🌍🍋⛱ KEHIDUPAN HAKIKI
🍒 al-Imam al-'Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
🌷 "Barangsiapa merenungkan kondisi para imam Islam, seperti para imam ahli hadits dan ahli fiqh, bagaimana sekarang berada di bawah tanah namun di alam ini mereka seakan-akan hidup di antara mereka.
⛵ Tidak hilang dari mereka kecuali rupa/bentuknya saja. Adapun penyebutan, pembicaraan, dan pujian/sanjungan terhadap mereka maka tak pernah putus. INILAH HIDUP YANG SEBENARNYA."
📚 Miftah Daar as-Sa'adah, 139
قال #ابن_القيم رحمه الله :
[ و من تأمل أحوال أئمة الإسلام
كأئمة الحديث و الفقه كيف هُم تحت التراب
و هُم في العالمين كأنهم أحياءٌ بينهم لم يَفقِدُوا منهم إلا صُوَرَهم و إلا فذِكرهم و حديثهم و الثناء عليهم غير منقطع و هذه هي الحياة حقا . ]
مفتاح دار السعادة 139
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🍒 al-Imam al-'Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
🌷 "Barangsiapa merenungkan kondisi para imam Islam, seperti para imam ahli hadits dan ahli fiqh, bagaimana sekarang berada di bawah tanah namun di alam ini mereka seakan-akan hidup di antara mereka.
⛵ Tidak hilang dari mereka kecuali rupa/bentuknya saja. Adapun penyebutan, pembicaraan, dan pujian/sanjungan terhadap mereka maka tak pernah putus. INILAH HIDUP YANG SEBENARNYA."
📚 Miftah Daar as-Sa'adah, 139
قال #ابن_القيم رحمه الله :
[ و من تأمل أحوال أئمة الإسلام
كأئمة الحديث و الفقه كيف هُم تحت التراب
و هُم في العالمين كأنهم أحياءٌ بينهم لم يَفقِدُوا منهم إلا صُوَرَهم و إلا فذِكرهم و حديثهم و الثناء عليهم غير منقطع و هذه هي الحياة حقا . ]
مفتاح دار السعادة 139
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
💊🛡 AWAS KEKEJAMAN PKI!!
~~~~~~~~~~
🔥💥 Pondok Bobrok, Langgar Bubar, Santri Mati!
ANTIKOMUNISME.COM, WONOSOBO. Di tahun 2000, di sebuah hutan daerah Wonosobo dilakukan penggalian atas sebuah kuburan massal. Sejumlah tulang belulang dari 21 jenazah ditemukan, yang disebut-sebut sebagai korban Tragedi 1965 (pasca-G30S/PKI). Ada pihak yang menengarai mereka adalah korban dari pelanggaran HAM (Hak Azazi Manusia) yang dilakukan TNI AD atas orang-orang yang terlibat PKI (Partai Komunis Indonesia).
🌩 Atas nama HAM, berbagai tuntutan pun dikumandangkan. Mulai dari permintaan maaf dari pemerintah kepada keluarga korban, pemulihan nama baik hingga kompensasi material jika dimungkinkan. Pihak lainnya menyebut orang-orang PKI itu hanyalah korban Orde Baru semata. Allahul musta’an…
🎯 Padahal ulah PKI di Indonesia nyaris tak pernah kering dari genangan darah. Seperti pemberontakan yang mereka lakukan di Madiun 1948. Para tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan dan militer yang berseberangan dengan ideologi komunis dibantai. Pondok pesantren yang menolak paham atheis, dibinasakan dan diluluhlantakkan. Yel-yel yang mereka teriakkan ketika itu adalah “Pondok bobrok, langgar bubar, santri mati!”.
👉🏻 Tercatat 7 sumur dan 2 ladang pembantaian menjadi saksi bisu kebiadaban PKI di Madiun 1948. Di salah satu sumur di Desa Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, menjadi tempat pembuangan sekitar 108 jenazah. Di sumur lainnya di tempat yang sama, diketemukan 21 jenazah. Di antaranya adalah 5 kiai, Kepala Resort Polisi Magetan, Inspektur Polisi Magetan dan 4 anggota polisi.
🍋🍒 Itu berarti kebutuhan informasi yang komprehensif tentang komunisme sangatlah mendesak. Apalagi kini marak muncul buku-buku dan informasi yang hendak memutarbalikkan fakta. Bahwa, PKI hanyalah sebagai korban dari intrik politik. Pemerintah dianggap telah melakukan pelanggaran HAM yang berat terhadap korban Tragedi 1965. Wacana pencabutan TAP MPRS No.XXV/1966 tentang pelarangan paham komunisme di Indonesia merupakan bukti nyata upaya membangkitkan kembali PKI.
✍🏻⛱ Untuk itulah beberapa waktu lalu di Wonosobo telah dibagikan secara gratis majalah Asy Syariah edisi khususAwas! Komunisme Bangkit Kembali. Tercatat 1.000 majalah sudah diberikan kepada kepada jajaran pemerintahan di tingkat muspida, muspika dan kelurahan di Wonosobo dalam Program Tebar Dakwah Majalah Asy Syariah.
...
🍊🔑 Bupati Wonosobo, Bapak Eko Purnomo SE, MM, memberikan sambutan yang positif atas Program Tebar Dakwah Majalah Asy Syariah. “Menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terbitnya majalah Asy Syariah yang didistribusikan secara gratis ke masyarakat,” tutur Bapak Bupati.
📚 Pun begitu Komandan Kodim Wonosobo, Letkol Czi Dwi Haryono. “Dengan adanya tebar majalah, dari pihak militer merasa tidak berjalan sendiri,” katanya.
🛡🛡 Komunisme musuh kita bersama, Ndan…
Selengkapnya lihat di
🌍💻 Pondok Bobrok, Langgar Bubar, Santri Mati! : http://antikomunisme.com/pondok-bobrok-langgar-bubar-santri-mati/
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~
🔥💥 Pondok Bobrok, Langgar Bubar, Santri Mati!
ANTIKOMUNISME.COM, WONOSOBO. Di tahun 2000, di sebuah hutan daerah Wonosobo dilakukan penggalian atas sebuah kuburan massal. Sejumlah tulang belulang dari 21 jenazah ditemukan, yang disebut-sebut sebagai korban Tragedi 1965 (pasca-G30S/PKI). Ada pihak yang menengarai mereka adalah korban dari pelanggaran HAM (Hak Azazi Manusia) yang dilakukan TNI AD atas orang-orang yang terlibat PKI (Partai Komunis Indonesia).
🌩 Atas nama HAM, berbagai tuntutan pun dikumandangkan. Mulai dari permintaan maaf dari pemerintah kepada keluarga korban, pemulihan nama baik hingga kompensasi material jika dimungkinkan. Pihak lainnya menyebut orang-orang PKI itu hanyalah korban Orde Baru semata. Allahul musta’an…
🎯 Padahal ulah PKI di Indonesia nyaris tak pernah kering dari genangan darah. Seperti pemberontakan yang mereka lakukan di Madiun 1948. Para tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan dan militer yang berseberangan dengan ideologi komunis dibantai. Pondok pesantren yang menolak paham atheis, dibinasakan dan diluluhlantakkan. Yel-yel yang mereka teriakkan ketika itu adalah “Pondok bobrok, langgar bubar, santri mati!”.
👉🏻 Tercatat 7 sumur dan 2 ladang pembantaian menjadi saksi bisu kebiadaban PKI di Madiun 1948. Di salah satu sumur di Desa Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, menjadi tempat pembuangan sekitar 108 jenazah. Di sumur lainnya di tempat yang sama, diketemukan 21 jenazah. Di antaranya adalah 5 kiai, Kepala Resort Polisi Magetan, Inspektur Polisi Magetan dan 4 anggota polisi.
🍋🍒 Itu berarti kebutuhan informasi yang komprehensif tentang komunisme sangatlah mendesak. Apalagi kini marak muncul buku-buku dan informasi yang hendak memutarbalikkan fakta. Bahwa, PKI hanyalah sebagai korban dari intrik politik. Pemerintah dianggap telah melakukan pelanggaran HAM yang berat terhadap korban Tragedi 1965. Wacana pencabutan TAP MPRS No.XXV/1966 tentang pelarangan paham komunisme di Indonesia merupakan bukti nyata upaya membangkitkan kembali PKI.
✍🏻⛱ Untuk itulah beberapa waktu lalu di Wonosobo telah dibagikan secara gratis majalah Asy Syariah edisi khususAwas! Komunisme Bangkit Kembali. Tercatat 1.000 majalah sudah diberikan kepada kepada jajaran pemerintahan di tingkat muspida, muspika dan kelurahan di Wonosobo dalam Program Tebar Dakwah Majalah Asy Syariah.
...
🍊🔑 Bupati Wonosobo, Bapak Eko Purnomo SE, MM, memberikan sambutan yang positif atas Program Tebar Dakwah Majalah Asy Syariah. “Menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terbitnya majalah Asy Syariah yang didistribusikan secara gratis ke masyarakat,” tutur Bapak Bupati.
📚 Pun begitu Komandan Kodim Wonosobo, Letkol Czi Dwi Haryono. “Dengan adanya tebar majalah, dari pihak militer merasa tidak berjalan sendiri,” katanya.
🛡🛡 Komunisme musuh kita bersama, Ndan…
Selengkapnya lihat di
🌍💻 Pondok Bobrok, Langgar Bubar, Santri Mati! : http://antikomunisme.com/pondok-bobrok-langgar-bubar-santri-mati/
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🚠🗓 JENDERAL LEMHANNAS : KOMUNIS BIKIN GEMAS
ANTIKOMUNISME.COM, CIREBON. “Siap Dan.. Siap Dan…” Kata Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Irwan Budiana SE MM. Padahal beliau sendiri komandan. “Penguasa” teritori militer di wilayah Kabupaten Cirebon yang membawahi 21 koramil, dengan 40 kecamatan dan 424 desa. Siapa gerangan komandan di atas komandan?
▶️🌏 Silahkan kunjungi http://antikomunisme.com/jenderal-lemhannas-komunis-bikin-gemas/
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
ANTIKOMUNISME.COM, CIREBON. “Siap Dan.. Siap Dan…” Kata Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Irwan Budiana SE MM. Padahal beliau sendiri komandan. “Penguasa” teritori militer di wilayah Kabupaten Cirebon yang membawahi 21 koramil, dengan 40 kecamatan dan 424 desa. Siapa gerangan komandan di atas komandan?
▶️🌏 Silahkan kunjungi http://antikomunisme.com/jenderal-lemhannas-komunis-bikin-gemas/
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🍊🍋 MANFAAT DUNIAWI DARI IBADAH
🔑 al-'Allamah asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah,
⛵"Sebagian orang ketika berbicara tentang faidah-faidah (manfaat-manfaat) ibadah, mereka mengalihkannya kepada manfaat-manfaat duniawi/keduniaan.
👉🏻 Misalnya, mereka mengatakan :
√ Dalam shalat ada manfaat olah raga, dan berguna untuk syaraf.
√ Dalam puasa berguna untuk menghilangkan kelembaban (pada tubuh pen), dan mengatur/menertibkan menu makan.
🛍🚫 Hendaknya kita tidak menjadikan manfaat keduniaan sebagai asal, karena Allah tidak menyebutkan hal itu dalam Kitab-Nya.
🔵 Namun Allah sebutkan bahwa shalat :
• mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.
• bahwa puasa merupakan sebab taqwa."
📚 al-Qaul al-Mufid, 2/138
══════ ❁✿❁ ══════
🔘 فَـائِـدَةٌ مُهِـمَّةٌ
✍ قَـالَ العَلّامَـة ابْـنُ عُثَيْـمِينْ -رَحِـمَهُ الله- :
❍ بعض الناس عندما يتكلمون على فوائد العبادات يحولونها إلى فوائد دنيوية.
◉ فمثلا يقولون :
● في الصلاة رياضة وإفادة لﻷعصاب.
● وفي الصيام فائدة إزالة الرطوبة وترتيب الواجبات.
❒ والمفروض ألا نجعل الفوائد الدنيوية هي الأصل، لأن الله لم يذكر ذلك في كتابه.
◉ بل ذكر أن الصلاة :
● تنهي عن الفحشاء والمنكر.
● وعن الصوم أنه سبب للتقوى.
◉ المَــصْدَر:
📚 [ "القول المفيد" (١٣٨/٢) ].
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔑 al-'Allamah asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah,
⛵"Sebagian orang ketika berbicara tentang faidah-faidah (manfaat-manfaat) ibadah, mereka mengalihkannya kepada manfaat-manfaat duniawi/keduniaan.
👉🏻 Misalnya, mereka mengatakan :
√ Dalam shalat ada manfaat olah raga, dan berguna untuk syaraf.
√ Dalam puasa berguna untuk menghilangkan kelembaban (pada tubuh pen), dan mengatur/menertibkan menu makan.
🛍🚫 Hendaknya kita tidak menjadikan manfaat keduniaan sebagai asal, karena Allah tidak menyebutkan hal itu dalam Kitab-Nya.
🔵 Namun Allah sebutkan bahwa shalat :
• mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.
• bahwa puasa merupakan sebab taqwa."
📚 al-Qaul al-Mufid, 2/138
══════ ❁✿❁ ══════
🔘 فَـائِـدَةٌ مُهِـمَّةٌ
✍ قَـالَ العَلّامَـة ابْـنُ عُثَيْـمِينْ -رَحِـمَهُ الله- :
❍ بعض الناس عندما يتكلمون على فوائد العبادات يحولونها إلى فوائد دنيوية.
◉ فمثلا يقولون :
● في الصلاة رياضة وإفادة لﻷعصاب.
● وفي الصيام فائدة إزالة الرطوبة وترتيب الواجبات.
❒ والمفروض ألا نجعل الفوائد الدنيوية هي الأصل، لأن الله لم يذكر ذلك في كتابه.
◉ بل ذكر أن الصلاة :
● تنهي عن الفحشاء والمنكر.
● وعن الصوم أنه سبب للتقوى.
◉ المَــصْدَر:
📚 [ "القول المفيد" (١٣٨/٢) ].
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌷🍊 KELOMPOK YANG BERHAK MENDAPATKAN PERTOLONGAN ALLAH
✍🏻 asy-Syaikh al-'Allamah Rabi' al-Madkhali hafizhahullah,
"Ketika itu Allah mengizinkan beliau (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam) untuk berjihad. Setelah terwujud kelompok yang kuat, beriman, jujur, dan ikhlash, berhak mendapt
atkan pertolongan Allah — Tabaraka wa Ta'ala — . Karena mereka beriman kepada Allah, kepada Rasul-Nya, dan istiqomah di atas itu. Loyal/setia di atas prinsip itu, dan menunjukkan permusuhan (terhadap lawan) di atas prinsip tersebut.
🔑 Maka Allah izinkan mereka untuk berjihad."
📚 Asbab an-Nashr wa at-Tamkin wa Sabil an-Nuhudh, hal. 7
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✍🏻 asy-Syaikh al-'Allamah Rabi' al-Madkhali hafizhahullah,
"Ketika itu Allah mengizinkan beliau (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam) untuk berjihad. Setelah terwujud kelompok yang kuat, beriman, jujur, dan ikhlash, berhak mendapt
atkan pertolongan Allah — Tabaraka wa Ta'ala — . Karena mereka beriman kepada Allah, kepada Rasul-Nya, dan istiqomah di atas itu. Loyal/setia di atas prinsip itu, dan menunjukkan permusuhan (terhadap lawan) di atas prinsip tersebut.
🔑 Maka Allah izinkan mereka untuk berjihad."
📚 Asbab an-Nashr wa at-Tamkin wa Sabil an-Nuhudh, hal. 7
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔥💥🔥 *SYIAH RAFIDHAH SUMBER SEGALA FITNAH DAN BENCANA*
🖇 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah _rahimahullah_mengatakan,
💥 *"Syiah Rafidhah* mereka merupakan sumber segala fitnah dan bencana. Kebanyakan dari pedang-pedang(senjata) yang dihunuskan kepada kaum muslimin itu berasal dari pihak mereka."
📚 Sumber : Minhaj as-Sunnah Jilid 6 hal. 370
----------🌺🌺---------
قال شيخ الإسلام ابن تيميّة:
"الرافضة هم أصل كل فتنةٍ وبليَّه، وكثير من السيوف التي سُلَّت على المسلمين إنما كانت من جهتهم"
📙المنهاج6/370
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🖇 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah _rahimahullah_mengatakan,
💥 *"Syiah Rafidhah* mereka merupakan sumber segala fitnah dan bencana. Kebanyakan dari pedang-pedang(senjata) yang dihunuskan kepada kaum muslimin itu berasal dari pihak mereka."
📚 Sumber : Minhaj as-Sunnah Jilid 6 hal. 370
----------🌺🌺---------
قال شيخ الإسلام ابن تيميّة:
"الرافضة هم أصل كل فتنةٍ وبليَّه، وكثير من السيوف التي سُلَّت على المسلمين إنما كانت من جهتهم"
📙المنهاج6/370
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🖥 Video Kajian Islam Ilmiah
💥♨️ SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP BANGKITNYA GERAKAN KOMUNISME DI N.K.R.I
📜 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Ayip Syafruddin hafizhahullahu
📹 11,0 MB ⏲ Durasi: 3:18
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
💥♨️ SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP BANGKITNYA GERAKAN KOMUNISME DI N.K.R.I
📜 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Ayip Syafruddin hafizhahullahu
📹 11,0 MB ⏲ Durasi: 3:18
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
🚫❌ KECAM #JASTA [ Justice Against Sponsors of Terrorism Act ]
❎ Dewan Kerja Sama Negara Teluk (GCC) pada Senin (12/9/2016) mengecam aturan Undang-undang Keadilan bagi Sponsor Terorisme (JASTA)
👎🏻 Hal itu karena aturan tersebut memberikan kesempatan pada keluarga korban serangan 11 September atau nine eleven menuntut Arab Saudi atas dampak kerusakan.
🛍 Kepala dari enam negara GCC mengatakan, ketentuan tersebut "bertentangan dengan dasar dan prinsip yang melandasi hubungan antarnegara dan kedaulatan yang dimiliki tiap pihak".
👉🏻 "Aturan semacam itu akan berdampak buruk pada kerja sama internasional menanggulangi terorisme," kata Sekretaris Jenderal GCC.
🛡‼ Saudi MEMBANTAH keterlibatan mereka dalam serangan 11 September 2001 di World Tread Center (WTC) dan Pentagon.
🍊💊 Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir menyatakan keberatan negaranya dengan kebijakan tersebut. Menurut Jubeir hal itu bertentangan dengan prinsip-prinsip hubungan internasional.
🌷 "Apa yang dilakukan (Kongres) melucuti prinsip kekebalan berdaulat yang akan mengubah dunia dari hukum internasional menjadi hukum rimba," katanya.
🍒🔑 Sementara itu, Putra Mahkota Kerajaan Saudi Arabia, Muhammad bin Nayef, dalam pidatonya di hadapan sidang tahunan Majelis Umum PBB ke-71 yang berlangsung di AS pekan lalu (22 September 2016 M), menegaskan :
"Saudi Arabia memegang peran penting dalam MEMERANGI TERORISME. Saudi merupakan negara paling awal yang menyatakan PERANG TERHADAP TERORISME, dan ini sudah dinyatakan sejak lama. Sejak tahun 1992 Saudi harus berhadapan dengan lebih dari 100 kali aksi teror, di antaranya 18 aksi dilancarkan oleh unsur yang terkait secara struktural dengan negara regional."
🌍🚞 Muhammad bin Nayef juga menjelaskan bahwa Saudi melakukan itu sebagai pelaksanaan dari kesepakatan antara negara-negara arab dalam menangkal terorisme jauh sebelum peristiwa 11 September. Saudi terus menyatakan perang terhadap organisasi-organisasi teroris, dan tidak tidak toleransi sama sekali dalam hal ini.
🇸🇦 Dalam kesempatan itu pula, Muhammad bin Nayef menyampaikan bahwa Saudi dan masyarakat dunia merasa aneh dengan keluarnya undang-undang di AS yang memberangus prinsip terpenting dalam hukum international, yaitu prinsip kedaulatan dan kepemimpinan masing-masing negara.
✍🏻🛍 Dalam pidato itu pula, Muhammad bin Nayef mengatakan bahwa memerangi terorisme merupakan tanggung jawab bersama negara-negara di seluruh dunia.
✅ Sungguh pidato Putra Mahkota Saudi ini mendapat mendapat pujian dan penghargaan dunia international. Di antaranya seperti yang disampaikan oleh ketua delegasi Pakistan, bahwa pidato Bin Naif mengungkapkan hal yang tepat berkaitan dengan perang terhadap terorisme.
"Pidato Bin Naif di Majelis Umum PBB sangat tepat. Perang terhadap terorisme memang harus menjadi tanggung jawab bersama, dunia internasional. Pakistan telah bergabung dengan aliansi militer Islam melawan terorisme,” ucapnya.
~~~~
✍🏻 dirangkum dari berbagai sumber
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
❎ Dewan Kerja Sama Negara Teluk (GCC) pada Senin (12/9/2016) mengecam aturan Undang-undang Keadilan bagi Sponsor Terorisme (JASTA)
👎🏻 Hal itu karena aturan tersebut memberikan kesempatan pada keluarga korban serangan 11 September atau nine eleven menuntut Arab Saudi atas dampak kerusakan.
🛍 Kepala dari enam negara GCC mengatakan, ketentuan tersebut "bertentangan dengan dasar dan prinsip yang melandasi hubungan antarnegara dan kedaulatan yang dimiliki tiap pihak".
👉🏻 "Aturan semacam itu akan berdampak buruk pada kerja sama internasional menanggulangi terorisme," kata Sekretaris Jenderal GCC.
🛡‼ Saudi MEMBANTAH keterlibatan mereka dalam serangan 11 September 2001 di World Tread Center (WTC) dan Pentagon.
🍊💊 Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir menyatakan keberatan negaranya dengan kebijakan tersebut. Menurut Jubeir hal itu bertentangan dengan prinsip-prinsip hubungan internasional.
🌷 "Apa yang dilakukan (Kongres) melucuti prinsip kekebalan berdaulat yang akan mengubah dunia dari hukum internasional menjadi hukum rimba," katanya.
🍒🔑 Sementara itu, Putra Mahkota Kerajaan Saudi Arabia, Muhammad bin Nayef, dalam pidatonya di hadapan sidang tahunan Majelis Umum PBB ke-71 yang berlangsung di AS pekan lalu (22 September 2016 M), menegaskan :
"Saudi Arabia memegang peran penting dalam MEMERANGI TERORISME. Saudi merupakan negara paling awal yang menyatakan PERANG TERHADAP TERORISME, dan ini sudah dinyatakan sejak lama. Sejak tahun 1992 Saudi harus berhadapan dengan lebih dari 100 kali aksi teror, di antaranya 18 aksi dilancarkan oleh unsur yang terkait secara struktural dengan negara regional."
🌍🚞 Muhammad bin Nayef juga menjelaskan bahwa Saudi melakukan itu sebagai pelaksanaan dari kesepakatan antara negara-negara arab dalam menangkal terorisme jauh sebelum peristiwa 11 September. Saudi terus menyatakan perang terhadap organisasi-organisasi teroris, dan tidak tidak toleransi sama sekali dalam hal ini.
🇸🇦 Dalam kesempatan itu pula, Muhammad bin Nayef menyampaikan bahwa Saudi dan masyarakat dunia merasa aneh dengan keluarnya undang-undang di AS yang memberangus prinsip terpenting dalam hukum international, yaitu prinsip kedaulatan dan kepemimpinan masing-masing negara.
✍🏻🛍 Dalam pidato itu pula, Muhammad bin Nayef mengatakan bahwa memerangi terorisme merupakan tanggung jawab bersama negara-negara di seluruh dunia.
✅ Sungguh pidato Putra Mahkota Saudi ini mendapat mendapat pujian dan penghargaan dunia international. Di antaranya seperti yang disampaikan oleh ketua delegasi Pakistan, bahwa pidato Bin Naif mengungkapkan hal yang tepat berkaitan dengan perang terhadap terorisme.
"Pidato Bin Naif di Majelis Umum PBB sangat tepat. Perang terhadap terorisme memang harus menjadi tanggung jawab bersama, dunia internasional. Pakistan telah bergabung dengan aliansi militer Islam melawan terorisme,” ucapnya.
~~~~
✍🏻 dirangkum dari berbagai sumber
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🎯🔥 #JASTA BUKANLAH MAKAR YANG PERTAMA, BUKAN PULA YANG TERAKHIR
asy-Syaikh DR. Muhammad bin Ghalib al-'Umari hafizhahullah,
📜💥" UU #Jasta bukanlah akhir dari makar musuh terhadap umat kita, dalam hal ini Saudi Arabia. Sebagaimana pula hal itu bukan makar yang pertama kali.
Yang terpenting kita tahu bahwa musuh agama kita, kemudian musuh Arab, tidak mungkin akan menjadi teman kita."
لن يكون #قانون_جاستا آخر مكائد الأعداء ضد أمتنا ممثلة بالمملكة؛كما أنه ليس أولها.
المهم أن نعرف أن عدو ديننا ثم عروبتنا لايمكن أن يكون صديقا
Lihat Tweet @m___alomari: https://twitter.com/m___alomari/status/781311173685895168?s=09
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
asy-Syaikh DR. Muhammad bin Ghalib al-'Umari hafizhahullah,
📜💥" UU #Jasta bukanlah akhir dari makar musuh terhadap umat kita, dalam hal ini Saudi Arabia. Sebagaimana pula hal itu bukan makar yang pertama kali.
Yang terpenting kita tahu bahwa musuh agama kita, kemudian musuh Arab, tidak mungkin akan menjadi teman kita."
لن يكون #قانون_جاستا آخر مكائد الأعداء ضد أمتنا ممثلة بالمملكة؛كما أنه ليس أولها.
المهم أن نعرف أن عدو ديننا ثم عروبتنا لايمكن أن يكون صديقا
Lihat Tweet @m___alomari: https://twitter.com/m___alomari/status/781311173685895168?s=09
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Twitter
د.محمد غالب العمري
لن يكون #قانون_جاستا آخر مكائد الأعداء ضد أمتنا ممثلة بالمملكة؛كما أنه ليس أولها. المهم أن نعرف أن عدو ديننا ثم عروبتنا لايمكن أن يكون صديقا
👍1
✅ Komunis Sudah di Akhirat?
☄☄☄☄☄☄
⏱ 29 September 2016
_ANTIKOMUNISME.COM_. Komunis sudah di alam akhirat. Komunis adalah masa lalu. Komunis adalah hantu warisan Orde Baru. Adalah sederet klausa yang nyaring disuarakan saat ada reaksi atas pelbagai peristiwa yang tajam dengan bau komunisme.
Kesimpulan yang hendak ditangkap, *PKI hanya bagian dari sejarah namun tak pernah berlumur darah. Bahkan dengan menenteng versi lain sejarah, PKI hanyalah korban*. Siapa yang mengungkap versi tersebut, benar-benar sejarawan atau bukan, didukung data atau tidak, menjadi tidak penting. Karena angin “reformasi” yang hingga kini masih bertiup, menjadikan apa-apa yang bertentangan dengan Orde Baru termasuk versi sejarah, sebagai sebuah kebenaran mutlak. Malah, peristiwa pemberontakan Madiun oleh PKI Musso dan Gerakan 30 September oleh PKI Aidit, dianggap basi dan bukti usang yang selalu diulang-ulang.
Selengkapnya.....
🖲 http://antikomunisme.com/komunis-sudah-akhirat/
🎯✂🎯✂🎯✂🎯
🛡 http://antikomunisme.com Cabut Komunisme Hingga ke Akarnya
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☄☄☄☄☄☄
⏱ 29 September 2016
_ANTIKOMUNISME.COM_. Komunis sudah di alam akhirat. Komunis adalah masa lalu. Komunis adalah hantu warisan Orde Baru. Adalah sederet klausa yang nyaring disuarakan saat ada reaksi atas pelbagai peristiwa yang tajam dengan bau komunisme.
Kesimpulan yang hendak ditangkap, *PKI hanya bagian dari sejarah namun tak pernah berlumur darah. Bahkan dengan menenteng versi lain sejarah, PKI hanyalah korban*. Siapa yang mengungkap versi tersebut, benar-benar sejarawan atau bukan, didukung data atau tidak, menjadi tidak penting. Karena angin “reformasi” yang hingga kini masih bertiup, menjadikan apa-apa yang bertentangan dengan Orde Baru termasuk versi sejarah, sebagai sebuah kebenaran mutlak. Malah, peristiwa pemberontakan Madiun oleh PKI Musso dan Gerakan 30 September oleh PKI Aidit, dianggap basi dan bukti usang yang selalu diulang-ulang.
Selengkapnya.....
🖲 http://antikomunisme.com/komunis-sudah-akhirat/
🎯✂🎯✂🎯✂🎯
🛡 http://antikomunisme.com Cabut Komunisme Hingga ke Akarnya
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🍊🍋 ADA APA DENGAN BULAN MUHARRAM?
🛍🗓 Muharram termasuk salah satu dari empat Bulan Haram (bulan-bulan yang memiliki kehormatan lebih dibandingkan bulan-bulan yang lainnya) dalam Islam
Selengkapnya :
🌍🍒 http://www.manhajul-anbiya.net/ada-apa-dengan-bulan-muharram-2/
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛍🗓 Muharram termasuk salah satu dari empat Bulan Haram (bulan-bulan yang memiliki kehormatan lebih dibandingkan bulan-bulan yang lainnya) dalam Islam
Selengkapnya :
🌍🍒 http://www.manhajul-anbiya.net/ada-apa-dengan-bulan-muharram-2/
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Manhajul Anbiya
Ada Apa dengan Bulan Muharram? - Manhajul Anbiya
Ada Apa dengan Bulan Muharram? (1) KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM Muharram termasuk salah satu dari empat Bulan Haram (bulan-bulan yang memiliki kehormatan lebih dibandingkan bulan-bulan yang lainnya) dalam Islam yang termaktub dalam Al-Qur’an (yang artinya), “Sesungguhnya…
🗓🌍 KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM
................................................
Muharram termasuk salah satu dari empat Bulan Haram (bulan-bulan yang memiliki kehormatan lebih dibandingkan bulan-bulan yang lainnya) dalam Islam yang termaktub dalam Al-Qur’an (yang artinya),
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya EMPAT BULAN HARAM.” (QS. At-Taubah: 36)
Keempat bulan itu adalah:
1⃣ Muharram,
2⃣ Rajab,
3⃣ Dzulqo’dah, dan
4⃣ Dzulhijjah,
sebagaimana yang dideklarasikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat haji perpisahan.
✅ Disebut Bulan Haram karena ia mengandung kemuliaan lebih (dari bulan-bulan lainnya) dan karena pada bulan-bulan ini diharamkan untuk berperang. (Tafsir As-Sa’di, hlm.192)
🌹 Cukuplah menunjukkan kemuliaan bulan Muharram ini ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjulukinya sebagai bulan Allah , beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah berpuasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim, no.1982 dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
🌈 Kata para ulama’, segala sesuatu yang disandarkan kepada Allah ‘Azza wa Jalla itu memiliki kemuliaan lebih daripada yang tidak disandarkan kepada-Nya, seperti baitullah (rumah Allah), Rasulullah (utusan Allah), dan lain-lain.
✒📎 Dalam Islam, bulan Muharram memiliki nilai historis (sejarah) yang luar biasa;
📌🔵 pada bulan ini, tepatnya pada tanggal sepuluh, Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa ‘alaihis salam dan kaumnya dari kejaran Fir’aun dan bala tentaranya serta menenggelamkan mereka di laut merah.
📌🔵 Di bulan ini juga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertekad kuat untuk berhijrah ke negeri Madinah, setelah mendengar bahwa penduduknya siap berjanji setia membela dakwah beliau. Walaupun tekad kuat beliau ini baru bisa terealisasi pada bulan Shafar.
🔖 Selain itu, di bulan ini terdapat ibadah puasa yang dikatakan oleh RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai puasa terbaik setelah Ramadhan sebagaimana hadits di atas.
📖 Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda ketika ditanya tentang keutamaannya: “Menghapuskan dosa-dosa tahun yang lalu.” (HR. Muslim, no.1977 dari shahabat Abu Qotadah Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu)
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
................................................
Muharram termasuk salah satu dari empat Bulan Haram (bulan-bulan yang memiliki kehormatan lebih dibandingkan bulan-bulan yang lainnya) dalam Islam yang termaktub dalam Al-Qur’an (yang artinya),
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya EMPAT BULAN HARAM.” (QS. At-Taubah: 36)
Keempat bulan itu adalah:
1⃣ Muharram,
2⃣ Rajab,
3⃣ Dzulqo’dah, dan
4⃣ Dzulhijjah,
sebagaimana yang dideklarasikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat haji perpisahan.
✅ Disebut Bulan Haram karena ia mengandung kemuliaan lebih (dari bulan-bulan lainnya) dan karena pada bulan-bulan ini diharamkan untuk berperang. (Tafsir As-Sa’di, hlm.192)
🌹 Cukuplah menunjukkan kemuliaan bulan Muharram ini ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjulukinya sebagai bulan Allah , beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah berpuasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim, no.1982 dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
🌈 Kata para ulama’, segala sesuatu yang disandarkan kepada Allah ‘Azza wa Jalla itu memiliki kemuliaan lebih daripada yang tidak disandarkan kepada-Nya, seperti baitullah (rumah Allah), Rasulullah (utusan Allah), dan lain-lain.
✒📎 Dalam Islam, bulan Muharram memiliki nilai historis (sejarah) yang luar biasa;
📌🔵 pada bulan ini, tepatnya pada tanggal sepuluh, Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa ‘alaihis salam dan kaumnya dari kejaran Fir’aun dan bala tentaranya serta menenggelamkan mereka di laut merah.
📌🔵 Di bulan ini juga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertekad kuat untuk berhijrah ke negeri Madinah, setelah mendengar bahwa penduduknya siap berjanji setia membela dakwah beliau. Walaupun tekad kuat beliau ini baru bisa terealisasi pada bulan Shafar.
🔖 Selain itu, di bulan ini terdapat ibadah puasa yang dikatakan oleh RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai puasa terbaik setelah Ramadhan sebagaimana hadits di atas.
📖 Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda ketika ditanya tentang keutamaannya: “Menghapuskan dosa-dosa tahun yang lalu.” (HR. Muslim, no.1977 dari shahabat Abu Qotadah Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu)
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🚫 BULAN MUHARRAM BUKAN BULAN SIAL
................................................
🔥 Sebagian orang meyakini bulan Muharram sebagai bulan keramat yang tidak boleh dibuat acara dan bersenang-senang, sehingga banyak aktivitas tertentu yang ditunda atau bahkan dibatalkan. Lebih dari itu, mereka meyakini siapa yang mengadakan hajatan pada bulan ini akan ditimpa musibah dan malapetaka. Sebagai contoh adalah pernikahan, mereka enggan menikahkan putra putrinya di bulan ini karena khawatir ditimpa petaka dan kesengsaraan bagi kedua mempelai.
👉🏻❌ Ketika ditanya mengenai alasan mereka menilai bulan Muharram sebagai bulan keramat nan penuh pantangan, tidak ada jawaban berarti dari mereka, selain ’Beginilah tradisi kami’ atau ’Beginilah yang diajarkan bapak-bapak kami’.
Sikap mengikuti tradisi atau leluhur tanpa bimbingan Islam adalah terlarang, bahkan sikap seperti ini termasuk sifat orang-orang jahiliyah dan penyembah berhala pada masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan nabi-nabi sebelumnya. Allah ‘Azza wa Jalla menyebutkan di dalam Al-Qur’an tentang jawaban orang-orang Quraisy ketika diajak oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meninggalkan kesyirikan, kata mereka (yang artinya),
“Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak (nenek moyang) kami menganut suatu agama (bukan agama yang engkau bawa –pent), dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka.” (QS. Az-Zukhruf: 22)
Demikian pula Fir’aun, ketika diajak oleh Nabi Musa ‘alaihis salam agar beriman kepada Allah ‘Azza wa Jalla, ia malah berkata (yang artinya,
“Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya.” (QS. Yunus: 78)
👉🏻❌ Kemudian, anggapan sial untuk melakukan aktivitas tertentu, seperti hajatan dan semisalnya di bulan Muharram yang diyakini oleh keumuman masyarakat Jawa, dalam ajaran Islam disebut Tathoyyur atau Thiyaroh, yaitu meyakini suatu keburuntungan atau kesialan didasarkan pada kejadian, tempat, atau waktu tertentu.
🔞 Anggapan seperti ini sebenarnya sudah ada sejak zaman jahiliyah. Setelah Islam datang, maka ia dikategorikan ke dalam perbuatan syirik yang harus ditinggalkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (Artinya): ”Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 131)
📛 Dalil yang menunjukkan bahwa Tathoyyur atau Thiyaroh termasuk kesyirikan adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Thiyaroh adalah kesyirikan”, beliau mengulangnya sebanyak tiga kali.” (HR. Ahmad danAbu Daud, dari shahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu 'anhu)
✅ Apabila kita telah mengetahui bahwa anggapan sial atau keberuntungan seperti itu termasuk kesyirikan, maka kewajiban kita selanjutnya adalah menjauhinya dan menjauhkannya dari anak dan istri kita dari keyakinan tersebut. Sehingga kita beserta keluarga kita tidak terjerembab kedalam kubangan dosa besar yang paling besar, yaitu dosa syirik.
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
................................................
🔥 Sebagian orang meyakini bulan Muharram sebagai bulan keramat yang tidak boleh dibuat acara dan bersenang-senang, sehingga banyak aktivitas tertentu yang ditunda atau bahkan dibatalkan. Lebih dari itu, mereka meyakini siapa yang mengadakan hajatan pada bulan ini akan ditimpa musibah dan malapetaka. Sebagai contoh adalah pernikahan, mereka enggan menikahkan putra putrinya di bulan ini karena khawatir ditimpa petaka dan kesengsaraan bagi kedua mempelai.
👉🏻❌ Ketika ditanya mengenai alasan mereka menilai bulan Muharram sebagai bulan keramat nan penuh pantangan, tidak ada jawaban berarti dari mereka, selain ’Beginilah tradisi kami’ atau ’Beginilah yang diajarkan bapak-bapak kami’.
Sikap mengikuti tradisi atau leluhur tanpa bimbingan Islam adalah terlarang, bahkan sikap seperti ini termasuk sifat orang-orang jahiliyah dan penyembah berhala pada masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan nabi-nabi sebelumnya. Allah ‘Azza wa Jalla menyebutkan di dalam Al-Qur’an tentang jawaban orang-orang Quraisy ketika diajak oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meninggalkan kesyirikan, kata mereka (yang artinya),
“Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak (nenek moyang) kami menganut suatu agama (bukan agama yang engkau bawa –pent), dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka.” (QS. Az-Zukhruf: 22)
Demikian pula Fir’aun, ketika diajak oleh Nabi Musa ‘alaihis salam agar beriman kepada Allah ‘Azza wa Jalla, ia malah berkata (yang artinya,
“Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya.” (QS. Yunus: 78)
👉🏻❌ Kemudian, anggapan sial untuk melakukan aktivitas tertentu, seperti hajatan dan semisalnya di bulan Muharram yang diyakini oleh keumuman masyarakat Jawa, dalam ajaran Islam disebut Tathoyyur atau Thiyaroh, yaitu meyakini suatu keburuntungan atau kesialan didasarkan pada kejadian, tempat, atau waktu tertentu.
🔞 Anggapan seperti ini sebenarnya sudah ada sejak zaman jahiliyah. Setelah Islam datang, maka ia dikategorikan ke dalam perbuatan syirik yang harus ditinggalkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (Artinya): ”Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 131)
📛 Dalil yang menunjukkan bahwa Tathoyyur atau Thiyaroh termasuk kesyirikan adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Thiyaroh adalah kesyirikan”, beliau mengulangnya sebanyak tiga kali.” (HR. Ahmad danAbu Daud, dari shahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu 'anhu)
✅ Apabila kita telah mengetahui bahwa anggapan sial atau keberuntungan seperti itu termasuk kesyirikan, maka kewajiban kita selanjutnya adalah menjauhinya dan menjauhkannya dari anak dan istri kita dari keyakinan tersebut. Sehingga kita beserta keluarga kita tidak terjerembab kedalam kubangan dosa besar yang paling besar, yaitu dosa syirik.
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
WASPADA SYI'AH ❗️❗️🔪🔪💉💉🔥
.......................................
🔋Orang-orang syi’ah menjadikan bulan Muharram sebagai hari-hari berkabung. Pada setiap tanggal 10 Muharram, orang-orang syi’ah di Iran mengadakan pawai akbar untuk memperingati hari terbunuhnya cucu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Husein bin Aliradhiyallahu ‘anhu di padang Karbala.
💥💣 Acara rutin mereka tersebut dimulai sejak tanggal 1 sampai tanggal 10 Muharram. Pada tanggal 1 Muharram sampai tanggal 9 Muharram mereka mengadakan pawai besar-besaran di jalan-jalan menuju Al-Huseiniyah. Al-Huseiniyah adalah tempat ibadah syi’ah, akan tetapi biasanya Al-Huseiniyyah digunakan untuk makam Imam, bukan untuk melaksanakan shalat. Sedangkan shalat dilakukan di luar bangunan. Penamaan ini diambil dari nama Husein bin Ali radhiyallahu ‘anhu.
🔇 Peserta pawai hanya mengenakan celana atau sarung saja sedangkan badannya terbuka. Selama pawai, mereka memukul-mukul dada dan punggungnya dengan rantai besi sehingga meninggalkan bekas (luka memar) yang mencolok.
💥🚨 Kemudian, pada acara puncak, mereka mengenakan kain berwarna putih dan ikat kepala berwarna putih pula. Setelah itu, mereka menghantamkan pedang, pisau, atau benda tajam lainnya ke kepala dan dahi mereka sehingga darah pun bercucuran. Darah yang mengalir ke kain putih membuat suasana semakin mencekam, bahkan tak sedikit di antara mereka yang menangis histeris.
Demikianlah gambaran ringkas tentang berkabungnya orang-orang syi’ah di Iran pada bulan Muharram. Seperti yang telah kami sebutkan, tujuan utama mereka adalah untuk mengenang terbunuhnya Husein bin Ali radhiyallahu ‘anhu.
✅ Sebagai seorang muslim tentu kita juga sangat bersedih dengan peristiwa tragis nan menyayat hati yang menimpa cucu RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam itu. Namun, Islam melarang pemeluknya yang tertimpa musibah untuk berucap atau berbuat sesuatu yang menunjukkan ketidak-ridhaan kepada keputusan Allah, seperti, merobek baju, menampar pipi, menjambak rambut, menangis histeris, apalagi menyayat kepala dan dahi seperti yang dilakukan sebagian orang-orang syi’ah.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bukan dari golongan kami barang siapa yang menampar pipi, merobek baju, atau meratap dengan ratapan jahiliyah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim, dari shahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu)
Lebih dari itu, bagi wanita yang meratapi mayit dan meninggal dalam keadaan belum bertaubat, maka ia akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan pakaian dari tembaga yang meleleh, sebagaimana dijelaskan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam haditsnya yang diriwayatkan Al-Imam Muslim dari Abu Malik Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu.
⛔ Maka sekarang kita telah mengetahui bahwa apa yang dilakukan orang-orang syi’ah tersebut bukan hanya tidak ada dasarnya dalam Islam, bahkan ia bertolak belakang dengan ajaran Islam.
Para pembaca rahimakumullah, peringatan 10 Muharram oleh orang-orang syi’ah, untuk mengenang terbunuhnya shahabat Husein radhiyallahu ‘anhu tidak hanya diadakan di Iran saja, tetapi juga di negara-negara lainnya, seperti India, Pakistan, Lebanon, dan juga Indonesia, hanya saja tata caranya berbeda.
⚠️📛 Di Indonesia, misalnya, sudah menjadi acara rutin tahunan bagi syi’ah mengadakan acara ini yang mereka istilahkan dengan haul arba’in-an, yaitu mengenang 40 hari syahidnya shahabat Husein radhiyallahu ‘anhu.
🔥🔥 Para pembaca rahimakumullah, maka jangan tertipu dengan perbuatan-perbuatan orang-orang syi’ah seperti contoh di atas. Karena tujuan mereka melakukan hal itu untuk menarik dan memikat hati kaum muslimin agar tertarik dan membela mereka. Demikian pula perbuatan mereka itu sama sekali bukan bagian dari Islam.
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
.......................................
🔋Orang-orang syi’ah menjadikan bulan Muharram sebagai hari-hari berkabung. Pada setiap tanggal 10 Muharram, orang-orang syi’ah di Iran mengadakan pawai akbar untuk memperingati hari terbunuhnya cucu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Husein bin Aliradhiyallahu ‘anhu di padang Karbala.
💥💣 Acara rutin mereka tersebut dimulai sejak tanggal 1 sampai tanggal 10 Muharram. Pada tanggal 1 Muharram sampai tanggal 9 Muharram mereka mengadakan pawai besar-besaran di jalan-jalan menuju Al-Huseiniyah. Al-Huseiniyah adalah tempat ibadah syi’ah, akan tetapi biasanya Al-Huseiniyyah digunakan untuk makam Imam, bukan untuk melaksanakan shalat. Sedangkan shalat dilakukan di luar bangunan. Penamaan ini diambil dari nama Husein bin Ali radhiyallahu ‘anhu.
🔇 Peserta pawai hanya mengenakan celana atau sarung saja sedangkan badannya terbuka. Selama pawai, mereka memukul-mukul dada dan punggungnya dengan rantai besi sehingga meninggalkan bekas (luka memar) yang mencolok.
💥🚨 Kemudian, pada acara puncak, mereka mengenakan kain berwarna putih dan ikat kepala berwarna putih pula. Setelah itu, mereka menghantamkan pedang, pisau, atau benda tajam lainnya ke kepala dan dahi mereka sehingga darah pun bercucuran. Darah yang mengalir ke kain putih membuat suasana semakin mencekam, bahkan tak sedikit di antara mereka yang menangis histeris.
Demikianlah gambaran ringkas tentang berkabungnya orang-orang syi’ah di Iran pada bulan Muharram. Seperti yang telah kami sebutkan, tujuan utama mereka adalah untuk mengenang terbunuhnya Husein bin Ali radhiyallahu ‘anhu.
✅ Sebagai seorang muslim tentu kita juga sangat bersedih dengan peristiwa tragis nan menyayat hati yang menimpa cucu RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam itu. Namun, Islam melarang pemeluknya yang tertimpa musibah untuk berucap atau berbuat sesuatu yang menunjukkan ketidak-ridhaan kepada keputusan Allah, seperti, merobek baju, menampar pipi, menjambak rambut, menangis histeris, apalagi menyayat kepala dan dahi seperti yang dilakukan sebagian orang-orang syi’ah.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bukan dari golongan kami barang siapa yang menampar pipi, merobek baju, atau meratap dengan ratapan jahiliyah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim, dari shahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu)
Lebih dari itu, bagi wanita yang meratapi mayit dan meninggal dalam keadaan belum bertaubat, maka ia akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan pakaian dari tembaga yang meleleh, sebagaimana dijelaskan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam haditsnya yang diriwayatkan Al-Imam Muslim dari Abu Malik Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu.
⛔ Maka sekarang kita telah mengetahui bahwa apa yang dilakukan orang-orang syi’ah tersebut bukan hanya tidak ada dasarnya dalam Islam, bahkan ia bertolak belakang dengan ajaran Islam.
Para pembaca rahimakumullah, peringatan 10 Muharram oleh orang-orang syi’ah, untuk mengenang terbunuhnya shahabat Husein radhiyallahu ‘anhu tidak hanya diadakan di Iran saja, tetapi juga di negara-negara lainnya, seperti India, Pakistan, Lebanon, dan juga Indonesia, hanya saja tata caranya berbeda.
⚠️📛 Di Indonesia, misalnya, sudah menjadi acara rutin tahunan bagi syi’ah mengadakan acara ini yang mereka istilahkan dengan haul arba’in-an, yaitu mengenang 40 hari syahidnya shahabat Husein radhiyallahu ‘anhu.
🔥🔥 Para pembaca rahimakumullah, maka jangan tertipu dengan perbuatan-perbuatan orang-orang syi’ah seperti contoh di atas. Karena tujuan mereka melakukan hal itu untuk menarik dan memikat hati kaum muslimin agar tertarik dan membela mereka. Demikian pula perbuatan mereka itu sama sekali bukan bagian dari Islam.
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🛍🗓🌷 MUHARRAM BULAN ALLAH
☀ Nabi — shallallahu 'alahi wa sallam — bersabda,
قال النبي ﷺ:(أفضل الصيام بعد شهر رمضان شهر الله الذي تدعونه المحرم، وأفضل الصلاة بعد الفريضة قيام الليل) مسلم.
"Puasa yang paling utama setelah puasa bulan Ramadhan adalah (puasa pada) bulan Allah, yang kalian sebut sebagai (bulan) al-Muharram. Shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah Qiyamullail." [HR. Muslim]
🍃 Ibnu Rajab rahimahullah berkata,
"Nabi — shallalallahu 'alahi wa sallam — menamakan al-Muharram dengan "bulan Allah". Bulan itu disandarkan kepada Allah, hal ini menunjukkan akan kemuliaan dan keutamaan bulan tersebut. Sesungguhnya Allah Ta'ala tidaklah menyandarkan sesuatu kepada-Nya kecuali makhluk-makhluk-Nya yang khusus."
سمى النبي ﷺ المحرّمَ شهرَ الله، وإضافته إلى الله تدل على شرفه وفضله؛ فإن الله تعالى لا يضيف إليه إلا خواص مخلوقاته. #ابن_رجب
Lihat Tweet @ssa_at: https://twitter.com/ssa_at/status/781918621199130624?s=09
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☀ Nabi — shallallahu 'alahi wa sallam — bersabda,
قال النبي ﷺ:(أفضل الصيام بعد شهر رمضان شهر الله الذي تدعونه المحرم، وأفضل الصلاة بعد الفريضة قيام الليل) مسلم.
"Puasa yang paling utama setelah puasa bulan Ramadhan adalah (puasa pada) bulan Allah, yang kalian sebut sebagai (bulan) al-Muharram. Shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah Qiyamullail." [HR. Muslim]
🍃 Ibnu Rajab rahimahullah berkata,
"Nabi — shallalallahu 'alahi wa sallam — menamakan al-Muharram dengan "bulan Allah". Bulan itu disandarkan kepada Allah, hal ini menunjukkan akan kemuliaan dan keutamaan bulan tersebut. Sesungguhnya Allah Ta'ala tidaklah menyandarkan sesuatu kepada-Nya kecuali makhluk-makhluk-Nya yang khusus."
سمى النبي ﷺ المحرّمَ شهرَ الله، وإضافته إلى الله تدل على شرفه وفضله؛ فإن الله تعالى لا يضيف إليه إلا خواص مخلوقاته. #ابن_رجب
Lihat Tweet @ssa_at: https://twitter.com/ssa_at/status/781918621199130624?s=09
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Twitter
هيئة كبار العلماء
سمى النبي ﷺ المحرّمَ شهرَ الله، وإضافته إلى الله تدل على شرفه وفضله؛ فإن الله تعالى لا يضيف إليه إلا خواص مخلوقاته. #ابن_رجب
🔖📑 AKHIR TAHUN BARU HIJRIYAH ....
-----------------
✉📩📧📲📞 Seputar pesan yang disebarkan melalui SMS, WhatsApp, Facebook, e-mail, ataupun situs-situs internet semisal :
📄 "Bersemangatlah untuk menutup lembaran akhir tahun anda dengan Istighfar, taubat, dan amalan shalih"
atau yang kalimat-kalimat semacam ini.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Pesan-pesan semacam ini DIHARAMKAN bagi seorang Muslim untuk saling menukilkan dan menyebarkannya kepada umat. Hal ini karena 3 perkara :
1⃣ Di dalamnya terdapat ajakan untuk mengkhususkan akhir tahun dengan ibadah tertentu. Pengkhususan akhir tahun dengan ibadah tertentu yang tidak ada bimbingannya di dalam Al-Quran ataupun As-Sunnah an-Nabawiyah. Tidak pula didapati keterangan para Ulama untuk melakukannya. Maka berdasarkan hal ini, tindakan menyebarkannya merupakan BID’AH yang diharamkan, dan pesan semisal ini merupakan ajakan untuk menghidupkan bid’ah serta menyebarkannya ditengah-tengah umat.
2⃣ Ucapan tentang “Tertutupnya lembaran amalan di setiap akhir tahun”, maka orang yang mengucapkannya dituntut mendatangkan dalil dari Al-Quran ataupun As-Sunnah. Karena tertutupnya kitab catatan amal termasuk perkara ghaib, maka mana dalil atas ucapan tersebut sampai orang-orang termotivasi untuk bersegera dan bergegas di dalam menyebarkannya tanpa croschek, atau dikoreksi, tanpa ada muroqobah (merasa diawasi oleh Allah Ta’ala) dan rasa takut kepada Allah Jalla Jalaluhu. Kemudian, jika kalender Hijriyah ditetapkan di masa Khilafah Umar radhiyallahu ‘anhu, -wahai kalian orang-orang yang melihat- lalu kapan ditutupnya lembaran amalan hamba sebelum ditetapkannya kalender Hijriyah tersebut?
3⃣ Sudah menjadi ketetapan bagi para Ulama bahwasannya tertutupnya lembaran amalan hamba hanya ketika dia telah meninggal. Amalannya entah baik ataukah buruk akan terus tertulis sampai ajal menjemputnya.
dari Khutbah asy-Syaikh 'Abdul Qadir al-Junaid
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-----------------
✉📩📧📲📞 Seputar pesan yang disebarkan melalui SMS, WhatsApp, Facebook, e-mail, ataupun situs-situs internet semisal :
📄 "Bersemangatlah untuk menutup lembaran akhir tahun anda dengan Istighfar, taubat, dan amalan shalih"
atau yang kalimat-kalimat semacam ini.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Pesan-pesan semacam ini DIHARAMKAN bagi seorang Muslim untuk saling menukilkan dan menyebarkannya kepada umat. Hal ini karena 3 perkara :
1⃣ Di dalamnya terdapat ajakan untuk mengkhususkan akhir tahun dengan ibadah tertentu. Pengkhususan akhir tahun dengan ibadah tertentu yang tidak ada bimbingannya di dalam Al-Quran ataupun As-Sunnah an-Nabawiyah. Tidak pula didapati keterangan para Ulama untuk melakukannya. Maka berdasarkan hal ini, tindakan menyebarkannya merupakan BID’AH yang diharamkan, dan pesan semisal ini merupakan ajakan untuk menghidupkan bid’ah serta menyebarkannya ditengah-tengah umat.
2⃣ Ucapan tentang “Tertutupnya lembaran amalan di setiap akhir tahun”, maka orang yang mengucapkannya dituntut mendatangkan dalil dari Al-Quran ataupun As-Sunnah. Karena tertutupnya kitab catatan amal termasuk perkara ghaib, maka mana dalil atas ucapan tersebut sampai orang-orang termotivasi untuk bersegera dan bergegas di dalam menyebarkannya tanpa croschek, atau dikoreksi, tanpa ada muroqobah (merasa diawasi oleh Allah Ta’ala) dan rasa takut kepada Allah Jalla Jalaluhu. Kemudian, jika kalender Hijriyah ditetapkan di masa Khilafah Umar radhiyallahu ‘anhu, -wahai kalian orang-orang yang melihat- lalu kapan ditutupnya lembaran amalan hamba sebelum ditetapkannya kalender Hijriyah tersebut?
3⃣ Sudah menjadi ketetapan bagi para Ulama bahwasannya tertutupnya lembaran amalan hamba hanya ketika dia telah meninggal. Amalannya entah baik ataukah buruk akan terus tertulis sampai ajal menjemputnya.
dari Khutbah asy-Syaikh 'Abdul Qadir al-Junaid
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✉📲 HUKUM Menyebarkan SMS ajakan untuk beristighfar dan bertaubat pada Akhir Tahun Hijriyah, serta mengucapkan "Selamat Tahun Baru"
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
al-'Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah
❓📬 Pertanyaan :
Hari-hari ini banyak disebarkan melalui media-media ajakan untuk beristighfar dan bertaubat pada Akhir Tahun Hijriyah, serta mengucapkan selamat dengan datangnya Tahun Baru?
🔉 Jawab
❌ "Semua itu BID'AH. Sebenarnya tidak ada Tahun Baru, itu sekedar istilah. Tidak ada tahun baru. Setiap hari mungkin saja engkau menyempurnakan tahun dari umurmu, setiap hari, setiap bulan, dan setiap pekan, sesuai dengan waktu kelahiranmu, tidak terikat dengan bulan Muharram.
▶️ Namun itu (penyebutan tahun baru) hanyalah istilah. Dulu Khalifah 'Umar - radhiyallahu 'anhu - bermusyawarah dengan para shahabat, karena berdatangan kepada beliau surat-surat dinas dari para gubernur dan pegawai beliau tanpa ada tanggalnya, sehingga tidak diketahui kapan surat tersebut ditulis. Maka beliaupun bermusyawarah dengan para shahabat.
Padahal ketika itu kalender miladi/masehi sudah ada. Namun beliau dan para shahabat TIDAK mau ikut-ikutan Yahudi dan Nashara.
📆 Maka pendapat mereka sepakat untuk membuat penanggalan berdasarkan hijrah Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam - karena hijrah merupakan peristiwa terbesar dalam Islam. Maka dijadikanlah peristiwa tersebut sebagai awal kalender hijriyyah, karena suatu mashlahah dan kebutuhan.
📛🎉 Sehingga tidak ada pengkhususan tahun hijriyah dengan ucapan selamat, tidak pula dikhususkan dengan do'a tertentu. Karena itu tidak ada dasarnya. Jadi itu BID'AH.
💻 sumber http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=140856
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
al-'Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah
❓📬 Pertanyaan :
Hari-hari ini banyak disebarkan melalui media-media ajakan untuk beristighfar dan bertaubat pada Akhir Tahun Hijriyah, serta mengucapkan selamat dengan datangnya Tahun Baru?
🔉 Jawab
❌ "Semua itu BID'AH. Sebenarnya tidak ada Tahun Baru, itu sekedar istilah. Tidak ada tahun baru. Setiap hari mungkin saja engkau menyempurnakan tahun dari umurmu, setiap hari, setiap bulan, dan setiap pekan, sesuai dengan waktu kelahiranmu, tidak terikat dengan bulan Muharram.
▶️ Namun itu (penyebutan tahun baru) hanyalah istilah. Dulu Khalifah 'Umar - radhiyallahu 'anhu - bermusyawarah dengan para shahabat, karena berdatangan kepada beliau surat-surat dinas dari para gubernur dan pegawai beliau tanpa ada tanggalnya, sehingga tidak diketahui kapan surat tersebut ditulis. Maka beliaupun bermusyawarah dengan para shahabat.
Padahal ketika itu kalender miladi/masehi sudah ada. Namun beliau dan para shahabat TIDAK mau ikut-ikutan Yahudi dan Nashara.
📆 Maka pendapat mereka sepakat untuk membuat penanggalan berdasarkan hijrah Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam - karena hijrah merupakan peristiwa terbesar dalam Islam. Maka dijadikanlah peristiwa tersebut sebagai awal kalender hijriyyah, karena suatu mashlahah dan kebutuhan.
📛🎉 Sehingga tidak ada pengkhususan tahun hijriyah dengan ucapan selamat, tidak pula dikhususkan dengan do'a tertentu. Karena itu tidak ada dasarnya. Jadi itu BID'AH.
💻 sumber http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=140856
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
⚠️ KEZHALIMAN PADA BULAN HARAM
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Waspadalah kalian – semoga Allah menyelamatkan dan meluruskan jalan kalian – dari perbuatan zhalim terhadap diri kalian pada bulan Muharram tersebut dan 3 bulan haram lainnya, yaitu berupa amalan kejelekan, dosa, kemaksiatan, kesyirikan, kebid’ahan, kesesatan, kefasikan, perbuatan keji, kezhaliman, permusuhan, penipuan, berdusta, ghibah, namimah (adu domba), kedengkian dan hasad. Sesungguhnya Allah melarang kalian dari semua perbuatan tersebut. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
Artinya : “Sesungguhnya jumlah bilangan bulan di sisi Allah adalah 12 bulan, diantaranya adalah 4 bulan haram. Itulah agama yang lurus. Maka jangan kalian zhalimi diri kalian sendiri pada bulan-bulan tersebut”
🔥 Sesungguhnya amalan kejelekan baik berupa kebid’ahan ataupun kemaksiatan akan semakin besar dosanya jika dilakukan pada waktu dan tempat yang memiliki keutamaan di dalam syariat ini. Sebagaimana atsar yang sah dari Qatadah bin Di’amah rahimahullah , beliau berkata :
👉🏻💥 “Sesungguhnya kezhaliman yang dilakukan pada bulan haram LEBIH BESAR DOSANYA daripada yang dilakukan pada bulan-bulan selainnya ”
dari Khutbah asy-Syaikh 'Abdul Qadir al-Junaid
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Waspadalah kalian – semoga Allah menyelamatkan dan meluruskan jalan kalian – dari perbuatan zhalim terhadap diri kalian pada bulan Muharram tersebut dan 3 bulan haram lainnya, yaitu berupa amalan kejelekan, dosa, kemaksiatan, kesyirikan, kebid’ahan, kesesatan, kefasikan, perbuatan keji, kezhaliman, permusuhan, penipuan, berdusta, ghibah, namimah (adu domba), kedengkian dan hasad. Sesungguhnya Allah melarang kalian dari semua perbuatan tersebut. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
Artinya : “Sesungguhnya jumlah bilangan bulan di sisi Allah adalah 12 bulan, diantaranya adalah 4 bulan haram. Itulah agama yang lurus. Maka jangan kalian zhalimi diri kalian sendiri pada bulan-bulan tersebut”
🔥 Sesungguhnya amalan kejelekan baik berupa kebid’ahan ataupun kemaksiatan akan semakin besar dosanya jika dilakukan pada waktu dan tempat yang memiliki keutamaan di dalam syariat ini. Sebagaimana atsar yang sah dari Qatadah bin Di’amah rahimahullah , beliau berkata :
👉🏻💥 “Sesungguhnya kezhaliman yang dilakukan pada bulan haram LEBIH BESAR DOSANYA daripada yang dilakukan pada bulan-bulan selainnya ”
dari Khutbah asy-Syaikh 'Abdul Qadir al-Junaid
📥sumber : http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~