Manhajul Anbiya
11.9K subscribers
2.07K photos
238 videos
224 files
5.48K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
🎯🍋 *NASEHAT YANG MENYENTUH HATI*

🌙 Fadhilatu asy-Syaikh Shalih al-Fauzan _hafizhahullah_ berkata :

👓 "Betapa banyak kami melihat manusia berlomba-lomba dan bergegas dalam mencari dunia yang mereka takut terluputkan darinya

💦 Kami melihat mereka duduk-duduk dan berlambat-lambat untuk menghadiri shalat lima waktu yang merupakan tiang agama (Islam),

👎 Betapa banyak kami melihat mereka duduk berjam-jam di jalan-jalan dan toko-toko bertahan dengan cuaca panas dan dingin demi mencari dunia.

✋🏻 Namun kami tidak melihat mereka bersabar (hanya) untuk duduk beberapa menit saja di masjid untuk mengerjakan shalat atau membaca al-Qur'an

💦 Betapa banyak kami melihat sebagian anak muda kaum muslimin berlomba-lomba ke lapangan pertandingan bola, mengeluarkan biaya yang banyak (hanya) demi mendapatkan tiket masuk (ke stadion) serta (rela) berdesak-desakan dengan ribuan penonton yang lainnya.

🌇🌃 Bahkan terkadang sampai menghabiskan siang dan malamnya, berdiri tegak, membelalakkan mata, serak suaranya (hanya) untuk melihat (jalannya) pertandingan dan mengetahui siapa yang mendapatkan kemenangan di antara mereka.

💪 Mereka persembahkan jerih payah yang mereka lakukan di jalan syaitan.

🖐🏻 Apabila mereka di seru untuk melaksanakan shalat lima waktu di masjid (dengan seruan) *hayya alas sholah* ( _mari mendirikan shalat_) *hayya alal falah* ( _mari menuju kemenaganan_) mereka buta, tuli dan berpaling. Seakan-akan muadzin mengajak ke penjara atau menginginkan balasan dari mereka,

📖 Allah _Subhanahu wa Ta'ala_ berfirman (artinya) :

"Apabila dikatakan kepada mereka *rukuklah*(shalatlaj) mereka enggan rukuk * celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan(kebenaran)." [ al-Mursalat : 48 ]

📖 Dalam ayat yang lain Allah menegaskan (artinya) :

"(Ingatlah) pada hari betis disingkapkan dan mereka diseru untuk bersujud, maka mereka tidak mampu * Pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan)." [ al-Qalam : 42 - 43 ]

Wahai kaum muslimin :
Beginilah keadaan kebanyakan dari kita;
🏝 *Mengedapankan dunia serta menjauh dari akhirat*

Tidak mengambil pelajaran dari pendahulu kita
Tidak melihat kepada sekeliling kita
Tidak tergugah dengan nasehat
Tidak bermanfaat peringatan

*Inna lillahi wa inna ilaihi Raji'un*

🌱 Kita memohon kepada Allah agar menganugrahkan kepada kita untuk bertaubat dan membangunkan hati-hati kita dari kelalaian, sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Mengabulkan."

📚 Sumber : Khutbah dengan tema "Peringatan dari Tertipu terhadap Dunia"/al- Khuthab al-Minbariyah jilid 1 hal. 313-314

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🍊🚇 RAMADHAN NAN ISTIMEWA

al-Imam Ibnul Jauzi _rahimahullah_ berkata:

"Bersegeralah wahai saudara-saudaraku mengisi bulan (Ramadhan) ini dengan perbuatan-perbuatan kebaikan.

🚿 Pisahkanlah perbuatan baik kalian dari segala bentuk dosa, sehingga sehingga murni hanya perbuatan baik tidak ada selainnya.

🔎 Ketahuilah, bahwa bulan ini adalah bulan yang penuh anugrah dan pahala.

🌙 Bulan yang para malaikat, para jin bahkan burung-burung pun mereka mengetahui kehormatan dan kemuliaannya.

*Sungguh mengagumkan..*

💡 Betapa mulianya kesempatan-kesempatan bercahaya yang terdapat padanya..

