Manhajul Anbiya
12K subscribers
2.07K photos
238 videos
224 files
5.48K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
📪📜 KEUTAMAAN PUASA 'ARAFAH (1)

🌳 Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata,

📌📁 "Barangsiapa yang sangat menginginkan untuk dimerdekakan dari api neraka dan sangat mengingingkan untuk diampuni dosa-dosanya pada hari 'Arafah, maka hendaknya dia menjaga (senantiasa melaksanakan) sebab-sebab yang mengantarkan pada pemerdekaan tersebut.

Di antara sebab-sebab tersebut : BERPUASA PADA HARI ITU (Arafah).

🔵 Dalam Shahih Muslim dari shahabat Abu Qatadah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Berpuasa hari 'Arafah aku berharap kepada Allah bisa menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang."

📚 Latha'if al-Ma'arif Ibnu Rajab

💻 http://manhajul-anbiya.net

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌅🌳 KEUTAMAAN PUASA 'ARAFAH (2)

🌷 'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata,

"Tidak ada dalam setahun satu hari, yang aku berpuasa padanya paling  aku cintai, dibandingkan aku berpuasa pada Hari 'Arafah."  
📒 (Musnad al-Ja'd 512, dengan sanad "Hasan")

💻 http://manhajul-anbiya.net 

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌷🔑 HUJJAH DISYARI'ATKANNYA TAKBIR MUQAYYAD

.......................................

🌅🔗 Hujjah tentang disyari'atkanya TAKBIR MUQAYYAD setelah shalat fardhu pada hari Arafah, Idul Adha, dan hari-hari Tasyriq adalah :
🌕 Atsar-Atsar Shahih dari para Shahabat
Ijma'

sebagaimana dinukilkan oleh :
🔹 Ibnu Rusyd,
🔸 Ibnu Qudamah,
🔹 an-Nawawi,
🔸 Ibnu Taimiyyah, dan
🔹 Ibnu Rajab

Sumber : @aljuned77

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📌🛍 BERTAKBIR TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA DZIKIR SELEPAS SHALAT LIMA WAKTU
👉🏻 (yakni TAKBIR MUQAYYAD)

.............................................

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin - rahimahullah- ditanya :

📬 "Apakah takbir didahulukan sebelum berdzikir selepas shalat lima waktu ?"

🔑 Beliau menjawab : "Tidak ada dalil yang shahih dan jelas dari Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- yang menjelaskan tentang kapan takbir muqayyad dilakukan. Hanya saja di sana ada beberapa atsar para ulama dan ijtihad mereka. Mereka menyatakan : "Bahwasanya beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam- MENDAHULUKAN TAKBIR sebelum membaca dzikir setelah shalat lima waktu."
📚 (Majmu' Fatawa wa Rasail Al-'Utsaimin 16/209).

----- ***** -------

📩 🌍 al-Lajnah ad-Da'imah dalam Fatwa no. 21550. juga menjelaskan tentang kapan bertakbir muqayyad :
"... dibaca LANGSUNG setelah salam SEBELUM memulai berdzikir."

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
6⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]

✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah

17. Ketika matahari telah terbit di hari 9 Dzul Hijjah, berangkatlah menuju Arafah (untuk wukuf). Perbanyaklah talbiyah, dzikir dan istighfar selama perjalanan anda menuju Arafah.

18. Setiba di Arafah (pastikan bahwa anda benar-benar berada di dalam areal Arafah), manfaatkanlah waktu anda dengan memperbanyak doa sambil menghadap kiblat dan mengangkat tangan, serta dzikrullah. Karena saat itu anda sedang berada di tempat yang mulia dan di waktu yang mulia (mustajab) pula.
Sebaik-baik bacaan yang dibaca pada hari itu adalah:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah tiada sekutu bagi-Nya, hanya milik-Nya segala kerajaan dan pujian, dan Dia adalah Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR. At-Tirmidzi no. 3585, dari hadits Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma. Dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no.1503)

🔑 Untuk selebihnya anda bisa membaca tuntunan doa-doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang anda kehendaki. Lakukanlah amalan-amalan mulia di atas hingga matahari terbenam.
📌 Adapun shalat Dzuhur dan Ashar di Arafah, maka keduanya dikerjakan di waktu Dzuhur (jama’ taqdim) 2 rakaat – 2 rakaat (qashar), dengan satu adzan dan dua iqamat.

