyaAllah
Oleh karena itulah beliau disebut sebagai ‘guru wanita pertama dalam Islam’. Di antara wanita yang dididik oleh As-Syifa adalah Hafshah binti Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anha, istri Rasulullahﷺ
Sudah kenal kan dengan guru wanita pertama, As-Syifa?
Siapa yang cita-citanya jadi guru? Atau mana nih para ibu guru? Ketika mengajar jangan pernah mengharap gaji yang besar, tapi niatkan bahwa ingin mendidik anak-anak menjadi anak yang shalih/ah yang kelak bisa membawa Islam sampai pada puncak kejayaannya kembali
Semoga kita semua bisa meneladani As-Syifa binti Al-Harits yaaa dear, aamiin...
#TeladanWanita
As-Syifa radhiyallahu ‘anha masuk Islam sebelum hijrahnya Rasulullahﷺ, beliau termasuk Muhajirin angkatan pertama dan termasuk wanita yang berba’iat kepada Rasulullahﷺ. Beliaulah yang disebutkan dalam firman Allah, “Hai Nabi apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia bahwa mereka tidak akan mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Beliau termasuk wanita yang cerdas dan utama, beliau seorang ulama diantara ulama dalam Islam dan tanah yang subur bagi ilmu dan iman. As-Syifa radhiyallahu ‘anha menikah dengan Abu Hatsmah bin Hudzaifah bin Adi, Allah mengaruniakan seorang anak kepadanya yang bernama Sulaiman bin Abi Hatsmah
As-Syifa dikenal sebagai guru dalam membaca dan menulis sebelum datangnya Islam sehingga tatkala beliau masuk Islam beliau tetap memberikan pengajaran kepada wanita-wanita muslimah dengan mengharapkan ganjaran dan pahala. MasyaAllah
Oleh karena itulah beliau disebut sebagai ‘guru wanita pertama dalam Islam’. Di antara wanita yang dididik oleh As-Syifa adalah Hafshah binti Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anha, istri Rasulullahﷺ
Sudah kenal kan dengan guru wanita pertama, As-Syifa?
Siapa yang cita-citanya jadi guru? Atau mana nih para ibu guru? Ketika mengajar jangan pernah mengharap gaji yang besar, tapi niatkan bahwa ingin mendidik anak-anak menjadi anak yang shalih/ah yang kelak bisa membawa Islam sampai pada puncak kejayaannya kembali
Semoga kita semua bisa meneladani As-Syifa binti Al-Harits yaaa dear, aamiin...
#TeladanWanita
Satu lagi teladan bagi kita semua, para muslimah. Pernahkah berpikir karena kita seorang wanita, rasanya gerak dakwah kita, kontribusi kita untuk Islam sempit? Mungkin sebab masih sekolah, atau kerjaan saat ini tak mendukung?
Telah disebutkan di dalam Ash-Shahih tanpa disebutkan nama aslinya, bahwa beliau tinggal di Madinah. Beliau seorang wanita miskin, berkulit hitam, dan memiliki tubuh yg lemah. Untuk itu beliau tidak luput dari perhatian Rasulullahﷺ sang pemimpin, sebab beliauﷺ senantiasa mengunjungi orang-orang miskin dan menanyai keadaan mereka dan memberi makanan kepada mereka, begitulah seharusnya seorang pemimpin rakyat
Beliau dikenal dengan nama Ummu Mahjan, meskipun sudah tua tapi semangatnya untuk berkhidmat kepada Islam selalu muda! Beliau radhiyallahu ‘anha menyadari bahwa dirinya memiliki kewajiban terhadap akidahnya dan masyarakat Islam. Tapi beliau menyadari keadaannya yg serba terbatas, lantas apa yg bisa dia laksanakan?