💎 Waktu-waktunya bak permata yang penuh dengan kemenangan..
🌠 Malam harinya bercahaya dengan shalat tarawih..
Siang harinya bersinar dengan shalat dan tasbih..
🔅 Perhiasannya adalah keikhlasan dan kejujuran.
Hasilnya adalah selamat dan bebas (dari api neraka).

📜 Sumber: "at-Tabshirah" karya Ibnul Jauzi. (2/76)

🖌 يقول ابن الجوزي -رحمه اللّٰه-:

🌙 فَبَادِرُوا إِخْوَانِي شَهْرَكُمْ بِأَفْعَالِ الْخَيْرِ، وَأَفْرِدُوهَا عَنِ الْخَطَايَا لِتَكُونَ وَحْدَهَا لا غير، واعلموا أن شهركم هذا شهر إِنْعَامٌ وَمَيْرٌ، تَعْرِفُ حُرْمَتَهُ الْمَلائِكَةُ وَالْجِنُّ وَالطَّيْرُ، وَاهًا لأَوْقَاتِهِ مِنْ زَوَاهِرَ مَا أَشْرَفَهَا، وَلِسَاعَاتِهِ الَّتِي كَالْجَوَاهِرِ مَا أَظْرَفَهَا، أَشْرَقَتْ لَيَالِيهَا بِصَلاةِ التَّرَاوِيحِ، وَأَنَارَتْ أَيَّامُهَا بِالصَّلاةِ وَالتَّسْبِيحِ، حِلْيَتُهَا الإِخْلاصُ وَالصِّدْقُ، وَثَمَرَتُهَا الْخَلاصُ وَالْعِتْقُ.

📜 "التبصرة" لابن الجوزي (2/76)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛫 KETIKA DI ATAS PESAWAT MATAHARI MASIH TERLIHAT, APA YANG HARUS DIA PERBUAT?

🎗 asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin _rahimahullah_

📝 Pertanyaan (430) :
"Seseorang berbuka setelah matahari tenggelam dan adzan telah dikumandangkan ketika masih berada di bandara negerinya. Setelah pesawat yang dia naiki lepas landas ternyata dia masih melihat matahari, apakah dia menahan dari makan dan minum (yakni berpuasa lagi)?"

Jawab :
"Jawaban kami dalam kasus seperti ini adalah:
🔸 Orang tersebut tidak diwajibkan untuk berpuasa lagi, karena waktu untuk berbuka telah tiba dan matahari telah tenggelam saat dia masih berada di negerinya.

Rasulullah _shallallahu 'alaihi wa sallam_ telah bersabda :

((إذا أقبل الليل من هاهنا وأدبر النهار من هاهنا وغربت الشمس فقد أفطر الصائم))
"Jika waktu malam telah datang dari sini, waktu siang telah pergi dari sini, dan matahari telah tenggelam, maka tiba saatnya orang yang berpuasa untuk berbuka" HR al-Bukhari (1941).

🌅 Sehingga ketika seseorang masih berada di bandara negerinya telah mendapati tenggelamnya matahari, maka hari puasa dia telah berakhir, dan tidak diwajibkan atasnya untuk berpuasa kecuali pada hari esoknya.

Atas dasar ini:
Maka tidak diwajibkan atasnya untuk berpuasa dalam kondisi tersebut

🕰 Karena menentukan kapan masuknya waktu berbuka adalah berdasarkan dalil syari'i, sehingga tidak diwajibkan atasnya untuk berpuasa kecuali dengan dalil syari'i pula.

📚 Sumber: "Fatawa Arkan al-Islam" (1/483).


🛫 يفطر في أرض المطار لكون الشمس غربت وبعد إقلاع الطائرة رأى الشمس فهل يمسك؟

🎓 الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه اللّٰه

🖌 س430: من غربت عليه الشمس وأذن المؤذن وهو في أرض المطار فأفطر وبعد إقلاع الطائرة رأى الشمس فهل يمسك؟

💎 الجواب:
جوابنا على هذا أنه لا يلزم الإمساك؛ لأنه حان وقت الإفطار وهم في الأرض فقد غربت الشمس وهم في مكان غربت منه وقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((إذا أقبل الليل من هاهنا وأدبر النهار من هاهنا وغربت الشمس فقد أفطر الصائم)) أخرجه البخاري: كتاب الصوم/باب الصوم في السفر والإفطار (١٩٤١).

