Manhajul Anbiya
11.9K subscribers
2.08K photos
238 videos
224 files
5.51K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
🎯💊💥 YANG PALING MENGGEMBIRAKAN IBLIS DAN BALA TENTARANYA

💎 Sebagian salaf -rahimahumullah- mengatakan :

🔥"Ketika Iblis dan bala tentaranya berkumpul, maka tidak bergembira terhadap sesuatu seperti gembiranya mereka terhadap tiga hal :
🔫 seorang mukmin membunuh mukmin yang lainnya.
💉 seorang mati di atas kekufuran.
🚨 hati yang padanya terdapt rasa takut terhadap kemiskinan."

📚sumber: Thariq al-Hijratain, Ibnul Qayyim (1/33)


📚عداوة الشيطان📚

📌قال بعض السَلَف :
«إِذا اجتمع إبليس وجنوده لم يفرحوا بشيء كفرحهم بثلاثة أَشياءَ:

🔺مؤمن قتل مؤمناً
🔺ورجل يموت على الكفر
🔺 وقلب فيه خوف الفقر».

📖طريق الهجرتين لابن القيم(٣٣/١)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
💥🌑 KUDETA / PEMBERONTAKAN SALAH SATU SEBAB FITNAH DAN LEMAHNYA KAUM MUSLIMIN

🎗 al-'Allamah Muqbil bin Hadi al-Wadi'i rahimahullah,

🌋 "Kudeta pada masa ini bukanlah sebab perbaikan kondisi masyarakat. Bahkan itu merupakan sebab fitnah dan lemahnya kaum muslimin."

‏قال شيخنا مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله:

الإنقلابات في هذا الوقت لا تكون سبباً لإصلاح المجتمع بل تكون سبباً للفتن وضعف المسلمين .

Lihat Tweet @muqbelWadi: https://twitter.com/muqbelWadi/status/754156682771587074?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🎗 KEMBALI KEPADA AL-HAQ (KEBENARAN)

📂 Asy-Syaikh ibn 'Utsaimin rahimahullah berkata :

"Siapa saja yang ruju'/kembali kepada al-haq, maka kedudukannya akan bertambah tinggi di hadapan Allah kemudian di hadapan makhluk-Nya."

📒Sumber : al-Qaul al-Mufid (1/385)

‏قال ابن عثيمين :
فكل من رجع إلى الحق ، ازدادت منزلته عند الله سبحانه ثم عند خلقه .
~
القول المفيد [٣٨٥/١]

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🌅🕌 PRINSIP AHLUS SUNNAH TERKAIT DENGAN KETAATAN KEPADA ULIL AMRI (Pemerintah Islam)

1⃣ Ahlus Sunnah berkeyakinan wajibnya mentaati ulil amri.  Berdasarkan :

🎗 Firman Allah Ta’ala :

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُم} [النساء: 59]

“Wahai orang-orang beriman, taatilah Allah dan Taatilah Rasul, serta ulil amri di antara kalian.” (An-Nisa’ : 59)

🎗 Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

«اسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَإِنِ اسْتُعْمِلَ حَبَشِيٌّ كَأَنَّ رَأْسَهُ زَبِيبَةٌ»

“Dengar dan taatilah (ulil amri), meskipun yang diangkat adalah seorang budak habasyi seakan-akan kepalanya adalah biji anggur.” (HR. Al-Bukhari693)

«أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ، وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا»

“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah, dan mendengar dan taat (kepada ulil amri), meskipun (yang menjadi ulil amri) adalah seorang budak habasyi.” (HR. Abu Dawud 4607, At-Tirmidzi 2676)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌅🕌 PRINSIP AHLUS SUNNAH TERKAIT DENGAN KETAATAN KEPADA ULIL AMRI (Pemerintah Islam)

2⃣ Ketaatan Kepada ulil amri tersebut wajib, baik dalam perkara yang kita sukai ataupun dalam perkara yang kita benci, selama ulil amri tersebut masih muslim

