Manhajul Anbiya
11.9K subscribers
2.08K photos
238 videos
224 files
5.5K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
🕰🔊بدأ درس الشيخ خالد الظفيري حفظه الله
🚞 QALBUN SALIM (HATI YANG SELAMAT)

💎💍 Mutiara Nasehat al-Imam Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah

"Harus ada perhatian terhadap perbaikan hati, dengan cara senantiasa konsisten di atas :
kejujuran,
ikhlash,
taubat,
inabah (selalu kembali kepada Allah, pen),
selalu merasa diawasi oleh Allah,
waspada dari riya' ,
waspada dari hasad dan dengki, serta waspada dari semua yang merusak hati.

👉🏻 Maka harus MEMBERSIHKAN hati. Karena tidak akan masuk Jannah (surga) kecuali barangsiapa berjumpa Allah dengan membawa Qalbun Salim (Hati yang Selamat).

🔖 Hati yang Selamat adalah
Hati yang selamat dari berbagai penyakit: Syirik, dusta, sombong, kufur nikmat, hasad, benci di jalan syaithan, dan berbagai sifat-sifat tercela lainnya."

📘 Sumber : al-Majmu' ar-Raa'iq min al-Washaya wa az-Zuhdiyyaat wa ar-Raqaa'iq

••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~~~~~~
👍4
📜 WASIAT ASY-SYAIKH IBNU BAZ rahimahullah

"Wasiatku adalah :
🔹 TAQWA kepada ALLAH Subhanahu wa Ta'ala
🔸 KOKOH di atas jalan JIHAD dan DAKWAH
dan (kokoh dalam) MEMBAWA BENDERA AQIDAH SALAFIYYAH
menebarkan ilmu yang benar, yang bersumber dari Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam, serta ijtihad para imam Salaf yang dibangun di atas dua dasar tersebut.

🌅 Inilah jalan para rasul dan pengikut para rasul"


📚 Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ah 4/35

••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
========== ==========
💽 Audio Rekaman 35 💽
========== ==========

📋Silsilah Durus Manhajul Anbiya📋

💺🔐 Bersama al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullahu...

🔑🏡 Masjid Ma'had As-Salafy Jember ll
📆 27 Muharram 1437H ll 7 Nov 2015M
-------------

Dars Kitab "Ushul al-Iman" karya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah

🌃 Ba'da Maghrib...
Pertemuan 41
- Durasi (30:30) = 5,24 MB
- Link https://goo.gl/LqG05o

=================
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya

📥📀 Unduh versi WA disini
🔅📟 SEJARAH NAJD dan HUBUNGANNYA DENGAN DAULAH ‘UTSMANIYYAH
- Bagian 1⃣ -

(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Abdillah Luqman Baabduh)
-----------------------------

🌅 Berawal dari dakwah yang dikembangkan Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, negeri Najd dan sekitarnya berkembang menjadi NEGERI TAUHID yang diliputi ketentraman, setelah keterpurukan agama dan keterbelakangan sosial menggayuti negeri ini.

👉💥 Namun hal ini justru dianggap sebagai ancaman besar bagi Daulah Utsmaniyah yang banyak dipengaruhi aqidah Shufi.

Pengetahuan tentang sejarah Najd dan negeri-negeri di sekitarnya sangatlah penting untuk diketahui setiap muslim dalam rangka mengenal hakekat sebenarnya dari dakwah Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, di mana fakta dan sejarah tentang dakwah beliau telah banyak DIPUTARBALIKKAN oleh ahlul batil hingga kini, baik dari kalangan :
🔥 Syi’ah Rafidhah,
🔥 Tashawwuf, ataupun
🔥 kaum hizbiyyin dari kalangan neo Khawarij, baik dari kelompok HIZBUT TAHRIR ataupun yang lainnya.