19. 🌆 Ketika matahari terbenam, berangkatlah menuju Muzdalifah dengan tenang sambil selalu melantunkan talbiyah.
📌 Setiba di Muzdalifah, kerjakanlah shalat Maghrib dan ‘Isya di waktu ‘Isya (jama’ ta`khir) dan diqashar (Maghrib 3 rakaat, ‘Isya 2 rakaat), dengan satu adzan dan dua iqamat. Kemudian bermalamlah di sana hingga datang waktu shubuh. Seusai mengerjakan shalat shubuh, perbanyaklah doa dan dzikir sambil menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan, hingga hari nampak mulai terang (sebelum matahari terbit).

20. Kemudian (sebelum matahari terbit), berangkatlah menuju Mina sambil terus bertalbiyah. Bila ada para wanita atau pun orang-orang lemah yang bersama anda, maka diperbolehkan bagi anda untuk mengiringi mereka menuju Mina di pertengahan malam. Namun melempar jumrah tetap dilakukan setelah matahari terbit.

bersambung, insya Allah ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌿🔑 HADITS KEUTAMAAN PUASA ARAFAH

🌺 Nabi -shallallahu 'alaihi was salam- bersabda:

صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والسنة التي بعده). [ رواه مسلم ].
"Puasa Arafah aku berharap kepada Allah akan menghapuskan dosa setahun yang telah lampau dan setahun yang akan datang." (HR.Muslim)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌅🛍 KENAPA PUASA 'ASYURA MENGHAPUS DOSA SELAMA SATU TAHUN, sedangkan PUASA ARAFAH MENGHAPUSKAN DOSA SELAMA DUA TAHUN?

🌹Ibnul Qayyim -rahumahullah- berkata,

🔹Pertama: Karena puasa Arafah berada pada bulan haram (Dzulhijjah) ,dan sebelumnya bulan haram (Dzulqa'dah), dan setelahnya pun bulan haram (Muharram).
Berbeda dengan 'Asyura (setelahnya bukan bulan haram, pen).

🔹Kedua: bahwa hari Arafah termasuk kekhususan syari'at kita.
Berbeda dengan Hari 'Asyura.
Dilipatgandakan (pahala puasa Arafah) karena barakah sang Al-Mushthofa (Nabi Muhammad) shallallahu alaihi wa sallam."

📚 Sumber: Badai'i al-Fawaid (211/4)


لماذا عاشوراء يكفر سنة ، ويوم عرفة يكفر سنتين ؟

قال ابن القيم:
"الأول:أن يوم عرفة في شهر حرام ، وقبله شهر حرام ، وبعده شهر حرام ، بخلاف عاشوراء .

الثاني :أن صوم يوم عرفة من خصائص شرعنا ، بخلاف عاشوراء ، فضوعف ببركات المصطفى" .
[ بدائع الفوائد (4-211) ].

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📩 KENAPA DINAMAKAN HARI ARAFAH?

💐 Ibnul Jauzi -rahimahullah- berkata,

🔹Pertama: Karena Jibril -'alaihis salam- memperlihatkan kepada Nabi Ibrahim -'alaihis salam- manasik haji,
maka Nabi Ibrahim mengatakan,

"عرفت "
(aku mengerti)

🔹Kedua: Karena Nabi Adam dan Hawa' -'alaihimas salam- Ta'arafa (saling berjumpa lagi) di tempat tersebut.

📚Sumber: Kasyful musykil (156/2).

لماذا سُمي يوم عرفة بهذا الاسم؟

قال ابن الجوزي:
"الأول:لأن جبريل كان يري إبراهيم المناسك فيقول عرفت

والثاني:لأن آدم وحواء تعارفا هنالك".
[ كشف المشكل (2-156) ].