«أَنْ بَايَعَنَا عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ، فِي مَنْشَطِنَا وَمَكْرَهِنَا، وَعُسْرِنَا وَيُسْرِنَا وَأَثَرَةً عَلَيْنَا، وَأَنْ لاَ نُنَازِعَ الأَمْرَ أَهْلَهُ، إِلَّا أَنْ تَرَوْا كُفْرًا بَوَاحًا، عِنْدَكُمْ مِنَ اللَّهِ فِيهِ بُرْهَانٌ»

“Kami berbaiat (kepada Rasulullah) untuk mendengar dan mentaati (ulil amri), baik dalam kondisi kami senang atau benci, baik dalam kondisi lapang maupun sulit, dan walaupun mereka menghalangi hak-hak kami. Dan kami berbaiat untuk tidak mencabut kepemimpinan tersebut dari orang yang memegangnya, kecuali jika kalian melihat (mendapati) kekufuran yang nyata (pada ulil amri tersebut) yang kalian memiliki bukti dari Allah tentang kekufurannya.” (Al-Bukhari 7056, Muslim 1079)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌅🕌 PRINSIP AHLUS SUNNAH TERKAIT DENGAN KETAATAN KEPADA ULIL AMRI (Pemerintah Islam)

3⃣ Ketaatan kepada ulil amri tersebut wajib, baik ulil amri itu adil maupun zhalim/banyak melakukan kemungkaran

🎗 Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — bersabda :

«إِنَّكُمْ سَتَرَوْنَ بَعْدِي أَثَرَةً وَأُمُورًا تُنْكِرُونَهَا» قَالُوا: فَمَا تَأْمُرُنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: «أَدُّوا إِلَيْهِمْ حَقَّهُمْ، وَسَلُوا اللَّهَ حَقَّكُمْ»

“Sesungguhnya kalian akan melihat sepeninggalku atsarah (yakni korup) dan berbagai perkara yang kalian mengingkarinya.” Wahai Rasulullah kalau begitu apa yang engkau perintahkan kepada kami? Rasulullah menjawab,“Tunaikanlah kepada mereka (ulil amri) hak mereka (yakni taatilah mereka), dan mintalah kepada Allah hak kalian.” (Al-Bukhari 7052, Muslim 1843).

🗒 Menjelaskan hadits di atas, an-Nawawi rahimahullah mengatakan,
“berita ini merupakan salah satu mukjizat kenabian. Berita ini telah terjadi berulang-ulang, dan peristiwa tersebut didapati berkali-kali. Pada hadits tersebut terdapat dorongan untuk tetap mendengar dan mentaati (ulil amri) meskipun ulil amri-nya adalah seorang yang zhalim dan sangat lalim. Maka ulil amri tersebut tetap wajib ditunaikan haknya, yaitu ketaatan kepadanya, tidak memberontak terhadapnya dan tidak melepaskan (ketaatan) kepadanya. Namun (yang semestinya dilakukan adalah) memohon kepada Allah dalam menghilangkan gangguannya (kezhalimannya), mencegah kejelekannya, dan memperbaikinya.”
📚 (lihat Syarh Muslim no. 1843)

Lebih tegas lagi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menggambarkan kezhaliman ulil amri, namun demikian tetap wajib mentaatinya, yaitu dalam hadits berikut,

«يَكُونُ بَعْدِي أَئِمَّةٌ لَا يَهْتَدُونَ بِهُدَايَ، وَلَا يَسْتَنُّونَ بِسُنَّتِي، وَسَيَقُومُ فِيهِمْ رِجَالٌ قُلُوبُهُمْ قُلُوبُ الشَّيَاطِينِ فِي جُثْمَانِ إِنْسٍ» ، قَالَ: قُلْتُ: كَيْفَ أَصْنَعُ يَا رَسُولَ اللهِ، إِنْ أَدْرَكْتُ ذَلِكَ؟ قَالَ: «تَسْمَعُ وَتُطِيعُ لِلْأَمِيرِ، وَإِنْ ضُرِبَ ظَهْرُكَ، وَأُخِذَ مَالُكَ، فَاسْمَعْ وَأَطِعْ»

