Manhajul Anbiya
11.9K subscribers
2.07K photos
238 videos
224 files
5.49K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
🌠📡 BERITA GEMBIRA

Kini telah hadir channel khusus SIRAH NABAWIYYAH.
Pertama kali, channel khusus yang menyajikan audio lengkap siroh nabawiyyah

🕋🕌 Pembahasan kitab SIROH IBNI HISYAM
bersama Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed hafizhahullah
🔊 Audio Durus disajikan dalam channel khusus

🌴🍃 https://t.me/Siroh_Ibnu_Hisyam

💐🥀 Ikuti dengan seksama audio pelajaran siroh nabawiyyah dalam channel tersebut. Dapatkan penjabaran secara lengkap. Maka Anda akan mendapatkan pelajaran tentang perjalan hidup dan perjuangan dakwah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersama para shahabatnya.
👉🏻 liku-liku perjalanan dakwah tauhid, jihad fi sabilillah, dan keteladanan akhlak nabi. Jiwa ksatria dan pemberani yang terpancar dari cahaya iman dan tauhid. Kepahlawanan para shahabat yang dibina oleh sang Nabi dengan pendidikan tauhid.

#sirohnabawiyyah #sirohibnihisyam
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📀💿📀💿📀💿📀

💽 *Rekaman TAUSIYAH*💽

📗 *Terkait Program Tebar Majalah AsySyariah*

*Edisi Khusus 02*
*MENGAPA TERORIS TIDAK PERNAH HABIS?*

🌷 Ust. Luqman Ba'abduh hafizhahullah

📌 Jumat, 1 Sya'ban 1438 H / 27 April 2017

*Link Download:*
🎙Tausiyah Lengkap:
🔗 http://bit.ly/2qc52yv
🕰 durasi 38:33 besar file 4,6 Mb

🎙Kutipan Tausiyah Program Tebar Majalah AsySyariah:
🔗 http://bit.ly/2oAgnZv
🕰 durasi 4:29 besar file 711 Kb

#tausiyah #ustadz_Luqman_baabduh #tebarmajalah #asysyariah
—------------—

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~

👇🏻👇🏻
🌕🌙🌒 BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM MENGHITUNG dan MENCERMATI hari-hari bulan SYA'BAN

........................................................

🌿 Al-Imam Abu Dawud meriwayatkan dengan sanadnya (no. 2325) dari shahabat ‘Aisyah radhiyallahu 'anha berkata :

« كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَتَحَفَّظُ مِنْ هِلاَلِ شَعْبَانَ مَا لاَ يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ، ثُمَّ يَصُومُ لِرُؤْيَةِ رَمَضَانَ ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْهِ ، عَدَّ ثَلاَثِينَ يَوْمًا ، ثُمَّ صَامَ »

"Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam senantiasa berupaya serius menghitung (hari, sejak) hilâl bulan Sya’ban, tidak sebagaimana yang beliau lakukan pada bulan-bulan lainnya. Kemudian beliau bershaum berdasarkan ru’yah (Hilal) Ramadhan. Namun apabila (al-hilal) terhalangi atas beliau, maka beliau menghitung (Sya’ban menjadi) 30 hari, kemudian (esok harinya) barulah beliau bershaum."

📚 Hadits ini diriwayatkan pula oleh al-Imam Ahmad (VI/149), Ibnu Khuzaimah (1910), Ibnu Hibbân (3444) [1]), Al-Hakim (I/423) Al-Baihaqi (IV/406). Ad-Daraquthni (2149) menyatakan bahwa sanad hadits ini hasan shahih. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 2325.

