#MiratTarsah. βDi bawah naungan langit penuh angkara, kueja namamu dalam aksara yang bersukacita. Oh, @Xicunn, perlu kau ingat bahwa kita bukanlah seuntai silsilah yang dipaksa semesta; kau adalah satu-satunya jiwa yang kupilih tanpa pernah merasa terpaksa. Sungguh, tak pernah sekalipun kuuntai dusta. Kau kawan yang kupilih di tengah rimba manusia yang penuh tipu daya, di mana rasa percaya adalah barang langka yang nyaris sirna. Sudikah kau bersingkap pada; βHati-Hatiβ, kawan? Kiranya βtuk berbalas jasa atas pengikat rasa kawan sejawat dalam tawa, pun sengsara. Kumohon, tetaplah di sampingku. Bersama-sama, dalam ruang pengap tak mengenal suara. Biarlah hanya ada kita, di bawah kendali gelap yang menjaga dari segala petaka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, Marsilea.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, Marsilea.
1β€1π1π1
#MiratTarsah. βKan kuberitahu dunia bahwasanya manusia adalah pezirah sejuta dahaga berbeda; ada yang memuja binar takhta, pula meluluhkan diri pada jelaga. Namun kita, @Roesjad, adalah satu darah yang memilih βtuk jadi nisan yang saling bersandar pada tanah nan kian-semakin tua. Pula menjadi tempatku satu-satunya berpulang βtuk sesap hangatnya darah keluarga di tengah badai hampa. Maka dengan ini; βKidung Sembah Agungβ adalah tanda kubaktikan raga pada darah yang mengikat rasa. Sungguh, kita tak butuh pulih 'tuk merasa berharga, cukup saling dekap hingga tak lagi ada celah bagi hampa agar bisa meraba. Kubersumpah, kita βkan jadi satu-satunya pelataran tempat jiwa saling bernaung selamanya.
Terpahat demi menjagamu selamanya.
Tertanda, Lilow.
Terpahat demi menjagamu selamanya.
Tertanda, Lilow.
β€1
#MiratTarsah. Di bawah naungan langit penuh angkara, kueja namamu dalam aksara yang bersukacita. Oh, @Persvphone, perlu kau ingat bahwa kita bukanlah seuntai silsilah yang dipaksa semesta; kau adalah satu-satunya jiwa yang kupilih tanpa pernah merasa terpaksa. Sungguh, tak pernah sekalipun kuuntai dusta. Kau kawan yang kupilih di tengah rimba manusia yang penuh tipu daya, di mana rasa percaya adalah barang langka yang nyaris sirna. Sudikah kau bersingkap pada; βMenyangkal Hirarki Kebutuhan Maslowβ kawan? Kiranya βtuk berbalas jasa atas pengikat rasa kawan sejawat dalam tawa, pun sengsara. Kumohon, tetaplah di sampingku. Bersama-sama, dalam ruang pengap tak mengenal suara. Biarlah hanya ada kita, di bawah kendali gelap yang menjaga dari segala petaka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, L.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, L.
#MiratTarsah. Di bawah naungan langit penuh angkara, kueja namamu dalam aksara yang bersukacita. Oh, @nyingzai, perlu kau ingat bahwa kita bukanlah seuntai silsilah yang dipaksa semesta; kau adalah satu-satunya jiwa yang kupilih tanpa pernah merasa terpaksa. Sungguh, tak pernah sekalipun kuuntai dusta. Kau kawan yang kupilih di tengah rimba manusia yang penuh tipu daya, di mana rasa percaya adalah barang langka yang nyaris sirna. Sudikah kau bersingkap pada; βTolong belikan aku obat tidur, karena aku sudah tak bisa tidurβ kawan? Kiranya βtuk berbalas jasa atas pengikat rasa kawan sejawat dalam tawa, pun sengsara. Kumohon, tetaplah di sampingku. Bersama-sama, dalam ruang pengap tak mengenal suara. Biarlah hanya ada kita, di bawah kendali gelap yang menjaga dari segala petaka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, L.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, L.