 “Akan ada sepeninggalku para pemimpin yang tidak mengambil petunjukku dan tidak mengambil sunnahku. Dan akan muncul di tengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya adalah hati syaithan dalam wujud manusia.” Aku bertanya, “Apa yang harus aku perbuat apabila aku mendapati itu?”Rasulullah menjawab, “Tetaplah engkau mendengar dan mentaati pimpinan meskipun dia memukul punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar dan taat!!” (Muslim 1847)

🗒 An-Nawawi rahimahullah menjelaskan,
“Pada hadits ini terdapat dalil untuk senantiasa konsisten bersama pemerintah muslimin dan pimpinannya, serta kewajiban mentaati mereka meskipun mereka berbuat fasik dan melakukan kemaksiatan berupa merampas harta dan yang lainnya. Maka wajib mentaati mereka dalam perkara selain maksiat.”
📚 (lihat Syarh Muslim no. 1847)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌅🕌 PRINSIP AHLUS SUNNAH TERKAIT DENGAN KETAATAN KEPADA ULIL AMRI (Pemerintah Islam)

4⃣ Tidak Boleh Taat kepada ulil amri ketika diperintah kepada Kemaksiatan

«السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ عَلَى المَرْءِ المُسْلِمِ فِيمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ، مَا لَمْ يُؤْمَرْ بِمَعْصِيَةٍ، فَإِذَا أُمِرَ بِمَعْصِيَةٍ فَلاَ سَمْعَ وَلاَ طَاعَةَ»

“Wajib untuk mendengar dan mentaati (ulil amri) atas seorang muslim, baik dalam perkara yang ia sukai atau ia benci, selama ia tidak diperintah dengan kemaksiatan. Apabila diperintah untuk bermaksiat, maka tidak ada kewajiban mendengar dan taat.” (Al-Bukhari 7144).

Yakni tidak mentaati perintah berbuat maksiat tersebut.
👉🏻 Bukan berarti kemudian keluar dari ketaatan kepada ulil amri secara total, atau menentang dan memberontak kepadanya. Tidak demikian. Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berpesan,

«مَنْ رَأَى مِنْ أَمِيرِهِ شَيْئًا فَكَرِهَهُ فَلْيَصْبِرْ، فَإِنَّهُ لَيْسَ أَحَدٌ يُفَارِقُ الجَمَاعَةَ شِبْرًا فَيَمُوتُ، إِلَّا مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً»

“Barangsiapa mendapat pada pimpinannya sesuatu (kemungkaran/kemungkaran) sehingga diapun membencinya, maka hendaknya dia bersabar (yakni tidak keluar dari ketaatan). Karena tidaklah seorangpun berpisah dari jama’ah (kaum muslimin) walaupun sejengkal saja, kemudian dia mati, kecuali matinya adalah kematian jahiliyyah.” (al-Bukhari 7143)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌅🕌 PRINSIP AHLUS SUNNAH TERKAIT DENGAN KETAATAN KEPADA ULIL AMRI (Pemerintah Islam)

5⃣ Apabila terjadi kemungkaran pada ulil amri, maka rakyat menasehatinya secara rahasia. Bukan menentangnya, atau memprotesnya di atas mimbar, atau berdemo, atau bahkan memberontaknya.

🎗 Hal ini sebagaimana bimbingan baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“مَنْ أَرَاَد أَنْ يَنْصَحَ لِذِي سُلْطَانٍ فَلاَ يُبْدِهِ عَلاَنِيَّةً، وَلَكِن يَأْخُذُ بِيَدِهِ، فَيَخْلُو بِهِ، فَإِنْ قَبِلَ مِنْهُ فَذَلِكَ، وَإِلاَّ كَانَ قَدْ أَدَّى الَّذِى عَلَيهِ”

“Barangsiapa yang hendak menasehati seorang yang memiliki kekuasaan, maka janganlah menyampaikannya secara terang-terangan. Namun hendaknya dia mengambil tangannya, dan menyendiri dengannya. Apabila ia (penguasa tersebut) mau menerima (nasehat) darinya maka itulah (yang diharapkan). Apabila tidak, maka dia telah melaksanakan kewajibannya (untuk menasehati penguasa).”  (Ibnu Abi ‘Ashim hal. 508).

