🔴💽 Silsilah audio
"Waspada Faham Menyimpang"
3⃣ SURURIYAH MEMILIKI JAMA'AH SENDIRI, BERTUJUAN UNTUK MERAIH KEKUASAAN DAN MEMPERBANYAK PENGIKUT DENGAN SEGALA CARA, DAN MENGANGGAP PRINSIP MANHAJ DAN DAKWAH SALAF TIDAK SESUAI DENGAN KEBUTUHAN ZAMAN
💥 Saat ini Dakwah Jama'ah Sururiyah ini semakin nampak berjalan ke arah Prinsip Manhaj dan Dakwah Ikhwanul Muslimun (IM) dengan tokohnya Hasan Al-Banna, seperti merangkul tokoh firqoh sesat dalam dakwah dan siaran televisinya, serta berpartisipasi dalam pesta demokrasi dengan dalih terpaksa. Beberapa turunan Faham Sururiyah ini adalah Halabiyah, Turotsiyah, Ruhailiyah dan Rodjaiyyah.
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Fitnah Sururiyah - Halabiyah Pemecah Belah Ummat ll Masjid Miftah Daris Sa'adah ll Sukabumi ll 21 Rajab 1436 H ll 10 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/ZXFXq0
(1,24 MB) - Durasi [10:52]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
"Waspada Faham Menyimpang"
3⃣ SURURIYAH MEMILIKI JAMA'AH SENDIRI, BERTUJUAN UNTUK MERAIH KEKUASAAN DAN MEMPERBANYAK PENGIKUT DENGAN SEGALA CARA, DAN MENGANGGAP PRINSIP MANHAJ DAN DAKWAH SALAF TIDAK SESUAI DENGAN KEBUTUHAN ZAMAN
💥 Saat ini Dakwah Jama'ah Sururiyah ini semakin nampak berjalan ke arah Prinsip Manhaj dan Dakwah Ikhwanul Muslimun (IM) dengan tokohnya Hasan Al-Banna, seperti merangkul tokoh firqoh sesat dalam dakwah dan siaran televisinya, serta berpartisipasi dalam pesta demokrasi dengan dalih terpaksa. Beberapa turunan Faham Sururiyah ini adalah Halabiyah, Turotsiyah, Ruhailiyah dan Rodjaiyyah.
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Fitnah Sururiyah - Halabiyah Pemecah Belah Ummat ll Masjid Miftah Daris Sa'adah ll Sukabumi ll 21 Rajab 1436 H ll 10 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/ZXFXq0
(1,24 MB) - Durasi [10:52]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
📚💽 Peduli Tarbiyah Anak
🔵🔴 DIDIK ANAK SEJAK
KECIL UNTUK MENJAUHI
IKHTILATH DAN MEMILIH
PERTEMANAN YANG BAIK
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Abi dan Ummi, dirimu yang kami tiru ll Pengaruh keshalihan orang tua di dalam sebuah keluarga ll Masjid Al-Atsari ll Ma'had Nurul Ilmi ll Majalengka ll 11 Rajab 1436 H ll 9 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/DeObCh
(761 KB) - Durasi [06:30]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
🔵🔴 DIDIK ANAK SEJAK
KECIL UNTUK MENJAUHI
IKHTILATH DAN MEMILIH
PERTEMANAN YANG BAIK
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Abi dan Ummi, dirimu yang kami tiru ll Pengaruh keshalihan orang tua di dalam sebuah keluarga ll Masjid Al-Atsari ll Ma'had Nurul Ilmi ll Majalengka ll 11 Rajab 1436 H ll 9 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/DeObCh
(761 KB) - Durasi [06:30]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
📨📬 ❓ BISAKAH KIRIM PAHALA?
~~~~~~~~~~
📩 Pertanyaan dari orang Sudan yang tinggal di Kuwait, ia mengatakan:
“Apa hukumnya membaca Al-Fatihah untuk dihadiahkan kepada mayit, juga menyembelih hewan untuknya, demikian pula memberikan uang untuk keluarga mayit?”
🔅 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah menjawab:
🔏 Mendekatkan diri kepada mayit dengan sembelihan, uang, nadzar, dan ibadah-ibadah lainnya, semacam meminta kesembuhan darinya, pertolongan, atau bantuan, ini merupakan SYIRIK AKBAR (menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala).
📛 Tidak boleh bagi seorang pun untuk melakukannya, karena syirik adalah dosa dan kejahatan terbesar.
