Manhajul Anbiya
12K subscribers
2.07K photos
238 videos
224 files
5.48K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
🕋🏔🌅 KEUTAMAAN HAJI

Di antara syiar Islam yang mulia dan agung adalah Haji ke Baitullah. Berbondong-bondong umat Islam dari seluruh penjuru dunia untuk memenuhi panggilan haji. Mereka berkumpul dan bersatu padu untuk mengagungkan nama Allah yang maha besar tanpa merisaukan perbedaan bahasa, bangsa, dan warna kulit. Maha benar firman Allah Ta'ala,

“Dan umumkanlah kepada manusia untuk berhaji, niscaya mereka akan mendatangimu dengah berjalan kaki atau mengendari unta kurus dari segala penjuru yang jauh untuk menyaksikan segala yang bermanfaat bagi mereka.“ (al-Haj: 27-28)

🌈🌠 Haji sebagai bentuk taqarrub (ibadah) yang agung disisi Allah, karena ia termasuk salah satu lima rukun Islam. Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — bersaba,

بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

"Agama Islam dibangun diatas lima rukun, bersyahadat bahwasanya tidak ada yang berhak diibadahi kecuali hanya Allah semata, dan sesungguhnya nabi Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat,  berhaji ke Baitullah, dan shaum di bulan Ramadhan.”

🚇 Haji sebagai penebus dosa-dosa. Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam —bersabda,

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ، وَلَمْ يَفْسُقْ، رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

"Barang siapa berhaji karena Allah semata, dengan tidak berbuat keji dan kefasikan (dalam ibadah hajinya), niscaya ia kembali seperti dihari ketika dilahirkan oleh ibunya." (HR. al-Bukhari no. 1521 dan Muslim no. 1350, dari sahabat Abu Hurairah)

🚞 Haji yang mabrur membawa pelakunya ke dalam al-Jannah (surga). Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — bersabda,

العُمْرَةُ إِلَى العُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالحَجُّ المَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الجَنَّةُ

"Antara satu umrah dengan umrah berikutnya merupakan penebus dosa-dosa antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan al-Jannah (surga)." (HR. al-Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349, dari sahabat Abu Hurairah)

🚨 http://www.manhajul-anbiya.net/aku-siap-memenuhi-panggilan-mu-ya-allah-berhaji-ke-baitullah/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✍🏻📇📌 HUKUM MENUNAIKAN HAJI DAN UMRAH

🎗 Awal mula ibadah haji disyariatkan di masa Nabi Ibrahim. Kemudian dikukuhkan kembali dan disempurnakan di masa Nabi Muhammad tepatnya pada tahun 9 H. (Lihat asy-Syarhul Mumti’ 5/30)

📚🛍 Menunaikan haji adalah wajib bagi yang mampu, berdasarkan al-Qur’an, as-Sunnah dan al-Ijma’.

📌 Allah berfirman,

“Dan hanya karena Allah lah haji itu diwajibkan kepada umat manusia yang mampu mengadakan perjalanan ke baitullah (Makkah).” (Ali Imran: 97)

📌 Di dalam as-Sunnah, bahwa ibadah haji termasuk salah satu lima rukun Islam, tentunya ini menunjukkan bahwa haji merupakan kewajiban yang sangat ditekankan.

📌 Al-Wazir dan lainnya berkata, Para ulama telah berijma’ (sepakat) bahwasannya ibadah haji itu diwajibkan bagi setiap muslim dan muslimah yang baligh lagi mampu, dan dilakukan sekali dalam seumur hidup. (Taudhihul Ahkam 4/31)

🕹 Adapun hukum umrah, yang dikuatkan oleh al-Imam Abdul Aziz bin Baz adalah wajib hukumnya. Beliau berdalil dengan hadist Jibril ketika bertanya kepada Rasulullah tentang Islam, diantara jawaban beliau adalah "Engkau menunaikan haji dan umrah." Hadits diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah no. 1 dan ad-Daruquthni no. 2708 dari shahabat Ibnu Umar, berkata ad-Daruquthni, isnadnya kokoh dan shahih (riwayat/haditsnya shahih).

🌍 http://www.manhajul-anbiya.net/aku-siap-memenuhi-panggilan-mu-ya-allah-berhaji-ke-baitullah/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✍🏻🛡 HAJI DAN UMRAH DIWAJIBKAN SEKALI DALAM SEUMUR HIDUP

🕋 Ibadah haji dan umrah wajib ditunaikan sekali dalam seumur hidup bagi yang telah memenuhi syarat wajibnya. Rasulullah bersabda,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ» فَقَامَ الْأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ فَقَالَ: أَفِي كُلَّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: «لَوْ قُلْتُهَا لَوَجَبَتْ وَلَوْ وَجَبَتْ لَمْ تَعْمَلُوا بِهَا، أَوْ لَمْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْمَلُوا بِهَا، الْحَجُّ مَرَّةً، فَمَنْ زَادَ فَتَطَوُّعٌ

"Wahai sekalian manusia sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas kalian haji."

Maka berdirilah al-Aqra’ bain Habis seraya mengatakan, 'Apakah haji itu wajib ditunaikan setiap tahun, wahai Rasulullah?'

