🌙📆Buletin Jum'at Edisi 07 ~ Shafar 1437 H🕌
○●○●○●○●○●○●○●○●※●○●○●○●○●○●○●○●
✉📲 WhatsApp / Telegram
Ikhwan : 0852-5763-8749
Akhwat : 0819-4666-6047
📟 @buletinsakualilmu
📡 Channel http://telegram.me/buletinsakualilmu
💻 http://buletin-alilmu.net
○●○●○●○●○●○●○●○●※●○●○●○●○●○●○●○●
✉📲 WhatsApp / Telegram
Ikhwan : 0852-5763-8749
Akhwat : 0819-4666-6047
📟 @buletinsakualilmu
📡 Channel http://telegram.me/buletinsakualilmu
💻 http://buletin-alilmu.net
🚝🏡🗻 AGAR RUMAH MENJADI TEMPAT YANG NYAMAN dan LINGKUNGAN YANG BAIK
asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
.................................
6⃣ Berinteraksi/bergaul dengan baik.
Suami punya hak kepemimpinan. Maka cara berinteraksi/bergaul dengannya harus bertolak dari prinsip ini.
🎯 Di antara bentuk-bentuk berinteraksi/bergaul yang baik :
• Memaafkan kesalahan suami apabila berbuat salah.
• Melakukan hal-hal yang membuat ridho suami ketika marah.
• Menunjukkan bahwa dirinya mencintai sang suami dan sangat memuliakannya.
• Kata-kata yang baik dan senyuman yang tulus. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
(تبسمك في وجه أخيك صدقة)
"Senyumanmu di hadapan saudaramu adalah shadaqah." (HR. at-Tirmidzi)
👉🏻💐 Maka bagaimana jika senyuman itu dari isteri kepada suaminya?
• Memperhatikan perkara-perkara khusus, seperti makanan, minuman, dan pakaian dari sisi jenis dan waktunya.
☑ Hendaknya seorang wanita/isteri mengetahui bahwa ketika dia melakukan berbagai perkara di atas, itu bukan merendahkan pribadinya atau menghinakan harga dirinya.
🚉 Bahkan itulah jalan kebahagian.
🏡🌅 Tidak ada kebahagian kecuali di bawah naungan suami yang engkau berinteraksi/bersikap baik terhadapnya. Itu adalah ketentuan Allah yang Maha Perkasa dan Maha Tahu.
Allah Ta'ala berfirman,
{الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ…} [النساء: 34]
"Kaum pria adalah pimpinan bagi kaum wanita.... " (an-Nisaa' : 34)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
(لو كنت آمرًا أحدًا أن يسجد لأحد لأمرت المرأة أن تسجد لزوجها)
"Kalau seandainya aku boleh memerintahkan seseorang bersujud pada orang lain, niscaya aku perintahkan isteri untuk bersujud kepada suaminya." (HR. Abu Dawud)
🌺 Hendaknya dia (isteri) memahami tujuan-tujuan syari'at. Jangan terpesona dengan berbagai propaganda dusta. Jadikanlah syi'armu adalah "sami'na wa atha'na" (kami dengar dan kami taat).
{فَإِمَّا يَأتِيَنَّكُم مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى} [طه: 123]
"Apabila datang kepada kalian hidayah dari-Ku, maka barangsiapa mengikuti hidayah-Ku dia tidak akan tersesat dan tidak akan celaka." (Thaha : 123)
(bersambung)
📜 dari tulisan berjudul :
"Peran Wanita dalam Pendidikan Keluarga"
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~
asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
.................................
6⃣ Berinteraksi/bergaul dengan baik.
Suami punya hak kepemimpinan. Maka cara berinteraksi/bergaul dengannya harus bertolak dari prinsip ini.
🎯 Di antara bentuk-bentuk berinteraksi/bergaul yang baik :
• Memaafkan kesalahan suami apabila berbuat salah.
• Melakukan hal-hal yang membuat ridho suami ketika marah.
• Menunjukkan bahwa dirinya mencintai sang suami dan sangat memuliakannya.
• Kata-kata yang baik dan senyuman yang tulus. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
(تبسمك في وجه أخيك صدقة)
"Senyumanmu di hadapan saudaramu adalah shadaqah." (HR. at-Tirmidzi)
👉🏻💐 Maka bagaimana jika senyuman itu dari isteri kepada suaminya?
• Memperhatikan perkara-perkara khusus, seperti makanan, minuman, dan pakaian dari sisi jenis dan waktunya.
☑ Hendaknya seorang wanita/isteri mengetahui bahwa ketika dia melakukan berbagai perkara di atas, itu bukan merendahkan pribadinya atau menghinakan harga dirinya.
🚉 Bahkan itulah jalan kebahagian.