Menjadi pecutan bagi kita: beliau sedikitpun tidak bimbang dan ragu, dan tidak menyisakan sedikitpun rasa putus asa dalam hatinya. Keimanan beliau telah menunjukkan kepadanya untuk menunaikan tanggung jawabnya. Maka yg dilakukannya adalah senantiasa membersihkan kotoran dan dedaunan dari masjid dengan menyapu dan membuangnya ke tempat sampah. Beliau senantiasa menjaga kebersihan rumah Allah, sebab masjid memiliki peran yg sangat urgen dalam Islam. Di sanalah berkumpulnya para pahlawan dan para ulama’. Masjid, ibarat parlemen yg sebanyak 5x sehari digunakan sebagai wahana untuk bermusyawarah, saling memahami dan saling mencintai, sebagaimana pula masjid adalah universitas tarbiyah amaliyah yang mendasar dalam membina umat
Untuk itulah Ummu Mahjan radhiyallahu ‘anha tidak kendor semangatnya, sebab pekerjaan itu merupakan target yg dapat beliau kerjakan. Beliau tidak pernah meremehkan pentingnya membersihkan kotoran untuk membuat suasana yg nyaman bagi Rasulullahﷺ dan para sahabat dalam bermusyawarah
Ummu Mahjan radhiyallahu ‘anha terus menerus menekuni pekerjaan tersebut hingga beliau wafat
(lanjut di komentar)
#TeladanWanita
Telah disebutkan di dalam Ash-Shahih tanpa disebutkan nama aslinya, bahwa beliau tinggal di Madinah. Beliau seorang wanita miskin, berkulit hitam, dan memiliki tubuh yg lemah. Untuk itu beliau tidak luput dari perhatian Rasulullahﷺ sang pemimpin, sebab beliauﷺ senantiasa mengunjungi orang-orang miskin dan menanyai keadaan mereka dan memberi makanan kepada mereka, begitulah seharusnya seorang pemimpin rakyat
Beliau dikenal dengan nama Ummu Mahjan, meskipun sudah tua tapi semangatnya untuk berkhidmat kepada Islam selalu muda! Beliau radhiyallahu ‘anha menyadari bahwa dirinya memiliki kewajiban terhadap akidahnya dan masyarakat Islam. Tapi beliau menyadari keadaannya yg serba terbatas, lantas apa yg bisa dia laksanakan?
Menjadi pecutan bagi kita: beliau sedikitpun tidak bimbang dan ragu, dan tidak menyisakan sedikitpun rasa putus asa dalam hatinya. Keimanan beliau telah menunjukkan kepadanya untuk menunaikan tanggung jawabnya. Maka yg dilakukannya adalah senantiasa membersihkan kotoran dan dedaunan dari masjid dengan menyapu dan membuangnya ke tempat sampah. Beliau senantiasa menjaga kebersihan rumah Allah, sebab masjid memiliki peran yg sangat urgen dalam Islam. Di sanalah berkumpulnya para pahlawan dan para ulama’. Masjid, ibarat parlemen yg sebanyak 5x sehari digunakan sebagai wahana untuk bermusyawarah, saling memahami dan saling mencintai, sebagaimana pula masjid adalah universitas tarbiyah amaliyah yang mendasar dalam membina umat
Untuk itulah Ummu Mahjan radhiyallahu ‘anha tidak kendor semangatnya, sebab pekerjaan itu merupakan target yg dapat beliau kerjakan. Beliau tidak pernah meremehkan pentingnya membersihkan kotoran untuk membuat suasana yg nyaman bagi Rasulullahﷺ dan para sahabat dalam bermusyawarah
Ummu Mahjan radhiyallahu ‘anha terus menerus menekuni pekerjaan tersebut hingga beliau wafat
(lanjut di komentar)
#TeladanWanita
(lanjutan)
Pelajaran yg bisa kita ambil adalah, jangan pernah meremehkan amal kebaikan sekecil apapun dan ketahuilah bahwa kita diseru untuk menunaikan tanggung jawab dengan mencurahkan segenap kemampuan dan banyak berkorban dalam rangka menegakkan bangunan Islam yg agung. Mungkin yg bisa lakukan saat ini hanya re-share poster kajian atau postingan dakwah, tak apa, lakukan saja. Yang terpenting kita andil dalam menyebarkan Islam, supaya nanti saat berdiri di hadapan Allah kita memiliki jawaban ketika ditanya, “apa andilmu untuk Islam?”
