(𝘋𝘐𝘚𝘉𝘈𝘕𝘋) WISMA ROESJAD.
4.53K subscribers
753 photos
79 videos
2 files
110 links
(INDONESIA.) Sabda dipertuan, syariat dipermulia, belenggu dipertakhta. Darah dimaklumatkan nirmala, peri insan diluruhkan @WismaRoesjad: laknat dimasyhurkan selaku anugerah yang tiada tersangkal, @RoesjadBot * @RoesjadSFSBot. 🩸
Download Telegram
Semalam Lilow dan aku ditugaskan buat belanja kebutuhan rumah sama mbak Mada karena mumpung kita berdua lagi di luar juga. Kami beli banyak hal; sayur & buah, daging buat makan besar besok, terus jajan-jajan buat para bungsu! Paling susah nyari rempah-rempah sumpah, kami sampe video call mbak Binar dan Kirana buat ngasih tahu bedanya kencur sama jahe, sementara Lilow telefon mereka berdua dengan jalannya yang lambat itu aku angkat ajalah troli belanjaannya, "Eh, Kamimi turunin trolinya, malu!" 😭 "Kamu jalannya lama, Adek, ah udahlah sana aku mau ambil yupinya Bang Artem sama Nao." habis bilang gitu, aku tinggal deh dia ke sektor snack dan kawan-kawannya, tapi syukurnya gak lama setelah itu dia nyusul aku kemudian kami udah dapet semua keperluan. Kami lalu pulang dan melipir bentar ke toko roti yang lagi viral karena ada menu baru, ya udah sekalian beliin juga buat semuanya, deh, habis itu baru kami meluncur pulang ke rumah.
18🍓5🔥4🏆42🕊2👀2💘2🥰1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Merawat seutas terang yang ditimang bak gemilang benderang, Artem Roesjad, bertunas girang kami panjatkan doa penghalau malang, selamat menerjang rentang usia dengan lengang!

Selamat, Saudara. Perjamuan suka cita telah kami siapkan di atas meja, karena yang sedang bertambah usia patut ditinggikan oleh semesta. Kiranya kita berasal dari rumpun darah yang sama, maka dengan ini kami wujudkan pesta jelang bahagia. Lima buah delima sebagai bingkai nyawa dari para pembawa cela yang kami tata sedemikian rupa di depan mata. Dan kini, kepada engkau yang dinaungi tapak cahaya, kami hamparkan piring-piring harapan yang masih hangat berembun doa. Di atasnya, waktu merunduk dalam bayang, mengantarkan namamu pada secercah kelam yang lambat menjulang, sebab malam tahu: usia yang bertambah bukan terang, melainkan sayap luka yang diam-diam tumbuh dari ruang yang terlarang, biarlah gelap menjadi saksi engkau bangkit perlahan dari tempatmu tenggelam, kembali pulang ke pangkuan yang muram dan berjarang. Kami bangkitkan sebatang nyala pekat, bukan untuk mengiringi malam keramat, melainkan untuk menobatkan setiap luka yang telah kau taklukkan dalam gulung-balat. Jejak langkahmu yang dulu retak kini menjelma iring arwah yang tak lagi tersesat, gumpal getir yang pernah kau telan tanpa suara kini berubah menjadi mantra penangkal lingat, pun jagat ikut merunduk dalam tunduk paling khidmat.
10🏆5🕊4🆒2🍓1🎄1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Thinking about you~ Aku pastiin kalian bukan game, Seroja~ :3 Edisi bergoyang disuruh adek Jane, karna katanya aku gak pernah joget.
210🏆7🕊4🍓3🆒3😍2👀2❤‍🔥1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ᅠᅠㅤㅤᅠᅠㅤ
Today at 7:00 PM, as we celebrated Roesjad's Anton birthday, he invited Solmare's Wonbin to join us for a fancy dinner. The night was filled with plates of delicious food we couldn's get enough of, bought a beautiful bouquet and somewhere in between, Roesjad's Anton managed to capture a beautifully candid moment of Solmare's Wonbin. Under the glow of city lights, we shared stories, laughed over the simplest jokes, and let time slip by unnoticed until suddenly, it was already 9:00 PM. So we headed home with hearts full, carrying so many things left unsaid and an endless list of moments yet to create together. And they whispered each other, "I love you for all the tomorrows waiting for us."
ᅠᅠㅤㅤᅠᅠㅤ
8🕊5💘5❤‍🔥31🥰1🏆1🍓1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dalam rangka menyambut ulang tahun Kahil dan Mas Artem, kemarin kami agendakan acara mencari kado merangkap jalan-jalan. Walaupun dibanding nyari kadonya, kayaknya lebih banyak jalan-jalan dan foto-fotonya deh ... Sebelum pergi nyari kado, kami sempatkan diri untuk mengisi amunisi perut dulu. Cafe langganan kami nih! Myra dan Jane beli es krim, dan Kirana beli es Doger sendirian. Setelah isi amunisi akhirnya jadi juga agenda utama dari acara jalan-jalan ini. Gak kerasa muter-muter ke sana ke mari sampai lupa waktu untuk nyari kadonya. Sebelum pulang, Imma dan Kyra menyempatkan waktu untuk foto-foto lagi. Tanda pamer dan bukti ke para tetua biar gak kena amuk kalau nanti sudah sampai rumah.

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
7🆒7🎄6❤‍🔥4💘2🥰1🕊1🏆1