(lanjutan)
🔹SUNNAH-SUNNAH HARI JUM'AT
🗻 asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
----------------------
Di antara sunnah hari Jum'at
📌 Siwak
Bersiwak di sini bukan bersiwak sepertinya biasanya, namun bersiwak yang sifatnya khusus. Yaitu lebih banyak lagi dalam membersihkan gigi dan lebih banyak dalam menggosoknya.
Di antara sunnah hari Jum'at
📌 Minyak Wangi
Seorang memakai minyak wangi pada kepalanya, jenggotnya, dan pakaiannya.
Di antara sunnah hari Jum'at
📌 Datang ke masjid lebih awal
Besegera datang sejak matahari terbit. Karena Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan dorongan untuk itu. Beliau bersabda,
🛬 "Barangsiapa mandi – yakni pada hari Jum'at – kemudian berangkat pada waktu pertama, maka dia seperti berkurban seekor onta. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kedua, maka dia seperti berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang berangkat pada waktu ketiga, maka dia seperti berkurban seekor kambing bertanduk. Barangsiapa yang berangkat pada waktu keempat, maka dia seperti berkurban seekor ayam. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kelima, maka dia seperti berkurban sebutir telur."
🔅Maka sepantasnya bagi seorang muslim untuk memanfaat kesempatan ini.
✅ Ini kesempatan besar dalam umur.
🏚 Apa gunanya, kamu tetap berada di rumah atau di pasar menghabiskan waktu di sana, sementara kamu melewatkan pahala besar ini?
⁉️
🕌 Berangkatlah ke masjid, maka kamu memperoleh pahala kurban ini : onta, sapi, kambing bertanduk, ayam, dan telor, setelah kamu mandi sebelumnya.
🔰 Kemudian, apabila kamu pergi ke masjid, kamu pun akan memperoleh kebaikan yang sangat banyak :
💠 kamu menyibukkan diri dengan shalat atau membaca al-Qur`an
💠 kalau kamu bosan dari shalat, kamu bisa membaca al-Qur'an
💠 kalau kamu bosan membaca, kamu bisa mengerjakan shalat
💠 tidak mengapa kamu berbicara dengan saudaramu (yang ada di sampingmu) dengan suatu pembicaraan yang bermanfaat. Seperti membahas tentang ilmu atau semisalnya.
🏘Namun banyak orang yang terhalangi (dari kebaikan ini)!! Syaithan menguasai banyak orang – semoga Allah menjaga saya dan anda darinya –
🌥 kamu dapati dia berada di rumahnya tanpa ada kesibukan. Kamu lihat dia berada di rumah, menghabiskan waktu, menunggu datangnya waktu shalat.
Ini bentuk terhalangi dari kebaikan yang sangat besar.
(bersambung...)
📗 Silsilah Liqa al-Bab al-Maftuh 105
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~
🔹SUNNAH-SUNNAH HARI JUM'AT
🗻 asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
----------------------
Di antara sunnah hari Jum'at
📌 Siwak
Bersiwak di sini bukan bersiwak sepertinya biasanya, namun bersiwak yang sifatnya khusus. Yaitu lebih banyak lagi dalam membersihkan gigi dan lebih banyak dalam menggosoknya.
Di antara sunnah hari Jum'at
📌 Minyak Wangi
Seorang memakai minyak wangi pada kepalanya, jenggotnya, dan pakaiannya.
Di antara sunnah hari Jum'at
📌 Datang ke masjid lebih awal
Besegera datang sejak matahari terbit. Karena Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan dorongan untuk itu. Beliau bersabda,
🛬 "Barangsiapa mandi – yakni pada hari Jum'at – kemudian berangkat pada waktu pertama, maka dia seperti berkurban seekor onta. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kedua, maka dia seperti berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang berangkat pada waktu ketiga, maka dia seperti berkurban seekor kambing bertanduk. Barangsiapa yang berangkat pada waktu keempat, maka dia seperti berkurban seekor ayam. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kelima, maka dia seperti berkurban sebutir telur."
🔅Maka sepantasnya bagi seorang muslim untuk memanfaat kesempatan ini.
✅ Ini kesempatan besar dalam umur.
🏚 Apa gunanya, kamu tetap berada di rumah atau di pasar menghabiskan waktu di sana, sementara kamu melewatkan pahala besar ini?
⁉️
🕌 Berangkatlah ke masjid, maka kamu memperoleh pahala kurban ini : onta, sapi, kambing bertanduk, ayam, dan telor, setelah kamu mandi sebelumnya.
🔰 Kemudian, apabila kamu pergi ke masjid, kamu pun akan memperoleh kebaikan yang sangat banyak :
💠 kamu menyibukkan diri dengan shalat atau membaca al-Qur`an
💠 kalau kamu bosan dari shalat, kamu bisa membaca al-Qur'an
💠 kalau kamu bosan membaca, kamu bisa mengerjakan shalat
💠 tidak mengapa kamu berbicara dengan saudaramu (yang ada di sampingmu) dengan suatu pembicaraan yang bermanfaat. Seperti membahas tentang ilmu atau semisalnya.
🏘Namun banyak orang yang terhalangi (dari kebaikan ini)!! Syaithan menguasai banyak orang – semoga Allah menjaga saya dan anda darinya –
🌥 kamu dapati dia berada di rumahnya tanpa ada kesibukan. Kamu lihat dia berada di rumah, menghabiskan waktu, menunggu datangnya waktu shalat.
Ini bentuk terhalangi dari kebaikan yang sangat besar.
(bersambung...)