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🖼📺📠 HUKUM PERMAINAN/GAME POKEMON

🎯 Komisi Tetap untuk Fatwa dan Riset Ilmiah (al-Lajnah ad-Da'imah li al-Ifta' wa al-Buhuts al-'Ilmiyyah) Kerajaan Saudi 'Arabia
-------------------------

"Permainan ini terdapat padanya sejumlah pelanggaran syar'i, di antaranya :
Syirik kepada Allah, yaitu meyakini banyak tuhan.
Judi yang Allah haramkan dengan nash al-Qur'an, Allah jadikan bersama dengan khamer (minuman keras) dan undian, yaitu dalam firman-Nya :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأَنْصَابُ وَالأَزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (90) إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلاَةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ
"Wahai orang-orang beriman, sesungguhnya khamr (arak), judi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaithan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kalian beruntung.
Sesungguhnya syaithan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kalian lantaran khamr dan judi itu, dan menghalangi kalian dari mengingat Allah dan shalat. Maka berhentilah kalian (dari melakukan perbuatan itu)!! [ al-Maa'idah : 90-91 ]

Mempopulerkan syi'ar-syi'ar kekufuran dan propagandanya, mempopulerkan gambar-gambar yang diharamkan.
Memakan harta dengan cara batil.

🌋🛰 Karena pelanggaran-pelanggaran syar'i tersebut, maka al-Lajnah ad-Da'imah (Komite Tetap untuk Fatwa dan Riset) memandang bahwa
permainan tersebut HARAM,
demikian pula uang yang dihasilkan dari permainan tersebut juga HARAM, karena itu adalah judi yang diharamkan.
HARAM juga memperjualbelikannya, karena itu merupakan sarana yang mengantarkan kepada apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

🌷🌼 Al-Lajnah ad-Da'imah mewasiatkan kepada segenap kaum muslimin untuk waspada darinya (Pokemon) dan MELARANG ANAK-ANAK MEREKA DARI mengambil dan bermain dengannya. Ini demi menjaga agama, aqidah, dan akhlak anak-anak.

وبالله التوفيق . وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم .
🏫 al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Imiah wa al-Ifta'

Selengkapnya lihat :
🌎 http://www.alifta.net/Fatawa/fatawaDetails.aspx?View=Page&PageID=8787&PageNo=1&BookID=2

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🇲🇨 MENDO'AKAN KEBAIKAN UNTUK PEMERINTAH MUSLIM

al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata,

🍇🍋 "Sungguh aku benar-benar mendo'akan untuk pemerintah agar diberikan ketepatan melangkah dan taufiq, (aku berdo'a) malam dan siang. Aku memandang bahwa ini sebagai kewajiban atasku untuk pemerintah."

📙as-Sunnah, al-Khallaal 1/83

‏قال الإمام أحمد بن حنبل رحمه الله:
"إني لأدعو لولي الأمر بالتسديد والتوفيق في الليل والنهار وأرى له ذلك واجبا علي".

السنة،للخلال(٨٣/١).

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌅📋 MENDO'AKAN KEBAIKAN UNTUK PEMERINTAH ADALAH CIRI-CIRI AHLUS SUNNAH

Al-Imam al-Barbahari rahimahullah berkata,

💥 “Apabila engau melihat ada orang mendoakan kejelekan terhadap penguasa, maka ketahuilah bahwa dia seorang PENGEKOR HAWA NAFSU.
🍇 Apabila engkau melihat ada orang yang mendoakan kebaikan untuk penguasa, maka ketahuilah dia seorang PENGUSUNG SUNNAH, insya Allah.”

