📛 LARANGAN TURUT SERTA BERSAMA ORANG-ORANG KAFIR DALAM HARI RAYA MEREKA
-------------------------
👉🎄🎆🎊 ❌⛔ Jangan ikut acara Natal dan Tahun Baru !!!
---------------------------
☀️ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"TIDAK BOLEH bagi muslimin untuk menghadiri perayaan-perayaan kaum musyrikin, berdasarkan kesepakatan para 'ulama yang mereka itu benar-benar ahli ilmu. Hal ini telah dinyatakan secara tegas oleh para fuqaha dari kalangan para pengikut madzhab yang empat dalam kitab-kitab mereka. …
Al-Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari 'Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu bahwa beliau berkata,
"Janganlah kalian masuk kepada kaum musyrikin di tempat-tempat ibadah mereka pada hari 'id (perayaan) mereka, karena kemurkaan (Allah) saat itu sedang turun kepada mereka."
'Umar juga berkata, "Jauhilah para musuh Allah ketika perayaan perayaan mereka."
Al-Baihaqi juga meriwayatkan dengan sanad jayiid, dari 'Abdullah bin 'Amr bahwa beliau berkata, "Barangsiapa yang melewati negeri orang-orang ajam, kemudian ikut nairuz (perayaan tahun baru Persia) dan pesta besar, serta menyerupai mereka (orang-orang kafir) hingga ia mati dalam kondisi seperti itu, maka pada Hari Kiamat dia AKAN DIKUMPULKAN bersama mereka."
📗Sumber: Ahkam ahli adz-Dzimmah I/723~724
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-------------------------
👉🎄🎆🎊 ❌⛔ Jangan ikut acara Natal dan Tahun Baru !!!
---------------------------
☀️ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"TIDAK BOLEH bagi muslimin untuk menghadiri perayaan-perayaan kaum musyrikin, berdasarkan kesepakatan para 'ulama yang mereka itu benar-benar ahli ilmu. Hal ini telah dinyatakan secara tegas oleh para fuqaha dari kalangan para pengikut madzhab yang empat dalam kitab-kitab mereka. …
Al-Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari 'Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu bahwa beliau berkata,
"Janganlah kalian masuk kepada kaum musyrikin di tempat-tempat ibadah mereka pada hari 'id (perayaan) mereka, karena kemurkaan (Allah) saat itu sedang turun kepada mereka."
'Umar juga berkata, "Jauhilah para musuh Allah ketika perayaan perayaan mereka."
Al-Baihaqi juga meriwayatkan dengan sanad jayiid, dari 'Abdullah bin 'Amr bahwa beliau berkata, "Barangsiapa yang melewati negeri orang-orang ajam, kemudian ikut nairuz (perayaan tahun baru Persia) dan pesta besar, serta menyerupai mereka (orang-orang kafir) hingga ia mati dalam kondisi seperti itu, maka pada Hari Kiamat dia AKAN DIKUMPULKAN bersama mereka."
📗Sumber: Ahkam ahli adz-Dzimmah I/723~724
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📜🚀 WASIAT KEPADA PARA TENTARA TAUHID dan SUNNAH DI FRON TEMPUR
🌷 Asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
--------------------------------------
🔘 Aku Wasiatkan kepada kalian wahai para Tentara yang bersiaga di fron pertempuran, untuk :
1⃣ Senantiasa bertaqwa kepada Allah dan ikhlash karena Allah dalam semua amal kalian. Hendaknya kalian senantiasa menjaga pelaksanaan Shalat Lima Waktu secara berjama'ah, dan memperbanyak Dzikrullah.
2⃣ Senantiasa istiqomah dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, bersemangat dalam menjaga kesatuan barisan dan tidak berselisih. Hendaknya bersabar dan terus berupaya sabar dengan jiwa yang tenang. Senantiasa berbaik sangka kepada Allah serta waspada dari berbuat maksiat kepada-Nya.
3⃣ Di antara ayat yang paling mencakup tentang makna yang kami sebutkan di atas, firman Allah 'Azza wa Jalla di surat al-Anfal :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman. apabila kalian memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kalian dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya (memperbanyak dzikir dan do'ah) agar kalian beruntung." (al-Anfal : 45)
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِين
"dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kalian berbantah-bantahan, yang menyebabkan kalian menjadi gentar dan hilang kekuatan kalian. Bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (al-Anfal : 46)
🅾 Semoga Allah luruskan langkah-langkah kalian dan semoga Allah teguhkan kalian di atas agama kalian, serta semoga Allah menangkan al-Haq dengan sebab kalian dan pasukan yang bersama kalian, dan semoga Allah hinakan kebatilan dan para pendukungnya dengan sebab kalian.
Sesungguhnya Allah pemilik pertolongan itu dan mampu atasnya.
