KABAR GEMBIRA
🎙️Aku sampaikan kabar gembira kepada Anda semua, bahwa guru kami Al-Imam Rabi' bin Hadi Umair Al-Madkhali hafizhahullah dalam keadaan baik walillah al-Hamd wa al-Minnah (segala puji dan karunia hanya milik Allah).
✅ Beliau telah menghubungi saya pada hari ini, Selasa, 20 Syawal 1442 Hijriyah. Beliau mengucapkan salam, dan menanyakan kabarku dan keluargaku.
🌷Aku menjawab pertanyaan beliau dan beliau pun senang dengan jawabanku tersebut. Seraya beliau berdoa dengan doa-doa yang membuat dingin dadaku.
🥀Lalu aku bertanya kepada guru kami: "Apakah ada yang bisa kami bantu atau mungkin ada wasiat (untuk kami, pen)?".
🏵️ Beliau menjawab: "Aku wasiatkan kepadamu untuk bertakwa kepada Allah, dan menuntut ilmu, serta berpegang kuat dengan Sunnah, juga berdakwah mengajak kepadanya, dan bersabar mengahadapi gangguan padanya".
🖼️ Semoga Allah menjaga guru kami Al-Imam Rabi' bin Hadi, semoga Allah memberikan manfaat dengan keberadaan beliau.
☀️ Semoga Allah menolong sunnah dan Ahlussunnah dengan keberadaan beliau.
💐 Semoga Allah menutup untuk kita dan beliau, serta semua pihak yang kita hormati, dengan keteguhan (tsabat) di atas Islam dan Sunnah.
✍🏻 Ahmad bin Yahya bin Khadhir Az-Zahrani.
نبشركم بأن شيخنا الإمام ربيع بن هادي عمير-حفظه الله بخير ولله الحمد والمنة
فقد اتصل بي اليوم الثلاثاء ٢٠/١٠/١٤٤٢ مسلما وسائلا عني وأهلي.
فأجبته فسر بذلك
ودعا بدعوات أثلجت صدري.
وقلت لشيخنا : أي خدمة أو وصية؟
فقال:
أوصيك بتقوى الله وطلب العلم والتمسك بالسنة والدعوة إليها والصبر على الأذى فيها.
حفظ الله شيخنا ونفع به ونصر به السنة وأهلها وختم لنا وله ولمن يعز علينا بالثبات على الإسلام والسنة.
📝 أحمد بن يحيى بن خضر
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
🎙️Aku sampaikan kabar gembira kepada Anda semua, bahwa guru kami Al-Imam Rabi' bin Hadi Umair Al-Madkhali hafizhahullah dalam keadaan baik walillah al-Hamd wa al-Minnah (segala puji dan karunia hanya milik Allah).
✅ Beliau telah menghubungi saya pada hari ini, Selasa, 20 Syawal 1442 Hijriyah. Beliau mengucapkan salam, dan menanyakan kabarku dan keluargaku.
🌷Aku menjawab pertanyaan beliau dan beliau pun senang dengan jawabanku tersebut. Seraya beliau berdoa dengan doa-doa yang membuat dingin dadaku.
🥀Lalu aku bertanya kepada guru kami: "Apakah ada yang bisa kami bantu atau mungkin ada wasiat (untuk kami, pen)?".
🏵️ Beliau menjawab: "Aku wasiatkan kepadamu untuk bertakwa kepada Allah, dan menuntut ilmu, serta berpegang kuat dengan Sunnah, juga berdakwah mengajak kepadanya, dan bersabar mengahadapi gangguan padanya".
🖼️ Semoga Allah menjaga guru kami Al-Imam Rabi' bin Hadi, semoga Allah memberikan manfaat dengan keberadaan beliau.
☀️ Semoga Allah menolong sunnah dan Ahlussunnah dengan keberadaan beliau.
💐 Semoga Allah menutup untuk kita dan beliau, serta semua pihak yang kita hormati, dengan keteguhan (tsabat) di atas Islam dan Sunnah.
✍🏻 Ahmad bin Yahya bin Khadhir Az-Zahrani.
نبشركم بأن شيخنا الإمام ربيع بن هادي عمير-حفظه الله بخير ولله الحمد والمنة
فقد اتصل بي اليوم الثلاثاء ٢٠/١٠/١٤٤٢ مسلما وسائلا عني وأهلي.
فأجبته فسر بذلك
ودعا بدعوات أثلجت صدري.
وقلت لشيخنا : أي خدمة أو وصية؟
فقال:
أوصيك بتقوى الله وطلب العلم والتمسك بالسنة والدعوة إليها والصبر على الأذى فيها.
حفظ الله شيخنا ونفع به ونصر به السنة وأهلها وختم لنا وله ولمن يعز علينا بالثبات على الإسلام والسنة.
📝 أحمد بن يحيى بن خضر
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍1
🌴 NILAI PENTING TAUHID
🔖 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
🍒 “Semakin kuat tauhid dalam hati seorang hamba, maka semakin kuat pula imannya, ketenangannya, tawakkalnya, dan yakinnya.”
📚 (Majmu’ al-Fatawa 28/30)
وَكُلَّمَا قَوِيَ التَّوْحِيدُ فِي قَلْبِ الْعَبْدِ قَوِيَ إيمَانُهُ وَطُمَأْنِينَتُهُ وَتَوَكُّلُهُ وَيَقِينُهُ.
📗 مجموع الفتاوى (٢٨\٣٥)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
🔖 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
🍒 “Semakin kuat tauhid dalam hati seorang hamba, maka semakin kuat pula imannya, ketenangannya, tawakkalnya, dan yakinnya.”
📚 (Majmu’ al-Fatawa 28/30)
وَكُلَّمَا قَوِيَ التَّوْحِيدُ فِي قَلْبِ الْعَبْدِ قَوِيَ إيمَانُهُ وَطُمَأْنِينَتُهُ وَتَوَكُّلُهُ وَيَقِينُهُ.
📗 مجموع الفتاوى (٢٨\٣٥)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍3
🪴 DZIKIR DAN DOA SETELAH SHALAT, DIUCAPKAN SETELAH SALAM ATAUKAH SEBELUM SALAM?
🌱 Merupakan suatu kepastian, bahwa hadits-hadits yang shahih dari Rasululullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam maka tidak boleh diragukan lagi kebenarannya. Namun terkadang seorang yang membaca sebuah hadits mendapati kesan masih samar (kurang jelas) dalam makna kandungannya ketika hendak mengamalkannya dalam praktek amaliah ibadahnya sehari-hari, terlebih lagi dalam permasalahan yang para ulama sendiri berbeda pendapat dalam penerapannya. Hal ini bisa disebabkan kejahilan (kebodohan) seseorang terhadap agama, atau karena dia kurang luas dalam membaca atau menelaah dalil-dalil agama dan penjelasan para ulama tentangnya.
🌾 Di antara perkara yang terkadang masih tersamar pada seseorang adalah tentang doa atau dzikir setelah shalat, apakah dibaca sebelum salam ataukah setelah salam?
🧾 Inti permasalahan terletak pada lafazh “dubura kulli shalat” (artinya: ujung setiap shalat).