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🕹📌 BAGAIMANA MAKSUD BAHWA PUASA ARAFAH DAPAT MENGHAPUS DOSA-DOSA SETAHUN SETELAHNYA?

Al-Munawi rahimahullah berkata,

A. *"Yaitu dengan Allah menjaganya untuk tidak melakukan perbuatan dosa pada tahun yang akan datang,* atau

B. *Allah Ta'ala memberinya pahala yang bisa sebagai kaffarah (penebus) atas dosa-dosa pada tahun yang akan datang ,* atau

C. *menghapus dari dosa-dosanya secara hakiki walaupun dia terjatuh padamyanya. Penghapusnya datang lebih dulu daripada dosa yang diperbuatnya."*

📚 Faidh al-Qadir 230-4.


❹) كيف يكفر عرفة السنة التي بعده؟

قال المناوي:
​أ-​"يحفظه أن يذنب فيها

​ب-​أو يعطي من الثواب ما يكون كفارة لذنوبها

​ج-​أو يكفرها حقيقة ولو وقع فيها ويكون المكفر مقدما على المكفر".
[ فيض القدير (4-230) ].

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
*🌅🌉APA HIKMAH DARI LEBIH UTAMANYA PUASA 'ARAFAH DIBANDINGKAN PUASA HARI 'AASYURA *

✍🏻Ibnu Hajar rahimahullah berkata :

👉🏻"Puasa pada hari Arafah lebih utama dari puasa pada hari 'Aasyura'. Disebutkan hikmahnya ; bahwa hari Aasyura' dinisbahkan kepada Nabi Musa alaihi-assalam, sedangkan hari 'Arafah dinisbahkan kepada Nabi Muhammad shallahu-alaihi-wasallam. Oleh karena itulah puasa hari 'Arafah lebih utama".

📚Fathu al-baari juz 4, hal 249

-----------💐💐-----------

ما الحكمة في تفضيل صيام عرفة على صيام يوم عاشوراء؟

قال ابن حجر:
"صيام يوم عرفة أفضل من صيام يوم عاشوراء وقد قيل في الحكمة في ذلك أن يوم عاشوراء منسوب إلى موسى عليه السلام ويوم عرفة منسوب إلى النبي صلى الله عليه و سلم فلذلك كان أفضل".
[ فتح الباري (4-249) ].

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌿🎯 PENGHAPUSAN DOSA PADA PUASA 'ARAFAH UNTUK 2 TAHUN, APAKAH ITU untuk dosa-dosa besar atau dosa-dosa kecil?

💎 Asy-Syaikh ibnu 'Utsaimin _rahimahullah_:

🔸"Berpuasa pada hari 'Arafah menghapus dosa setahun sebelumnya dan dosa setahun setelahnya dari sisi dosa-dosa kecil saja. Adapun dosa-dosa besar maka harus ada padanya taubat tersendiri."

📚 [Fatawa Nur 'ala ad-Darb].

—————●●●—————

هل التكفير للسنتين في صيام عرفة للكبائر أم الصغائر؟

قال ابن عثيمين:
"صيام يوم عرفة يكفر السنة التي قبله والتي بعده بالنسبة للصغائر فقط أما الكبائر فلا بد فيها من توبة مستقلة".
[ فتاوى نور على الدرب ].

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌅🌷 PEMBEBASAN DARI API NERAKA PADA HARI ARAFAH BERLAKU UNTUK SEMUA KAUM MUSLIMIN

..............................

📚 Ibnu Rajab rahimahullah berkata,

"Allah membebaskan dari Neraka orang yang wuquf di Arafah (jamaah haji, pen) maupun yang tidak wuquf dari kalangan muslimin di segenap negeri .
🌅 Oleh karena itu hari berikutnya menjadi 'Id bagi seluruh kaum muslimin."