📚 (diambil dari Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ah 18/93-94)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌷 Asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
--------------------------------------
🔘 Aku Wasiatkan kepada kalian wahai para Tentara yang bersiaga di fron pertempuran, untuk :
1⃣ Senantiasa bertaqwa kepada Allah dan ikhlash karena Allah dalam semua amal kalian. Hendaknya kalian senantiasa menjaga pelaksanaan Shalat Lima Waktu secara berjama'ah, dan memperbanyak Dzikrullah.
2⃣ Senantiasa istiqomah dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, bersemangat dalam menjaga kesatuan barisan dan tidak berselisih. Hendaknya bersabar dan terus berupaya sabar dengan jiwa yang tenang. Senantiasa berbaik sangka kepada Allah serta waspada dari berbuat maksiat kepada-Nya.
3⃣ Di antara ayat yang paling mencakup tentang makna yang kami sebutkan di atas, firman Allah 'Azza wa Jalla di surat al-Anfal :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman. apabila kalian memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kalian dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya (memperbanyak dzikir dan do'ah) agar kalian beruntung." (al-Anfal : 45)
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِين
"dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kalian berbantah-bantahan, yang menyebabkan kalian menjadi gentar dan hilang kekuatan kalian. Bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (al-Anfal : 46)
🅾 Semoga Allah luruskan langkah-langkah kalian dan semoga Allah teguhkan kalian di atas agama kalian, serta semoga Allah menangkan al-Haq dengan sebab kalian dan pasukan yang bersama kalian, dan semoga Allah hinakan kebatilan dan para pendukungnya dengan sebab kalian.
Sesungguhnya Allah pemilik pertolongan itu dan mampu atasnya.
📚 (diambil dari Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ah 18/93-94)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📇🔥 KEPADA PARA PEMBELA MAULID, RENUNGKANLAH INI....
....................................
🌷 asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmi rahimahullah, berkata :
🎯 Perayaan Maulid adalah bid'ah, yang dibuat oleh Bani Ubaidiyyun yang kala itu berkuasa di Maroko lalu meluas kerajaannya ke Mesir, pada abad kelima hijriyah.
🔥 Perayaan Maulid TIDAK PERNAH dilakukan oleh para Khulafaur Rasyidin yang empat, tidak pula dilakukan oleh para shahabat lainnya, bahkan tidak pula dilakukan oleh seorang pun dari kalangan umat yang hidup pada tiga abad yang utama.
❓🌴 Apakah mereka tahu keutamaan Maulid namun meninggalkannya? Ataukah memang mereka tidak tahu?
👉🏻 Jika Anda mengatakan, "mereka tahu keutamaan Maulid namun meninggalkannya", maka Anda telah BERDUSTA terhadap mereka.
👉🏻 Jika Anda mengatakan, "memang mereka tidak tahu" sementara Anda mengetahui keutamaannya, maka sebenarnya Anda lebih pantas untuk tidak tahu dibandingkan mereka.
📖 al-Maurid al-Adzbu az-Zullal, hal 171
🌿🔺الاحتفال بالمولد بدعة أحدثها العبيديون الذين ملكوا المغرب ثم امتد ملكهم إلی مصر في القرن الخامس الهجري ، ولم يفعله أحد من الخلفاء الأربعة ولا سائر الصحابة ولا علمه أحد من أهل القرون المفضلة.
🔸🌿 فهل علموا فضله وتركوه ؟ أم جهلوه ؟.
🔹🔺فإن قلتم : علموا فضله وتركوه فقد كذبتم عليهم ، وإن قلتم جهلوه وعلمتموه أنتم فأنتم أحق بالجهل منهم .
👈🏻 🔹🔸المورد العذب الزلال فيما انتقد على بعض المناهج الدعوية من العقائد والأعمال للعلامة أحمد بن يحيى النجمي - رحمه الله - صفحة١٧١.🌿🔺🔸
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
....................................
🌷 asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmi rahimahullah, berkata :
🎯 Perayaan Maulid adalah bid'ah, yang dibuat oleh Bani Ubaidiyyun yang kala itu berkuasa di Maroko lalu meluas kerajaannya ke Mesir, pada abad kelima hijriyah.
🔥 Perayaan Maulid TIDAK PERNAH dilakukan oleh para Khulafaur Rasyidin yang empat, tidak pula dilakukan oleh para shahabat lainnya, bahkan tidak pula dilakukan oleh seorang pun dari kalangan umat yang hidup pada tiga abad yang utama.
❓🌴 Apakah mereka tahu keutamaan Maulid namun meninggalkannya? Ataukah memang mereka tidak tahu?
👉🏻 Jika Anda mengatakan, "mereka tahu keutamaan Maulid namun meninggalkannya", maka Anda telah BERDUSTA terhadap mereka.