🏡🌅 Tidak ada kebahagian kecuali di bawah naungan suami yang engkau berinteraksi/bersikap baik terhadapnya. Itu adalah ketentuan Allah yang Maha Perkasa dan Maha Tahu.
Allah Ta'ala berfirman,
{الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ…} [النساء: 34]
"Kaum pria adalah pimpinan bagi kaum wanita.... " (an-Nisaa' : 34)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
(لو كنت آمرًا أحدًا أن يسجد لأحد لأمرت المرأة أن تسجد لزوجها)
"Kalau seandainya aku boleh memerintahkan seseorang bersujud pada orang lain, niscaya aku perintahkan isteri untuk bersujud kepada suaminya." (HR. Abu Dawud)
🌺 Hendaknya dia (isteri) memahami tujuan-tujuan syari'at. Jangan terpesona dengan berbagai propaganda dusta. Jadikanlah syi'armu adalah "sami'na wa atha'na" (kami dengar dan kami taat).
{فَإِمَّا يَأتِيَنَّكُم مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى} [طه: 123]
"Apabila datang kepada kalian hidayah dari-Ku, maka barangsiapa mengikuti hidayah-Ku dia tidak akan tersesat dan tidak akan celaka." (Thaha : 123)
(bersambung)
📜 dari tulisan berjudul :
"Peran Wanita dalam Pendidikan Keluarga"
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~
🎑🛤 HAKEKAT ZUHD
📜 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
🎗💰 "Bukanlah Zuhd itu kamu meninggalkan dunia dari tanganmu dalam keadaan ia bersemayam di hatimu
🔖 Namun, Zuhd adalah kau buang dunia dari hatimu walaupun ia berada dalam genggaman tanganmu".
💵🔏🔑
📚 Dinukil dari Thariq al-Hijratain (404).
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~
📜 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
🎗💰 "Bukanlah Zuhd itu kamu meninggalkan dunia dari tanganmu dalam keadaan ia bersemayam di hatimu
🔖 Namun, Zuhd adalah kau buang dunia dari hatimu walaupun ia berada dalam genggaman tanganmu".
💵🔏🔑
📚 Dinukil dari Thariq al-Hijratain (404).
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~
👍2
💎📀 Silsilah audio
"Mengenal Syari'at Islam"
2⃣ 2 (DUA) KALIMAT SYAHADAT MERUPAKAN PONDASI ISLAM YANG DIBANGUN DIATAS 2 (DUA) PRINSIP POKOK, YAITU:
1. TAUHIDULLAH (HANYA BERIBADAH KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA SAJA DAN MENOLAK SEMUA BENTUK KESYIRIKAN)
2. ITTIBA'UR RASULULLAH (HANYA MENGAMALKAN TUNTUNAN IBADAH YANG SUDAH RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM SAMPAIKAN DAN MENOLAK SEMUA BENTUK AMALAN YANG DIADA-ADAKAN DAN TIDAK ADA CONTOHNYA DARI BELIAU)
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mengenal Islam lebih dalam ll Masjid Agung Nur Sulaiman ll Banyumas ll 24 Shafar 1437 H ll 6 Desember 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/YKjj2X
(813 KB) - Durasi [06:56]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📥💽 Unduh di sini
"Mengenal Syari'at Islam"
2⃣ 2 (DUA) KALIMAT SYAHADAT MERUPAKAN PONDASI ISLAM YANG DIBANGUN DIATAS 2 (DUA) PRINSIP POKOK, YAITU:
1. TAUHIDULLAH (HANYA BERIBADAH KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA SAJA DAN MENOLAK SEMUA BENTUK KESYIRIKAN)
2. ITTIBA'UR RASULULLAH (HANYA MENGAMALKAN TUNTUNAN IBADAH YANG SUDAH RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM SAMPAIKAN DAN MENOLAK SEMUA BENTUK AMALAN YANG DIADA-ADAKAN DAN TIDAK ADA CONTOHNYA DARI BELIAU)
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mengenal Islam lebih dalam ll Masjid Agung Nur Sulaiman ll Banyumas ll 24 Shafar 1437 H ll 6 Desember 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/YKjj2X
(813 KB) - Durasi [06:56]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📥💽 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
🌋🌃 SEJARAH RINGKAS MUNCULNYA BID'AH MAULID
🔥👉 Lihatlah, siapa yang membuat tradisi Peringatan Maulid Nabi pertama kali.... Apakah orang-orang shalihin.. Apakah generasi Salaf yang diridhai??