Beliau pun menjawab, "Kalau aku katakan iya, niscaya akan menjadi kewajiban setiap tahunnya, dan bila diwajibkan tiap tahun niscaya kalian tidak akan bisa menunaikannya, atau kalian tidak akan mampu menunaikannya.
👉🏻 Haji itu hanya sekali, barang siapa yang menunaikannya lebih dari itu maka dia telah melakukan tathawwu’ (ibadah sunnah/tambahan dari yang diwajibkan).
(HR. Abu Dawud no. 1721, an-Nasaa’I no. 2620, Ibnu Majah no. 2886, dan al-Hakim dengan lafadz darinya no. 3155, al-Hakim mengatakan, hadits shahih sesuai syarat al-Bukhari dan Muslim dan dibenarkan oleh adz-Dzahabi, dishahihkan oleh al-Albani dalam al-Irwa’ 4/150)

🌍 http://www.manhajul-anbiya.net/aku-siap-memenuhi-panggilan-mu-ya-allah-berhaji-ke-baitullah/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🖥📌🎗 SYARAT-SYARAT HAJI

Seseorang diwajibkan untuk memenuhi panggilah Allah, berhaji ke Baitullah  Makkah bila telah melengkapi syarat-syaratnya. Yaitu,
• beragama Islam,
• berakal sehat,
• mencapai usia baligh,
• merdeka bukan hamba sahaya, dan
• mempunyai kemampuan.

🛍 Bagaimana kriteria mampu tersebut?

Al-Allamah al-Faqih Muhammad bin Shalih al-Utsaimin telah menjelaskan tentang kriteria orang yang dikatakan mampu untuk menunaikan haji. Beliau berkata,
"Mempunyai kemampuan dalam bentuk harta dan fisik (kesehatan).
💰 Yakni bila seseorang memiliki harta yang dapat mencukupinya berangkat haji berikut kepulangannya, serta segala kebutuhannya dalam perjalanan haji.
👉🏻 Yang dimaksud dengan harta ini adalah harta yang tersisa setelah dikurangi pembayaran hutang, nafkah-nafkah yang bersifat wajib, segala kebutuhan makan, minum, nikah, tempat tinggal dan perabotnya dan apa yang dibutuhkan berupa kendaraan dan buku-buku ilmu agama. Hal ini berdasarkan firman Allah, … kemudian beliau menyebutkan ayat tersebut. (Manasik Haji dan Umrah, karya asy-Syaikh al-Utsaimin)

Wahai saudariku –semoga Allah merahmati kita semua-

👛 Syarat berikutnya khusus tertuju bagi kalian kaum wanita muslimah baik yang muda atau pun tua adalah wajib berangkat bersama dengan mahramnya. Rasulullah bersabda,

لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ، وَلَا تُسَافِرِ الْمَرْأَةُ إِلَّا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ» ، فَقَامَ رَجُلٌ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ امْرَأَتِي خَرَجَتْ حَاجَّةً، وَإِنِّي اكْتُتِبْتُ فِي غَزْوَةِ كَذَا وَكَذَا، قَالَ: «انْطَلِقْ فَحُجَّ مَعَ امْرَأَتِكَ

Janganlah sekali-kali seorang lelaki berkhalwat  (berduaan) dengan seorang wanita melainkan harus disertai mahramnya dan janganlah seorang wanita bersafar (pergi keluar daerah) melainkan bersama mahrahmnya pula. Ada seorang lelaki berdiri bertanya, wahai Rasulullah! Istriku hendak berhaji, sementara aku ditugaskan untuk berjihad. Maka beliau menjawab, kembalilah dan berhajilah bersama istrimu. (HR. al-Bukhari no. 3006 dan Muslim no. 1341, dari sahabat Ibnu Abbas)

Wahai saudariku, bersikaplah kalian tawadhu’ dan tunduk kepada kebijaksanaan dari Allah dan Rasul-Nya. Segala ketetapan Allah dan rasul-Nya itu tentu dan pasti adalah demi kebaikan kalian. Renungkanlah dan amalkanlah firman Allah,

“Demi Rabbmu, tidaklah mereka beriman hingga mereka menjadikan kamu sebagai hakim dari segala yang kalian perselisihkan kemudian tidak didapati dalam diri mereka rasa berat menerima keputusanmu, serta mereka benar-benar menerima dengan sepenuhnya.” (an-Nisaa’: 65)

🖥 http://www.manhajul-anbiya.net/aku-siap-memenuhi-panggilan-mu-ya-allah-berhaji-ke-baitullah/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌙🕌 KIAT MERAIH HAJI MABRUR

Wahai saudaraku rahimakumullah

🚡 Bagi yang Allah mudahkan untuk bisa berangkat, kami doakan semoga Allah menerima dan menjadikan haji Anda sebagai haji yang mabrur.

🚆 Saudaraku ingatlah haji itu ibadah yang agung yang membutuhkan bekal yang cukup besar. Perhatikanlah dan amalkanlah wasiat-wasiat berikut ini, niscaya kalian akan meraih haji mabrur.

1⃣ Niatkanlah ikhlas karena Allah.
Allah tidak akan menerima sebuah ibadah bila diniatkan untuk  tujuan-tujuan yang lainnya. Tinggalkan niat yang jelek, berhaji untuk menaikkan status, agar dipanggil “Pak Haji atau Bu Haji”. Bukan untuk itu wahai hamba Allah, takutlah kalian kepada Allah, niatkalah semata-mata untuk mencari keridhaan Allah bukan untuk mencari sanjungan dari manusia.

2⃣ Berilmu sebelum beramal
Para pembaca, sebelum berangkat haji belajarlah tentang ibadah syariat,  berbekal harta saja tidaklah cukup untuk melakukan perjalanan suci menuju baitullah, tetapi bekal ilmu juga mutlak dibutuhkan.Karena amal ibadah bila tidak mencocoki sunnah (petunjuk) Rasulullah juga tidak bermafaat (tertolak).