🔘 Berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (artinya) :
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (An-Nisa: 116)
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya jannah (surga), dan tempatnya ialah neraka. Tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” (Al-Maidah: 72)
“Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’am: 88)
Dan banyak ayat yang semakna dengannya.
Ⓜ Maka yang wajib dilakukan adalah mengikhlaskan/meniatkan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala satu-satunya, baik itu berupa sembelihan, nadzar, doa, shalat, puasa, atau ibadah-ibadah selainnya.
📛 Di antara syirik juga adalah mendekatkan diri kepada para penghuni kuburan dengan nadzar atau makanan (sesajen), berdasarkan ayat-ayat yang lalu.
🔘 Juga berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (artinya) :
Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya. Dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” (Al-An’am: 162-163)
🌋🔥❌ Adapun MENGHADIAHKAN AL-FATIHAH atau selainnya dari Al-Qur’an kepada mayit, hal itu TIDAK ADA DALILNYA (landasan hukumnya dari Al-Qur’an atau Hadits).
Ⓜ Maka yang wajib dilakukan adalah MENINGGALKAN hal tersebut. Karena tidak pernah dinukilkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau para sahabatnya, sesuatu yang menunjukkan bolehnya hal tersebut.
☀ Yang disyariatkan adalah
✅ mendoakan untuk mayit dan
✅ menshadaqahkan untuk mereka dengan cara berbuat baik kepada para fakir miskin.
➡ Dengan itu, seorang hamba mendekatkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan memohon kepada-Nya agar pahalanya dijadikan untuk ayah atau ibunya, atau orang yang mati atau masih hidup selain keduanya.
(.... berlanjut....)
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~
📩 Pertanyaan dari orang Sudan yang tinggal di Kuwait, ia mengatakan:
“Apa hukumnya membaca Al-Fatihah untuk dihadiahkan kepada mayit, juga menyembelih hewan untuknya, demikian pula memberikan uang untuk keluarga mayit?”
🔅 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah menjawab:
🔏 Mendekatkan diri kepada mayit dengan sembelihan, uang, nadzar, dan ibadah-ibadah lainnya, semacam meminta kesembuhan darinya, pertolongan, atau bantuan, ini merupakan SYIRIK AKBAR (menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala).
📛 Tidak boleh bagi seorang pun untuk melakukannya, karena syirik adalah dosa dan kejahatan terbesar.
🔘 Berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (artinya) :
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (An-Nisa: 116)
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya jannah (surga), dan tempatnya ialah neraka. Tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” (Al-Maidah: 72)
“Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’am: 88)
Dan banyak ayat yang semakna dengannya.
Ⓜ Maka yang wajib dilakukan adalah mengikhlaskan/meniatkan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala satu-satunya, baik itu berupa sembelihan, nadzar, doa, shalat, puasa, atau ibadah-ibadah selainnya.
📛 Di antara syirik juga adalah mendekatkan diri kepada para penghuni kuburan dengan nadzar atau makanan (sesajen), berdasarkan ayat-ayat yang lalu.
🔘 Juga berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (artinya) :
Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya. Dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” (Al-An’am: 162-163)
🌋🔥❌ Adapun MENGHADIAHKAN AL-FATIHAH atau selainnya dari Al-Qur’an kepada mayit, hal itu TIDAK ADA DALILNYA (landasan hukumnya dari Al-Qur’an atau Hadits).
Ⓜ Maka yang wajib dilakukan adalah MENINGGALKAN hal tersebut. Karena tidak pernah dinukilkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau para sahabatnya, sesuatu yang menunjukkan bolehnya hal tersebut.
☀ Yang disyariatkan adalah
✅ mendoakan untuk mayit dan
✅ menshadaqahkan untuk mereka dengan cara berbuat baik kepada para fakir miskin.
➡ Dengan itu, seorang hamba mendekatkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan memohon kepada-Nya agar pahalanya dijadikan untuk ayah atau ibunya, atau orang yang mati atau masih hidup selain keduanya.
(.... berlanjut....)
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
📨📬 ❓ BISAKAH KIRIM PAHALA?
~~~~~~~~~~
(... lanjutan...)
🔘 Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إذا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Bila anak Adam meninggal maka amalnya terputus kecuali dari tiga hal: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.”
🔘 Telah shahih bahwa seseorang berkata:
يَا رَسُوْلَ اللهِ، إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَلَمْ ْتُوْصِ وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ لَتَصَدَّقَتْ، أَفَلَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ: نَعَمْ.
“Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku meninggal dan belum sempat berwasiat, dan aku kira kalau dia sempat bicara ia akan bersedekah, apakah dia dapat pahala jika aku bersedekah atas namanya?” Beliau menjawab: “Ya.” (Muttafaqun ‘alaih)
🌋❌ Demikian pula halnya menghajikan mayit serta mengumrahkannya juga membayarkan utangnya. Semuanya itu bisa memberi manfaat bagi mayit sesuai dengan keterangan yang datang dalam dalil-dalil syariat.
🔑 Adapun jika yang dimaksud penanya dengan pertanyaannya adalah untuk berbuat baik kepada keluarga mayit serta bersedekah dengan uang dan sembelihan, maka itu boleh bila mereka itu orang-orang fakir. Yang utama adalah tetangga dan kerabat membuatkan makanan di rumah mereka masing-masing lalu menghadiahkannya kepada keluarga mayit. Karena telah shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa ketika sampai kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berita kematian Ja’far bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu dalam peperangan Mu’tah, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kerabatnya untuk membuatkan makanan untuk keluarga Ja’far dan beliau mengatakan: “Karena telah datang kepada mereka perkara yang menyibukkan mereka.”
🔥📛 Adapun bila keluarga mayit yang membuat makanan untuk orang-orang (masyarakat) karena kematian (semacam peringatan tujuh hari, red.) maka itu TIDAK BOLEH. Hal itu termasuk amalan jahiliah, baik itu pada hari kematian, hari keempatnya atau kesepuluh atau setelah genap setahun. Semua itu tidak boleh.
⛵ Ini berdasarkan riwayat yang shahih dari sahabat Jarir bin Abdillah Al-Bajali radhiyallahu ‘anhu, salah seorang sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau berkata:
كُنَّا نَعُدُّ الْاِجْتِمَاعَ إِلَى أَهْلِ الْمَيِّتِ وَصَنِيْعَهُ الطَّعَامَ بَعْدَ دَفْنِهِ مِنَ النِّيَاحَةِ
“Kami menganggap bahwa berkumpul-kumpul ke keluarga mayit dan membuat makanan setelah pemakaman adalah termasuk niyahah1(meratapi mayit).”
💡Adapun jika ada tamu mendatangi keluarga mayit pada hari-hari berkabung (saat takziyah) maka tidak mengapa keluarga mayit membuat makanan untuk mereka sebagai suguhan untuk tamu. Sebagaimana tidak mengapa bagi keluarga mayit untuk mengundang siapa yang mereka kehendaki dari tetangga atau kerabat untuk makan bersama mereka dari makanan yang dihadiahkan kepada mereka.
Allah Subhanahu wa Ta’ala lah yang memberi taufiq.
💻 http://manhajul-anbiya.net
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~
(... lanjutan...)
🔘 Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إذا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Bila anak Adam meninggal maka amalnya terputus kecuali dari tiga hal: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.”
🔘 Telah shahih bahwa seseorang berkata:
يَا رَسُوْلَ اللهِ، إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَلَمْ ْتُوْصِ وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ لَتَصَدَّقَتْ، أَفَلَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ: نَعَمْ.
“Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku meninggal dan belum sempat berwasiat, dan aku kira kalau dia sempat bicara ia akan bersedekah, apakah dia dapat pahala jika aku bersedekah atas namanya?” Beliau menjawab: “Ya.” (Muttafaqun ‘alaih)
🌋❌ Demikian pula halnya menghajikan mayit serta mengumrahkannya juga membayarkan utangnya. Semuanya itu bisa memberi manfaat bagi mayit sesuai dengan keterangan yang datang dalam dalil-dalil syariat.
🔑 Adapun jika yang dimaksud penanya dengan pertanyaannya adalah untuk berbuat baik kepada keluarga mayit serta bersedekah dengan uang dan sembelihan, maka itu boleh bila mereka itu orang-orang fakir. Yang utama adalah tetangga dan kerabat membuatkan makanan di rumah mereka masing-masing lalu menghadiahkannya kepada keluarga mayit. Karena telah shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa ketika sampai kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berita kematian Ja’far bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu dalam peperangan Mu’tah, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kerabatnya untuk membuatkan makanan untuk keluarga Ja’far dan beliau mengatakan: “Karena telah datang kepada mereka perkara yang menyibukkan mereka.”
