Manhajul Anbiya
11.8K subscribers
2.08K photos
238 videos
224 files
5.5K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
⛵️🚃 SHALAT 'IED BAGI SEORANG MUSAFIR

Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah pernah ditanya:

🎒 "Apakah disyariatkan shalat ied bagi seorang musafir?"

Beliau menjawab:
"👋 TIDAK DISYARI'ATKAN SHALAT IED BAGI MUSAFIR, sebagaimana tidak disyariatkan shalat Jum'at baginya.

🔑 Namun, Jika musafir tersebut berada di daerah yang di situ dilaksanakan Shalat Ied, maka ia pun diperintahkan untuk melaksanakan shalat ied bersama kaum muslimin.

📒 Majmu' Fatawa wa Rasail al-Utsaimin 16/236

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🕹 ADAKAH DZIKIR SETELAH SHALAT 'IED

Tanya :
"Dzikir-dzikir yang dikerjakan setelah setiap shalat fardhu, apakah (dzikir-dzikir) tersebut (dibaca,-pen) juga setelah shalat Jum'at dan Shalat 'Ied ('idul fitri dan 'idul adha,-pen)?"

Jawab:
"Dzikir dan do'a-do'a yang datang dari Rasulullah shallahu alaihi wa sallam yang diucapkan setiap usai shalat fardhu (wajib) DISUNNAHKAN PULA untuk diucapkan USAI SHALAT JUM'AT. Karena (shalat jum'at) adalah shalat yang diwajibkan berjama'ah, maka ia menyerupai seluruh shalat fardhu, sehingga ia masuk/tergolong pada keumuman (hadits) yang di riwayatkan dari al-Mughirah bin Syu'bah –radhiyallahu anhu–, beliau berkata ;
“Dahulu Nabi shallahu alaihi wa sallam ketika usai mengerjakan shalat-shalat maktubah (shalat fardhu/wajib,-pen) beliau mengucapkan 'la ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu, lahu al-Mulku wa lahu al-Hamdu wa Huwa 'ala kulli syai'in qadir, Allahumma la mani'a lima a'thaita wala mu'thiya lima mana'ta wala yanfa'u dza al-Jaddi minka al-Jaddu' ”.

Maka disunnahkan bagi yang melaksanakan shalat Jum'at untuk mengucapkan dzikir dan do'a-do'a yang disyariatkan setiap usai shalat fardhu, seperti shalat Zhuhur, 'Ashr, dan 'Isya.

Adapun Shalat 'idain ('idul fitri dan 'idul adha,-pen) TIDAK ADA dzikir dan do'a-do'a yang di khususkan setelah salam, menurut yang kami ketahui.

Wa billahit taufiq, wa shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad wa alihi wa shahbihi wa sallam.

🏫 Al-Lajnah Ad-Daimah Li al-Buhuts Al-'Ilmiyah wa al-Ifta'

📜 Fatwa nomor (19327).

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🚠🖲 BOLEH PERGI/PULANG SEBELUM KHUTBAH 'IED

📚 Dari Abdullah bin as-Saib, ia berkata, aku pernah menghadiri shalat 'id bersama Rasulullah. Begitu shalat selesai, beliau bersabda,
إنا نخطب فمن يجلس للخطبة فليجلس و من أحب أن يذهب فليذهب.

"Kami hendak berkhuthbah, barangsiapa yang ingin duduk mendengarkan khuthbah maka dipersilakan duduk. Bagi yang ingin pulang, maka dipersilakan pulang."
📓 HR. Abu Dawud 1155, disahihkan al-Albani dalam "Shahih Abu Dawud" 1048

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌈🛤 HUKUM BERBICARA KETIKA KHUTBAH 'IED SEDANG BERLANGSUNG

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin - rahimahullah- ditanya;

"Apa hukumnya berbincang ketika khuthbah ied sedang berlangsung?"

🎒 Beliau menjawab :
"Dalam permasalahan ini terjadi perbedaan pendapat di kalangan para ulama' rahimahumullah.
Sebagian mereka berpendapat HARAM berbicara/berbincang ketika khuthbah ird sedang berlangsung, dan
Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa perkara tersebut BOLEH. Karena menghadiri khuthbah ied tidak wajib, maka mendengarkannya pun juga tidak wajib.

📎 Tidak diragukan, bahwa termasuk adab yang baik adalah TIDAK BERBICARA (ketika khuthbah).
👉 Karena, jika dia berbicara/berbincang maka dia menyibukkan dirinya dan lawan bicaranya (dari mendengarkan khutbah id - pen), atau dia sibuk mendengarkan perbincangannya dan memperhatikannya."

