Manhajul Anbiya
11.9K subscribers
2.07K photos
238 videos
224 files
5.48K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
🏜2⃣🌳 *MUTIARA-MUTIARA NASEHAT KEPADA YANG MASIH BERAKAL DARI KALANGAN MUSHA'FIQAH*

"Sungguh aku telah meninjau permasalahanmu, maka aku dapati engkau seperti seorang yang mengumpulkan kerikil-kerikil menjadi satu batu, untuk membunuh lawanmu dengannya.

🔏 Tak sepantasnya seorang yang tingkatannya seperti Anda dalam ilmu dan dakwah di jalan Allah, untuk mencatat kesalahan-keselahan – jika memang benar ada – dalam waktu yang lama tanpa membantahnya. Dengan itu Anda telah sengaja membiarkannya menjadi besar dan berkembang, sehingga menetaskan sesuatu yang membuatmu tidak suka. Maka Anda-pun keluar dengan bayan yang Anda ungkapkan dengan judul _"Sekarang saatnya bagi Muhammad bin Hadi untuk keluar dari Diamnya"_, *jadi Anda dulu diam??*

Bolehkah bagi Anda ketika melihat suatu kesalahan masuk ke dalam tubuh salafiyyin, lalu Anda diam tanpa ada nasehat dan peringatan, sementara Anda melihat kesalahan ini berkaitan langsung dengan agama dan dakwah??! Apakah sikap ini pantas bagi orang semisal Anda?
Seorang muslim itu cermin bagi saudaranya, sebagaimana diungkapkan: 'Hanyalah seorang teman itu adalah orang yang apabila engkau katakan, kamu benar, dan apabila engkau tertimpa musibah, maka dia mengumpulkan segala yang dia miliki demi kamu supaya tetap bisa berkumpul denganmu.'

Kemashlatan apakah yang ingin diraih dengan mengakhirkan bayan (penjelasan) dan menyembunyikan kesalahan-kesalahan tersebut?

Apakah Anda hendak menunggu dari mereka kesalahan besar, supaya Anda keluar sebagai hakim atas mereka, mentahdzir dan menjatuhkan vonis bid'ah atau fasiq, serta menyematkan gelar-gelar buruk? Kenapa Anda tidak segera menyelamatkan mereka sebelum mereka jatuh pada kesalahan yang lebih besar lagi, dalam anggapan Anda?

🕳 Judul yang Anda buat untuk muhadaharah Anda justru celaan bagi Anda. Tidak menampilkan Anda sebagai seorang yang pemberi nasehat. Namun menampilkan Anda sebagai seorang pengintai."
https://t.me/ManhajulAnbiya/4044

📑 dari Bayan tentang Fitnah Muhammad bin Hadi, oleh asy-Syaikh al-'Allamah Hasan bin Abdul Wahhab al-Banna dan asy-Syaikh Ali al-Washifi. | halaman 9 - 10

📥 Selengkapnya unduh di sini
https://up.top4top.net/downloadf-9745yfex1-pdf.html

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏜3⃣🌳 *MUTIARA-MUTIARA NASEHAT KEPADA YANG MASIH BERAKAL DARI KALANGAN MUSHA'FIQAH*

"Telah lalu, bahwa saya Hasan bin Abdul Wahhab, telah aku jelaskan bahwa *Muhammad bin Hadi salah* dalam jalan yang dia tempuh ini, yaitu menuduh saudara-saudaranya salafiyin tanpa hujjah dan tanpa dalil. *al-Haq (kebenaran) bersama Asy-Syaikh Rabi'*, ini secara global.

🛰 Cara yang dilakukan oleh Muhammad bin Hadi tidak pernah kami ketahui dari para imam salaf terdahulu dalam menyikapi ahlus sunnah ketika salah dalam sebuah permasalahan, atau dalam men-jarh (mencerca) orang yang keluar dari jalan yang benar dalam sebuah kasus.

Banyak dari para mujtahidin pada generasi awal maupun generasi kemudian – sebagaimana dikatakan oleh Syaikhul Islam – terjatuh dalam kebid'ahan yang bisa jadi itu bid'ah yang telah diketahui. Meskipun demikian, bantahan terhadap mereka hanya terbatas dalam lingkup ilmu dan penjelasan atas hakekat sebenarnya. Tidak sampai masuk ke dalam lingkup vonis hukum, sifat, dan pemberian gelar-gelar buruk, seperti yang dilakukan oleh ahlul bid'ah ketika menggelari ahlus sunnah dengan gelas _tajsim_ atau _hasyu_ "
https://t.me/ManhajulAnbiya/4046

