🕋🕌🛤 KAPAN KAUM MUKMININ AKAN MENANG DAN BERJAYA?
🎒 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz Rahimahullahmengatakan :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
➡ “Ketika Salafush Shalih melaksanakan kewajiban yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, bersabar, dan jujur dalam berjihad melawan musuh-musuhnya, maka ALLAH MENOLONG dan MENGUATKAN MEREKA, serta Allah jadikan hasil akhir yang baik untuk mereka, dalam kondisi jumlah dan persenjataan mereka yang serba sedikit dan sebaliknya jumlah musuh yang sangat banyak.
🌍 Sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla :
كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِين
"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (Al-Baqarah : 249)
🌍 Allah 'Azza wa Jalla juga berfirman,
إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
“jika Allah menolong kalian, maka tidak ada yang bisa mengalahkan kalian; namun jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kalian (selain) dari Allah sesudah itu? karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” (Ali ‘Imran : 160)
🅾👉⭕ Ketika kondisi kaum muslimin berubah, berpecah belah, tidak istiqamah di atas petunjuk dari Rabb mereka, dan mayoritas mereka lebih mendahulukan hawa nafsunya, maka mereka tertimpa KEHINAAN, KERENDAHAN, dan DIKUASAI OLEH MUSUH.
Tidaklah itu terjadi kecuali karena sebab :
🔥❌ dosa,
🔥❌ maksiat
🔥❌ perpecahan,
🔥❌ perselisihan,
🔥❌ munculnya SYIRIK, BID’AH, dan BERBAGAI KEMUNGKARAN di banyak negeri, dan
🔥❌ tidak mau berhukum dengan syari’at Allah.
Ⓜ Sebagaimana Firman Allah Ta’ala :
ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَى قَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِم
“(siksaan) yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.”
Ⓜ Allah Ta'ala juga berfirman,
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (ar-Ruum : 41).
📚 Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah : (18/79)
•••••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🎒 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz Rahimahullahmengatakan :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
➡ “Ketika Salafush Shalih melaksanakan kewajiban yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, bersabar, dan jujur dalam berjihad melawan musuh-musuhnya, maka ALLAH MENOLONG dan MENGUATKAN MEREKA, serta Allah jadikan hasil akhir yang baik untuk mereka, dalam kondisi jumlah dan persenjataan mereka yang serba sedikit dan sebaliknya jumlah musuh yang sangat banyak.
🌍 Sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla :
كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِين
"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (Al-Baqarah : 249)
🌍 Allah 'Azza wa Jalla juga berfirman,
إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
“jika Allah menolong kalian, maka tidak ada yang bisa mengalahkan kalian; namun jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kalian (selain) dari Allah sesudah itu? karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” (Ali ‘Imran : 160)
🅾👉⭕ Ketika kondisi kaum muslimin berubah, berpecah belah, tidak istiqamah di atas petunjuk dari Rabb mereka, dan mayoritas mereka lebih mendahulukan hawa nafsunya, maka mereka tertimpa KEHINAAN, KERENDAHAN, dan DIKUASAI OLEH MUSUH.
Tidaklah itu terjadi kecuali karena sebab :
🔥❌ dosa,
🔥❌ maksiat
🔥❌ perpecahan,
🔥❌ perselisihan,
🔥❌ munculnya SYIRIK, BID’AH, dan BERBAGAI KEMUNGKARAN di banyak negeri, dan
🔥❌ tidak mau berhukum dengan syari’at Allah.
Ⓜ Sebagaimana Firman Allah Ta’ala :
ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَى قَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِم
“(siksaan) yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.”
Ⓜ Allah Ta'ala juga berfirman,
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (ar-Ruum : 41).
📚 Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah : (18/79)
•••••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
******
💎💽 Meraih Kejayaan Islam
☝️📚 JALAN MERAIH KEJAYAAN ISLAM ADALAH DENGAN BELAJAR DAN MENGAJARKAN ILMU TAUHID DAN SUNNAH KEPADA UMMAT ISLAM
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Meraih Kemenangan dan Kejayaan Ummat dengan Tauhid ll Palembang ll 17-18 Jumadal awwal 1434 H ll 29-31 Maret 2013 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/7Xhd82
(721 KB) - Durasi [06:09]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
💎💽 Meraih Kejayaan Islam
☝️📚 JALAN MERAIH KEJAYAAN ISLAM ADALAH DENGAN BELAJAR DAN MENGAJARKAN ILMU TAUHID DAN SUNNAH KEPADA UMMAT ISLAM
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Meraih Kemenangan dan Kejayaan Ummat dengan Tauhid ll Palembang ll 17-18 Jumadal awwal 1434 H ll 29-31 Maret 2013 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/7Xhd82
(721 KB) - Durasi [06:09]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
🇮🇷🔥❌MENYATUKAN ANTARA SYI'AH RAFIDHAH dengan AHLUS SUNNAH... TIDAK MUNGKIN
💎 asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah,
❓ Pertanyaan:
"Dari apa yang Anda ketahui tentang sejarah hitam Syi'ah Rafidhah, apa sikap Anda terkait ide penyatuan antara Ahlus Sunnah dengan mereka (Rafidhah, pen)?"
Jawab :
📨🔥 Penyatuan antara Syi'ah Rafidhah dengan Ahlus Sunnah adalah perkara yang TIDAK MUNGKIN.
📮 Karena dari sisi aqidah sudah berbeda.
👉🏻 Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah :
▫ mentauhidkan Allah dan mengikhlaskan (memurnikan) semua amalan ibadah hanya untuk-Nya.
▫ Tidak ada sesuatu apapun yang didoai bersama-Nya, baik para malaikat yang dekat dengan-Nya, tidak pula para nabi yang diutus.
▫ Hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala sajalah yang mengetahui perkara ghaib.
🛄 Juga termasuk aqidah Ahlus Sunnah adalah
▫ mencintai para shahabat radhiyallahu 'anhum dan meridhai mereka semua, serta mengimani bahwa mereka adalah manusia yang paling mulia setelah para nabi.