فإذا كان قد أفطر من غربت عليه الشمس وهو في أرض المطار فقد انتهى يومه فإذا انتهى يومه فإنه لا يلزمه الإمساك إلا في اليوم التالي.

وعلى هذا فلا يلزم الإمساك في هذه الحال؛ لأن الفطر كان بمقتضى دليل شرعي فلا يلزم الإمساك إلا بدليل شرعي.

📚 المصدر: فتاوى أركان الإسلام (١/٤٨٣)


•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📌🌷 SELAMATKAN PUASAMU!!

✍🏻 al-Imam Mujahid rahimahullah berkata

🎯Ada dua perangai, barang siapa yang menjaganya (yakni jangan sampai terjatuh padanya, pen) maka akan selamat puasanya :
1⃣ Ghibah
2⃣ Dusta

📚 al-Mushannaf, Ibnu Abi Syaibah (8887)

قال مجاهد:
- خصلتان من حفظهما سلم له صومه
■ الغيبة
■ والكذب .


[ المصنف لابن أبي شيبة (8887) ]

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📰📥 Majalah asy-Syari'ah : AWAS KOMUNISME BANGKIT KEMBALI
Edisi Digital
Silahkan klik link:
https://market.android.com/details?id=book-9t1CDAAAQBAJ
🛫 *KAPAN ORANG YANG DI ATAS PESAWAT BERBUKA?*

Soal ke-2 dari Fatwa no: 1693.

📝 Pertanyaan :
"Bagaimana hukumnya ketika seorang yang berpuasa sedang naik pesawat, kemudian dia mengetahui melalui jam atau telepon bahwa negeri yang terdekat dengannya telah masuk waktu berbuka, bolehkah dia berbuka ataukah tidak?
Sementara dia masih melihat matahari, disebabkan posisi pesawat saat itu sedang meninggi?
🔹Kemudian bagaimana hukumnya seorang yang sudah berbuka di negerinya (di darat), kemudian ketika pesawat yang ia naiki lepas landas dia masih melihat matahari?"

Jawab :
🔸"Jika seorang yang berpuasa sedang berada di atas pesawat, kemudian dia mengetahui melalui jam atau telepon bahwa negeri yang terdekat dengannya telah memasuki waktu berbuka, sementara dia masih melihat matahari disebabkan posisi pesawat sedang meninggi, maka TIDAK BOLEH BAGINYA UNTUK BERBUKA.

📖 Karena Allah Ta'ala telah berfirman:

{ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ}

_"Kemudian sempurnakanlah puasa kalian hingga malam hari"_ (al-Baqarah : 187)

⛔️ Maka batas waktu (kapan berbuka) belum terjadi padanya, selama dia masih melihat matahari.

🍛 Adapun jika seseorang ketika berbuka di negerinya dan waktu siang telah berakhir padanya, kemudian saat pesawat (yang dia naiki) lepas landas, dia melihat matahari, maka dia tetap melanjutkan berbukanya.

👍🏻 Karena hukum (penentuan masuknya waktu berbuka) yang berlaku padanya adalah hukum negeri yang dia lepas landas darinya, di mana waktu siang telah berakhir ketika dia masih berada di negerinya tersebut.

🍏 Hanya kepada Allah-lah kita memohon taufik.

🍎 Semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad dan keluarga serta para shahabatnya."

🏫 al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Ilmiyyah wa al-Ifta'

Ketua : 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📗📰 Ebook Majalah "asy-Syari'ah" Edisi Khusus

*AWAS! KOMUNISME BANGKIT KEMBALI*

Komunisme belum mati. Ibarat ilalang, setiap kali dibabat, ia tetap saja tumbuh. Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai representasi komunisme di Indonesia, meski secara fisik sudah mati, tetapi tetap hidup sebagai ideologi. Di masa lalu, PKI pernah menjadi partai besar, bahkan disebut-sebut yang terbesar di luar Uni Soviet dan China. Wajar jika sisa kekuatannya tidak bisa dipandang remeh. Anak biologis mereka yang dididik secara komunis atau kader-kader militannya, akan melanjutkan “estafet” ideologinya, berupaya mengembalikan kejayaan PKI. 

