☀👍🏻 PANTANG MENJADI MUTALAWWIN!!!
....................................
● قال الشيخ مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله :
" لسنا مستعدين أن نبيع ديننا ،ولا نبيع دعوتنا ،
ولو أعطينا اليمن كله فالدعوة عندنا اعز من أنفسنا ومن أهلينا وأموالنا ،
ومستعدون أن نأكل ولو التراب ولا نخون ديننا وبلدنا ولا نتلون ؛ التلون ليس من شيمة أهل السنة "
📚 [الباعث على شرح الحوادث ص57]
asy-Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi'i rahimahullah:
📲📣 Kami tidak bersedia untuk menjual agama kami dan tidak pula menjual dakwah kami, meskipun kami diberi seluruh Yaman.
✊🏻 Bagi kami, dakwah lebih mulia dari jiwa, keluarga, dan harta kami.
🔑👉🏻 Kami siap meskipun harus makan tanah, asalkan kami tidak mengkhianati agama kami dan negara kami.
🌈❌ Kami tidak akan berubah-ubah pendirian (talawwun), karena sikap talawwun itu BUKANLAH karakter Ahlus Sunnah".
📚 Al-Ba'its 'ala Syarh al-Hawadits, hal 57
••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
....................................
● قال الشيخ مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله :
" لسنا مستعدين أن نبيع ديننا ،ولا نبيع دعوتنا ،
ولو أعطينا اليمن كله فالدعوة عندنا اعز من أنفسنا ومن أهلينا وأموالنا ،
ومستعدون أن نأكل ولو التراب ولا نخون ديننا وبلدنا ولا نتلون ؛ التلون ليس من شيمة أهل السنة "
📚 [الباعث على شرح الحوادث ص57]
asy-Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi'i rahimahullah:
📲📣 Kami tidak bersedia untuk menjual agama kami dan tidak pula menjual dakwah kami, meskipun kami diberi seluruh Yaman.
✊🏻 Bagi kami, dakwah lebih mulia dari jiwa, keluarga, dan harta kami.
🔑👉🏻 Kami siap meskipun harus makan tanah, asalkan kami tidak mengkhianati agama kami dan negara kami.
🌈❌ Kami tidak akan berubah-ubah pendirian (talawwun), karena sikap talawwun itu BUKANLAH karakter Ahlus Sunnah".
📚 Al-Ba'its 'ala Syarh al-Hawadits, hal 57
••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🔥💥 BERBAGAI KONDISI PERAYAAN MAULID NABI
----------------------------
📎Fadhilah asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan berkata,
"Di antara hal-hal yang diada-adakan oleh umat manusia dari PERBUATAN-PERBUATAN BID'AH MUNKARAH adalah
⚡️ "Perayaan Peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabi'ul Awwal."
Mereka dalam perayaan tersebut ada bermacam-macam
🔺Di antara mereka ada yang menjadikan perayaan itu dalam bentuk berkumpul, dibacakan padanya kisah Maulid, atau disajikan padanya khutbah-khutbah atau kasidah-kasidah pada kesempatan tersebut.
🔺Di antara mereka ada yang membuat makanan, manisan, dll disuguhkan kepada siapa yang hadir.
🔺Di antara mereka ada yang mengadakan perayaan Maulid di masjid-masjid.
🔺Di antara mereka ada yang mengadakan perayaan Maulid di rumah-rumah.
🔺Di antara mereka yang tidak sebatas pada apa yang telah disebut di atas, namun ada di antara mereka yang menjadikan acara perayaan ini dipenuhi dengan
💥 berbagai keharaman dan kemungkaran berupa ikhtilath (campur baur) antara pria dan wanita, raqsh (tarian), dan nyanyian.
🔥 Atau bahkan amalan-amalan syirkiyyah, seperti beristighosah kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, memanggil-manggil dan memohon agar mendapat pertolongan dari musuh, dll.
Maka itu, dengan segala macam dan perbedaan bentuk, serta perbedaan dalam hal niat para pelakunya, semua itu adalah BID'AH, HARAM, dan PERKARA BARU YANG DIBUAT-BUAT, (yang muncul) pada masa yang sangat jauh berlalu setelah Kurun Yang Mulia (yaitu masa para Shahabat, Tabi'in dan Tabi' Tabi'in, pen)
•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
----------------------------
📎Fadhilah asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan berkata,
"Di antara hal-hal yang diada-adakan oleh umat manusia dari PERBUATAN-PERBUATAN BID'AH MUNKARAH adalah
⚡️ "Perayaan Peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabi'ul Awwal."