Malu rasanya, masih muda tapi andil kita sedikiiiit sekali. Jangan sampai semangat kita yang masih muda ini kalah dalam berhidmat kepada Islam dan membina umat
Putuskan setelah ini apa yg bisa kita lakukan untuk menyumbangkan “sesuatu” kepada Islam dan umat💪🏻
#TeladanWanita
Pelajaran yg bisa kita ambil adalah, jangan pernah meremehkan amal kebaikan sekecil apapun dan ketahuilah bahwa kita diseru untuk menunaikan tanggung jawab dengan mencurahkan segenap kemampuan dan banyak berkorban dalam rangka menegakkan bangunan Islam yg agung. Mungkin yg bisa lakukan saat ini hanya re-share poster kajian atau postingan dakwah, tak apa, lakukan saja. Yang terpenting kita andil dalam menyebarkan Islam, supaya nanti saat berdiri di hadapan Allah kita memiliki jawaban ketika ditanya, “apa andilmu untuk Islam?”
Malu rasanya, masih muda tapi andil kita sedikiiiit sekali. Jangan sampai semangat kita yang masih muda ini kalah dalam berhidmat kepada Islam dan membina umat
Putuskan setelah ini apa yg bisa kita lakukan untuk menyumbangkan “sesuatu” kepada Islam dan umat💪🏻
#TeladanWanita
Instagram
#teladanwanita hashtag on Instagram • Photos and Videos
427 Posts - See Instagram photos and videos from ‘teladanwanita’ hashtag
Gimana kabar mu hari ini? Semoga selalu baik ya...
Udah denger berita hari ini?
Di luar sana, ada yang berjuang penuh ancaman
Ada pula yang tak pulang demi nyawa yang harus diselamatkan
Mau berapa lagi korban yang berjatuhan?
Katanya stay safe, tapi kok masih keluyuran?
Jika diri tak bisa kontribusi di luar, ada situasi dimana kita lebih aman sembunyi
Bukan apa, tapi itu semua agar serangan tak menghujam dari depan dan belakang, agar “perang” segera berhenti
Clean up your home, clean up your heart
Percayalah, Allah kasih ujian: untuk kita lebih dekat dengan-Nya
Jadikan musibah ini sebagai bahan muhasabah
Semoga Allah limpahkan rahmat dan perlindungan bagi ia yang berjuang di garda terdepan dan juga kamu: yang selalu mendoakan
•
Ya Allah, segerakanlah wabah ini untuk berlalu, sesungguhnya ini kecil sekali bagi-Mu
Engkau tiada pernah memberi hal yang berat kepada kami, hamba-hamba-Mu, sebab Engkaulah yang selalu mencintai kami
Ya Allah, izinkanlah kami untuk sampai di bulan Ramadhan
#StaySafe #DirumahAja #Covid19 #Corona #IndonesiaLawanCorona
Udah denger berita hari ini?
Di luar sana, ada yang berjuang penuh ancaman
Ada pula yang tak pulang demi nyawa yang harus diselamatkan
Mau berapa lagi korban yang berjatuhan?
Katanya stay safe, tapi kok masih keluyuran?
Jika diri tak bisa kontribusi di luar, ada situasi dimana kita lebih aman sembunyi
Bukan apa, tapi itu semua agar serangan tak menghujam dari depan dan belakang, agar “perang” segera berhenti
Clean up your home, clean up your heart
Percayalah, Allah kasih ujian: untuk kita lebih dekat dengan-Nya
Jadikan musibah ini sebagai bahan muhasabah
Semoga Allah limpahkan rahmat dan perlindungan bagi ia yang berjuang di garda terdepan dan juga kamu: yang selalu mendoakan
•
Ya Allah, segerakanlah wabah ini untuk berlalu, sesungguhnya ini kecil sekali bagi-Mu
Engkau tiada pernah memberi hal yang berat kepada kami, hamba-hamba-Mu, sebab Engkaulah yang selalu mencintai kami
Ya Allah, izinkanlah kami untuk sampai di bulan Ramadhan
#StaySafe #DirumahAja #Covid19 #Corona #IndonesiaLawanCorona
Ada ibu-ibu, bapak-bapak, abang-abang, yang pendapatannya memang gak tetap tiap harinya tapi sekarang makin gak terkontrol pendapatannya. Sedangkan yang dinafkahi tetap sama, biaya kebutuhan sehari-hari makin mahal harganya
Ada juga yang pendapatannya berkurang tapi terketuk hatinya untuk membantu sesama sebab memang masih ada yang bisa dimakan setiap hari, bukan seperti saudaranya tadi yang mungkin perlu “tambal” sana-sini untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari
Di lain sisi, ada yang membantu langsung terjun ke lapangan, menyebar sembako untuk kebutuhan beberapa haru kedepan, ada juga yang sedekah via online
Kata Nabi, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.”