Aisyah meriwayatkan hadits Nabi, beliau berwasiat,

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

"Barangsiapa yang beramal tidak diatas petunjukku niscaya akan tertolak." (HR. al-Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718 dengan lafadz darinya, dari sahabat Aisyah)

🔅 Ilmu itu akan menuntun pelakunya dalam menunaikan manasik haji sesuai yang telah dicontohkan oleh Nabi, dan menghindarkan dari berbagai macam kekeliruhan.

Dalam momentun hajjatul wada’, Nabi menyampaikan pesan khusus kepada umatnya, agar mereka menunaikan manasik haji sesuai dengan tuntunan beliau. Rasulullah bersabda,

خُذُوا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ

"Ambillah dariku tuntunan manasik haji kalian." (HR. Muslim no. 1297 dan al-Baihaqi no. 9524 dengan lafadz darinya)

🔺 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata, "Sudah seharusnya bagi seseorang yang hendak berhaji untuk mempelajari dan mendalami segala yang disyariatkan tentang haji dan umrah. Hendaknya ia juga menanyakan hal-hal yang belum dipahami (kepada seorang yang berilmu) agar ibadah yang ditunaikannya benar-benar di atas bashirah (ilmu)." (at-Tahqiq wal-Idhah hal. 13)

3⃣ Bersikaplah ramah, ucapkanlah kata-kata yang lembut saat berjumpa dengan saudara-saudaramu seislam. Hindarkan dari kata-kata kotor dan keji, niscaya Allah akan membantu  kalian menunaikan haji dengan penuh khusyu’ dan mendapatkan pahala yang besar dari sisi-Nya. (lihat hadits keutamaan haji)

4⃣ Berbekallah dari harta yang halal dan baik. Sesungguhnya Allah itu baik, dan Allah tidak menerima amalan melainkan yang baik pula. Kebaikan dari sisi manasiknya dan kebaikan bekal dari rezeki yang halal.

💻 http://www.manhajul-anbiya.net/aku-siap-memenuhi-panggilan-mu-ya-allah-berhaji-ke-baitullah/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛤🛍 BERSYUKURLAH BAGI YANG TELAH DIBERI TAUFIQ UNTUK BERPEGANG TEGUH DENGAN MANHAJ SALAF

🎗 al-'Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,

🏖 "Barangsiapa yang diberi taufiq memahami Manhaj Salafy dan konsisten di atasnya, hendaknya dia memuji Allah. Sungguh itu merupakan salah satu nikmat Allah — Tabaraka wa Ta'ala — yang terbesar.

Oleh karena itu para ulama salaf senantiasa memuji Allah — Tabaraka wa Ta'ala — atas nikmat yang Allah berikan kepada mereka, yaitu nikmat ittiba'us sunnah (mengikuti sunnah Nabi) setelah (nikmat) Islam.

✍🏻 Ittiba'us Sunnah merupakan perkara yang agung. Padanya terdapat keselamatan dari kehancuran dan kebinasaan yang telah menimpa orang-orang tersesat dari jalan yang lurus dan menempuh jalan-jalan kesesatan.

🕹Oleh karena itu kami mendorong para pemuda di semua tempat agar bersemangat MEMPELAJARI MANHAJ SALAFY dan MENGAMBIL ILMU DARI SUMBER ASLI, yang itu merupakan sumber manhaj salafy : Kitabullah dan Sunnah Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — ."

💻 Sumber : situs Miratsul Anbiya, artikel berjudul "Sabil an-Najaah wa Luzuum ash-Shirath al-Mustaqim"

•┈┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈┈•

|[ فليحمد الله من وُفَّق لفهم المنهج السلفي والالتزام به ]|

📌للعلامة ربيع بن هادي المدخلي
- حفظه الله تعالى -

" فليحمد الله من وُفَّق لفهم المنهج السلفي والالتزام به, فإن هذه من أعظم نعم الله -تبارك وتعالى- ولهذا كان السلف يحمدون الله –تبارك وتعالى- على ما أنعم عليهم من اتباع السنة بعد الإسلام فاتباع السنة أمر عظيم فيه النجاة من الهلاك الماحق الذي ينزل بمن يشذ من أهل الضلال عن هذا الصراط المستقيم ويسلك سبل الضلال.
لهذا نحن نحث الشباب في كل مكان أن يحرصوا على دراسة المنهج السلفي وأخذ العلوم من هذا المنبع الأصيل الذي هو منبع المنهج السلفي كتاب الله وسنة رسول الله -صلى الله عليه وسلم".


المصدر : موقع ميراث الأنبياء من مقال بعنوان : سبيل النجاة ولزوم الصراط المستقيم.

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📸🎞 *HUKUM MENGAMBIL GAMBAR MAKHLUK HIDUP TANPA BAGIAN KEPALANYA*

asy-Syaikh al-'Allamah Ubaid al-Jabiri hafizhahullah

📝👉 Tanya :
Wahai Fadhilatusy Syaikh, Apakah boleh mengambil gambar orang tanpa di tampakkan bagian wajah akan tetapi dengan bentuk tubuh yang sempurna, seperti gambar anak kecil dari sisi belakang atau gambar wanita bercadar?
Jazakumullahkhairan

📌 Jawab :
"Semua gambar yang memiliki ruh (nyawa) adalah *HARAM*. Aku telah tunjukkan akan hal ini pada banyak pertanyaan sebelum ini.

