di bawah tanah distopia.
2 subscribers
459 photos
84 videos
37 files
272 links
ㅤ

Sadrah yang merona keruh,
@aqkad / @maangu

Manakala cahaya pergi dan tak ada seorang pun yang selamat, lantas matilah kamu oleh jutaan derai kemurkaan yang kian mengabu; terlempar seiring racau melampau kisruh. ✶

ㅤㅤ @DLISTOPIABOT (&.) @DLISTOPIA

ㅤ
Download Telegram
Forwarded from Katon Juniarso
Sudah saatnya
Forwarded from Katon Juniarso
Sudah saatnya Anda diam
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤ
🦇: Halo, Kak Katon! Aku ingin sedikit minta pencerahan. Menurutmu gimana sih cara supaya nggak jadi orang yang overthinking? Kadang walaupun aku udah diselesaikan masalahnya, masih tetep kepikiran, dan berakhir aku malah dihantui sama rasa bersalah. Terima kasih ya sebelumnya! Jangan lupa istirahat yang cukup, Kaaaak
ㅤ
Forwarded from Katon Juniarso
Sebelum aku menanggapi lebih lanjut, hal pertama yang harus kamu pahami dan ingat selalu adalah, jangan paksa dirimu buat jadi orang yang enggak bisa overthinking, karena semua manusia bisa overthinking, pasti bisa overthinking, dan (menurutku) harus overthinking. Aku bisa bilang gini karena di aku, overthinking itu jadi salah satu pembakar diriku buat bisa jalan, buat bisa gerak, buat bisa menciptakan. Mungkin ini juga cukup menjawab, kali, ya? Kalau kamu merasa bersalah, berarti kamu tahu kamu salah, dan kamu tahu salahnya di mana, gimana, kenapa, bentuknya apa, dan bisa terjadinya kapan. Maka catat itu baik-baik. Gunakan sebagai pembakar buat membakar bahan bakarmu, yaitu keinginan buat jadi diri yang lebih baik, lalu melajulah. Sebenernya, enggak jauh beda sama perihal move on dan distraksi tadi, ya, jadinya? Turutin rasa bersalahmu, cerna, koreksi, maka kamu bisa bangun lagi, alias moving on
Forwarded from Katon Juniarso
Untuk kasus ini LAH UDAH GANTI HATI
Forwarded from Katon Juniarso
*HARI
Forwarded from Katon Juniarso
GAHDAAAMN
Forwarded from Katon Juniarso
Okay, balik serius. Untuk kasus ini, enggak ada salahnya juga buat minta reassurement ke pihak yang bersangkutan. Tanya ke dia. Apakah aku udah beneran kamu maafkan? Apakah kalau aku belum bisa berubah buat waktu dekat ini, kamu masih bisa menerima? Apakah kalau hal serupa terjadi lagi, entah sengaja atau enggak sengaja, kita masih bisa obrolin dan cari solusinya? Dan sebagainya, yang kamu risaukan, padamkan dan redakan itu dengan mencari jawabannya langsung, bukan dengan menerka-nerka
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤ
🦇: 😭 Katong gwgalau banget. Please tolong gw! 😭🥺😭🥺😭🥺😭🥺😭🥺😭🥺😭🥺
ㅤ
Forwarded from Katon Juniarso
Enggak apa-apa, Anon. Kamu, kan, manusia. Coba kalau kamu konjungsi alias kata hubung. Mungkin jadinya bukan galau, melainkan kalau
Forwarded from Katon Juniarso
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤ
🦇: Aku lagi suka sama cowok bingung… Mending ikut bingung atau nangis aje ye ini… Katon, ini arahnya kemana ye…
ㅤ
Forwarded from Katon Juniarso
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Katon Juniarso
YAK. Kita kilas balik ke sesi naksir-naksiran di atas tadi, yok, pemirsa. Naksir seseorang, berarti lagi belajar apa-apa soal orang tersebut, dan sama dengan halnya pembelajaran di dunia akademis, belajar itu seharusnya membawa kita ke suatu ilmu yang berguna, dan dalam kasus ini ... mungkin kamu udah tahu apa yang bakal aku lanjutin
Forwarded from Katon Juniarso
Kasus ini bisa jadi sebuah indikator bahwa kamu udah mau lulus alias masa pembelajaranmu terhadap dia udah mau selesai (atau, mungkin udah selesai?). Otherwise, I do believe in second chance. Kalau kamu mau ambil, kalian setuju buat ngambil, saat ini kita pijak dan jalani apa yang ada, walaupun masih belum punya pegangan. Perlahan-lahan, coba diomongin. Enggak apa-apa, serius! Ajak ngobrolnya kasual aja. Kayak, mungkin rencana jangka pendek, atau hal sesepele mau makan apa (cara dia menentukan pilihan juga bikin kelihatan)
Forwarded from Katon Juniarso
Katon Juniarso
YAK. Kita kilas balik ke sesi naksir-naksiran di atas tadi, yok, pemirsa. Naksir seseorang, berarti lagi belajar apa-apa soal orang tersebut, dan sama dengan halnya pembelajaran di dunia akademis, belajar itu seharusnya membawa kita ke suatu ilmu yang berguna…
Aku bisa bilang ini karena ... yap, people change. Barangkali memang dia harus ditemeni dulu, berdiskusi dulu, baru bisa keluar semuanya yang ajeg, teteg, pakem, tegak, kukuh, kuat, apa lagi ....