📗 Silsilah Liqa al-Bab al-Maftuh 105
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~
👍2
(lanjutan)
🔹🕌 SUNNAH-SUNNAH HARI JUM'AT
🗻 asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
----------------------
Demikian juga di antara sunnah pada hari Jum'at
📌 hendaknya mengenakan baju TERBAIK yang ia punya, baik baju baru atau sudah lama. Karena itu termasuk sunnah.
📌 berupaya perhatian dengan doa ketika imam hari Jum'at telah masuk, dengan doa yang ia inginkan. Terlebih di tengah-tengah shalat.
Karena pada hari Jum'at itu ada satu waktu, yang tidak seorang muslim berdoa bertepatan dengan waktu tersebut memohon kepada Allah dalam keadaan dia shalat, kecuali Allah berikan kepadanya permintaannya.
Di antara sunnah para hari Jum'at
📌 memperbanyak shalawat kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Perbanyak dan teruslah bershalawat. Jangan bosan dan jangan capek. Teruslah bershawalat, dengan mengucapkan : "Allahum shalli 'ala Muhammad, Allahum shalli 'ala Muhammad, ..."
🍓 dalam kondisi kamu berjalan,
💺 duduk
🕌 sudah berada di masjid
🏡 ketika masih di rumah
🛤 ketika masih di pasar
🎗Sungguh ini merupakan kebaikan yang sangat banyak.
📚Ibnul Qayyim rahimahullah dalam "Zadul Ma'ad" telah menyebutkan banyak. Silakan merujuk padanya, supaya lebih sempurna.
⏺ SELESAI
📗 Silsilah Liqa al-Bab al-Maftuh 105
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~
🔹🕌 SUNNAH-SUNNAH HARI JUM'AT
🗻 asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
----------------------
Demikian juga di antara sunnah pada hari Jum'at
📌 hendaknya mengenakan baju TERBAIK yang ia punya, baik baju baru atau sudah lama. Karena itu termasuk sunnah.
📌 berupaya perhatian dengan doa ketika imam hari Jum'at telah masuk, dengan doa yang ia inginkan. Terlebih di tengah-tengah shalat.
Karena pada hari Jum'at itu ada satu waktu, yang tidak seorang muslim berdoa bertepatan dengan waktu tersebut memohon kepada Allah dalam keadaan dia shalat, kecuali Allah berikan kepadanya permintaannya.
Di antara sunnah para hari Jum'at
📌 memperbanyak shalawat kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Perbanyak dan teruslah bershalawat. Jangan bosan dan jangan capek. Teruslah bershawalat, dengan mengucapkan : "Allahum shalli 'ala Muhammad, Allahum shalli 'ala Muhammad, ..."
🍓 dalam kondisi kamu berjalan,
💺 duduk
🕌 sudah berada di masjid
🏡 ketika masih di rumah
🛤 ketika masih di pasar
🎗Sungguh ini merupakan kebaikan yang sangat banyak.
📚Ibnul Qayyim rahimahullah dalam "Zadul Ma'ad" telah menyebutkan banyak. Silakan merujuk padanya, supaya lebih sempurna.
⏺ SELESAI
📗 Silsilah Liqa al-Bab al-Maftuh 105
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~
👍2
📜📪 Jika makmum masbuq hanya mendapati shalat Jumat pada sujud (dari rakaat terakhir, pen) atau tasyahud, maka DIA HARUS SHALAT ZHUHUR
📑 asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah
------------------------
Tanya:
"Jika aku masuk masjid sedangkan imam sudah shalat Jumat pada posisi duduk tasyahud, apakah aku harus menyempurnakan shalat Jum'at ataukah harus Shalat Zhuhur?"
⚪ Jawab:
"Jika makmum masbuq hanya mendapati shalat Jumat pada sujud (dari rakaat terakhir, pen) atau tasyahud, maka
🚪 ia harus SHALAT ZHUHUR, bukan shalat Jumat.
Sebab, seseorang teranggap mendapatkan shalat jika ia mendapatkan (minimal satu) raka'at.
Hal ini berdasar sabda Nabi:
من أدرك ركعة من الصلاة فقد أدرك الصلاة
"Barangsiapa yg mendapatkan satu rakaat shalat, maka ia telah mendapati shalat (bersama imam)."
(HR. Al bukhari dalam mawaqitush shalah no. 546 dan muslim dalam bab al masajid wa mawadhi'u ash shalah no. 954)
Juga sabda beliau:
من أدرك ركعة من الجمعة فليضف إليها أخرى وقد تمت صلاته
"Barangsiapa mendapatkan satu rakaat pada shalat Jum'at, hendaklah ia menambah satu rakaat lagi. Dengan demikian, sempurnalah shalat Jum'atnya." (HR. an-Nasa'i)
🔴 Dari dua hadis di atas, diketahui bahwa makmum masbuq yang tidak mendapatkan satu rakaat pun maka berarti
▪ ia telah KEHILANGAN shalat Jum'at, dan
▪ WAJIB BAGINYA untuk SHALAT ZHUHUR.
📚Majmu' Fatawa 12/134
http://www.binbaz.org.sa/mat/1309
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📑 asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah
------------------------
Tanya:
"Jika aku masuk masjid sedangkan imam sudah shalat Jumat pada posisi duduk tasyahud, apakah aku harus menyempurnakan shalat Jum'at ataukah harus Shalat Zhuhur?"
⚪ Jawab:
"Jika makmum masbuq hanya mendapati shalat Jumat pada sujud (dari rakaat terakhir, pen) atau tasyahud, maka
🚪 ia harus SHALAT ZHUHUR, bukan shalat Jumat.
Sebab, seseorang teranggap mendapatkan shalat jika ia mendapatkan (minimal satu) raka'at.