🔏 Hadits ini menunjukkan :

Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berupaya lebih serius menghitung hari-hari bulan Sya’ban sejak hari pertama terlihat al-hilal. Hal ini tidak sebagaimana yang beliau lakukan pada bulan-bulan yang lain. Bahkan dalam hadits lainnya Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan umatnya untuk melakukan hal yang sama. Dalam hadits yang diriwayatkan dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
« أَحْصُوا هِلاَلَ شَعْبَانَ لِرَمَضَانَ وَلاَ تَخْلِطُوا بِرَمَضَانَ إِلاَّ أَنْ يُوَافِقَ ذَلِكَ صِيَامًا كَانَ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ وَصُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَإِنَّهَا لَيْسَتْ تُغَمَّى عَلَيْكُمُ الْعِدَّةُ »

“Hitunglah bilangan bulan Sya’ban agar kalian mengetahui masuknya bulan Ramadhan. Janganlah kalian mendahului Ramadhan kecuali jika bertepatan dengan hari yang dia memang terbiasa bershaum padanya. Laksanakanlah shaum Ramadhan berdasarkan ruyatul Hilal dan beri’idulfitrilah kalian berdasarkan ruyatul Hilal.”
📄 [HR. Ad-Daraquthni (2174). Al-Hakim I/425 dan At-Tirmidzi dalam Sunan-nya (no. 687) meriwayatkannya secara singkat. Dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahîhah no. 565] 

📚 Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan makna hadits tersebut :

“Bersungguh-sunggulah kalian dalam menghitung dan mencermati (hari-hari bulan Sya’ban), yaitu dengan kalian memperhatikan waktu-waktu terbit (al-hilal) dan melihat peredarannya. Agar kalian benar-benar di atas ilmu dalam mencari hilâl bulan Ramadhan dengan sebenarnya, sehingga sedikit pun tidak ada yang terluput dari kalian.” [2])

Kebiasaan Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam adalah bershaum Ramadhan berdasarkan RU'YATUL HILAL. Namun apabila al-hilal terhalangi, maka beliau menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.


-----------------
[1] Shahih Ibni Hibban bitartib Ibni Bilban, Mu`assasah Ar-Risalah – Beirut.

[2] Lihat Tuhfatul Ahwadzi syarh hadits no. 687.

🌍 http://manhajul-anbiya.net/bersungguh-sunggulah-kalian-dalam-menghitung-dan-mencermati-hari-hari-bulan-syaban/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜🗓 ... SYA'BAN ADALAH BULANKU ... BENARKAH?

Hadits yang berbunyi:

"رجب شهر الله ، وشعبان شهري ، ورمضان شهر أمتي"
"Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku."

Adalah hadits PALSU.

🚨 Di dalam sanadnya terdapat perawi yang bernama Abu Bakr bin al-Hasan an-Naqqasy. Perawi ini muttaham (tertuduh memalsukan hadits).
🔇 Ada juga perawi yg bernama al-Kisai, ia majhul (tidak dikenal) .

📁 Hadits ini disebutkan oleh penulis kitab "Al-la'alii' fi al-Maudhu'at"

Lihat Fatwa al-Lajnah ad-Da'imah no 15677

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📚🗓 SYA'BAN, BULAN YANG MANUSIA LALAI DARINYA

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ثَابِتُ بْنُ قَيْسٍ أَبُو الْغُصْنِ شَيْخٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

🌙 Telah mengabarkan kepada kami 'Amr bin 'Ali dari 'Abdurrahman dia berkata; telah menceritakan kepada kami Tsabit bin Qais Abu Al Ghushn - seorang syaikh dari penduduk Madinah - dia berkata; telah menceritakan kepadaku Abu Sa'id Al Maqburi dia berkata; telah menceritakan kepadaku Usamah bin Zaid, dia berkata; Aku bertanya;
"Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan sebagaimana engkau berpuasa dari bulan Sya'ban?"
Beliau bersabda:
« Itulah bulan yang MANUSIA LALAI DARINYA; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan, yaitu bulan yang padanya amal perbuatan diangkat kepada Rabb semesta alam. Maka aku senang amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa. »

🌥Al-Imam al-Albani _rahimahullaah_ berkata dalam *Irwa'ul Ghalil* (4/103), "Ini adalah sanad yang hasan, seluruh perawinya tsiqah, termasuk perawi dari asy-syaikhain (al-Bukhari dan Muslim) kecuali Tsabit bin Qais. An-Nasa'i berkata tentangnya: "Dia tidak mengapa." Ahmad berkata, "Tsiqah (terpercaya)." Abu Dawud berkata, "Haditsnya tidak mengapa." Al-Mundziri berkata dalam kitab *Mukhtashar as-Sunan* (3/320), "Itu adalah hadits hasan."