------------------------
🔅 Fadhilatusy Syaikh al-'Allamah Muhammad Aman al-Jami rahimahullah berkata,
📌 "Apabila kita merujuk kepada sejarah — sebatas ilmuku — ; perayaan pertama yang terjadi adalah dengan nama Maulid Nabi. Kemudian diikuti dengan nama Maulid 'Ali bin Abi Thalib, kemudian maulid Fathimah – radhiyallahu 'anhuma – kemudian maulid al-Hasan dan al-Husein radhiyallahu 'anhuma, kemudian maulid untuk para khalifah yang ada ketika itu. 6 (enam) perayaan.
📵❓ Kapan terjadi ini?
Pada masa Bani Fathimiyyin – yang lebih tepat mereka adalah Bani Ubaidiyyin - . Mereka (Ubadiyyun) adalah orang-orang yang hendak mengangkat diri mereka dan mengklaim bahwa diri mereka adalah Fathimiyyin, nisbah kepada Fathimah az-Zahra'. Mereka hendak menetapkan nasab palsu dan dibuat-buat itu kepada Ahlul Bait.
Di antara bentuk kepalsuaannya adalah mereka membuat perayaan-perayaan tersebut setiap tahun. Mereka merayakan 6 perayaan/hari besar tersebut, sebagai bentuk pengagungan dari mereka terhadap Ahlul Bait. Karena mereka faktanya bukanlah termasuk Ahlul Bait. Mereka menisbahkan diri dan berusaha menetapkan nasab tersebut.
••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔥👉 Lihatlah, siapa yang membuat tradisi Peringatan Maulid Nabi pertama kali.... Apakah orang-orang shalihin.. Apakah generasi Salaf yang diridhai??
------------------------
🔅 Fadhilatusy Syaikh al-'Allamah Muhammad Aman al-Jami rahimahullah berkata,
📌 "Apabila kita merujuk kepada sejarah — sebatas ilmuku — ; perayaan pertama yang terjadi adalah dengan nama Maulid Nabi. Kemudian diikuti dengan nama Maulid 'Ali bin Abi Thalib, kemudian maulid Fathimah – radhiyallahu 'anhuma – kemudian maulid al-Hasan dan al-Husein radhiyallahu 'anhuma, kemudian maulid untuk para khalifah yang ada ketika itu. 6 (enam) perayaan.
📵❓ Kapan terjadi ini?
Pada masa Bani Fathimiyyin – yang lebih tepat mereka adalah Bani Ubaidiyyin - . Mereka (Ubadiyyun) adalah orang-orang yang hendak mengangkat diri mereka dan mengklaim bahwa diri mereka adalah Fathimiyyin, nisbah kepada Fathimah az-Zahra'. Mereka hendak menetapkan nasab palsu dan dibuat-buat itu kepada Ahlul Bait.
Di antara bentuk kepalsuaannya adalah mereka membuat perayaan-perayaan tersebut setiap tahun. Mereka merayakan 6 perayaan/hari besar tersebut, sebagai bentuk pengagungan dari mereka terhadap Ahlul Bait. Karena mereka faktanya bukanlah termasuk Ahlul Bait. Mereka menisbahkan diri dan berusaha menetapkan nasab tersebut.
••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏡💽 Silsilah audio
"Membina Keluarga Islami"
4⃣ NASEHAT BUAT PARA ORANG TUA DAN MERTUA YANG MENDAPATI PENGADUAN DAN MASALAH PADA RUMAH TANGGA ANAK MEREKA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bimbingan Rumah Tangga Islami ll Bontang ll Kaltim ll 5 Sya'ban 1436 H ll 24 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/ps54vK
(402 KB) - Durasi [01:42]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh disini
"Membina Keluarga Islami"
4⃣ NASEHAT BUAT PARA ORANG TUA DAN MERTUA YANG MENDAPATI PENGADUAN DAN MASALAH PADA RUMAH TANGGA ANAK MEREKA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bimbingan Rumah Tangga Islami ll Bontang ll Kaltim ll 5 Sya'ban 1436 H ll 24 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/ps54vK
(402 KB) - Durasi [01:42]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh disini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
🌋 SIAPAKAH YANG PERTAMA KALI MENGADAKAN PERINGATAN MAULID NABI ﷺ?
⛵️ Al-Imam Ibnu Katsir menyebutkan bahwa yang pertama kali mengadakan peringatan maulid Nabi adalah para raja kerajaan Fathimiyyah -Al'Ubaidiyyah yang dinasabkan kepada ‘Ubaidullah bin Maimun Al-Qaddah Al Yahudi- mereka berkuasa di Mesir sejak tahun 357 H hingga 567 H.
🔥 Para raja Fathimiyyah ini beragama Syi’ah Isma’iliyyah Rafidhiyyah.
📚 (Al-Bidayah wa an-Nihayah 11/172).
Demikian pula yang dinyatakan oleh Al-Miqrizi dalam kitabnya Al-Mawaa’izh wa al-I’tibar 1/490.