👉🏻 Jika Anda mengatakan, "memang mereka tidak tahu" sementara Anda mengetahui keutamaannya, maka sebenarnya Anda lebih pantas untuk tidak tahu dibandingkan mereka.
📖 al-Maurid al-Adzbu az-Zullal, hal 171
🌿🔺الاحتفال بالمولد بدعة أحدثها العبيديون الذين ملكوا المغرب ثم امتد ملكهم إلی مصر في القرن الخامس الهجري ، ولم يفعله أحد من الخلفاء الأربعة ولا سائر الصحابة ولا علمه أحد من أهل القرون المفضلة.
🔸🌿 فهل علموا فضله وتركوه ؟ أم جهلوه ؟.
🔹🔺فإن قلتم : علموا فضله وتركوه فقد كذبتم عليهم ، وإن قلتم جهلوه وعلمتموه أنتم فأنتم أحق بالجهل منهم .
👈🏻 🔹🔸المورد العذب الزلال فيما انتقد على بعض المناهج الدعوية من العقائد والأعمال للعلامة أحمد بن يحيى النجمي - رحمه الله - صفحة١٧١.🌿🔺🔸
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🎄🎆📛 حرمة موالاة اليهود والنصارى وتهنئتهم بأعيادهم
🔑 الشيخ الدكتور خالد بن ضحوي الظفيري حفظه الله تعالى
📅 ٢٤ صفر ١٤٣٥ ھ
📥💿 http://ar.miraath.net/audio/download/7364/khalid_adh_dhafeery_1435-02-24.mp3
📲 3.74 MB
••••••••••••••••••
🌠📝📡Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
🔑 الشيخ الدكتور خالد بن ضحوي الظفيري حفظه الله تعالى
📅 ٢٤ صفر ١٤٣٥ ھ
📥💿 http://ar.miraath.net/audio/download/7364/khalid_adh_dhafeery_1435-02-24.mp3
📲 3.74 MB
••••••••••••••••••
🌠📝📡Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
📇🌴 PESAN KEPADA PARA AHLUL ILMI
al-Imam Ibn Baz rahimahullah berkata,
🎯🌷 "Wajib atas ahlul ilmi agar BERSEMANGAT. Jangan sampai ahlul batil lebih bersemangat dari pada mereka."
📙 Majmu Fatawa 6/67
•••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
al-Imam Ibn Baz rahimahullah berkata,
🎯🌷 "Wajib atas ahlul ilmi agar BERSEMANGAT. Jangan sampai ahlul batil lebih bersemangat dari pada mereka."
📙 Majmu Fatawa 6/67
•••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
💎 خطبة مكتوبة بعنوان:
"شيء من الأحكام الفقهية الخاصة بتهنئة الكفار بأعيادهم".
📝 كتبها:
عبد القادر بن محمد بن عبد الرحمن الجنيد.
📌 الرابط:
http://www.alakhdr.com/archives/692
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
"شيء من الأحكام الفقهية الخاصة بتهنئة الكفار بأعيادهم".
📝 كتبها:
عبد القادر بن محمد بن عبد الرحمن الجنيد.
📌 الرابط:
http://www.alakhdr.com/archives/692
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
Forwarded from قناة د خالد ضحوي الظفيري
صور من محبة الصحابة للرسول.doc
52 KB
🌳🌿📚 SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP HARI RAYA ORANG-ORANG KAFIR
🔥👊🎄 Natal❌
🔥👊🎆 Tahun Baru ❌ dll
-------------------------------
Menanggapi upaya-upaya yang keras dari orang-orang kafir dalam meredam dan menggugurkan prinsip Al-Bara’, melalui hari raya mereka, maka sangatlah mendesak untuk setiap muslim mengetahui dan memahami perkara-perkara berikut ini:
1⃣ Tidak Menghadiri Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata: “Berbaurnya kaum muslimin dengan non-muslim (kafir, pen) dalam acara hari raya mereka adalah HARAM. Sebab, dalam perbuatan tersebut mengandung unsur tolong menolong dalam hal perbuatan dosa dan permusuhan. Padahal Allah berfirman (artinya): “Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian tolong menolong didalam dosa dan pelanggaran.” (Al Maidah:2)…..Oleh karena itu para ulama mengatakan bahwa kaum muslimin tidak boleh ikut bersama orang-orang kafir dalam acara hari raya mereka karena hal itu menunjukan persetujuan dan keridhaan terhadap agama mereka yang batil.” (Disarikan dari majalah Asy Syariah no.10 hal.8-9)
Berkaitan dengan poin yang pertama ini, tidak sedikit dari para ulama ketika membawakan firman Allah yang menceritakan tentang sifat-sifat Ibadurrahman (artinya): “(Yaitu) orang-orang yang tidak menghadiri kedustaan.” (Al Furqan:73), mereka menafsirkan “kedustaan” tersebut dengan hari-hari raya kaum musyrikin (lihat Tafsir Ibnu Jarir)
Lebih parah lagi apabila seorang muslim bersedia menghadiri acara tersebut di gereja atau tempat-tempat ibadah mereka. 'Umar bin al-Khaththab mengecam perbuatan ini dengan mengatakan :
“Dan janganlah kalian menemui orang-orang musyrikin di gereja-gereja atau tempat-tempat ibadah mereka, karena kemurkaan Allah akan menimpa mereka.” (HR Al-Baihaqi 18861, dengan sanad shahih)
2⃣ Tidak Memberikan Ucapan Selamat Hari Raya
Di dalam salah satu fatwanya, beliau (Asy Syaikh Ibnu Utsaimin) mengatakan bahwa memberikan ucapan selamat hari raya Natal kepada kaum Nashrani dan selainnya dari hari-hari raya orang kafir adalah HARAM.