📖 Latha'if al-Ma'arif, hal 482

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌙 TAKBIR MUQAYYAD, BAIK SETELAH SHALAT BERJAMA'AH MAUPUN SHALAT SENDIRIAN

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin - rahimahullah- ditanya :
🔍 "Apakah disyariatkan membaca takbir muqayyad setelah shalat yang dilakukan secara berjamaah maupun setelah shalat yang dilakukan secara sendirian ?"

🖇📬 Beliau menjawab : "Yang disyariatkan adalah bertakbir baik setelah shalat yang dilakukan secara berjamaah maupun setelah shalat yang dilakukan secara sendirian, pendapat ini yang LEBIH MENDEKATI kebenaran.

Karena sebagian ulama berpendapat bahwasanya tidaklah disyariatkan bertakbir, kecuali setelah shalat yang dilakukan secara berjama'ah saja."
📚 (Majmu' Fatawa wa Rasail Al Utsaimin 16/261).

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
HUKUM TAKBIR BERJAMA'AH

Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin ditanya:
📬 "Apa hukum takbir berjama'ah (bertakbir dengan dipimpin oleh satu orang dan yang lain mengikuti dengan suara yang bersamaan, pen) pada hari-hari 'ied, dan bagaimana sebenarnya tuntunan sunnah di dalam permasalahan ini?"

📜 Maka beliau menjawab:
☀️ "Yang tampak, bahwasanya TAKBIR BERJAMA'AH pada hari-hari 'ied BUKANLAH amalan yang disyariatkan.

Adapun tuntunan sunnah dalam permasalahan ini, masing-masing orang bertakbir SENDIRI-SENDIRI dengan suara yang dikeraskan.

📚 Majmu' Fatawa wa Rasa'il Al-'Utsaimin (16/249).

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🗓📝 TATA CARA BERTAKBIR DI MASJID-MASJID

Fadhilatu asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baaz -rahimahullah- ditanya:

📬 "Terkait tata cara bertakbir di masjid-masjid, apakah benar jika salah seorang dari jama'ah yang ada bertakbir kemudian diikuti oleh yang lainnya?"

📨 Maka beliau menjawab:

"Setiap orang bertakbir sendiri-sendiri, dan tidak ada tuntutan untuk takbir berjama'ah. Masing-masing orang bertakbir, adapun TAKBIR BERJAMA'AH TIDAKLAH DISYARI'ATKAN. Setiap orang bertakbir sesuai kondisinya masing-masing. Apabila ada suara salah seorang yang bertakbir kebetulan membarengi suara takbir yang lainnya, maka ini tidaklah mengapa.
Adapun sengaja mengatur takbir agar suaranya bisa bersamaan dari awal hingga akhir, memulai bersama-sama dan berhenti bersama-sama, maka ini TIDAK ADA TUNTUNANNYA."

📒 Fatawa Nur 'Ala ad-Darb (13/371).

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
7⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]

✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah

21. Ketika tiba di Mina (tanggal 10 Dzul Hijjah) kerjakanlah hal-hal berikut ini:
Lemparlah jumrah Aqabah dengan 7 batu kerikil (sebesar kotoran kambing) dengan bertakbir pada tiap kali lemparan. Pastikan setiap lemparan yang anda lakukan mengenai sasarannya.
Sembelihlah Hadyu (hewan kurban), makanlah sebagian dagingnya serta shadaqahkanlah kepada orang-orang fakir yang ada di sana. Boleh juga penyembelihan ini diwakilkan kepada petugas resmi dari pemerintah Saudi Arabia yang ada di Makkah dan sekitarnya. Bila tidak mampu membeli atau menyembelih hewan kurban, maka wajib puasa tiga hari di hari-hari haji (boleh dilakukan di hari-hari Tasyriq, namun yang lebih utama dilakukan sebelum tanggal 9 Dzul Hijjah/hari Arafah6) dan tujuh hari setelah pulang ke kampung halaman.
Potong atau cukurlah seluruh rambut kepala anda secara merata, dan mencukur habis lebih utama. Adapun wanita cukup memotong sepanjang ruas jari dari rambut kepalanya yang telah disatukan.
Demikianlah urutan paling utama dari sekian amalan yang dilakukan di Mina pada tanggal 10 Dzul Hijjah tersebut, namun tidak mengapa bila didahulukan yang satu atas yang lainnya.