🔴 Asy-Syaikh Ali Mahfuzh berkata:
“Di antara pakar sejarah ada yang menilai, bahwa yang pertama kali mengadakan peringatan maulid Nabi ialah para raja kerajaan Fathimiyyah di Kairo, pada abad ke-4 H.
Mereka menyelenggarakan enam perayaan maulid, yaitu:
▪️ maulid Nabi ﷺ
▪️ maulid Imam Ali radhiyallahu ‘anhu
▪️ maulid Sayyidah Fathimah Az Zahra
▪️ maulid Al-Hasan
▪️ maulid Al-Husein
▪️ maulid raja yang sedang berkuasa.
Perayaan-perayaan tersebut terus berlangsung dengan berbagai modelnya, hingga akhirnya dilarang pada masa Raja Al Afdhal bin Amirul Juyusy.
💭 Namun kemudian dihidupkan kembali pada masa Al Hakim bin Amrullah pada tahun 524 H, setelah hampir dilupakan orang. (Al-Ibda’ Fi Mazhahir al-Ibtida’ , hal. 126)
📇 lihat selengkapnya di
http://www.manhajul-anbiya.net/peringatan-maulid-nabi-dalam-timbangan-islam/
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
⛵️ Al-Imam Ibnu Katsir menyebutkan bahwa yang pertama kali mengadakan peringatan maulid Nabi adalah para raja kerajaan Fathimiyyah -Al'Ubaidiyyah yang dinasabkan kepada ‘Ubaidullah bin Maimun Al-Qaddah Al Yahudi- mereka berkuasa di Mesir sejak tahun 357 H hingga 567 H.
🔥 Para raja Fathimiyyah ini beragama Syi’ah Isma’iliyyah Rafidhiyyah.
📚 (Al-Bidayah wa an-Nihayah 11/172).
Demikian pula yang dinyatakan oleh Al-Miqrizi dalam kitabnya Al-Mawaa’izh wa al-I’tibar 1/490.
🔴 Asy-Syaikh Ali Mahfuzh berkata:
“Di antara pakar sejarah ada yang menilai, bahwa yang pertama kali mengadakan peringatan maulid Nabi ialah para raja kerajaan Fathimiyyah di Kairo, pada abad ke-4 H.
Mereka menyelenggarakan enam perayaan maulid, yaitu:
▪️ maulid Nabi ﷺ
▪️ maulid Imam Ali radhiyallahu ‘anhu
▪️ maulid Sayyidah Fathimah Az Zahra
▪️ maulid Al-Hasan
▪️ maulid Al-Husein
▪️ maulid raja yang sedang berkuasa.
Perayaan-perayaan tersebut terus berlangsung dengan berbagai modelnya, hingga akhirnya dilarang pada masa Raja Al Afdhal bin Amirul Juyusy.
💭 Namun kemudian dihidupkan kembali pada masa Al Hakim bin Amrullah pada tahun 524 H, setelah hampir dilupakan orang. (Al-Ibda’ Fi Mazhahir al-Ibtida’ , hal. 126)
📇 lihat selengkapnya di
http://www.manhajul-anbiya.net/peringatan-maulid-nabi-dalam-timbangan-islam/
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
Manhajul Anbiya
Peringatan Maulid Nabi dalam Timbangan Islam - Manhajul Anbiya
Sejarah Peringatan Hari Maulid Nabi Bulan Rabi’ul Awwal dikenang oleh kaum muslimin sebagai bulan maulid Nabi, karena pada bulan itulah, tepatnya pada hari senin tanggal 12, junjungan kita nabi besar Muhammad dilahirkan, menurut pendapat jumhur ulama. Mayoritas…
👍1
📇🖲 Dapatkan PDF Kitab
📚 at-Tarjih fi Masa'il ath-Thaharah wa ash-Shalahat
✏ asy-Syaikh Muhammad bin Umar Bazmul hafizhahullah
Unduh di sini
📥 http://goo.gl/Qx0o66
🖼🎛 Di antara isi pembahasan kitab :
☑ Haruskah dalam kondisi bersuci ketika thawaf
☑ Hukum Sutrah dalam shalat
☑ Cara turun untuk sujud
☑ Bangkit dari ruku' (untuk berdiri) dengan mengepalkan tangan
☑ Persyaratan masjid yang digunakan untuk shalat berjama'ah
☑ Hukum seorang yang berhadats memegang mushaf
☑ Kewajiban membaca al-Fatihah bagi makmum
☑ Menggerak-gerakkan telunjuk ketika tasyahhud
☑ Qunut Nazilah
☑ Kapan batas akhir waktu Isya'
☑ Bersedekap kembali ketika I'tidal
☑ Hukum orang yang meninggalkan shalat
☑ Sujud Sahwi
☑ Qunut Witir
📬 Semoga menjadi Ilmu bermanfaat
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📚 at-Tarjih fi Masa'il ath-Thaharah wa ash-Shalahat
✏ asy-Syaikh Muhammad bin Umar Bazmul hafizhahullah
Unduh di sini
📥 http://goo.gl/Qx0o66
🖼🎛 Di antara isi pembahasan kitab :
☑ Haruskah dalam kondisi bersuci ketika thawaf
☑ Hukum Sutrah dalam shalat
☑ Cara turun untuk sujud
☑ Bangkit dari ruku' (untuk berdiri) dengan mengepalkan tangan
☑ Persyaratan masjid yang digunakan untuk shalat berjama'ah
☑ Hukum seorang yang berhadats memegang mushaf