Mereka dalam perayaan tersebut ada bermacam-macam
🔺Di antara mereka ada yang menjadikan perayaan itu dalam bentuk berkumpul, dibacakan padanya kisah Maulid, atau disajikan padanya khutbah-khutbah atau kasidah-kasidah pada kesempatan tersebut.
🔺Di antara mereka ada yang membuat makanan, manisan, dll disuguhkan kepada siapa yang hadir.
🔺Di antara mereka ada yang mengadakan perayaan Maulid di masjid-masjid.
🔺Di antara mereka ada yang mengadakan perayaan Maulid di rumah-rumah.
🔺Di antara mereka yang tidak sebatas pada apa yang telah disebut di atas, namun ada di antara mereka yang menjadikan acara perayaan ini dipenuhi dengan
💥 berbagai keharaman dan kemungkaran berupa ikhtilath (campur baur) antara pria dan wanita, raqsh (tarian), dan nyanyian.
🔥 Atau bahkan amalan-amalan syirkiyyah, seperti beristighosah kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, memanggil-manggil dan memohon agar mendapat pertolongan dari musuh, dll.
Maka itu, dengan segala macam dan perbedaan bentuk, serta perbedaan dalam hal niat para pelakunya, semua itu adalah BID'AH, HARAM, dan PERKARA BARU YANG DIBUAT-BUAT, (yang muncul) pada masa yang sangat jauh berlalu setelah Kurun Yang Mulia (yaitu masa para Shahabat, Tabi'in dan Tabi' Tabi'in, pen)
•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
💎💽 Hikmah Dakwah
🌈 DAKWAH AHLUSSUNNAH MURNI DIATAS ILMU BUKAN MISI MERAIH KEKUASAAN
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin.Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Metode Dakwah Ahlussunnah wal Jama'ah ll Ma'had Minhajus Sunnah ll Kendari ll 18-20 Muharram 1435 H ll 22-24 November 2013 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/CXH0ll
(400 KB) - Durasi [03:25]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
🌈 DAKWAH AHLUSSUNNAH MURNI DIATAS ILMU BUKAN MISI MERAIH KEKUASAAN
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin.Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Metode Dakwah Ahlussunnah wal Jama'ah ll Ma'had Minhajus Sunnah ll Kendari ll 18-20 Muharram 1435 H ll 22-24 November 2013 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/CXH0ll
(400 KB) - Durasi [03:25]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
🌴🇸🇦🎯 NEGERI TAUHID dan SUNNAH... semoga Allah senantiasa menjaganya
~~~~~~~~~~
💺 Raja Salman bin 'Abdil Aziz :
"Negara kalian (Kerajaan Saudi Arabia) tegak di atas :
🌴 Kitabullah, dan
🌴 Sunnah Rasul-Nya
🕋🕌 Serta mendapat kemuliaan memberikan pelayanan kepada Haramain (Makkah dan Madinah) dan para para pengunjungnya (jama'ah haji dan umrah)."
🌅 dari Pidato Kerajaan Tahunan 12 - 3 - 1437 H / 23 Desember 2015 M
الملك سلمان:
دولتكم قامت على كتاب الله وسنة رسوله وتشرفت بخدمة الحرمين الشريفين وقاصديهما
•••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~
💺 Raja Salman bin 'Abdil Aziz :
"Negara kalian (Kerajaan Saudi Arabia) tegak di atas :
🌴 Kitabullah, dan
🌴 Sunnah Rasul-Nya
🕋🕌 Serta mendapat kemuliaan memberikan pelayanan kepada Haramain (Makkah dan Madinah) dan para para pengunjungnya (jama'ah haji dan umrah)."