🌥Al-Imam Ibnu Rajab berkata dalam *Latha'if al-Ma'arif* (hal. 130), "Telah jelas dengan apa yang telah kami sebutkan, sebab puasa Nabi _shallallaahu 'alaihi wa sallam_ pada bulan Sya'ban berbeda dengan bulan yang lain. Di dalamnya terdapat makna-makna yang lain.
Telah disebutkan dua makna di antaranya oleh Nabi _shallallaahu 'alaihi wa sallam_ dalam hadits Usamah:
1⃣ Sya’ban adalah bulan yang "manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan.”
Sabda Rasulullah _shallallaahu ‘alaihi wa sallam_ ini mengisyaratkan bahwa tatkala Sya’ban diapit oleh dua bulan yang agung; bulan haram (Rajab) dan bulan puasa (Ramadhan), maka manusia tersibukkan dengan kedua bulan ini, sehingga bulan Sya’ban terlupakan. Sementara sebagian orang mengira bahwa berpuasa pada bulan Rajab itu lebih utama daripada puasa pada bulan Sya’ban, karena Rajab adalah bulan haram. Padahal tidak demikian adanya.
Al-Imam Ibnu Wahb _rahimahullah_ meriwayatkan, “Mu’awiyah bin Shalih telah menyampaikan hadits kepada kami dari Azhar bin Sa’d dari ayahnya, dari ‘Aisyah _radhiyallahu ‘anha_, ia berkata, “Pernah disebutkan kepada Rasulullah apakah manusia berpuasa di bulan Rajab?” Beliau menjawab, “Lalu di mana mereka pada bulan Sya’ban”?

2⃣ Pada lafazh “manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan.”
Ada isyarat bahwa sebagian waktu atau tempat atau pribadi yang dikenal keutamaannya, terkadang yang lainnya itu lebih utama, baik secara mutlak atau karena kekhususan padanya. Mayoritas manusia tidak mencermatinya sehingga mereka tersibukkan dengan sesuatu yang telah dikenal (masyhur), dan terlewatkan dari memperoleh keutamaan yang tidak dikenal oleh mereka.

Dinukil dari
🌍 http://www.sahab.net/home/?p=1759

••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜📩 BOLEHKAH BERPUASA PADA BULAN SYA'BAN SEBULAN PENUH?
--------------------------
📬 Fatwa No. 5169

Pertanyaan :
"Aku melihat manusia terus-menerus melakukan puasa Rajab dan Sya'ban, bahkan menyambungkannya dengan puasa Ramadhan tanpa berhenti pada rentang waktu tersebut. Apakah ada hadits yang menjelaskan hal tersebut. Jika ada, bagaimana teks haditsnya?

📝 Jawab :
🚫 Tidak sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau berpuasa Rajab sebulan penuh.
Tidak sah pula dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau berpuasa Sya'ban sebulan penuh.
📵 Tidak sah pula amalan tersebut dari satu orang shahabat pun.

Tidak sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau berpuasa sebulan penuh kecuali bulan Ramadhan saja.

🌿 Telah pasti riwayat dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha : "Dulu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sering berpuasa, sampai-sampai kami mengatakan 'beliau tidak pernah berbuka (berhenti dari puasa).' Beliau juga pernah lama tidak berpuasa, sampai-sampai kami mengatakan 'beliau tidak pernah berpuasa.'  Aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyempurnakan puasa selama satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan. Aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa padanya (dibandingkan) pada bulan Sya'ban." HR. al-Bukhari dan Muslim.

🌍 Dari shahabat 'Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, "Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah sama sekali berpuasa satu bulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Dulu beliau sering berpuasa, sampai-sampai ada yang mengatakan, "Tidak, demi Allah, beliau tidak pernah berbuka." Dulu beliau juga pernah lama tidak berpuasa, sampai-sampai ada yang mengatakan, "Tidak, demi Allah, beliau tidak pernah berpuasa." HR. al-Bukhari dan Muslim.