Hal ini berdasar sabda Nabi:
من أدرك ركعة من الصلاة فقد أدرك الصلاة
"Barangsiapa yg mendapatkan satu rakaat shalat, maka ia telah mendapati shalat (bersama imam)."
(HR. Al bukhari dalam mawaqitush shalah no. 546 dan muslim dalam bab al masajid wa mawadhi'u ash shalah no. 954)
Juga sabda beliau:
من أدرك ركعة من الجمعة فليضف إليها أخرى وقد تمت صلاته
"Barangsiapa mendapatkan satu rakaat pada shalat Jum'at, hendaklah ia menambah satu rakaat lagi. Dengan demikian, sempurnalah shalat Jum'atnya." (HR. an-Nasa'i)
🔴 Dari dua hadis di atas, diketahui bahwa makmum masbuq yang tidak mendapatkan satu rakaat pun maka berarti
▪ ia telah KEHILANGAN shalat Jum'at, dan
▪ WAJIB BAGINYA untuk SHALAT ZHUHUR.
📚Majmu' Fatawa 12/134
http://www.binbaz.org.sa/mat/1309
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍4
📌📊 KEHIDUPAN YANG INDAH HAKIKI
....................................
قال الإمام ابن القيم:
الحياة الحقيقية الطيبة هي:
حياة من استجاب لله والرسول ظاهراً وباطناً فهؤلاء هم الأحياء وإن ماتوا.
الفوائد-١٢٧
Al-Imam Muhammad bin Abu Bakr bin al-Qayyim al-Jauziyah berkata:
🌳🌴 "Kehidupan yang hakiki dan baik adalah kehidupan orang menyambut panggilan Allah dan Rasul-Nya lahir dan batin. Merekalah orang yang hidup walaupun jasadnya telah mati"
🎒 Dikutip dari Kitab "al-Fawaid", hal 127.
@baderAlbder
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
....................................
قال الإمام ابن القيم:
الحياة الحقيقية الطيبة هي:
حياة من استجاب لله والرسول ظاهراً وباطناً فهؤلاء هم الأحياء وإن ماتوا.
الفوائد-١٢٧
Al-Imam Muhammad bin Abu Bakr bin al-Qayyim al-Jauziyah berkata:
🌳🌴 "Kehidupan yang hakiki dan baik adalah kehidupan orang menyambut panggilan Allah dan Rasul-Nya lahir dan batin. Merekalah orang yang hidup walaupun jasadnya telah mati"
🎒 Dikutip dari Kitab "al-Fawaid", hal 127.
@baderAlbder
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🚝🏡🗻 AGAR RUMAH MENJADI TEMPAT YANG NYAMAN dan LINGKUNGAN YANG BAIK
asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
.................................
2⃣ Melaksanakan tugas-tugas rumah tangga yang merupakan inti kehidupan rumah tangga, seperti memasak, membersihkan rumah, mencuci, dll.
🛅☑ Supaya pekerjaan-pekerjaan tersebuat membuahkan hasil yang maksimal maka harus DIKERJAKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA, dengan jiwa yang lapang dan sukarela, serta merasa bahwa itu semua adalah IBADAH.
(bersambung)
📜 dari tulisan berjudul :
"Peran Wanita dalam Pendidikan Keluarga"
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~
asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
.................................
2⃣ Melaksanakan tugas-tugas rumah tangga yang merupakan inti kehidupan rumah tangga, seperti memasak, membersihkan rumah, mencuci, dll.
🛅☑ Supaya pekerjaan-pekerjaan tersebuat membuahkan hasil yang maksimal maka harus DIKERJAKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA, dengan jiwa yang lapang dan sukarela, serta merasa bahwa itu semua adalah IBADAH.
(bersambung)
📜 dari tulisan berjudul :
"Peran Wanita dalam Pendidikan Keluarga"
••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~
🎯📖 PERAN BESAR ‘ULAMA SUNNAH dalam MENJAGA DAN MENGAWAL KEMURNIAAN AGAMA ALLAH
.........................................................
☀ Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah mengatakan dalam menggambarkan peran besar para ‘ulama Sunnah,
🌿 “Alhamdulillah, Segala puji hanya bagi Allah Yang telah menjadikan pada setiap waktu yang kosong dari para rasul adanya para ‘ulama.
➡ Mereka (para ‘ulama tersebut) mengajak orang yang tersesat kepada hidayah, bersabar atas gangguan dari mereka, menghidupkan orang yang mati (hatinya) dengan Kitabullah, menunjukkan kepada orang yang buta dengan cahaya Allah.
➡ Berapa banyak korban yang dibunuh oleh Iblis berhasil mereka hidupkan, berapa banyak orang yang sesat dan linglung berhasil mereka beri petunjuk, betapa baiknya jasa mereka terhadap umat manusia, namun betapa jeleknya balasan manusia kepada mereka.
🌅👉🏻 Para ‘ulama tersebut menghilangkan dari Kitabullah
▫ penyimpangan makna yang dilakukan oleh orang-orang yang menyimpang,
▫ kedustaan orang-orang sesat yang mengatasnamakan agama,
▫ penafsiran salah yang dilakukan oleh orang-orang yang jahil (bodoh).”
🔖 (ar-Radd ‘ala al-Jahmiyyah, 1)
•••••••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
.........................................................
☀ Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah mengatakan dalam menggambarkan peran besar para ‘ulama Sunnah,
🌿 “Alhamdulillah, Segala puji hanya bagi Allah Yang telah menjadikan pada setiap waktu yang kosong dari para rasul adanya para ‘ulama.