Banyak jalan untuk menjadi bermanfaat kepada sesama, apalagi disaat-saat penuh ujian seperti sekarang. Mungkin barangkali teman-teman sedang lapang dan mau ikut membantu saudara-saudara yang turun ke lapangan bisa support dengan donasi ke:
• CIMB Niaga Syariah 779999997500 A/N Yayasan Barisan Bangun Negeri
⠀ ⠀ ⠀ ⠀ ATAU
• Bank Syariah Mandiri 7766 123451 A/N Sahabat Al-Aqsha Yayasan
Jazakumullah khayran katsiran
#Covid19 #StaySafe #IndonesiaLawanCorona #GarisDepanCorona #SiramanManisDarurat
Ada juga yang pendapatannya berkurang tapi terketuk hatinya untuk membantu sesama sebab memang masih ada yang bisa dimakan setiap hari, bukan seperti saudaranya tadi yang mungkin perlu “tambal” sana-sini untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari
Di lain sisi, ada yang membantu langsung terjun ke lapangan, menyebar sembako untuk kebutuhan beberapa haru kedepan, ada juga yang sedekah via online
Kata Nabi, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.”
Banyak jalan untuk menjadi bermanfaat kepada sesama, apalagi disaat-saat penuh ujian seperti sekarang. Mungkin barangkali teman-teman sedang lapang dan mau ikut membantu saudara-saudara yang turun ke lapangan bisa support dengan donasi ke:
• CIMB Niaga Syariah 779999997500 A/N Yayasan Barisan Bangun Negeri
⠀ ⠀ ⠀ ⠀ ATAU
• Bank Syariah Mandiri 7766 123451 A/N Sahabat Al-Aqsha Yayasan
Jazakumullah khayran katsiran
#Covid19 #StaySafe #IndonesiaLawanCorona #GarisDepanCorona #SiramanManisDarurat
Saat pikiran dipenuhi oleh angan, bagaimana caranya untuk memuskan keinginan ini—itu tak henti-henti, ada yang mencoba sepenuh tenaga mengalihkan fokusnya agar tak menjadi budak dunia
Saat semua menawarkan berbagai macam infestasi dan segala keutungan materi darinya, ada yang memilih infestasi kepada Rabb-nya berharap menjadi pemberat amal perbuatannya
Saat dunia menawarkan hiburan, kemewahan dan segala macam kesenangan, ada yang rela melepasnya dan memberikan apa yang dipunya untuk saudaranya yang lebih membutuhkan
Janganlah dulu menyebut shahabiyah, Safanah binti Hatim yang kedermawanannya diturunkan oleh ayahnya
Janganlah dulu menyebut ummahatul mu’minim, Zainab binti Jahsy yang bersedekah menjadi kegemarannya
Mari tengok orang disekitar kita, ada kalanya mereka bisa menjadi contoh bagi kita untuk terus mengasihi kepada sesama
Maka jalan untuk menempuhnya adalah dengan, “Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kamu dan janganlah melihat kepada orang yang lebih tinggi darimu. Yang demikian lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Supaya kita tak henti-henti menghitung nikmat-Nya dan tak henti-henti membagikan kepada sesama
#TeladanWanita
Saat semua menawarkan berbagai macam infestasi dan segala keutungan materi darinya, ada yang memilih infestasi kepada Rabb-nya berharap menjadi pemberat amal perbuatannya
Saat dunia menawarkan hiburan, kemewahan dan segala macam kesenangan, ada yang rela melepasnya dan memberikan apa yang dipunya untuk saudaranya yang lebih membutuhkan
Janganlah dulu menyebut shahabiyah, Safanah binti Hatim yang kedermawanannya diturunkan oleh ayahnya
Janganlah dulu menyebut ummahatul mu’minim, Zainab binti Jahsy yang bersedekah menjadi kegemarannya
Mari tengok orang disekitar kita, ada kalanya mereka bisa menjadi contoh bagi kita untuk terus mengasihi kepada sesama
Maka jalan untuk menempuhnya adalah dengan, “Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kamu dan janganlah melihat kepada orang yang lebih tinggi darimu. Yang demikian lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Supaya kita tak henti-henti menghitung nikmat-Nya dan tak henti-henti membagikan kepada sesama