β€1
#MiratTarsah. Di bawah naungan langit penuh angkara, kueja namamu dalam aksara yang bersukacita. Oh, @Choiyngjae, perlu kau ingat bahwa kita bukanlah seuntai silsilah yang dipaksa semesta; kau adalah satu-satunya jiwa yang kupilih tanpa pernah merasa terpaksa. Sungguh, tak pernah sekalipun kuuntai dusta. Kau kawan yang kupilih di tengah rimba manusia yang penuh tipu daya, di mana rasa percaya adalah barang langka yang nyaris sirna. Sudikah kau bersingkap pada; βAku bisu, sampai kamu jadi guru wicarakuβ kawan? Kiranya βtuk berbalas jasa atas pengikat rasa kawan sejawat dalam tawa, pun sengsara. Kumohon, tetaplah di sampingku. Bersama-sama, dalam ruang pengap tak mengenal suara. Biarlah hanya ada kita, di bawah kendali gelap yang menjaga dari segala petaka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, L.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, L.
#MiratTarsah. βDi bawah naungan langit penuh angkara, kueja namamu dalam aksara yang bersukacita. Oh, @leekyunzgmin, perlu kau ingat bahwa kita bukanlah seuntai silsilah yang dipaksa semesta; kau adalah satu-satunya jiwa yang kupilih tanpa pernah merasa terpaksa. Sungguh, tak pernah sekalipun kuuntai dusta. Kau kawan yang kupilih di tengah rimba manusia yang penuh tipu daya, di mana rasa percaya adalah barang langka yang nyaris sirna. Sudikah kau bersingkap pada; "Sekeping Tenang di Tengah Dunia yang Bising" kawan? Kiranya βtuk berbalas jasa atas pengikat rasa kawan sejawat dalam tawa, pun sengsara. Kumohon, tetaplah di sampingku. Bersama-sama, dalam ruang pengap tak mengenal suara. Biarlah hanya ada kita, di bawah kendali gelap yang menjaga dari segala petaka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, Yvein.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, Yvein.
β€1
#MiratTarsah. βKan kuberitahu dunia bahwasanya manusia adalah pezirah sejuta dahaga berbeda; ada yang memuja binar takhta, pula meluluhkan diri pada jelaga. Namun kita, @KinOfGreesacht, adalah satu darah yang memilih βtuk jadi nisan yang saling bersandar pada tanah nan kian-semakin tua. Pula menjadi tempatku satu-satunya berpulang βtuk sesap hangatnya darah keluarga di tengah badai hampa. Maka dengan ini; "Di Mana Hati Menemukan Tempat Pulang?" adalah tanda kubaktikan raga pada darah yang mengikat rasa. Sungguh, kita tak butuh pulih 'tuk merasa berharga, cukup saling dekap hingga tak lagi ada celah bagi hampa agar bisa meraba. Kubersumpah, kita βkan jadi satu-satunya pelataran tempat jiwa saling bernaung selamanya.
Terpahat demi menjagamu selamanya.
Tertanda, Caravaggio.
Terpahat demi menjagamu selamanya.
Tertanda, Caravaggio.
π3β€2
#MiratTarsah. Terimalah sembahku ini, Sayangku Terkasih; @Seonghyeen. Aku mencintaimu dalam sesat nikmat, 'bak binatang buas nan damba robekan sayat. Kubiarkan kau gali luka tepat di bawah seleret tulang belikat, biar tiap sekat menusuk sampai rongga dada lumat lepas mencuat busuk terikat. Singkaplah gerbang demi menjamah sembahku yang akurat; Pagi Ini Aku Mencintaimu, Besok, dan Seterusnya Juga, bagai sebuah upeti bagi sang pemilik nyawa terhebat. Harus kau ingat, kita adalah insan jalang yang didera dengan segala pelik hajat, maka tak apa bila dunia mencibir segala cinta yang dengan penuh maksiat. Tiada bahagia nan megah dari melihat diri tercacah, pasrah, berdarah, hingga kehilangan arah! Kubersumpah, Sayang. Hanya kita yang 'kan berdaulat hingga nisan kiamat tercatat dalam sejarah.