👉 Keharaman tersebut disebabkan adanya unsur keridhaan dan persetujuan terhadap syiar kekufuran mereka, walaupun pada dasarnya tidak ada keridhaan terhadap kekufuran itu sendiri. Beliau pun membawakan ayat yaitu (artinya): “Bila kalian kufur maka sesungguhnya Allah tidak butuh kepada kalian. Dia tidak ridha adanya kekufuran pada hamba-hamba-Nya. (Namun) bila kalian bersyukur maka Dia ridha kepada kalian.” (Az Zumar:7). Juga firman-Nya (yang artinya): “Pada hari ini, Aku telah sempurnakan agama ini kepada kalian, Aku cukupkan nikmat-Ku kepada kalian dan Aku ridhai Islam menjadi agama kalian.” (Al Maidah:3)
Beliau juga menambahkan bahwa bila mereka sendiri yang mengucapkan selamat hari raya tersebut kepada kita maka kita tidak boleh membalasnya karena memang bukan hari raya kita. Demikian pula, hal tersebut disebabkan hari raya mereka ini bukanlah hari raya yang diridhai Allah karena memang sebuah bentuk bid’ah dalam agama asli mereka. Atau kalau memang disyariatkan, maka hal itu telah dihapus dengan datangnya agama Islam.” (Majmu’uts Tsamin juz 3 dan Al-Muntaqa min Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al Fauzan 1/255)
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa orang yang mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir pada hari raya mereka, kalaupun dia ini selamat dari kekufuran maka dia pasti terjatuh kepada keharaman. Keadaan dia ini seperti halnya mengucapkan selamat atas sujud mereka kepada salib. (Ahkamu Ahlidz Dzimmah)
(.... berlanjut...)
••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔥👊🎄 Natal❌
🔥👊🎆 Tahun Baru ❌ dll
-------------------------------
Menanggapi upaya-upaya yang keras dari orang-orang kafir dalam meredam dan menggugurkan prinsip Al-Bara’, melalui hari raya mereka, maka sangatlah mendesak untuk setiap muslim mengetahui dan memahami perkara-perkara berikut ini:
1⃣ Tidak Menghadiri Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata: “Berbaurnya kaum muslimin dengan non-muslim (kafir, pen) dalam acara hari raya mereka adalah HARAM. Sebab, dalam perbuatan tersebut mengandung unsur tolong menolong dalam hal perbuatan dosa dan permusuhan. Padahal Allah berfirman (artinya): “Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian tolong menolong didalam dosa dan pelanggaran.” (Al Maidah:2)…..Oleh karena itu para ulama mengatakan bahwa kaum muslimin tidak boleh ikut bersama orang-orang kafir dalam acara hari raya mereka karena hal itu menunjukan persetujuan dan keridhaan terhadap agama mereka yang batil.” (Disarikan dari majalah Asy Syariah no.10 hal.8-9)
Berkaitan dengan poin yang pertama ini, tidak sedikit dari para ulama ketika membawakan firman Allah yang menceritakan tentang sifat-sifat Ibadurrahman (artinya): “(Yaitu) orang-orang yang tidak menghadiri kedustaan.” (Al Furqan:73), mereka menafsirkan “kedustaan” tersebut dengan hari-hari raya kaum musyrikin (lihat Tafsir Ibnu Jarir)
Lebih parah lagi apabila seorang muslim bersedia menghadiri acara tersebut di gereja atau tempat-tempat ibadah mereka. 'Umar bin al-Khaththab mengecam perbuatan ini dengan mengatakan :
“Dan janganlah kalian menemui orang-orang musyrikin di gereja-gereja atau tempat-tempat ibadah mereka, karena kemurkaan Allah akan menimpa mereka.” (HR Al-Baihaqi 18861, dengan sanad shahih)
2⃣ Tidak Memberikan Ucapan Selamat Hari Raya
Di dalam salah satu fatwanya, beliau (Asy Syaikh Ibnu Utsaimin) mengatakan bahwa memberikan ucapan selamat hari raya Natal kepada kaum Nashrani dan selainnya dari hari-hari raya orang kafir adalah HARAM.