➡ Mereka (para ‘ulama tersebut) mengajak orang yang tersesat kepada hidayah, bersabar atas gangguan dari mereka, menghidupkan orang yang mati (hatinya) dengan Kitabullah, menunjukkan kepada orang yang buta dengan cahaya Allah.
➡ Berapa banyak korban yang dibunuh oleh Iblis berhasil mereka hidupkan, berapa banyak orang yang sesat dan linglung berhasil mereka beri petunjuk, betapa baiknya jasa mereka terhadap umat manusia, namun betapa jeleknya balasan manusia kepada mereka.
🌅👉🏻 Para ‘ulama tersebut menghilangkan dari Kitabullah
▫ penyimpangan makna yang dilakukan oleh orang-orang yang menyimpang,
▫ kedustaan orang-orang sesat yang mengatasnamakan agama,
▫ penafsiran salah yang dilakukan oleh orang-orang yang jahil (bodoh).”
🔖 (ar-Radd ‘ala al-Jahmiyyah, 1)
•••••••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍3
========== ==========
💽 Audio Rekaman 46 💽
========== ==========
📋Silsilah Durus Manhajul Anbiya📋
💺🔐 Bersama al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullahu...
🔑🏡 Masjid Ma'had As-Salafy Jember ll
📆 23 Shafar 1437H ll 5 Des 2015M
-------------
☑ Dars Kitab "Ushul al-Iman" karya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
🌅 Ba'da Subuh...
✔ Pertemuan 52
- Durasi (15:21) = 2,63 MB
- Link https://goo.gl/yhgi41
=================
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📥📀 Unduh di sini
💽 Audio Rekaman 46 💽
========== ==========
📋Silsilah Durus Manhajul Anbiya📋
💺🔐 Bersama al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullahu...
🔑🏡 Masjid Ma'had As-Salafy Jember ll
📆 23 Shafar 1437H ll 5 Des 2015M
-------------
☑ Dars Kitab "Ushul al-Iman" karya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
🌅 Ba'da Subuh...
✔ Pertemuan 52
- Durasi (15:21) = 2,63 MB
- Link https://goo.gl/yhgi41
=================
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📥📀 Unduh di sini
PERNYATAAN
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله و على من اتبع هداه ,
Dengan mengharap ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala, saya : Abu Nasim Mukhtar bin Rifai ;
✅ Mengakui, menyadari dan meyakini bahwa tidak semestinya, tidak pantas dan tidak selayaknya saya berbicara mengenai kehidupan rumah tangga, khususnya interaksi antara suami dan istri. Disebabkan kejahilan dan kelancangan saya dalam berbicara, terbukti telah menyebabkan banyaknya konflik di kalangan suami istri dan efek-efek negatif lainnya.
✅ Mengenai poligami, saya meyakininya sebagai satu bentuk syariat agung yang harus diperjuangkan sehingga tidak semestinya dipinggirkan atau ditinggalkan.
📝📝📝📝📝📝
Untuk itu saya menyatakan ;
✅ Bertaubat kepada Allah atas kesalahan-kesalahan yang banyak saya lakukan di dalam membahas kehidupan rumah tangga. Baik secara materi, penjabaran dan metode penyampaiannya.
✅ Meminta kepada semua pihak untuk men-delete (menghapus) semua rekaman kajian dan tulisan saya mengenai keluarga, rumah tangga dan kewanitaan, serta tidak mendengarkan atau membacanya. Saya tidak ridho apabila setelah pernyataan ini, kajian-kajian tersebut didengarkan atau disimpan.
✅ Jazaahumullahu khairan saya ucapkan untuk seluruh Asatidzah yang telah mencurahkan nasehat untuk saya. Sungguh, nasehat yang amat berharga.
✅ Marilah kita mendukung dan mendoakan Asatidzah Salafiyyin agar selalu diberi kekuatan dan kesabaran di dalam memperjuangkan kemurnian dakwah Salafiyah.
Lendah Kulonprogo,
23 Shafar 1437 H
05 Desember 2015 M
Abu Nasim Mukhtar bin Rifai
📝📝📝📝📝📝📝📝
🌴 Group Whatsapp "Semangat Belajar"
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله و على من اتبع هداه ,
Dengan mengharap ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala, saya : Abu Nasim Mukhtar bin Rifai ;
✅ Mengakui, menyadari dan meyakini bahwa tidak semestinya, tidak pantas dan tidak selayaknya saya berbicara mengenai kehidupan rumah tangga, khususnya interaksi antara suami dan istri. Disebabkan kejahilan dan kelancangan saya dalam berbicara, terbukti telah menyebabkan banyaknya konflik di kalangan suami istri dan efek-efek negatif lainnya.
✅ Mengenai poligami, saya meyakininya sebagai satu bentuk syariat agung yang harus diperjuangkan sehingga tidak semestinya dipinggirkan atau ditinggalkan.
📝📝📝📝📝📝
Untuk itu saya menyatakan ;
✅ Bertaubat kepada Allah atas kesalahan-kesalahan yang banyak saya lakukan di dalam membahas kehidupan rumah tangga. Baik secara materi, penjabaran dan metode penyampaiannya.
✅ Meminta kepada semua pihak untuk men-delete (menghapus) semua rekaman kajian dan tulisan saya mengenai keluarga, rumah tangga dan kewanitaan, serta tidak mendengarkan atau membacanya. Saya tidak ridho apabila setelah pernyataan ini, kajian-kajian tersebut didengarkan atau disimpan.
✅ Jazaahumullahu khairan saya ucapkan untuk seluruh Asatidzah yang telah mencurahkan nasehat untuk saya. Sungguh, nasehat yang amat berharga.