🕹🚫 Akku katakan kepada penanya, mengapa harus mengambil gambar makhluq bernyawa tersebut?!

💉 Jika untuk kepentingan pengobatan/medis dan orang tersebut harus diambil gambarnya maka ini adalah hal yang darurat.

🔨 Adapun jika untuk sesuatu yang sia-sia, permainan, atau hiburan maka paling ringannya hal ini (gambar tanpa bagian kepala, pen) masuk perkara yang makruh jika tidak termasuk yang haram.

🌍 http://www.miraath.net/questions.php?cat=122&id=1351.


يقول السائل فضيلة الشيخ - حفظكم الله - هل يجوز تصوير الشخص بغير ظهور الوجه مع الجسم كاملاً مثل صورة الطفل من جهة الظهر أو صورة المرأة المنقبة جزاكم الله خيرًا

الجواب :
صور ذوات الأرواح محرمة وقد أشرت إلى هذا قبل عدة أسئلة وأنا أقول للسائل أو السائلة لماذا هذه الصور؟ إن كانت لأمر طبي لابد منه للشخص المصور فتكون هذه ضرورة أما إذا كان للعبث أو اللعب أو اللهو فهذا يدخل أقل ما يقال فيه الكراهة إن لم يكن محرم .

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍3
1⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]

✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah

🛍🌙 Ibadah haji ada tiga jenis;
• Tamattu’,
• Qiran, dan
• Ifrad.

🇲🇨 Bagi penduduk Indonesia, haji yang afdhal adalah haji Tamattu’.
Hal itu karena mayoritas mereka tidak ada yang berangkat haji dengan membawa hewan kurban. Walhamdulillah, selama ini mayoritas jamaah haji Indonesia berhaji dengan jenis haji tersebut. Maka dari itu akan sangat tepat bila kajian kali ini lebih difokuskan pada tatacara menunaikan haji Tamattu’.

🔺 Saudaraku, jamaah haji Indonesia –menurut kebiasaan– terbagi menjadi dua kelompok.
🛬 Kelompok pertama akan berangkat ke kota Madinah terlebih dahulu, dan setelah tinggal beberapa hari di sana, barulah berangkat ke kota suci Makkah. Sehingga untuk jamaah haji kelompok pertama ini, start ibadah hajinya dari kota Madinah dan miqatnya adalah Dzul Hulaifah.
🛬 Adapun kelompok kedua, mereka akan langsung menuju kota Makkah, dan miqatnya adalah Yalamlam yang jarak tempuhnya sekitar 10 menit sebelum mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Sehingga start ibadah hajinya (niat ihramnya) sejak berada di atas pesawat terbang.

🕌 Adapun manasik haji Tamattu’ yang dituntunkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebagai berikut:

1⃣ Bila anda telah berada di miqat, maka mandilah sebagaimana mandi janabat, dan pakailah wewangian pada tubuh anda bila memungkinkan. Mandi tersebut juga berlaku bagi wanita yang haidh dan nifas.
👉🏻 Untuk kelompok kedua yang niat ihramnya dimulai ketika di atas pesawat terbang, maka mandinya bisa dilakukan di tempat tinggal terakhirnya menjelang penerbangannya.

2⃣ Kemudian pakailah kain ihram yang terdiri dari dua helai (yang afdhal berwana putih); sehelai disarungkan pada tubuh bagian bawah dan yang sehelai lagi diselempangkan pada tubuh bagian atas.
👉🏻 Untuk kelompok kedua yang niat ihramnya dimulai ketika di atas pesawat terbang, maka pakaian ihramnya bisa dikenakan menjelang naik pesawat terbang atau setelah berada di atas pesawat terbang, dengan jeda waktu yang agak lama dengan miqatnya agar ketika melewati miqat dalam kondisi telah mengenakan pakaian ihramnya.

👛 Adapun wanita, tidaklah mengenakan pakaian ihram tersebut di atas, akan tetapi mengenakan pakaian yang biasa dikenakannya dengan kriteria menutup aurat dan sesuai dengan batasan-batasan syar’i.

bersambung, insya Allah ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
2⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]

✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah

3⃣ Kemudian (ketika berada di miqat) berniatlah ihram untuk melakukan umrah dengan mengatakan:

لَبَّيْكَ عُمْرَةً
“Kusambut panggilan-Mu untuk melakukan umrah.”

Kemudian dilanjutkan dengan ucapan talbiyah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

“Kusambut panggilan-Mu Ya Allah, kusambut panggilan-Mu tiada sekutu bagi-Mu, kusambut panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, nikmat dan kerajaan hanyalah milik-Mu tiada sekutu bagi-Mu.”

🚍 Perbanyaklah bacaan talbiyah (umrah) ini dengan suara yang lantang sepanjang perjalanan ke Makkah, dan berhentilah dari talbiyah ketika menjelang thawaf.
📛 Hindarilah talbiyah secara bersama-sama (berjamaah), karena yang demikian itu tidak pernah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya radhiyallahu ‘anhum.