22. Bila anda telah melempar jumrah Aqabah dan menggundul (atau mencukur rambut), maka berarti anda telah bertahallul awal. Sehingga diperbolehkan bagi anda untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang ketika berihram, kecuali satu perkara yaitu menggauli isteri.

23. Pakailah wewangian, kemudian pergilah ke Makkah untuk melakukan thawaf ifadhah/thawaf haji (tanpa lari-lari kecil pada putaran ke-1 hingga ke-3), berikut Sa’i-nya. Dengan selesainya amalan ini, berarti anda telah bertahallul tsani dan diperbolehkan kembali bagi anda seluruh mahzhuratil ihram.

📝 Catatan Penting: Thawaf ifadhah boleh diakhirkan, dan sekaligus dijadikan sebagai thawaf wada’ (thawaf perpisahan) yang dilakukan ketika hendak meninggalkan kota suci Makkah.

🏕 24. Setelah melakukan thawaf ifadhah pada tanggal 10 Dzul Hijjah tersebut, kembalilah ke Mina untuk mabit (bermalam) di sana selama tanggal 11, 12, dan 13 Dzul Hijjah (hari-hari tasyriq). Tidak mengapa bagi anda untuk bermalam 2 malam saja (tanggal 11 dan 12-nya/nafar awal).

bersambung, insya Allah ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
8⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]

✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah

25. Selama 2 atau 3 hari dari keberadaan anda di Mina tersebut, lakukanlah pelemparan pada 3 jumrah yang ada; Sughra, Wustha, dan Aqabah (Kubra). Pelemparan jumrah pada hari-hari itu dimulai setelah tergelincirnya matahari (setelah masuk waktu Dzuhur), hingga waktu malam.

📜 Caranya: Sediakan 21 butir batu kerikil (sebesar kotoran kambing). Kemudian pergilah ke jumrah Sughra dan lemparkanlah ke arahnya 7 butir batu kerikil (satu demi satu) dengan bertakbir pada setiap kali pelemparan. Pastikan lemparan tersebut masuk ke dalam sasaran. Bila ternyata tidak masuk, maka ulangilah lemparan tersebut walaupun dengan batu yang didapati di sekitar anda. Setelah selesai, majulah sedikit ke arah kanan, lalu berdirilah menghadap kiblat dan angkatlah kedua tangan anda untuk memohon (berdoa) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala apa yang diinginkan. Lalu pergilah menuju jumrah Wustha. Setiba di jumrah Wustha, lakukanlah seperti apa yang anda lakukan di jumrah Sughra. Setelah selesai, majulah sedikit ke arah kiri, berdirilah menghadap kiblat, dan angkatlah kedua tangan anda untuk memohon (berdoa) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala apa yang diinginkan. Lalu pergilah menuju jumrah Aqabah. Setiba di jumrah Aqabah, lakukanlah seperti apa yang anda lakukan di jumrah Sughra dan Wustha. Setelah itu, tinggalkanlah jumrah Aqabah tanpa melakukan doa padanya.

26. Bila anda ingin mabit 2 malam saja di Mina (tanggal 11 dan 12 Dzul Hijjah), maka keluarlah dari Mina sebelum terbenamnya matahari tanggal 12 Dzul Hijjah, tentunya setelah melempar 3 jumrah yang ada. Namun jika matahari telah terbenam dan anda masih berada di Mina, maka wajib untuk bermalam lagi dan melempar 3 jumrah di hari ke-13-nya (yang afdhal adalah mabit 3 malam di Mina/nafar tsani). Diperbolehkan bagi orang yang sakit atau pun lemah yang benar-benar tidak mampu melakukan pelemparan untuk mewakilkan pelemparannya kepada yang dapat mewakilinya. Sebagaimana diperbolehkan pula bagi orang yang mewakili, melakukan pelemparan untuk dirinya kemudian untuk orang yang diwakilinya diwaktu dan tempat yang sama (dengan batu yang berbeda).