📑 dari Bayan tentang Fitnah Muhammad bin Hadi, oleh asy-Syaikh al-'Allamah Hasan bin Abdul Wahhab al-Banna dan asy-Syaikh Ali al-Washifi. | halaman 2

📥 Selengkapnya unduh di sini
https://up.top4top.net/downloadf-9745yfex1-pdf.html

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🏜4⃣🌳 *MUTIARA-MUTIARA NASEHAT KEPADA YANG MASIH BERAKAL DARI KALANGAN MUSHA'FIQAH*

"Aku – Hasan Abdul Wahhab al-Banna – telah hidup dalam dakwah tersebut selama hampir tujuh puluh tahun, namun aku tidak pernah melihat pertentangan antara ulama dan para penuntut ilmu seperti apa yang aku lihat dari Anda (Muhammad bin Hadi, pen) dalam pertentangan ini."

https://t.me/ManhajulAnbiya/4048

📑 dari Bayan tentang Fitnah Muhammad bin Hadi, oleh asy-Syaikh al-'Allamah Hasan bin Abdul Wahhab al-Banna dan asy-Syaikh Ali al-Washifi. | halaman 9

📥 Selengkapnya unduh di sini
https://up.top4top.net/downloadf-9745yfex1-pdf.html

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
💥 جديد
الشيخ العلامة حسن بن عبدالوهاب البنا
والشيخ علي الوصيفي -حفظهما الله-
يصدران بيانا شافيا كافيا يؤيدان فيه الشيخ الإمام ربيع بن هادي المدخلي -حفظه الله- وموقفه من فتنة محمد بن هادي -هداه الله-

رابط البيان
👇🏻👇🏻👇🏻
https://up.top4top.net/downloadf-9745yfex1-pdf.html
*💥جديد💥*

*📍تأكيد الشيخ حسن البنّا بأن البيان له و للشيخ علي و أن الشيخ العلامة ربيع وافق عليه و أنه آخر كلام له.*

#رابط تحميل الصوتية:↙️
https://a.top4top.net/m_975e81840.m4a
👍1
🏜5⃣🌳 *MUTIARA-MUTIARA NASEHAT KEPADA YANG MASIH BERAKAL DARI KALANGAN MUSHA'FIQAH*

"Kalau bukan karena kedudukan asy-Syaikh dan peran nyata beliau, niscaya Muhammad bin Hadi tidak akan memiliki kedudukan di tengah-tengah para murid asy-Syaikh Rabi' di dunia Islam.

🚡 Apakah pantas terhadap seorang tokoh yang dakwahnya mencapai segenap ufuk, kemudian muncul Muhammad bin Hadi menentang sang tokoh dengan fitnah ini yang tak memiliki dasar, serta menyibukkan tokoh tersebut bahkan menyibukkan dunia Islam dengan persoalan yang tak ada nilainya?!"

https://t.me/ManhajulAnbiya/4054

📑 dari Bayan tentang Fitnah Muhammad bin Hadi, oleh asy-Syaikh al-'Allamah Hasan bin Abdul Wahhab al-Banna dan asy-Syaikh Ali al-Washifi. | halaman 5

📥 Selengkapnya unduh di sini
https://up.top4top.net/downloadf-9745yfex1-pdf.html

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🍋6⃣🌅 *MUTIARA-MUTIARA NASEHAT KEPADA YANG MASIH BERAKAL DARI KALANGAN MUSHA'FIQAH*

"Sungguh Anda (wahai Syaikh Muhammad bin Hadi, pen) telah mengesankan kepada umat, seorang alim besar dengan penampilan sebagai seorang yang ragu-ragu dan orang yang bingung, yang tidak menghukumi dengan benar dan tidak melihat kepada dalil.

🌀 Dengan itu Anda telah memberikan kesempatan kepada setiap ahlul bid'ah sebelumnya untuk menggugurkan/membatalkan hukum-hukum sang alim ini terhadap mereka. Padahal itu adalah hukum-hukum yang ditegakkan di atas bukti-bukti, dalil-dalil, dan berbagai bukti pendukung.

👉🏻 Mereka pun akan bisa mengatakan, _"(Syaikh Rabi') telah menghukumi kami dengan sesuatu yang tidak ada pada kami, menuduh kami dengan sesuatu yang kami berlepas diri darinya."_
*Dengan ini Anda telah mewujudkan untuk mereka sesuatu yang selama ini mereka tidak mampu melakukannya sepanjang tahun-tahun yang lalu.*

💥 Anda masuk ke barisan para murid sang alim tersebut, lalu Anda kobarkan pertentangan dengan pihak yang tidak ada faktor penyebabnya kecuali karena faktor pribadi, pertentangan karena kepentingan pribadi, tidak ada kaitannya dengan aqidah, tauhid, ataupun manhaj."

https://t.me/ManhajulAnbiya/4056

📑 dari Bayan tentang Fitnah Muhammad bin Hadi, oleh asy-Syaikh al-'Allamah Hasan bin Abdul Wahhab al-Banna dan asy-Syaikh Ali al-Washifi. | halaman 6

📥 Selengkapnya unduh di sini
https://up.top4top.net/downloadf-9745yfex1-pdf.html

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🛣 *NIKMAT DI ATAS BIMBINGAN ULAMA KIBAR*

.....................
💺 Disampaikan oleh Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
🕌 Di Masjid Mahad As-Salafy Jember

📅 26 - 28 Dzulhijjah 1439 H / 7 - 9 September 2018 M
.....................