✅ Salah satunya hadits yang diriwayatkan dari shahabat Muadz bin Jabal Radhiyallahu 'anhu sebagaimana berikut:
bahwasannya Rasulullahu shallallahu alaihi wasallam berpesan kepadanya:
أوصيك يا معاذ : لا تدعن دُبر كل صلاة أن تقول: اللهم أعني على ذكرك، وشكرك، وحسن عبادتك (رواه أحمد وأبو داود والنسائي)
“Aku wasiatkan kepadamu wahai Mu’adz: Janganlah sekali-kali engkau tinggalkan pada ujung setiap shalat untuk engkau mengucapkan (doa): Ya Allah tolonglah aku agar aku senantiasa berdzikir, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan an-Nasa’i).
🔰 Dalam hadits di atas (dan yang selainnya) disebutkan bahwa doa-doa tersebut diucapkan pada “dubura kulli shalat” (artinya: ujung setiap shalat).
▪️ Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat bahwa doa tersebut dibaca setelah salam.
▪️ Namun sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa doa tersebut dibaca sebelum salam. Karena yang tampak dari dalil-dalil Al-Quran dan As-Sunnah menunjukkan bahwa makna “dubura kulli shalat” jika kaitannya dengan doa maka itu dibaca sebelum salam, adapun jika kaitannya dengan dzikir maka dibaca setelah salam.
🧾 Pendapat inilah yang disebutkan oleh Asy-Syaikh lbnu Utsaimin dalam fatwanya berikut ini:
والمرجَّح أن ما كان ذكرا فالمراد بالدبر فيه ما بعد الصلاة، وما كان دعاءًا فالمراد بالدبر فيه ما كان في آخر الصلاة،والقرينة التي ترجح ذلك أن الذكر أمر الله به بعد الصلاة فقال: وإذا قضيتم الصلاة فاذكروا الله [النساء:۱۰۳)، فيكون كل ذکر قید بدبر الصلاة يكون بعدها، وأما الدعاء فإننا نرجح أن دبر الصلاة فيه آخرها وذلك لقول النبي صلى الله عليه وسلم في حديث ابن مسعود رضي الله عنه: 《ثم ليختير من الدعاء أعجبه إليه》. (فتح ذي الجلال والإكرام ج٣ ص٥٠٩ - ٥١٠)
"Maka yang dirajihkan (pendapat yang dikuatkan), jika perkara tersebut merupakan sebuah dzikir maka yang dimaksud “dubura kulli shalat” adalah waktu setelah (salam) shalat.
Adapun jika merupakan sebuah doa maka yang dimaksud “dubura kulli shalat” adalah waktu di akhir shalat (yaitu sebelum salam,pent).
Indikator yang memperkuat pendapat ini adalah bahwa berdzikir Allah perintahkan ketika setelah (usai) shalat, sebagaimana dalam firman-Nya (artinya), “Jika kalian telah selesai menunaikan shalat maka berdzikirlah kepada Allah.” (QS An-Nisaa’: 103).
Maka setiap dzikir yang penyebutannya (dalam hadits) dibatasi dengan lafazh “dubur shalat” maka itu diucapkan setelah (usai) shalat.
Adapun doa, maka sungguh kami merajihkan (menguatkan) bahwa yang dimaksud dengan “dubur shalat” adalah di akhir (ujung) shalat (yakni sebelum salam). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam dalam hadits yang diriwayatkan dari shahabat Ibnu Mas’ud radhiyallahu 'anhu (yakni tentang doa tasyahud akhir, pen) bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda, “… maka kemudian hendaklah dia memilih doa yang paling dia inginkan.” (doa di sini terletak sebelum salam, pen)
(lihat Fath Dzi al-Jalal wa al-Ikram, III/509-510).
🌱 Merupakan suatu kepastian, bahwa hadits-hadits yang shahih dari Rasululullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam maka tidak boleh diragukan lagi kebenarannya. Namun terkadang seorang yang membaca sebuah hadits mendapati kesan masih samar (kurang jelas) dalam makna kandungannya ketika hendak mengamalkannya dalam praktek amaliah ibadahnya sehari-hari, terlebih lagi dalam permasalahan yang para ulama sendiri berbeda pendapat dalam penerapannya. Hal ini bisa disebabkan kejahilan (kebodohan) seseorang terhadap agama, atau karena dia kurang luas dalam membaca atau menelaah dalil-dalil agama dan penjelasan para ulama tentangnya.
🌾 Di antara perkara yang terkadang masih tersamar pada seseorang adalah tentang doa atau dzikir setelah shalat, apakah dibaca sebelum salam ataukah setelah salam?
🧾 Inti permasalahan terletak pada lafazh “dubura kulli shalat” (artinya: ujung setiap shalat).
✅ Salah satunya hadits yang diriwayatkan dari shahabat Muadz bin Jabal Radhiyallahu 'anhu sebagaimana berikut:
bahwasannya Rasulullahu shallallahu alaihi wasallam berpesan kepadanya:
أوصيك يا معاذ : لا تدعن دُبر كل صلاة أن تقول: اللهم أعني على ذكرك، وشكرك، وحسن عبادتك (رواه أحمد وأبو داود والنسائي)
“Aku wasiatkan kepadamu wahai Mu’adz: Janganlah sekali-kali engkau tinggalkan pada ujung setiap shalat untuk engkau mengucapkan (doa): Ya Allah tolonglah aku agar aku senantiasa berdzikir, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan an-Nasa’i).
🔰 Dalam hadits di atas (dan yang selainnya) disebutkan bahwa doa-doa tersebut diucapkan pada “dubura kulli shalat” (artinya: ujung setiap shalat).
▪️ Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat bahwa doa tersebut dibaca setelah salam.
▪️ Namun sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa doa tersebut dibaca sebelum salam. Karena yang tampak dari dalil-dalil Al-Quran dan As-Sunnah menunjukkan bahwa makna “dubura kulli shalat” jika kaitannya dengan doa maka itu dibaca sebelum salam, adapun jika kaitannya dengan dzikir maka dibaca setelah salam.
🧾 Pendapat inilah yang disebutkan oleh Asy-Syaikh lbnu Utsaimin dalam fatwanya berikut ini:
والمرجَّح أن ما كان ذكرا فالمراد بالدبر فيه ما بعد الصلاة، وما كان دعاءًا فالمراد بالدبر فيه ما كان في آخر الصلاة،والقرينة التي ترجح ذلك أن الذكر أمر الله به بعد الصلاة فقال: وإذا قضيتم الصلاة فاذكروا الله [النساء:۱۰۳)، فيكون كل ذکر قید بدبر الصلاة يكون بعدها، وأما الدعاء فإننا نرجح أن دبر الصلاة فيه آخرها وذلك لقول النبي صلى الله عليه وسلم في حديث ابن مسعود رضي الله عنه: 《ثم ليختير من الدعاء أعجبه إليه》. (فتح ذي الجلال والإكرام ج٣ ص٥٠٩ - ٥١٠)
"Maka yang dirajihkan (pendapat yang dikuatkan), jika perkara tersebut merupakan sebuah dzikir maka yang dimaksud “dubura kulli shalat” adalah waktu setelah (salam) shalat.
Adapun jika merupakan sebuah doa maka yang dimaksud “dubura kulli shalat” adalah waktu di akhir shalat (yaitu sebelum salam,pent).
Indikator yang memperkuat pendapat ini adalah bahwa berdzikir Allah perintahkan ketika setelah (usai) shalat, sebagaimana dalam firman-Nya (artinya), “Jika kalian telah selesai menunaikan shalat maka berdzikirlah kepada Allah.” (QS An-Nisaa’: 103).