✅ Marilah kita mendukung dan mendoakan Asatidzah Salafiyyin agar selalu diberi kekuatan dan kesabaran di dalam memperjuangkan kemurnian dakwah Salafiyah.
Lendah Kulonprogo,
23 Shafar 1437 H
05 Desember 2015 M
Abu Nasim Mukhtar bin Rifai
📝📝📝📝📝📝📝📝
🌴 Group Whatsapp "Semangat Belajar"
🚫💨💨MELUCU DALAM BERDAKWAH
🎒🔎 Fadhilatus Syaikh Shalih bin al Fauzan ditanya,
Pertanyaan :
"Di sela-sela ceramah, sebagian da'i menjadikan senda gurau sebagai trik dalam berdakwah kepada manusia agar mereka mengikuti hidayah dan taubat kepada Allah. Apa hukum trik seperti ini?"
Jawab :
📵❗ "Kapan pun yang namanya senda gurau dan guyon BUKANLAH metode dalam berdakwah menuju jalan Allah.
🍁 Berdakwah di jalan Allah dilakukan dengan al-Kitab dan as-Sunnah, dengan disertai nasehat dan peringatan.
❌ Ada pun metode berdakwah dengan senda gurau dan humor, maka ini dapat MEMATIKAN HATI sekaligus menjadikan manusia selalu ingin bercanda dan tertawa, sehingga mereka datang ke tempat ini (tempat ilmu) BUKAN untuk menimba ilmu, tapi untuk hiburan!!
🔒📛 Metode ini tidak dibenarkan sama sekali, dan TIDAK TERMASUK metode dalam berdakwah. Tidak lain cara seperti itu hanyalah sarana hiburan."
📚 (Sumber kitab al-Ijabah al-Muhimmah fi al-Masyakil al-Mudlahamah, pertanyaan no 156. karya asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Fauzan al Fauzan; anggota haiah Kibar Ulama dan anggota al-Lajnah ad-Da'imah li al-Ifta)
••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
🎒🔎 Fadhilatus Syaikh Shalih bin al Fauzan ditanya,
Pertanyaan :
"Di sela-sela ceramah, sebagian da'i menjadikan senda gurau sebagai trik dalam berdakwah kepada manusia agar mereka mengikuti hidayah dan taubat kepada Allah. Apa hukum trik seperti ini?"
Jawab :
📵❗ "Kapan pun yang namanya senda gurau dan guyon BUKANLAH metode dalam berdakwah menuju jalan Allah.
🍁 Berdakwah di jalan Allah dilakukan dengan al-Kitab dan as-Sunnah, dengan disertai nasehat dan peringatan.
❌ Ada pun metode berdakwah dengan senda gurau dan humor, maka ini dapat MEMATIKAN HATI sekaligus menjadikan manusia selalu ingin bercanda dan tertawa, sehingga mereka datang ke tempat ini (tempat ilmu) BUKAN untuk menimba ilmu, tapi untuk hiburan!!
🔒📛 Metode ini tidak dibenarkan sama sekali, dan TIDAK TERMASUK metode dalam berdakwah. Tidak lain cara seperti itu hanyalah sarana hiburan."
📚 (Sumber kitab al-Ijabah al-Muhimmah fi al-Masyakil al-Mudlahamah, pertanyaan no 156. karya asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Fauzan al Fauzan; anggota haiah Kibar Ulama dan anggota al-Lajnah ad-Da'imah li al-Ifta)
••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
🔑🌅 KEUTAMAAN MEMPELAJARI NAMA-NAMA ALLAH DAN SHIFAT-SHIFAT-NYA
📌 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah
-----------------------------------------------
📖🔑 MEMPELAJARI Nama-Nama dan Shifat-Shifat Allah dengan bersumber dari al-Qur’an al-‘Azhim dan Sunnah yang suci termasuk IBADAH kepada Allah yang paling besar
Karena hal itu akan membantunya untuk :
✅ mengagungkan Allah dan mensucikan-Nya,
✅ meminta (berdo’a) kepada Allah dengan Nama-Nama dan Shifat-Shifat-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
{وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا}
“Hanya milik Allah saja-lah al-Asma’ul Husna (Nama-Nama Yang Indah), maka berdo’alah kalian dengan nama-nama tersebut.” (al-A’raf : 180)
🅾 Firman Allah ini menunjukkan bahwa disyari’atkan untuk kita MENGENAL (mempelajari) NAMA-NAMA ALLAH, supaya kita bisa berdo’a dengannya.
Nabi Shallahu ‘alaihi wa Sallam juga bersabda,
«إن لله تسعة وتسعين اسما، من أحصاها دخل الجنة »
“Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, barangsiapa yang menghitung (menghafal dan mengamalkan)nya niscaya dia masuk al-Jannah (surga).” (HR. al-Bukhari 7392, Muslim 2677)
Menunjukkan bahwa Dia (Allah) witr, cinta kepada witr (ganjil).