▫ Juga, yang terbaik di kalangan mereka adalah Abu Bakar ash-Shiddiq, kemudian Umar, Utsman, dan Ali radhiyallahu 'anhum.
❌👎🏻 Sedangkan Syi'ah Rafidhah berlawanan dengan semua aqidah di atas. Sehingga TIDAK MUNGKIN menyatukan keduanya, sebagaimana tidak mungkin pula menyatukan antara Yahudi, Nashara, Watsaniyyin (penyembah berhala, pen) dengan Ahlus Sunnah.
🔥🚫Demikian pula tidak mungkin menyatukan Syi'ah Rafidhah dengan Ahlus Sunnah karena perbedaan aqidah yang telah kami jelaskan."
📇 Lihat : majalah "Mujahid" tahun I 10 Shafar 1410 H dan
📑 "Majmu' Fatawa wa Maqalaat Mutanawwi'ah" juz kelima.
💻 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=133421
•••••••••••••••••••
📝🌠📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💎 asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah,
❓ Pertanyaan:
"Dari apa yang Anda ketahui tentang sejarah hitam Syi'ah Rafidhah, apa sikap Anda terkait ide penyatuan antara Ahlus Sunnah dengan mereka (Rafidhah, pen)?"
Jawab :
📨🔥 Penyatuan antara Syi'ah Rafidhah dengan Ahlus Sunnah adalah perkara yang TIDAK MUNGKIN.
📮 Karena dari sisi aqidah sudah berbeda.
👉🏻 Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah :
▫ mentauhidkan Allah dan mengikhlaskan (memurnikan) semua amalan ibadah hanya untuk-Nya.
▫ Tidak ada sesuatu apapun yang didoai bersama-Nya, baik para malaikat yang dekat dengan-Nya, tidak pula para nabi yang diutus.
▫ Hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala sajalah yang mengetahui perkara ghaib.
🛄 Juga termasuk aqidah Ahlus Sunnah adalah
▫ mencintai para shahabat radhiyallahu 'anhum dan meridhai mereka semua, serta mengimani bahwa mereka adalah manusia yang paling mulia setelah para nabi.
▫ Juga, yang terbaik di kalangan mereka adalah Abu Bakar ash-Shiddiq, kemudian Umar, Utsman, dan Ali radhiyallahu 'anhum.
❌👎🏻 Sedangkan Syi'ah Rafidhah berlawanan dengan semua aqidah di atas. Sehingga TIDAK MUNGKIN menyatukan keduanya, sebagaimana tidak mungkin pula menyatukan antara Yahudi, Nashara, Watsaniyyin (penyembah berhala, pen) dengan Ahlus Sunnah.
🔥🚫Demikian pula tidak mungkin menyatukan Syi'ah Rafidhah dengan Ahlus Sunnah karena perbedaan aqidah yang telah kami jelaskan."
📇 Lihat : majalah "Mujahid" tahun I 10 Shafar 1410 H dan
📑 "Majmu' Fatawa wa Maqalaat Mutanawwi'ah" juz kelima.
💻 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=133421
•••••••••••••••••••
📝🌠📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
⛵📨 BAGAIMANA JIKA MENJALIN HUBUNGAN DENGAN SYI'AH DEMI MENGHADAPI MUSUH-MUSUH ISLAM?
🔑 Asy-Syaikh Al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah,
........................
📑 Tanya :
"Apakah mungkin menjalin hubungan dengan mereka (Syi'ah) untuk menghadapi musuh dari luar, sepeti komunisme dan lainnya? "
🛄🔑 Jawab :
"Aku melihat ITU TIDAK MUNGKIN.
💎 Wajib atas Ahlus Sunnah untuk bersatu, menjadi umat yang satu dan jasad yang satu. Hendaknya mengajak Rafidhah agar mau berpegang dengan al-Haq yang ditunjukkan oleh Al-Qur'an dan Sunnah Rasul — shallallahu alaihi wa sallam — . Jika mereka mau berpegang dengan al-Haq tersebut, maka mereka menjadi saudara kita dan wajib atas kita untuk bekerja sama dengan mereka.
🔥 Namun, selama mereka (Rafidhah) terus berada di atas aqidahnya, yaitu
❌ membenci para shahabat,
❌ mencaci para shahabat, kecuali sebagian kecil saja,
❌ mencaci maki Abu Bakr ash-Shiddiq dan 'Umar,
❌ mengibadahi Ahlul Bait, seperti 'Ali — radhiyallahu 'anhu — , Fathimah, al-Hasan, dan al-Husein.
🚫 juga keyakinan mereka terhadap imam dua belas, bahwa mereka itu semua makshum dan mengetahui perkara ghaib.
👉🏻🔥 ini semua adalah kebatilan YANG PALING BATIL. Itu semua bertentangan dengan jalan Ahlus Sunnah wal Jama'ah."
📇 lihat Majalah "al-Mujahid", tahun I, edisi 10 Shafar 1410 H
🖥 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=133421
••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔑 Asy-Syaikh Al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah,
........................
📑 Tanya :
"Apakah mungkin menjalin hubungan dengan mereka (Syi'ah) untuk menghadapi musuh dari luar, sepeti komunisme dan lainnya? "
🛄🔑 Jawab :
"Aku melihat ITU TIDAK MUNGKIN.
💎 Wajib atas Ahlus Sunnah untuk bersatu, menjadi umat yang satu dan jasad yang satu. Hendaknya mengajak Rafidhah agar mau berpegang dengan al-Haq yang ditunjukkan oleh Al-Qur'an dan Sunnah Rasul — shallallahu alaihi wa sallam — . Jika mereka mau berpegang dengan al-Haq tersebut, maka mereka menjadi saudara kita dan wajib atas kita untuk bekerja sama dengan mereka.
🔥 Namun, selama mereka (Rafidhah) terus berada di atas aqidahnya, yaitu
❌ membenci para shahabat,
❌ mencaci para shahabat, kecuali sebagian kecil saja,
❌ mencaci maki Abu Bakr ash-Shiddiq dan 'Umar,
❌ mengibadahi Ahlul Bait, seperti 'Ali — radhiyallahu 'anhu — , Fathimah, al-Hasan, dan al-Husein.