Maka setiap dzikir yang penyebutannya (dalam hadits) dibatasi dengan lafazh “dubur shalat” maka itu diucapkan setelah (usai) shalat.
Adapun doa, maka sungguh kami merajihkan (menguatkan) bahwa yang dimaksud dengan “dubur shalat” adalah di akhir (ujung) shalat (yakni sebelum salam). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam dalam hadits yang diriwayatkan dari shahabat Ibnu Mas’ud radhiyallahu 'anhu (yakni tentang doa tasyahud akhir, pen) bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda, “… maka kemudian hendaklah dia memilih doa yang paling dia inginkan.” (doa di sini terletak sebelum salam, pen)
(lihat Fath Dzi al-Jalal wa al-Ikram, III/509-510).
👍4
📎 Di antara ulama yang berpendapat dengan pendapat ini:
- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah,
- lbnul Qoyyim (Zadul Ma’ad jilid 1/295, jilid 2/264),
- Asy-Syaikh Bin Baz (Al-Majmu’ jilid 11/194),
dan yang lainnya.
والله أعلم بالصواب
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah,
- lbnul Qoyyim (Zadul Ma’ad jilid 1/295, jilid 2/264),
- Asy-Syaikh Bin Baz (Al-Majmu’ jilid 11/194),
dan yang lainnya.
والله أعلم بالصواب
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍4
🌴 KEWAJIBAN TERPENTING
🌾 Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata,
🍃 "Ketahuilah bahwa ibadah tidaklah dinamakan ibadah kecuali jika disertai dengan Tauhid (pemurnian ibadah hanya kepada Allah). Sebagaimana shalat tidak dinamakan shalat kecuali jika disertai dengan thaharah (bersuci).
📛 Maka apabila syirik masuk dalam ibadah, maka ibadah tersebut akan rusak. Sebagaimana halnya hadats masuk ke dalam thaharah (maka thaharahnya menjadi rusak, pen).
🚫 Jika engkau telah tahu bahwa kesyirikan apabila bercampur dengan ibadah maka akan merusak ibadah tersebut, menggugurkan amal, dan pelakunya menjadi kekal di dalam neraka, maka engkau pun tahu bahwa kewajibanmu yang terpenting adalah mengetahui hal itu (pentingnya tauhid dan bahaya syirik, pen)."
📚 al-Qawaid al-Arba, hal. 1
اعلم أن العبادة لا تسمى عبادة إلا مع التوحيد، كما أن الصلاة لا تسمى صلاة إلا مع الطهارة؛ فإذا دخل الشرك في العبادة فسدت، كالحدث إذا دخل في الطهارة. فإذا عرفت أن الشرك إذا خالط العبادة أفسدها وأحبط العمل وصار صاحبه من الخالدين في النار. عرفت أن أهم ما عليك معرفة ذلك.
📚 القواعد الأربع، ص ١
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
🌾 Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata,
🍃 "Ketahuilah bahwa ibadah tidaklah dinamakan ibadah kecuali jika disertai dengan Tauhid (pemurnian ibadah hanya kepada Allah). Sebagaimana shalat tidak dinamakan shalat kecuali jika disertai dengan thaharah (bersuci).
📛 Maka apabila syirik masuk dalam ibadah, maka ibadah tersebut akan rusak. Sebagaimana halnya hadats masuk ke dalam thaharah (maka thaharahnya menjadi rusak, pen).
🚫 Jika engkau telah tahu bahwa kesyirikan apabila bercampur dengan ibadah maka akan merusak ibadah tersebut, menggugurkan amal, dan pelakunya menjadi kekal di dalam neraka, maka engkau pun tahu bahwa kewajibanmu yang terpenting adalah mengetahui hal itu (pentingnya tauhid dan bahaya syirik, pen)."
📚 al-Qawaid al-Arba, hal. 1
اعلم أن العبادة لا تسمى عبادة إلا مع التوحيد، كما أن الصلاة لا تسمى صلاة إلا مع الطهارة؛ فإذا دخل الشرك في العبادة فسدت، كالحدث إذا دخل في الطهارة. فإذا عرفت أن الشرك إذا خالط العبادة أفسدها وأحبط العمل وصار صاحبه من الخالدين في النار. عرفت أن أهم ما عليك معرفة ذلك.
📚 القواعد الأربع، ص ١
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍2
KEUTAMAAN AIR ZAMZAM
✅ Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :
« خَيرُ ماءٍ على وَجهِ الأرضِ ماءُ زمزم فيهِ طَعامُ الطُّعمِ ، وشِفاءُ السُّقمِ »
"Sebaik-baik air yang ada di muka bumi adalah air zamzam, padanya mengandung makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit
📚 [ Shahih At-Targhib 1161 ]
🌴 Al-'Allamah Abdul Aziz bin Baz rahimahullah ketika menjelaskan keutamaan air zamzam berkata, "Zamzam adalah air yang diberkahi, airnya penuh berkah sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam :
"( air zamzam) makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit"
Nabi shalallahu alaihi wa salam menyatakan bahwa air zamzam adalah air yang diberkahi, sehingga ia merupakan sebab kesembuhan dari berbagai penyakit yang diderita oleh seorang hamba."
📙 ( Majmu' Al-Fatawa 1872 )
فهي مباركة، وماؤها مبارك، كما قاله الرسول عليه الصلاة والسلام: طعام طعم، وشفاء سقم وقال: إنها مباركة فهي من أسباب الشفاء مما يتألم منه العبد من الأمراض
((مجموع الفتاوى ١٨٧٢))
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
✅ Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :
« خَيرُ ماءٍ على وَجهِ الأرضِ ماءُ زمزم فيهِ طَعامُ الطُّعمِ ، وشِفاءُ السُّقمِ »
"Sebaik-baik air yang ada di muka bumi adalah air zamzam, padanya mengandung makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit
📚 [ Shahih At-Targhib 1161 ]
🌴 Al-'Allamah Abdul Aziz bin Baz rahimahullah ketika menjelaskan keutamaan air zamzam berkata, "Zamzam adalah air yang diberkahi, airnya penuh berkah sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam :
"( air zamzam) makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit"
Nabi shalallahu alaihi wa salam menyatakan bahwa air zamzam adalah air yang diberkahi, sehingga ia merupakan sebab kesembuhan dari berbagai penyakit yang diderita oleh seorang hamba."
📙 ( Majmu' Al-Fatawa 1872 )
فهي مباركة، وماؤها مبارك، كما قاله الرسول عليه الصلاة والسلام: طعام طعم، وشفاء سقم وقال: إنها مباركة فهي من أسباب الشفاء مما يتألم منه العبد من الأمراض
((مجموع الفتاوى ١٨٧٢))
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍2
🌳🍃 Sudah Benarkah Keimanan Kita Kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
( bagian kesatu)
🚢 Iman kepada Allah Subhanu Wa Ta'ala merupakan rukun Iman yang paling pertama dari enam rukun Iman. Seorang yang tidak beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka dia bukan seorang muslim walaupun banyak melakukan amalan kebaikan seperti menolong orang lain, menyantuni orang miskin dan sebagainya.
🥬 Karena seorang muslim wajib untuk beriman kepada seluruh rukun Iman yang enam. Sebagaimana jawaban Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Sallam ketika ditanya tentang Iman oleh Malaikat Jibril 'alaihis salam, maka beliau menjawab :
أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤمن بالقدر خيره و شره
"Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, dan engkau beriman kepada Taqdir yang baiknya dan yang buruknya".