🔥📛 Adapun bila keluarga mayit yang membuat makanan untuk orang-orang (masyarakat) karena kematian (semacam peringatan tujuh hari, red.) maka itu TIDAK BOLEH. Hal itu termasuk amalan jahiliah, baik itu pada hari kematian, hari keempatnya atau kesepuluh atau setelah genap setahun. Semua itu tidak boleh.
⛵ Ini berdasarkan riwayat yang shahih dari sahabat Jarir bin Abdillah Al-Bajali radhiyallahu ‘anhu, salah seorang sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau berkata:
كُنَّا نَعُدُّ الْاِجْتِمَاعَ إِلَى أَهْلِ الْمَيِّتِ وَصَنِيْعَهُ الطَّعَامَ بَعْدَ دَفْنِهِ مِنَ النِّيَاحَةِ
“Kami menganggap bahwa berkumpul-kumpul ke keluarga mayit dan membuat makanan setelah pemakaman adalah termasuk niyahah1(meratapi mayit).”
💡Adapun jika ada tamu mendatangi keluarga mayit pada hari-hari berkabung (saat takziyah) maka tidak mengapa keluarga mayit membuat makanan untuk mereka sebagai suguhan untuk tamu. Sebagaimana tidak mengapa bagi keluarga mayit untuk mengundang siapa yang mereka kehendaki dari tetangga atau kerabat untuk makan bersama mereka dari makanan yang dihadiahkan kepada mereka.
Allah Subhanahu wa Ta’ala lah yang memberi taufiq.
💻 http://manhajul-anbiya.net
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
👍3
🔗🔵 Silsilah "Mutiara Hikmah Salafiyyah"
Dalam 🍯 TARBIYATUL AULAD 🍳
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
2. 🛄⛵ AJARKANLAH ILMU DAN ADAB PADA DIRIMU DAN KELUARGAMU (Isteri dan anak-anakmu)
🔅 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً)
"Wahai orang-orang beriman JAGALAH DIRIMU dan KELUARGAMU (Isteri dan anak-anakmu) dari api neraka." (at-Tahrim : 6)
📦 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu tentang ayat tersebut berkata, "Ajarkanlah kepada dirimu dan keluargamu KEBAIKAN, dan ajarilah mereka ADAB."(diriwayatkan oleh 'Abdurrazzaq, Sa'id bin Manshur, Ibnu Jarir, dan al-Hakim)
🌷 Al-Hasan al-Bashri rahimahullah juga mengatakan, "Ajarilah mereka ADAB dan berilah mereka pengajaran (ilmu)." (lihat Tuhfatul Maulud 328)
🔎📌 'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma, "Perbaikilah adab putramu, sesungguhnya engkau akan dimintai pertanggungjawaban tentangnya, dan dia (putramu) akan dimintai pertanggungjawaban tentang sikap baik/baktinya kepadamu." (diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman)
••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dalam 🍯 TARBIYATUL AULAD 🍳
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
2. 🛄⛵ AJARKANLAH ILMU DAN ADAB PADA DIRIMU DAN KELUARGAMU (Isteri dan anak-anakmu)
🔅 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً)
"Wahai orang-orang beriman JAGALAH DIRIMU dan KELUARGAMU (Isteri dan anak-anakmu) dari api neraka." (at-Tahrim : 6)
📦 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu tentang ayat tersebut berkata, "Ajarkanlah kepada dirimu dan keluargamu KEBAIKAN, dan ajarilah mereka ADAB."(diriwayatkan oleh 'Abdurrazzaq, Sa'id bin Manshur, Ibnu Jarir, dan al-Hakim)
🌷 Al-Hasan al-Bashri rahimahullah juga mengatakan, "Ajarilah mereka ADAB dan berilah mereka pengajaran (ilmu)." (lihat Tuhfatul Maulud 328)
🔎📌 'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma, "Perbaikilah adab putramu, sesungguhnya engkau akan dimintai pertanggungjawaban tentangnya, dan dia (putramu) akan dimintai pertanggungjawaban tentang sikap baik/baktinya kepadamu." (diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman)
••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☑ MANHAJ al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah,
🔆 "Wajib atas 'ulama muslimin untuk menjelaskan hakekat dan menguji setiap jama'ah/kelompok atau jum'iyyah. Wajib untuk menasehati mereka semua agar mau berjalan di atas jalan yang telah digariskan oleh Allah untuk hamba-hamba-Nya dan diserukan oleh Nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka barangsiapa yang melanggar prinsip ini, atau terus mempertahankan penentangannya, baik karena kepentingan individu, atau maksud-maksud lainnya, maka
⚠️ WAJIB untuk diumumkan kejelekannya dan umat ditahdzir dari bahayanya, oleh pihak yang telah mengetahui hakekatnya.