#TeladanWanita
Kan... kalau kita mau membuka mata kita bisa mengambil contoh dari siapa aja. Iya, karena kenyataannya orang-orang hebat ini ada di sekitar kita: sahabat kita, tetangga kita atau influencer-influencer terkenal di sosial media
Sosok semacam Risma ini banyak kita temui, apalagi di tengah-tengah keadaan pandemi #covid19 kayak sekarang ini. Orang-orang berlomba-lomba untuk memberikan apa yang dipunya, yang pasti sih Alila yakin semua udah ngasih yang terbaik
Kamu juga salah satu diantaranya kan? Masya Allah... semoga Allah membalasnya dengan kedudukan tertinggi di surga-Nya kelak. Aamiin
#TeladanWanita
• wardrobe:
@kataloghijabalila
@alilagoods
Sosok semacam Risma ini banyak kita temui, apalagi di tengah-tengah keadaan pandemi #covid19 kayak sekarang ini. Orang-orang berlomba-lomba untuk memberikan apa yang dipunya, yang pasti sih Alila yakin semua udah ngasih yang terbaik
Kamu juga salah satu diantaranya kan? Masya Allah... semoga Allah membalasnya dengan kedudukan tertinggi di surga-Nya kelak. Aamiin
#TeladanWanita
• wardrobe:
@kataloghijabalila
@alilagoods
Untuk segala kegiatan yang melelahkan
Untuk segala sedih yang tak bisa lagi diekspresikan
Untuk segala ketakutan yang dirasakan
Untuk segala usaha yang dikerahkan
Untuk segala perkataan yang mungkin tak lagi bisa diutarakan
Dan untuk segala doa yang dilangitkan
Harap-harap Allah ridho dan menyelamatkan
We’re gonna get through this, dengan علم dan إيمان
Dengan bantuan para medis, dokter dan ulama. Jalankan “solusi bumi” dan “solusi langit”, sempurnakan ikhtiar dan barengi terus dengan tawakkal
#IndonesiaLawanCorona #KarantinaWilayah #DirumahAja #covid_19
Untuk segala sedih yang tak bisa lagi diekspresikan
Untuk segala ketakutan yang dirasakan
Untuk segala usaha yang dikerahkan
Untuk segala perkataan yang mungkin tak lagi bisa diutarakan
Dan untuk segala doa yang dilangitkan
Harap-harap Allah ridho dan menyelamatkan
We’re gonna get through this, dengan علم dan إيمان
Dengan bantuan para medis, dokter dan ulama. Jalankan “solusi bumi” dan “solusi langit”, sempurnakan ikhtiar dan barengi terus dengan tawakkal
#IndonesiaLawanCorona #KarantinaWilayah #DirumahAja #covid_19
Banyak sekali kita temui #TeladanWanita hari ini, ibu hebat sekaligus istri yang taat dengan gelar pendidikan yang tinggi, cita-cita luar biasa dan tentunya mencetak anak hebat yang shalih&shalihah
Sudah umum bahwa kita sebagai wanita adalah mardasatul ula atau sekolah utama bagi anak-anak kita. Maka setiap kita harus punya cita-cita yang tinggi, berharap sekolah di luar negeri? Gak salah kok... yang penting sebagai seorang muslim kita sudah harus punya bekal aqidah yang kuat
Kenapa sih muslimah harus benpendidikan tinggi? Ya, karena dengan kita berpendidikan selain kita bisa membantu saling mengingatkan dalam ketaatan dalam berumah tangga, kita juga dapat eksis di tengah masyarakat untuk bekerjasama dan memberdayakan lingkungan yang Islami. Dan yang pasti bagi siapapun yang mau belajar Allah tinggikan derajatnya: dihadapan-Nya dan dihadapan manusia
Kita semua pelu tau, tugas utama seorang muslimah adalah menjadi
- Perempuan yang shalihah,
- Istri yang taat, dan
- Pendidik utama dan pertama
Diluar ke-3 tadi, itu semua hanyalah peran tambahan
Maka kalau ditanya: “apa cita-citamu?”, jawabannya: “menjadi shalihah, istri yang taat, ibu yang hebat yang nyambi cari ilmu.”, “menjadi shalihah, istri yang taat, ibu yang hebat yang nyambi jadi dokter.”