🚫 juga keyakinan mereka terhadap imam dua belas, bahwa mereka itu semua makshum dan mengetahui perkara ghaib.
👉🏻🔥 ini semua adalah kebatilan YANG PALING BATIL. Itu semua bertentangan dengan jalan Ahlus Sunnah wal Jama'ah."
📇 lihat Majalah "al-Mujahid", tahun I, edisi 10 Shafar 1410 H
🖥 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=133421
••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🚝🏡🗻 AGAR RUMAH MENJADI TEMPAT YANG NYAMAN dan LINGKUNGAN YANG BAIK
asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
.................................
4⃣ Menjaga rahasia dan kehormatan sang suami. Maka hendaknya sang isteri tidak menjerumuskan dirinya ke dalam fitnah dan tabarruj (berhias/bersolek di luar rumah).
👝❌ Janganlah seorang isteri/wanita menggampangkan masalah menampakkan diri di hadapan pria asing, baik di depan pintu atau jendela rumah, maupun di luar rumah.
🚡 Ketika keluar rumah hendaknya dia sopan.
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
فأما حقكم على نساءكم فلا يوطين فرشكم من تكرهون، ولا يأذن في بيوتكم لمن تكرهون
"Adapun hak kalian atas isteri-isteri kalian adalah dia tidak boleh mempersilahkan di tikarmu orang yang kamu benci, dan tidak mengizinkan orang kamu benci untuk masuk ke rumahmu." (diriwatakan oleh at-Tirmidzi)
🏡 Sikap yang demikian akan memberikan penjagaan moral terhadap rumah tangga, dan kepercayaan pada sang suami (terhadap isteri), sekaligus sebagai tarbiyah/pendidikan bagi anak-anak untuk memiliki sifat 'iffah (menjaga kehormatan diri).
🏭❌ Sungguh sebuah rumah tangga yang ada padanya sikap menggampangkan dalam urusan apapun, maka TIDAK AKAN MENJADI RUMAH TANGGA YANG NYAMAN, dan TIDAK BISA MENJADI TEMPAT TINGGAL YANG TENANG.
(bersambung)
📜 dari tulisan berjudul :
"Peran Wanita dalam Pendidikan Keluarga"
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~
asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
.................................
4⃣ Menjaga rahasia dan kehormatan sang suami. Maka hendaknya sang isteri tidak menjerumuskan dirinya ke dalam fitnah dan tabarruj (berhias/bersolek di luar rumah).
👝❌ Janganlah seorang isteri/wanita menggampangkan masalah menampakkan diri di hadapan pria asing, baik di depan pintu atau jendela rumah, maupun di luar rumah.
🚡 Ketika keluar rumah hendaknya dia sopan.
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
فأما حقكم على نساءكم فلا يوطين فرشكم من تكرهون، ولا يأذن في بيوتكم لمن تكرهون
"Adapun hak kalian atas isteri-isteri kalian adalah dia tidak boleh mempersilahkan di tikarmu orang yang kamu benci, dan tidak mengizinkan orang kamu benci untuk masuk ke rumahmu." (diriwatakan oleh at-Tirmidzi)
🏡 Sikap yang demikian akan memberikan penjagaan moral terhadap rumah tangga, dan kepercayaan pada sang suami (terhadap isteri), sekaligus sebagai tarbiyah/pendidikan bagi anak-anak untuk memiliki sifat 'iffah (menjaga kehormatan diri).
🏭❌ Sungguh sebuah rumah tangga yang ada padanya sikap menggampangkan dalam urusan apapun, maka TIDAK AKAN MENJADI RUMAH TANGGA YANG NYAMAN, dan TIDAK BISA MENJADI TEMPAT TINGGAL YANG TENANG.
(bersambung)
📜 dari tulisan berjudul :
"Peran Wanita dalam Pendidikan Keluarga"
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~
*****
🏡💽 Silsilah audio
"Membina Keluarga Islami"
1⃣ NASEHAT BUAT PASANGAN SUAMI - ISTRI DALAM MEMBINA KEHIDUPAN BERUMAH TANGGA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bimbingan Rumah Tangga Islami ll Bontang ll Kaltim ll 5 Sya'ban 1436 H ll 24 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/NVcj34
(860 KB) - Durasi [07:20]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
🏡💽 Silsilah audio
"Membina Keluarga Islami"
1⃣ NASEHAT BUAT PASANGAN SUAMI - ISTRI DALAM MEMBINA KEHIDUPAN BERUMAH TANGGA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bimbingan Rumah Tangga Islami ll Bontang ll Kaltim ll 5 Sya'ban 1436 H ll 24 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/NVcj34
(860 KB) - Durasi [07:20]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
💐🚡 BERTABARRUK (NGALAP BERKAH) DARI MAKHLUK
~~~~~~~~~~~
📬 Tanya :
"Mohon penjelasan tentang Tabarruk (Ngalap Berkah) yang terlarang (bid'i) kapan itu menjadi syirik akbar dan kapan menjadi syirik ashghar, disertai dengan contoh?"
Jawab :
🔘 Bertabarruk (Ngalap Berkah) dari makhluk ada dua macam,
➡ PERTAMA, Bertabarruk dari makhluk, yaitu kuburan, pohon, batu, atau manusia hidup maupun mati. Pelakunya meyakini bisa mendapatkan barakah dari makhluk yang diharap barakahnya itu. Atau meyakini bahwa itu mendekatkan kepada Allah dan memberikan syafa'at di sisi-Nya. Seperti perbuatan kaum musyrikin generasi pertama.
🔥 Maka ini TERMASUK SYIRIK AKBAR, termasuk jenis amalan kaum musyrikin terhadap berhala-berhala mereka.