☑ Kewajiban membaca al-Fatihah bagi makmum
☑ Menggerak-gerakkan telunjuk ketika tasyahhud
☑ Qunut Nazilah
☑ Kapan batas akhir waktu Isya'
☑ Bersedekap kembali ketika I'tidal
☑ Hukum orang yang meninggalkan shalat
☑ Sujud Sahwi
☑ Qunut Witir
📬 Semoga menjadi Ilmu bermanfaat
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
⛵️🗻 KAPAN TERWUJUD SALAFIYYAH
------------------
🌿 Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,
"Tidak akan terwujud Salafiyyah dan Sunniyyah pada seseorang hingga dia,
1⃣ Memisahkan diri dari Ahlul Bid'ah dan Ahlul Hizbiyyah secara lahir batin
2⃣ Konsisten berpegang teguh terhadap prinsip yang Salafus Shalih berada di atasnya,
🔹 baik secara lahir maupun batin,
🔹 aqidah maupun manhaj
🔹 ucapan maupun perbuatan,
🔹 ibadah maupun akhlaq
📚 Sumber : Majmu' ar-Rudud 375 , 376
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
------------------
🌿 Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,
"Tidak akan terwujud Salafiyyah dan Sunniyyah pada seseorang hingga dia,
1⃣ Memisahkan diri dari Ahlul Bid'ah dan Ahlul Hizbiyyah secara lahir batin
2⃣ Konsisten berpegang teguh terhadap prinsip yang Salafus Shalih berada di atasnya,
🔹 baik secara lahir maupun batin,
🔹 aqidah maupun manhaj
🔹 ucapan maupun perbuatan,
🔹 ibadah maupun akhlaq
📚 Sumber : Majmu' ar-Rudud 375 , 376
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
⛵️💽 Bekal Mencari Ilmu
💎📚 KEUTAMAAN DAN KRITERIA PARA PENCARI ILMU
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Belajar Akhlak dengan Akhlak Para Ulama ll Masjid Ibnu Taimiyah ll Ma'had Darussalaf ll Sukaharjo-Solo ll 23-25 Rajab 1436 H ll 12-14 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/B6T1N5
(1,1 MB) - Durasi [09:59]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
💎📚 KEUTAMAAN DAN KRITERIA PARA PENCARI ILMU
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Belajar Akhlak dengan Akhlak Para Ulama ll Masjid Ibnu Taimiyah ll Ma'had Darussalaf ll Sukaharjo-Solo ll 23-25 Rajab 1436 H ll 12-14 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/B6T1N5
(1,1 MB) - Durasi [09:59]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
⛵️🚊 BERPEGANGLAH PADA MANHAJ SALAF DAN TINGGALKAN MANHAJ KHALAF!!!
-------------------------
🍒 al-Hafizh Ibnu Haja al-'Asqalani rahimahullah berkata,
🌅🏡🍋 "Orang berbahagia adalah barangsiapa yang berpegang dengan apa yang para SALAF berada di atasnya, dan meninggalkan apa yang dibuat-buat oleh para Khalaf."
📘 Fathul Bari 13/253
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
-------------------------
🍒 al-Hafizh Ibnu Haja al-'Asqalani rahimahullah berkata,
🌅🏡🍋 "Orang berbahagia adalah barangsiapa yang berpegang dengan apa yang para SALAF berada di atasnya, dan meninggalkan apa yang dibuat-buat oleh para Khalaf."
📘 Fathul Bari 13/253
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍1
💡💽 Metode Memahami Islam
✏️📖 MAKNA MANHAJ SEBAGAI METODE MEMAHAMI ISLAM DENGAN BENAR DAN ILMIAH, YANG MELIPUTI AQIDAH DAN SELURUH BENTUK IBADAH KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad as Sarbini hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Wasiat-Wasiat Manhajiyyah ll Makasar ll 23-24 Shafar 1437 H ll 5-6 Desember 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/au34WL
(826 KB) - Durasi [07:02]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
✏️📖 MAKNA MANHAJ SEBAGAI METODE MEMAHAMI ISLAM DENGAN BENAR DAN ILMIAH, YANG MELIPUTI AQIDAH DAN SELURUH BENTUK IBADAH KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad as Sarbini hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Wasiat-Wasiat Manhajiyyah ll Makasar ll 23-24 Shafar 1437 H ll 5-6 Desember 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/au34WL
(826 KB) - Durasi [07:02]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
📖🔐 BAGAIMANA CARA MENGAJARKAN PERKARA MANHAJIYYAH kepada Orang Awam?