Bermetamorfosa ke mana-mana, diiringi pemutarbalikan fakta sejarah, penyusupan/infiltrasi, agitasi dan propaganda, upaya untuk kembali menghidupkan paham komunisme tidak lagi hanya retorika. 

Reformasi yang kebablasan memberi peluang munculnya multiideologi, termasuk komunis yang terus unjuk gigi. Maraknya simbol palu arit di berbagai tempat dan peristiwa, kelompok-kelompok diskusi yang membela “HAM” PKI, konsolidasi kader PKI melalui kongres, temu raya, dll., hingga munculnya buku "Aku Bangga Jadi Anak PKI" menjadi bukti keberanian komunis untuk eksis.


📲 Selengkapnya.... silakan unduh dan simak *E-Book GRATIS* ini !

Link👇🏼👇🏼👇🏼

https://market.android.com/details?id=book-9t1CDAAAQBAJ

-------------
🚀 *SEBARKAN SEMAMPUNYA*

👍Jangan lupa beri komen ✍🏼
dan rating
🛡🖼 WASPADA TERHADAP MUSUH-MUSUH AQIDAH

📌 asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata :

🔥"Musuh-musuh aqidah sangat banyak. Mereka (terus) melontarkan syubhat-syubhat, terkhusus di masa ini."

🔊 Himayatu asy-Syabab, 14-05-1437 H

‏الشيخ العلامة صالح الفوزان -حفظه الله-:

"أعداء العقيدة كثيرون ويلقون بالشبهات خصوصاً في هذا الوقت"

🔊حماية الشباب 14-05-1437هـ

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌷🍑 *TARAWIH BERSAMA IMAM DI AWAL MALAM LALU SHALAT LAGI BERSAMA IMAM LAINNYA*

Oleh: Fadilatu asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin _rahimahulah_:

📬 Tanya :
"Seseorang ketika bulan Ramadhan, dia mengerjakan shalat malam di awal waktu di sebuah masjid, kemudian dia kembali mengerjakannya di akhir waktu di masjid lain. Apakah pahala (shalat malam di akhir waktu) tersebut sama seperti (shalat malam di awal waktu)?

📩 Jawab :
Nabi _shallallahu 'alaihi wa sallam_ bersabda:
«من قام مع الإمام حتى ينصرف -يعني: في قيام رمضان- كتب له قيام ليله»
"Barang siapa shalat malam bersama imam — yakni shalat Tarawih pada bulam Ramadhan — hingga selesai maka dituliskan untuknya pahala shalat malam seutuhnya"

👉🏻 Jika seorang shalat bersama imam pertama,
👉🏻 kemudian shalat kembali bersama imam kedua,

maka tidak berlaku padanya bahwa 'dia shalat bersama imam hingga selesai'.
Karena dia menjadikan shalat malamnya bersama dua imam.

Katakan kepadanya:
Shalatkah engkau bersama imam pertama di awal waktu hingga selesai bersamanya.
🚫 Atau (kalau tidak demikian) engkau akan terluput dari pahala (shalat malam seluruhnya).

📕 Sumber: "Liqa' al-Bab al-Maftuh" no: (176).

📥🔊 unduh versi suara di sini:
http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/od_176_09.mp3


هل يدرك فضل قيام الليل من صلى التراويح مع إمام وتهجد مع آخر؟

🔅 لفضيلة الشيخ العلامة محمد بن صالح العثيمين رحمه الله ...


🖌 السؤال:

فضيلة الشيخ، إذا كان الرجل في رمضان يصلي أول الليل في مسجد وآخر الليل في مسجد هل يكون الأجر مثله؟

الجواب:

■ قال النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم: «من قام مع الإمام حتى ينصرف -يعني: في قيام رمضان- كتب له قيام ليله»

← فإذا صلى مع الإمام الأول
← ثم صلى مع الثاني

← لم يصدق عليه أنه صلى مع الإمام حتى ينصرف؛ لأنه جعل قيامه بين رجلين.