bersambung, insya Allah ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📅⛵️🌍 KEUTAMAAN HARI AN-NAHR (10 Dzulhijjah)

asy-Syaikh al-'Utsaimin rahimahullah

~~~~~~~ ~~~~~•

🌼 Kebanyakan kaum muslimin melalaikan hari ini, kebanyakan kaum mukminin pun lalai dari kemuliaan dan keutamaannya yang sangat besar, banyak, dan melimpah pada hari tersebut.

📟 Demikianlah, padahal sebagian ‘ulama berpendapat bahwa hari itu adalah hari yang paling afdhal (utama) dalam setahun secara mutlak termasuk juga (lebih afdhal daripada) hari Arafah.

📗 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Sebaik-baik hari di sisi Allah adalah hari Nahr, dan dia adalah hari Haji Akbar.”

🗓 Sebagaimana yang disebutkan dalam Sunan Abi Dawud dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

“Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari Nahr, kemudian hari Al-Qarr.”

📁 Hari Al-Qarr adalah hari ketika berada di Mina, yaitu hari ke-11 (bulan Dzulhijjah).

⛵️ Pendapat lain mengatakan bahwa hari Arafah afdhal (lebih utama) daripada hari Nahr, karena
puasa yang dikerjakan pada hari itu akan menghapus kesalahan yang dilakukan selama dua tahun (setahun sebelumnya dan setahun setelahnya), dan
tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba dari Neraka lebih banyak daripada pada hari Arafah, dan juga
karena Allah subhanahu wata’ala akan mendekat kepada hamba-hamba-Nya pada hari itu kemudian Allah akan membanggakan orang-orang yang wuquf di hadapan para malaikat.

Yang benar adalah pendapat pertama (bahwa hari Nahr lebih utama, pen), karena hadits yang menunjukkan hal tersebut tidak ada satu dalil pun yang menyelisihinya.

🔑 Terlepas mana yang afdhal (lebih utama) hari Nahr atau hari Arafah, maka setiap muslim hendaknya bersemangat — baik dia sedang berhaji maupun sedang mukim (tidak berhaji) — untuk meraih keutamaannya dan memanfaatkan kesempatan pada hari itu (untuk banyak melakukan amalan kebajikan).

................................................

💻 Sumber http://manhajul-anbiya.net

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🎯🎗🌳 TATA CARA PENYEMBELIHAN

💠 a. Menajamkan Pisau dan Memperlakukan Binatang Kurban Dengan Baik
Rasulullah bersabda (artinya): “Sesungguhnya Allah mewajibkan perbuatan baik terhadap segala sesuatu. Apabila kalian membunuh maka bunuhlah dengan cara yang baik. Dan jika kalian menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik pula. Hendaklah salah seorang diantara kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan (tidak menyiksa) sesembelihannya.” (H.R. Muslim)

💠 b. Menjauhkan Pisaunya Dari Pandangan Binatang Qurban
Cara ini seperti yang diceritakan Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah pernah melewati seseorang yang meletakkan kakinya di dekat leher seekor kambing, sedangkan dia menajamkan pisaunya. Binatang itu pun melirik kepadanya. Lalu beliau bersabda (artinya):
“Mengapa engkau tidak menajamkannya sebelum ini (sebelum dibaringkan, pen)?! Apakah engkau ingin mematikannya sebanyak dua kali?!.” (H.R. Ath Thabrani dengan sanad shahih)

💠 c. Menghadapkan Binatang Qurban Ke arah Kiblat
Sebagaimana hal ini pernah dilakukan Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma dengan sanad yang shahih.

💠 d. Tata Cara Menyembelih Unta, Sapi, Kambing Atau Domba