📒 Majmu' Fatawa wa Rasa'il Ibnu 'Utsaimin 16/246

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🇸🇦🏅💐 SAUDI ARABIA PENYEJUK PANDANGAN

al-'Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah,

🌴 "Saudi 'Arabia adalah penyejuk pandangan negeri-negeri di dunia Islam. Keamanan Saudi berarti keamanan bagi kaum muslimin di semua tempat."

‏العلامة الفوزان: السعودية قرة أعين بلاد العالم الإسلامي، وأمنها أمن للمسلمين في كل مكان.

Lihat Tweet @ssa_at: https://twitter.com/ssa_at/status/750300728498020352?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔴 Sangat Disesalkan, terjadi banyak kemungkaran pada malam Idul Fitri, antara lain,

1⃣ Berkumpulnya karib kerabat, tanpa memperhatikan siapa yang mahram siapa yang bukan. Sehingga terjadi IKHTILATH.
2⃣ Berhura-hura.
3⃣ Takbir keliling.
4⃣ Takbir berjamaah.
5⃣ Membunyikan kaset Takbiran, lebih parah lagi takbiran yang diiringi musik, bahkan musik disko!!
6⃣ Mercon, petasan, kembang api.
7⃣ Ziarah kubur.
8⃣ Selamatan.
9⃣ Wanita berhias, bersolek. Kerudung modis, kerudung mini, baju dengan berbagai model dan motif, bahkan terawang.

dll

🚨🚦

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🚿🔖 MANDI PADA HARI 'IED

🅾 Diriwayatkan dari Nafi' bahwa shahabat 'Abdullah bin 'Umar radhiyallaahu 'anhuma MANDI terlebih dahulu SEBELUM berangkat di pagi hari menuju Mushalla (tempat shalat 'Id).
📙 HR al-Imam Malik dalam Al-Muwaththa'

Diriwayatkan dari Sa'id bin al-Musayyib bahwa ia berkata, "Sunnah di hari Idul Fithr itu ada 3 :
🔹berjalan menuju ke mushalla,
🔸makan sebelum keluar rumah, dan
🔹 mandi."
HR Al-Firyabi 127/21 dishahihkan oleh Asy-Syaikh al-Albani dalam Al-Irwa' di bawah hadits no. 636.

Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah ditanya tentang hukum-hukum terkait hari Ied dan sunnah-sunnah pada hari itu.

Beliau menjawab, "Sebagian ulama menyukai bila seseorang MANDI untuk shalat Ied. Karena yang demikian itu diriwayatkan dari sebagian salaf, MANDI pada hari Ied hukumnya MUSTAHAB.
👉 Sebagaimana (mandi) disyariatkan ketika pada hari Jum'at karena manusia berkumpul pada hari itu. Apabila seseorang mandi, maka ini adalah sesuatu yang baik."

📒 Majmu Fatawa wa Rasail al-'Utsaimin 16/216

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🕰🚿 WAKTU MANDI UNTUK MENUNAIKAN SHALAT ‘IED

Ibnu Qudamah -rahimahullah- berkata :
“Yang tampak dari ucapannya al-Khuraqi, bahwasannya waktu mandi untuk menunaikan shalat id adalah SETELAH TERBITNYA FAJAR.
al-Qodhi dan al-Amady berkata “Jika mandinya sebelum fajar, maka tidak sesuai dengan sunnah, oleh karenanya tidak boleh dilakukan sebelum fajar seperti halnya mandi jumat”.
Ibnu Aqil mengatakan “Penjelasan dari al-Imam Ahmad bahwa mandi tersebut boleh dilakukan sebelum fajar atau setelahnya, karena waktu ‘Id lebih sempit di bandingkan waktu Jumat. Kalau waktunya berpatokan pada Fajar, sangat mungkin akan terluput darinya (kesempatan mandi tersebut), sebab yang diinginkan hanyalah membersihkan (badan untuk shalat ‘Id), maka yang demikian bisa dilakukan di waktu malam karena jaraknya dekat dengan shalat.
👍 Akan tetapi yang afdhal (lebih utama) mandi dilakukan setelah fajar, untuk menghindar dari khilaf (perbedaan pendapat di atas), demikian juga lebih bagus untuk kebersihan karena (jarak mandi) lebih dekat lagi dengan waktu shalat."
📚 (al-Mughni 2/275)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌴🌺 MEMAKAI PAKAIAN YANG TERBAIK

💎 Bahwa Ibnu 'Umar mengenakan bajunya yang terbaik ketika Hari Raya (diriwayatkan oleh al-Baihaqi, dengan sanad hasan. Lihat Fathul Bari, syarh hadit no. 948)

📌 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin ditanya tentang hukum-hukum ‘Id dan sunnah-sunnahnya, beliau menjawab,

👍🔹 ”Hendaknya seseorang memakai pakaiannya yang terbaik.
Ini untuk KAUM PRIA.
adapun kaum wanita maka TIDAK BOLEH memakai pakaian yang bagus ketika keluar menuju Mushalla (tanah lapangan untuk pelaksanaan shalat).