← فيقال له: إما أن تقوم مع هذا من أول الليل إلى آخره،

○ وإما أن يفوتك الأجر.


📕 المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [176]

📥 رابط المقطع الصوتي
http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/od_176_09.mp3

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🛄 KAPAN SEORANG MAKMUM BERNIAT WITR?"

🔅 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah :

📎🍋 Tanya :
"Syaikh yang mulia, tatkala imam takbiratul ihram untuk shalat witr, makmum dalam keadaan tidak mengetahui apakah shalat witrnya 3 raka'at atau 1 raka'at. Maka apa yang harus dilakukan oleh makmum?"

🎯 Jawab :
Pertama : Wahai saudara-saudaraku, wajib kalian ketahui bahwa 2 raka'at yang dinamakan oleh manusia dengan hitungan genap, KEDUA RAKA'AT TERSEBUT termasuk SHALAT WITR.
Maka SEJAK IMAM SELESAI dari TARAWIH engkau mulai berniat, ketika (imam) berdiri untuk witr meskipun (imam) shalat yang dua raka'at pertama; Karena shalat witr 3 raka'at, pelaksanaannya ada dua cara :
🔻 engkau jadikan 3 raka'at dengan sekali salam dan sekali tasyahud.
🔻 atau engkau jadikan 3 raka'at dengan dua salam dan dua tasyahud, engkau salam pada 2 raka'at pertama, kemudian engkau mengerjakan raka'at yang ke-tiga.

Ini adalah shalat witr dengan 3 raka'at
.....

... Jika Anda telah selesai dari tarawih, lalu imam berdiri shalat lagi, KETIKA ITU ANDA BERNIAT SHALAT WITR. Meskipun masih shalat yang dua raka'at (pertama) kemudian salam, MAKA ITU SUDAH TERMASUK WITR.

📚Sumber: Silsilah al-Liqa' asy-Syahri (41)
(diterjemahkan dengan ringkas)


🌴 متى ينوي المأموم الوتر؟
💫 للشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله

🔹السؤال:
فضيلة الشيخ: عندما يكبر الإمام تكبيرة الإحرام لصلاة الوتر فإن المأموم لا يدري هل الوتر ثلاث ركعات أو واحدة، فماذا ينبغي على المأموم؟

🔹 الجواب:
أولاً: يجب يا إخواني أن تعرفوا أن الركعتين اللتين يسميهما الناس الشفع أنهما وتر، فأنت من حين ما ينتهي الإمام من التراويح تنوي إذا قام الوتر حتى لو كان يصلي من الركعتين الأوليين؛ لأن الإيتار بالثلاث لك فيه صفتان: إما أن تجعل الثلاث بتسليم واحد وتشهد واحد، وإما أن تجعل الثلاث بتسليمين وتشهدين، تسلم من ركعتين، ثم تأتي بالثالثة، هذا الإيتار بالثلاث، ....

... إذا انتهيتم من التراويح وقام الإمام يصلي تنوون وتراً، حتى لو صلى ركعتين وسلم هي وتر.

المصدر: سلسلة اللقاء الشهري
اللقاء الشهري [41]

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
💥🎆📛 *HUKUM MENJUAL DAN BERMAIN KEMBANG API/PETASAN?*

🔅 Fadhilatu as-Syaikh Shalih al-Fauzan

🔒 *Pertanyaan* : "Apa hukum jual beli kembang api/petasan? Apakah uang dari penjualan tersebut mengandung dosa?"


🔓 *Jawaban*: Kembang api/petasan, jika di dalam memang mengandung kerugian, bahaya, dan meresahkan banyak orang, maka
TIDAK BOLEH menjual dan memakan hasil dari penjualan tersebut."

💾 Sumber : http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14748


السؤال: 

ما حكم بيع الألعاب النارية؟ وهل المال الداخل منها فيها إثم؟

الجواب: الألعاب النارية إذا كان فيها ضرر أو خطر أو ترويع للناس فلا يجوز بيعها ولا أكل ثمنها.