👉 Keharaman tersebut disebabkan adanya unsur keridhaan dan persetujuan terhadap syiar kekufuran mereka, walaupun pada dasarnya tidak ada keridhaan terhadap kekufuran itu sendiri. Beliau pun membawakan ayat yaitu (artinya): “Bila kalian kufur maka sesungguhnya Allah tidak butuh kepada kalian. Dia tidak ridha adanya kekufuran pada hamba-hamba-Nya. (Namun) bila kalian bersyukur maka Dia ridha kepada kalian.” (Az Zumar:7). Juga firman-Nya (yang artinya): “Pada hari ini, Aku telah sempurnakan agama ini kepada kalian, Aku cukupkan nikmat-Ku kepada kalian dan Aku ridhai Islam menjadi agama kalian.” (Al Maidah:3)
Beliau juga menambahkan bahwa bila mereka sendiri yang mengucapkan selamat hari raya tersebut kepada kita maka kita tidak boleh membalasnya karena memang bukan hari raya kita. Demikian pula, hal tersebut disebabkan hari raya mereka ini bukanlah hari raya yang diridhai Allah karena memang sebuah bentuk bid’ah dalam agama asli mereka. Atau kalau memang disyariatkan, maka hal itu telah dihapus dengan datangnya agama Islam.” (Majmu’uts Tsamin juz 3 dan Al-Muntaqa min Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al Fauzan 1/255)
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa orang yang mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir pada hari raya mereka, kalaupun dia ini selamat dari kekufuran maka dia pasti terjatuh kepada keharaman. Keadaan dia ini seperti halnya mengucapkan selamat atas sujud mereka kepada salib. (Ahkamu Ahlidz Dzimmah)
(.... berlanjut...)
••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍4
🌳🌿📚 SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP HARI RAYA ORANG-ORANG KAFIR
🔥👊🎄 Natal❌
🔥👊🎆 Tahun Baru ❌
dll
-------------------------------
(... lanjutan...)
3⃣ 🎁❌ Tidak Tukar Menukar Hadiah Pada Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan: “Telah sampai kepada kami (berita) tentang sebagian orang yang tidak mengerti dan lemah agamanya, bahwa mereka saling menukar hadiah pada hari raya Nashrani. Ini adalah haram dan tidak boleh dilakukan. Sebab, dalam (perbuatan) tersebut mengandung unsur keridhaan kepada kekufuran dan agama mereka. Kita mengadukan (hal ini) kepada Allah.” (At-Ta’liq ‘Ala Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal. 277)
4⃣ 🍫🍞🚫 Tidak Menjual Sesuatu Untuk Keperluan Hari Raya Mereka
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menegaskan bahwa seorang muslim yang menjual barang dagangannya untuk membantu kebutuhan hari raya orang-orang kafir baik berupa makanan, pakaian atau selainnya maka ini merupakan bentuk pertolongan untuk mensukseskan acara tersebut. (Perbuatan) ini dilarang atas dasar suatu kaidah yaitu: Tidak boleh menjual air anggur atau air buah kepada orang-orang kafir untuk dijadikan minuman keras (khamr). Demikian halnya, tidak boleh menjual senjata kepada mereka untuk memerangi seorang muslim. (Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal.325)
5⃣ Tidak Melakukan Aktivitas-Aktivitas Tertentu Yang Menyerupai Orang-Orang Kafir Pada Hari Raya Mereka
Dalam fatwanya, Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan: “Dan demikian pula diharamkan bagi kaum muslimin untuk meniru orang-orang kafir pada hari raya tersebut dengan mengadakan perayaan-perayaan khusus, tukar menukar hadiah, pembagian permen (secara gratis), membuat makanan khusus, libur kerja dan semacamnya. Hal ini berdasarkan ucapan Nabi :
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut.” (H.R Abu Daud dengan sanad hasan). (Majmu’uts Tsamin juz 3)
sumber :
📥 manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔥👊🎄 Natal❌
🔥👊🎆 Tahun Baru ❌
dll
-------------------------------
(... lanjutan...)