Apabila sesembelihannya berupa unta, maka hendaknya kaki kiri depannya diikat sehingga dia berdiri dengan tiga kaki. Namun bila tidak mampu maka boleh dibaringkan dan diikat. Setelah itu antara pangkal leher dengan dada ditusuk dengan tombak, pisau, pedang atau apa saja yang dapat mengalirkan darahnya.

Sedangkan bila sesembelihannya berupa sapi, kambing atau domba maka dibaringkan pada sisi kirinya, kemudian penyembelih meletakkan kakinya pada bagian kanan leher binatang tersebut. Seiring dengan itu dia memegang kepalanya dan membiarkan keempat kakinya bergerak lalu menyembelihnya pada bagian atas dari leher.
📚 (Asy Syarhul Mumti’ 7/478~480 dengan beberapa tambahan)


💠 e. Bacalah basmalah:

 بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، اللَّهُمَّ هَذِهِ عَنِّيْ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتَيْ
"Bismillah, wallahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka, Allahumma hadzihi ‘anni wa ‘an ahli baiti."
“Dengan nama Allah, Allah Maha besar, Ya Allah (hewan) ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, ini kurban dariku dan keluargaku.”

Dan boleh juga dengan membaca:
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ

"Bismillah, wallahu Akbar."
“Dengan nama Allah, Allah Maha besar.”

💠 f. Lalu gorokkan pisau dengan kuat di leher bagian  atas hingga terputus al-hulqum (jalan pernapasan), al-wajdain (dua urat leher) dan al-muri (jalur makanan).

📌 Diusahakan menyembelih sendiri hewan qurbannya karena itu yang lebih utama, bila tidak mampu maka diwakilkan kepada orang yang terpercaya.

Boleh baginya melihat proses penyembelihan atau pun tidak melihatnya.

🔹Diperbolehkan bagi wanita menyembelih hewan kurbannya sendiri bila ia mampu melakukannya.
📚 (Lihat Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin 25/60 dan 81)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🛍🌴 HAJI AKBAR

🌍 "Hari Haji Akbar adalah hari an-Nahr (10 Dzulhijjah).

🔎 Abu Dawud meriwayatkan dari shahabat Ibnu 'Umar — radhiyallahu 'anhuma —
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم وقف يوم النحر في الحجة التي حج فيها فقال: أي يوم هذا؟ فقالوا: يوم النحر، فقال: هذا يوم الحج الأكبر
bahwa Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — berdiri pada hari Nahr pada peristiwa haji yang beliau berhaji padanya. Beliau bertanya, "Hari apakah ini?" Para shahabat menjawab, "Ini adalah hari Nahr"
Maka beliau pun bersabda, "INI ADALAH HARI HAJI AKBAR."

al-Bukhari meriwayatkan dari shahabat Abu Hurairah — radhiyallahu 'anhu — berkata,

بعثني أبو بكر الصديق رضي الله عنه فيمن يؤذن يوم النحر بمنى: لا يحج بعد العام مشرك، ولا يطوف بالبيت عريان
"Abu Bakr ash-Shiddiq mengutusku kepada orang yang menyeru pada hari Nahr di Mina, 'Setelah tahun ini tidak boleh ada orang musyrik berhaji, dan tidak boleh orang telanjang thawaf di Ka'bah!"

🌅 Hari Nahr disebut sebagai hari HAJI AKBAR, karena pada malam harinya ada wuquf di 'Arafah, mabit (menginap) di Masy'aril Haram (Muzdalifah), melempar jumrah pada siang harinya, menyembelih, mencukur habis rambut kepala (bertahallul), thawaf, dan Sa'i yang merupakan amal-amal haji.

👉🏻 Hari Nahr merupakan waktu/zaman.
👉🏻 Haji Akbar merupakan amaliah yang dikerjakan padanya.

🔑📚 Telah ada penyebutan hari Haji Akbar dalam al-Qur'an. Allah berfirman,

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الأَكْبَرِ 
"Seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari Haji Akbar."

🖊 dari Fatwa al-Lajnah ad-Daimah no. 6519

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1