📚 Syarhus Sunnah, 136

قال البربهاري :
وإذا رأيت الرجل يدعو على السلطان؛ فاعلم أنه صاحب هوى. وإذا رأيت الرجل يدعو للسلطان بالصلاح فاعلم أنه صاحب سنة، إن شاء الله

📚 شرح السنة ١٣٦

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
*📛HATI-HATI DARI PERKARA-PERKARA YANG DAPAT MERUSAK AMALANMU*

✍🏻Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata,
"Hati-hatilah engkau dari sesuatu yang dapat merusak amalanmu.
🔥 Yang dapat merusak amalanmu adalah RIYA'.

🔥 Kalau bukan Riya', maka (yang akan merusak amalmu adalah) BERBANGGA diri, sampai-sampai dikhayalkan, "bahwa engkau lebih baik dari pada saudaramu". Padahal bisa jadi engkau tidak mampu mengamalkan sebuah amalan yang mana dia mampu melakukannya. Padahal bisa jadi dia lebih berhati-hati dari perkara-perkara haram dibandingkan engkau, dan dia lebih suci amalannya dibandingkan engkau.

🔥 Kalau engkau tidak termasuk orang yang berbangga terhadap dirimu, maka hati-hatilah engkau dari sikap SENANG DENGAN PUJIAN MANUSIA. Bentuk pujian mereka; engkau senag mereka memuliakanmu dengan amalanmu, dan memandangmu dengan kemulian dan memiliki kedudukan di hati-hati mereka

atau kebutuhan yang engkau cari dari mereka pada banyak perkara. Dan engkau menyangka bahwa engkau menginginkan dengan amalanmu untuk mengharapkan kehidupan akhirat dan tidak menginginkan dengannya selain itu.

🌷Cukuplah dengan banyak mengingat kematian sebagai bentuk kezuhudan terhadap dunia ini, dan sebagai motivasi untuk kehidupan akhirat.

🌴Cukuplah dengan panjangnya angan-angan sebagai bentuk sedikitnya rasa takut, dan sebagai kelancangannya untuk melakukan kemaksiatan.
🎗 Cukuplah sebagai kesedihan dan penyesalan pada hari kiamat, bagi seseorang yang telah memiliki ilmu namun tidak mengamalkannya.

📙Hilyatu al-Auliya' juz 6, hal 391

_____________💐💐___________

💎 فائدة عظيمة 💎
📝📝

📝قال سفيان الثوري-رحمه الله

إيـــــاك وما يفسد عليك عملك فإنما يفسد عليك عملك الرياء
👆🏻

🔵 فإن لم يكن رياء فإعجابك بنفسك حتى يخيل إليك أنك أفضل من أخ لك، وعسى أن لا تصيب من العمل مثل الذي يصيب ولعله أن يكون هو أورع منك عما حرم الله وأزكى منك عملا 👇

🔖فإن لم تكن معجبا بنفسك🔄
فـــــإيّاك أن تحب محمدة الناس ومحمدتهم أن تحب أن يكرموك بعملك ويروا لك به شرفا ومنزلة في صدورهم أو حاجة تطلبها إليهم في أمور كثيرة، فإنما تريد بعملك زعمت وجه الدار الآخرة لا تريد به غيره،

💫فكفى بكثرة ذكر الموت مزهدا في الدنيا ومرغبا في الآخرة وكفى بطول الأمل قلة خوف وجرأة على المعاصي، وكفى بالحسرة والندامة يوم القيامة لمن كان يعلم ولا يعمل

📚حلية الأولياء(6/391)

📋💢📋

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌇🌅 PENTINGNYA KEWIBAWAAN PEMERINTAH MUSLIMIN

✍🏻asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah berkata :

"Apabila telah jatuh wibawa seorang raja, akan rusaklah negeri, akan timbul kekacauan, fitnah, kejelekan, dan kerusakan."

📚Majmu' Fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin juz 21, hal 43

--------------🌷🌷-----------

🔹قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله :‏

《 وإذا سقطت هيبة السلطان فسدت البلدان، وحلَّت الفوضى والفتن، والشر والفساد .》

📚 مجموع فتاوى ورسائل ابن عثيمين (21 /43)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
💐🌺🌹 *HATI YANG HIDUP*


📝 Ibnul Qayyim _rahimahullah_berkata :

*"Hati yang sehat dan hidup adalah hati yang jika dihadapkan kepadanya keburukan,*

🌱 Hati tersebut akan menjauh darinya dengan sendirinya,
🌱 Membenci keburukan tersebut,
🌱 Tidak menoleh kepada keburukan tersebut.