3⃣ 🎁❌ Tidak Tukar Menukar Hadiah Pada Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan: “Telah sampai kepada kami (berita) tentang sebagian orang yang tidak mengerti dan lemah agamanya, bahwa mereka saling menukar hadiah pada hari raya Nashrani. Ini adalah haram dan tidak boleh dilakukan. Sebab, dalam (perbuatan) tersebut mengandung unsur keridhaan kepada kekufuran dan agama mereka. Kita mengadukan (hal ini) kepada Allah.” (At-Ta’liq ‘Ala Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal. 277)
4⃣ 🍫🍞🚫 Tidak Menjual Sesuatu Untuk Keperluan Hari Raya Mereka
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menegaskan bahwa seorang muslim yang menjual barang dagangannya untuk membantu kebutuhan hari raya orang-orang kafir baik berupa makanan, pakaian atau selainnya maka ini merupakan bentuk pertolongan untuk mensukseskan acara tersebut. (Perbuatan) ini dilarang atas dasar suatu kaidah yaitu: Tidak boleh menjual air anggur atau air buah kepada orang-orang kafir untuk dijadikan minuman keras (khamr). Demikian halnya, tidak boleh menjual senjata kepada mereka untuk memerangi seorang muslim. (Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal.325)
5⃣ Tidak Melakukan Aktivitas-Aktivitas Tertentu Yang Menyerupai Orang-Orang Kafir Pada Hari Raya Mereka
Dalam fatwanya, Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan: “Dan demikian pula diharamkan bagi kaum muslimin untuk meniru orang-orang kafir pada hari raya tersebut dengan mengadakan perayaan-perayaan khusus, tukar menukar hadiah, pembagian permen (secara gratis), membuat makanan khusus, libur kerja dan semacamnya. Hal ini berdasarkan ucapan Nabi :
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut.” (H.R Abu Daud dengan sanad hasan). (Majmu’uts Tsamin juz 3)
sumber :
📥 manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
💡💽 Metode Memahami Islam
💎🌎 UPAYA TEGAKNYA SYARI'AT ISLAM DINEGARA KITA DAN SELURUH DUNIA, HARUS DIMULAI DARI DIRI KITA DAN KELUARGA KITA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mewaspadai Bahaya Islam Nusantara ll Ma'had Pulo ll Tanpeh-Lumajang ll 24 Dzulhijjah 1436 H ll 8 Oktober 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/I6wN2u
(2,1 MB) - Durasi [09:09]
**********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
💎🌎 UPAYA TEGAKNYA SYARI'AT ISLAM DINEGARA KITA DAN SELURUH DUNIA, HARUS DIMULAI DARI DIRI KITA DAN KELUARGA KITA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mewaspadai Bahaya Islam Nusantara ll Ma'had Pulo ll Tanpeh-Lumajang ll 24 Dzulhijjah 1436 H ll 8 Oktober 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/I6wN2u
(2,1 MB) - Durasi [09:09]
**********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Ust Muhammad - Tegakkan syari'at Islam dalam ibadah wajib dan sunnah.mp3
Shared with Dropbox
👍1
Berikut ini 50 "KRITIK" terhadap
❌🔥 Firqah/Kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) 🔥❌
- 3 -
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
21. Melakukan unjukrasa/demonstrasi di jalan-jalan.
22. Memprovokasi para pemuda untuk melakukan penggulingan kekuasaan.
23. Berdakwah dengan tujuan utama untuk mendirikan kekhilafahan.
24. Bergaul dengan "murdan" (para pemuda yang belum tumbuh jenggotnya dan menyerupai wanita,pen).
25. Gemar berkumpul dan duduk bersama para pemimpin organisasi Ikhwanul Muslimin.
26. Gemar mendengarkan nasyid-nasyid bid'ah.
27. Membolehkan untuk bermain drama.
28. Gemar mengadakan renungan malam di berbagai tempat yang jauh jaraknya.
29. Memberikan bantuan dana dengan nominal tertentu kepada setiap anggotanya demi kemajuan organisasi.
30. Sangat bersemangat untuk mengumpulkan para pemuda di bawah kaidah-kaidah batil mereka.
( bersambung, insya Allah )
📔 Dari Risalah yang sangat bagus, "Jam'u asy-Syattaat fima Kutiba 'an al-Ikhwan al-Muslimin"