(Hadits riwayat Muslim dari 'Umar bin Khathab radliyallahu 'anhu).
🏅 Para Ulama menjelaskan bahwa iman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak cukup dengan meyakini bahwa Allah itu ada, akan tetapi iman kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala meliputi empat perkara yaitu :
1. Beriman bahwa Allah ada
2. Beriman kepada Rububiyah-Nya
3. Beriman kepada Uluhiyah-Nya
4. Beriman kepada Nama-Nama-Nya dan Sifat-Sifat-Nya.
📚 (Sumber rujukan : Kitab Syarh Tsalatsatil Ushul, asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah, cet. Daarul Adhwau Sunnah, hal 59)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
( bagian kesatu)
🚢 Iman kepada Allah Subhanu Wa Ta'ala merupakan rukun Iman yang paling pertama dari enam rukun Iman. Seorang yang tidak beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka dia bukan seorang muslim walaupun banyak melakukan amalan kebaikan seperti menolong orang lain, menyantuni orang miskin dan sebagainya.
🥬 Karena seorang muslim wajib untuk beriman kepada seluruh rukun Iman yang enam. Sebagaimana jawaban Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Sallam ketika ditanya tentang Iman oleh Malaikat Jibril 'alaihis salam, maka beliau menjawab :
أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤمن بالقدر خيره و شره
"Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, dan engkau beriman kepada Taqdir yang baiknya dan yang buruknya".
(Hadits riwayat Muslim dari 'Umar bin Khathab radliyallahu 'anhu).
🏅 Para Ulama menjelaskan bahwa iman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak cukup dengan meyakini bahwa Allah itu ada, akan tetapi iman kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala meliputi empat perkara yaitu :
1. Beriman bahwa Allah ada
2. Beriman kepada Rububiyah-Nya
3. Beriman kepada Uluhiyah-Nya
4. Beriman kepada Nama-Nama-Nya dan Sifat-Sifat-Nya.
📚 (Sumber rujukan : Kitab Syarh Tsalatsatil Ushul, asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah, cet. Daarul Adhwau Sunnah, hal 59)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍5
🌱🍒 TUNTUNAN SUNNAH NABI Shalallahu alaihi wa salam KETIKA BERSIN DALAM SHALAT
📙 Al-Imam An-Nasa’i rahimahullah membuat sebuah bab dalam kitab Sunannya, berjudul:
*قول المأموم إذا عطس خلف الإمام*
Ucapan seorang makmum ketika bersin di belakang imam (yakni ketika shalat berjamaah)
🔖 Kemudian beliau meriwayatkan hadits Rifa’ah bin Rafi’ bin Afra’ radhiyallahu anhu:
صلَّيتُ خلفَ النبي صلى الله عليه وسلم فعطستُ فقلتُ الحمدُ للَّهِ حمدًا كثيرًا طيِّبًا مبارَكًا فيهِ مبارَكًا عليْهِ كما يحبُّ ربُّنا ويرضى. فلمَّا صلَّى رسولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم انصرفَ فقالَ: منِ المتَكلِّمُ فى الصَّلاةِ . فلم يكلمه أحدٌ. ثمَّ قالَها الثَّانيةَ : منِ المتَكلِّمُ فى الصَّلاةِ . فقالَ رفاعةُ بنُ رافعِ ابنِ عفراءَ: أنا يا رسولَ اللَّه. قالَ : كيفَ قلتَ. قالَ قلتُ الحمدُ للَّهِ حمدًا كثيرًا طيِّبًا مبارَكًا فيهِ مبارَكًا عليْهِ كما يحبُّ ربُّنا ويرضى فقالَ النَّبيُّ: والَّذي نفسي بيدِهِ لقدِ ابتدرَها بضعةٌ وثلاثونَ ملَكًا أيُّهم يصعدُ بِها
(صححه الشيخ الألباني والشيخ محمد بن علي الأتيوبي)
Aku shalat di belakang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Lalu aku bersin dan mengucapkan, 'Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakan fiih mubarakan 'alaih kamaa yuhibbu rabbuna wayardhaa'.
Setelah Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam selesai dari shalatnya, beliau bertanya: "Siapa yang tadi berbicara saat shalat?" Maka tidak ada seorangpun yang menjawab pertanyaan beliau.
Lalu beliau Shallallallahu'alaihi wa sallam mengulangi pertanyaannya untuk kedua kalinya, "Siapa yang berbicara saat shalat?" Lalu Rifa'ah bin Rafi' bin Afra' pun menjawab, 'Aku wahai Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam'.
Kemudian beliau bertanya: “Apa yang engkau ucapkan tadi?"
Rifa'ah menjawab; 'Aku mengucapkan, 'Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakan fiih mubarakan 'alaih kamaa yuhibbu rabbuna wayardhaa'.
Maka Rasulullah Shallallallahu'alaihi wa sallam pun bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya tiga puluh lebih malaikat berebut untuk membawa naik (bacaan itu).”
🍋 Di antara faedah yang disebutkan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Aly bin Adam Al-Atyubi rahimahullah dari hadits di atas adalah:
1. Disyariatkan bagi seseorang yang bersin ketika shalat untuk membaca dzikir tersebut secara jahr (dibaca keras), sebagaimana hal ini pun diriwayatkan dari shahabat lbnu Umar radhiyallahu.
2. Adapun jamaah shalat yang lainnya tidak disyariatkan membalas dengan tasymit (ucapan "yarhamukallah") terhadap orang tersebut, karena dalam hadits tersebut tidak dinukil sama sekali bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ataupun seorangpun dari shahabat yang membalasnya dengan tasymit.
3. Keutamaan pahala pada dzikir tersebut.
📖 (Lihat Syarh Sunan An-Nasa’i karya Asy-Syaikh Muhammad bin Aly bin Adam Al-Atyubi, cet Dar Ibnul Jauzy, jilid 12 hal 42 – 45)
📚✅ Dalam Fatwa al-Lajnah ad-Daimah dijelaskan sebagai berikut:
“Barangsiapa yang bersin ketika shalat, maka disyariatkan baginya untuk bertahmid, baik dalam shalat fardhu maupun shalat nafilah. Ini adalah pendapat Jumhur (mayoritas) ulama dari kalangan shahabat dan tabi’in. Ini juga pendapat al-Imam Malik, al-Imam asy-Syafi’I, dan al-Imam Ahmad. Walaupun terdapat perbedaan di kalangan mereka, apakah ucapan tahmid tersebut dibaca pelan atau keras. Pendapat yang benar dari dua pendapat ulama adalah madzhab al-Imam Ahmad yaitu hendaknya dibaca keras. Namun sekadar suara yang biasa dia dengar sendiri, supaya tidak mengganggu jama’ah shalat lainnya. …
Namun barangsiapa yang bersin dalam shalat kemudian dia mengucapkan tahmid, maka orang yang mendengarnya tidak boleh membalasnya dengan tasymit (ucapan "yarhamukallah"). Karena ucapan tasymit ini merupakan ucapan manusia, maka tidak boleh dilakukan dalam shalat. Telah sah riwayat dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bahwa beliau mengingkari orang yang menjawab orang bersin dengan tasymit ketika dalam shalat, kemudian beliau bersabda kepada orang tersebut, __“Sesungguhnya shalat ini tidak boleh ada padanya satu pun dari ucapan manusia.