📚 Sumber : Ighatsatu al-Lahfan jilid 1 hal. 20



📝 القلب الحي .

▪️قال ابن القيم :

فالقلب الصحيح الحي إذا عرضت عليه القبائح نفر منها بطبعه وأبغضها ولم يلتفت إليها .

[اغاثة اللهفان (٢٠/١)]

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏡 PENTINGNYA PERGAULAN YANG BAIK ANTARA SUAMI ISTERI

Asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari _hafizhahullah_ berkata:

🏡 Sesungguhnya hubungan suami isteri adalah hubungan yang mengakar (dalam jiwa, pen), dan memiliki harapan yang jauh.

Semoga Allah merahmati suami yang
💺 baik latar belakang,
🍎 baik hati nuraninya,
mudah,
penyabar,
💎 lemah lembut,
🌷 pengasih,
🌼 penyayang terhadap istrinya, demi mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya _shalallahu alaihi wa sallam_, sehingga ia tidak membebaninya dengan tugas yang di luar batas kemampuannya.

🌂 Semoga Allah merahmati istri yang tidak menuntut kesalahan suaminya, serta tidak berbicara dengan suara tinggi (yang bisa menimbukan keributan, pen).

....................................

🍊 Dikutip dari khutbah Jum'at asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari _hafizhahullah_ yang bertema _"Husnu al-'Isyroh az-Zaujiyah"_

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏡 KEBAHAGIAAN SUAMI ISTERI BERARTI KEBAHAGIAAN BAGI UMAT

Asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari _hafizhahullah_ berkata:

🎗 Cinta kasih antara suami istri merupakan salah satu sebab kebahagiaan bagi suatu kaum. Kebahagiaan kaum tersebut adalah kebahagiaan bagi umat ini yang terdiri dari sekian banyak kaum, dan kaum yang terdiri dari sekian banyak pasangan suami.

🌺 Keharmonisan dan kelemahlembutan, kedua hal ini lah yang menciptakan suasana hati umat ini (menjadi tentram, pen).

💯 Kesempurnaan dan keseimbangan yang ada padanya menjadi penyempurna dan penyeimbang dalam struktur umat ini, sekaligus penyejuk pandangan mereka secara keseluruhan.

💢 Kerusakan dan kelemahan yang terjadi, merupakan (penyebab timbulnya, pen) penyakit bagi umat ini, yang menyeret kepada sumber kehancuran.

Barangsiapa yang tidak memiliki kebaikan terhadap keluarganya, ia tidak baik pula terhadap umat. Nabi _shalallahu alaihi wa sallam_ bersabda dalam hadits _shahih_ yang diriwayatkan oleh al-Imam at-Tirmidzi _rahimahullah_ dalam kitab beliau _al-Jami'_:

خيركم خيركم لأهله، وأنا خيركم لأهلي
_"Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik (muamalahnya, pen) terhadap keluarga (isteri)nya. Dan aku adalah orang terbaik di antara kalian terhadap keluarga (isteri)ku"_
....................................

🍊 Dikutip dari khutbah Jum'at asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari _hafizhahullah_ yang bertema "Husnu al-'Isyroh az-Zaujiyah"

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~
🍊🍋 LIHATLAH AMAL-AMALMU

🎗 al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah,

🛍 "Seorang mukmin hendaknya senantiasa mengevaluasi, mengawasi, dan meninjau dirinya.
Jangan berbangga dan merasa berjasa dengan amalnya.
🗒 Namun hendaknya dia berjuang bersungguh-sungguh (dalam membenahi) dirinya, semoga (dengan itu) dia selamat."

📚 Syarh al-'Aqidah al-Wasithiyyah, hal. 92

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~