📟 Nabi -shallahu’alaiwasallam-bersabda "Hendaknya mereka (kaum wanita) keluar dalam kondisi biasa."(HR. Abu Dawud 565).
Yakni memakai baju biasa, bukan baju berhias.
Haram bagi mereka keluar memakai wangi-wangian dan bersolek.

📙 (Majmu Fatawa wa Rasail al-'Utsaimin 16/216)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🛤🛣🌅 Keluar dari Rumah Menuju Tempat Shalat Ied dengan Berjalan Kaki dan Memilih Jalan yang Berbeda (Jalan Berangkat berbeda dengan Jalan Pulang)

Diriwayatkan dari Abu Rafi' bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam dahulu keluar menuju dua shalat Ied dengan berjalan kaki. Beliau melaksanakan shalat tanpa ada adzan dan iqomah. Setelah selesai, beliau pulang ke rumah dengan berjalan kaki melalui rute jalan yang berbeda."
📚 HR ath-Thabarani no. 943, dishahihkan oleh Al-Albaniy dalam al-Irwa' no. 636
..........................................
Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah pernah ditanya, "Yang sesuai sunnah, seseorang pergi menuju mushalla Ied dengan berjalan ataukah berkendara?"

Beliau menjawab,
"Disunnahkan baginya untuk BERJALAN. Kecuali jika dia butuh untuk menaiki kendaraan maka tidak mengapa ia berkendara."
📒 Majmu Fatawa wa Rasail al-Utsaimin 16/222
....................................
Beliau rahimahullah juga berkata,
"Disyariatkan bagi siapa saja yang keluar dari rumahnya untuk melaksanakan shalat Ied, untuk dia berangkat melintasi satu jalan dan ketika pulang melintasi jalan yang berbeda. Hal ini dalam rangka meneladani Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Sunnah yang demikian tidaklah ada pada shalat-shalat yang lain. Tidak pada shalat Jum'at atau selainnya, namun hanya khusus pada shalat Ied. "
📒 Majmu Fatawa wa Rasail al-Utsaimin 16/222

Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah pernah ditanya, "Apa hikmah dari membedakan jalan berangkat dan pulang pada hari Ied?"

Beliau menjawab,
"1⃣ Yang pertama adalah meneladani Nabi shallallahu alaihi wa sallam, karena perbuatan ini termasuk sunnah.
2⃣ Kedua, termasuk hikmahnya adalah menampakkan syiar, yakni syiar shalat Ied di seluruh pasar-pasar dari setiap kota.
3⃣ Ketiga, termasuk hikmahnya pula, mengunjungi orang-orang yang berada di pasar-pasar, dari kalangan orang fakir dan selain mereka.
4⃣ Keempat, para ulama menyebutkan, di antara hikmahnya pula bahwa kedua jalan yang dilewati itu akan bersaksi untuknya atas (amal kebaikan) pada hari kiamat nanti."
📒 Majmu Fatawa wa Rasail al-Utsaimin 16/237


•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
Gambar dari manhajul-anbiya
🏅🇸🇦 ALLAH MULIAKAN KITA DENGAN AGAMA ISLAM

🎗 Khadimul Haramain, RAJA SALMAN BIN 'ABDIL 'AZIZ hafizhahullah,

⛵️ "Kita memuji Allah - Subhanahu wa Ta'ala - yang telah memuliakan kita dengan Agama Islam yang lurus. Agama pertengahan, seimbang, cinta, dan keselamatan."

#كلمة_خادم_الحرمين : نحمد الله سبحانه وتعالى الذي أعزنا بالدين الإسلامي الحنيف دين الوسطية والاعتدال والمحبة والسلام

Lihat Tweet @ssa_at: https://twitter.com/ssa_at/status/750400051059580932?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏅🇸🇦 HIKMAH 'IDUL FITHRI

🎗Khadimul Haramain RAJA SALMAN BIN 'ABDIL 'AZIZ hafizhahullah,

🌅 "Idul Fithri merupakan salah satu penampakan sikap saling menopang dan kasih sayang antara umat Islam, menunjukkan akan persatuan dan kesatuan kata, meskipun tempat mereka berbeda-beda."

#كلمة_خادم_الحرمين :عيد الفطر مظهر من مظاهر التعاضد والتعاطف بين أبناء الأمة الإسلامية وتعبير عن وحدتهم وجمع كلمتهم باختلاف أماكنهم.