🔥 Tabarruk jenis inilah yang terdapat dalam hadits dari shahabat Abu Waqid al-Laitsi tentang kisah orang-orang musyrik menggantungkan senjata-senjatanya pada sebuah pohon. Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyatakan bahwa perbuatan tersebut adalah syirik akbar oleh orang yang menggantungkannya. Nabi — shallallahu alaihi wa sallam — juga menyamakan ucapan orang-orang yang meminta diizinkan untuk melakukan seperti itu dengan ucapan Bani Israil kepada Nabi Musa : "Buatkanlah untuk kami tuhan lain sebagaimana mereka punya tuhan-tuhan." (al-A'raf : 138)
➡ KEDUA, Bertabarruk (ngalap berkah) dari makhluk dengan keyakinan bahwa bertabarruk darinya merupakan bentuk taqarrub kepada Allah dan mendapat pahala. Bukan karena menyakini makhluk atau benda tersebut bisa mendatangkan bahaya atau memberikan manfaat.
📎 Seperti yang dilakukan oleh orang-orang bodoh bertabarruk (ngalap berkah) dari Kiswah (kain penutup) Ka'bah, atau dengan cara mengusap-usap dinding Ka'bah, atau maqam Ibrahim, bilik Nabi, atau tiang-tiang Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dengan mengharap barakah dari Allah.
📛 Tabarruk jenis ini adalah BID'AH, dan bisa mengantarkan kepada SYIRIK AKBAR.
Kecuali yang dikhususkan oleh dalil.
🔑 Seperti, minum air zam-zam, tabarruk dengan keringat dan rambut Nabi — shallallahu alaihi wa sallam — serta apa yang tersentuh oleh jasad beliau. Juga dengan bekas/sisa wudhu beliau. Maka yang demikian tidak mengapa, karena terdapat dalil yang menunjukkan akan bolehnya."
Al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Ilmiah wa al-Iftaa'
No. 18511
🔺Ketua : 'Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baz
الفتوى رقم ( 18511 )
س 2: نأمل منكم التكرم بأن تبينوا لي التبرك الممنوع (البدعي) متى يكون شركًا أكبر، ومتى يكون شركًا أصغر. مع ذكر الأمثلة؟
ج 2: التبرك بالمخلوق قسمان:أحدهما: التبرك بالمخلوق من قبر أو شجر أو حجر أو إنسان، حي أو ميت، يعتقد فاعل ذلك حصول البركة من ذلك المخلوق المتبرك به، أو أنه يقربه إلى الله سبحانه، ويشفع له عنده، كفعل المشركين الأولين، فهذا يعتبر شركًا أكبر من جنس عمل المشركين مع أصنامهم وأوثانهم، وهو الذي ورد فيه حديث أبي واقد الليثي في تعليق المشركين أسلحتهم على الشجرة، واعتبر النبي - صلى الله عليه وسلم - ذلك شركًا أكبر من المعلقين، وشبه قول من طلب ذلك منه بقول بني إسرائيل لموسى: اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ . القسم الثاني: التبرك بالمخلوق اعتقادًا أن التبرك به قربة إلى الله يثيب عليها، لا لأنه يضر أو ينفع، كتبرك الجهال بكسوةالكعبة ، وبالتمسح بجدران الكعبة ، ومقام إبراهيم ، والحجرة النبوية ، وأعمدة المسجد الحرام والمسجد النبوي ؛ رجاء البركة من الله، فإن هذا التبرك يعتبر بدعة، ووسيلة إلى الشرك الأكبر إلا ما خصه الدليل، كالشرب من ماء زمزم والتبرك بعرق النبي - صلى الله عليه وسلم - وشعره وما مس جسده، وفضل وضوئه - صلوات الله وسلامه عليه -، فإن هذا لا بأس به لقيام الدليل عليه. وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
الرئيس عبد العزيز بن عبد الله بن باز
••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya | atau https://goo.gl/OB9iJ6
~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~
📬 Tanya :
"Mohon penjelasan tentang Tabarruk (Ngalap Berkah) yang terlarang (bid'i) kapan itu menjadi syirik akbar dan kapan menjadi syirik ashghar, disertai dengan contoh?"
Jawab :
🔘 Bertabarruk (Ngalap Berkah) dari makhluk ada dua macam,
➡ PERTAMA, Bertabarruk dari makhluk, yaitu kuburan, pohon, batu, atau manusia hidup maupun mati. Pelakunya meyakini bisa mendapatkan barakah dari makhluk yang diharap barakahnya itu. Atau meyakini bahwa itu mendekatkan kepada Allah dan memberikan syafa'at di sisi-Nya. Seperti perbuatan kaum musyrikin generasi pertama.
🔥 Maka ini TERMASUK SYIRIK AKBAR, termasuk jenis amalan kaum musyrikin terhadap berhala-berhala mereka.
🔥 Tabarruk jenis inilah yang terdapat dalam hadits dari shahabat Abu Waqid al-Laitsi tentang kisah orang-orang musyrik menggantungkan senjata-senjatanya pada sebuah pohon. Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyatakan bahwa perbuatan tersebut adalah syirik akbar oleh orang yang menggantungkannya. Nabi — shallallahu alaihi wa sallam — juga menyamakan ucapan orang-orang yang meminta diizinkan untuk melakukan seperti itu dengan ucapan Bani Israil kepada Nabi Musa : "Buatkanlah untuk kami tuhan lain sebagaimana mereka punya tuhan-tuhan." (al-A'raf : 138)
➡ KEDUA, Bertabarruk (ngalap berkah) dari makhluk dengan keyakinan bahwa bertabarruk darinya merupakan bentuk taqarrub kepada Allah dan mendapat pahala. Bukan karena menyakini makhluk atau benda tersebut bisa mendatangkan bahaya atau memberikan manfaat.
📎 Seperti yang dilakukan oleh orang-orang bodoh bertabarruk (ngalap berkah) dari Kiswah (kain penutup) Ka'bah, atau dengan cara mengusap-usap dinding Ka'bah, atau maqam Ibrahim, bilik Nabi, atau tiang-tiang Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dengan mengharap barakah dari Allah.
📛 Tabarruk jenis ini adalah BID'AH, dan bisa mengantarkan kepada SYIRIK AKBAR.