🌍 http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14748

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
💥🎆 *HUKUM MENJUAL DAN BERMAIN KEMBANG API/PETASAN ?*


🔐 Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin _rahimahullah_:

📮 *Pertanyaan* : Apa hukum jual beli dan bermain kembang api ?

🔓 *Jawaban* :
Alhamdulillahi rabbil alaamin wa shallallahu ala nabiyyina Muhammad wa alaa aalihi wa shohbihi ajma'iin

🎇 Menurut pendapatku, jual belinya DILARANG. Itu karena dua sisi :

1⃣ *Pertama* : Hal itu adalah *menyia-nyiakan harta*, dan menyia-nyiakan harta hukumnya *haram* karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarangnya.

2⃣ *Kedua*: Karena di dalamnya terdapat *gangguan terhadap manusia* berupa suara yang mengagetkan, dan bisa jadi menyebabkan kebakaran jika menimpa sesuatu yang mudah terbakar dalam keadaan kembang api itu masih menyala, tidak bisa dipadamkan.

📌 Oleh karena dua sebab itu kami memandang hal itu *haram*, dan *tidak boleh* dijual belikan.

📚 Sumber : ( Pertemuan ke 3 bersama asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin pada tanggal 5 Syawwal 1413 H)


📍 ما حكم بيع وشراء واستعمال المفرقعات النارية ، والتي تسمى ( الطرطعان ) ؟

📜 الجواب :

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . 

الَّذِي أَرَى أَنَّ بَيْعَهَا وَ شِرَاءَهَا حَرَامٌ ، وَ ذَلِكَ لِوَجْهَيْنِ :
الوَجْهُ الأَوَّلُ : أَنَّهَا إِضَاعَةٌ لِلْمَالِ ، وَ إِضَاعَةُ المَالِ مُحَرَّمَةٌ ، وَ لِنَهْيِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ عَلَى آلِهِ وَ سَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ .
وَ الثَّانِي : أَنَّ فِيْهَا أَذِيَّةٌ لِلْنَّاسِ بِأَصْوَاتِهَا المُزْعِجَةِ ، وَ رُبَّمَا يَحْدُثُ مِنْهَا حَرَائِقُ إِذَا وَقَعَتْ عَلَى شَيْءٍ قَابِلٍ لِلْإِحْتِرَاقِ ، وَ هِيَ حَيَّةٌ لَمْ تُطْفَأْ .
فَمِنْ أَجْلِ هَذَيْنِ الوَجْهَيْنِ نَرَى أَنَّهَا حَرَامٌ ، وَ أَنَّهُ لاَ يَجُوزُ بَيْعُهَا وَ لاَ شِرَاؤُهَا .

📚 (عنوان3 الشَّيْخُ مُحَمَّدُ بْنُ صَالِحِ العُثَيْمِيْن في 5/10/1413 )

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🖥 Video Kajian Islam Ilmiah

🚪🔥 2 (DUA) PINTU KESESATAN YAITU KEBODOHAN DAN MENGIKUTI HAWA NAFSU

📜 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad bin 'Umar as-Sewed hafizhahullahu
📹 9,4 MB Durasi: 02:53

********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net

📀📥 Unduh di sini
🔬💊 *HUKUM MENGGUNAKAN OBAT PENCEGAH HAID SELAMA BULAN RAMADHAN*


📫 sebuah pertanyaan diajukan kepada Al-Lajnah ad-Da'imah li al-Ifta (Komite Fatwa Saudi Arabia)

📝 *Pertanyaan* : "Apakah diperbolehkan menggunakan obat-obatan pencegah haid bagi wanita pada bulan Ramadhan?"

🔓 *Jawaban* :

Boleh bagi seorang wanita mengkonsumsi obat-obatan pencegah haid di bulan Ramadhan bila telah dinyatakan oleh para ahli yang terpercaya, seperti para dokter atau yang berkompeten, bahwa obat-obatan tersebut tidak berbahaya dan tidak berefek pada rahimnya.

👍🏻 Akan tetapi lebih baik menghindari hal tersebut karena,
🌱🍽 Allah telah memberi keringanan untuk tidak berpuasa bagi seorang wanita yang sedang haid pada bulan Ramadhan, dan Allah ridha itu sebagai bagian dari agama.