📥📀 unduh audio
Pertemuan 1
Durasi (36:16) = 8,3 MB
Link https://bit.ly/2MlwD7l

Pertemuan 2
Durasi (40:06) = 9,1 MB
Link https://bit.ly/2Ob3zBd

Pertemuan 3
Durasi (1:13:20) = 17 MB
Link https://bit.ly/2MmLTkJ

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌋🏚 *MUSIBAH YANG MELANDA AKIBAT DOSA-DOSA HAMBA*

.....................
💺 Disampaikan oleh Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
🕌 Di Masjid Mahad As-Salafy Jember

📅 6 Muharram 1440 H / 16 September 2018 M
.....................

📥📀 unduh audio
Durasi (39:31) = 11 MB
Link https://bit.ly/2NQdgIt

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🍇🍯 PUASA (Shaum) 'ASYURA ...Kapan?
📅 tanggal 10 Muharram saja, atau
📆📅 9 dan 10 Muharram, atau
📆📅📆 9,10,11 Muharram??


💺Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah berkata :
“Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam mensyari’atkan kepada kita untuk bershaum sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.
bershaum pada hari ke-9 dan ke-10, ini yang PALING UTAMA.
📌 kalau bershaum pada hari ke-10 dan 11 maka itu sudah MENCUKUPI, karena (dengan cara itu sudah) menyelisihi Yahudi.
🔘 kalau bershaum semuanya bersama hari ke-10 (yaitu 9, 10, dan 11) maka TIDAK MENGAPA. Berdasarkan sebagian riwayat : “Bershaumlah sehari sebelumnya dan sehari setelahnya.”
⚠️ Adapun bershaum pada hari ke-10 saja maka MAKRUH.”
📚 [Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ah XV/403, fatwa no. 158]

🌏🍒 Jadi, yang paling utama adalah shaum hari ke-9 dan ke-10.
----------------------------------

Namun, para ‘ulama lainnya ada yang berpendapat bahwa yang paling utama adalah bershaum tiga hari, yaitu 9, 10, dan 11 Muharram. Ini merupakan pendapat :
▶️ Ibnul Qayyim (dalam Zadul Ma’ad II/76), dan
▶️ Al-Hafizh (dalam Fathul Bari).

Pendapat ini dikuatkan pula oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah. Beliau berkata :
“Shaum ‘Asyura memiliki empat tingkatan :
1⃣ Tingkat Pertama : bershaum pada tanggal 9, 10, dan 11. Ini merupakan tingkatan tertinggi. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dalam Al-Musnad : Bershaumlah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya. Selisihilah kaum Yahudi.” Dan karena seorang jika ia bershaum (pada) 3 hari (tersebut), maka ia sekaligus memperoleh keutamaan shaum 3 hari setiap bulan.
2⃣ Tingkat Kedua : bershaum pada tanggal 9 dan 10. Berdasarkan sabda Nabi shalallahu’alaihi wa sallam : “Kalau saya hidup sampai tahun depan, niscaya aku bershaum pada hari ke-9.” Ini beliau ucapkan ketika disampaikan kepada beliau bahwa kaum Yahudi juga bershaum pada hari ke-10, dan beliau suka untuk berbeda dengan kaum Yahudi, bahkan dengan semua orang kafir.
3⃣ Tingkat Ketiga : bershaum pada tanggal 10 dan 11.
4⃣ Tingkat Keempat : bershaum pada tanggal 10 saja. Di antara ‘ulama ada yang berpendapat hukumnya mubah, namun ada juga yang berpendapat hukumnya makruh.

