The Art Of Seretti: Timeless Charm.
6.98K subscribers
1.01K photos
42 videos
53 links
A hush of linen warmth and kind-hearted light. Casa Seretti hums in the language of togetherness, and every soul finds a chair by the hearth. πŸ‚

The hearthbound,
@LareSeretti, @CasaSerettiBot curators of hushlight and heartspun kin.
Download Telegram
What a lovely evening spent together, strolling across the street and the yard while babysitting our beloved little dogs, Shiro and Bella! For me, SΓ«retti’s Lia, it was a real pleasure to invite Montgolfier’s Chaewon to join me for a gentle stroll and let our dogs enjoy some fresh air together.

To be honest, we had been planning this small get-together for quite some time, and it turned out to be a thoroughly enjoyable way for us to spend time together. Not only did we spend the cool night outside, but I also invited Montgolfier’s Chaewon to come to my apartment. I even managed to record a few sweet moments of our little ones playing happily. It truly was a wonderful night, and I’m so thankful we had the chance to bring Bella and Shiro together and watch them bond so sweetly.
πŸ’˜7πŸ’‹6❀4πŸ₯°4🀩2πŸ•Š1πŸ’―1πŸ“1πŸ†’1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Gua kasih tahu ya perbedaan honey asli sama palsu. Kalau madu palsu itu manisnya buatan, berair banget, warnanya pudar, dan langsung larut di air kalau diampur. Kalau honey beneran itu kentel pol, aman dikulkasin, yang jelas manis banget, kayak gua.
1πŸ”₯7πŸ†6πŸ’‹2πŸ’˜2πŸ‘Ύ2❀‍πŸ”₯1πŸ₯°1πŸŽ‰1πŸ•Š1πŸ’―1πŸ¦„1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Absen yang mau aku gigit πŸ§›πŸ§›πŸ§›
πŸ•Š5❀3❀‍πŸ”₯2πŸ’―2πŸ₯°1πŸŽ‰1🐳1πŸ“1πŸ’‹1πŸ’˜1πŸ¦„1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
siapa yang mau ikut buka kado ((yang sangat terlambat)) ini sama akuu πŸ™ˆ
πŸ’˜9πŸ“5πŸ’‹5πŸ‘€3πŸŽ‰2❀1β˜ƒ1❀‍πŸ”₯1πŸ₯°1🐳1πŸ’…1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Serius deh, kalian tuh kadang nge-judge cuma dari potongan clip 30 detik. Padahal kalau nonton marathon full 6–8 jam itu rasanya beda. Itu bukan cuma nonton orang ngobrol, itu latihan mental, latihan sabar, latihan fokus tingkat dewa. Duduk berjam-jam depan layar tanpa skip, itu konsistensi bosku πŸ”₯
Orang bilang, β€œNgapain sih nonton lama-lama gitu?”
Loh justru di situ value-nya. Kita belajar cara orang mikir, cara debat santai, cara ketawa walau hidup lagi chaos. Kadang bahas topik berat, kadang bahas receh, tapi justru di situ letak realnya. Hidup juga kan campur-campur, nggak selalu serius.
Nonton marathon juga ngajarin kita ketahanan. Mata sepet? Tahan. Ngantuk? Gas terus. Kuota mau habis? Itu ujian iman 😭 Tapi kita tetap bertahan demi momen random yang tiba-tiba lucu banget.
Dan jangan salah, dari situ kita bisa belajar sudut pandang baru. Nggak melulu soal setuju atau nggak setuju, tapi ngerti kenapa orang bisa mikir begitu. Itu kan bikin pola pikir makin luas. SDM naik pelan-pelan tanpa kita sadar.
Kalau ada yang bilang itu cuma buang waktu, ya menurutku semua orang punya cara masing-masing buat nikmatin waktu. Ada yang nongkrong 5 jam di kafe, ada yang scroll 3 jam, ada yang nonton marathon 7 jam. Bedanya cuma medianya aja.
Intinya sih simpel, kalau nggak suka ya nggak usah nonton. Tapi jangan juga ngerendahin yang nonton. Karena siapa tau dari marathon itu kita belajar sabar, belajar konsisten, bahkan belajar ngerti orang lain lebih dalam.
πŸ’˜6πŸŽ‰4❀3πŸ•Š3πŸ₯°1πŸ‘€1πŸ¦„1😘1
dd update agy check, senggol donk 🀀🀀🀀🀀🀟🏻🀀🀀🀟🏻🀀
❀6πŸŽ‰4πŸ•Š3🀩2🐳1πŸ’˜1