Hal ini agar :
🔳 Umat manusia menjauhi jalan mereka
🔳 orang yang belum mengetahui hakekat mereka tidak tertipu dengan mereka, sehingga tidak disesatkan dan dipalingkan dari jalan lurus yang Allah telah memerintahkan kita untuk mengikuti jalan lurus tersebut.
📚(Majmu' Fatawa V/203)
•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~
🔆 "Wajib atas 'ulama muslimin untuk menjelaskan hakekat dan menguji setiap jama'ah/kelompok atau jum'iyyah. Wajib untuk menasehati mereka semua agar mau berjalan di atas jalan yang telah digariskan oleh Allah untuk hamba-hamba-Nya dan diserukan oleh Nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka barangsiapa yang melanggar prinsip ini, atau terus mempertahankan penentangannya, baik karena kepentingan individu, atau maksud-maksud lainnya, maka
⚠️ WAJIB untuk diumumkan kejelekannya dan umat ditahdzir dari bahayanya, oleh pihak yang telah mengetahui hakekatnya.
Hal ini agar :
🔳 Umat manusia menjauhi jalan mereka
🔳 orang yang belum mengetahui hakekat mereka tidak tertipu dengan mereka, sehingga tidak disesatkan dan dipalingkan dari jalan lurus yang Allah telah memerintahkan kita untuk mengikuti jalan lurus tersebut.
📚(Majmu' Fatawa V/203)
•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~
🚠🗻 PERBANYAKLAH DZIKIR
🔆 Yang Mulia asy-Syaikh Shalih bin Muhammad Al-Luhaidan hafizhahullah berkata:
⏳🔍"Perbanyaklah dzikir kepada Allah Jalla wa 'Ala di perjalananmu.
🏡 Jika engkau memasuki rumahmu, sebutlah nama Allah dengan penuh ketenangan, lalu masuklah.
🍲 Jika disuguhkan makanan di hadapanmu, ucapkanlah basmalah sebelum engkau memulai (memakannya, pen)".
🌷🔑 Faidah dipetik dari muhadharah bertajuk "Al-Hirsh 'ala Thalabil Ilmi" yang beliau sampaikan pada
📆 2 Jumadal Ula 1436 H.
----------------------------------
🅾📥📀 http://ar.miraath.net/sites/default/files/audio/al_hirsu_ala_talab_il_ilm_sh_luhaydan.mp3
(18.54 MB)
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔆 Yang Mulia asy-Syaikh Shalih bin Muhammad Al-Luhaidan hafizhahullah berkata:
⏳🔍"Perbanyaklah dzikir kepada Allah Jalla wa 'Ala di perjalananmu.
🏡 Jika engkau memasuki rumahmu, sebutlah nama Allah dengan penuh ketenangan, lalu masuklah.
🍲 Jika disuguhkan makanan di hadapanmu, ucapkanlah basmalah sebelum engkau memulai (memakannya, pen)".
🌷🔑 Faidah dipetik dari muhadharah bertajuk "Al-Hirsh 'ala Thalabil Ilmi" yang beliau sampaikan pada
📆 2 Jumadal Ula 1436 H.
----------------------------------
🅾📥📀 http://ar.miraath.net/sites/default/files/audio/al_hirsu_ala_talab_il_ilm_sh_luhaydan.mp3
(18.54 MB)
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📚💽 Peduli Tarbiyah Anak
🕌 DIDIK DAN BERI CONTOH KEPADA ANAK SEJAK KECIL UNTUK RAJIN BERDO'A, BERIBADAH DAN BERBUAT KEBAIKAN
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Abi dan Ummi, dirimu yang kami tiru ll Pengaruh keshalihan orang tua di dalam sebuah keluarga ll Masjid Al-Atsari ll Ma'had Nurul Ilmi ll Majalengka ll 11 Rajab 1436 H ll 9 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/AKcivm
(571 KB) - Durasi [04:52]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
🕌 DIDIK DAN BERI CONTOH KEPADA ANAK SEJAK KECIL UNTUK RAJIN BERDO'A, BERIBADAH DAN BERBUAT KEBAIKAN
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Abi dan Ummi, dirimu yang kami tiru ll Pengaruh keshalihan orang tua di dalam sebuah keluarga ll Masjid Al-Atsari ll Ma'had Nurul Ilmi ll Majalengka ll 11 Rajab 1436 H ll 9 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/AKcivm
(571 KB) - Durasi [04:52]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
========== ==========
💽 Audio Rekaman 55 💽
========== ==========
📋Silsilah Durus Manhajul Anbiya📋
💺🔐 Bersama al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullahu...
