Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Aduh. Aku langsung meringis pas baca
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Gimana kalau aku buang air kecil dulu
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Kalau kekecilan, dibesarin pakai laser pembesarnya Doraemon
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
distopia: tutup kustomisasi
Kalau kekecilan, dibesarin pakai laser pembesarnya Doraemon
Pernyataan apa, sih, ini, bejir
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
ㅤ
👤 ceritain awal mula kamu dan kamila pacaran boleh gak?
Bentar. Izin kirim backsong buat menemani yapping cerita cintaku dengan KAMILA ARACIA yang CANTIK SEDUNIA
ㅤ
👤 ceritain awal mula kamu dan kamila pacaran boleh gak?
Bentar. Izin kirim backsong buat menemani yapping cerita cintaku dengan KAMILA ARACIA yang CANTIK SEDUNIA
ㅤ
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Bentar, ternyata beneran kebelet buang air kecil
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Isi-isi dulu, yoook, Ditto-ku! Obrolan malam biasanya nggak gelas karema dia mangkok mie ayam
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Ekhem. Kita susun baik-baik dahulu, ya, Ditto
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
SESUNGGUHNYA ... kami ketemu di dunia sebelah. Awal bianget itu posisinya jadi mutual antar channel pribadi aja. Tahun 2021 atau berapa, ya? Yang jelas, masih pandemi. Itu aja yang aku inget. :”) Tentu, sebagai mutual, kami sering PERANG lewat channel kami. PERANG SECARA HARFIAH ALIAS RIBUT-RIBUT (nol privasi) (apa itu privasi). Suatu hari, Kak Ala main board, dan aku ketinggalan, dan apa yang akan dilakukan oleh seseorang yang ketinggalan main board? BENAR! SERATUS! MINTA ORDAL. 😁😁😁 Agak gila juga caraku. Aku malak dia di bot-nya terus spam GIF sampai ratusan yang bikin dia pending (awokawoakwok, mmpoes). Singkat cerita, dia ngajak aku temenan, dan akhirnya, tanpa basa-basi, meluncurlah aku ke chat pribadi dan TENTU DENGAN SPAM GIF RATUSAN. Kami sempet lost contact luamaaa banget, sampai akhirnya akun baru Kak Ala chat aku lagi
Forwarded from distopia: tutup kustomisasi
Udah kenal lama, tentu udah lebih terbuka, ‘kan? Kami jadi punya lebih banyak obrolan yang lebih serius ketimbang biasanya. Rata, baik senang maupun susah. Dan, mungkin, dari akun cah ayu-ku aja, @rwina, kalian udah ngerasain hawa KUCING yang GEMES banget, tapi juga CANTIK dan ANGGUN banget, dan Kak Ala MEMVALIDASI ITU??? KAK ALA ITU GGGUUUEEEMMMEEESSS BANGET. SIAPA YANG NGGAK DEG-DEGAN, COBA? Tapi, satu hal yang nggak pernah berubah juga, adalah kedewasaanya. Nah, anak kucing yang dewasa. Gimana, coba? Dualitas Kak Ala bikin aku kagum. Udah kayak lagunya Sheryl Sheinafia sama Ariel aja KAMI pas itu. “Awalnya, curhat. Lama-lama, cemburu.” ADUH