Kecuali yang dikhususkan oleh dalil.
🔑 Seperti, minum air zam-zam, tabarruk dengan keringat dan rambut Nabi — shallallahu alaihi wa sallam — serta apa yang tersentuh oleh jasad beliau. Juga dengan bekas/sisa wudhu beliau. Maka yang demikian tidak mengapa, karena terdapat dalil yang menunjukkan akan bolehnya."
Al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Ilmiah wa al-Iftaa'
No. 18511
🔺Ketua : 'Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baz
الفتوى رقم ( 18511 )
س 2: نأمل منكم التكرم بأن تبينوا لي التبرك الممنوع (البدعي) متى يكون شركًا أكبر، ومتى يكون شركًا أصغر. مع ذكر الأمثلة؟
ج 2: التبرك بالمخلوق قسمان:أحدهما: التبرك بالمخلوق من قبر أو شجر أو حجر أو إنسان، حي أو ميت، يعتقد فاعل ذلك حصول البركة من ذلك المخلوق المتبرك به، أو أنه يقربه إلى الله سبحانه، ويشفع له عنده، كفعل المشركين الأولين، فهذا يعتبر شركًا أكبر من جنس عمل المشركين مع أصنامهم وأوثانهم، وهو الذي ورد فيه حديث أبي واقد الليثي في تعليق المشركين أسلحتهم على الشجرة، واعتبر النبي - صلى الله عليه وسلم - ذلك شركًا أكبر من المعلقين، وشبه قول من طلب ذلك منه بقول بني إسرائيل لموسى: اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ . القسم الثاني: التبرك بالمخلوق اعتقادًا أن التبرك به قربة إلى الله يثيب عليها، لا لأنه يضر أو ينفع، كتبرك الجهال بكسوةالكعبة ، وبالتمسح بجدران الكعبة ، ومقام إبراهيم ، والحجرة النبوية ، وأعمدة المسجد الحرام والمسجد النبوي ؛ رجاء البركة من الله، فإن هذا التبرك يعتبر بدعة، ووسيلة إلى الشرك الأكبر إلا ما خصه الدليل، كالشرب من ماء زمزم والتبرك بعرق النبي - صلى الله عليه وسلم - وشعره وما مس جسده، وفضل وضوئه - صلوات الله وسلامه عليه -، فإن هذا لا بأس به لقيام الدليل عليه. وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
الرئيس عبد العزيز بن عبد الله بن باز
••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya | atau https://goo.gl/OB9iJ6
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🌱🌴 Keutamaan
🌃 malam Jum'at dan
🌅 hari Jum'at
1⃣ قال رسول الله ﷺ : (مَن غسَّلَ يومَ الجمعةِ واغتسلَ ، ثم بكَّرَ وابتكرَ ، ومشَى ولَم يركبْ ، ودَنا مِن الإمامِ فاستمعَ ولَم يَلْغُ ، كان لهُ بكلِّ خُطوةٍ عملُ سنةٍ أجرُ صيامِها وقيامِها) .
📚[أخرجه أبو داود والترمذي وصححه الألباني]
1⃣ Rasulullallah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang mandi pada hari Jum'at kemudian berangkat di awal waktu, berjalan kaki dan tidak naik kendaraan, mendekat kepada imam, menyimak khutbah dan tidak berkata/berbuat sia-sia, maka dia mendapatkan dengan setiap langkahnya amalan setahun pahala puasa dan shalat malamnya.
📚 Diriwayatkan oleh Abu Daud dan At-Tirmidzi; dishahihkan oleh Al-Albani.
________________
2⃣ قال رسول الله ﷺ : (لا يغتسلُ رجلٌ يومَ الجمعة ويتطهر ما استطاع مِن طُهر ، ويَدَّهن مِن دُهنِه ، أو يَمَس مِن طِيب بيتِه ، ثم يَخرج فلا يُفَرِّق بين اثنين ، ثم يُصلي ما كُتِب له ، ثم يُنصِت إذا تَكلَّم الإمام إلَّا غُفِرَ له ما بينَه وبين الجمعة الأُخرى) .
📚[رواه البخاري (843)]
2⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : "Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum'at, bersuci dengan thaharah yang dia mampu, memakai minyak atau menggunakan wewangian di rumahnya, kemudian berangkat (ke masjid) dan tidak memisahkan di antara dua orang, kemudian melaksanakan shalat yang telah dituliskan untuknya, kemudian diam jika imam berkhutbah, kecuali diampuni baginya antara Jum'at tersebut dengan Jum'at berikutnya.
📚 HR. Al-Bukhari no. 843
________________
3⃣ قال رسول الله ﷺ : (مَن توضأَ فأحْسَنَ الوضوء ثم أتى الجمعة فأستمعَ وأنصَت غُفِرَ له ما بينَه وبين الجمعة وزيادة ثلاثة أيام ومَن مَسَّ الحصى فّقّد لَغَا) .
📚[رواه مسلم (857)]
3⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Barang siapa berwudhu dan membaguskan wudhunya kemudian mendatangi shalat Jum'at, lalu mendengar khutbah dan diam, maka diampuni dosanya antara Jum'at tersebut dengan Jum'at berikutnya ditambah tiga hari. Barang siapa yang memegang kerikil maka dia telah berbuat sia-sia.
📚 HR Muslim no 857.
________________
4⃣ قال رسول الله ﷺ : (مَن قرَأ سورةَ الكهفِ في يومِ الجمُعةِ أضاء له منَ النورِ ما بين الجمُعتَين)ِ .
📚[صحيح الجامع (6407)]
4⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at akan diterangi dengan cahaya selama di antara dua Jum'at."
📚 Shahihul Jami' no 6407
________________
5⃣ قال رسول الله ﷺ : (أكثِروا الصَّلاةَ عليَّ يومَ الجمُعةِ
وليلةَ الجمُعةِ ، فمَن صلَّى عليَّ صلاةً صلَّى اللهُ عليهِ عَشرًا) .