🔑🏡 Masjid Ma'had As-Salafy Jember ll
📆 19 Rabi'ul Awwal 1437H ll 30 Des 2015M
-------------
☑ Dars Kitab "Ushul al-Iman" karya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
🌅 Ba'da Subuh
✔ Pertemuan 61
- Durasi (16:29) = 2,83 MB
- Link https://goo.gl/LR84wX
=================
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📥📀 Unduh di sini
💽 Audio Rekaman 55 💽
========== ==========
📋Silsilah Durus Manhajul Anbiya📋
💺🔐 Bersama al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullahu...
🔑🏡 Masjid Ma'had As-Salafy Jember ll
📆 19 Rabi'ul Awwal 1437H ll 30 Des 2015M
-------------
☑ Dars Kitab "Ushul al-Iman" karya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
🌅 Ba'da Subuh
✔ Pertemuan 61
- Durasi (16:29) = 2,83 MB
- Link https://goo.gl/LR84wX
=================
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📥📀 Unduh di sini
🌴🍒 BENARKAH "CINTA TANAH AIR BAGIAN DARI IMAN"
...........................
❓ Tanya : "Bagaimana pendapat Anda tentang :
(حب الوطن من الإِيمان)
"Cinta tanah air bagian dari iman"
(النظافة من الإِيمان)،
"Kebersihan bagian dari Iman"
(التدبير نصف المعيشة)
"Manajemen separoh penghidupan"
(الاقتصاد نصف المعيشة)،
"Penghematan separo penghidupan"
Apakah itu merupakan hadits-hadits yang shahih, ataukah hanya kata-kata mutiara saja? "
Jawab :
🎯❌ "Kalimat-kalimat yang Anda sebutkan BUKANLAH hadits-hadits dari Nabi —shallallahu alaihi wa sallam —
👉🏻 Itu hanya sekadar kata-kata yang banyak beredar pada lisan-lisan manusia."
وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.
🏫 al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Ilmiah wa al-Iftaa'
📜 Fatwa 5729
💺 Ketua : 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz
لسؤال الثالث من الفتوى رقم ( 5729 ):
س3: ما قولكم في (حب الوطن من الإِيمان) و (النظافة من الإِيمان)، و (التدبير نصف المعيشة) أو (الاقتصاد نصف المعيشة)، هل هذه أحاديث صحيحة أم حِكَمٌ فقط؟.
ج3: ما ذكرته من الجمل ليست بأحاديث عن النبي صلى الله عليه وسلم، وإنما هي كلمات جرت على ألسنة الناس.وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإِفتاء
الرئيس عبد العزيز بن عبد الله بن باز
Sumber
💻 http://www.alifta.net/fatawa/fatawaDetails.aspx?View=Page&PageID=1337&PageNo=1&BookID=3
........................
🔎 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah :
🌿🎯 "Adapun apa yang disebutkan bahwa "Cinta Tanah Air bagian dari Iman", bahwa itu adalah hadits Rasulullah — shallallahu alaihi wa sallam — maka itu DUSTA.
🍇 Cinta Tanah Air jika karena negeri tersebut merupakan NEGERI ISLAMI, maka negeri tersebut engkau cintai karena itu adalah negeri Islami. Tidak ada beda, baik itu adalah negeri tumpah darahmu, ataupun negeri yang jauh letaknya dari negeri-negeri muslimin.
🔑📚 Semuanya adalah negeri Islam, wajib atas kita untuk melindunginya."
📖 Syarh Riyadhush Shalihin 1/42
قال العلامة ابن عثيمين [ في شرح رياض الصالحين 1/42 ] : وما يذكر من أن
[ حب الوطن من الإيمان ] وأن ذلك حديث عن رسول الله صلي الله عليه وسلم كذب.…حب الوطن إن كان لأنه وطن إسلامي فهذا تحبه لأنه إسلامي , ولا فرق بين وطنك الذي هو مسقط رأسك ، أو الوطن البعيد من بلاد المسلمين ؛ كلها وطن الإسلام يجب أن نحميه . اهـ
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
...........................