Tugas utama wanita memang menjadi pendidik terbaik bagi keturunannya, maka jika keturunannya bisa mengerjakan perintah-perintah Allah sejak kecil, cerdas dan tegas dalam menyampaikan kebenaran, kita bisa melihat bahwa ada ibu yang luar biasa di baliknya
Semoga kita bisa meneladani wanita-wanita shalihah yang hebat diluar rumah tanpa mengabaikan tugas utamanya di dalam rumah ya dear☺️
Sudah umum bahwa kita sebagai wanita adalah mardasatul ula atau sekolah utama bagi anak-anak kita. Maka setiap kita harus punya cita-cita yang tinggi, berharap sekolah di luar negeri? Gak salah kok... yang penting sebagai seorang muslim kita sudah harus punya bekal aqidah yang kuat
Kenapa sih muslimah harus benpendidikan tinggi? Ya, karena dengan kita berpendidikan selain kita bisa membantu saling mengingatkan dalam ketaatan dalam berumah tangga, kita juga dapat eksis di tengah masyarakat untuk bekerjasama dan memberdayakan lingkungan yang Islami. Dan yang pasti bagi siapapun yang mau belajar Allah tinggikan derajatnya: dihadapan-Nya dan dihadapan manusia
Kita semua pelu tau, tugas utama seorang muslimah adalah menjadi
- Perempuan yang shalihah,
- Istri yang taat, dan
- Pendidik utama dan pertama
Diluar ke-3 tadi, itu semua hanyalah peran tambahan
Maka kalau ditanya: “apa cita-citamu?”, jawabannya: “menjadi shalihah, istri yang taat, ibu yang hebat yang nyambi cari ilmu.”, “menjadi shalihah, istri yang taat, ibu yang hebat yang nyambi jadi dokter.”
Tugas utama wanita memang menjadi pendidik terbaik bagi keturunannya, maka jika keturunannya bisa mengerjakan perintah-perintah Allah sejak kecil, cerdas dan tegas dalam menyampaikan kebenaran, kita bisa melihat bahwa ada ibu yang luar biasa di baliknya
Semoga kita bisa meneladani wanita-wanita shalihah yang hebat diluar rumah tanpa mengabaikan tugas utamanya di dalam rumah ya dear☺️
Islam memberi tugas mulia terhadap wanita, dengan ilmu ia bisa menjalankan tugasnya dengan benar sesuai apa yang diperintahkan Rabb-nya
Yang pertama, ia akan menjadi ummu warobatul bait, manager rumah tangga yang tugasnya langsung diawasi oleh Allah
Kedua, ia adalah madrasatul ulaa’, guru utama dan pertama, yang akan mengajari anaknya pertama kali dalam membaca basmallah, “alif, ba, ta,...” dan pahala akan terus mengalir kepadanya tiap kali anaknya mengamalkannya dalam bacaan Quran, dalam sholat, dll
Yang ketiga, ia adalah ummu ajyal yaitu seorang pencetak generasi unggul. Ketahuilah wanita, tidak ada satupun generasi yang tanpa di-didik olehmu, tiada UMMAT tanpa UMM
Maka, jadikan potensi dan kehebatanmu sebagai tiket menuju jannah-Nya✨
#TeladanWanita
Yang pertama, ia akan menjadi ummu warobatul bait, manager rumah tangga yang tugasnya langsung diawasi oleh Allah
Kedua, ia adalah madrasatul ulaa’, guru utama dan pertama, yang akan mengajari anaknya pertama kali dalam membaca basmallah, “alif, ba, ta,...” dan pahala akan terus mengalir kepadanya tiap kali anaknya mengamalkannya dalam bacaan Quran, dalam sholat, dll
Yang ketiga, ia adalah ummu ajyal yaitu seorang pencetak generasi unggul. Ketahuilah wanita, tidak ada satupun generasi yang tanpa di-didik olehmu, tiada UMMAT tanpa UMM
Maka, jadikan potensi dan kehebatanmu sebagai tiket menuju jannah-Nya✨
#TeladanWanita