📋 Di antara hal-hal yang harus diperhatikan ketika berihram adalah sebagai berikut:
Menjalankan segala apa yang telah diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala seperti shalat lima waktu dan kewajiban-kewajiban yang lainnya.
Meninggalkan segala apa yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di antaranya; kesyirikan, perkataan kotor, kefasikan, berdebat dengan kebatilan, dan kemaksiatan lainnya.
Tidak boleh mencabut rambut atau pun kuku, namun tidak mengapa bila rontok atau terkelupas tanpa sengaja.
Tidak boleh mengenakan wewangian baik pada tubuh ataupun kain ihram. Dan tidak mengapa adanya bekas wewangian yang dikenakan sebelum melafazhkan niat ihram.
Tidak boleh berburu atau pun membantu orang yang berburu.
Tidak boleh mencabut tanaman yang ada di tanah suci, tidak boleh meminang wanita, menikah, atau pun menikahkan.
Tidak boleh menutup kepala dengan sesuatu yang menyentuh (kepala tersebut) dan tidak mengapa untuk memakai payung, berada di bawah pohon, ataupun atap kendaraan.
Tidak boleh memakai pakaian yang sisi-sisinya melingkupi tubuh (baju, kaos), imamah (sorban), celana, dan lain sebagainya.
Diperbolehkan untuk memakai sandal, cincin, kacamata, walkman, jam tangan, sabuk, dan tas yang digunakan untuk menyimpan uang, data penting dan yang lainnya.
Diperbolehkan juga untuk mengganti kain yang dipakai atau mencucinya, sebagaimana pula diperbolehkan membasuh kepala dan anggota tubuh lainnya.
Tidak boleh (bagi yang sudah berniat haji) melewati miqatnya dalam keadaan tidak mengenakan pakaian ihram.

🕹 Apabila larangan-larangan ihram tersebut dilanggar, maka dikenakan dam (denda) dengan menyembelih hewan kurban (seekor kambing/sepertujuh unta/sepertujuh sapi).

bersambung, insya Allah ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
3⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]

✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah

4. Bila telah tiba di Makkah (di Masjidil Haram) maka pastikan telah bersuci dari hadats (sebagai syarat thawaf, menurut madzhab yang kami pilih).

5. Lalu selempangkanlah pakaian atas ke bawah ketiak kanan, dengan menjadikan pundak kanan terbuka dan pundak kiri tetap tertutup.

6. Kemudian lakukanlah thawaf sebanyak 7 putaran. Dimulai dari Hajar Aswad dengan memosisikan Ka’bah di sebelah kiri anda, sambil mengucapkan “Bismillahi Allahu Akbar.” Dari Hajar Aswad sampai ke Hajar Aswad lagi, terhitung 1 putaran.

📌 Disunnahkan berlari-lari kecil (raml) pada putaran ke-1 hingga ke-3 pada thawaf qudum.

📌 Disunnahkan pula setiap kali mengakhiri putaran (ketika berada di antara 2 rukun: Yamani dan Hajar Aswad) untuk membaca:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Allah, limpahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan juga kebaikan di akhirat, serta jagalah kami dari adzab api neraka.”

📌 Disunnahkan pula setiap kali tiba di Hajar Aswad untuk mencium atau memegangnya lalu mencium tangan yang digunakan untuk memegang tersebut, atau pun berisyarat saja dengan tangan (tanpa dicium), sambil mengucapkan: “Allahu Akbar” atau “Bismillahi Allahu Akbar”.

📌 Disunnahkan pula setiap kali tiba di Rukun Yamani untuk menyentuh/mengusapnya tanpa dicium dan tanpa bertakbir. Dan bila tidak dapat mengusapnya maka tidak disyariatkan mengusapnya.

📌 Bila terjadi keraguan tentang jumlah putaran Thawaf, maka ambillah hitungan yang paling sedikit.

7. Seusai Thawaf, tutuplah kembali pundak kanan dengan pakaian atas anda, kemudian lakukanlah shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim (tempat berdirinya Nabi Ibrahim ketika membangun Ka’bah) walaupun agak jauh darinya. Dan bila kesulitan (tidak memungkinkan) mendapatkan tempat di belakang Maqam Ibrahim maka tidak mengapa shalat di bagian mana saja dari Masjidil Haram. Disunnahkan pada rakaat pertama membaca surat Al-Fatihah dan Al-Kafirun, sedangkan pada rakaat kedua membaca surat Al-Fatihah dan Al-Ikhlash.

8. Kemudian minumlah air zam-zam dan siramkan sebagiannya pada kepala.

9. Lalu ciumlah/peganglah Hajar Aswad bila memungkinkan, dan tidak dituntunkan untuk berisyarat kepadanya.

bersambung, insya Allah ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
4⃣🇲🇨🕋 TUNTUNAN MANASIK HAJI
[ Terutama Untuk Jama'ah Haji Indonesia ]

✍🏻 al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc hafizhahullah

10. Setelah itu pergilah ke bukit Shafa untuk bersa’i. Setiba di Shafa bacalah:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِن شَعَائِرِاللهِ

“Sesungguhnya Shafa dan Marwah itu termasuk dari syi’ar-syi’ar Allah.” (Al-Baqarah: 158)

أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِهِ

“Aku memulai (Sa’i) dengan apa yang dimulai oleh Allah (yakni Shafa dahulu kemudian Marwah, pen.).”

11. Kemudian menghadaplah ke arah Ka’bah (dalam keadaan posisi masih di Shafa), lalu ucapkanlah:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ

لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah tiada sekutu bagi-Nya, hanya milik-Nya segala kerajaan dan pujian, Dzat yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan serta Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah semata, yang telah menepati janji-Nya, memenangkan hamba-Nya dan menghancurkan orang-orang bala tentara kafir tanpa bantuan siapa pun.”

👉🏻 Ini dibaca sebanyak 3 kali. Setiap kali selesai dari salah satunya, disunnahkan untuk berdoa memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala apa yang kita inginkan.