🌅 dari Pidato Kerajaan Tahunan 12 - 3 - 1437 H / 23 Desember 2015 M
الملك سلمان:
دولتكم قامت على كتاب الله وسنة رسوله وتشرفت بخدمة الحرمين الشريفين وقاصديهما
•••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
🌈💽 Berkah Negeri Tauhid
🇸🇦💎 PEMERINTAH DAN RAKYAT NEGERI SAUDI ARABIA HIDUP DAMAI SEJAHTERA KARENA MEREKA KOKOH DIATAS SYARI'AT ISLAM DAN AQIDAH YANG LURUS (TAUHID)
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mengenal lebih dekat Negeri Tauhid ll Masjid Agung Darussalam ll Purbalingga ll Ahad ll 3 Safar 1437 H ll 15 November 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/cs7f2Z
(1,12 MB) - Durasi [09:45]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
🇸🇦💎 PEMERINTAH DAN RAKYAT NEGERI SAUDI ARABIA HIDUP DAMAI SEJAHTERA KARENA MEREKA KOKOH DIATAS SYARI'AT ISLAM DAN AQIDAH YANG LURUS (TAUHID)
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mengenal lebih dekat Negeri Tauhid ll Masjid Agung Darussalam ll Purbalingga ll Ahad ll 3 Safar 1437 H ll 15 November 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/cs7f2Z
(1,12 MB) - Durasi [09:45]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Ust Luqman - Pemerintah dan Rakyat Saudi Arabia hidup damai sejahtera karena mereka kokoh diatas tauhid.mp3
Shared with Dropbox
📛 LARANGAN TURUT SERTA BERSAMA ORANG-ORANG KAFIR DALAM HARI RAYA MEREKA
-------------------------
👉🎄🎆🎊 ❌⛔ Jangan ikut acara Natal dan Tahun Baru !!!
---------------------------
☀️ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"TIDAK BOLEH bagi muslimin untuk menghadiri perayaan-perayaan kaum musyrikin, berdasarkan kesepakatan para 'ulama yang mereka itu benar-benar ahli ilmu. Hal ini telah dinyatakan secara tegas oleh para fuqaha dari kalangan para pengikut madzhab yang empat dalam kitab-kitab mereka. …
Al-Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari 'Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu bahwa beliau berkata,
"Janganlah kalian masuk kepada kaum musyrikin di tempat-tempat ibadah mereka pada hari 'id (perayaan) mereka, karena kemurkaan (Allah) saat itu sedang turun kepada mereka."
'Umar juga berkata, "Jauhilah para musuh Allah ketika perayaan perayaan mereka."
Al-Baihaqi juga meriwayatkan dengan sanad jayiid, dari 'Abdullah bin 'Amr bahwa beliau berkata, "Barangsiapa yang melewati negeri orang-orang ajam, kemudian ikut nairuz (perayaan tahun baru Persia) dan pesta besar, serta menyerupai mereka (orang-orang kafir) hingga ia mati dalam kondisi seperti itu, maka pada Hari Kiamat dia AKAN DIKUMPULKAN bersama mereka."
📗Sumber: Ahkam ahli adz-Dzimmah I/723~724
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-------------------------
👉🎄🎆🎊 ❌⛔ Jangan ikut acara Natal dan Tahun Baru !!!
---------------------------
☀️ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"TIDAK BOLEH bagi muslimin untuk menghadiri perayaan-perayaan kaum musyrikin, berdasarkan kesepakatan para 'ulama yang mereka itu benar-benar ahli ilmu. Hal ini telah dinyatakan secara tegas oleh para fuqaha dari kalangan para pengikut madzhab yang empat dalam kitab-kitab mereka. …
Al-Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari 'Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu bahwa beliau berkata,
"Janganlah kalian masuk kepada kaum musyrikin di tempat-tempat ibadah mereka pada hari 'id (perayaan) mereka, karena kemurkaan (Allah) saat itu sedang turun kepada mereka."
'Umar juga berkata, "Jauhilah para musuh Allah ketika perayaan perayaan mereka."
Al-Baihaqi juga meriwayatkan dengan sanad jayiid, dari 'Abdullah bin 'Amr bahwa beliau berkata, "Barangsiapa yang melewati negeri orang-orang ajam, kemudian ikut nairuz (perayaan tahun baru Persia) dan pesta besar, serta menyerupai mereka (orang-orang kafir) hingga ia mati dalam kondisi seperti itu, maka pada Hari Kiamat dia AKAN DIKUMPULKAN bersama mereka."
📗Sumber: Ahkam ahli adz-Dzimmah I/723~724
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📜🚀 WASIAT KEPADA PARA TENTARA TAUHID dan SUNNAH DI FRON TEMPUR
🌷 Asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
--------------------------------------
🔘 Aku Wasiatkan kepada kalian wahai para Tentara yang bersiaga di fron pertempuran, untuk :
1⃣ Senantiasa bertaqwa kepada Allah dan ikhlash karena Allah dalam semua amal kalian. Hendaknya kalian senantiasa menjaga pelaksanaan Shalat Lima Waktu secara berjama'ah, dan memperbanyak Dzikrullah.