⛵🔍 al-'Allamah asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Sesungguhnya wajib atas para pengemban ilmu, baik ‘ulama maupun para penuntut ilmu yang kuat keilmuannya, WAJIB atas mereka untuk MEMBERIKAN PENGAJARAN kepada umat, dan MENYAMPAIKAN risalah Allah kepada mereka, baik di lembaga-lembaga pendidikan, perguruan tinggi, masjid-masjid, perkumpulan (majelis-majelis ilmu), maupun melalui media-media syar’iyyah. Di sana ada media-media yang haram, ada pula media-media yang syar’iyyah.
💻📁 Maka apabila seorang muslim mendapatkan MEDIA YANG SYAR'I hendaknya ia gunakan untuk berdakwah ke jalan Allah. Karena ‘ulama itu adalah pewaris para nabi. Sedangkan para nabi itu adalah para penyeru ke jalan Allah Tabaraka wa Ta’ala. Para nabi tersebut diutus oleh Allah untuk mengajak umat manusia kepada tauhid dan beriman kepada-Nya, serta mengimani hal-hal yang Allah wajibkan untuk diimani, yaitu beriman kepada para rasul, para malaikat, kitab-kitab, surga-neraka dan yang terkait dengannya berupa kebangkitan (dari alam kubur), adzab kubur, melewati ash-shirath, serta lainnya yang berhubungan dengan aqidah dan dakwah.
Wajib pula menyampaikan PENGAJARAN SECARA RINCI sesuai dengan kemampuan.
🔅 Orang-orang awam dipahamkan dengan pengajaran secara rinci sesuai dengan kemampuan. Karena perkara-perkara yang aku sebutkan di atas, merupakan perkara-perkara prinsipil dan besar, tidak bisa tidak. Seseorang tidak bisa menjadi mukmin kecuali dengan perkara-perkara tersebut. Maka hendaknya DITITIKBERATKAN pada (pengajaran) perkara-perkara di atas.
🔅 Berikutnya pengajaran tentang shalat secara rinci. Sehingga umat mengerti bagaimana cara beribadah kepada Rabb-nya dan bagaimana cara menegakkan rukun Islam yang kedua ini. Karena memang rukun yang pertama adalah syahadatain.
🔅 Berikutnya pengajaran tentang zakat, shaum, dan haji.
🔅 Lalu tentang hal-hal yang haram, seperti zina, perbuatan keji, minum khamr, membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan cara yang haq (dibenarkan dalam syari’at), dan berbagai perbuatan haram lainnya yang wajib atas seorang mukmin untuk menjauhinya. Tak ketinggalan pula ghibah dan namimah (adu domba) serta dosa-dosa besar lainnya yang telah diperingatkan oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Disebutkan oleh Allah dalam kitab-Nya dan disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Banyak dari dosa-dosa tersebut diketahui oleh umat, baik awamnya maupun kalangan khusus. Namun apabila disampaikan hal-hal tersebut dengan ilmu, mendetail, dan disertai penyebutan dalil-dalilnya, maka itu menambah ilmu dan pengetahuan pada umat, serta semakin mengokohkan sikap takwa dan muraqabah (merasa senantiasa diawasi oleh Allah) di tengah-tengah umat.
🔑💡🔅 Kemudian di tengah-tengah proses pengajaran di atas,
▪apabila ada kebutuhan untuk mentahdzir dari bahaya bid’ah, maka bisa dilakukan TAHDZIR SECARA UMUM.
▪👉 Apabila di sana ada orang yang getol menyebarkan bid’ah dan kesesatan, maka bisa (ditahdzir bid’ah tersebut) dengan DISEBUT bid’ahnya dan DINISBAHKAN kepada PENGUCAPnya, DIBANTAH dengan ilmu dan hikmah.
🚫 Bukan untuk menjatuhkan, atau mencela; bukan pula untuk membingungkan umat. Karena maksud-maksud jelek tersebut justru menjadikan amalan ini berubah menjadi maksiat.
🌼🌐 Seorang da’i bertaqarrub kepada Allah dengan amalan nasehat dan tahdzir seperti di atas. Dia meniatkannya karena
🔸mengharap wajah Allah, dan
🔹dalam rangka melindungi umat dari bahaya yang mengancam agama mereka dan bisa menjerumuskan mereka dalam kemurkaan Allah, baik di dunia maupun di akhirat.