✏ asy-Syaikh Abdullah an-Najmi hafizhahullah
💠 Taqdim : al-'Allamah Ahmad bin Yahya an-Najmi hafizhahullah
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
❌🔥 Firqah/Kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) 🔥❌
- 3 -
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
21. Melakukan unjukrasa/demonstrasi di jalan-jalan.
22. Memprovokasi para pemuda untuk melakukan penggulingan kekuasaan.
23. Berdakwah dengan tujuan utama untuk mendirikan kekhilafahan.
24. Bergaul dengan "murdan" (para pemuda yang belum tumbuh jenggotnya dan menyerupai wanita,pen).
25. Gemar berkumpul dan duduk bersama para pemimpin organisasi Ikhwanul Muslimin.
26. Gemar mendengarkan nasyid-nasyid bid'ah.
27. Membolehkan untuk bermain drama.
28. Gemar mengadakan renungan malam di berbagai tempat yang jauh jaraknya.
29. Memberikan bantuan dana dengan nominal tertentu kepada setiap anggotanya demi kemajuan organisasi.
30. Sangat bersemangat untuk mengumpulkan para pemuda di bawah kaidah-kaidah batil mereka.
( bersambung, insya Allah )
📔 Dari Risalah yang sangat bagus, "Jam'u asy-Syattaat fima Kutiba 'an al-Ikhwan al-Muslimin"
✏ asy-Syaikh Abdullah an-Najmi hafizhahullah
💠 Taqdim : al-'Allamah Ahmad bin Yahya an-Najmi hafizhahullah
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌴🌅 MULIAKANLAH HARI JUM’AT
💺 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah berkata,
🌳 Sesungguhnya ibadah Jum’at itu, seseorang hendaknya bersegera menuju kepadanya dengan penuh khusyu, tenang, dan wibawa. Dalam rangka menghadiri dan turut serta dalam kebaikan ini, yaitu shalat dan dzikir, serta mendengar nasehat yang bermanfaaat bagimu terkait urusan agama dan dunia. Berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ}
“Wahai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kalian menuju kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (al-Jumu’ah : 9)
📚 Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah : 12/317
مجموع فتاوى ابن باز (12/ 317)
فإن الجمعة يسعى إليها بالخشوع والطمأنينة والوقار لحضور هذا الخير والمشاركة فيه من الصلاة والذكر، وسماع ما ينفعك في أمر دينك ودنياك؛ لقول الله سبحانه: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ} (1)
••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💺 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah berkata,
🌳 Sesungguhnya ibadah Jum’at itu, seseorang hendaknya bersegera menuju kepadanya dengan penuh khusyu, tenang, dan wibawa. Dalam rangka menghadiri dan turut serta dalam kebaikan ini, yaitu shalat dan dzikir, serta mendengar nasehat yang bermanfaaat bagimu terkait urusan agama dan dunia. Berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ}
“Wahai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kalian menuju kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (al-Jumu’ah : 9)
📚 Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah : 12/317
مجموع فتاوى ابن باز (12/ 317)
فإن الجمعة يسعى إليها بالخشوع والطمأنينة والوقار لحضور هذا الخير والمشاركة فيه من الصلاة والذكر، وسماع ما ينفعك في أمر دينك ودنياك؛ لقول الله سبحانه: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ} (1)
••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🔑💥⚠🚦 APAKAH TAHDZIR dari Bahaya Ahlul Bid’ah juga DISAMPAIKAN UNTUK ORANG AWAM?
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📬 Pertanyaan :
Bagaimana pendapat anda tentang seseorang yang tidak suka/meninggalkan untuk mendengar rudud (bantahan para ‘ulama sunnah terhadap kebatilan dan para pengusungnya, pen). Ketika dia ditanya tentang sebab kenapa dia bersikap demikian, dia menjawab: karena yang bertanya kepadaku adalah orang awam, bacaan al-Qur`an masih belum bagus.
Bagaimana penjelasan anda, barakallahufikum?
🅾 Jawab :
Apabila dia (orang yang bertanya itu) adalah orang awam, maka perlu DIAJARI aqidah dan DIPERINGATKAN dari BAHAYA BID'AH.
👉🏻 Banyak orang awam sekarang yang justru menjadi bala tentaranya para ahlul bid’ah.
⚠ Maka mereka (orang-orang awam itu) harus diperingatkan …
💊 Katakan kepadanya, “Fulan itu ada kebid’ahannya ini dan itu, apabila kamu mendengarkan (ucapan-ucapan dan ceramah-ceramahnya) maka akan memBAHAYAkanmu.
🚫 JANGANLAH kamu membaca (buku-bukunya),
👂🏻❌ Jangan mendengar kaset-kasetnya, dan
hendaknya WASPADA dari ucapan-ucapannya.”
Yakni orang AWAM perlu ada yang MEMPERINGATKANNYA. Ingatkanlah dia dengan kaidah, “Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka lihatlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.”
⏩ Sekarang ini, orang-orang awam dijadikan sebagai sasaran empuk oleh para ahlul bid’ah, dengan tidak membiarkan mereka (orang-orang awam itu) membaca kitab-kitab rudud. Kata mereka, ini menghabiskan waktu orang-orang awam.
📚 [ Majmu’ Kutub wa Rasa’il wa Fatawa asy-Syaikh Rabi’ al-Madkhali XIV/273 ]
💻 sumber http://manhajul-anbiya.net
••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📬 Pertanyaan :
Bagaimana pendapat anda tentang seseorang yang tidak suka/meninggalkan untuk mendengar rudud (bantahan para ‘ulama sunnah terhadap kebatilan dan para pengusungnya, pen). Ketika dia ditanya tentang sebab kenapa dia bersikap demikian, dia menjawab: karena yang bertanya kepadaku adalah orang awam, bacaan al-Qur`an masih belum bagus.