Hadits ini juga menunjukkan bahwa :
▶ Selayaknya bagi para ahli ilmu dan ahli iman untuk MEMPELAJARI NAMA-NAMA DAN SHIFAT-SHIFAT ALLAH, agar :
🔹 dia bisa berdo’a kepada Allah dengan Nama-Nama-Nya,
🔸memuji dan menyanjung Allah dengan Nama-Nama-Nya,
🔹 beramal dengan konsekuensi Nama-Nama-Nya, dan
🔸 memperoleh al-Jannah (surga)
🔎📒 Demikianlah, selayaknya bagi seorang mukmin hendaknya dia BERILMU bahwa Allah Azza wa Jalla memiliki al-Asma al-Husna (Nama-Nama yang Indah), dan bahwa tidak ada yang serupa dengan-Nya, tidak ada yang setara dengan-Nya, dan tidak ada yang sebanding dengan-Nya. Dia harus berilmu bahwa Allah adalah Maha Sempurna pada Dzat-Nya, Nama-Nama-Nya, Shifat-Shifat-Nya, dan perbuatan-perbuatan-Nya. Allah tidak serupa dengan makhluk-makhluk-Nya, karena Allah berfirman :
{لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ}
“Tidak ada yang sesuatu pun yang serupa dengan-Nya, dan Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat.” (asy-Syura : 11)
🌐 Dia adalah “Ar-Rahman” yang memiliki rahmat, tidak sama dengan rahmat kita. Dia adalah “al-‘Aliy” yang memiliki sifat tinggi, tidak sama dengan sifat tinggi pada kita. Dia beristawa (tinggi, naik, tetap berada) di atas ‘Arsy, tidak sama dengan istiwa –nya makhluk. Allah “Rahim” (penyayang) tidak seperti sifat sayang yang ada pada kita. Dia marah, tidak seperti marahnya kita, dia tertawa tidak seperti tertawanya kita, dan seterusnya dari Shifat-Shifat-Nya Subhanahu wa Ta’ala.
Dipetik dari :
📁📖 Fatawa Nur ‘ala ad-Darb (tahqiq asy-Syuwai’ir) 101~102
•••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📌 Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah
-----------------------------------------------
📖🔑 MEMPELAJARI Nama-Nama dan Shifat-Shifat Allah dengan bersumber dari al-Qur’an al-‘Azhim dan Sunnah yang suci termasuk IBADAH kepada Allah yang paling besar
Karena hal itu akan membantunya untuk :
✅ mengagungkan Allah dan mensucikan-Nya,
✅ meminta (berdo’a) kepada Allah dengan Nama-Nama dan Shifat-Shifat-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
{وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا}
“Hanya milik Allah saja-lah al-Asma’ul Husna (Nama-Nama Yang Indah), maka berdo’alah kalian dengan nama-nama tersebut.” (al-A’raf : 180)
🅾 Firman Allah ini menunjukkan bahwa disyari’atkan untuk kita MENGENAL (mempelajari) NAMA-NAMA ALLAH, supaya kita bisa berdo’a dengannya.
Nabi Shallahu ‘alaihi wa Sallam juga bersabda,
«إن لله تسعة وتسعين اسما، من أحصاها دخل الجنة »
“Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, barangsiapa yang menghitung (menghafal dan mengamalkan)nya niscaya dia masuk al-Jannah (surga).” (HR. al-Bukhari 7392, Muslim 2677)
Menunjukkan bahwa Dia (Allah) witr, cinta kepada witr (ganjil).
Hadits ini juga menunjukkan bahwa :
▶ Selayaknya bagi para ahli ilmu dan ahli iman untuk MEMPELAJARI NAMA-NAMA DAN SHIFAT-SHIFAT ALLAH, agar :
🔹 dia bisa berdo’a kepada Allah dengan Nama-Nama-Nya,
🔸memuji dan menyanjung Allah dengan Nama-Nama-Nya,
🔹 beramal dengan konsekuensi Nama-Nama-Nya, dan
🔸 memperoleh al-Jannah (surga)
🔎📒 Demikianlah, selayaknya bagi seorang mukmin hendaknya dia BERILMU bahwa Allah Azza wa Jalla memiliki al-Asma al-Husna (Nama-Nama yang Indah), dan bahwa tidak ada yang serupa dengan-Nya, tidak ada yang setara dengan-Nya, dan tidak ada yang sebanding dengan-Nya. Dia harus berilmu bahwa Allah adalah Maha Sempurna pada Dzat-Nya, Nama-Nama-Nya, Shifat-Shifat-Nya, dan perbuatan-perbuatan-Nya. Allah tidak serupa dengan makhluk-makhluk-Nya, karena Allah berfirman :
{لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ}
“Tidak ada yang sesuatu pun yang serupa dengan-Nya, dan Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat.” (asy-Syura : 11)
🌐 Dia adalah “Ar-Rahman” yang memiliki rahmat, tidak sama dengan rahmat kita. Dia adalah “al-‘Aliy” yang memiliki sifat tinggi, tidak sama dengan sifat tinggi pada kita. Dia beristawa (tinggi, naik, tetap berada) di atas ‘Arsy, tidak sama dengan istiwa –nya makhluk. Allah “Rahim” (penyayang) tidak seperti sifat sayang yang ada pada kita. Dia marah, tidak seperti marahnya kita, dia tertawa tidak seperti tertawanya kita, dan seterusnya dari Shifat-Shifat-Nya Subhanahu wa Ta’ala.
Dipetik dari :
📁📖 Fatawa Nur ‘ala ad-Darb (tahqiq asy-Syuwai’ir) 101~102
•••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
******
2⃣📀 Silsilah Audio
⚡ "Waspada Manhaj Sesat"
✅💧 1 (SATU) GOLONGAN YANG SELAMAT YANG ISTIQOMAH DIATAS AL-HAQ SAMPAI YAUMIL QIYAMAH ADALAH MEREKA YANG BERPEGANG TEGUH DIATAS AL-QUR'AN DAN AS-SUNNAH DENGAN PEMAHAMAN SALAFUL UMMAH, DIKENAL DENGAN MANHAJ SALAF
~~~~~~~~~~~~~~~
"Manhaj Ahlussunnah Salafiyyah Berlepas Diri dari Kesesatan Manhaj Mumayyiah dan Manhaj Mutasyaddid"
📛 Manhaj Mumayyiah: Lembek. Dan Mukhadzilah: Penggembos dan Pengkhianat dari dalam. Tidak mau ruju' setelah diingatkan kesesatannya (anti tahdzir) dan menolak kaedah hajr (boikot) bila tetap dalam kesesatan. Mereka ini bergabung dan merangkul faham sesat demi hawa nafsu dan membawa dakwah untuk ambisi pribadi dan golongan. Jenis faham ini adalah: Sururiyah, Halabiyah, Turotsiyah, Ruhailiyah, Rodjaiyah, Mutalawun, Laab, Makir (MLM)
📛 Manhaj Mutasyaddid: Keras, kaku dan kasar. Serampangan dalam mentahdzir dan hajr. Faham ini dikenal dengan haddadiyah, hajawuroh dan hajuriyah.