📙 Al-Imam An-Nasa’i rahimahullah membuat sebuah bab dalam kitab Sunannya, berjudul:
*قول المأموم إذا عطس خلف الإمام*
Ucapan seorang makmum ketika bersin di belakang imam (yakni ketika shalat berjamaah)
🔖 Kemudian beliau meriwayatkan hadits Rifa’ah bin Rafi’ bin Afra’ radhiyallahu anhu:
صلَّيتُ خلفَ النبي صلى الله عليه وسلم فعطستُ فقلتُ الحمدُ للَّهِ حمدًا كثيرًا طيِّبًا مبارَكًا فيهِ مبارَكًا عليْهِ كما يحبُّ ربُّنا ويرضى. فلمَّا صلَّى رسولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم انصرفَ فقالَ: منِ المتَكلِّمُ فى الصَّلاةِ . فلم يكلمه أحدٌ. ثمَّ قالَها الثَّانيةَ : منِ المتَكلِّمُ فى الصَّلاةِ . فقالَ رفاعةُ بنُ رافعِ ابنِ عفراءَ: أنا يا رسولَ اللَّه. قالَ : كيفَ قلتَ. قالَ قلتُ الحمدُ للَّهِ حمدًا كثيرًا طيِّبًا مبارَكًا فيهِ مبارَكًا عليْهِ كما يحبُّ ربُّنا ويرضى فقالَ النَّبيُّ: والَّذي نفسي بيدِهِ لقدِ ابتدرَها بضعةٌ وثلاثونَ ملَكًا أيُّهم يصعدُ بِها
(صححه الشيخ الألباني والشيخ محمد بن علي الأتيوبي)
Aku shalat di belakang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Lalu aku bersin dan mengucapkan, 'Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakan fiih mubarakan 'alaih kamaa yuhibbu rabbuna wayardhaa'.
Setelah Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam selesai dari shalatnya, beliau bertanya: "Siapa yang tadi berbicara saat shalat?" Maka tidak ada seorangpun yang menjawab pertanyaan beliau.
Lalu beliau Shallallallahu'alaihi wa sallam mengulangi pertanyaannya untuk kedua kalinya, "Siapa yang berbicara saat shalat?" Lalu Rifa'ah bin Rafi' bin Afra' pun menjawab, 'Aku wahai Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam'.
Kemudian beliau bertanya: “Apa yang engkau ucapkan tadi?"
Rifa'ah menjawab; 'Aku mengucapkan, 'Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakan fiih mubarakan 'alaih kamaa yuhibbu rabbuna wayardhaa'.
Maka Rasulullah Shallallallahu'alaihi wa sallam pun bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya tiga puluh lebih malaikat berebut untuk membawa naik (bacaan itu).”
🍋 Di antara faedah yang disebutkan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Aly bin Adam Al-Atyubi rahimahullah dari hadits di atas adalah:
1. Disyariatkan bagi seseorang yang bersin ketika shalat untuk membaca dzikir tersebut secara jahr (dibaca keras), sebagaimana hal ini pun diriwayatkan dari shahabat lbnu Umar radhiyallahu.
2. Adapun jamaah shalat yang lainnya tidak disyariatkan membalas dengan tasymit (ucapan "yarhamukallah") terhadap orang tersebut, karena dalam hadits tersebut tidak dinukil sama sekali bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ataupun seorangpun dari shahabat yang membalasnya dengan tasymit.
3. Keutamaan pahala pada dzikir tersebut.
📖 (Lihat Syarh Sunan An-Nasa’i karya Asy-Syaikh Muhammad bin Aly bin Adam Al-Atyubi, cet Dar Ibnul Jauzy, jilid 12 hal 42 – 45)
📚✅ Dalam Fatwa al-Lajnah ad-Daimah dijelaskan sebagai berikut:
“Barangsiapa yang bersin ketika shalat, maka disyariatkan baginya untuk bertahmid, baik dalam shalat fardhu maupun shalat nafilah. Ini adalah pendapat Jumhur (mayoritas) ulama dari kalangan shahabat dan tabi’in. Ini juga pendapat al-Imam Malik, al-Imam asy-Syafi’I, dan al-Imam Ahmad. Walaupun terdapat perbedaan di kalangan mereka, apakah ucapan tahmid tersebut dibaca pelan atau keras. Pendapat yang benar dari dua pendapat ulama adalah madzhab al-Imam Ahmad yaitu hendaknya dibaca keras. Namun sekadar suara yang biasa dia dengar sendiri, supaya tidak mengganggu jama’ah shalat lainnya. …
Namun barangsiapa yang bersin dalam shalat kemudian dia mengucapkan tahmid, maka orang yang mendengarnya tidak boleh membalasnya dengan tasymit (ucapan "yarhamukallah"). Karena ucapan tasymit ini merupakan ucapan manusia, maka tidak boleh dilakukan dalam shalat. Telah sah riwayat dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bahwa beliau mengingkari orang yang menjawab orang bersin dengan tasymit ketika dalam shalat, kemudian beliau bersabda kepada orang tersebut, __“Sesungguhnya shalat ini tidak boleh ada padanya satu pun dari ucapan manusia.
👍6
Yang ada hanyalah ucapan tasbih, takbir, dan bacaan al-Qur’an.”__ Hadits riwayat al-Imam Muslim, Abu Dawud, dan an-Nasa’i.”
فتاوى اللجنة الدائمة - ١ (٢٦/١١٤)
ومن عطس وهو في الصلاة فإنه يشرع له أن يحمد الله سبحانه، سواء كانت الصلاة فرضا أو نفلا، وبذلك قال جمهور العلماء من الصحابة والتابعين، وقال به الإمام مالك والشافعي وأحمد، على خلاف بينهم: هل يسر بذلك أو يجهر به، والصحيح من قولي العلماء ومذهب الإمام أحمد أنه يجهر بذلك، ولكن بقدر ما يسمع نفسه؛ لئلا يشوش على المصلين، ...
لكن من عطس في الصلاة ثم حمد الله فإنه لا يجوز لمن سمعه أن يشمته؛ لأن التشميت من كلام الناس، فلا يجوز في الصلاة، وقد ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه أنكر على من شمت العاطس في الصلاة، ثم قال له: «إن هذه الصلاة لا يحل فيها شيء من كلام الناس هذا، إنما هو التسبيح والتكبير وقراءة القرآن د » أخرجه الإمام مسلم وأبو داود والنسائي.
🧾 NB: Tentunya tetap mempertimbangkan kondisi jamaah shalat terkhusus apabila mereka masyarakat umum yang belum mengetahui tentang perkara ini, agar tidak menimbulkan fitnah. Yakni mereka perlu mendapatkan pengajaran tentang tuntunan sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, agar memahami dan mengamalkannya.
وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
فتاوى اللجنة الدائمة - ١ (٢٦/١١٤)
ومن عطس وهو في الصلاة فإنه يشرع له أن يحمد الله سبحانه، سواء كانت الصلاة فرضا أو نفلا، وبذلك قال جمهور العلماء من الصحابة والتابعين، وقال به الإمام مالك والشافعي وأحمد، على خلاف بينهم: هل يسر بذلك أو يجهر به، والصحيح من قولي العلماء ومذهب الإمام أحمد أنه يجهر بذلك، ولكن بقدر ما يسمع نفسه؛ لئلا يشوش على المصلين، ...