❓ Tanya : "Bagaimana pendapat Anda tentang :
(حب الوطن من الإِيمان)
"Cinta tanah air bagian dari iman"
(النظافة من الإِيمان)،
"Kebersihan bagian dari Iman"
(التدبير نصف المعيشة)
"Manajemen separoh penghidupan"
(الاقتصاد نصف المعيشة)،
"Penghematan separo penghidupan"
Apakah itu merupakan hadits-hadits yang shahih, ataukah hanya kata-kata mutiara saja? "
Jawab :
🎯❌ "Kalimat-kalimat yang Anda sebutkan BUKANLAH hadits-hadits dari Nabi —shallallahu alaihi wa sallam —
👉🏻 Itu hanya sekadar kata-kata yang banyak beredar pada lisan-lisan manusia."
وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.
🏫 al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Ilmiah wa al-Iftaa'
📜 Fatwa 5729
💺 Ketua : 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz
لسؤال الثالث من الفتوى رقم ( 5729 ):
س3: ما قولكم في (حب الوطن من الإِيمان) و (النظافة من الإِيمان)، و (التدبير نصف المعيشة) أو (الاقتصاد نصف المعيشة)، هل هذه أحاديث صحيحة أم حِكَمٌ فقط؟.
ج3: ما ذكرته من الجمل ليست بأحاديث عن النبي صلى الله عليه وسلم، وإنما هي كلمات جرت على ألسنة الناس.وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإِفتاء
الرئيس عبد العزيز بن عبد الله بن باز
Sumber
💻 http://www.alifta.net/fatawa/fatawaDetails.aspx?View=Page&PageID=1337&PageNo=1&BookID=3
........................
🔎 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah :
🌿🎯 "Adapun apa yang disebutkan bahwa "Cinta Tanah Air bagian dari Iman", bahwa itu adalah hadits Rasulullah — shallallahu alaihi wa sallam — maka itu DUSTA.
🍇 Cinta Tanah Air jika karena negeri tersebut merupakan NEGERI ISLAMI, maka negeri tersebut engkau cintai karena itu adalah negeri Islami. Tidak ada beda, baik itu adalah negeri tumpah darahmu, ataupun negeri yang jauh letaknya dari negeri-negeri muslimin.
🔑📚 Semuanya adalah negeri Islam, wajib atas kita untuk melindunginya."
📖 Syarh Riyadhush Shalihin 1/42
قال العلامة ابن عثيمين [ في شرح رياض الصالحين 1/42 ] : وما يذكر من أن
[ حب الوطن من الإيمان ] وأن ذلك حديث عن رسول الله صلي الله عليه وسلم كذب.…حب الوطن إن كان لأنه وطن إسلامي فهذا تحبه لأنه إسلامي , ولا فرق بين وطنك الذي هو مسقط رأسك ، أو الوطن البعيد من بلاد المسلمين ؛ كلها وطن الإسلام يجب أن نحميه . اهـ
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
💡💽 Makna Syahadatain
🕋🕌2 (DUA) KALIMAT SYAHADAT (SYAHADATAIN) MERUPAKAN PONDASI AQIDAH DAN IBADAH SEORANG MUSLIM KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman Lombok hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Kitab Nawaqidhul Islam ll Pembatal-pembatal KeIslaman ll Masjid Ulul Albab ll Situbondo ll 1436 H ll 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/eKN7F6
(536 KB) - Durasi [04:34]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📥💽 Unduh di sini
🕋🕌2 (DUA) KALIMAT SYAHADAT (SYAHADATAIN) MERUPAKAN PONDASI AQIDAH DAN IBADAH SEORANG MUSLIM KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman Lombok hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Kitab Nawaqidhul Islam ll Pembatal-pembatal KeIslaman ll Masjid Ulul Albab ll Situbondo ll 1436 H ll 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/eKN7F6
(536 KB) - Durasi [04:34]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📥💽 Unduh di sini
Dropbox
Ust Abdurrahman Lombok - Memahami dan mengamalkan Syahadatain merupakan pondasi aqidah dan ibadah seorang muslim.mp3
Shared with Dropbox
🔊 صوتيات ميراث الأنبياء
💺 خطبة جمعة:
🍬🍶 تربية البنات
🔑 ألقاها الشيخ د. خالد الظفيري
📅 ١١ جمادى الآخرة ١٤٣٦ ھ
📥💿 http://ar.miraath.net/audio/download/8096/khalid_adh_dhafeery_1435-06-11.mp3
📲 3.55 MB
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💺 خطبة جمعة:
🍬🍶 تربية البنات
🔑 ألقاها الشيخ د. خالد الظفيري
📅 ١١ جمادى الآخرة ١٤٣٦ ھ