Bagaimana penjelasan anda, barakallahufikum?
🅾 Jawab :
Apabila dia (orang yang bertanya itu) adalah orang awam, maka perlu DIAJARI aqidah dan DIPERINGATKAN dari BAHAYA BID'AH.
👉🏻 Banyak orang awam sekarang yang justru menjadi bala tentaranya para ahlul bid’ah.
⚠ Maka mereka (orang-orang awam itu) harus diperingatkan …
💊 Katakan kepadanya, “Fulan itu ada kebid’ahannya ini dan itu, apabila kamu mendengarkan (ucapan-ucapan dan ceramah-ceramahnya) maka akan memBAHAYAkanmu.
🚫 JANGANLAH kamu membaca (buku-bukunya),
👂🏻❌ Jangan mendengar kaset-kasetnya, dan
hendaknya WASPADA dari ucapan-ucapannya.”
Yakni orang AWAM perlu ada yang MEMPERINGATKANNYA. Ingatkanlah dia dengan kaidah, “Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka lihatlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.”
⏩ Sekarang ini, orang-orang awam dijadikan sebagai sasaran empuk oleh para ahlul bid’ah, dengan tidak membiarkan mereka (orang-orang awam itu) membaca kitab-kitab rudud. Kata mereka, ini menghabiskan waktu orang-orang awam.
📚 [ Majmu’ Kutub wa Rasa’il wa Fatawa asy-Syaikh Rabi’ al-Madkhali XIV/273 ]
💻 sumber http://manhajul-anbiya.net
••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Berikut ini 50 "KRITIK" terhadap
❌🔥 Firqah/Kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) 🔥❌
- 4 -
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
31. Mereka berkeyakinan bahwa kelompok/organisasi merekalah yang paling utama di antara seluruh kelompok yang ada.
32. Mereka mengklaim bahwasanya ikhtilaf yang terjadi antara mereka dan salafiyyun hanya sebatas ikhtilaf tanawwu'.
33. Mereka menganggap bahwasanya dakwah tidak akan bisa berhasil kecuali dengan bergabung bersama mereka.
34. Menyibukkan diri dengan membaca majalah-majalah dan koran-koran.
35. Mengorganisir berbagai pembunuhan berencana.
36. Sangat bersemangat menarik para pemuda dewasa untuk bergabung bersama mereka.
37. Memanfaatkan beberapa lembaga resmi negara untuk kepentingan organisasi mereka.
38. Menyanjung-nyanjung para tokoh mereka dan berlebihan di dalam memujinya.
39. Bekerjasama dengan kelompok-kelompok sesat yang lain.
40. Sangat memperhatikan kesejahteraan para pemimpin organisasi mereka untuk kepentingan organisasi itu sendiri.
( bersambung, insya Allah )
📔 Dari Risalah yang sangat bagus, "Jam'u asy-Syattaat fima Kutiba 'an al-Ikhwan al-Muslimin"
✏ asy-Syaikh Abdullah an-Najmi hafizhahullah
💠 Taqdim : al-'Allamah Ahmad bin Yahya an-Najmi hafizhahullah
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
❌🔥 Firqah/Kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) 🔥❌
- 4 -
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
31. Mereka berkeyakinan bahwa kelompok/organisasi merekalah yang paling utama di antara seluruh kelompok yang ada.
32. Mereka mengklaim bahwasanya ikhtilaf yang terjadi antara mereka dan salafiyyun hanya sebatas ikhtilaf tanawwu'.
33. Mereka menganggap bahwasanya dakwah tidak akan bisa berhasil kecuali dengan bergabung bersama mereka.
34. Menyibukkan diri dengan membaca majalah-majalah dan koran-koran.
35. Mengorganisir berbagai pembunuhan berencana.
36. Sangat bersemangat menarik para pemuda dewasa untuk bergabung bersama mereka.
37. Memanfaatkan beberapa lembaga resmi negara untuk kepentingan organisasi mereka.
38. Menyanjung-nyanjung para tokoh mereka dan berlebihan di dalam memujinya.
39. Bekerjasama dengan kelompok-kelompok sesat yang lain.
40. Sangat memperhatikan kesejahteraan para pemimpin organisasi mereka untuk kepentingan organisasi itu sendiri.
( bersambung, insya Allah )
📔 Dari Risalah yang sangat bagus, "Jam'u asy-Syattaat fima Kutiba 'an al-Ikhwan al-Muslimin"
✏ asy-Syaikh Abdullah an-Najmi hafizhahullah
💠 Taqdim : al-'Allamah Ahmad bin Yahya an-Najmi hafizhahullah
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~