🌰🌑 Perlu diketahui bahwa Negeri Najd sejak sebelum munculnya dakwah Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, bahkan sejak jauh hari sebelum kelahiran beliau, benar-benar dalam keadaan yang menyedihkan dan sangat BERTENTANGAN dengan syariat Islam.
Hal ini ditinjau dari dua sisi, baik dari sisi kehidupan keagamaan masyarakat Najd secara umum pada masa itu, ataupun dari sisi kehidupan sosial politik serta keamanan negeri tersebut dan sekitarnya.

🚢 Najd adalah bagian dari kawasan Jazirah Arabia yang terletak antara Hijaz dan Iraq.

bersambung, insya Allah

💻 sumber http://manhajul-anbiya.net

•••••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔰Jadwal Acara

🌈 Daurah ilmiah Salafiyyah Kota Situbondo

📌 Tema: Kaidah-Kaidah Islam Dalam Menepis Pemahaman Liberal 📛

📆 Waktu: Ahad, 25 Muharram 1437 H / 8 November 2015

🔅Sesi 1
Jam 09.00 - 11.00 WIB

🔅Sesi 2
Jam 15.00 - 17.00 WIB

🔅Sesi 3 (penutup dan tanya jawab)
Ba'dal Maghrib-'Isya

Tempat: Masjid Ulul Albab Situbondo

💺 Pemateri: Al-Ustadz Askari bin Jamal hafizhahullaah ( Mudir Ma'had Ibnul Qayyim Balikpapan )

📢 LIVE STREAMING:
📻 Radio Manhajul Anbiya 1

Cp:
1.Al-Akh Widi Abu Muhammad ( +6281803594496)