Yang berpendapat hukumnya MUBAH berdalil dengan keumuman sabda Nabi shalallahu’alaihi wa sallam ketika beliau ditanya tentang shaum ‘Asyura, maka beliau menjawab “Saya berharap kepada Allah bahwa shaum tersebut menghapuskan dosa setahun sebelumnya.” Beliau tidak menyebutkan hari ke-9.
Sementara yang berpendapat hukumnya MAKRUH berdalil dengan sabda Nabi shalallahu’alaihi wa sallam : “Selisihilah kaum Yahudi. Bershaumlah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.” Dalam lafazh lain,“Bershaumlah sehari sebelumnya dan sehari setelahnya.” Sabda beliau ini berkonsekuensi wajibnya menambahkan satu hari dalam rangka menyelisihi (kaum Yahudi), atau minimalnya menunjukkan makruh menyendirikan shaum pada hari itu (hari ke-10) saja. Pendapat yang menyatakan makruh menyendirikan shaum pada hari itu saja merupakan pendapat yang kuat.”
📩 [Liqaat Babil Maftuh]
----------------------------------

🏢 Sementara itu, ketika Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhutsil ‘Ilmiyyah wal Iftaditanya apakah boleh melaksanakan shaum ‘Asyura satu hari saja? Maka lembaga tersebut menjawab :
“BOLEH melaksanakan shaum hari ‘Asyura satu hari saja.
👍🏻 Namun yang AFDHAL (lebih utama) adalah bershaum sehari sebelumnya atau sehari setelahnya. Ini merupakan sunnah yang pasti dari Nabi shalallahu’alaihi wa sallam berdasarkan sabda beliau “Kalau saya masih hidup hingga tahun depan, niscaya aku akan bershaum pada hari ke-9.” Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma berkata : “Yakni bersama hari ke-10.”
Wabillahit Taufiq. Washallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa Shahbihi wa Sallam.

Ketua : ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz

[dari Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhutsil 'Ilmiyyah wal Ifta` X/401, fatwa no. 13.700]

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
Forwarded from TIM PEDULI BENCANA
🌏 PROGRAM NASIONAL PEDULI PEMULIHAN LOMBOK

📚 Setelah melihat dan mendengarkan secara langsung serta mempelajari kondisi korban gempa Lombok 2018, kemudian melakukan rapat koordinasi, maka bisa diambil kesimpulan:

1⃣ Kondisi kaum Muslimin Lombok terdampak bencana membutuhkan bantuan dan kepedulian dari kita.
2⃣ Bentuk bantuan dan tata cara penyaluran akan disampaikan pada keterangan di bawah.
3⃣ Menghasung kaum muslimin di seluruh Indonesia untuk membantu saudara mereka yang terdampak bencana.
4⃣ Dilakukan program pengiriman santri gabungan dari berbagai pondok pesantren secara berkala ke daerah terdampak bencana untuk membantu pemulihan kondisi.
5⃣ Santri yang akan dikirim mendapatkan pembekalan sebelum ditugaskan ke lokasi terdampak bencana.
6⃣ Pengiriman tenaga medis gabungan untuk membantu penyelenggaraan pelayanan medis bagi korban terdampak bencana.
7⃣ Program ini merupakan program jangka panjang dan membutuhkan SDM serta pembiayaan yang tidak sedikit.

Mengingat besarnya kebutuhan pendanaan untuk program di atas, kami mengharapkan dukungan dan partisipasi dari Anda semua dengan transfer ke nomor rekening:

1⃣ Mandiri : 1610004676446
2⃣ BNI Syariah : 0715 076795
3⃣ BCA 024 056 9701

📝 Semua Rekening a/n Taufik Ali Syammach

Konfirmasi Transfer ke:

1⃣ Taufik Syammach 081 834 7676
2⃣ Abu Rafi Azwar 082 336 433 684

📬 NB:

Selain pendanaan, panitia juga menerima barang dalam bentuk buku bacaan dan herbal saja (karena biaya ekspedisi yang sangat mahal). Adapun selainnya, seperti pakaian, paket sembako, dll diharapkan diwujudkan dalam bentuk dana.

Buku dan herbal dikumpulkan di koordinator daerah masing-masing untuk kemudian dibawakan oleh Tim Santri yang dikirim.

📚 Hormat Kami, Panpel Program: Yayasan Darul Hadits Lombok dan Komunitas Ahlus-Sunnah Wal Jama'ah Indonesia

Mengetahui Asatidzah Pembimbing:

Ustadz Abdurrahman Lombok
Ustadz Luqman Ba'abduh
Ustadz Ahmad Alfian
Ustadz Abu Abdurrahman Arif
Ustadz Abu Ahmad Haidar
Asatidzah yang lain.

🌏 Informasi Program bisa di-up date di:

Http://t.me/programpedulilombok
👍2
Forwarded from TIM PEDULI BENCANA
Forwarded from TIM PEDULI BENCANA
Mari Berbagi...

"Barangsiapa yang beramal kebaikan sekalipun hanya seberat biji sawi, niscaya ia akan melihat balasannya (di akhirat)."

(QS. Al-Zalzalah: 7)
👍1