Lihat Tweet @ssa_at: https://twitter.com/ssa_at/status/750400831778947072?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏅🇸🇦 JAGALAH GENERASI MUDA UMAT DARI RADIKALISME

🎗Khadimul Haramain RAJA SALMAN BIN 'ABDIL 'AZIZ hafizhahullah,

🍊 "Tantangan terbesar yang dihadapi oleh umat Islam adalah MENJAGA KEKAYAANNYA YANG HAKIKI, yaitu para generasi muda, dari berbagai bahaya yang mereka hadapi, terutama sikap EKSTRIM dan RADIKAL

#كلمة_خادم_الحرمين :أكبر تحد تواجهه أمتنا الإسلامية هو المحافظة على ثروتها الحقيقية وهم الشباب من المخاطر التي تواجههم وبخاصة الغلو والتطرف.

Lihat Tweet @ssa_at: https://twitter.com/ssa_at/status/750401710976360449?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌅🍎 KHUTBAH 'IEDUL FITRI 1437 H
.................................

🎯 "PERJUANGAN ITU TAK KAN BERHENTI ... PERSIAPKANLAH DIRIMU!!!"
🎗 Khatib : al-Ustadz Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhullah
🛣 di Mushalla Ma'had as-Salafy Jember

📀🔊 Durasi (39:52) = 9,12MB
📥 https://goo.gl/T1GMru

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏅🇸🇦 BALAS SERANGAN PARA TERORIS DENGAN TANGAN BESI!!

🎗Khadimul Haramain RAJA SALMAN BIN 'ABDIL 'AZIZ hafizhahullah,

🛡 "Bulatkanlah tekat — biidznillah — untuk melakukan serangan balasan dengan tangan besi terhadap semua pihak yang telah membidik akal, pemikiran, dan arahan para generasi muda kita yang sangat berharga."

#كلمة_خادم_الحرمين : عاقدون العزم ـ بإذن الله ـ على الضرب بيد من حديد على كل من يستهدف عقول وأفكار وتوجهات شبابنا الغالي.

Lihat Tweet @ssa_at: https://twitter.com/ssa_at/status/750402550688514048?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
💐🍊 MENGKHUSUSKAN ZIARAH KUBUR PADA HARI 'IED BERSUMBER DARI SYI'AH RAFIDHAH

asy-Syaikh Abdul Qadir al-Junaid hafizhahullah,

🛣 "Mengkhususkan Hari 'Id untuk ziarah kubur berasal dari kebiasaan kaum Syi'ah Rafidhah, kaum Shufiyyah mengambilnya dari mereka (Rafidhah). Kemudian itu disebarkan di tengah-tengah Ahlus Sunnah.
👉🏻 Hal itu tidak diketahui berasal dari Rasulullah, tidak pula dari Salaf, dan tidak pula dari imam madzhab yang empat."

‏تخصيص يوم العيد بزيارةالمقابر من هدي الشيعةالرافضة،وتلقته عنهم الصوفية،ثم نشروه بين أهل السنة.
ولايُعرف عن الرسول،ولاالسلف،والأئمةالأربعة

Lihat Tweet @aljuned77: https://twitter.com/aljuned77/status/749973758132256773?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌴📌 MENGKHUSUSKAN ZIARAH KUBUR PADA HARI 'IED ADALAH BID'AH

🎗 asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin hafizhahullah,

🍈 "Waktu yang mereka khususkan, yaitu setelah selesai shalat 'Ied berangkat ke kuburan, (pengkhususan) waktu sepeti itu tidak ada dari Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — .
👉🏻 Tidak ada keterangan bahwa beliau — shallallahu 'alaihi wa sallam — mengkhusukan kuburan untuk diziarahi setelah selesai shalat 'Ied.

📛 Atas dasar ini, MENGKHUSUSKAN ZIARAH KUBUR PADA HARI TERSEBUT ('IED) atau PERGI KE KEBURAN PADA HARI TERSEBUT adalah termasuk bid'ah yang seseorang tidak boleh terikat dengannya.
📌 Meskipun memang hukum asal ziarah kubut adalah disyari'atkan, namun MENGKHUSKANNYA pada hari 'Ied, atau setelah selesai shalat 'Ied, maka itu termasuk bid'ah. Ini yang kesatu. Jadi itu bid'ah zamaniyyah.

📃 Demikian pula susunan bacaannya, yang dengan itu mereka laksanakan ziarah tersebut. Mereka berangkat secara bersama-sama dan mengucapkan do'a dan dzikir itu ketika mereka datang di kuburan. Kemudian maju seorang qari, lalu dia pun membaca (dzikir dan doa tersebut).
📛 Ini juga termasuk bid'ah dalam susunan do'a dan tata cara ziarah. Karena tidak ada keterangan dari Nabi — shallallahu 'alaihi wa sallam — bahwa beliau dan para shahabatnya berangkat ziarah bersama-sama, tidak pula mengamalkan amalan tersebut, yaitu berdo'a dengan do'a itu, di tempat tertentu, dan ketika datang ke kuburan."

Dipetik dari :
📕 Silsilah Fatawa Nuur 'ala ad-Darb, kaset no. 44

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1