12. Setelah itu berangkatlah menuju Marwah, dan ketika lewat di antara dua tanda hijau percepatlah jalan anda lebih dari biasanya. Setiba di Marwah lakukanlah seperti apa yang dilakukan di Shafa (sebagaimana yang terdapat pada point ke-11 di atas). Dengan demikian telah terhitung satu putaran. Lakukanlah yang seperti ini sebanyak 7 kali (dimulai dari Shafa dan diakhiri di Marwah).

13. Seusai Sa’i, lakukanlah tahallul dengan mencukur rambut kepala secara merata (bagi pria) dan bagi wanita dengan memotong sepanjang ruas jari dari rambut yang telah disatukan. Dengan bertahallul semacam ini, maka anda telah menunaikan ibadah umrah dan diperbolehkan bagi anda segala sesuatu dari mahzhuratil Ihram (hal-hal yang dilarang ketika berihram).

bersambung, insya Allah ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
*🏕🌅 APA ITU MANHAJ SALAF*

🎗 Definisi dan asal muasalnya

Manhaj adalah : Jalan dan metode yang jelas.

Yang dimaksud di sini adalah :
Metode dan langkah yang tergariskan dengan jelas, agar sampai pada pengetahuan tertentu.

🔹Kata *SALAFI* nisbah kepada *SALAF*. Setiap orang yang mendahuluimu, dari ayah-ayahmu dan kerabat-kerabatmu, maka mereka itu salaf (pendahulu)mu.
👉🏻 Bentuk kata jama'nya adalah *SILAF* atau *ASLAF"*. Kaum silaf maknanya : orang-orang terdahulu.

🔺Yang dimaksud di sini adalah :
"Apa saja yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya radiallahu'anhum berada di atasnya, demikian pula orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik."

🔅Sehingga *MANHAJ SALAF* adalah :
Jalan yang tercapai dengannya kemurnian mengikuti apa saja yang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabatnya berada di atasnya.

📌Atau bermakna : Berjalan di atas metodenya para shahabat dalam mengikuti Rasulullah shallahu alaihi wa sallam, dan berpegang dengan riwayat hadits.

Nisbah kepada *SALAF* adalah *SALAFI*. Sungguh penisbatan ini sering disebutkan di banyak tempat dari ucapan para ulama.

* AS-SALAFIYYAH* adalah jalannya ahlul hadist, yang mereka itu adalah Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

Inilah nama-nama mereka :
🔹Ahlul Hadist
🔸Ahlus Sunnah wal Jama'ah
🔹Salafiyyun
🔸Atbaa'u as-salaf

Allah ta'ala berfirman :
(ومن يشاقق الرسول من بعد ماتبين له الهدى ويتبع غير سبيل المؤمنين نوله ماتولى ونصله جهنم وساءت مصيرا)

"Barang siapa menentang Rasulullah dan mengikuti selain jalan kaum mukminin, niscaya Kami palingkan dia ke mana dia berpaling, dan Kami masukkan dia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam merupakan sejelek-jelek tempat." [ an-Nisaa : 115 ]

🛣 Jalannya kaum mukminin, yang pertama kali masuk adalah : apa saja yang di atasnya para sahabat ridwanullah-alaihim.
👉🏻 Sehingga keluar dari jalan mereka berarti merupakan perbuatan 'mengikuti selain jalan kaum mukminin'.

🔑Rasulullah shallahu alaihi wa sallam bersabda :

(عليكم بسنتي وسنة الخلفاء المهديين من بعدي)
"Wajib atas kalian berpegang dengan sunnahku dan sunnah khulafa' ar-rasyidin yang terbimbing setelahku"

📚al-Manhaj as-Salafi, Ta'rifuhu wa Simatuhu wa Da'watuhu al-Ishlahiyyah

✍🏻Karya asy-Syaikh Muhammad bin Umar Bazmul hafizhahullah

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🌋 KEBATILAN WAJIB DIBANTAH

Al-'Allamah Zaid Al-Madkhali rahimahullah,

🛡 *"Maka seluruh kebathilan WAJIB untuk dibantah. Sungguh Al-Qur'an dan as-Sunnah telah membantahnya, demikian juga para ahlul 'ilmi yang terdahulu dan sekarang berjalan sesuai metode ini.*

💣🗡 *Maka hal itu bukanlah termasuk dari celaan yang diharamkan, namun itu adalah menjelaskan tentang kebenaran."*

🖊 Audhah al-Ma'ani Syarh Muqoddimah Risalah Abi Zaid al-Qairawani hal.81.

———————««●»»————————

💢 قـال العلامـة *زيــــد المدخلـــي* رحمــه الله

👈 *فالباطـل يجـب أن يُــــــرَدّْ ، فقـد جـاء بِـرَدَّهِ الكتـابُ والسنَّـةُ ، ومشـى علـى ذلـك أئمـة العلـم السابــــق واللاحـــق ، فـﻻ يعتبـر مـن الطعــــن المحــــرَّم ، وإنمـا هـو بيــــــانٌ للحـــــــــــق* .

📝 أوضـح المعانـي شـرح مقدمـة *رسالـة أبـي زيــد القيروانـي* ٨١.


•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛣🗓1⃣ *WASIAT BERHARGA ASY-SYAIKH AL-'UTSAIMIN TENTANG PEDOMAN BAGI SESEORANG DALAM KEGIATANNYA SEHARI-HARI*

*BAGIAN 1*


📜 Wasiat indah dari asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin kepada salah seorang murid beliau ketika bertanya kepada syaikh tentang pedoman seseorang menjalani kegiatan keseharian dalam kehidupannya.