📚 Sumber :
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=71101

📌 سئلت اللجنة الدائمة للإفتاء

🔗 هل يجوز للمرأة استعمال دواء لمنع الحيض في رمضان أو لا ؟ 

🔐 الجواب : يجوز أن تستعمل المرأة أدوية في رمضان لمنع الحيض إذا قرر أهل الخبرة الامناء من الدكاترة ومن في حكمهم أن ذلك لا يضرها ولا يؤثر على جهاز حملها وخير لها أن تكف عن ذلك وقد جعل الله لها رخصة في الفطرة إذا جاء الحيض في رمضان ورضي لها بذلك دينا

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🛡📲 SELEKTIF DALAM MENUKIL dan MENG-COPAS/SHARE

*Sebelum engkau menukil apa saja ke dalam WhatsApp atau MedSos lainnya, terapkanlah wasiat dari asy-Syaikh Shalih al-Fauzan _hafizhahullah_*

*"(Berikut ini) adalah wasiat yang agung:*
Apabila engkau terkagum dengan ucapan seseorang dalam perkara agama.
Adapun ucapan dalam perkara dunia, maka bukan pembahasan kita.

(Pembahasan kita adalah) Jika engkau terkagum dengan ucapan seseorang dalam perkara agama, maka janganlah engkau terburu-buru (menukilnya) sampai engkau melihat padanya poin-poin berikut ini:

🔑 Apakah ucapan tersebut di bangun di atas kebenaran dan dalil?
💭 Ataukah ucapan itu berasal kepala dan pendapat sendiri? Jika kondisinya seperti ini, maka ucapannya ibarat buih yang tiada artinya..
👉🏻 Maka tinggalkan ucapannya.

Adapun jika ucapan tersebut dibangun di atas Al-Quran dan as-Sunnah, maka ini kebenaran.

✋🏻 Namun demikian janganlah terburu-buru dalam menukil sebuah ucapan tanpa memikirkan dan mempedulikannya terlebih dahulu. Meskipun engkau terkagum dengan kefasihannya, retorika dan daya tariknya..
Jangan terburu-buru dalam menukilnya.
Sampai engkau melihat dan meninjau ulang ucapan tersebut berdasarkan Al-Qur'an dan as-Sunnah.

📌 Lihatlah juga, siapakah yang mengucapkannya?

Apakah dia seorang faqih ataulah bukan seorang faqih?

(Jangan terburu menukil darinya) sampai engkau menanyakan tentangnya kepada seorang yang berilmu.

📵 ...dan sampai engkau lihat, apakah ada seseorang dari salaf yang pernah mengucapkannya, atau mereka tidak pernah mengucapkannya?

Ini adalah yang saya telah sering mengingatkan hal ini berkali-kali..

Maka saya katakan:
Janganlah kalian mengadakan pikiran-pikiran, pendapat-pendapat, dan ucapan-ucapan baru, yang tidak pernah ada pendahulunya.

Ambillah teladan dari para salaf dan dari ucapan mereka.

Jika engkau mendatangkan sesuatu, yang belum pernah seorangpun (dari salaf) mengucapkannya maka sesuatu tersebut akan menjadi tidak wajar, dan bahayanya lebih besar dari pada manfaatnya.

👍🏻 Ucapan para shahabat adalah sebagai tolak ukur. Karena mereka adalah para murid Rasulullah _shallallahu 'alaihi wa sallam_..

🛄 Lihat ucapan mereka dalam menafsirkan sebuah ayat, bagaimanakah mereka menafsirkannya..
Lihat pula ucapan mereka dalam menjelaskan hadits, bagaimanakah mereka menjelaskannya.

Ambillah ucapan mereka dan tafsir mereka. Karena mereka adalah generasi yang paling dekat dengan kebenaran dibanding generasi setelah mereka, karena mereka adalah para murid Rasulullah _shallallahu 'alaihi wa sallam_.

Mereka mendengar dan mengambil tentang tafsir secara langsung dari Rasul _shallallahu 'alaihi wa sallam_, sehingga mereka adalah generasi yang paling dekat dengan kebenaran.