2⃣ Senantiasa istiqomah dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, bersemangat dalam menjaga kesatuan barisan dan tidak berselisih. Hendaknya bersabar dan terus berupaya sabar dengan jiwa yang tenang. Senantiasa berbaik sangka kepada Allah serta waspada dari berbuat maksiat kepada-Nya.
3⃣ Di antara ayat yang paling mencakup tentang makna yang kami sebutkan di atas, firman Allah 'Azza wa Jalla di surat al-Anfal :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman. apabila kalian memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kalian dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya (memperbanyak dzikir dan do'ah) agar kalian beruntung." (al-Anfal : 45)
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِين
"dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kalian berbantah-bantahan, yang menyebabkan kalian menjadi gentar dan hilang kekuatan kalian. Bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (al-Anfal : 46)
🅾 Semoga Allah luruskan langkah-langkah kalian dan semoga Allah teguhkan kalian di atas agama kalian, serta semoga Allah menangkan al-Haq dengan sebab kalian dan pasukan yang bersama kalian, dan semoga Allah hinakan kebatilan dan para pendukungnya dengan sebab kalian.
Sesungguhnya Allah pemilik pertolongan itu dan mampu atasnya.
📚 (diambil dari Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ah 18/93-94)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌷 Asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
--------------------------------------
🔘 Aku Wasiatkan kepada kalian wahai para Tentara yang bersiaga di fron pertempuran, untuk :
1⃣ Senantiasa bertaqwa kepada Allah dan ikhlash karena Allah dalam semua amal kalian. Hendaknya kalian senantiasa menjaga pelaksanaan Shalat Lima Waktu secara berjama'ah, dan memperbanyak Dzikrullah.
2⃣ Senantiasa istiqomah dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, bersemangat dalam menjaga kesatuan barisan dan tidak berselisih. Hendaknya bersabar dan terus berupaya sabar dengan jiwa yang tenang. Senantiasa berbaik sangka kepada Allah serta waspada dari berbuat maksiat kepada-Nya.
3⃣ Di antara ayat yang paling mencakup tentang makna yang kami sebutkan di atas, firman Allah 'Azza wa Jalla di surat al-Anfal :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman. apabila kalian memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kalian dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya (memperbanyak dzikir dan do'ah) agar kalian beruntung." (al-Anfal : 45)
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِين
"dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kalian berbantah-bantahan, yang menyebabkan kalian menjadi gentar dan hilang kekuatan kalian. Bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (al-Anfal : 46)
🅾 Semoga Allah luruskan langkah-langkah kalian dan semoga Allah teguhkan kalian di atas agama kalian, serta semoga Allah menangkan al-Haq dengan sebab kalian dan pasukan yang bersama kalian, dan semoga Allah hinakan kebatilan dan para pendukungnya dengan sebab kalian.
Sesungguhnya Allah pemilik pertolongan itu dan mampu atasnya.
📚 (diambil dari Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ah 18/93-94)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📇🔥 KEPADA PARA PEMBELA MAULID, RENUNGKANLAH INI....
....................................
🌷 asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmi rahimahullah, berkata :
🎯 Perayaan Maulid adalah bid'ah, yang dibuat oleh Bani Ubaidiyyun yang kala itu berkuasa di Maroko lalu meluas kerajaannya ke Mesir, pada abad kelima hijriyah.
🔥 Perayaan Maulid TIDAK PERNAH dilakukan oleh para Khulafaur Rasyidin yang empat, tidak pula dilakukan oleh para shahabat lainnya, bahkan tidak pula dilakukan oleh seorang pun dari kalangan umat yang hidup pada tiga abad yang utama.
❓🌴 Apakah mereka tahu keutamaan Maulid namun meninggalkannya? Ataukah memang mereka tidak tahu?
👉🏻 Jika Anda mengatakan, "mereka tahu keutamaan Maulid namun meninggalkannya", maka Anda telah BERDUSTA terhadap mereka.
👉🏻 Jika Anda mengatakan, "memang mereka tidak tahu" sementara Anda mengetahui keutamaannya, maka sebenarnya Anda lebih pantas untuk tidak tahu dibandingkan mereka.