📚[صحيح الجامع (1209)]
5⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jum'at dan malam Jum'at, barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.
📚 Shahihul Jami no 1209
_______________
6⃣ قال رسول الله ﷺ : (يومُ الجمعة اِثنتا عشرة ساعة ، لايُوجدُ فيها عَبْدٌ مُسلم يَسألُ اللهَ شيئاً إلاَّ آتاهُ إيَّاه فالتَمِسُوها اخِر
ساعة بعد العصر) .
📚[صحيح النسائي(1389)]
6⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Pada hari jum'at itu ada dua belas waktu, tidak didapati padanya hamba yang muslim yang meminta sesuatu kepada Allah kecuali Allah beri, maka carilah waktu tersebut pada akhir waktu setelah ashar.
📚 Shahih An-Nasai no 1389
________________
7⃣ قال رسول الله ﷺ : (إنَّ في الجُمُعة لَساعةً لا يُوافِقُها مُسلمٌ قائمٌ يُصَلِّي يَسألُ اللهَ خيراً إلا أعطاه إيَّاه) . وقال بِيَدِهِ يُقَلِّلُها يُزَهِّدُها
📚[أخرجه ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ (935) ، ﻭﻣﺴﻠﻢ (852)]
7⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya pada hari Jum'at itu ada satu waktu, tidaklah seorang muslim menepatinya dengan berdiri shalat, meminta kebaikan kepada Allah kecuali pasti akan Dia beri."
Nabi mengisyaratkan dengan tangannya menunjukkan bahwa waktu tersebut sedikit dan singkat.
📚 HR Al-Bukhari no 935, Muslim no 852.
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya | atau https://gool.gl/OB9iJ6
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌃 malam Jum'at dan
🌅 hari Jum'at
1⃣ قال رسول الله ﷺ : (مَن غسَّلَ يومَ الجمعةِ واغتسلَ ، ثم بكَّرَ وابتكرَ ، ومشَى ولَم يركبْ ، ودَنا مِن الإمامِ فاستمعَ ولَم يَلْغُ ، كان لهُ بكلِّ خُطوةٍ عملُ سنةٍ أجرُ صيامِها وقيامِها) .
📚[أخرجه أبو داود والترمذي وصححه الألباني]
1⃣ Rasulullallah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang mandi pada hari Jum'at kemudian berangkat di awal waktu, berjalan kaki dan tidak naik kendaraan, mendekat kepada imam, menyimak khutbah dan tidak berkata/berbuat sia-sia, maka dia mendapatkan dengan setiap langkahnya amalan setahun pahala puasa dan shalat malamnya.
📚 Diriwayatkan oleh Abu Daud dan At-Tirmidzi; dishahihkan oleh Al-Albani.
________________
2⃣ قال رسول الله ﷺ : (لا يغتسلُ رجلٌ يومَ الجمعة ويتطهر ما استطاع مِن طُهر ، ويَدَّهن مِن دُهنِه ، أو يَمَس مِن طِيب بيتِه ، ثم يَخرج فلا يُفَرِّق بين اثنين ، ثم يُصلي ما كُتِب له ، ثم يُنصِت إذا تَكلَّم الإمام إلَّا غُفِرَ له ما بينَه وبين الجمعة الأُخرى) .
📚[رواه البخاري (843)]
2⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : "Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum'at, bersuci dengan thaharah yang dia mampu, memakai minyak atau menggunakan wewangian di rumahnya, kemudian berangkat (ke masjid) dan tidak memisahkan di antara dua orang, kemudian melaksanakan shalat yang telah dituliskan untuknya, kemudian diam jika imam berkhutbah, kecuali diampuni baginya antara Jum'at tersebut dengan Jum'at berikutnya.
📚 HR. Al-Bukhari no. 843
________________
3⃣ قال رسول الله ﷺ : (مَن توضأَ فأحْسَنَ الوضوء ثم أتى الجمعة فأستمعَ وأنصَت غُفِرَ له ما بينَه وبين الجمعة وزيادة ثلاثة أيام ومَن مَسَّ الحصى فّقّد لَغَا) .
📚[رواه مسلم (857)]
3⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Barang siapa berwudhu dan membaguskan wudhunya kemudian mendatangi shalat Jum'at, lalu mendengar khutbah dan diam, maka diampuni dosanya antara Jum'at tersebut dengan Jum'at berikutnya ditambah tiga hari. Barang siapa yang memegang kerikil maka dia telah berbuat sia-sia.
📚 HR Muslim no 857.
________________
4⃣ قال رسول الله ﷺ : (مَن قرَأ سورةَ الكهفِ في يومِ الجمُعةِ أضاء له منَ النورِ ما بين الجمُعتَين)ِ .
📚[صحيح الجامع (6407)]
4⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at akan diterangi dengan cahaya selama di antara dua Jum'at."
📚 Shahihul Jami' no 6407
________________
5⃣ قال رسول الله ﷺ : (أكثِروا الصَّلاةَ عليَّ يومَ الجمُعةِ
وليلةَ الجمُعةِ ، فمَن صلَّى عليَّ صلاةً صلَّى اللهُ عليهِ عَشرًا) .
📚[صحيح الجامع (1209)]
5⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jum'at dan malam Jum'at, barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.
📚 Shahihul Jami no 1209
_______________
6⃣ قال رسول الله ﷺ : (يومُ الجمعة اِثنتا عشرة ساعة ، لايُوجدُ فيها عَبْدٌ مُسلم يَسألُ اللهَ شيئاً إلاَّ آتاهُ إيَّاه فالتَمِسُوها اخِر
ساعة بعد العصر) .
📚[صحيح النسائي(1389)]
6⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Pada hari jum'at itu ada dua belas waktu, tidak didapati padanya hamba yang muslim yang meminta sesuatu kepada Allah kecuali Allah beri, maka carilah waktu tersebut pada akhir waktu setelah ashar.