لكن من عطس في الصلاة ثم حمد الله فإنه لا يجوز لمن سمعه أن يشمته؛ لأن التشميت من كلام الناس، فلا يجوز في الصلاة، وقد ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه أنكر على من شمت العاطس في الصلاة، ثم قال له: «إن هذه الصلاة لا يحل فيها شيء من كلام الناس هذا، إنما هو التسبيح والتكبير وقراءة القرآن د » أخرجه الإمام مسلم وأبو داود والنسائي.
🧾 NB: Tentunya tetap mempertimbangkan kondisi jamaah shalat terkhusus apabila mereka masyarakat umum yang belum mengetahui tentang perkara ini, agar tidak menimbulkan fitnah. Yakni mereka perlu mendapatkan pengajaran tentang tuntunan sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, agar memahami dan mengamalkannya.
وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍3
⛵ Mereka Menyertai Kalian Dalam Pahala
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
(( إن بالمدينة لرجالا ما سرتم مسيرا ولا قطعتم واديا إلا كانوا معكم حبسهم المرض )).
وفي رواية (( إلا شركوكم في الأجر )) رواه مسلم.
"Sesungguhnya ada beberapa orang di Madinah, tidaklah kalian menempuh suatu perjalanan dan tidak pula kalian melewati satu lembah kecuali mereka bersama kalian, mereka tertahan oleh sakit."
Dan dalam riwayat lain:
"Kecuali mereka menyertai kalian dalam pahala." [HR Muslim]
Al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata,
"Makna hadits ini adalah bahwa apabila seseorang berniat untuk melakukan amal shalih tetapi ia terhalang oleh suatu halangan, maka akan di tuliskan baginya pahala; yaitu pahala dari apa yang ia niatkan.
Adapun apabila ia biasa mengamalkannya di saat tidak ada udzur, yakni: tatkala ia memiliki kesanggupan ia biasa melakukan amalan tersebut, lantas setelah itu ia tidak memiliki kesanggupan untuk mengamalkannya (karena suatu kendala, pen), maka dituliskan baginya pahala amalan tersebut secara sempurna. Karena Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,
"Apabila seorang hamba mengalami sakit atau melakukan safar (perjalanan), maka akan dituliskan baginya pahala dari apa yang biasa ia amalkan ketika ia sehat dan mukim."
📕 Syarah Riyadhus Shalihin 1/22-23
---------------------------------------
فمعنى الحديث أن الإنسان إذا نوى العمل الصالح ولكنه حبسه عنه حابس فإنه يكتب له الأجر، أجر ما نوى.
أما إذا كان يعمله في حال عدم العذر، أي: لما كان قادرا كان يعمله عجز عنه فيما بعد فإنه يكتب له أجر العمل كاملا؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال : (( إذا مرض العبد أو سافر كتب له ما كان يعمل صحيحا مقيما )).
📙 شرح رياض الصالحين ١\٢٢-٢٣
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
(( إن بالمدينة لرجالا ما سرتم مسيرا ولا قطعتم واديا إلا كانوا معكم حبسهم المرض )).
وفي رواية (( إلا شركوكم في الأجر )) رواه مسلم.
"Sesungguhnya ada beberapa orang di Madinah, tidaklah kalian menempuh suatu perjalanan dan tidak pula kalian melewati satu lembah kecuali mereka bersama kalian, mereka tertahan oleh sakit."
Dan dalam riwayat lain:
"Kecuali mereka menyertai kalian dalam pahala." [HR Muslim]
Al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata,
"Makna hadits ini adalah bahwa apabila seseorang berniat untuk melakukan amal shalih tetapi ia terhalang oleh suatu halangan, maka akan di tuliskan baginya pahala; yaitu pahala dari apa yang ia niatkan.
Adapun apabila ia biasa mengamalkannya di saat tidak ada udzur, yakni: tatkala ia memiliki kesanggupan ia biasa melakukan amalan tersebut, lantas setelah itu ia tidak memiliki kesanggupan untuk mengamalkannya (karena suatu kendala, pen), maka dituliskan baginya pahala amalan tersebut secara sempurna. Karena Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,
"Apabila seorang hamba mengalami sakit atau melakukan safar (perjalanan), maka akan dituliskan baginya pahala dari apa yang biasa ia amalkan ketika ia sehat dan mukim."
📕 Syarah Riyadhus Shalihin 1/22-23
---------------------------------------
فمعنى الحديث أن الإنسان إذا نوى العمل الصالح ولكنه حبسه عنه حابس فإنه يكتب له الأجر، أجر ما نوى.
أما إذا كان يعمله في حال عدم العذر، أي: لما كان قادرا كان يعمله عجز عنه فيما بعد فإنه يكتب له أجر العمل كاملا؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال : (( إذا مرض العبد أو سافر كتب له ما كان يعمل صحيحا مقيما )).
📙 شرح رياض الصالحين ١\٢٢-٢٣
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍5
🚠 PASTI ADA KEMUDAHAN
Allah Ta'ala berfirman,
﴿فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا • إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا﴾
"Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan • Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan."
(QS. Asy-Syarh ayat 5-6)
📄 Asy-Syaikh as-Sa'dy rahimahullah menjelaskan,
بشارة عظيمة، أنه كلما وجد عسر وصعوبة، فإن اليسر يقارنه ويصاحبه، حتى لو دخل العسر جحر ضب لدخل عليه اليسر فأخرجه.
🥬 "Kabar gembira yang agung, bahwasanya setiap kali didapati kesulitan dan kesusahan, maka pasti ada kemudahan yang menyertainya dan mengiringinya.
Sampai kalau seandainya 'kesulitan' itu masuk ke dalam lubang biawak, niscaya 'kemudahan' akan masuk pula ke dalam lubang tersebut untuk mengeluarkannya."
📚 (Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
Allah Ta'ala berfirman,
﴿فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا • إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا﴾
"Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan • Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan."
(QS. Asy-Syarh ayat 5-6)
📄 Asy-Syaikh as-Sa'dy rahimahullah menjelaskan,
بشارة عظيمة، أنه كلما وجد عسر وصعوبة، فإن اليسر يقارنه ويصاحبه، حتى لو دخل العسر جحر ضب لدخل عليه اليسر فأخرجه.
🥬 "Kabar gembira yang agung, bahwasanya setiap kali didapati kesulitan dan kesusahan, maka pasti ada kemudahan yang menyertainya dan mengiringinya.
Sampai kalau seandainya 'kesulitan' itu masuk ke dalam lubang biawak, niscaya 'kemudahan' akan masuk pula ke dalam lubang tersebut untuk mengeluarkannya."
📚 (Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍1
🌴📖 BERSEMANGAT UNTUK MENEBARKAN ILMU
📄 Al-'Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
"Wasiatku untuk diriku dan untuk Anda semua, hendaknya bersemangat untuk menebarkan ilmu di tengah- tengah umat manusia. Janganlah kalian meremehkan sedikitpun (dari upaya tersebut ).
Apabila engkau mengajarkan seseorang satu permasalahan (ilmu agama) lalu ia mengamalkannya, kemudian ada orang lain mengamalkannya, dan orang yang lain (juga mengamalkannya), dan orang lainnya lagi, dan lainnya lagi, maka setiap pahala yang diraih karena amalan yang engkau telah tunjukkan manusia kepadanya, maka engkau pun mendapatkan pahala yang sama."
📗 Liqa Al-Bab Al-Maftuh, 86
▪️قال العلامة ابن عثيمين رحمه الله :
وصيتي لنفسي وإياكم الحرص على نشر العلم بين الناس،
ولا تحقروا شيئا.
