Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
👤 suka banget sama cara berbahasa nya 🥹 pasti kesayangan guru b indo ini bener apa benerrrrrKalau kesayangan, sih, aku kurang tahu, ya, sob (TAPI, SEMOGA, HWHWHW). Yang jelas, setiap ada tantangan di papan tulis, aku selalu paling semangat buat maju ke depan, apalagi kalau pasal membuat kalimat dari sebuah kata. Kayak, langsung terpancing buat ngerangkai dan langsung merasa, “Iki kudu tak tulis (Ini harus aku tulis).” Sekiranya, begitu, deh, sob =D
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
👤 setuju sama sender dibawah ;) agak kepo sih ini kakak dari dulu sukaaa nulis kah atau gimana ceritain dong! kalau boleh!
Kalau untuk suka nulis, sebenarnya, kayak yang aku jawab sebelumnya. Aku suka banget kepikiran kalimat-kalimat acak yang bahkan sangat amat tidak berkorelasi antara satu sama lain. Aku mulai menuangkan isi pikiranku itu ketika ... kelas lima SD? Jadi sering nulis-nulis di buku coret-coretan matematikaku (pasti kalian dulu juga punya, lah, yaaa). Dan, mulai SMP, tulisanku mulai panjang, namun masih soal menuangkan isi pikiran. Hingga akhirnya, di SMK, aku mulai coba menjelajahi kasusastraan
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
[] Mungkin ada beberapa dari kalian yang relate sama aku. Gerbang pertama kali aku nulis adalah dunia pemeranan alias roleplayer. Aku banyak nulis buat konten kanal, ucapan ulang tahun idol, comeback, dan sebagainya
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
[] Kalau main board pun, kadang aku kasih hadiah berupa cerpen; untuk tiga sampai empat orang sebagai tokohnya
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Ada yang tertarik baca, nggak, ya, kira-kira? HWHWHW
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Buat pertanyaan yang satu ini, aku cuma bisa jawab, “Selamat pagi”
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
👤 Kk Katon kok bisa sih wording nya cakep abis, tips n trick boleh gk (bertanya dengan nada lembut) rahasia dapur gk kk?
Tips dan triknya adalah ucapkan selamat pagi di malam hari dan selamat malam si pagi hari (NGGAK). Yang pertama, tentunya, cari gaya menulis kita dulu. Kadang kala, kita ngerasa nggak bebas ketika menulis dengan bahasa yang tinggi, namun ketika menggunakan bahasa yang lugas, jiwa kita lebih tersalur ke sana. So, we just found out our style!
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Bahasa adalah mengenai cerminan jiwa, pikiran, dan apa-apa saja yang tidak dapat tertuang langsung dalam lisan; entah akibat tak mampu, atau akibat dibungkam—bukan terbungkam, dibungkam—jadi, entah menggunakan bahasa mana saja, pastikan jiwa kita itu lepas, karena sebelum menulis atau berkarya yang lainnya, kita pasti tahu dan sadar secara penuh, bahwa hal tersebutlah satu-satunya wadah di mana kita bisa lepas, bisa bebas
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
👤 Kk Katon yg ganteng mulai suka nulis dari kapan dan apa karya pertama yg kk katon tulisSoal menulis dari kapan, udah aku jawab di atas, yaa, sob. Karya pertamaku ... aduh. Apakah channel RP dapat disebut sebagai karya? 😭 Sama-sama dimulai si RP, aku mention cerpenku aja, kali, ya. Ada satu cerpen yang belum aku kasih judul sampai sekarang. Ini lebih ke one shoot, sih, sebenernya, yang mengisahkan budak kapal dan anak dari seorang penguasa
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Mungkin, esok hari, atau kapan-kapan, akan aku unggah di sini. Berkasnya enggak aku simpan di ponselku. Sangat skibidi
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
👤 kak ada nggak tulisan kamu yang paling kamu sukai? spill dong!
Ada, dooong! (Dan lagi-lagi, ini dari dunia sebelah 😭) Masih cerpen juga, dan itu adalah cerpen ke ... dua? Iya, kali. Aduh, aku amnesia. OhHhhHh, TiDaKkKk 🔥🔥🔥🔥kEbAKaRan🔥🔥🔥🔥 MAAF, HIPERBOLA. Jadi, karena aku belum bisa spill, aku izin ganti dengan salah satu dari hasil-hasil kerja favoritku, yaa, yaitu t.me/AQKAD/374?single
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
distopia: tutup kustomisasi
👤 kak ada nggak tulisan kamu yang paling kamu sukai? spill dong! Ada, dooong! (Dan lagi-lagi, ini dari dunia sebelah 😭) Masih cerpen juga, dan itu adalah cerpen ke ... dua? Iya, kali. Aduh, aku amnesia. OhHhhHh, TiDaKkKk 🔥🔥🔥🔥kEbAKaRan🔥🔥🔥🔥 MAAF, HIPERBOLA.…
Sebenernya, tuh, ini agak jauh dengan gaya penulisanku. Aku memang sempet menyelam ke penggunaan diksi begini, tapi udah enggak karena udah menemukan gaya menulis yang lebih klop. Cantik banget, sih, jujur. Aku juga suka dekorasinya—karena aku kurang jago kalau soal dekorasi