🗒 Engkau telah meminta kepadaku -semoga Allah memberkahimu- agar aku memberikan pedoman yang mudah dalam kehidupan sehari-hari. Aku memohon kepada Allah Ta'ala agar memberikan kepada kita semua taufiq menuju petunjuk, bimbingan, kebenaran, dan ketepatan langkah, serta menjadikan kita orang-orang yang mengikuti petunjuk, orang-orang yang shalih dan melakukan perbaikan.

📝 Maka aku katakan :

🖇 Pertama :
*Terhadap Allah 'Azza wa Jalla*

1⃣ Berusahalah dengan sungguh-sungguh agar Anda selalu bersama Allah 'Azza wa Jalla, yaitu dengan selalu dalam keadaan menghadirkan keagungan-Nya,
selalu merenungi tanda-tanda kekuasan-Nya di alam raya seperti penciptaan langit dan bumi, serta segala yang Allah jadikan di langit dan bumi tersebut yang menunjukkan ketinggian hikmah-Nya, kedahsyatan qudrah-Nya dan kebesaran rahmat dan karunia-Nya.

🏝 Dan juga selalu merenungi ayat-ayat syariat-Nya yang diutus dengannya para rasul, terlebih penutup mereka Muhammad shallallahu alaihi wa sallam

2⃣ Hendaknya hati Anda dipenuhi dengan rasa cinta kepada Allah 'Azza wa Jalla, karena berbagai nikmat yang telah Dia berikan kepadamu dan berbagai bala yang Dia hindarkan dari Anda. Terutama nikmat Islam dan nikmat istiqomah di atasnya. Hingga Allah menjadi yang paling Anda cintai dalam hidup Anda.

3⃣ Hendaknya hati Anda dipenuhi dengan rasa pengagungan terhadap Allah , hingga Allah menjadi sesuatu yang paling agung dalam diri Anda.

🛡 Karena dengan berkumpulnya rasa cinta dan pengagungan terhadap Allah dalam hati Anda, maka Anda akan istiqomah di atas ketaatan kepada-Nya. Anda menjalankan perintah-Nya karena rasa cinta, dan menjauhi larangan-Nya karena rasa pengagungan terhadap Nya.

4⃣ Hendaknya Anda mengikhlaskan ibadah seluruhnya untuk Allah Jalla wa 'Ala, bertawakal kepada-Nya dalam segala keadaan, merealisasikan tingkatan
اياك نعبد و اياك نستعين
"Hanya kepada-Mu aku beribadah, dan hanya kepada-Mu aku meminta pertolongan."

Anda selalu menghadirkan dalam hati bahwa Anda melaksanakan perintah dalam rangka mentaati perintah-Nya, meninggalkan larangan dalam rangka mentaati larangan-Nya.
Maka dengan hal itu Anda akan merasakan lezatnya ibadah yang tidak akan Anda rasakan jika dengan kelalaian, dan Anda akan dapatkan pertolongan dalam berbagai perkara yang tidak akan Anda dapatkan jika Anda bersandar pada diri sendiri.

📝 bersambung, insya Allah ...

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛣🗓2⃣ *WASIAT BERHARGA ASY-SYAIKH AL-'UTSAIMIN TENTANG PEDOMAN BAGI SESEORANG DALAM KEGIATANNYA SEHARI-HARI*

*BAGIAN 2*

🖇 Ke dua :

*Terhadap Rasulullah shallallahu alaihi wa salam*

1⃣ Anda mengedepankan kecintaan terhadapnya di atas kecintaan kepada seluruh makhkuq,

Anda mengedepankan petunjuk dan ajaran beliau - shallallahu alaihi wa salam- di atas petunjuk dan ajaran siapapun.

2⃣ Anda menjadikan beliau - shallallahu alaihi wa salam- sebagai imam (panutan/tauladan) bagimu dalam hal ibadah dan akhlaq.

🏜 Dengan Anda menghadirkan(dalam hati) ketika Anda melakukan sebuah ibadah tertentu bahwa Anda mengikuti ajaran beliau- shallallahu alaihi wa salam- dan seakan-akan beliau ada di depan dan Anda mengikutinya dari belakang beliau - shallallahu alaihi wa salam-, serta meniti jejak beliau.

🔰 Demikian pula ketika bergaul dengan manusia, Anda berhias dengan akhlaq beliau yang Allah tentangnya (artinya ) :

*Dan sesungguhnya engkau benar-benar berakhlak yang luhur [Al-Qalam : 4 ]*

💪 Apabila Anda berpegang dengan ini, maka Anda akan sangat semangat terhadap ilmu syariat dan akhlaq beliau- shallallahu alaihi wa salam-.

3⃣ Anda menjadi dai (penyeru yang mengajak) kepada sunnah beliau- shallallahu alaihi wa salam-, sebagai penolong dan pembela sunnah beliau- shallallahu alaihi wa salam-,

*Sesungguhnya Allah akan menolongmu sesuai pertolonganmu terhadap syariat-Nya.*

📝 Bersambung, insya Allah ...

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛣🗓3⃣ *WASIAT BERHARGA ASY-SYAIKH AL-'UTSAIMIN TENTANG PEDOMAN BAGI SESEORANG DALAM KEGIATANNYA SEHARI-HARI*

*BAGIAN 3*


Ke tiga :

*Amalan Sunnah/Tidak Wajib sehari-hari*

1⃣ Jika Anda bangun malam maka berdzikir dan berdoalah kepada Allah apapun yang Anda inginkan.