📖 al-Maurid al-Adzbu az-Zullal, hal 171
🌿🔺الاحتفال بالمولد بدعة أحدثها العبيديون الذين ملكوا المغرب ثم امتد ملكهم إلی مصر في القرن الخامس الهجري ، ولم يفعله أحد من الخلفاء الأربعة ولا سائر الصحابة ولا علمه أحد من أهل القرون المفضلة.
🔸🌿 فهل علموا فضله وتركوه ؟ أم جهلوه ؟.
🔹🔺فإن قلتم : علموا فضله وتركوه فقد كذبتم عليهم ، وإن قلتم جهلوه وعلمتموه أنتم فأنتم أحق بالجهل منهم .
👈🏻 🔹🔸المورد العذب الزلال فيما انتقد على بعض المناهج الدعوية من العقائد والأعمال للعلامة أحمد بن يحيى النجمي - رحمه الله - صفحة١٧١.🌿🔺🔸
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
....................................
🌷 asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmi rahimahullah, berkata :
🎯 Perayaan Maulid adalah bid'ah, yang dibuat oleh Bani Ubaidiyyun yang kala itu berkuasa di Maroko lalu meluas kerajaannya ke Mesir, pada abad kelima hijriyah.
🔥 Perayaan Maulid TIDAK PERNAH dilakukan oleh para Khulafaur Rasyidin yang empat, tidak pula dilakukan oleh para shahabat lainnya, bahkan tidak pula dilakukan oleh seorang pun dari kalangan umat yang hidup pada tiga abad yang utama.
❓🌴 Apakah mereka tahu keutamaan Maulid namun meninggalkannya? Ataukah memang mereka tidak tahu?
👉🏻 Jika Anda mengatakan, "mereka tahu keutamaan Maulid namun meninggalkannya", maka Anda telah BERDUSTA terhadap mereka.
👉🏻 Jika Anda mengatakan, "memang mereka tidak tahu" sementara Anda mengetahui keutamaannya, maka sebenarnya Anda lebih pantas untuk tidak tahu dibandingkan mereka.
📖 al-Maurid al-Adzbu az-Zullal, hal 171
🌿🔺الاحتفال بالمولد بدعة أحدثها العبيديون الذين ملكوا المغرب ثم امتد ملكهم إلی مصر في القرن الخامس الهجري ، ولم يفعله أحد من الخلفاء الأربعة ولا سائر الصحابة ولا علمه أحد من أهل القرون المفضلة.
🔸🌿 فهل علموا فضله وتركوه ؟ أم جهلوه ؟.
🔹🔺فإن قلتم : علموا فضله وتركوه فقد كذبتم عليهم ، وإن قلتم جهلوه وعلمتموه أنتم فأنتم أحق بالجهل منهم .
👈🏻 🔹🔸المورد العذب الزلال فيما انتقد على بعض المناهج الدعوية من العقائد والأعمال للعلامة أحمد بن يحيى النجمي - رحمه الله - صفحة١٧١.🌿🔺🔸
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🎄🎆📛 حرمة موالاة اليهود والنصارى وتهنئتهم بأعيادهم
🔑 الشيخ الدكتور خالد بن ضحوي الظفيري حفظه الله تعالى
📅 ٢٤ صفر ١٤٣٥ ھ
📥💿 http://ar.miraath.net/audio/download/7364/khalid_adh_dhafeery_1435-02-24.mp3
📲 3.74 MB
••••••••••••••••••
🌠📝📡Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
🔑 الشيخ الدكتور خالد بن ضحوي الظفيري حفظه الله تعالى
📅 ٢٤ صفر ١٤٣٥ ھ
📥💿 http://ar.miraath.net/audio/download/7364/khalid_adh_dhafeery_1435-02-24.mp3
📲 3.74 MB
••••••••••••••••••
🌠📝📡Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
📇🌴 PESAN KEPADA PARA AHLUL ILMI
al-Imam Ibn Baz rahimahullah berkata,
🎯🌷 "Wajib atas ahlul ilmi agar BERSEMANGAT. Jangan sampai ahlul batil lebih bersemangat dari pada mereka."
📙 Majmu Fatawa 6/67
•••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
al-Imam Ibn Baz rahimahullah berkata,
🎯🌷 "Wajib atas ahlul ilmi agar BERSEMANGAT. Jangan sampai ahlul batil lebih bersemangat dari pada mereka."
📙 Majmu Fatawa 6/67
•••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
💎 خطبة مكتوبة بعنوان:
"شيء من الأحكام الفقهية الخاصة بتهنئة الكفار بأعيادهم".