✅ Manhaj Ahlussunnah Salafiyyah berjalan diantara 2 (dua) manhaj sesat diatas. Bukan Mumayyiah-Mukhadzilah dan Bukan pula Mutasyaddid.
Baarakallahu fiikum.
~~~~~~~~~~~~~~~
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Manhaj Ahlussunnah Salafiyah diantara Manhaj Mumayyiah dan Manhaj Mutasyaddid ll Ma'had Dhiyaaus Salaf ll Muara Enim ll Sumatera Selatan ll 13 Shafar 1437 H ll 27 November 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/ZtuyIU
(856 KB) - Durasi [07:18]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📥💽 Unduh di bawah ini
2⃣📀 Silsilah Audio
⚡ "Waspada Manhaj Sesat"
✅💧 1 (SATU) GOLONGAN YANG SELAMAT YANG ISTIQOMAH DIATAS AL-HAQ SAMPAI YAUMIL QIYAMAH ADALAH MEREKA YANG BERPEGANG TEGUH DIATAS AL-QUR'AN DAN AS-SUNNAH DENGAN PEMAHAMAN SALAFUL UMMAH, DIKENAL DENGAN MANHAJ SALAF
~~~~~~~~~~~~~~~
"Manhaj Ahlussunnah Salafiyyah Berlepas Diri dari Kesesatan Manhaj Mumayyiah dan Manhaj Mutasyaddid"
📛 Manhaj Mumayyiah: Lembek. Dan Mukhadzilah: Penggembos dan Pengkhianat dari dalam. Tidak mau ruju' setelah diingatkan kesesatannya (anti tahdzir) dan menolak kaedah hajr (boikot) bila tetap dalam kesesatan. Mereka ini bergabung dan merangkul faham sesat demi hawa nafsu dan membawa dakwah untuk ambisi pribadi dan golongan. Jenis faham ini adalah: Sururiyah, Halabiyah, Turotsiyah, Ruhailiyah, Rodjaiyah, Mutalawun, Laab, Makir (MLM)
📛 Manhaj Mutasyaddid: Keras, kaku dan kasar. Serampangan dalam mentahdzir dan hajr. Faham ini dikenal dengan haddadiyah, hajawuroh dan hajuriyah.
✅ Manhaj Ahlussunnah Salafiyyah berjalan diantara 2 (dua) manhaj sesat diatas. Bukan Mumayyiah-Mukhadzilah dan Bukan pula Mutasyaddid.
Baarakallahu fiikum.
~~~~~~~~~~~~~~~
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Manhaj Ahlussunnah Salafiyah diantara Manhaj Mumayyiah dan Manhaj Mutasyaddid ll Ma'had Dhiyaaus Salaf ll Muara Enim ll Sumatera Selatan ll 13 Shafar 1437 H ll 27 November 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/ZtuyIU
(856 KB) - Durasi [07:18]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📥💽 Unduh di bawah ini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
******
🌳💽 Muhasabah
📚💧 TAHU KADAR DIRI MERUPAKAN BEKAL DALAM MENCARI DAN MENGOKOHKAN ILMU, BIIZNILLAHI TA'ALA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman Lombok hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Ilmu bekal menghadapi segala problema ll 16 Muharrom 1436 H ll 9 November 2014 M ll Slipi ll Jakarta
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/Jj3rWQ
(479 KB) - Durasi [04:05]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
🌳💽 Muhasabah
📚💧 TAHU KADAR DIRI MERUPAKAN BEKAL DALAM MENCARI DAN MENGOKOHKAN ILMU, BIIZNILLAHI TA'ALA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman Lombok hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Ilmu bekal menghadapi segala problema ll 16 Muharrom 1436 H ll 9 November 2014 M ll Slipi ll Jakarta
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/Jj3rWQ
(479 KB) - Durasi [04:05]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://telegram.me/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
☀📑 MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN TAFAKUR LEBIH BAIK
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"Membaca satu ayat saja namun dengan tafakkur dan upaya memahaminya,
☑ lebih baik daripada membaca (al-Qur'an) sampai khatam namun tanpa tadabbur dan upaya memahaminya,
☑ dan lebih bermanfaat bagi hati, serta lebih mengantarkan kepada memperoleh iman, juga merasakan manisnya Al-Qur'an."
📔 (Miftah Daris Sa'adah I/553)
•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"Membaca satu ayat saja namun dengan tafakkur dan upaya memahaminya,
☑ lebih baik daripada membaca (al-Qur'an) sampai khatam namun tanpa tadabbur dan upaya memahaminya,
☑ dan lebih bermanfaat bagi hati, serta lebih mengantarkan kepada memperoleh iman, juga merasakan manisnya Al-Qur'an."