Kutuliskan cinta nan tandingi dunia.
Tertanda, Kekasihmu.
Kutuliskan cinta nan tandingi dunia.
Tertanda, Kekasihmu.
β€2
#MiratTarsah. Di bawah naungan langit penuh angkara, kueja namamu dalam aksara yang bersukacita. Oh, @AsajEnami, perlu kau ingat bahwa kita bukanlah seuntai silsilah yang dipaksa semesta; kau adalah satu-satunya jiwa yang kupilih tanpa pernah merasa terpaksa. Sungguh, tak pernah sekalipun kuuntai dusta. Kau kawan yang kupilih di tengah rimba manusia yang penuh tipu daya, di mana rasa percaya adalah barang langka yang nyaris sirna. Sudikah kau bersingkap pada; (Aksara Rancu, Teruntuk Jiwa Yang Dituju.) kawan? Kiranya βtuk berbalas jasa atas pengikat rasa kawan sejawat dalam tawa, pun sengsara. Kumohon, tetaplah di sampingku. Bersama-sama, dalam ruang pengap tak mengenal suara. Biarlah hanya ada kita, di bawah kendali gelap yang menjaga dari segala petaka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, R.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, R.
β€1
#MiratTarsah. βDi bawah naungan langit penuh angkara, kueja namamu dalam aksara yang bersukacita. Oh, @TorturedGod, @SeoJunhwii, @HeartacheTug, @GrandchildExe perlu kau ingat bahwa kita bukanlah seuntai silsilah yang dipaksa semesta; kau adalah satu-satunya jiwa yang kupilih tanpa pernah merasa terpaksa. Sungguh, tak pernah sekalipun kuuntai dusta. Kau kawan yang kupilih di tengah rimba manusia yang penuh tipu daya, di mana rasa percaya adalah barang langka yang nyaris sirna. Sudikah kau bersingkap pada; Yang Ingin Mati; Semati, kawan? Kiranya βtuk berbalas jasa atas pengikat rasa kawan sejawat dalam tawa, pun sengsara. Kumohon, tetaplah di sampingku. Bersama-sama, dalam ruang pengap tak mengenal suara. Biarlah hanya ada kita, di bawah kendali gelap yang menjaga dari segala petaka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, Loka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, Loka.
#MiratTarsah. βKan kuberitahu dunia bahwasanya manusia adalah pezirah sejuta dahaga berbeda; ada yang memuja binar takhta, pula meluluhkan diri pada jelaga. Namun kita, @Roesjad, adalah satu darah yang memilih βtuk jadi nisan yang saling bersandar pada tanah nan kian-semakin tua. Pula menjadi tempatku satu-satunya berpulang βtuk sesap hangatnya darah keluarga di tengah badai hampa. Maka dengan ini; Bentuk Abdi Padamu Yang Kukasihi adalah tanda kubaktikan raga pada darah yang mengikat rasa. Sungguh, kita tak butuh pulih 'tuk merasa berharga, cukup saling dekap hingga tak lagi ada celah bagi hampa agar bisa meraba. Kubersumpah, kita βkan jadi satu-satunya pelataran tempat jiwa saling bernaung selamanya.
Terpahat demi menjagamu selamanya.
Tertanda, Loka.
Terpahat demi menjagamu selamanya.
Tertanda, Loka.
β€2
(πππππππ) WISMA ROESJAD.