📝 كتبها:
عبد القادر بن محمد بن عبد الرحمن الجنيد.
📌 الرابط:
http://www.alakhdr.com/archives/692
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
"شيء من الأحكام الفقهية الخاصة بتهنئة الكفار بأعيادهم".
📝 كتبها:
عبد القادر بن محمد بن عبد الرحمن الجنيد.
📌 الرابط:
http://www.alakhdr.com/archives/692
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
Forwarded from قناة د خالد ضحوي الظفيري
صور من محبة الصحابة للرسول.doc
52 KB
🌳🌿📚 SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP HARI RAYA ORANG-ORANG KAFIR
🔥👊🎄 Natal❌
🔥👊🎆 Tahun Baru ❌ dll
-------------------------------
Menanggapi upaya-upaya yang keras dari orang-orang kafir dalam meredam dan menggugurkan prinsip Al-Bara’, melalui hari raya mereka, maka sangatlah mendesak untuk setiap muslim mengetahui dan memahami perkara-perkara berikut ini:
1⃣ Tidak Menghadiri Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata: “Berbaurnya kaum muslimin dengan non-muslim (kafir, pen) dalam acara hari raya mereka adalah HARAM. Sebab, dalam perbuatan tersebut mengandung unsur tolong menolong dalam hal perbuatan dosa dan permusuhan. Padahal Allah berfirman (artinya): “Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian tolong menolong didalam dosa dan pelanggaran.” (Al Maidah:2)…..Oleh karena itu para ulama mengatakan bahwa kaum muslimin tidak boleh ikut bersama orang-orang kafir dalam acara hari raya mereka karena hal itu menunjukan persetujuan dan keridhaan terhadap agama mereka yang batil.” (Disarikan dari majalah Asy Syariah no.10 hal.8-9)
Berkaitan dengan poin yang pertama ini, tidak sedikit dari para ulama ketika membawakan firman Allah yang menceritakan tentang sifat-sifat Ibadurrahman (artinya): “(Yaitu) orang-orang yang tidak menghadiri kedustaan.” (Al Furqan:73), mereka menafsirkan “kedustaan” tersebut dengan hari-hari raya kaum musyrikin (lihat Tafsir Ibnu Jarir)
Lebih parah lagi apabila seorang muslim bersedia menghadiri acara tersebut di gereja atau tempat-tempat ibadah mereka. 'Umar bin al-Khaththab mengecam perbuatan ini dengan mengatakan :
“Dan janganlah kalian menemui orang-orang musyrikin di gereja-gereja atau tempat-tempat ibadah mereka, karena kemurkaan Allah akan menimpa mereka.” (HR Al-Baihaqi 18861, dengan sanad shahih)
2⃣ Tidak Memberikan Ucapan Selamat Hari Raya
Di dalam salah satu fatwanya, beliau (Asy Syaikh Ibnu Utsaimin) mengatakan bahwa memberikan ucapan selamat hari raya Natal kepada kaum Nashrani dan selainnya dari hari-hari raya orang kafir adalah HARAM.
👉 Keharaman tersebut disebabkan adanya unsur keridhaan dan persetujuan terhadap syiar kekufuran mereka, walaupun pada dasarnya tidak ada keridhaan terhadap kekufuran itu sendiri. Beliau pun membawakan ayat yaitu (artinya): “Bila kalian kufur maka sesungguhnya Allah tidak butuh kepada kalian. Dia tidak ridha adanya kekufuran pada hamba-hamba-Nya. (Namun) bila kalian bersyukur maka Dia ridha kepada kalian.” (Az Zumar:7). Juga firman-Nya (yang artinya): “Pada hari ini, Aku telah sempurnakan agama ini kepada kalian, Aku cukupkan nikmat-Ku kepada kalian dan Aku ridhai Islam menjadi agama kalian.” (Al Maidah:3)
Beliau juga menambahkan bahwa bila mereka sendiri yang mengucapkan selamat hari raya tersebut kepada kita maka kita tidak boleh membalasnya karena memang bukan hari raya kita. Demikian pula, hal tersebut disebabkan hari raya mereka ini bukanlah hari raya yang diridhai Allah karena memang sebuah bentuk bid’ah dalam agama asli mereka. Atau kalau memang disyariatkan, maka hal itu telah dihapus dengan datangnya agama Islam.” (Majmu’uts Tsamin juz 3 dan Al-Muntaqa min Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al Fauzan 1/255)
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa orang yang mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir pada hari raya mereka, kalaupun dia ini selamat dari kekufuran maka dia pasti terjatuh kepada keharaman. Keadaan dia ini seperti halnya mengucapkan selamat atas sujud mereka kepada salib. (Ahkamu Ahlidz Dzimmah)
(.... berlanjut...)