📥💿 http://ar.miraath.net/audio/download/8096/khalid_adh_dhafeery_1435-06-11.mp3
📲 3.55 MB
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔗🔵 Silsilah "Mutiara Hikmah Salafiyyah"
Dalam 🍯 TARBIYATUL AULAD 🍳
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
3. 🌅🔑🍶 PARA NABI DAN ORANG-ORANG SHALIH BERDO'A MEMOHON DIBERI KETURUNAN YANG SHALIH
🌏 Nabi Zakariyya 'alahis salam berdo'a :
( هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ (38) ) [آل عمران: 38]
"Di sanalah Zakariya berdoa memohon kepada Rabbnya seraya berkata: "Ya Rabbi, berilah aku dari sisi Engkau SEORANG ANAK YANG BAIK. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa". (Ali 'Imran : 38)
🅾 Al-Imam as-Sa'di mengatakan, "yaitu yang BERSIH AKHLAQNYA, baik ADABNYA, sehingga dengan keberadaan anak tersebut sempurnalah kenikmatan dunyawiyah dan diniyah." (lihat Tafsir as-Sa'di)
🌙 Orang-orang shalih, dari kalangan 'Ibadurrahman, berdoa kepada Allah :
( وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا (74) ) [الفرقان: 74]
"('Ibadurrahman) adalah orang-orang yang berdo'a : "Ya Rabb Kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk pandangan, dan jadikanlah kami sebagai imam (pimpinan) bagi orang-orang yang bertaqwa. (al-Furqan : 74)
☀️ Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata, "yang mereka harapkan adalah isteri-isteri dan anak-anak yang melaksanakan ketaatan, dengan itu sejuklah pandangan mereka di dunia dan di akhirat."
🏡 'Ikrimah rahimahullah mengatakan, "Mereka tidak mengharapkan anak yang cantik atau pun tampan (secara fisik), namun mereka menginginkan ANAK-ANAK YANG TAAT."
🔅 Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan : "Orang-orang memohon kepada Allah agar mengeluarkan dari keturunannya, anak yang MENTAATI-Nya dan BERIBADAH KEPADA-Nya satu-satu tidak ada sekutu bagi-Nya."
📚 (lihat Tafsir Ibni Katsir pada ayat tersebut)
••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dalam 🍯 TARBIYATUL AULAD 🍳
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
3. 🌅🔑🍶 PARA NABI DAN ORANG-ORANG SHALIH BERDO'A MEMOHON DIBERI KETURUNAN YANG SHALIH
🌏 Nabi Zakariyya 'alahis salam berdo'a :
( هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ (38) ) [آل عمران: 38]
"Di sanalah Zakariya berdoa memohon kepada Rabbnya seraya berkata: "Ya Rabbi, berilah aku dari sisi Engkau SEORANG ANAK YANG BAIK. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa". (Ali 'Imran : 38)
🅾 Al-Imam as-Sa'di mengatakan, "yaitu yang BERSIH AKHLAQNYA, baik ADABNYA, sehingga dengan keberadaan anak tersebut sempurnalah kenikmatan dunyawiyah dan diniyah." (lihat Tafsir as-Sa'di)
🌙 Orang-orang shalih, dari kalangan 'Ibadurrahman, berdoa kepada Allah :
( وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا (74) ) [الفرقان: 74]
"('Ibadurrahman) adalah orang-orang yang berdo'a : "Ya Rabb Kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk pandangan, dan jadikanlah kami sebagai imam (pimpinan) bagi orang-orang yang bertaqwa. (al-Furqan : 74)
☀️ Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata, "yang mereka harapkan adalah isteri-isteri dan anak-anak yang melaksanakan ketaatan, dengan itu sejuklah pandangan mereka di dunia dan di akhirat."
🏡 'Ikrimah rahimahullah mengatakan, "Mereka tidak mengharapkan anak yang cantik atau pun tampan (secara fisik), namun mereka menginginkan ANAK-ANAK YANG TAAT."
🔅 Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan : "Orang-orang memohon kepada Allah agar mengeluarkan dari keturunannya, anak yang MENTAATI-Nya dan BERIBADAH KEPADA-Nya satu-satu tidak ada sekutu bagi-Nya."
📚 (lihat Tafsir Ibni Katsir pada ayat tersebut)
••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1