📚 Shahih An-Nasai no 1389
________________
7⃣ قال رسول الله ﷺ : (إنَّ في الجُمُعة لَساعةً لا يُوافِقُها مُسلمٌ قائمٌ يُصَلِّي يَسألُ اللهَ خيراً إلا أعطاه إيَّاه) . وقال بِيَدِهِ يُقَلِّلُها يُزَهِّدُها
📚[أخرجه ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ (935) ، ﻭﻣﺴﻠﻢ (852)]
7⃣ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya pada hari Jum'at itu ada satu waktu, tidaklah seorang muslim menepatinya dengan berdiri shalat, meminta kebaikan kepada Allah kecuali pasti akan Dia beri."
Nabi mengisyaratkan dengan tangannya menunjukkan bahwa waktu tersebut sedikit dan singkat.
📚 HR Al-Bukhari no 935, Muslim no 852.
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya | atau https://gool.gl/OB9iJ6
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📖 Apakah Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jum'at ada tuntunannya?
🔑 Asy-Syaikh 'Ubaid al-Jabiri hafizhahullah
--------------------
📚📖 Apa hukumnya membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat? Apakah ada tuntunannya membaca surat tersebut pada hari Jumat?
Ⓜ Jawaban:
Benar, ini shahih dari Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam. Ini di antara keutamaan hari Jum'at
-----------------
هل ثبتت قراءة سورة الكهف يوم الجمعة؟
| Miraath.Net - http://ar.miraath.net/fatwah/11054
بارك الله فيكم شيخنا، السؤال الثاني؛
يقول السائل: ما حُكم قراءة سورة الكهفِ يوم الجُمعة؟ هل ثبتت قراءة سورة الكهف يوم الجمعة؟
الجواب:
هذا صحيح عن النَّبيّ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - هذا من فضائِلها.
••••••••••••••••••
🌠📝📡Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya | atau https://goo.gl/OB9iJ6
~~~~~~~~~~~~~
🔑 Asy-Syaikh 'Ubaid al-Jabiri hafizhahullah
--------------------
📚📖 Apa hukumnya membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat? Apakah ada tuntunannya membaca surat tersebut pada hari Jumat?
Ⓜ Jawaban:
Benar, ini shahih dari Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam. Ini di antara keutamaan hari Jum'at
-----------------
هل ثبتت قراءة سورة الكهف يوم الجمعة؟
| Miraath.Net - http://ar.miraath.net/fatwah/11054
بارك الله فيكم شيخنا، السؤال الثاني؛
يقول السائل: ما حُكم قراءة سورة الكهفِ يوم الجُمعة؟ هل ثبتت قراءة سورة الكهف يوم الجمعة؟
الجواب:
هذا صحيح عن النَّبيّ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - هذا من فضائِلها.
••••••••••••••••••
🌠📝📡Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya | atau https://goo.gl/OB9iJ6
~~~~~~~~~~~~~
📢🔊 BACAAN AL-QUR’AN DI SPEAKER MASJID SEBELUM SHALAT JUM’AT
📌 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah
-----------------------
Tanya :
📣❓“Di sebagian masjid di banyak penjuru negeri-negeri Islam, dibacakan ayat-ayat al-Qur’an dengan pengeras suara, dilakukan sebelum pelaksanaan shalat Jum’at. Apa hukumnya perbuatan tersebut?”
Jawab :
🚫 “Kami tidak mengetahui ada landasan hukum untuk perbuatan tersebut, baik dari al-Qur’an, as-Sunnah, maupun dari amaliah para shahabat, dan tidak pula dari para salafush shalih – semoga Allah meridhai mereka semua –
✋📛 Berdasarkan metode di atas, perbuatan tersebut (membaca al-Qur’an dikeraskan dengan speaker sebelum shalat Jum’at, pen) termasuk perkara-perkara baru dalam agama yang semestinya untuk DITINGGALKAN. Karena itu termasuk perkara muhdats (amalan baru dalam agama yang tidak ada contohnya dari Nabi shallallallahu ‘alahi wa sallam, pen). Di samping hal itu juga akan mengganggu orang shalat dan orang yang membaca al-Qur’an.
Wallahu subhanahu wa ta’ala a’lam. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa Aalihi wa Shahbihi wa Sallam
📚 Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah 12/413
----------------------
مجموع فتاوى ابن باز (12/ 413)
📣 قراءة القرآن في مكبرات الصوت قبل الجمعة
⌛ س: في بعض المساجد في أنحاء كثيرة من العالم الإسلامي تتلى آيات من القرآن الكريم بمكبرات الصوت وذلك قبل صلاة الجمعة فما الحكم؟
🎒 ج: لا نعلم لذلك أصلا لا من الكتاب ولا من السنة ولا من عمل الصحابة ولا السلف الصالح رضي الله عن الجميع. ويعتبر ذلك حسب الطريقة المذكورة من الأمور المحدثة التي ينبغي تركها؛ لأنه أمر محدث. ولأنه قد يشغل المصلين والقراء عن صلاتهم وقراءتهم.
والله سبحانه وتعالى أعلم وصلى الله وسلم على نبينا محمد وآله وصحبه.
•••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📌 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah
-----------------------
Tanya :
📣❓“Di sebagian masjid di banyak penjuru negeri-negeri Islam, dibacakan ayat-ayat al-Qur’an dengan pengeras suara, dilakukan sebelum pelaksanaan shalat Jum’at. Apa hukumnya perbuatan tersebut?”
Jawab :
🚫 “Kami tidak mengetahui ada landasan hukum untuk perbuatan tersebut, baik dari al-Qur’an, as-Sunnah, maupun dari amaliah para shahabat, dan tidak pula dari para salafush shalih – semoga Allah meridhai mereka semua –
✋📛 Berdasarkan metode di atas, perbuatan tersebut (membaca al-Qur’an dikeraskan dengan speaker sebelum shalat Jum’at, pen) termasuk perkara-perkara baru dalam agama yang semestinya untuk DITINGGALKAN. Karena itu termasuk perkara muhdats (amalan baru dalam agama yang tidak ada contohnya dari Nabi shallallallahu ‘alahi wa sallam, pen). Di samping hal itu juga akan mengganggu orang shalat dan orang yang membaca al-Qur’an.