👍 Karena doa pada waktu ini lebih besar harapannya untuk dikabulkan. Kemudian bacalah firman Allah mulai dari ayat 190 sampai akhir surat Ali Imran, ada 10 ayat.

2⃣ Shalatlah apa yang mudah bagi Anda di akhir malam dan tutuplah dengan witir.

3⃣ Jagalah (senantiasa lakukanlah) apa yang mudah bagi Anda dari dzikir-dzikir pagi.

Bacalah 100x

لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير

4⃣ Shalatlah dua rakaat Shalat Dhuha.

5⃣ Jagalah (senantiasa lakukanlah) apa yang mudah bagi Anda dari dzikir-dzikir petang.

📝 Bersambung, insya Allah ...

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛣🗓4⃣ *WASIAT BERHARGA ASY-SYAIKH AL-'UTSAIMIN TENTANG PEDOMAN BAGI SESEORANG DALAM KEGIATANNYA SEHARI-HARI*

*BAGIAN 4 (TERAKHIR)*


Ke empat :

*Metode dalam Menuntut Ilmu*

1⃣ Semangatlah dalam menghafal Kitabullah dan buatlah setiap hari waktu khusus untuk membaca dengan bacaan yang disertai tadabbur dan memahami.
📝 *Jika Anda mendapatkan faedah ditengah-tengah bacaan Anda, maka catatlah faedah tersebut.*

2⃣ Semangatlah untuk menghafal apa yang mudah bagi Anda berupa hadits-hadits yang shahih dari Rasululllah shallallahu alaihi wa salam, diantaranya menghafal kitab "Umdatul Ahkam".

3⃣ Semangatlah untuk fokus dan kokoh (dalam mendapatkan ilmu), dengan Anda tidak mengambil sedikit ilmu dari "orang ini" dan sedikit lainnya dari "orang itu". Karena hal ini hanya menyia-nyiakan waktu dan mengacaukan pikiran Anda.

4⃣ Mulailah dari kitab-kitab yang kecil (sederhana) dan pelajarilah baik-baik, kemudian berpindah ke yang lebih di atasnya, sampai Anda mendapatkan ilmu setahap demi setahap sehingga ilmu tersebut kokoh terpatri di dalam hati Anda dan jiwa anda menjadi tenang.

5⃣ Semangatlah untuk mengetahui pokok-pokok dan kaedah-kaedah setiap permasalahan.

Catatlah setiap yang Anda lewati dari hal ini, sebagaimana perkataan :

"Barangsiapa yang diharamkan (dijauhkan)darinya pokok-pokok permasalahan, maka dijauhkan pula untuk dia sampai terhadap titik permasalah tersebut"

6⃣ Diskusikan permasalahan-permasalahan bersama guru Anda atau orang yang terpercaya ilmu dan agamanya dari kalangan teman-teman Anda. Kalau seandainya tidak ada seseorang yang bisa Anda ajak berdiskusi, maka buatlah di benak Anda seolah-olah ada seseorang sedang berdiskusi dengan Anda.

Demikianlah (apa yang bisa aku sampaikan) dan aku memohon kepada Allah Ta'ala agar mengajarkan ilmu yang bermanfaat bagimu dan menjadikan ilmu tersebut bermanfaat bagimu, serta menambahakan ilmu kepadamu.
Semoga Allah menjadikanmu termasuk dari hamba-hamba-Nya yang shalih dan golongan-Nya yang beruntung

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

🖊 Ditulis oleh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin pada tanggal 3 Rajab 1412 H

📚 Majmu' Fatawa Wa Rasail asy- #Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah Jilid 26 hal. 435

📝 Bersambung, insya Allah ...

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📮🖇 SYARI'AT IBADAH QURBAN

🎗🖼 Allah Subhanahu wa Ta'ala mensyari’atkan menyembelih al-Udhiyah (hewan kurban) bagi kaum muslimin yang memiliki kemampuan. Hal ini Allah sebutkan dalam firman-Nya:

“Maka dirikanlah shalat karena Rabb-mu; dan menyembelihlah.” (Al-Kautsar: 2)

Di dalam ayat ini yang dimaksud dengan “menyembelih”  adalah menyembelih hewan qurban pada hari nahr (‘Idul Adha dan tiga hari setelahnya).
Pendapat ini dipilih oleh mayoritas ahli tafsir dan dikuatkan oleh Ibnu Katsir. (Lihat Zadul Masir 6/195 dan Tafsir Ibnu Katsir 8/503)

Sumber http://manhajul-anbiya.net

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
⛵️ MAKNA UDHIYYAH

Al-Udhiyah adalah bentuk tunggal dari al-Adhahi.

Al-Imam al-Jurjani menjelaskan, bahwa
🔻 al-Udhiyah adalah nama untuk hewan kurban yang disembelih pada hari-hari nahr (Idul Adha dan 3 hari setelahnya) dengan niat mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. (At-Ta’rifat 1/45)


Sumber http://manhajul-anbiya.net

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌅 HUKUM UDHIYYAH

▶️ Mayoritas ulama berpendapat bahwa hukum berkurban adalah SUNNAH MU'AKKADAH (Sunnah yang sangat ditekankan), dan bagi orang yang memiliki kemampuan agar tidak meninggalkannya.

Adapun jika berqurbannya karena wasiat atau nadzar maka menjadi wajib untuk ditunaikan.

📖 (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz 16/156 dan Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin 25/10)

Sumber http://manhajul-anbiya.net

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~