🚫 Maka tidak benar orang yang mengatakan: bahwa, Para shahabat sudah tidak lagi dianggap. Mereka adalah generasi (yang telah berlalu), pemikiran/pendapat mereka berlaku untuk mereka sendiri, sedangkan kita pun adalah generasi, bagi kita pendapat kita. Zaman sudah berubah..!!"

Sumber: "Ithaf al-Qaari bi -at-Ta'liqat 'ala syarhis sunnah li al-Barbahary"
(1/8-88)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌹🌺🍋 PARA PEKERJA YANG MENGALAMI KELELAHAN KARENA PEKERJAANNYA KETIKA RAMADHAN

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin -rahimahullah- :

Pertanyaan:
"Apakah boleh bagi seorang pekerja ketika (terasa) berat pekerjaannya untuk berbuka?"

📌Jawaban:
"Wajib atas mereka untuk tetap berpuasa dan hendaknya mereka meminta pertolongan kepada Allah-'azza wa jalla-. Barang siapa yang meminta pertolongan kepada Allah, pasti Allah akan menolongnya.

Jika di pertengahan siang mereka memang mengalami rasa haus yang bisa membahayakan, atau menyebabkan kebinasaan mereka, maka tidak mengapa baginya untuk berbuka karena kondisi darurat.

Akan tetapi yang lebih baik dari ini mereka bersepakat dengan perusahaan, atau tuannya, bahwa untuk pekerjaan selama bulan Ramadan dikerjakan pada malam hari, atau sebagiannya di malam hari dan sebagiannya lagi di siang hari, atau meminta agar waktu kerjanya dikurangi.

💐Sehingga bisa melaksanakan tugas kerja dan tetap berpuasa dengan nyaman."

📚💎Sumber: Majmu' Fatawa Ibnu Utsaimin (19/89)


هل للعمال إذا شق عليهم العمل أن يفطروا؟

لفضيلة الشيخ العلامة محمد بن صالح العثيمين رحمه الله ( 80 )
=================

📌 السؤال : هل يجوز للعمال إذا شق عليهم العمل أن يفطروا؟


الجواب: عليهم أن يصوموا وأن يستعينوا بالله عز وجل، فمن استعان بالله أعانه الله،

فإذا رأوا أثناء النهار عطشاً يضرهم، أو يكون سبباً في هلاكهم فلا حرج عليهم أن يفطروا للضرورة،

ولكن خير من هذا أن يتفقوا مع الكفيل، أو صاحب العمل على أن يكون عملهم في رمضان ليلاً، أو بعضه في الليل وبعضه في أول النهار، أو أن يخفف من ساعات العمل حتى يقوموا بالعمل والصيام على وجه مريح.


📚 المصدر : مجموع فتاوى ابن عثيمين رحمه الله (19/89)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌙 *PARA SHAHABAT NABI SEBAGAI TOLAK UKUR*

📜 al-Imam al-Hafizh Ibnu Katsir _rahimahullah_berkata :

📝🗯 Ahlus Sunnah wal Jama'ah mengatakan : "Setiap perbuatan atau ucapan yang tidak pernah ada dari para sahabat maka perkara tersebut adalah : *Bid'ah*; karena kalau seandainya (perbuatan atau ucapan) itu baik, maka tentu mereka (para sahabat) pasti telah mendahului kita untuk mengamalkannya.

👍 Mereka para sahabat, tidak meninggalkan satupun perbuatan-perbuatan kebaikan, kecuali mereka bersegera untuk mengamalkan kebaikan tersebut."

📚 Sumber : " Tafsir Ibni Katsir jilid 2 hal. 278 - 279 "


📌 قال الحافظ ابن كثير رحمه الله :

" أهل السنة والجماعة يقولون في كل فعل وقول لم يثبت عن الصحابة : هو بدعة ؛ لأنه لو كان خيرا لسبقونا إليه ، لأنهم لم يتركوا خصلة من خصال الخير إلا وقد بادروا إليها " انتهى

📚 "تفسير ابن كثير" (7 / 278-279)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1