••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔥👊🎄 Natal❌
🔥👊🎆 Tahun Baru ❌ dll
-------------------------------
Menanggapi upaya-upaya yang keras dari orang-orang kafir dalam meredam dan menggugurkan prinsip Al-Bara’, melalui hari raya mereka, maka sangatlah mendesak untuk setiap muslim mengetahui dan memahami perkara-perkara berikut ini:
1⃣ Tidak Menghadiri Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata: “Berbaurnya kaum muslimin dengan non-muslim (kafir, pen) dalam acara hari raya mereka adalah HARAM. Sebab, dalam perbuatan tersebut mengandung unsur tolong menolong dalam hal perbuatan dosa dan permusuhan. Padahal Allah berfirman (artinya): “Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian tolong menolong didalam dosa dan pelanggaran.” (Al Maidah:2)…..Oleh karena itu para ulama mengatakan bahwa kaum muslimin tidak boleh ikut bersama orang-orang kafir dalam acara hari raya mereka karena hal itu menunjukan persetujuan dan keridhaan terhadap agama mereka yang batil.” (Disarikan dari majalah Asy Syariah no.10 hal.8-9)
Berkaitan dengan poin yang pertama ini, tidak sedikit dari para ulama ketika membawakan firman Allah yang menceritakan tentang sifat-sifat Ibadurrahman (artinya): “(Yaitu) orang-orang yang tidak menghadiri kedustaan.” (Al Furqan:73), mereka menafsirkan “kedustaan” tersebut dengan hari-hari raya kaum musyrikin (lihat Tafsir Ibnu Jarir)
Lebih parah lagi apabila seorang muslim bersedia menghadiri acara tersebut di gereja atau tempat-tempat ibadah mereka. 'Umar bin al-Khaththab mengecam perbuatan ini dengan mengatakan :
“Dan janganlah kalian menemui orang-orang musyrikin di gereja-gereja atau tempat-tempat ibadah mereka, karena kemurkaan Allah akan menimpa mereka.” (HR Al-Baihaqi 18861, dengan sanad shahih)
2⃣ Tidak Memberikan Ucapan Selamat Hari Raya
Di dalam salah satu fatwanya, beliau (Asy Syaikh Ibnu Utsaimin) mengatakan bahwa memberikan ucapan selamat hari raya Natal kepada kaum Nashrani dan selainnya dari hari-hari raya orang kafir adalah HARAM.
👉 Keharaman tersebut disebabkan adanya unsur keridhaan dan persetujuan terhadap syiar kekufuran mereka, walaupun pada dasarnya tidak ada keridhaan terhadap kekufuran itu sendiri. Beliau pun membawakan ayat yaitu (artinya): “Bila kalian kufur maka sesungguhnya Allah tidak butuh kepada kalian. Dia tidak ridha adanya kekufuran pada hamba-hamba-Nya. (Namun) bila kalian bersyukur maka Dia ridha kepada kalian.” (Az Zumar:7). Juga firman-Nya (yang artinya): “Pada hari ini, Aku telah sempurnakan agama ini kepada kalian, Aku cukupkan nikmat-Ku kepada kalian dan Aku ridhai Islam menjadi agama kalian.” (Al Maidah:3)
Beliau juga menambahkan bahwa bila mereka sendiri yang mengucapkan selamat hari raya tersebut kepada kita maka kita tidak boleh membalasnya karena memang bukan hari raya kita. Demikian pula, hal tersebut disebabkan hari raya mereka ini bukanlah hari raya yang diridhai Allah karena memang sebuah bentuk bid’ah dalam agama asli mereka. Atau kalau memang disyariatkan, maka hal itu telah dihapus dengan datangnya agama Islam.” (Majmu’uts Tsamin juz 3 dan Al-Muntaqa min Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al Fauzan 1/255)
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa orang yang mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir pada hari raya mereka, kalaupun dia ini selamat dari kekufuran maka dia pasti terjatuh kepada keharaman. Keadaan dia ini seperti halnya mengucapkan selamat atas sujud mereka kepada salib. (Ahkamu Ahlidz Dzimmah)
(.... berlanjut...)