📔 (Miftah Daris Sa'adah I/553)
•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🔵🔴 HATIMU MATI KARENA SEPULUH (10) HAL
-------------------------------------
🔁 Ibrahim bin Adham - rahimahullah - lewat di pasar Bashrah. Maka manusia berkumpul mendatanginya, seraya bertanya kepadanya, "Wahai Abu Ishaq, kenapa kami berdoa namun doa kami tidak dikabulkan? "
⭕🔞 Ibrahim bin Adham menjawab : "Karena hati kalian telah MATI disebabkan oleh 10 hal."
💭 Mereka bertanya, "Apakah sepuluh hal itu? "
Beliau menjawab :
1⃣ "Kalian mengenal Allah, namun KALIAN TIDAK MAU MENUNAIKAN HAK-NYA.
2⃣ Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, kemudian kalian TINGGALKAN SUNNAHNYA.
3⃣ Kalian membaca al-Qur'an, namun kalian TIDAK MENGAMALKANNYA.
4⃣ Kalian memakan nikmat Allah, namun kalian TIDAK MENUNAIKAN SYUKUR ATASNYA.
5⃣ Kalian telah menyatakan bahwa Syaithan adalah musuh kalian, tapi KALIAN MENYETUJUI (perintah dan keinginan)nya.
6⃣ Kalian meyakini bahwa al-Jannah adalah haq (pasti adanya), namun kalian TIDAK BERAMAL untuk mempersiapkannya.
7⃣ Kalian meyakini bahwa neraka adalah haq (pasti adanya), namun kalian TIDAK MAU LARI DARINYA.
8⃣ Kalian meyakini bahwa kematian adalah haq (pasti adanya), namun kalian TIDAK MAU BERSIAP DIRI MENGHADAPINYA.
9⃣ Bangun tidur, kalian sibuk dengan aib orang lain dan lupa akan aib-aib kalian sendiri.
🔟 Kalian menguburkan jenazah, namun kalian TIDAK MENGAMBIL PELAJARAN DARINYA."
📚 Jami' Bayan al-'Ilmi wa Fadhlihi 2/12
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-------------------------------------
🔁 Ibrahim bin Adham - rahimahullah - lewat di pasar Bashrah. Maka manusia berkumpul mendatanginya, seraya bertanya kepadanya, "Wahai Abu Ishaq, kenapa kami berdoa namun doa kami tidak dikabulkan? "
⭕🔞 Ibrahim bin Adham menjawab : "Karena hati kalian telah MATI disebabkan oleh 10 hal."
💭 Mereka bertanya, "Apakah sepuluh hal itu? "
Beliau menjawab :
1⃣ "Kalian mengenal Allah, namun KALIAN TIDAK MAU MENUNAIKAN HAK-NYA.
2⃣ Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, kemudian kalian TINGGALKAN SUNNAHNYA.
3⃣ Kalian membaca al-Qur'an, namun kalian TIDAK MENGAMALKANNYA.
4⃣ Kalian memakan nikmat Allah, namun kalian TIDAK MENUNAIKAN SYUKUR ATASNYA.
5⃣ Kalian telah menyatakan bahwa Syaithan adalah musuh kalian, tapi KALIAN MENYETUJUI (perintah dan keinginan)nya.
6⃣ Kalian meyakini bahwa al-Jannah adalah haq (pasti adanya), namun kalian TIDAK BERAMAL untuk mempersiapkannya.
7⃣ Kalian meyakini bahwa neraka adalah haq (pasti adanya), namun kalian TIDAK MAU LARI DARINYA.
8⃣ Kalian meyakini bahwa kematian adalah haq (pasti adanya), namun kalian TIDAK MAU BERSIAP DIRI MENGHADAPINYA.
9⃣ Bangun tidur, kalian sibuk dengan aib orang lain dan lupa akan aib-aib kalian sendiri.
🔟 Kalian menguburkan jenazah, namun kalian TIDAK MENGAMBIL PELAJARAN DARINYA."
📚 Jami' Bayan al-'Ilmi wa Fadhlihi 2/12
•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📹🗓 BULETIN "AL-ILMU" EDISI AUDIO VISUAL
🌹🌍 "Untukmu Duhai Istri"
——————————————
📟 @buletinsakualilmu
📡Channel https://telegram.me/buletinsakualilmu
💻 http://buletin-alilmu.net
📞✉📲 WhatsApp / Telegram
Ikhwan : 0852-5763-8749
Akhwat : 0819-4666-6047
🌹🌍 "Untukmu Duhai Istri"
——————————————
📟 @buletinsakualilmu
📡Channel https://telegram.me/buletinsakualilmu
💻 http://buletin-alilmu.net
📞✉📲 WhatsApp / Telegram
Ikhwan : 0852-5763-8749
Akhwat : 0819-4666-6047
🚙🚲👣 BERANGKAT KE MASJID BERJALAN KAKI ATAU BERKENDARAAN
❓ Tanya :
🔎 “Apa hukumnya seorang yang berangkat ke masjid dengan mengendarai mobil, baik masjidnya dekat atau pun jauh?”
Jawab :
✅ “Itu tidak mengapa. Namun berjalan kaki LEBIH UTAMA apabila dia bisa melakukannya.”
🏫 Al-Lajna ad-Da’imah li al-Buhuts al-‘Ilmiyyah wa al-Ifta
Fatwa no. 8734
💺Ketua : ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
❓ Tanya :
🔎 “Apa hukumnya seorang yang berangkat ke masjid dengan mengendarai mobil, baik masjidnya dekat atau pun jauh?”
Jawab :
✅ “Itu tidak mengapa. Namun berjalan kaki LEBIH UTAMA apabila dia bisa melakukannya.”
🏫 Al-Lajna ad-Da’imah li al-Buhuts al-‘Ilmiyyah wa al-Ifta
Fatwa no. 8734
💺Ketua : ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2