2. Rahmat (+62852 5885 7890/ 085313760004 )

---------------------
Turut Mempublikasikan

🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
~~~
💐💧 HUKUM MENGGUNAKAN AIR YANG BERUBAH KARENA TERCAMPUR DENGAN BAHAN-BAHAN KIMIA

🔑 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah :

------------

📬 Tanya : Apa hukumnya menggunakan air yang berubah warna dan rasanya dengan sebab diberi campuran bahan-bahan kimia, untuk membunuh kuman-kuman penyebab penyakit. Apakah bahan-bahan tersebut berpengaruh terhadap (kesucian) air ataukah tidak?
Jazakumullah khairan.

📜 Jawab :

الحمد لله وصلى الله وسلم على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداه، أما بعد

Air tersebut, yang berubah karena campuran bahan-bahan yang suci, untuk tujuan kemashlahatan orang yang meminumnya, maka ITU TIDAK MENGAPA. Tidak berpengaruh (terhadap kesucian air, pen) selama air itu masih bernama air. Air tersebut BOLEH DIGUNAKAN UNTUK MINUM DAN YANG LAINNYA (termasuk untuk bersuci, pen).

🔵 Sebagaimana tidak berpengaruh pula kalau seandainya air itu tercampuri dengan kayu, dedaunan yang jatuh padanya, debu, atau yang semisal itu.

🔴 Adapun apabila bahan-bahan tersebut mengubah air sampai keluar dari penamaan air, sehingga diberi nama dengan nama lain, seperti menjadi teh, atau susu, maka itu tidak lagi disebut dengan air, TIDAK BOLEH digunakan untuk wudhu’ dan tidak bisa menghilangkan najis.

🚰 Namun selama namanya masih tetap air, maka itu adalah air yang baik walaupun sudah tercampur dengan bahan-bahan tertentu.

📓 Fatwa Nuur ‘ala ad-Darb 5/8

••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~
👍4
---------------------
🔅📟 SEJARAH NAJD dan HUBUNGANNYA DENGAN DAULAH ‘UTSMANIYYAH
- Bagian 2⃣ -

(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Abdillah Luqman Baabduh)
-----------------------------

📟🚪 Sejarah Kehidupan Keagamaan Najd

Pada masa itu, kaum muslimin di negeri Najd dan Al-Ahsa` serta negeri-negeri yang lainnya, sejak sebelum kelahiran Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, telah TENGGELAM dalam kehidupan yang penuh KESYIRIKAN, BID'AH, dan KHURAFAT, serta KEMAKSIATAN. Mereka telah mencampakkan bimbingan Al-Qur`an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta para shahabat radhiyallahu ‘anhum.

🔥 Berbagai macam bentuk ibadah kepada selain Allah mereka lakukan, beristighatsah dan meminta tolong serta perlindungan kepada makhluk-makhluk, baik wali, jin, batu, pohon, dan yang lainnya.

🌱 Sebagai contoh adalah apa yang terjadi di salah satu daerah Najd yang terkenal dengan nama Balidah. Ada sebuah sebuah pohon kurma pejantan, yang terkenal dengan nama Al-Fida’. Pohon itu dikenal karena kejantanannya, sehingga manusia berdatangan ke tempat tersebut untuk meminta berbagai macam permohonan kepadanya.
Orang-orang yang mengalami kesempitan rizki, musibah, atau penyakit, berdatangan untuk memohon jalan keluar dari musibah-musibah yang mereka alami. Begitu juga seorang wanita yang ingin segera mendapatkan jodoh, memohon dengan mengatakan: “Wahai pohon pejantan yang ampuh, berilah aku seorang suami…dst.”

🌋🌊 Tak luput pula di daerah Ad-Dir’iyyah, tempat cikal bakal kemunculan dakwah Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Ad-Dir’iyyah telah dipenuhi dengan berbagai macam kesyirikan. Di antaranya adalah adanya sebuah makam di salah satu gua pada sebuah gunung di negeri tersebut yang kebanyakan orang meyakininya sebagai makam seorang wanita cantik yang terkenal dengan julukan Bintul Amir. Konon, dia adalah seorang wanita yang bertakwa dan banyak beribadah.
Suatu hari, ia keluar rumah dan sampai di gunung tersebut. Ternyata di sana ada segerombolan pria jahat yang hendak menodai kehormatannya. Melihat kondisi ini, wanita tersebut berdoa kepada Allah, memohon perlindungan dari bahaya. Belum selesai dari doanya, ternyata salah satu sisi dari gunung tersebut terbelah, kemudian wanita itu segera memasukinya hingga dia pun mengakhiri hidupnya di goa tersebut. Setelah itu, beredar keyakinan bahwa wanita itu adalah salah seorang wali Allah. Maka berdatanganlah manusia ke tempat itu meminta barakah, rizki, dan jalan keluar atas segala penyakit maupun musibah yang menimpa mereka.

Kemudian, beberapa negeri di luar Najd, seperti Mesir, Iraq, India, dan Yaman, dan juga sebagian besar daerah di wilayah kekuasaan Dinasti ‘Utsmani telah dipenuhi berbagai macam praktek kesyirikan, bid’ah, khurafat, dan kemaksiatan.

🍄 Di Mesir, pada waktu itu umat Islam melakukan doa dan istighatsah serta penyembelihan hewan-hewan sebagai sesaji untuk kuburan Al-Badawi dan Ar-Rifa’i.

🌵 Di Iraq, kaum muslimin berbondong-bondong mendatangi kuburan Abdul Qadir Al-Jailani.

🌰 Di Makkah dan Ath-Tha`if pun tak luput dari praktek-praktek kesyirikan, di mana mereka beramai-ramai mendatangi kuburan Ibnu ‘Abbas.

Demikian pula negeri Yaman dengan kuburan Ibnu ‘Alwan-nya.

bersambung, insya Allah

💻 sumber http://manhajul-anbiya.net

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📡 Simak sekarang, kajian:
🌅 LIVE Dauroh Ilmiyyah "Kaidah - Kaidah Islam dalam Menepis Pemahaman Liberal"
💺 bersama al Ustadz Askary Hafizahullah
🚞 di Masjid Ulul Albab Situbondo

📻 di Radio Manhajul Anbiya 1
📥 Unduh aplikasinya di:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.radioislam!
( الدرس الأول )