Waktunya apa? MIRAT TARSAH! Sila kirimkan ke @PerjamuanSemuBot sebanyak-banyaknya, Seroja~
10 menit lagi menuju akhir hari kedua, yuuuuukkk kirimkan lagi! πββοΈ
#MiratTarsah. Di bawah naungan langit penuh angkara, kueja namamu dalam aksara yang bersukacita. Oh, @zhioyou, perlu kau ingat bahwa kita bukanlah seuntai silsilah yang dipaksa semesta; kau adalah satu-satunya jiwa yang kupilih tanpa pernah merasa terpaksa. Sungguh, tak pernah sekalipun kuuntai dusta. Kau kawan yang kupilih di tengah rimba manusia yang penuh tipu daya, di mana rasa percaya adalah barang langka yang nyaris sirna. Sudikah kau bersingkap pada; Sekiranya Aku T'lah Tiada, kawan? Kiranya βtuk berbalas jasa atas pengikat rasa kawan sejawat dalam tawa, pun sengsara. Kumohon, tetaplah di sampingku. Bersama-sama, dalam ruang pengap tak mengenal suara. Biarlah hanya ada kita, di bawah kendali gelap yang menjaga dari segala petaka.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, R.
Rekan setia dari marabahaya.
Tertanda, R.
π₯°1π1
#MiratTarsah. Terimalah sembahku ini, Sayangku Terkasih; @MembIe. Aku mencintaimu dalam sesat nikmat, 'bak binatang buas nan damba robekan sayat. Kubiarkan kau gali luka tepat di bawah seleret tulang belikat, biar tiap sekat menusuk sampai rongga dada lumat lepas mencuat busuk terikat. Singkaplah gerbang demi menjamah sembahku yang akurat; Arunika Nabastala, bagai sebuah upeti bagi sang pemilik nyawa terhebat. Harus kau ingat, kita adalah insan jalang yang didera dengan segala pelik hajat, maka tak apa bila dunia mencibir segala cinta yang dengan penuh maksiat. Tiada bahagia nan megah dari melihat diri tercacah, pasrah, berdarah, hingga kehilangan arah! Kubersumpah, Sayang. Hanya kita yang 'kan berdaulat hingga nisan kiamat tercatat dalam sejarah.
Kutuliskan cinta nan tandingi dunia.
Tertanda, Gavriel Mz.
Kutuliskan cinta nan tandingi dunia.
Tertanda, Gavriel Mz.
1β€1β€βπ₯1π1π1
#MiratTarsah. Terimalah sembahku ini, Sayangku Terkasih; @aristocraqt. Aku mencintaimu dalam sesat nikmat, 'bak binatang buas nan damba robekan sayat. Kubiarkan kau gali luka tepat di bawah seleret tulang belikat, biar tiap sekat menusuk sampai rongga dada lumat lepas mencuat busuk terikat. Singkaplah gerbang demi menjamah sembahku yang akurat; βhttps://telegra.ph/H-020826-02-18-2β, bagai sebuah upeti bagi sang pemilik nyawa terhebat. Harus kau ingat, kita adalah insan jalang yang didera dengan segala pelik hajat, maka tak apa bila dunia mencibir segala cinta yang dengan penuh maksiat. Tiada bahagia nan megah dari melihat diri tercacah, pasrah, berdarah, hingga kehilangan arah! Kubersumpah, Sayang. Hanya kita yang 'kan berdaulat hingga nisan kiamat tercatat dalam sejarah.
Kutuliskan cinta nan tandingi dunia.
Tertanda, Ellio.
Kutuliskan cinta nan tandingi dunia.
Tertanda, Ellio.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Terima kasih untuk para Seroja yang sudah memeriahkan hari ini dengan karya-karya yang begitu manis untuk dibaca, tentu senang sekali kami dapat membantu kalian untuk menyampaikan rasa sayang kepada orang-orang terkasih kalian. Nantikan kami di esok hari, sebab ada sesuatu yang kami siapkan untuk kalian, penasaran? π
β€4
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM