⏹⏺ HUKUM TAKBIR BERJAMA'AH
☀ Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin ditanya:
❓📬 "Apa hukum takbir berjama'ah (bertakbir dengan dipimpin oleh satu orang dan yang lain mengikuti dengan suara yang bersamaan, pen) pada hari-hari 'ied, dan bagaimana sebenarnya tuntunan sunnah di dalam permasalahan ini?"
📜 Maka beliau menjawab:
☀️ "Yang tampak, bahwasanya TAKBIR BERJAMA'AH pada hari-hari 'ied BUKANLAH amalan yang disyariatkan.
✅ Adapun tuntunan sunnah dalam permasalahan ini, masing-masing orang bertakbir SENDIRI-SENDIRI dengan suara yang dikeraskan.
📚 Majmu' Fatawa wa Rasa'il Al-'Utsaimin (16/249).
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☀ Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin ditanya:
❓📬 "Apa hukum takbir berjama'ah (bertakbir dengan dipimpin oleh satu orang dan yang lain mengikuti dengan suara yang bersamaan, pen) pada hari-hari 'ied, dan bagaimana sebenarnya tuntunan sunnah di dalam permasalahan ini?"
📜 Maka beliau menjawab:
☀️ "Yang tampak, bahwasanya TAKBIR BERJAMA'AH pada hari-hari 'ied BUKANLAH amalan yang disyariatkan.
✅ Adapun tuntunan sunnah dalam permasalahan ini, masing-masing orang bertakbir SENDIRI-SENDIRI dengan suara yang dikeraskan.
📚 Majmu' Fatawa wa Rasa'il Al-'Utsaimin (16/249).
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🗓📝 TATA CARA BERTAKBIR DI MASJID-MASJID
☀ Fadhilatu asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baaz -rahimahullah- ditanya:
❓📬 "Terkait tata cara bertakbir di masjid-masjid, apakah benar jika salah seorang dari jama'ah yang ada bertakbir kemudian diikuti oleh yang lainnya?"
📨 Maka beliau menjawab:
"Setiap orang bertakbir sendiri-sendiri, dan tidak ada tuntutan untuk takbir berjama'ah. Masing-masing orang bertakbir, adapun TAKBIR BERJAMA'AH TIDAKLAH DISYARI'ATKAN. Setiap orang bertakbir sesuai kondisinya masing-masing. Apabila ada suara salah seorang yang bertakbir kebetulan membarengi suara takbir yang lainnya, maka ini tidaklah mengapa.
❌ Adapun sengaja mengatur takbir agar suaranya bisa bersamaan dari awal hingga akhir, memulai bersama-sama dan berhenti bersama-sama, maka ini TIDAK ADA TUNTUNANNYA."
📒 Fatawa Nur 'Ala ad-Darb (13/371).
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☀ Fadhilatu asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baaz -rahimahullah- ditanya:
❓📬 "Terkait tata cara bertakbir di masjid-masjid, apakah benar jika salah seorang dari jama'ah yang ada bertakbir kemudian diikuti oleh yang lainnya?"
📨 Maka beliau menjawab:
"Setiap orang bertakbir sendiri-sendiri, dan tidak ada tuntutan untuk takbir berjama'ah. Masing-masing orang bertakbir, adapun TAKBIR BERJAMA'AH TIDAKLAH DISYARI'ATKAN. Setiap orang bertakbir sesuai kondisinya masing-masing. Apabila ada suara salah seorang yang bertakbir kebetulan membarengi suara takbir yang lainnya, maka ini tidaklah mengapa.
❌ Adapun sengaja mengatur takbir agar suaranya bisa bersamaan dari awal hingga akhir, memulai bersama-sama dan berhenti bersama-sama, maka ini TIDAK ADA TUNTUNANNYA."
📒 Fatawa Nur 'Ala ad-Darb (13/371).
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
✈7⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]
✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
21. Ketika tiba di Mina (tanggal 10 Dzul Hijjah) kerjakanlah hal-hal berikut ini:
✅ Lemparlah jumrah Aqabah dengan 7 batu kerikil (sebesar kotoran kambing) dengan bertakbir pada tiap kali lemparan. Pastikan setiap lemparan yang anda lakukan mengenai sasarannya.
✅ Sembelihlah Hadyu (hewan kurban), makanlah sebagian dagingnya serta shadaqahkanlah kepada orang-orang fakir yang ada di sana. Boleh juga penyembelihan ini diwakilkan kepada petugas resmi dari pemerintah Saudi Arabia yang ada di Makkah dan sekitarnya. Bila tidak mampu membeli atau menyembelih hewan kurban, maka wajib puasa tiga hari di hari-hari haji (boleh dilakukan di hari-hari Tasyriq, namun yang lebih utama dilakukan sebelum tanggal 9 Dzul Hijjah/hari Arafah6) dan tujuh hari setelah pulang ke kampung halaman.
✅ Potong atau cukurlah seluruh rambut kepala anda secara merata, dan mencukur habis lebih utama. Adapun wanita cukup memotong sepanjang ruas jari dari rambut kepalanya yang telah disatukan.
Demikianlah urutan paling utama dari sekian amalan yang dilakukan di Mina pada tanggal 10 Dzul Hijjah tersebut, namun tidak mengapa bila didahulukan yang satu atas yang lainnya.
22. Bila anda telah melempar jumrah Aqabah dan menggundul (atau mencukur rambut), maka berarti anda telah bertahallul awal. Sehingga diperbolehkan bagi anda untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang ketika berihram, kecuali satu perkara yaitu menggauli isteri.
23. Pakailah wewangian, kemudian pergilah ke Makkah untuk melakukan thawaf ifadhah/thawaf haji (tanpa lari-lari kecil pada putaran ke-1 hingga ke-3), berikut Sa’i-nya. Dengan selesainya amalan ini, berarti anda telah bertahallul tsani dan diperbolehkan kembali bagi anda seluruh mahzhuratil ihram.
📝 Catatan Penting: Thawaf ifadhah boleh diakhirkan, dan sekaligus dijadikan sebagai thawaf wada’ (thawaf perpisahan) yang dilakukan ketika hendak meninggalkan kota suci Makkah.
🏕 24. Setelah melakukan thawaf ifadhah pada tanggal 10 Dzul Hijjah tersebut, kembalilah ke Mina untuk mabit (bermalam) di sana selama tanggal 11, 12, dan 13 Dzul Hijjah (hari-hari tasyriq). Tidak mengapa bagi anda untuk bermalam 2 malam saja (tanggal 11 dan 12-nya/nafar awal).
⛱ bersambung, insya Allah ....
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]
✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
21. Ketika tiba di Mina (tanggal 10 Dzul Hijjah) kerjakanlah hal-hal berikut ini:
✅ Lemparlah jumrah Aqabah dengan 7 batu kerikil (sebesar kotoran kambing) dengan bertakbir pada tiap kali lemparan. Pastikan setiap lemparan yang anda lakukan mengenai sasarannya.
✅ Sembelihlah Hadyu (hewan kurban), makanlah sebagian dagingnya serta shadaqahkanlah kepada orang-orang fakir yang ada di sana. Boleh juga penyembelihan ini diwakilkan kepada petugas resmi dari pemerintah Saudi Arabia yang ada di Makkah dan sekitarnya. Bila tidak mampu membeli atau menyembelih hewan kurban, maka wajib puasa tiga hari di hari-hari haji (boleh dilakukan di hari-hari Tasyriq, namun yang lebih utama dilakukan sebelum tanggal 9 Dzul Hijjah/hari Arafah6) dan tujuh hari setelah pulang ke kampung halaman.
✅ Potong atau cukurlah seluruh rambut kepala anda secara merata, dan mencukur habis lebih utama. Adapun wanita cukup memotong sepanjang ruas jari dari rambut kepalanya yang telah disatukan.
Demikianlah urutan paling utama dari sekian amalan yang dilakukan di Mina pada tanggal 10 Dzul Hijjah tersebut, namun tidak mengapa bila didahulukan yang satu atas yang lainnya.
22. Bila anda telah melempar jumrah Aqabah dan menggundul (atau mencukur rambut), maka berarti anda telah bertahallul awal. Sehingga diperbolehkan bagi anda untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang ketika berihram, kecuali satu perkara yaitu menggauli isteri.
23. Pakailah wewangian, kemudian pergilah ke Makkah untuk melakukan thawaf ifadhah/thawaf haji (tanpa lari-lari kecil pada putaran ke-1 hingga ke-3), berikut Sa’i-nya. Dengan selesainya amalan ini, berarti anda telah bertahallul tsani dan diperbolehkan kembali bagi anda seluruh mahzhuratil ihram.
📝 Catatan Penting: Thawaf ifadhah boleh diakhirkan, dan sekaligus dijadikan sebagai thawaf wada’ (thawaf perpisahan) yang dilakukan ketika hendak meninggalkan kota suci Makkah.
🏕 24. Setelah melakukan thawaf ifadhah pada tanggal 10 Dzul Hijjah tersebut, kembalilah ke Mina untuk mabit (bermalam) di sana selama tanggal 11, 12, dan 13 Dzul Hijjah (hari-hari tasyriq). Tidak mengapa bagi anda untuk bermalam 2 malam saja (tanggal 11 dan 12-nya/nafar awal).
⛱ bersambung, insya Allah ....
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✈8⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]
✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
25. Selama 2 atau 3 hari dari keberadaan anda di Mina tersebut, lakukanlah pelemparan pada 3 jumrah yang ada; Sughra, Wustha, dan Aqabah (Kubra). Pelemparan jumrah pada hari-hari itu dimulai setelah tergelincirnya matahari (setelah masuk waktu Dzuhur), hingga waktu malam.
📜 Caranya: Sediakan 21 butir batu kerikil (sebesar kotoran kambing). Kemudian pergilah ke jumrah Sughra dan lemparkanlah ke arahnya 7 butir batu kerikil (satu demi satu) dengan bertakbir pada setiap kali pelemparan. Pastikan lemparan tersebut masuk ke dalam sasaran. Bila ternyata tidak masuk, maka ulangilah lemparan tersebut walaupun dengan batu yang didapati di sekitar anda. Setelah selesai, majulah sedikit ke arah kanan, lalu berdirilah menghadap kiblat dan angkatlah kedua tangan anda untuk memohon (berdoa) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala apa yang diinginkan. Lalu pergilah menuju jumrah Wustha. Setiba di jumrah Wustha, lakukanlah seperti apa yang anda lakukan di jumrah Sughra. Setelah selesai, majulah sedikit ke arah kiri, berdirilah menghadap kiblat, dan angkatlah kedua tangan anda untuk memohon (berdoa) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala apa yang diinginkan. Lalu pergilah menuju jumrah Aqabah. Setiba di jumrah Aqabah, lakukanlah seperti apa yang anda lakukan di jumrah Sughra dan Wustha. Setelah itu, tinggalkanlah jumrah Aqabah tanpa melakukan doa padanya.
26. Bila anda ingin mabit 2 malam saja di Mina (tanggal 11 dan 12 Dzul Hijjah), maka keluarlah dari Mina sebelum terbenamnya matahari tanggal 12 Dzul Hijjah, tentunya setelah melempar 3 jumrah yang ada. Namun jika matahari telah terbenam dan anda masih berada di Mina, maka wajib untuk bermalam lagi dan melempar 3 jumrah di hari ke-13-nya (yang afdhal adalah mabit 3 malam di Mina/nafar tsani). Diperbolehkan bagi orang yang sakit atau pun lemah yang benar-benar tidak mampu melakukan pelemparan untuk mewakilkan pelemparannya kepada yang dapat mewakilinya. Sebagaimana diperbolehkan pula bagi orang yang mewakili, melakukan pelemparan untuk dirinya kemudian untuk orang yang diwakilinya diwaktu dan tempat yang sama (dengan batu yang berbeda).
⛱ bersambung, insya Allah ....
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]
✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
25. Selama 2 atau 3 hari dari keberadaan anda di Mina tersebut, lakukanlah pelemparan pada 3 jumrah yang ada; Sughra, Wustha, dan Aqabah (Kubra). Pelemparan jumrah pada hari-hari itu dimulai setelah tergelincirnya matahari (setelah masuk waktu Dzuhur), hingga waktu malam.
📜 Caranya: Sediakan 21 butir batu kerikil (sebesar kotoran kambing). Kemudian pergilah ke jumrah Sughra dan lemparkanlah ke arahnya 7 butir batu kerikil (satu demi satu) dengan bertakbir pada setiap kali pelemparan. Pastikan lemparan tersebut masuk ke dalam sasaran. Bila ternyata tidak masuk, maka ulangilah lemparan tersebut walaupun dengan batu yang didapati di sekitar anda. Setelah selesai, majulah sedikit ke arah kanan, lalu berdirilah menghadap kiblat dan angkatlah kedua tangan anda untuk memohon (berdoa) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala apa yang diinginkan. Lalu pergilah menuju jumrah Wustha. Setiba di jumrah Wustha, lakukanlah seperti apa yang anda lakukan di jumrah Sughra. Setelah selesai, majulah sedikit ke arah kiri, berdirilah menghadap kiblat, dan angkatlah kedua tangan anda untuk memohon (berdoa) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala apa yang diinginkan. Lalu pergilah menuju jumrah Aqabah. Setiba di jumrah Aqabah, lakukanlah seperti apa yang anda lakukan di jumrah Sughra dan Wustha. Setelah itu, tinggalkanlah jumrah Aqabah tanpa melakukan doa padanya.
26. Bila anda ingin mabit 2 malam saja di Mina (tanggal 11 dan 12 Dzul Hijjah), maka keluarlah dari Mina sebelum terbenamnya matahari tanggal 12 Dzul Hijjah, tentunya setelah melempar 3 jumrah yang ada. Namun jika matahari telah terbenam dan anda masih berada di Mina, maka wajib untuk bermalam lagi dan melempar 3 jumrah di hari ke-13-nya (yang afdhal adalah mabit 3 malam di Mina/nafar tsani). Diperbolehkan bagi orang yang sakit atau pun lemah yang benar-benar tidak mampu melakukan pelemparan untuk mewakilkan pelemparannya kepada yang dapat mewakilinya. Sebagaimana diperbolehkan pula bagi orang yang mewakili, melakukan pelemparan untuk dirinya kemudian untuk orang yang diwakilinya diwaktu dan tempat yang sama (dengan batu yang berbeda).
⛱ bersambung, insya Allah ....
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📅⛵️🌍 KEUTAMAAN HARI AN-NAHR (10 Dzulhijjah)
✏ asy-Syaikh al-'Utsaimin rahimahullah
~~~~~~~ ~~~~~•
🌼 Kebanyakan kaum muslimin melalaikan hari ini, kebanyakan kaum mukminin pun lalai dari kemuliaan dan keutamaannya yang sangat besar, banyak, dan melimpah pada hari tersebut.
📟 Demikianlah, padahal sebagian ‘ulama berpendapat bahwa hari itu adalah hari yang paling afdhal (utama) dalam setahun secara mutlak termasuk juga (lebih afdhal daripada) hari Arafah.
📗 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Sebaik-baik hari di sisi Allah adalah hari Nahr, dan dia adalah hari Haji Akbar.”
🗓 Sebagaimana yang disebutkan dalam Sunan Abi Dawud dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
“Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari Nahr, kemudian hari Al-Qarr.”
📁 Hari Al-Qarr adalah hari ketika berada di Mina, yaitu hari ke-11 (bulan Dzulhijjah).
⛵️ Pendapat lain mengatakan bahwa hari Arafah afdhal (lebih utama) daripada hari Nahr, karena
▪ puasa yang dikerjakan pada hari itu akan menghapus kesalahan yang dilakukan selama dua tahun (setahun sebelumnya dan setahun setelahnya), dan
▫tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba dari Neraka lebih banyak daripada pada hari Arafah, dan juga
▪ karena Allah subhanahu wata’ala akan mendekat kepada hamba-hamba-Nya pada hari itu kemudian Allah akan membanggakan orang-orang yang wuquf di hadapan para malaikat.
✅ Yang benar adalah pendapat pertama (bahwa hari Nahr lebih utama, pen), karena hadits yang menunjukkan hal tersebut tidak ada satu dalil pun yang menyelisihinya.
☀🔑 Terlepas mana yang afdhal (lebih utama) hari Nahr atau hari Arafah, maka setiap muslim hendaknya bersemangat — baik dia sedang berhaji maupun sedang mukim (tidak berhaji) — untuk meraih keutamaannya dan memanfaatkan kesempatan pada hari itu (untuk banyak melakukan amalan kebajikan).
................................................
💻 Sumber http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✏ asy-Syaikh al-'Utsaimin rahimahullah
~~~~~~~ ~~~~~•
🌼 Kebanyakan kaum muslimin melalaikan hari ini, kebanyakan kaum mukminin pun lalai dari kemuliaan dan keutamaannya yang sangat besar, banyak, dan melimpah pada hari tersebut.
📟 Demikianlah, padahal sebagian ‘ulama berpendapat bahwa hari itu adalah hari yang paling afdhal (utama) dalam setahun secara mutlak termasuk juga (lebih afdhal daripada) hari Arafah.
📗 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Sebaik-baik hari di sisi Allah adalah hari Nahr, dan dia adalah hari Haji Akbar.”
🗓 Sebagaimana yang disebutkan dalam Sunan Abi Dawud dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
“Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari Nahr, kemudian hari Al-Qarr.”
📁 Hari Al-Qarr adalah hari ketika berada di Mina, yaitu hari ke-11 (bulan Dzulhijjah).
⛵️ Pendapat lain mengatakan bahwa hari Arafah afdhal (lebih utama) daripada hari Nahr, karena
▪ puasa yang dikerjakan pada hari itu akan menghapus kesalahan yang dilakukan selama dua tahun (setahun sebelumnya dan setahun setelahnya), dan
▫tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba dari Neraka lebih banyak daripada pada hari Arafah, dan juga
▪ karena Allah subhanahu wata’ala akan mendekat kepada hamba-hamba-Nya pada hari itu kemudian Allah akan membanggakan orang-orang yang wuquf di hadapan para malaikat.
✅ Yang benar adalah pendapat pertama (bahwa hari Nahr lebih utama, pen), karena hadits yang menunjukkan hal tersebut tidak ada satu dalil pun yang menyelisihinya.
☀🔑 Terlepas mana yang afdhal (lebih utama) hari Nahr atau hari Arafah, maka setiap muslim hendaknya bersemangat — baik dia sedang berhaji maupun sedang mukim (tidak berhaji) — untuk meraih keutamaannya dan memanfaatkan kesempatan pada hari itu (untuk banyak melakukan amalan kebajikan).
................................................
💻 Sumber http://manhajul-anbiya.net
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🎯🎗🌳 TATA CARA PENYEMBELIHAN
💠 a. Menajamkan Pisau dan Memperlakukan Binatang Kurban Dengan Baik
Rasulullah bersabda (artinya): “Sesungguhnya Allah mewajibkan perbuatan baik terhadap segala sesuatu. Apabila kalian membunuh maka bunuhlah dengan cara yang baik. Dan jika kalian menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik pula. Hendaklah salah seorang diantara kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan (tidak menyiksa) sesembelihannya.” (H.R. Muslim)
💠 b. Menjauhkan Pisaunya Dari Pandangan Binatang Qurban
Cara ini seperti yang diceritakan Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah pernah melewati seseorang yang meletakkan kakinya di dekat leher seekor kambing, sedangkan dia menajamkan pisaunya. Binatang itu pun melirik kepadanya. Lalu beliau bersabda (artinya):
“Mengapa engkau tidak menajamkannya sebelum ini (sebelum dibaringkan, pen)?! Apakah engkau ingin mematikannya sebanyak dua kali?!.” (H.R. Ath Thabrani dengan sanad shahih)
💠 c. Menghadapkan Binatang Qurban Ke arah Kiblat
Sebagaimana hal ini pernah dilakukan Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma dengan sanad yang shahih.
💠 d. Tata Cara Menyembelih Unta, Sapi, Kambing Atau Domba
▪Apabila sesembelihannya berupa unta, maka hendaknya kaki kiri depannya diikat sehingga dia berdiri dengan tiga kaki. Namun bila tidak mampu maka boleh dibaringkan dan diikat. Setelah itu antara pangkal leher dengan dada ditusuk dengan tombak, pisau, pedang atau apa saja yang dapat mengalirkan darahnya.
▪ Sedangkan bila sesembelihannya berupa sapi, kambing atau domba maka dibaringkan pada sisi kirinya, kemudian penyembelih meletakkan kakinya pada bagian kanan leher binatang tersebut. Seiring dengan itu dia memegang kepalanya dan membiarkan keempat kakinya bergerak lalu menyembelihnya pada bagian atas dari leher.
📚 (Asy Syarhul Mumti’ 7/478~480 dengan beberapa tambahan)
💠 e. Bacalah basmalah:
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، اللَّهُمَّ هَذِهِ عَنِّيْ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتَيْ
"Bismillah, wallahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka, Allahumma hadzihi ‘anni wa ‘an ahli baiti."
“Dengan nama Allah, Allah Maha besar, Ya Allah (hewan) ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, ini kurban dariku dan keluargaku.”
Dan boleh juga dengan membaca:
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ
"Bismillah, wallahu Akbar."
“Dengan nama Allah, Allah Maha besar.”
💠 f. Lalu gorokkan pisau dengan kuat di leher bagian atas hingga terputus al-hulqum (jalan pernapasan), al-wajdain (dua urat leher) dan al-muri (jalur makanan).
📌 Diusahakan menyembelih sendiri hewan qurbannya karena itu yang lebih utama, bila tidak mampu maka diwakilkan kepada orang yang terpercaya.
▫Boleh baginya melihat proses penyembelihan atau pun tidak melihatnya.
🔹Diperbolehkan bagi wanita menyembelih hewan kurbannya sendiri bila ia mampu melakukannya.
📚 (Lihat Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin 25/60 dan 81)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💠 a. Menajamkan Pisau dan Memperlakukan Binatang Kurban Dengan Baik
Rasulullah bersabda (artinya): “Sesungguhnya Allah mewajibkan perbuatan baik terhadap segala sesuatu. Apabila kalian membunuh maka bunuhlah dengan cara yang baik. Dan jika kalian menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik pula. Hendaklah salah seorang diantara kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan (tidak menyiksa) sesembelihannya.” (H.R. Muslim)
💠 b. Menjauhkan Pisaunya Dari Pandangan Binatang Qurban
Cara ini seperti yang diceritakan Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah pernah melewati seseorang yang meletakkan kakinya di dekat leher seekor kambing, sedangkan dia menajamkan pisaunya. Binatang itu pun melirik kepadanya. Lalu beliau bersabda (artinya):
“Mengapa engkau tidak menajamkannya sebelum ini (sebelum dibaringkan, pen)?! Apakah engkau ingin mematikannya sebanyak dua kali?!.” (H.R. Ath Thabrani dengan sanad shahih)
💠 c. Menghadapkan Binatang Qurban Ke arah Kiblat
Sebagaimana hal ini pernah dilakukan Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma dengan sanad yang shahih.
💠 d. Tata Cara Menyembelih Unta, Sapi, Kambing Atau Domba
▪Apabila sesembelihannya berupa unta, maka hendaknya kaki kiri depannya diikat sehingga dia berdiri dengan tiga kaki. Namun bila tidak mampu maka boleh dibaringkan dan diikat. Setelah itu antara pangkal leher dengan dada ditusuk dengan tombak, pisau, pedang atau apa saja yang dapat mengalirkan darahnya.
▪ Sedangkan bila sesembelihannya berupa sapi, kambing atau domba maka dibaringkan pada sisi kirinya, kemudian penyembelih meletakkan kakinya pada bagian kanan leher binatang tersebut. Seiring dengan itu dia memegang kepalanya dan membiarkan keempat kakinya bergerak lalu menyembelihnya pada bagian atas dari leher.
📚 (Asy Syarhul Mumti’ 7/478~480 dengan beberapa tambahan)
💠 e. Bacalah basmalah:
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، اللَّهُمَّ هَذِهِ عَنِّيْ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتَيْ
"Bismillah, wallahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka, Allahumma hadzihi ‘anni wa ‘an ahli baiti."
“Dengan nama Allah, Allah Maha besar, Ya Allah (hewan) ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, ini kurban dariku dan keluargaku.”
Dan boleh juga dengan membaca:
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ
"Bismillah, wallahu Akbar."
“Dengan nama Allah, Allah Maha besar.”
💠 f. Lalu gorokkan pisau dengan kuat di leher bagian atas hingga terputus al-hulqum (jalan pernapasan), al-wajdain (dua urat leher) dan al-muri (jalur makanan).
📌 Diusahakan menyembelih sendiri hewan qurbannya karena itu yang lebih utama, bila tidak mampu maka diwakilkan kepada orang yang terpercaya.
▫Boleh baginya melihat proses penyembelihan atau pun tidak melihatnya.
🔹Diperbolehkan bagi wanita menyembelih hewan kurbannya sendiri bila ia mampu melakukannya.
📚 (Lihat Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin 25/60 dan 81)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🛍🌴⭐ HAJI AKBAR
☄🌍 "Hari Haji Akbar adalah hari an-Nahr (10 Dzulhijjah).
🔎 Abu Dawud meriwayatkan dari shahabat Ibnu 'Umar — radhiyallahu 'anhuma —
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم وقف يوم النحر في الحجة التي حج فيها فقال: أي يوم هذا؟ فقالوا: يوم النحر، فقال: هذا يوم الحج الأكبر
bahwa Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — berdiri pada hari Nahr pada peristiwa haji yang beliau berhaji padanya. Beliau bertanya, "Hari apakah ini?" Para shahabat menjawab, "Ini adalah hari Nahr"
Maka beliau pun bersabda, "INI ADALAH HARI HAJI AKBAR."
al-Bukhari meriwayatkan dari shahabat Abu Hurairah — radhiyallahu 'anhu — berkata,
بعثني أبو بكر الصديق رضي الله عنه فيمن يؤذن يوم النحر بمنى: لا يحج بعد العام مشرك، ولا يطوف بالبيت عريان
"Abu Bakr ash-Shiddiq mengutusku kepada orang yang menyeru pada hari Nahr di Mina, 'Setelah tahun ini tidak boleh ada orang musyrik berhaji, dan tidak boleh orang telanjang thawaf di Ka'bah!"
🌅 Hari Nahr disebut sebagai hari HAJI AKBAR, karena pada malam harinya ada wuquf di 'Arafah, mabit (menginap) di Masy'aril Haram (Muzdalifah), melempar jumrah pada siang harinya, menyembelih, mencukur habis rambut kepala (bertahallul), thawaf, dan Sa'i yang merupakan amal-amal haji.
👉🏻 Hari Nahr merupakan waktu/zaman.
👉🏻 Haji Akbar merupakan amaliah yang dikerjakan padanya.
🔑📚 Telah ada penyebutan hari Haji Akbar dalam al-Qur'an. Allah berfirman,
وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الأَكْبَرِ
"Seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari Haji Akbar."
🖊 dari Fatwa al-Lajnah ad-Daimah no. 6519
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☄🌍 "Hari Haji Akbar adalah hari an-Nahr (10 Dzulhijjah).
🔎 Abu Dawud meriwayatkan dari shahabat Ibnu 'Umar — radhiyallahu 'anhuma —
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم وقف يوم النحر في الحجة التي حج فيها فقال: أي يوم هذا؟ فقالوا: يوم النحر، فقال: هذا يوم الحج الأكبر
bahwa Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — berdiri pada hari Nahr pada peristiwa haji yang beliau berhaji padanya. Beliau bertanya, "Hari apakah ini?" Para shahabat menjawab, "Ini adalah hari Nahr"
Maka beliau pun bersabda, "INI ADALAH HARI HAJI AKBAR."
al-Bukhari meriwayatkan dari shahabat Abu Hurairah — radhiyallahu 'anhu — berkata,
بعثني أبو بكر الصديق رضي الله عنه فيمن يؤذن يوم النحر بمنى: لا يحج بعد العام مشرك، ولا يطوف بالبيت عريان
"Abu Bakr ash-Shiddiq mengutusku kepada orang yang menyeru pada hari Nahr di Mina, 'Setelah tahun ini tidak boleh ada orang musyrik berhaji, dan tidak boleh orang telanjang thawaf di Ka'bah!"
🌅 Hari Nahr disebut sebagai hari HAJI AKBAR, karena pada malam harinya ada wuquf di 'Arafah, mabit (menginap) di Masy'aril Haram (Muzdalifah), melempar jumrah pada siang harinya, menyembelih, mencukur habis rambut kepala (bertahallul), thawaf, dan Sa'i yang merupakan amal-amal haji.
👉🏻 Hari Nahr merupakan waktu/zaman.
👉🏻 Haji Akbar merupakan amaliah yang dikerjakan padanya.
🔑📚 Telah ada penyebutan hari Haji Akbar dalam al-Qur'an. Allah berfirman,
وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الأَكْبَرِ
"Seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari Haji Akbar."
🖊 dari Fatwa al-Lajnah ad-Daimah no. 6519
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
👑🛍🌠 MAHKOTA KEMEWAHAN 'IDUL ADHA
Raja Salman bin 'Abdil 'Aziz Aalu Su'ud hafizhahullah,
⭐ "Idul Adha memberikan kepada kami mahkota kemewahan dalam memberikan pelayanan kepada Jama'ah Haji Baitullah, dan pelayanan terhadap dua tanah haram.
📌 Itu merupakan kenikmatan tertinggi bagi kami.
🌅 Do'a saya : "Semoga Allah menjadikan 'Id Anda sebagai 'Id yang berbahagia. Semoga Anda dalam kebaikan sepanjang tahun."
يُتوِّج عيد الأضحى فخرنا بخدمة حجاج بيت الله،وخدمة الحرمين الشريفين،وهي النعم الأسمى لنا،دعواتي أن يجعل الله عيدكم سعيدًا،وكل عام وأنتم بخير
@KingSalman
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Raja Salman bin 'Abdil 'Aziz Aalu Su'ud hafizhahullah,
⭐ "Idul Adha memberikan kepada kami mahkota kemewahan dalam memberikan pelayanan kepada Jama'ah Haji Baitullah, dan pelayanan terhadap dua tanah haram.
📌 Itu merupakan kenikmatan tertinggi bagi kami.
🌅 Do'a saya : "Semoga Allah menjadikan 'Id Anda sebagai 'Id yang berbahagia. Semoga Anda dalam kebaikan sepanjang tahun."
يُتوِّج عيد الأضحى فخرنا بخدمة حجاج بيت الله،وخدمة الحرمين الشريفين،وهي النعم الأسمى لنا،دعواتي أن يجعل الله عيدكم سعيدًا،وكل عام وأنتم بخير
@KingSalman
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌏🇸🇦🏔🌳 SHALAT IDUL ADHA BERSAMA DEPUTI (WAKIL) PUTRA MAHKOTA DI PERBATASAN SELATAN
🌹🌙 Deputi Putra Mahkota, al-Amir #Muhammad_bin_Salman Aalu Suud hafizhahullah menunaikan shalat 'Idul Adha 1437 H di perbatasan wilayah selatan Kerajaan Saudi Arabia.
🇸🇦🚁 Beliau melaksanakan shalat 'Id bersama para tentara penjaga perbatasan, sekaligus pasukan Angkatan Aliansi Militer. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan ucapan selamat hari raya dari Raja Salman kepada mereka.
Lihat @SaudiNews50
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌹🌙 Deputi Putra Mahkota, al-Amir #Muhammad_bin_Salman Aalu Suud hafizhahullah menunaikan shalat 'Idul Adha 1437 H di perbatasan wilayah selatan Kerajaan Saudi Arabia.
🇸🇦🚁 Beliau melaksanakan shalat 'Id bersama para tentara penjaga perbatasan, sekaligus pasukan Angkatan Aliansi Militer. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan ucapan selamat hari raya dari Raja Salman kepada mereka.
Lihat @SaudiNews50
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🕋🌆🛤 BAGI YANG BELUM DIBERI KESEMPATAN BERHAJI
✍🏻 Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah,
▪Barangsiapa yang belum mampu wuquf di Arafah, maka hendaknya dia waqf (berhenti) pada batas-batas Allah yang 'arafahu (dia ketahui),
▪ Barangsiapa yang belum mampu mabit (menginap) di Muzdalifah, maka hendaknya dia yabitu (berjaga) di atas ketaatan kepada Allah, agar bisa mendekat kepadanya-Nya dan yuzlifuhu (sedekat-dekatnya).
▪Barangsiapa siapa yang belum mampu menyembelih hadyu di Mina, maka sembelihlah hawa nafsunya agar dengan itu dia bisa mencapai al-Muna (cita-cita yang tinggi).
▪ Barangsiapa yang belum bisa sampai ke al-Bait (Ka'bah) karena jauh, maka hendaklah dia menujukan/meniatkan (ibadahnya) kepada Rabbul Bait (Pencipta dan Pemilik Ka'bah, yaitu Allah), karena Dia lebih dekat kepadanya daripada urat leher.
📘 Latha'if al-Ma'arif, 634
══════ ❁✿❁ ══════
🔘 لِمَنْ لَمْ يَتَيَسَّر لَهُ الحَجّ هَذَا العَام !!
✍ قَـالَ الحَـافِظُ ابْـنُ رَجَـبْ -رَحِـمَهُ الله- :
● من لم يستطع الوقوف بعرفة،
فليقف عند حدود الله الذي عرفه
● ومن لم يستطع المبيت بمزدلفة،
فليبت على طاعة الله ليقربه ويزلفه
● ومن لم يقدر على ذبح هديه بمنى،
فليدبح هواه ليبلغ به المنى
● ومن لم يستطع الوصول للبيت ﻷنه بعيد،
فليقصد رب البيت فإنه أقرب إليه من حبل الوريد.
📘 [ "لطائف المعارف" صـ (٦٣٤) ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✍🏻 Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah,
▪Barangsiapa yang belum mampu wuquf di Arafah, maka hendaknya dia waqf (berhenti) pada batas-batas Allah yang 'arafahu (dia ketahui),
▪ Barangsiapa yang belum mampu mabit (menginap) di Muzdalifah, maka hendaknya dia yabitu (berjaga) di atas ketaatan kepada Allah, agar bisa mendekat kepadanya-Nya dan yuzlifuhu (sedekat-dekatnya).
▪Barangsiapa siapa yang belum mampu menyembelih hadyu di Mina, maka sembelihlah hawa nafsunya agar dengan itu dia bisa mencapai al-Muna (cita-cita yang tinggi).
▪ Barangsiapa yang belum bisa sampai ke al-Bait (Ka'bah) karena jauh, maka hendaklah dia menujukan/meniatkan (ibadahnya) kepada Rabbul Bait (Pencipta dan Pemilik Ka'bah, yaitu Allah), karena Dia lebih dekat kepadanya daripada urat leher.
📘 Latha'if al-Ma'arif, 634
══════ ❁✿❁ ══════
🔘 لِمَنْ لَمْ يَتَيَسَّر لَهُ الحَجّ هَذَا العَام !!
✍ قَـالَ الحَـافِظُ ابْـنُ رَجَـبْ -رَحِـمَهُ الله- :
● من لم يستطع الوقوف بعرفة،
فليقف عند حدود الله الذي عرفه
● ومن لم يستطع المبيت بمزدلفة،
فليبت على طاعة الله ليقربه ويزلفه
● ومن لم يقدر على ذبح هديه بمنى،
فليدبح هواه ليبلغ به المنى
● ومن لم يستطع الوصول للبيت ﻷنه بعيد،
فليقصد رب البيت فإنه أقرب إليه من حبل الوريد.
📘 [ "لطائف المعارف" صـ (٦٣٤) ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🔎🌴☄HAKIKAT IBADAH QURBAN
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
{ لَنْ يَنَالَ اللهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ }
"Tidak akan sampai kepada Allah dagingnya, tidak pula darahnya. Namun yang sampai kepada-Nya adalah ketaqwaan dari kalian."
🛍 al-Imam 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah berkata,
🛤 "Yakni bukanlah yang dimaksud dari hewan qurban menyembelihnya saja. Daging dan darahnya tidak akan sampai kepada Allah sedikit pun. Karena Dia Maha Kaya dan Maha Terpuji.
🌙 Namun yangvakan sampai kepada-Nya adalah keikhlasan di dalamnya, harapan pahala, dan niat yang lurus. Oleh karena itu Dia berfirman, "Namun yang sampai kepada-Nya adalah ketaqwaan dari kalian."
☀ Maka pada ayat ini terdapat dorongan dan motivasi untuk ikhlash dalam menyembelih (qurban). Hendaknya yang menjadi tujuan adalah wajah Allah satu-satunya. Bukan berbangga, bukan riya, bukan sum'ah, bukan pula semata-mata adat kebiasaan."
📚 Tafsir as-Sa'di, 538
{ لَنْ يَنَالَ اللهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ }
▫️قال الإمام ابن السعدي -رحمه الله- :
أي : ليس المقصود منها ذبحها فقط ، ولا ينال الله من لحومها ولا دمائها شيء ، لكونه الغني الحميد ، و إنما يناله الإخلاص فيها ، والاحتساب ، والنية الصالحة ، ولهذا قال : { وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ } ففي هذا حث وترغيب على الإخلاص في النحر ، وأن يكون القصد وجه الله وحده ، لا فخرا ولا رياء ، ولا سمعة ، ولا مجرد عادة .
📚 [ تفسير السعدي ص 538 ].
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
{ لَنْ يَنَالَ اللهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ }
"Tidak akan sampai kepada Allah dagingnya, tidak pula darahnya. Namun yang sampai kepada-Nya adalah ketaqwaan dari kalian."
🛍 al-Imam 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah berkata,
🛤 "Yakni bukanlah yang dimaksud dari hewan qurban menyembelihnya saja. Daging dan darahnya tidak akan sampai kepada Allah sedikit pun. Karena Dia Maha Kaya dan Maha Terpuji.
🌙 Namun yangvakan sampai kepada-Nya adalah keikhlasan di dalamnya, harapan pahala, dan niat yang lurus. Oleh karena itu Dia berfirman, "Namun yang sampai kepada-Nya adalah ketaqwaan dari kalian."
☀ Maka pada ayat ini terdapat dorongan dan motivasi untuk ikhlash dalam menyembelih (qurban). Hendaknya yang menjadi tujuan adalah wajah Allah satu-satunya. Bukan berbangga, bukan riya, bukan sum'ah, bukan pula semata-mata adat kebiasaan."
📚 Tafsir as-Sa'di, 538
{ لَنْ يَنَالَ اللهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ }
▫️قال الإمام ابن السعدي -رحمه الله- :
أي : ليس المقصود منها ذبحها فقط ، ولا ينال الله من لحومها ولا دمائها شيء ، لكونه الغني الحميد ، و إنما يناله الإخلاص فيها ، والاحتساب ، والنية الصالحة ، ولهذا قال : { وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ } ففي هذا حث وترغيب على الإخلاص في النحر ، وأن يكون القصد وجه الله وحده ، لا فخرا ولا رياء ، ولا سمعة ، ولا مجرد عادة .
📚 [ تفسير السعدي ص 538 ].
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🔑🌠 BAGAIMANA BENTUK UCAPAN SELAMAT 'IDUL ADHA
📌 Tanya :
"Bagaimana susunan kata ucapan selama Idul Adha Mubarak. Kita telah tahu bahwa untuk Idul Fitri mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum Shaliha al-A'mal".
Apa yang ucapkan ketika Idul Adha?"
✍🏻 Jawab,
"Tidak ada untuk yang ini (Idul Adha) susunan/bentuk kata (ucapan selamat) tertentu. Apabila mendoakan dengan ucapan :
تقبل الله منا ومنك
artinya : "Semoga Allah menerima dari kami dan dari Anda."
atau,
عيدكم مبارك
artinya : "Hari 'Id Anda yang Mubarak (dibarakahi)"
atau,
العيد مبارك
artinya : "Hari 'Id yang Mubarak (dibarakahi)."
atau,
جعل الله عيدكم مبارك
artinya : "Semoga Allah jadikan Hari 'Id Anda Mubarak (dibarakahi)."
diucapkan baik ketika Idul Adha atau Idul Fithri, SEMUANYA SAMA.
🕋 Demikian juga dalam haji. Ucapan selamat,
حجك مقبول، تقبل الله منك
artinya : "Haji Anda diterima. Semoga Allah menerima dari Anda."
atau ucapan
عمرة مقبولة تقبل الله منك
artinya : "Umrah yang diterima. Semoga Allah menerima dari Anda."
👉🏻 semua itu atau yang serupa sudah cukup. Karena memang tidak ada bentuk ucapan yang tertentu.
ما صيغة تهاني عيد الأضحى المبارك، وقد عرفنا أنه في عيد الفطر يقول الناس لبعضهم: تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال، فماذا نقول في عيد الأضحى؟
ج : ليس لهذا صيغة معروفة، فإذا دعا له قال: تقبل الله منا ومنك، أو عيدكم مبارك، أو العيد مبارك، أو جعل الله عيدكم مبارك، سواء كان عيد الأضحى، أو عيد الفطر، كله واحد، وهكذا في الحج، حجك مقبول، تقبل الله منك، عمرة مقبولة تقبل الله منك، كل هذا وأشباهه كافي؛ لأنه ليس له صيغة معروفة،
🌏 http://www.binbaz.org.sa/noor/7621
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📌 Tanya :
"Bagaimana susunan kata ucapan selama Idul Adha Mubarak. Kita telah tahu bahwa untuk Idul Fitri mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum Shaliha al-A'mal".
Apa yang ucapkan ketika Idul Adha?"
✍🏻 Jawab,
"Tidak ada untuk yang ini (Idul Adha) susunan/bentuk kata (ucapan selamat) tertentu. Apabila mendoakan dengan ucapan :
تقبل الله منا ومنك
artinya : "Semoga Allah menerima dari kami dan dari Anda."
atau,
عيدكم مبارك
artinya : "Hari 'Id Anda yang Mubarak (dibarakahi)"
atau,
العيد مبارك
artinya : "Hari 'Id yang Mubarak (dibarakahi)."
atau,
جعل الله عيدكم مبارك
artinya : "Semoga Allah jadikan Hari 'Id Anda Mubarak (dibarakahi)."
diucapkan baik ketika Idul Adha atau Idul Fithri, SEMUANYA SAMA.
🕋 Demikian juga dalam haji. Ucapan selamat,
حجك مقبول، تقبل الله منك
artinya : "Haji Anda diterima. Semoga Allah menerima dari Anda."
atau ucapan
عمرة مقبولة تقبل الله منك
artinya : "Umrah yang diterima. Semoga Allah menerima dari Anda."
👉🏻 semua itu atau yang serupa sudah cukup. Karena memang tidak ada bentuk ucapan yang tertentu.
ما صيغة تهاني عيد الأضحى المبارك، وقد عرفنا أنه في عيد الفطر يقول الناس لبعضهم: تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال، فماذا نقول في عيد الأضحى؟
ج : ليس لهذا صيغة معروفة، فإذا دعا له قال: تقبل الله منا ومنك، أو عيدكم مبارك، أو العيد مبارك، أو جعل الله عيدكم مبارك، سواء كان عيد الأضحى، أو عيد الفطر، كله واحد، وهكذا في الحج، حجك مقبول، تقبل الله منك، عمرة مقبولة تقبل الله منك، كل هذا وأشباهه كافي؛ لأنه ليس له صيغة معروفة،
🌏 http://www.binbaz.org.sa/noor/7621
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💽 *Audio Khutbah Idul Adha 1437H*
--------------------------------------------
*NABI IBROHIM ALAIHISSALAM SANG USWATUN HASANAH*
⭐️ Bersama Ustadz Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu...
🏞 Di Mushalla 'Ied Ma'had As Salafy Jember
🛣 Jl. W. Monginsidi Gg. Manggis, Dusun Besuk, Wirowongso, Jember
📅 Senin, 10 Dzulhijjah 1437H/12 September 2016
- Durasi (30:43) = 9,6 MB
- Link http://goo.gl/WkjGPV
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📥📀 Unduh di sini
--------------------------------------------
*NABI IBROHIM ALAIHISSALAM SANG USWATUN HASANAH*
⭐️ Bersama Ustadz Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu...
🏞 Di Mushalla 'Ied Ma'had As Salafy Jember
🛣 Jl. W. Monginsidi Gg. Manggis, Dusun Besuk, Wirowongso, Jember
📅 Senin, 10 Dzulhijjah 1437H/12 September 2016
- Durasi (30:43) = 9,6 MB
- Link http://goo.gl/WkjGPV
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📥📀 Unduh di sini
🔑🛍🌹 KUNCI KESUKSESAN
al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah,
🌙☄ "Jika engkau menginginkan kesuksesan, maka atas kalian tiga perkara berikut :
1⃣ Berpegang teguh dengan Kitabullah,
2⃣ Mengikuti al-Huda (Sunnah Rasul), dan
3⃣ Menjauhi segala bid'ah."
📗 Syarh al-Manzhumah al-Haiyyah, 56
📝 عليك بهذه اﻷمور الثلاثة ؟
قال الشيخ د. صالح الفوزان:
إذا كنت تريد الفلاح فعليك بهذه الأمور الثلاثة:
1 - تمسك بكتاب الله،
2 - واتبع الهدى،
3 - وتجنب البدع.
📗 شرح المنظومة الحائية: (56)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah,
🌙☄ "Jika engkau menginginkan kesuksesan, maka atas kalian tiga perkara berikut :
1⃣ Berpegang teguh dengan Kitabullah,
2⃣ Mengikuti al-Huda (Sunnah Rasul), dan
3⃣ Menjauhi segala bid'ah."
📗 Syarh al-Manzhumah al-Haiyyah, 56
📝 عليك بهذه اﻷمور الثلاثة ؟
قال الشيخ د. صالح الفوزان:
إذا كنت تريد الفلاح فعليك بهذه الأمور الثلاثة:
1 - تمسك بكتاب الله،
2 - واتبع الهدى،
3 - وتجنب البدع.
📗 شرح المنظومة الحائية: (56)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌅☀⭐ KEBAHAGIAN DI HARI-HARI TASYRIQ
al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah,
🛤 "Hari-hari Tasyriq, terkumpul padanya untuk kaum mukminin :
• Kenikmatan badan : dengan makan dan minum.
• Kenikmatan hati : dengan dzikir dan syukur."
📚 Latha'if al-Ma'arif 1/291
💠قال ابن رجب رحمه الله :
فأيام التشريق يجتمع فيها للمؤمنين نعيم أبدانهم بالأكل والشرب ونعيم قلوبهم بالذكر والشكر .
📚لطائف المعارف {٢٩١/١}
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah,
🛤 "Hari-hari Tasyriq, terkumpul padanya untuk kaum mukminin :
• Kenikmatan badan : dengan makan dan minum.
• Kenikmatan hati : dengan dzikir dan syukur."
📚 Latha'if al-Ma'arif 1/291
💠قال ابن رجب رحمه الله :
فأيام التشريق يجتمع فيها للمؤمنين نعيم أبدانهم بالأكل والشرب ونعيم قلوبهم بالذكر والشكر .
📚لطائف المعارف {٢٩١/١}
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🇮🇷🔥 IRAN BERHAJI KE KARBALA!!
🌋 Dengan tegas dan terang-terangan pimpinan tertinggi Syiah Iran berfatwa boleh berhaji di "tanah suci" kaum Syiah, Karbala!! Maka diberitakan bahwa jutaan kaum Syi'ah, termasuk di dalamnya satu juta warga Iran, "berhaji" ke Karbala!!
🌙 Alhamdulillah.... Semakin jelas dan terang benderang.
Kenyataan ini semakin membuktikan bahwa,
▪ Syi'ah BUKAN Islam, namun merupakan agama tersendiri!!!
▪ Karbala bagi Syiah lebih suci daripada Makkah dan Madinah!!
🔎 Iran sangat dengki dan cemburu terhadap Saudi Arabia. Fakta ini sudah tidak bisa disembunyikan lagi. Apa sebab perselisihan antara Saudi dan Iran? Sebabnya adalah : permasalahan aqidah dan iman.
📌 Tudingan Iran terhadap Saudi Arabia hanya provokasi belaka.
🔥 Iran sudah putus asa dari upayanya mempolitisasi haji. Kerajaan Saudi Arabia melalui sang Khadimul Haramain Raja Salman bin Abdul Aziz hafizhahullah menyatakan menolak tegas setiap upaya untuk membawa ibadah Haji ke ranah politik, termasuk upaya busuk Syiah Iran!!
👉🏻 Dengan Iran menyatakan tahun ini tidak mau berhaji ke Makkah, Alhamdulillah pelaksanaan haji berjalan aman, selamat, tenang, dan lancar. Ini sebagai bukti bahwa kekacauan dan kerusuhan ketika musim haji PENYEBAB UTAMANYA ADALAH KAUM SYIAH IRAN!!
Syiah adalah kaum yang selalu menyebar teror, dendam, dengki, dan kebencian yang sangat besar terhadap umat Islam.
🌍 Negara-negara Islam mendukung dan memuji pelayanan haji oleh Kerajaan Saudi Arabia.
🌴Semoga Allah terus menjaga dan melindungi negeri Tauhid dan Sunnah, Kerajaan Saudi Arabia.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌋 Dengan tegas dan terang-terangan pimpinan tertinggi Syiah Iran berfatwa boleh berhaji di "tanah suci" kaum Syiah, Karbala!! Maka diberitakan bahwa jutaan kaum Syi'ah, termasuk di dalamnya satu juta warga Iran, "berhaji" ke Karbala!!
🌙 Alhamdulillah.... Semakin jelas dan terang benderang.
Kenyataan ini semakin membuktikan bahwa,
▪ Syi'ah BUKAN Islam, namun merupakan agama tersendiri!!!
▪ Karbala bagi Syiah lebih suci daripada Makkah dan Madinah!!
🔎 Iran sangat dengki dan cemburu terhadap Saudi Arabia. Fakta ini sudah tidak bisa disembunyikan lagi. Apa sebab perselisihan antara Saudi dan Iran? Sebabnya adalah : permasalahan aqidah dan iman.
📌 Tudingan Iran terhadap Saudi Arabia hanya provokasi belaka.
🔥 Iran sudah putus asa dari upayanya mempolitisasi haji. Kerajaan Saudi Arabia melalui sang Khadimul Haramain Raja Salman bin Abdul Aziz hafizhahullah menyatakan menolak tegas setiap upaya untuk membawa ibadah Haji ke ranah politik, termasuk upaya busuk Syiah Iran!!
👉🏻 Dengan Iran menyatakan tahun ini tidak mau berhaji ke Makkah, Alhamdulillah pelaksanaan haji berjalan aman, selamat, tenang, dan lancar. Ini sebagai bukti bahwa kekacauan dan kerusuhan ketika musim haji PENYEBAB UTAMANYA ADALAH KAUM SYIAH IRAN!!
Syiah adalah kaum yang selalu menyebar teror, dendam, dengki, dan kebencian yang sangat besar terhadap umat Islam.
🌍 Negara-negara Islam mendukung dan memuji pelayanan haji oleh Kerajaan Saudi Arabia.
🌴Semoga Allah terus menjaga dan melindungi negeri Tauhid dan Sunnah, Kerajaan Saudi Arabia.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
✈9⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]
✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
27. Dengan selesainya anda dari kegiatan melempar 3 jumrah pada hari-hari tersebut (baik mengambil nafar awwal atau pun nafar tsani), berarti telah selesai pula dari kewajiban mabit di Mina. Sehingga diperbolehkan bagi anda untuk meninggalkan kota Mina dan kembali ke hotel atau maktab masing-masing yang ada di kota Makkah.
28. Bila anda hendak meninggalkan kota Makkah (baik yang akan melanjutkan perjalanan ke kota Madinah atau pun yang akan melanjutkan perjalanan ke tanah air), maka lakukanlah thawaf wada’ dengan pakaian biasa saja/bukan pakaian ihram dan tanpa Sa’i, kecuali bagi anda yang menjadikan thawaf ifadhah sebagai thawaf wada’nya maka harus bersa’i.
🛍 Demikianlah bimbingan manasik haji Tamattu’ yang kami ketahui berdasarkan dalil-dalilnya yang shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan keterangan para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah.
🌴 Semoga taufiq dan hidayah Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu mengiringi kita semua, sehingga diberi kemudahan untuk meraih predikat haji mabrur, yang tiada balasan baginya kecuali Al-Jannah.
Amin Ya Mujibas Sa`ilin.
📚 Tammat
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]
✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
27. Dengan selesainya anda dari kegiatan melempar 3 jumrah pada hari-hari tersebut (baik mengambil nafar awwal atau pun nafar tsani), berarti telah selesai pula dari kewajiban mabit di Mina. Sehingga diperbolehkan bagi anda untuk meninggalkan kota Mina dan kembali ke hotel atau maktab masing-masing yang ada di kota Makkah.
28. Bila anda hendak meninggalkan kota Makkah (baik yang akan melanjutkan perjalanan ke kota Madinah atau pun yang akan melanjutkan perjalanan ke tanah air), maka lakukanlah thawaf wada’ dengan pakaian biasa saja/bukan pakaian ihram dan tanpa Sa’i, kecuali bagi anda yang menjadikan thawaf ifadhah sebagai thawaf wada’nya maka harus bersa’i.
🛍 Demikianlah bimbingan manasik haji Tamattu’ yang kami ketahui berdasarkan dalil-dalilnya yang shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan keterangan para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah.
🌴 Semoga taufiq dan hidayah Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu mengiringi kita semua, sehingga diberi kemudahan untuk meraih predikat haji mabrur, yang tiada balasan baginya kecuali Al-Jannah.
Amin Ya Mujibas Sa`ilin.
📚 Tammat
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🌠⛵ DUA KEBAHAGIAAN TAHUN INI :
✅ Gembira dan bahagia karena para tamu Allah telah melaksanakan manasik ibadah haji dengan tenang dan selamat.
✅ Gembira dan bahagia karena bersihnya negeri Tauhid, terutama Ka'bah dan Masjidil Haram, dari kehadiran Syiah Iran para pengacau dan orang-orang musyrik.
☄ Segala puji hanya bagi Allah. Syukur kepada-Nya, kemudian kepada pemerintah Saudi Arabia.
🇸🇦 Semoga Allah terus menjaga dan melindungi negeri Tauhid dan Sunnah Saudi Arabia dari berbagai kejelekan dan makar-makar jahat musuhnya.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✅ Gembira dan bahagia karena para tamu Allah telah melaksanakan manasik ibadah haji dengan tenang dan selamat.
✅ Gembira dan bahagia karena bersihnya negeri Tauhid, terutama Ka'bah dan Masjidil Haram, dari kehadiran Syiah Iran para pengacau dan orang-orang musyrik.
☄ Segala puji hanya bagi Allah. Syukur kepada-Nya, kemudian kepada pemerintah Saudi Arabia.
🇸🇦 Semoga Allah terus menjaga dan melindungi negeri Tauhid dan Sunnah Saudi Arabia dari berbagai kejelekan dan makar-makar jahat musuhnya.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🇸🇦🕋🌅 KESUKSESAN PELAKSANAAN HAJI SEMATA-MATA KARUNIA ALLAH
💺 Mufti Besar Kerajaan Saudi Arabia mengatakan kepada Putra Mahkota,
🌠 "Sukses pelaksanaan haji tahun ini, semata-mata karunia Allah kemudian jeripayah aparat petugas yang penuh ikhlash."
🕌 "Sungguh al-Haramain (dua masjidil haram) yang mulia setelah Khulafaur Rasyidin tidak pernah mendapat perhatian yang sangat besar kecuali pada zaman ini."
@SaudiNews50
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💺 Mufti Besar Kerajaan Saudi Arabia mengatakan kepada Putra Mahkota,
🌠 "Sukses pelaksanaan haji tahun ini, semata-mata karunia Allah kemudian jeripayah aparat petugas yang penuh ikhlash."
🕌 "Sungguh al-Haramain (dua masjidil haram) yang mulia setelah Khulafaur Rasyidin tidak pernah mendapat perhatian yang sangat besar kecuali pada zaman ini."
@SaudiNews50
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~