Ⓜ Ini adalah niat yang sangat luhur. Dia meniatkan dengan amalan tersebut wajah Allah, memberikan manfaat kepada manusia, serta menjauhkan umat dari kejelekan dan hal-hal yang membahayakan mereka baik di dunia maupun di akhirat.
(..... berlanjut....)
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
⛵🔍 al-'Allamah asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Sesungguhnya wajib atas para pengemban ilmu, baik ‘ulama maupun para penuntut ilmu yang kuat keilmuannya, WAJIB atas mereka untuk MEMBERIKAN PENGAJARAN kepada umat, dan MENYAMPAIKAN risalah Allah kepada mereka, baik di lembaga-lembaga pendidikan, perguruan tinggi, masjid-masjid, perkumpulan (majelis-majelis ilmu), maupun melalui media-media syar’iyyah. Di sana ada media-media yang haram, ada pula media-media yang syar’iyyah.
💻📁 Maka apabila seorang muslim mendapatkan MEDIA YANG SYAR'I hendaknya ia gunakan untuk berdakwah ke jalan Allah. Karena ‘ulama itu adalah pewaris para nabi. Sedangkan para nabi itu adalah para penyeru ke jalan Allah Tabaraka wa Ta’ala. Para nabi tersebut diutus oleh Allah untuk mengajak umat manusia kepada tauhid dan beriman kepada-Nya, serta mengimani hal-hal yang Allah wajibkan untuk diimani, yaitu beriman kepada para rasul, para malaikat, kitab-kitab, surga-neraka dan yang terkait dengannya berupa kebangkitan (dari alam kubur), adzab kubur, melewati ash-shirath, serta lainnya yang berhubungan dengan aqidah dan dakwah.
Wajib pula menyampaikan PENGAJARAN SECARA RINCI sesuai dengan kemampuan.
🔅 Orang-orang awam dipahamkan dengan pengajaran secara rinci sesuai dengan kemampuan. Karena perkara-perkara yang aku sebutkan di atas, merupakan perkara-perkara prinsipil dan besar, tidak bisa tidak. Seseorang tidak bisa menjadi mukmin kecuali dengan perkara-perkara tersebut. Maka hendaknya DITITIKBERATKAN pada (pengajaran) perkara-perkara di atas.
🔅 Berikutnya pengajaran tentang shalat secara rinci. Sehingga umat mengerti bagaimana cara beribadah kepada Rabb-nya dan bagaimana cara menegakkan rukun Islam yang kedua ini. Karena memang rukun yang pertama adalah syahadatain.
🔅 Berikutnya pengajaran tentang zakat, shaum, dan haji.
🔅 Lalu tentang hal-hal yang haram, seperti zina, perbuatan keji, minum khamr, membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan cara yang haq (dibenarkan dalam syari’at), dan berbagai perbuatan haram lainnya yang wajib atas seorang mukmin untuk menjauhinya. Tak ketinggalan pula ghibah dan namimah (adu domba) serta dosa-dosa besar lainnya yang telah diperingatkan oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Disebutkan oleh Allah dalam kitab-Nya dan disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Banyak dari dosa-dosa tersebut diketahui oleh umat, baik awamnya maupun kalangan khusus. Namun apabila disampaikan hal-hal tersebut dengan ilmu, mendetail, dan disertai penyebutan dalil-dalilnya, maka itu menambah ilmu dan pengetahuan pada umat, serta semakin mengokohkan sikap takwa dan muraqabah (merasa senantiasa diawasi oleh Allah) di tengah-tengah umat.
🔑💡🔅 Kemudian di tengah-tengah proses pengajaran di atas,
▪apabila ada kebutuhan untuk mentahdzir dari bahaya bid’ah, maka bisa dilakukan TAHDZIR SECARA UMUM.
▪👉 Apabila di sana ada orang yang getol menyebarkan bid’ah dan kesesatan, maka bisa (ditahdzir bid’ah tersebut) dengan DISEBUT bid’ahnya dan DINISBAHKAN kepada PENGUCAPnya, DIBANTAH dengan ilmu dan hikmah.
🚫 Bukan untuk menjatuhkan, atau mencela; bukan pula untuk membingungkan umat. Karena maksud-maksud jelek tersebut justru menjadikan amalan ini berubah menjadi maksiat.
🌼🌐 Seorang da’i bertaqarrub kepada Allah dengan amalan nasehat dan tahdzir seperti di atas. Dia meniatkannya karena
🔸mengharap wajah Allah, dan
🔹dalam rangka melindungi umat dari bahaya yang mengancam agama mereka dan bisa menjerumuskan mereka dalam kemurkaan Allah, baik di dunia maupun di akhirat.