••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍4
🌳🌿📚 SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP HARI RAYA ORANG-ORANG KAFIR
🔥👊🎄 Natal❌
🔥👊🎆 Tahun Baru ❌
dll
-------------------------------
(... lanjutan...)
3⃣ 🎁❌ Tidak Tukar Menukar Hadiah Pada Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan: “Telah sampai kepada kami (berita) tentang sebagian orang yang tidak mengerti dan lemah agamanya, bahwa mereka saling menukar hadiah pada hari raya Nashrani. Ini adalah haram dan tidak boleh dilakukan. Sebab, dalam (perbuatan) tersebut mengandung unsur keridhaan kepada kekufuran dan agama mereka. Kita mengadukan (hal ini) kepada Allah.” (At-Ta’liq ‘Ala Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal. 277)
4⃣ 🍫🍞🚫 Tidak Menjual Sesuatu Untuk Keperluan Hari Raya Mereka
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menegaskan bahwa seorang muslim yang menjual barang dagangannya untuk membantu kebutuhan hari raya orang-orang kafir baik berupa makanan, pakaian atau selainnya maka ini merupakan bentuk pertolongan untuk mensukseskan acara tersebut. (Perbuatan) ini dilarang atas dasar suatu kaidah yaitu: Tidak boleh menjual air anggur atau air buah kepada orang-orang kafir untuk dijadikan minuman keras (khamr). Demikian halnya, tidak boleh menjual senjata kepada mereka untuk memerangi seorang muslim. (Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal.325)
5⃣ Tidak Melakukan Aktivitas-Aktivitas Tertentu Yang Menyerupai Orang-Orang Kafir Pada Hari Raya Mereka
Dalam fatwanya, Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan: “Dan demikian pula diharamkan bagi kaum muslimin untuk meniru orang-orang kafir pada hari raya tersebut dengan mengadakan perayaan-perayaan khusus, tukar menukar hadiah, pembagian permen (secara gratis), membuat makanan khusus, libur kerja dan semacamnya. Hal ini berdasarkan ucapan Nabi :
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut.” (H.R Abu Daud dengan sanad hasan). (Majmu’uts Tsamin juz 3)
sumber :
📥 manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔥👊🎄 Natal❌
🔥👊🎆 Tahun Baru ❌
dll
-------------------------------
(... lanjutan...)
3⃣ 🎁❌ Tidak Tukar Menukar Hadiah Pada Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan: “Telah sampai kepada kami (berita) tentang sebagian orang yang tidak mengerti dan lemah agamanya, bahwa mereka saling menukar hadiah pada hari raya Nashrani. Ini adalah haram dan tidak boleh dilakukan. Sebab, dalam (perbuatan) tersebut mengandung unsur keridhaan kepada kekufuran dan agama mereka. Kita mengadukan (hal ini) kepada Allah.” (At-Ta’liq ‘Ala Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal. 277)
4⃣ 🍫🍞🚫 Tidak Menjual Sesuatu Untuk Keperluan Hari Raya Mereka
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menegaskan bahwa seorang muslim yang menjual barang dagangannya untuk membantu kebutuhan hari raya orang-orang kafir baik berupa makanan, pakaian atau selainnya maka ini merupakan bentuk pertolongan untuk mensukseskan acara tersebut. (Perbuatan) ini dilarang atas dasar suatu kaidah yaitu: Tidak boleh menjual air anggur atau air buah kepada orang-orang kafir untuk dijadikan minuman keras (khamr). Demikian halnya, tidak boleh menjual senjata kepada mereka untuk memerangi seorang muslim. (Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal.325)
5⃣ Tidak Melakukan Aktivitas-Aktivitas Tertentu Yang Menyerupai Orang-Orang Kafir Pada Hari Raya Mereka
Dalam fatwanya, Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan: “Dan demikian pula diharamkan bagi kaum muslimin untuk meniru orang-orang kafir pada hari raya tersebut dengan mengadakan perayaan-perayaan khusus, tukar menukar hadiah, pembagian permen (secara gratis), membuat makanan khusus, libur kerja dan semacamnya. Hal ini berdasarkan ucapan Nabi :
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut.” (H.R Abu Daud dengan sanad hasan). (Majmu’uts Tsamin juz 3)
sumber :
📥 manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2