فإذا علمت إنسانا مسألة واحدة وعمل بها، ثم عملها آخر وآخر وآخر، فكل ما يحصل من أجر
بالعمل الذي أنت دللت الناس عليه، فلك مثله .
📗[ لقاء الباب المفتوح ٨٦ ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
📄 Al-'Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
"Wasiatku untuk diriku dan untuk Anda semua, hendaknya bersemangat untuk menebarkan ilmu di tengah- tengah umat manusia. Janganlah kalian meremehkan sedikitpun (dari upaya tersebut ).
Apabila engkau mengajarkan seseorang satu permasalahan (ilmu agama) lalu ia mengamalkannya, kemudian ada orang lain mengamalkannya, dan orang yang lain (juga mengamalkannya), dan orang lainnya lagi, dan lainnya lagi, maka setiap pahala yang diraih karena amalan yang engkau telah tunjukkan manusia kepadanya, maka engkau pun mendapatkan pahala yang sama."
📗 Liqa Al-Bab Al-Maftuh, 86
▪️قال العلامة ابن عثيمين رحمه الله :
وصيتي لنفسي وإياكم الحرص على نشر العلم بين الناس،
ولا تحقروا شيئا.
فإذا علمت إنسانا مسألة واحدة وعمل بها، ثم عملها آخر وآخر وآخر، فكل ما يحصل من أجر
بالعمل الذي أنت دللت الناس عليه، فلك مثله .
📗[ لقاء الباب المفتوح ٨٦ ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍6
🏅🌾 AL-IMAM SAID BIN AL-MUSAYYIB rahimahullah
🥬 Said bin al-Musayyib bin Hazn bin Abi Wahb bin ‘Amr bin ‘Aa-idz bin Imran bin Makhzum al-Qurasyi al-Makhzumiy.
🌴 Beliau adalah salah seorang ulama yang kokoh (terpercaya), ahli fiqh besar, termasuk dalam jajaran thabaqah ke-2 senior.
⛵ Para ulama sepakat bahwasanya riwayat mursal darinya adalah riwayat mursal yang paling shahih.
🥒 Ibnul Madini berkata: "Saya tidak mengetahui Tabiin yang paling luas ilmunya dibandingkan beliau."
⭕ Beliau meninggal setelah tahun 90 Hijriyah menjelang usia 80 tahun, rahmatullah alaihi
📚 (Taqribut Tahdzib karya al-Hafidz Ibn Hajar (1/364)).
سعيد بن المسيب بن حزن بن أبي وهب بن عمرو بن عائذ بن عمران بن مخزوم القرشي المخزومي
أحد العلماء الأثبات الفقهاء الكبار، من كبار الثانية
اتفقوا على أن مرسلاته أصح المراسيل
وقال بن المديني: لا أعلم في التابعين أوسع علما منه
مات بعد التسعين، وقد ناهز الثمانين.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
🥬 Said bin al-Musayyib bin Hazn bin Abi Wahb bin ‘Amr bin ‘Aa-idz bin Imran bin Makhzum al-Qurasyi al-Makhzumiy.
🌴 Beliau adalah salah seorang ulama yang kokoh (terpercaya), ahli fiqh besar, termasuk dalam jajaran thabaqah ke-2 senior.
⛵ Para ulama sepakat bahwasanya riwayat mursal darinya adalah riwayat mursal yang paling shahih.
🥒 Ibnul Madini berkata: "Saya tidak mengetahui Tabiin yang paling luas ilmunya dibandingkan beliau."
⭕ Beliau meninggal setelah tahun 90 Hijriyah menjelang usia 80 tahun, rahmatullah alaihi
📚 (Taqribut Tahdzib karya al-Hafidz Ibn Hajar (1/364)).
سعيد بن المسيب بن حزن بن أبي وهب بن عمرو بن عائذ بن عمران بن مخزوم القرشي المخزومي
أحد العلماء الأثبات الفقهاء الكبار، من كبار الثانية
اتفقوا على أن مرسلاته أصح المراسيل
وقال بن المديني: لا أعلم في التابعين أوسع علما منه
مات بعد التسعين، وقد ناهز الثمانين.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍2
🌾🍋 KEWAJIBAN BERTAUHID DAN MAKNANYA
📖 Allah Ta’ala berfirman :
{ وَماَخلقْتُ الجِنَّ وَالإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ }
"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku." [Adz-Dzariyat : 56]
________________
Penjelasan :
Tema kitab ini adalah penjelasan tentang tauhid yang Allah wajibkan atas para hamba-Nya, yang karenanya Allah menciptakan mereka. Juga penjelasan tentang perkara yang menafikannya yaitu syirik akbar, atau menafikan kesempurnaannya yang wajib maupun yang mustahab yaitu syirik kecil dan bid'ah.
🌷 Makna ayat secara global :
Allah ta'ala mengabarkan bahwa tidaklah Dia menciptakan manusia dan jin melainkan agar mereka beribadah kepada-Nya. Yaitu penjelasan tentang hikmah penciptaan mereka. Tidaklah Allah menghendaki seperti yang dikehendaki oleh para tuan dari para budaknya berupa membantu mereka untuk mendapatkan rizki dan makanan, Dan sesungguhnya Allah hanyalah menghendaki kemaslahatan bagi mereka.
📄 Kaitan ayat dengan bab :
Ayat ini menunjukkan kewajiban bertauhid yaitu mengesakan Allah dalam peribadatan, karena tidaklah Dia (Allah) menciptakan jin dan manusia melainkan untuk hal itu (mentauhidkan-Nya).
📌 Faedah yang bisa diambil dari ayat :
1. Wajibnya mengesakan Allah dalam peribadatan bagi seluruh jin dan manusia.
2. Penjelasan hikmah tujuan dari penciptaan jin dan manusia.
3. Bahwasanya Al-Khaliq Dialah Allah yang berhak diibadahi bukan selain-Nya yang tidak bisa menciptakan. Maka di sini terdapat bantahan terhadap para penyembah berhala dan selainnya.
4. Penjelasan bahwa Allah tidak butuh terhadap hamba-Nya justru makhluk-Nya yang butuh kepada Allah. Karena Allah adalah Al-Khaliq (Pencipta) sedangkan mereka makhluk (yang diciptakan).
5. Isbat /penetapan adanya hikmah dalam semua perbuatan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
📝 Silsilah Durus Tauhid :
📚 Kitab : Al-Mulakhash fi Syarhi Kitab at-Tauhid ( hlm: 9-10)
✍🏻 Penulis : Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
📖 Allah Ta’ala berfirman :
{ وَماَخلقْتُ الجِنَّ وَالإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ }
"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku." [Adz-Dzariyat : 56]
________________
Penjelasan :
Tema kitab ini adalah penjelasan tentang tauhid yang Allah wajibkan atas para hamba-Nya, yang karenanya Allah menciptakan mereka. Juga penjelasan tentang perkara yang menafikannya yaitu syirik akbar, atau menafikan kesempurnaannya yang wajib maupun yang mustahab yaitu syirik kecil dan bid'ah.
🌷 Makna ayat secara global :
Allah ta'ala mengabarkan bahwa tidaklah Dia menciptakan manusia dan jin melainkan agar mereka beribadah kepada-Nya. Yaitu penjelasan tentang hikmah penciptaan mereka. Tidaklah Allah menghendaki seperti yang dikehendaki oleh para tuan dari para budaknya berupa membantu mereka untuk mendapatkan rizki dan makanan, Dan sesungguhnya Allah hanyalah menghendaki kemaslahatan bagi mereka.
