γ
€γ
€γ
€γ
€γ
€γ
€γ
€γ
€γ
€γ
€
Halo, Seroja! Selamat sore dari kami yang lagi menikmati Minggu sempurna. Kami sengaja kabur dulu dari rumah supaya bisa ambil napas sejenak.. biarin Mbak, Mas, dan Adik-adik bingung nyariin kami, wle. Dan kami mampir sebentar ke kedai kopi. Rencananya cuma mau ngopi biasa, tapi tentu aku lagi βmemaksaβ Mas-ku yang sebenarnya vampire itu buat beliin butterscotch. Tapi, ya ampun, dia tetap keras kepala ngga ngasih izin aku buat ngopi, tipikal! Akhirnya kami duduk santai, ngobrol ngalor-ngidul, sambil menikmati banderol sore kota dan berhenti buat foto spontan atau cuma liatin orang lewat. Nanti pulang kami bawa sedikit jajanan buat nambah alasan supaya Mbak, Mas, dan Adik-adik ngga marah, hehe. Sekian dulu dari kami~ sampai jumpa di petualangan kabur berikutnya, Seroja! β₯οΈ
γ €γ €γ €γ €γ €γ €γ €γ €γ €γ €
Halo, Seroja! Selamat sore dari kami yang lagi menikmati Minggu sempurna. Kami sengaja kabur dulu dari rumah supaya bisa ambil napas sejenak.. biarin Mbak, Mas, dan Adik-adik bingung nyariin kami, wle. Dan kami mampir sebentar ke kedai kopi. Rencananya cuma mau ngopi biasa, tapi tentu aku lagi βmemaksaβ Mas-ku yang sebenarnya vampire itu buat beliin butterscotch. Tapi, ya ampun, dia tetap keras kepala ngga ngasih izin aku buat ngopi, tipikal! Akhirnya kami duduk santai, ngobrol ngalor-ngidul, sambil menikmati banderol sore kota dan berhenti buat foto spontan atau cuma liatin orang lewat. Nanti pulang kami bawa sedikit jajanan buat nambah alasan supaya Mbak, Mas, dan Adik-adik ngga marah, hehe. Sekian dulu dari kami~ sampai jumpa di petualangan kabur berikutnya, Seroja! β₯οΈ
γ €γ €γ €γ €γ €γ €γ €γ €γ €γ €
β€5π₯4π4π3β‘2π2β€βπ₯1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ
€γ
€γ
€
Barangkali, langit sedang menulis puisi, dan aku hanyalah satu bait yang kebetulan singgah di bawahnya,tetewtewtew .
γ €γ €γ €
Barangkali, langit sedang menulis puisi, dan aku hanyalah satu bait yang kebetulan singgah di bawahnya,
γ €γ €γ €
β€5π4π4π3β€βπ₯1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
bagaimana gerangan kabarmu? mudah mudahan musim masih sudi menyisakan takjub bagi mereka yang berjalan tanpa tergesa. adapun hari-hariku belakangan tiada lebih daripada sehimpun laku yang sederhana: menadah cahaya yang luruh di ambang petang, menyelubungi diri tatkala angin mulai beroleh dinginnya, mengulum senyum pada perkara yang tampak remeh, lalu membiarkan langkah berkelana sekadar menyapa dunia. selebihnya biarlah waktu mengendapkannya menjadi ihwal yang tak lagi memerlukan penjelasan. β€οΈ
β€5π3π3π2β€βπ₯1π1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Hari Jumat menyapa begitu cerah dengan cuaca yang bersahabat, sepertinya cakrawala sudah mengetahui bahwa Roesjad's Sunghoon telah memiliki rencana untuk menghabiskan waktunya yang begitu berharga bersama teman-temannya yang terkasih, SchΓ€fer's Sunghoon dan Nikolovich's Sunghoon.
Pada awalnya, langkah kaki kami mengarah tanpa tujuan yang pasti. Tetapi, kami tidak masalah selagi bisa mengabadikan momen satu sama lain dengan kamera milik Roesjad's Sunghoon yang selalu dibawa kemana-kemana. Panorama sekitar membuat suasana hati kami begitu bahagia dan lihatlah bagaimana Roesjad's Sunghoon memotret SchΓ€fer's Sunghoon yang sedang memakai topi yang katanya baru ia beli beberapa hari yang lalu.
Waktu terus saja berjalan membuat perut kami yang belum terisi oleh satu makanan pun keroncongan seperti sedang protes bahwa sudah waktunya makan siang, Nikolovich's Sunghoon teringat bahwa ia memiliki rekomendasi kedai ramen terdekat yang bisa kami singgahi untuk memesan beberapa porsi.
Tanpa melupakan keluarga yang mungkin tengah menunggu di rumah, setelah mengisi perut yang lapar, kami bertiga pergi ke sebuah toko serba ada untuk membeli beberapa bungkus makanan sebagai buah tangan untuk keluarga tersayang sebelum pulang, Nikolovich's Sunghoon membeli beberapa es krim yang manis dan dingin, SchΓ€fer's Sunghoon membeli banyak varian rasa dari mi instan dan Roesjad's Sunghoon membeli banyak makanan ringan.
Pada awalnya, langkah kaki kami mengarah tanpa tujuan yang pasti. Tetapi, kami tidak masalah selagi bisa mengabadikan momen satu sama lain dengan kamera milik Roesjad's Sunghoon yang selalu dibawa kemana-kemana. Panorama sekitar membuat suasana hati kami begitu bahagia dan lihatlah bagaimana Roesjad's Sunghoon memotret SchΓ€fer's Sunghoon yang sedang memakai topi yang katanya baru ia beli beberapa hari yang lalu.
Waktu terus saja berjalan membuat perut kami yang belum terisi oleh satu makanan pun keroncongan seperti sedang protes bahwa sudah waktunya makan siang, Nikolovich's Sunghoon teringat bahwa ia memiliki rekomendasi kedai ramen terdekat yang bisa kami singgahi untuk memesan beberapa porsi.
Tanpa melupakan keluarga yang mungkin tengah menunggu di rumah, setelah mengisi perut yang lapar, kami bertiga pergi ke sebuah toko serba ada untuk membeli beberapa bungkus makanan sebagai buah tangan untuk keluarga tersayang sebelum pulang, Nikolovich's Sunghoon membeli beberapa es krim yang manis dan dingin, SchΓ€fer's Sunghoon membeli banyak varian rasa dari mi instan dan Roesjad's Sunghoon membeli banyak makanan ringan.
1β€6π4β€βπ₯3π₯3π2π1π1