Wallahu subhanahu wa ta’ala a’lam. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa Aalihi wa Shahbihi wa Sallam
📚 Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah 12/413
----------------------
مجموع فتاوى ابن باز (12/ 413)
📣 قراءة القرآن في مكبرات الصوت قبل الجمعة
⌛ س: في بعض المساجد في أنحاء كثيرة من العالم الإسلامي تتلى آيات من القرآن الكريم بمكبرات الصوت وذلك قبل صلاة الجمعة فما الحكم؟
🎒 ج: لا نعلم لذلك أصلا لا من الكتاب ولا من السنة ولا من عمل الصحابة ولا السلف الصالح رضي الله عن الجميع. ويعتبر ذلك حسب الطريقة المذكورة من الأمور المحدثة التي ينبغي تركها؛ لأنه أمر محدث. ولأنه قد يشغل المصلين والقراء عن صلاتهم وقراءتهم.
والله سبحانه وتعالى أعلم وصلى الله وسلم على نبينا محمد وآله وصحبه.
•••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
⛵🚡 BAGI YANG AKAN BERANGKAT SHALAT JUM'AT
🔺 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
-----------------------
❓🚠 Pertanyaan : Apa sajakah sunnahnya yang semestinya dikerjakan oleh orang yang mau berangkat shalat jum'at?
🗓 Jawab:
▪Disunnahkan baginya untuk membersihkan diri dan memakai wewangian. Berdasarkan Sabda Nabi 'alaihish Shalatu was Salam, "Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum'at dan membersihkan diri
sesuai kemampuannya, memakai minyak dari minyaknya, atau menggunakan wewangian dari wewangian yang ada di rumahnya, lalu dia berangkat (ke masjid) tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk di masjid), kemudian di shalat sesuai kemampuannya, kemudian dia diam apabila imam berkhutbah; kecuali dia akan diampuni dosa-dosanya yang terjadi antara hari itu dengan jum'at lainnya."
Disunnahkan pula memaikai bajunya yang terbaik. Karena dulu Nabi shallallahu alai wa sallam menyiapkan bajunya yang terbaik untuk (menerima) para utusan dan untuk hari Jum'at.
🌅 Disunnahkan juga berangkat ke shalat Jum'at lebih awal. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, "Barangsiapa mandi hari Jum'at kemudian berangkat pada waktu pertama, maka dia seperti seorang yang berqurban seekor onta. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kedua, maka dia seperti berqurban seekor sapi. Barangsiapa yang berangkat pada waktu ketiga, maka seperti berqurban dengan seekor kambing. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kelima, maka seperti berqurban seekor ayam. Dan barangsiapa berangkat pada waktu kelima, maka seperti berqurban sebutir telur." al-Hadits.
✅ Disunnahkan pula berangkat ke masjid dengan berjalan. Karena sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, " ...dan berjalan kaki, tidak naik kendaraan.". Juga, karena dengan berjalan maka dengan setiap langkahnya diangkat derajatnya dan dihapus satu kesalahan darinya.
🔑 Disunnahkan pula untuk mendekat kepada imam. Berdasarkan sabda Nabi, "Hendaklah yang ada di belakangku seorang yang memilki sikap tenang dan bijak."
🔍 Disunnahkan pula mandi sebagaimana mandi janabah. Ada yang berpendapat wajib, dan itu adalah pendapat yang kuat. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, "Mandi Jum'at itu WAJIB atas setiap orang yang sudah baligh."
_________
📚 Sumber : Majmu Fatawa wa Rasa'il asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin, jilid ke-16. Kitab Shalat al-Jumu'ah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~
🔺 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
-----------------------
❓🚠 Pertanyaan : Apa sajakah sunnahnya yang semestinya dikerjakan oleh orang yang mau berangkat shalat jum'at?
🗓 Jawab:
▪Disunnahkan baginya untuk membersihkan diri dan memakai wewangian. Berdasarkan Sabda Nabi 'alaihish Shalatu was Salam, "Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum'at dan membersihkan diri
sesuai kemampuannya, memakai minyak dari minyaknya, atau menggunakan wewangian dari wewangian yang ada di rumahnya, lalu dia berangkat (ke masjid) tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk di masjid), kemudian di shalat sesuai kemampuannya, kemudian dia diam apabila imam berkhutbah; kecuali dia akan diampuni dosa-dosanya yang terjadi antara hari itu dengan jum'at lainnya."
Disunnahkan pula memaikai bajunya yang terbaik. Karena dulu Nabi shallallahu alai wa sallam menyiapkan bajunya yang terbaik untuk (menerima) para utusan dan untuk hari Jum'at.
🌅 Disunnahkan juga berangkat ke shalat Jum'at lebih awal. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, "Barangsiapa mandi hari Jum'at kemudian berangkat pada waktu pertama, maka dia seperti seorang yang berqurban seekor onta. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kedua, maka dia seperti berqurban seekor sapi. Barangsiapa yang berangkat pada waktu ketiga, maka seperti berqurban dengan seekor kambing. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kelima, maka seperti berqurban seekor ayam. Dan barangsiapa berangkat pada waktu kelima, maka seperti berqurban sebutir telur." al-Hadits.
✅ Disunnahkan pula berangkat ke masjid dengan berjalan. Karena sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, " ...dan berjalan kaki, tidak naik kendaraan.". Juga, karena dengan berjalan maka dengan setiap langkahnya diangkat derajatnya dan dihapus satu kesalahan darinya.
🔑 Disunnahkan pula untuk mendekat kepada imam. Berdasarkan sabda Nabi, "Hendaklah yang ada di belakangku seorang yang memilki sikap tenang dan bijak."
🔍 Disunnahkan pula mandi sebagaimana mandi janabah. Ada yang berpendapat wajib, dan itu adalah pendapat yang kuat. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, "Mandi Jum'at itu WAJIB atas setiap orang yang sudah baligh."
_________
📚 Sumber : Majmu Fatawa wa Rasa'il asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin, jilid ke-16. Kitab Shalat al-Jumu'ah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~