📄 Kaitan ayat dengan bab :
Ayat ini menunjukkan kewajiban bertauhid yaitu mengesakan Allah dalam peribadatan, karena tidaklah Dia (Allah) menciptakan jin dan manusia melainkan untuk hal itu (mentauhidkan-Nya).
📌 Faedah yang bisa diambil dari ayat :
1. Wajibnya mengesakan Allah dalam peribadatan bagi seluruh jin dan manusia.
2. Penjelasan hikmah tujuan dari penciptaan jin dan manusia.
3. Bahwasanya Al-Khaliq Dialah Allah yang berhak diibadahi bukan selain-Nya yang tidak bisa menciptakan. Maka di sini terdapat bantahan terhadap para penyembah berhala dan selainnya.
4. Penjelasan bahwa Allah tidak butuh terhadap hamba-Nya justru makhluk-Nya yang butuh kepada Allah. Karena Allah adalah Al-Khaliq (Pencipta) sedangkan mereka makhluk (yang diciptakan).
5. Isbat /penetapan adanya hikmah dalam semua perbuatan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
📝 Silsilah Durus Tauhid :
📚 Kitab : Al-Mulakhash fi Syarhi Kitab at-Tauhid ( hlm: 9-10)
✍🏻 Penulis : Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍8
🌅🧾 Nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari hafizhahullah untuk asatidzah dan thullab di Indonesia
نصيحة الشيخ العلامة عبدالله البخاري للأساتذة والطلاب في بلاد إندونيسيا
📥 tinyurl.com/yjpsyz9o
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
نصيحة الشيخ العلامة عبدالله البخاري للأساتذة والطلاب في بلاد إندونيسيا
📥 tinyurl.com/yjpsyz9o
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍37
AUD-20210627-WA0000.aac
11.5 MB
🌅🧾 Nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari hafizhahullah untuk asatidzah dan thullab di Indonesia
نصيحة الشيخ العلامة عبدالله البخاري للأساتذة والطلاب في بلاد إندونيسيا
📥 tinyurl.com/yjpsyz9o
نصيحة الشيخ العلامة عبدالله البخاري للأساتذة والطلاب في بلاد إندونيسيا
📥 tinyurl.com/yjpsyz9o
👍18
📑🏷️ [ Transkrip ] Nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari hafizhahullah untuk asatidzah dan thullab di Indonesia
تفريغ نصيحة الشيخ العلامة عبدالله البخاري للأساتذة والطلاب في بلاد إندونيسيا
Alhamdulillah telah ada audio nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari hafizhahullah untuk asatidzah dan para penuntut ilmu di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk Salafiyyin dan Dakwah Salafiyyah di Indonesia.
Melengkapi kebaikan yang telah beredar, berikut kami sajikan transkrip nasehat berharga tersebut.
Semoga menambah manfaat untuk seluruh asatidzah, para penuntut ilmu, dan salafiyyin pada umumnya. Amin
📥 Unduh PDF di sini
📎 تحميل بصيغة ب د ف من هنا
bit.ly/3xY54cF
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
تفريغ نصيحة الشيخ العلامة عبدالله البخاري للأساتذة والطلاب في بلاد إندونيسيا
Alhamdulillah telah ada audio nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari hafizhahullah untuk asatidzah dan para penuntut ilmu di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk Salafiyyin dan Dakwah Salafiyyah di Indonesia.
Melengkapi kebaikan yang telah beredar, berikut kami sajikan transkrip nasehat berharga tersebut.
Semoga menambah manfaat untuk seluruh asatidzah, para penuntut ilmu, dan salafiyyin pada umumnya. Amin
📥 Unduh PDF di sini
📎 تحميل بصيغة ب د ف من هنا
bit.ly/3xY54cF
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
👍39
💧📝 BERSIHKAN DIRIMU SEBELUM MEMPELAJARI ILMU
🔖Al-Imam Ibnu Qudamah al Maqdisi rahimahullah berkata,
أما المتعلم فينبغي له تقديم طهارة النفس عن رذائل الأخلاق ومذموم الصفات . إذ العلم عبادة القلب . وينبغى له قطع العلائق الشاغلة، فان الفكرة متى توزعت قصرت عن إدراك الحقائق .
“Adapun seorang pelajar seharusnya membersihkan diri terlebih dahulu dari berbagai akhlak yang jelek dan sifat-sifat yang tercela, karena ilmu itu ibadah hati. Dan selayaknya baginya memutus segala hal yang menyibukkannya, sebab manakala pikiran itu terbagi-bagi maka akan berkurang kemampuannya dalam mengetahui hakikat-hakikat ilmu."
📘 [Mukhtashar Minhajul Qashidin hal. 21]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
🔖Al-Imam Ibnu Qudamah al Maqdisi rahimahullah berkata,
أما المتعلم فينبغي له تقديم طهارة النفس عن رذائل الأخلاق ومذموم الصفات . إذ العلم عبادة القلب . وينبغى له قطع العلائق الشاغلة، فان الفكرة متى توزعت قصرت عن إدراك الحقائق .
“Adapun seorang pelajar seharusnya membersihkan diri terlebih dahulu dari berbagai akhlak yang jelek dan sifat-sifat yang tercela, karena ilmu itu ibadah hati. Dan selayaknya baginya memutus segala hal yang menyibukkannya, sebab manakala pikiran itu terbagi-bagi maka akan berkurang kemampuannya dalam mengetahui hakikat-hakikat ilmu."
📘 [Mukhtashar Minhajul Qashidin hal. 21]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍17
🌴🍋 [ TERJEMAH ] Nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari hafizhahullah untuk asatidzah dan thullab di Indonesia
تفريغ نصيحة الشيخ العلامة عبدالله البخاري للأساتذة والطلاب في بلاد إندونيسيا
Audio dan transkrip nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari hafizhahullah untuk asatidzah dan para penuntut ilmu di Indonesia telah beredar. Alhamdulillah. Semoga membawa manfaat besar untuk Salafiyyin dan Dakwah Salafiyyah di Indonesia.
Untuk semakin melengkapi kebaikan yang telah beredar, berikut kami sajikan terjemah nasehat berharga tersebut.
Semoga Allah Ta'ala persatukan kembali Asatidzah, para penuntut ilmu, dan segenap salafiyyin di negeri ini. Amin
📥 Unduh PDF di sini
📎 تحميل بصيغة ب د ف من هنا
bit.ly/3y0omy1
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
تفريغ نصيحة الشيخ العلامة عبدالله البخاري للأساتذة والطلاب في بلاد إندونيسيا
Audio dan transkrip nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari hafizhahullah untuk asatidzah dan para penuntut ilmu di Indonesia telah beredar. Alhamdulillah. Semoga membawa manfaat besar untuk Salafiyyin dan Dakwah Salafiyyah di Indonesia.
Untuk semakin melengkapi kebaikan yang telah beredar, berikut kami sajikan terjemah nasehat berharga tersebut.
Semoga Allah Ta'ala persatukan kembali Asatidzah, para penuntut ilmu, dan segenap salafiyyin di negeri ini. Amin
📥 Unduh PDF di sini
📎 تحميل بصيغة ب د ف من هنا
bit.ly/3y0omy1
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
👍135