🌍 Jadi, berpuasa tathawwu' pada bulan Rajab sebulan penuh, demikian bulan berpuasa tathawwu' pada bulan Sya'ban sebulan penuh BERTENTANGAN dengan petunjuk dan sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam pelaksanaan ibadah puasa. Maka amalan tersebut adalah amalan yang BID'AH. Telah sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, "Barangsiapa yang membuat perkara baru dalam urusan kami ini, yang bukan bagian darinya, maka itu tertolak." HR. al-Bukhari dan Muslim

Wa billahi at-Taufiq.

Wa Shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad, wa Aalihi wa shahbihi wa Sallam

Al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Ilmiyyah wa al-Ifta'
----------------

💺 Ketua : 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz

Wakil : 'Abdurrazzaq 'Afifi

Anggota : 'Abdullah bin Ghudayyan

Anggota : 'Abdullah bin Qu'ud

🌍 http://manhajul-anbiya.net/bolehkah-berpuasa-pada-bulan-syaban-sebulan-penuh/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🇮🇷🚀 WASPADA SYIAH - IRAN

💣💥 Menteri Pertahanan Iran mengancam akan menghancurkan Arab Saudi, hanya menyisakan Makkah dan Madinah saja.

🕋🗺 Padahal faktanya sejak tahun 1979 Iran (Syiah) telah berkali-kali menjadikan Makkah dan Madinah sebagai target serangan, baik serangan dalam bentuk peledakan maupun serangan rudal.
🌴 Maka waspadalah kaum muslimin.


#waspadasyiah #waspadairan

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🗺 ASY-SYAIKH 'UBAID AL-JABIRI hafizhahullah BERLEPAS DIRI DARI HANI' BIN BRAIK DAN MANHAJNYA

🏕 "Aku persaksikan kepada Allah, dan para malaikat-Nya yang hadir, serta kepada kalian; bahwa aku berlepas diri dari Hani bin Braik dan manhajnya. Karena sesungguhnya manhaj Hani' adalah manhaj yang jelek. Yaitu manhaj yang dia tempuh pada waktu terakhir ini. ... ."

🎙 Ubaid bin Abdillah bin Sulaiman al-Hamdani al-Jabiri
🗓 Kamis malam, 15 Sya'ban 1438 H (11 Mei 2017)

📥 unduh audio di sini
https://drive.google.com/file/d/0By37s-7RO_8HbTBMVnh2VldDYW8/view?usp=drivesdk

#ubaidaljabiri

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
💥جديد💥

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين،

أنا عبيد بن بن عبد الله بن سليمان الحمداني الجابري ،

أشهد الله سبحانه وتعالى ومن حضرني من ملائكته الكرام ، وأشهدكم أنتم الجالسين ومن تصل إليه هذه الرسالة أني بريء من هاني ومنهجه ، فإن منهجه منهج خبيث الذي سلكه أخيرا ، وأقول :
والله وبالله وتالله لو كنت مكانه ما نازعت الرئيس عبد ربه بن منصور بن هادي ، ولقلت له: الأمر إليك لك في رقبتي بيعة ، إن شئت أقلتني وإن شئت ثبتني ، وقول الرئيس له كما يدعي أنه سيحاكمه ، أقول نعم العدل فيك مأمول، بسم الله ، أجلس أنا وخصومي أمامك ومن تشاء وكل يدلي بحجته ، فإن كنت مخطئاً اعتذرت واعترفت بخطئي ، وإن كنت مصيباً ستناصرونني إن شاء الله تعالى.
أملاه عبيد بن عبد الله بن سليمان الجابري الحمداني بعد عشاء الخميس الموافق 15 من شهر شعبان عام 1438 هـ

والله المستعان وعليه التكلان.

https://b.top4top.net/m_497sb1ei1.mp3

فرغه : الأخ يعقوب الجزائري.
🏖🌴 *Sabar Berpegang Teguh dengan Sunnah & Salafiyyah*
📩 (Berisi sikap berlepas diri dari Hani bin Braik dan manhajnya)

📀 _Audio Muhadharah bersama Ustadz Luqman Baabduh hafizhahullah_

👉🏾 di Masjid Mahad As-Salafy Jember || 14-15 Sya'ban 1438H || 10-11 Mei 2017

🔊 Pertemuan 1 durasi (33:52)
🔊 Pertemuan 2 durasi (35:21)

#sabar #salafiyyah #sunnah #manhaj

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2