Ⓜ Ini adalah niat yang sangat luhur. Dia meniatkan dengan amalan tersebut wajah Allah, memberikan manfaat kepada manusia, serta menjauhkan umat dari kejelekan dan hal-hal yang membahayakan mereka baik di dunia maupun di akhirat.
(..... berlanjut....)
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
📖🔐 BAGAIMANA CARA MENGAJARKAN PERKARA MANHAJIYYAH kepada Orang Awam?
⛵🔍 al-'Allamah asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
( .... lanjutan.... )
⏩ Adapun cara dan uslub, maka BERBEDA antara satu orang (da’i) dengan orang (da’i) lainnya. Untuk setiap kondisi, maka ada yang tepat untuk diterapkan sesuai dengan kondisi tersebut. Orang yang hadir di tempat tentu akan melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh orang yang tidak hadir. Beragamnya situasi akan menempa seseorang untuk bisa menentukan bagaimana dia berbicara, dan bagaimana dia menyelesaikan problem-problem yang ada.
🔓 Sehingga tidak terpaku hanya pada satu cara, atau jumud (monoton) pada satu metode saja yang ia lakukan sepanjang hidupnya, tidak demikian.
🌠 (Kemampuan itu) semata-mata merupakan pemberian dan karunia dari Allah. Allah memberikan taufiq kepada orang-orang (yang dikehendakinya), yang dengan mereka Allah memberikan manfaat (kepada umat manusia).
Seorang da’i (juru dakwah) ke jalan Allah, baik dia itu sebagai imam masjid atau yang lainnya, dia senantiasa berupaya untuk senantiasa meletakkan di pelupuk matanya (prinsip yang ada dalam firman Allah)
“Serulah (ajaklah) ke jalan Rabb-mu dengan hikmah, dan nasehat yang baik, serta debatilah mereka dengan cara yang lebih baik.”
✅ Ayat ini menggariskan satu sisi penting dalam dakwah ke jalan Allah Tabaraka wa Ta’ala. Bahkan ayat ini menggariskan prinsip-prinsip penting dalam dakwah ke jalan Allah Tabaraka wa Ta’ala. Seorang muslim hendaknya meletakkannya di pelupuk matanya.
💎 Dengan prinsip tersebut dia mengatasi berbagai problem, memberikan faidah kepada umat, dan mengantarkan mereka kepada agama Allah yang benar. Ini yang bisa aku jelaskan menjawab pertanyaan di atas.
📚 (Fatawa Fadhilatusy Syaikh Rabi’ I/218)
💻 sumber http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
⛵🔍 al-'Allamah asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
( .... lanjutan.... )
⏩ Adapun cara dan uslub, maka BERBEDA antara satu orang (da’i) dengan orang (da’i) lainnya. Untuk setiap kondisi, maka ada yang tepat untuk diterapkan sesuai dengan kondisi tersebut. Orang yang hadir di tempat tentu akan melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh orang yang tidak hadir. Beragamnya situasi akan menempa seseorang untuk bisa menentukan bagaimana dia berbicara, dan bagaimana dia menyelesaikan problem-problem yang ada.
🔓 Sehingga tidak terpaku hanya pada satu cara, atau jumud (monoton) pada satu metode saja yang ia lakukan sepanjang hidupnya, tidak demikian.
🌠 (Kemampuan itu) semata-mata merupakan pemberian dan karunia dari Allah. Allah memberikan taufiq kepada orang-orang (yang dikehendakinya), yang dengan mereka Allah memberikan manfaat (kepada umat manusia).
Seorang da’i (juru dakwah) ke jalan Allah, baik dia itu sebagai imam masjid atau yang lainnya, dia senantiasa berupaya untuk senantiasa meletakkan di pelupuk matanya (prinsip yang ada dalam firman Allah)
“Serulah (ajaklah) ke jalan Rabb-mu dengan hikmah, dan nasehat yang baik, serta debatilah mereka dengan cara yang lebih baik.”
✅ Ayat ini menggariskan satu sisi penting dalam dakwah ke jalan Allah Tabaraka wa Ta’ala. Bahkan ayat ini menggariskan prinsip-prinsip penting dalam dakwah ke jalan Allah Tabaraka wa Ta’ala. Seorang muslim hendaknya meletakkannya di pelupuk matanya.
💎 Dengan prinsip tersebut dia mengatasi berbagai problem, memberikan faidah kepada umat, dan mengantarkan mereka kepada agama Allah yang benar. Ini yang bisa aku jelaskan menjawab pertanyaan di atas.
📚 (Fatawa Fadhilatusy Syaikh Rabi’ I/218)
💻 sumber http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1